You are on page 1of 30

BAB 5

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1

Karakteristik/profil Responden Penelitian


Penelitian ini dilakukan pada Karyawan PT. Pertamina (persero) RU II

Sungai Pakning untuk mengetahui lebih jauh dan mengukur seberapa besar
pengaruh dan hubungannya dengan kinerja karyawn PT. Pertamina (Persero) RU
II Sungai Pakning melalui variabel yang mempengaruhinya yaitu Motivasi. Untuk
memperjelas pemahaman hasil penelitian dari variabel yang diteliti, dilakukan
penggalian dan pengumpulan data tentang karakteristik responden. Dalam
penelitian ini terkumpul peneliti mengambil sampel 65 orang responden sebagai
sumber informasi sesuai dengan kuesioner yang dibuat untuk penelitian ini.
Penyajian data ini baertujuan untuk mengetahui karakteristik mereka selaku
responden yang terpilih dalam penelitian yang dilakukan.
Karakteristik reponden yang diperlukan dalam penelitian ini adalah jenis
kelamin, umur, tingkat pendidikan, golongan, lama bekerja, dan bagian. Di bawah
ini akan terlihat karakteristik/profil responden dalam penelitian Tugas Akhir ini.
5.1.1 Jenis Kelamin Responden
Dari sejumlah responden yang menjadi sampel dalam penelitian Tugas
Akhir ini, diperoleh data mengenai jenis kelamin responden sebagaimana dapat
dilihat dalam Tabel 5.1 di bawah ini:
Tabel 5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin pada Karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning
No

Jenis Kelamin

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Laki-Laki

62

95.4

Perempuan

4.6

65

100

Jumlah
Sumber : Data Olahan 2013

36

Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa Karyawan PT. Pertamina (Persero)


RU II Sungai Pakning didominasi oleh Karyawan yang berjenis kelamin laki-laki.
Artinya responden yang kinerjanya berpengaruh adalah karyawan laki-laki yaitu
sebanyak 62 orang responden atau 95,4 % sedangkan karyawan perempuan hanya
sebagian kecil yaitu sebanyak 3 orang responden atau 4,6 %. Hal ini sesuai
dengan kondisi PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning dengan jabatan
yang ada di PT. Pertamina (persero) RU II Sungai Pakning yang cendrung kepada
laki-laki dari pada perempuan.
5.1.2 Umur Responden
Untuk melihat usia responden dalam penelitian ini dapat dilihat pada Tabel
5.2 di bawah ini:
Tabel 5.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Umur pada Karyawan PT. Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning
No
1
2
3
4
5

Umur (tahun)
Kurang dari 26
26 33
34 41
48-55
56 tahun keatas
Jumlah

Jumlah
0
0
13
52
0
65

Persentase (%)
0
0
20.0
80.0
0
100

Sumber : Data Olahan 2013

Berdasarkan pada tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar usia


Karyawan PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning berada pada usia 48-55
tahun atau 80,0 %. Usia ini dalam dunia kerja dapat digolongkan dalam usia yang
sangat produktif, sehingga dapat dikatakan bahwa dengan tingkat umur produktif
tersebut tentunya menghasilkan pekerjaan yang lebih baik. Jadi tingkat umur
dapat dikatakan berpengaruh terhadap kinerja PT. Pertamina (persero) RU II
Sungai Pakning.

37

5.1.3 Tingkat Pendidikan Responden


Untuk melihat pendidikan masing-masing responden karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning, dapat dilihat pada Tabel 5.3 di bawah
ini:
Tabel 5.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat pendidikan Pada Karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning
No

Pendidikan Terakhir

Jumlah

Persentase (%)

SMP

SMA

26

40.0

Univesitas

39

60.0

Jumlah

65

100

Sumber : Data Olahan 2013

Dari tabel di atas, terlihat bahwa sebagian besar karyawan PT. Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning berlatar belakang pendidikan terakhir Universitas
39 orang responden atau 60,0 % dan yang berlatar belakang pendidikan terakhir
SMA berjumlah 26 orang responden atau 40,0 %. Hal ini menunjukan bahwa
tingkat pendidikan terakhir karyawan PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai
Pakning adalah tinggi. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap kinerja karyawan
karena secara umum dapat dikatakan bahwa jika tingkat pendidikan tinggi maka
memiliki kecendrungan untuk berkinerja tinggi.
5.1.4 Golongan responden
Untuk melihat golongan masing-masing responden karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning, dapat dilihat pada Tabel 5.4 di bawah
ini:
Tabel 5.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Golongan pada Karyawan PT. Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning
No

