You are on page 1of 4

FAKULTAS EKONOMI UNISMA

Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Telp. 0341-571996 Fax. 0341-582366

SILABUS
1. IDENTITAS MATA KULIAH
1) Nama Matakuliah
: AKUNTANSI PAJAK
2) Nomor Kode
: MPB 4 16 01
3) Bobot SKS
: 3
4) Semester
: V
5) Kelompok MK
: Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB)
6) Prodi
: Akuntansi
7) Status MK
: Wajib
8) Prasyarat
: 1) Perpajakan & 2) Akuntansi Keuangan II.
9) Dosen
: Afifudin, SE., M.SA., Ak.
2. STANDAR KOMPETENSI
1. Mampu mengidentifikasi aspek-aspek perpajakan dan membukukan dalam setiap transaksi
bisnis,.
2. Menguasai konsep teoritis akuntansi dan perpajakan.
3. Mampu menyusun Rekonsiliasi Fiskal yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang
berlaku.
4. Mampu menganalisis informasi dan data dalam memilih berbagai alternatif solusi.
5. Memiliki nilai kejujuran, keterbukaan, kecermatan dan kemandirian
3. DESKRIPSI ISI
Matakuliaha Akuntansi Pajak merupakan salah satu Matakuliah Perilaku Berkarya (MPB)
yang bersifat wajib ditempuh mahasiswa Jurusan Akuntansi semester V. Adapun gambaran
singkat isi matakuliah ini adalah; (1) Pembukuan dan Pencatatan & Laporan Keuangan Fiskal,
(2) Akuntansi Pajak Atas Aset Berwujud, (3) Akuntansi Pajak Atas Aset Tidak Berwujud, (4)
Akuntansi Atas Penghasilan dan Pajak Penghasilan Atas Pemotongan Pemungutan, (5)
Akuntansi Pajak Penghasilan PPh 25, (6) Akuntansi Pajak Atas Beban dan Kompensasi
Kerugian, (7) Akuntansi Pajak Penghasilan (PSAK 46), (8) Akuntansi Pajak Atas Liabilitas
(Kewajiban) & Ekuitas, (9) Akuntansi PPN dan PPnBM, (10) Proses Koreksi Fiskal, dan (11)
Manajemen Pajak.
4. PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pendekatan : Kontekstual
Strategi
: Induktif & Deduktif
Metode
: Brainstorming, Ceramah interaktif, Diskusi, Praktek & Simulasi
Tugas
: Menyelesaikan kasus dalam kertas kerja, dan pencarian pengayaan materi
Media
: LCD, White-board, Kasus & Kertas Kerja
5. EVALUASI
Penilaian hasil belajar mahasiswa merupakan proses penetapan taraf penguasaan/
kemampuan mahasiswa secara berkesinambungan selama satu semester untuk seluruh
kegiatan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun penentuan nilai akhir semester
meliputi komponen-komponen:
1. Komponen Penilaian Ujian Tengah Semester (UTS):
a. Presensi sebelum UTS mempunyai bobot 20 %
Silabus Akuntansi Pajak

