You are on page 1of 7

BAB 3

METODOLOGI PENELITIAN

3.1

Lokasi Penelitian
Dalam penelitian untuk menyusun Tugas Akhir ini, penulis mengambil

lokasi penelitian yaitu Politeknik Negeri Bengkalis yang beralamat dijalan Bathin
Alam Sungai Alam Kabupaten Bengkalis.
3.2

Objek Penelitian
Adapun dalam menyusun Tugas Akhir ini yang menjadi objek penelitian

yaitu kinerja dosen Politeknik Negeri Bengkalis.


3.3

Penentuan Populasi dan Sampel

3.3.1

Populasi
Sangadji dan Sopiah (2010:185), Populasi adalah wilayah generalisasi
yang terdiri atas sujek atau objek yang mempunyai kualitas dan
karakteristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
kemudian ditarik kesimpulannya, dalam hal ini yang menjadi populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh dosen Politeknik Negeri Bengkalis.

3.3.2

Sampel
Sangadji dan Sopiah (2010:186), Sampel adalah bagian dari karakteristik
yang dimiliki oleh populasi tersebut. Dalam hal ini yang menjadi sampel
penelitian ini berjumlah 42 orang dengan menggunakan rumus Slovin
yang dikemukakan oleh Amirin (2011) sebagai berikut:
N

Rumus :

n=
1 + N . (e2)

49

Keterangan :
n = Ukuran sampel
N = Ukuran populasi
e = Persen kelonggaran ketidak telitian karena kesalahan pengambilan
sampel yang diinginkan, yaitu 10%.
N
n=

72
n=

1 + N . (e2)

1 + 0,72

72
n=
1 + 72. (0, 1)2

3.3.3

72
n=

= 41,8 = 42
1,72

Tekning Sampling
Teknik sampling adalah teknik pengambilan sampel, dalam hal ini teknik
sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dimana penarikan
sampel yang dilakukan adalah objek berdasarkan kriteria spesifik yang
telah ditetapkan oleh peneliti. Adapun kriteria teknik sampling dalam
penelitian ini, adalah dosen yang sedang aktif dalam melaksanakan proses
belajar mengajar.

3.4

Jenis Data dan Sumber Data

3.4.1

Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitan ini meliputi data kualitatif dan

kuantitatif.
1. Data kualitatif
Sangadji dan Sopiah (2010:191), Data kualitatif adalah data-data yang berupa
keterangan dan informasi, data diukur secara tidak langsung dan bukan
berbentuk angka-angka atau bilangan tetapi berupa informasi dan keteranagan
misalnya gambaran umum Politeknik Negeri Bengkalis, struktur organisasi
dan keterangan lain yang berkaitan dengan Politeknik Negeri Bengkalis.

50

2. Data Kuantitatif
Sangadji dan Sopiah (2010:191), Data kuantitatif adalah data-data yang
berbentuk angka atau bilangan seperti data yang diperoleh misalnya jumlah
kehadiran dosen Politeknik Negeri Bengkalis.
3.4.2

Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitan ini meliputi sumber data

primer dan sumber data sekunder.


1. Data primer
Sangadji dan Sopiah (2010:44), data primer adalah sumber data penelitian
yang diperoleh langsung dari sumber asli yaitu pihak yang bersangkutan yang
berhubungan dalam penelitian ini.
2. Data sekunder
Sangadji dan Sopiah (2010:44), data sekunder adalah sumber data penelitian
yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara. Data
sekunder umumnya berupa bukti catatan, atau laporan historis yang telah
tersunsun dalam arsip yang dipublikasikan maupun tidak dipublikasikan.
3.5

Teknik Pengumpulan Data


Adapun teknik pengolahan data yang digunakan dalam Tugas Akhir ini

adalah sebagai berikut:


1. Observasi
Observasi yaitu suatu kegiatan yang dilakukan dalam rangka pengamatan dan
pencatatan terhadap objek untuk mendapatkan gambaran dalam rangka
penelitian ini. Adapun observasi ini peneliti lakukan pada Politeknik Negeri
Bengkalis yang beralamat di jalan Bathin Alam Sungai Alam Kabupaten
Bengkalis.
2. Daftar Pertanyaan (kuisioner)
Sangadji dan Sopiah (2010:47), Kuesioner adalah teknik penelitian yang
dilakukan dengan menyebarkan angket, sehingga dalam waktu relatif singkat
dapat menjangkau banyak responden.