Golongan

Jumlah

Pesentase (%)

11

6.2

10

4.6

38

58.5

13

20.0

7.7

38

No
6
7

Golongan
6
4

Jumlah
1
1
65

Jumlah
Sumber : Data Olahan 2013

Pesentase (%)
1.5
1.5
100

Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa karyawan golongan 9 (sembilan)


cendrung lebih banyak dibandingkan dengan golongan lain yaitu sebanyak 38
orang responden yang bergolongan 9 (sembilan) atau 58,5 % dan selebih nya
berada pada golongan 11 (sebelas) sebanyak 4 (empat) orang responden, golongan
10 (sepuluh) berjumlah 3 (tiga) orang, golongan 8 (delapan) sebanyak 13 (tiga
belas) orang, golongan 7 (tujuh) sebanyak 5 (lima) orang, golongan 6 (enam) dan
4 (empat) sebanyak 1 orang.
5.1.5 Lama Bekerja Responden
Untuk melihat lama kerja responden dalam penelitian ini dapat dilihat pada
Tabel 5.5 di bawah ini:
Tabel 5.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja pada Karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning
No

Lama Bekerja

Jumlah

Persentase (%)

Kurang dari 1 tahun

1 - 5 tahun

6 - 8 tahun

8 tahun keatas

65

100

65

100

Jumlah
Sumber : Data Olahan 2013

Dapat dilihat pada tabel di atas, bahwa lama bekerja responden semuanya
berada pada 8 tahun keatas yaitu sebanyak 65 orang responden atau 100 %.
5.1.6 Bagian Responden
Untuk melihat bagian masing-masing responden karyawan PT. Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning, dapat dilihat pada Tabel 5.6 di bawah ini:

39

Tabel 5.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Bagian pada Karyawan PT. Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Bagian
General Affairs
HR/GA
HSE
Maintenance
Procuremnent
Man.Prod
Security/GA
Finance
CSR
Marine
BP/RB
IT
Jumlah
Sumber : Data Olahan 2013

Jumlah
1
2
9
18
9
7
7
6
1
2
2
1
65

Persentase (%)
1.5
3.1
13.8
27.7
13.8
10.8
10.8
9.2
1.5
3.1
3.1
1.5
100

Dari Tabel 5.6 di atas, dapat kita lihat bahwa terdapat bagian-bagian
pekerjaan dalam PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning. Pada bagian
Maintenance lah yang banyak karyawannya yaitu berjumlah 18 orang responden
atau 27,7 % dan sisanya nya berada pada bagian yang lain.
5.2 Hasil Tanggapan Responden Variabel Motivasi
5.2.1 Tanggapan Responden Mengenai Kenaikan Jabatan Meningkatkan
Mutu Kerja
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai kenaikan jabatan
dapat memotivasi mereka meningkatkan mutu kerja dapat dilihat pada Tabel 5.7
dibawah ini:
Tabel 5.7 Tanggapan Responden Mengenai Kenaikan Jabatan Meningkatkan Mutu Kerja
No
1
2
3
4
5

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
Jumlah

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

58
7
0
0
0
65

89.2
10.8
0
0
0
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.7 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden yaitu
sebanyak 58 orang responden atau 89,2 %, menyatakan bahwa mereka sangat
40

setuju dengan pernyataan mengenai kenaikan jabatan memotivasi mereka untuk


meningkatkan mutu kerja, sedangkan 7 orang responden atau 10,8 % menyatakan
bahwan mereka setuju terhadap penyataan mengenai kenaikan jabatan memotivasi
mereka untuk meningkatkan mutu kerja, sedangkan yang menyatakan ragu-ragu,
tidak setuju dan sangat tidak setuju adalah 0% atau tidak ada responden yang
menyatakan tidak setuju.
5.2.2 Tanggapan Responden Mengenai Bonus
Meningkatkan Kinerja Dan Sebagai Imbalan
Untuk

mengetahui

apakah

tanggapan

Diperlukan

responden

Untuk

mengenai

bonus

diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan sebagai imbalan dapat dilihat pada
Tabel 5.8 dibawah ini:
Tabel 5.8