1

 Pencatatan persediaan dan penilaian persediaan.b. Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. WAL. RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN Pertemuan Ke I & II III IV & V VI Materi Acuan Silabi & Kontrak Perkuliahan:  Gambaran isi silabi  Kontrak Perkuliahan Pembukuan dan Pencatatan:  Syarat dan kewajiban pembukuan dan pencatatan.  Nilai perolehan aset tetap. GD. Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran.  Revaluasi aset tetap. PSAK. keterbukaan dan kemandirian Akuntansi Pajak Atas Aset Tidak Berwujud:  Pengertian Akuntansi Pajak Aset Tidak Berwujud  Penggolongan Aset Tidak Berwujud dan Perlakuan Akuntansi  Termasuk Kelompok Aset Tidak Berwujud  Amortisasi dan Deplesi  Amortisasi dalam Akuntansi Pajak  Saat Amortisasi dan Amortisasi pada akhir masa manfaat SILABI.  Pengecualian dan sanksi dari kewajiban pembukuan. GD PSAK. Penilaian Akhir Semester : Penilaian Akhir Semester merupakan rata-rata dari hasil penilaian UTS dan UAS.  Penarikan dan/atau pelepasan aset.  Asumsi dasar dan persamaan akuntansi. sehingga Penilaian Akhir Semester = Penilaian UTS + Penilaian UAS 2 Penilaian Akhir semester dalam bentuk angka yang telah dikonfersi dalam bentuk huruf. menentukan nilai. Keuangan komersial dan lap.99 0 E 6. Pedoman merubah nilai angka ke nilai huruf. Kegiatan Terstuktur sebelum UTS mempunyai bobot 30% c.  Prinsip dasar akuntansi.99 3 B 3 55-69. Kegiatan Terstuktur setelah UTS s/d UAS mempunyai bobot 30% c. Komponen Penilaian Ujian Akhir Semester (UTS): a. Ujian Akhir Semester mempunyai bobot 50% d. keterbukaan dan kemandirian Akuntansi Pajak atas Aset Lancar (Current Asset)  Kas dan Bank. dan penilaian akhir semester tidak dapat dilakukan bila terdapat salah satu komponen yang kosong. WAL.99 1 D 5 0-44. UU PPh PSAK.  Penyusutan aset tetap. keterbukaan dan kemandirian Akuntansi Pajak Atas Aset Tetap  Pengakuan aset tetap. No Taraf Penguasaan Nilai Angka Kualifikasi 1 80-100 4 A 2 70-79. keuangan fiskal. WAL.  Cadangan penghapusan piutang.  Proses penyusunan laporan keuangan. Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. GD PSAK.  Hubungan Akuntansi Pajak dan Akuntansi Komersil  Pencatatan sebagai dasar penggunaan Norma Penghitungan Penghasilan Neto. serta kualifikasi nilai sebagai berikut.  Perbedaan lap. GD.  Piutang.99 2 C 4 45-54. Penilaian dalam bentuk angka 2.  Laporan keuangan.  Pengelompokkan aset tetap untuk keperluan penyusutan. Presensi setelah UTS s/d UAS mempunyai bobot 20 % b. Laporan Keuangan Fiskal:  Kerangka dasar penyusunan laporan keuangan. Ujian Tengah Semester mempunyai bobot 50 % d. UU PPh Silabus Akuntansi Pajak 2 . Penilaian dalam bentuk angka 3. WAL.