51

3. Studi Pustaka
Dalam hal ini peneliti mengadakan pendekatan dengan teori-teori, literatur dan
buku-buku karya ilmiah serta buku-buku referensi lainnya yang berhubungan
dengan masalah yang diteliti. Misalnya buku yang berkaitan dengan kinerja.
3.6

Pengukuran Skala
Dalam penelitian ini, peneliti mengunakan pengukuran skala likert, yaitu

skala yang digunakan untuk mengukur sikap dan pendapat serta persepsi
seseorang atau kelompok orang tentang fenomena yang terjadi. Dengan skala
likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel,
kemudian indikator tersebut dijadikan titik tolak untuk menyusun instrumen yang
berupa pertanyaan dan jawaban dari pertanyaan tersebut diberi skor (nilai) sebagai
berikut:
1. Untuk jawaban Sangat Setuju (SS) diberikan skor 5
2. Untuk jawaban Setuju (S) diberi skor 4
3. Untuk jawaban Ragu-Ragu (R) diberikan skor 3
4. Untuk jawaban Tidak Setuju (ST) diberikan skor 2
5. Untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) diberikan skor 1
Untuk menentukan skor masing-masing kinerja terhadap kuisioner
penelitian, diberikan identifikasi skor sebagai berikut:
1.

Untuk skor kelas 5 atau kategori Sangat Tinggi mean skornya 4,20 5,00

2.

Untuk skor kelas 4 atau kategori Tinggi mean skornya 3,40 4,19

3.

Untuk skor kelas 3 atau kategori Sedang mean skornya 2,60 3,39

4.

Untuk skor kelas 2 atau kategori Rendah mean skornya 1,80 2,59

5.

Untuk skor kelas 1 atau kategori Sangat Rendah mean skornya 1,00 1,79

3.7

Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

deskritif, dimana dalam metode ini dilakukan pengamatan dari informasi data
yang diperoleh. Data diperoleh adalah data aktual dan dirangkum menjadi suatu

52

keputusan, kesimpulan, serta pertimbangan dan dihubungkan dengan teori yang


relevan guna memperoleh hasil yang akurat.
3.8

Metode Analisis Data


Metode analisis data yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini

adalah metode kualitatif dan kuantitatif, yaitu


1. Analisa kualitatif
Data yang peneliti peroleh langsung dari responden melalui observasi dan
dokumen-dokumen yang dilakukan identifikasi kemudian dikelompokkan
berdasarkan butir permasalahan yang dirumuskan.
2. Analisa kuantitatif
Suatu metode yang mencoba menjelaskan arti dan data-data yang berupa
besaran angka-angka. Dimana untuk mengetahui tingkat kinerja dosen
Politeknik Negeri Bengkalis.
3.9

Definisi Konsep
Defenisi konsep adalah batasan-batasan yang terdapat dalam hipotesis

yang gunanya untuk menjaga agar dalam pembahasan nanti tidak terjadi
penyimpangan atau kekurangan penjelasan batasan pengertian dari variabel pada
penelitian ini adalah:
1. Kinerja
Menurut Mangkunegara (2006:9), kinerja karyawan atau prestasi kerja adalah
hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan
dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan
kepadanya
3.10

Definisi Operasional
Dalam penelitian ini, defenisi operasional diperoleh untuk mengumpulkan

data dan pengukuran data. Adapun definisi operasional ini adalah sebagai berikut:

53

a. Indikator Kinerja Pegawai


1) Prestasi Kerja
Hasil prestasi kerja pegawai, baik kualitas maupun kuantitas dapat menjadi
tolak ukur kinerja. Pada umumnya prestasi kerja seorang pegawai dipengaruhi
oleh kecakapan, keterampilan, pengalaman, dan kesanggupan pegawai dalam
melaksanakan tugas dan fungsinya.
2) Tanggung jawab
Tanggungjawab yaitu kesanggupan seorang pegawai menyelesaikan pekerjaan
yang diserahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya dan tepat pada waktunya
serta berani memikul resiko pekerjaan yang dilakukan.
3) Kedisiplinan
Sejauh mana pegawai dapat mematuhi peraturan-peraturan yang ada dan
melaksanakan intruksi yang diberikan kepadanya.
4) Kreativitas
Kreativitas

merupakan

kemampuan

pegawai

dalam

mengembangkan

kreatifitas dan mengeluarkan potensi yang dimiliki dalam menyelesaikan


pekerjaannya sehingga bekerja lebih berdaya guna dan berhasil guna.
5) Kerjasama
Dalam hal ini kerjasama diukur dari kemampuan pegawai untuk bekerja sama
dengan pegawai lain dalam menyelesaikan suatu tugas yang ditentukan,
sehingga hasil pekerjaannya akan semakin baik.
6) Kecakapan
Kecakapan dapat diukur dari tingkat pendidikan pegawai yang disesuaikan
dengan pekerjaan yang menjadi tugasnya.
7) Prakarsa.
Prakarsa adalah kemampuan seorang tenaga kerja untuk mengambil keputusan,
langkah-langkah atau melaksanakan sesuatu tindakan yang diperlukan dalam
melaksanakan tugas pokok tanpa menuggu perintah bimbingan dari
manajemen lininya.

54

8) Kepemimpinan.
Kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki seorang tenaga kerja untuk
meyakinkan orang lain (tenaga kerja lain) sehingga dapat dikerahkan secara
maksimum untuk melaksanakan tugas pokok.
9) Kesetiaan
Kinerja

dapat

diukur

dari

kesetiaan

pegawai

terhadap

tugas

dan

tanggungjawabnya dalam organisasi. Menurut Syuhadhak kesetiaan adalah


tekad dan kesanggupan, menaati, melaksanakan dan mengamalkan sesuatu
yang ditaati dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab.
10) Kejujuran.
Yang dimaksud dengan kejujuran adalah ketulusan hati seorang tenaga kerja
dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan serta kemampuan untuk tidak
menyalahgunakan wewenang yang telah diberikan kepadanya
11) Kepribadian
Kepribadian merupakan suatu susunan sistem psikofisik (psikis dan fisik yang
berpadu dan saling berinteraksi dalam mengarahkan tingkah laku) yang
kompleks dan dinamis dalam diri seorang individu, yang menentukan
penyesuaian diri individu tersebut terhadap lingkungannya, sehingga akan
tampak dalam tingkah lakunya yang unik dan berbeda dengan orang lain.
Tabel 3.1 Definisi Operasional, Indikator-indikator dan Skala Penilaian Setiap Indikator
Skala penilaian setiap
No
Definisi Operasional
Indikator
indikator
1
Kinerja menurut Mangkunegara 1. Prestasi kerja
SS = Sangat Setuju
(2006:9) kinerja karyawan atau 2. Tanggungjawab
S
= Setuju
prestasi kerja adalah hasil kerja 3. Kedisplinan
R = Ragu-ragu
secara kualitas dan kuantitas yang 4. Kreativitas
TS = Tidak Setuju
dicapai oleh seseorang karyawan 5. Kerjasama
STS = Sangat Tidak
dalam melaksanakan
tugasnya 6. Kecakapan
Setuju
sesuai dengan tanggung jawab yang 7. Prakarsa
diberikan kepadanya.
8. Kepemimpinan
9. Kesetiaan
10. Kejujuran
11. Kepribadian
Sumber : Data Olahan 2013

55