Tanggapan Responden Mengenai Bonus Diperlukan Untuk Meningkatkan


Kinerja Dan Sebagai Imbalan

No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

55

84.6

Setuju

10

15.4

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.8 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar dari responden
yaitu sebanyak 55 orang responden atau 84,6 %, menyatakan bahwa mereka
sangat setuju bonus diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan sebagai imbalan,
sedangkan 10 orang responden atau 15,4% menyatakan setuju diperlukan untuk
meningkatkan kinerja dan sebagai imbalan. Hal ini bearti bahwa pernyataan dari
indikator motivasi yaitu bonus diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan
sebagai imbalan adalah sangat tinggi

41

5.2.3 Tanggapan Responden Mengenai Penambahan Gaji Sesuai Dengan


Beban Pekerjaan
Untuk mengetahui tanggapan responden mengenai penambahan gaji sesuai
dengan beban pekerjaan dapat dilihat pada Tabel 5.9 di bawah ini:
Tabel 5.9 Tanggapan Responden Mengenai Penambahan Gaji Sesuai Dengan Beban
Pekerjaan
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

4.6

Setuju

57

87.7

Ragu-Ragu

7.7

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.9 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar dari responden
yaitu sebanyak 57 orang responden atau 87,7 %, menyatakan bahwa mereka
setuju penambahan gaji sesuai dengan beban pekerjaan yang mereka kerjakan,
sedangkan 3 orang responden atau 4,6 % menyatakan sangat setuju penambahan
gaji sesuai dengan beban pekerjaan yang mereka kerjakan, dan 5 orang responden
atau 7,7 % menyatakan Ragu-ragu penambahan gaji sesuai dengan beban
pekerjaan yang mereka kerjakan . Hal ini bearti bahwa pernyataan menyatakan
penambahan gaji sesuai dengan beban pekerjaan yang mereka kerjakan adalah
sangat tinggi.
5.2.4 Tanggapan Responden Mengenai Tunjangan Hari Raya Diberikan
Perusahaan Kepada Karyawan
Untuk mengetahui tanggapan responden mengenai tunjangan hari raya
diberikan perusahaan kepada karyawan dapat dilihat pada Tabel 5.10 di bawah ini:

42

Tabel 5.10 Tanggapan Responden Mengenai Tunjangan Hari Raya Diberikan Perusahaan
Kepada Karyawan
No
1
2
3
4
5

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Jumlah (Orang)
60
4
1
0
0
65

Persentase (%)
92.3
6.2
1.5
0
0
100

Dari Tabel 5.10 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar dari responden
yaitu sebanyak 60 orang responden atau 92,3 %, menyatakan bahwa mereka
sangat setuju tunjangan hari raya diberikan perusahaan kepada karyawan,
sedangkan 4 orang responden atau 6,2 % menyatakan setuju tunjangan hari raya
diberikan perusahaan kepada karyawan, dan 1 orang responden atau 1,5 %
menyatakan Ragu-ragu tunjangan hari raya diberikan perusahaan kepada
karyawan. Hal ini berarti bahwa pernyataan menyatakan tunjangan hari raya
diberikan perusahaan kepada karyawan adalah sangat tinggi.
5.2.5 Tanggapan Responden Mengenai Pimpinan Memberikan Pujian
Sebagai Motivasi Kerja
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai pimpinan
memberikan pujian sebagai motivasi kerja dapat dilihat pada Tabel 5.12 di bawah
ini:
Tabel 5.11 Tanggapan Responden Mengenai Pimpinan Memberikan Pujian Sebagai
Motivasi Kerja
No
1
2
3
4

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju

Jumlah (Orang)
1
7
36
20

Persentase (%)
1.5
10.8
55.4
30.8

Sangat Tidak Setuju


Jumlah

1
65

1.5
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.11 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar dari responden
yaitu sebanyak 36 orang responden atau 55,4%, menyatakan bahwa mereka ragu43

ragu dengan pernyataan pimpinan memberikan pujian sebagai motivasi kerja,


sedangkan sebanyak 20 orang responden atau 30,8% mengatakan bahwa mereka
tidak setuju terhadap pernyataan pimpinan memberikan pujian sebagai motivasi
kerja, selanjutnya 7 orang responden atau 10,8% mengatakan setuju dengan
pernyataan bahwa pimpinan memberikan pujian sebagai motivasi kerja, kemudian
sebanyak 1 orang responden atau 1,5% menyatakan bahwa mereka sangat setuju
dengan pernyataan bahwa pimpinan memberikan pujian sebagai motivasi kerja
dan 1 orang responden atau 1,5% mengatakan bahwa mereka sangat tidak setuju
dengan pernyataan tersebut. Hal ini berarti bahwa pimpinan memberikan pujian
sebagai motivasi kerja adalah sedang.
5.2.6 Tanggapan Responden Mengenai Fasilitas yang Lengkap dan
Memadai Untuk Menunjang Pekerjaan
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai fasilitas yang
lengkap dan memadai untuk menunjang pekerjaan dapat dilihat pada Tabel 5.12 di
bawah ini:
Tabel 5.12 Tanggapan Responden Mengenai Fasilitas yang Lengkap dan Memadai Untuk
Menunjang Pekerjaan
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