UU PPN & PPn BM Kasus EL. WAL. Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran.  Pencatatan harga perolehan dan penyerahan BKP/JKP. Pasal 22. WAL. UU PPh PSAK. keterbukaan kecermatan/ ketelitian dan kemandirian Praktek Koreksi Fiskal & Penyusunan Laporan Keuangan Fiskal  Proses Koreksi Fiskal Beda Waktu dan tetap  Proses Koreksi Positif dan Negatif  Proses Penyusunan Laporan Posisi Keuangan  Proses Penyusunan Laporan Laba Rugi  Proses Penyusunan pengisian SPT Tahunan Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran.  Akuntansi atas selisih kurs mata uang asing. UU PPh Ujian Akhir Semester (UAS) Silabus Akuntansi Pajak 3 . GD. Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. keterbukaan dan kemandirian PSAK. GD. GD.  Bentuk hukum dan ekuitas. WAL. PPh Pasal 23. keterbukaan dan kemandirian Akuntansi Pajak Atas Beban dan Kompensasi Kerugian  Pengertian Beban dan Kompensasi Kerugian sesuai SAK dan UU Pajak  Rekonsiliasi Laporan Keuangan. WAL. GD. dan PPh Pasal 26  Pembukuan PPh Pasal 21. UU PPh PSAK. WAL. GD. GD. keterbukaan kecermatan/ ketelitian dan kemandirian Akuntansi Pajak Atas Liabilitas (Kewajiban)  Klasifikasi kewajiban dan aspek perpajakannya. Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. WAL. UU PPh PSAK. PPh Pasal 23. keterbukaan kecermatan/ ketelitian dan kemandirian Perencanaan/Manajemen Pajak  Pendahuluan  Risiko dan pengaruh pajak  Manajemen pajak  Motivasi dilakukannya perencanaan pajak  Tahapan dalam membuat perencanaan pajak  Tahap-tahap perencanaan pajak  Strategi dalam perencanaan pajak  Strategi dalam pergeresan beban pajak Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. dan PPh Pasal 21/23  Tata cara Pemungutan PPh Pasal 22. keterbukaan kecermatan/ ketelitian dan kemandirian Akuntansi Pajak Penghasilan  Pengertian dasar Akuntansi Pajak Penghasilan sesuai SAK 46  Implementasi Pajak Kini dan Pajak Tangguhan  Penyajian Pajak Kini dan Pajak Tangguhan dalam Laporan Keuangan Komersial  Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. WAL.  Beban Bunga Pinjaman  Pembebasan utang.  Penghitungan PPh Pasal 21. keterbukaan dan kemandirian Akuntansi Atas Penghasilan & Pajak Penghasilan Atas Pemotongan Pemungutan  Pengertian Penghasilan menurut SAK dan UU Pajak  Tata cara Pemotongan PPh Pasal 21/26. GD.  Modal saham.  Pengusaha yang memilih norma penghitungan.VII & VIII IX X XI XII XIII XIV XV & XVI XVII XVIII  Pengalihan hak aset tidak berwujud Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. UU PPh Ujian Tengah Semester (UTS) Akuntansi Pajak Penghasilan PPh 25  Pengertian dan Perilaku Akuntansi PPh Pasal 25  Tata cara penghitungan PPh Pasal 25 sesuai UU Pajak  Tata cara penghitungan PPh Pasal 25 untuk usaha tertentu  Tata cara penghitungan sanksi  Penyajian Laporan Keuangan Komersial atas PPh Pasal 25 Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran.  Kewajiban dan Prosedur Pembukuan PPN.  Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan.  Pajak Masukan dalam Harga Pokok. PSAK. keterbukaan kecermatan/ ketelitian dan kemandirian Akuntansi PPN dan PPnBM  Saat dan tempat terutang PPN. keterbukaan kecermatan/ ketelitian dan kemandirian PSAK. dan PPh Pasal 26  Penyajian Laporan Keuangan Komersial PPh atas Pemotongan dan Pemungutan. Akuntansi Pajak Atas Ekuitas  Investasi jangka pendek dan jangka panjang. Pasal 22.  Beda Tetap dan Beda Waktu  Koreksi Fiskal Positif dan Koreksi Fiskal Negatif Internalisasi Nilai-Nilai Islam Nilai kejujuran. UU PPh PSAK.

Lain-Lain Kehadiran mahasiswa minimal 80%. jurnal. dan mahasiswa yang kurang dari 80% tidak bisa mengikuti ujian.SA. Mengetahui Kaprodi Akuntansi.. 2009. (GD). Penerbit Salemba Empat. Ak Silabus Akuntansi Pajak 4 . M. (SUK) 5. Waluyo.co. 2009. maupun artikel pada website (www. Ak Malang. M. 2. Buku. majalah. (WAL). September 2014 Dosen Pengampu. Sukrisno Agoes dan Estralita Trisnawati. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (UU PPh).id) yang relevan. 6. Akuntansi Pajak.. Penerbit Salemba Empat. Akuntansi Perpajakan. DAFTAR BUKU Buku Utama: 1. Grasindo.. 2014. Afifudin.pajak. Ikatan Akuntan Indonesia. SE. 7. Afifudin. 8. 3. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Bahan Pendukung: 4.7. Gunadi.SA. Akuntansi Pajak. SE. Undang Undang No. 42 Tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (UU PPN dan PPnBM).. Undang Undang No.