31

47.7

2
3
4

Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju

34
0
0

52.3
0
0

Sangat Tidak Setuju


Jumlah

0
65

0
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.12 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 34 orang responden atau 52,3%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan bahwa memberikan fasilitas yang lengkap dan memadai
untuk menunjang pekerjaan, sedangkan 31 orang responden atau 47,7%
mengatakan sangat setuju dengan pernyataan tersebut, serta tidak ada respon atau
0% untuk tanggapan ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti
44

tingkat motivasi berdasarkan indikator fasilitas yang lengkap dan memadai untuk
menunjang pekerjaan adalah sangat tinggi.
5.2.7 Tanggapan Responden Mengenai Ruangan Kerja Nyaman
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai ruangan kerja
yang nyaman dapat dilihat pada Tabel 5.13 di bawah ini:
Tabel 5.13 Tanggapan Responden Mengenai Ruangan Kerja yang Nyaman
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

1
2
3
4

Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju

27
38
0
0

41.5
58.5
0
0

Sangat Tidak Setuju


Jumlah

0
65

0
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.13 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 38 orang responden atau 58,5%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan bahwa ruangan kerja mereka nyaman, sedangkan 27
orang responden atau 41,5% mengatakan sangat setuju dengan pernyataan bahwa
rungan kerja mereka nyaman, serta tidak ada respon atau 0% untuk tanggapan
ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti tingkat motivasi
berdasarkan indikator ruang kerja mereka nyaman adalah sangat tinggi.
5.2.8 Tanggapan Responden Mengenai Ditempatkan di Posisi yang Tepat
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai ditempatkan
diposisi yang tepat dapat dilihat pada Tabel 5.14 di bawah ini:
Tabel 5.14 Tanggapan Responden Mengenai Ditempatkan di Posisi yang Tepat
No
1
2
3
4
5

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
Jumlah

Jumlah (Orang)
20
41
3
1
0
65

Persentase (%)
30.8
63.1
4.6
1.5
0
100

Sumber: Data Olahan 2013

45

Dari Tabel 5.14 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar dari responden
yaitu sebanyak 41 orang responden atau 63,1 %, menyatakan bahwa mereka
setuju mereka ditempatkan diposisi yang tepat, sedangkan 20 orang responden
atau 30,8 % menyatakan sangat setuju bahwa mereka ditempatkan diposisi yang
tepat, kemudian 3 orang responden atau 4,6% menyatakan ragu-ragu dan 1 orang
responden atau 1,5 % menyatakan tidak setuju dengan pernyataan bahwa mereka
ditempatkan diposisi yang tepat. Hal ini berarti bahwa pernyataan menyatakan
tunjangan hari raya diberikan perusahaan kepada karyawan adalah sangat tinggi.
5.2.9 Tanggapan Responden Mengenai Mesin-Mesin Bekerja dengan Baik
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai mesin-mesin
bekerja dengan baik dapat dilihat pada Tabel 5.15 di bawah ini:
Tabel 5.15 Tanggapan Responden Mengenai Mesin-Mesin Bekerja dengan Baik
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

31

47.7

Setuju

34

52.3

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju


Jumlah

0
65

0
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.15 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 34 orang responden atau 52,3%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan bahwa mesin-mesin bekerja dengan baik, sedangkan 31
orang responden atau 417,7% mengatakan sangat setuju dengan pernyataan bahwa
mesin-mesin bekerja dengan baik, serta tidak ada respon atau 0% untuk tanggapan
ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti berdasarkan
indikator mesin-mesin bekerja dengan baik adalah sangat tinggi.
Setelah diketahui nilai dari penjumlahan, maka langkah selanjutnya adalah
membagi nilai tersebut dengan jumlah item dari variabel kinerja. Langkah tersebut
46

untuk mengetahui mean skor dan kategori dari masing-masing item tersebut.
Untuk itu dalam rangka mengklasifikasikan skor digunakan rumus sebagai berikut:

Keterangan :
i

= Interval kelas

= Skor tertinggi skor terendah

= Jumlah kelas

Tabel 5.16 Identifikasi Skor


No

Skor Kelas

Kelas

Mean Skor

Sangat Tinggi

4,21 5,00

Tinggi

3,41 4,20

Sedang

2,61 3,40

Rendah

1,81 2,60

Sangat Rendah

1,00 1,80

Sumber Data: Data Olahan

Berdasarkan Tabel 5.16 di atas, maka dalam hubungan ini akan disajikan
penilaian responden terhadap Motivasi
5.2.10 Hasil Tanggapan Responden Mengenai Motivasi di PT. Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning
Motivasi adalah dorongan atau gerakan bagaimana caranya mengerahkan
daya dan potensi bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif berhasil
mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan. Jadi, motivasi dapat
dilihat dari dua sisi yaitu sisi positif dan sisi negatif tergantung dari sudut pandang
mana seseorang atau karyawan melihat kondisi tersebut. Dari pernyataan diatas,
dapat diartikan bahwa motivasi dapat dijadikan sebagai tantangan kerja yang
memberikan hasil yang baik atau sebaliknya malah membuat dampak buruk
terhadap seseorang.
47

PT. Pertamina RU II Sei Pakning merupakan salah satu Fungsi / Bagian


dari Pertamina Refinery Unit II Dumai. Berada di provinsi Riau dan telah
memberikan sumbangan yang nyata bagi perkembangan dan kemajuan daerah
khususnya Sungai Pakning, serta telah memberikan sumbangan yang besar dalam
memenuhi Bahan Bakar Minyak Nasional. Berbagai produk Bahan Bakar Minyak
(BBM) dan Non Bahan Bakar Minyak (NBM) telah dihasilkan oleh pertamina RU
II

Sei Pakning memenuhi kebutuhan dalam negri maupun luar negri seperti

produk-produk NBM dan LSWR. Salah satu komitment pertamina menjadi kilang
minyak kebanggan nasional terus berupa yang meningkatkan program kehandalan
kilang dan kualitas dalam mengelola minyak mentah

yang berwawasan

lingkungan. Dengan begitu dengan di berikan motivasi kepada karyawan yang


berprestasi dapat meningkatkan kualitas kerja dan membuat komitment pertamina
menjadi kilang minyak kebanggan nasional makin meningkat.
Untuk mengetahui kondisi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi
maka pada bagian ini akan disajikan data yang diperoleh dari sejumlah penyataan
atas variabel faktor motivasi pada karyawan PT. Pertamina (Persero) RU II
Sungai Pakning yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat motivasi
pada karyawan PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning. Adapun hasil dari
tingkat motivasi pada PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning dapat dilihat
pada tabel di bawah ini:
Tabel 5.17 Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap Motivasi pada
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning
INDIKATOR
DISTRIBUSI FREKUENSI
Total
STS
TS
R
S
SS
1
2
3
4
5
Frek
0
0
0
7
58
65
Motivasi 1
Skor
0
0
0
28
290
318
Frek
0
0
0
10
55
65
Motivasi 2
Skor
0
0
0
40
275
315
Frek
0
0
5
5
55
65
Motivasi 3
Skor
0
0
15
20
275
310
Frek
0
0
1
4
50
55
Motivasi 4
Skor
0
0
3
16
250
269
Frek
1
20
36
7
1
65
Motivasi 5
Skor
1
40
108
28
5
182
Frek
0
0
0
34
31
65
Motivasi 6
Skor
0
0
0
136
155
291

Karyawan PT.
Mean
4.89
4.85
4.77
4.89

Ket.
Sangat
tinggi
Sangat
tinggi
Sangat
tinggi
Sangat
tinggi

2.80

Sedang

4.48

Sangat
tinggi

48

Frek
Skor
Frek
Motivasi 8
Skor
Frek
Motivasi 9
Skor
Frek
Total
Motivasi
Skor
Sumber : Data Olahan 2013
Motivasi 7

0
0
0
0
0
0
1
1

0
0
1
2
0
0
21
42

0
0
3
9
0
0
45
135

38
152
41
164
34
136
180
720

27
135
20
100
31
155
328
1640

65
287
65
275
65
291
575
2538

4.42
4.23
4.48
4.41

Sangat
tinggi
Sangat
tinggi
Sangat
tinggi
Sangat
tinggi

Sesuai dengan data olahan di atas, pada umumnya responden memberikan


respon tentang motivasi yaitu pada pilihan sangat setuju, kemudian diikuti dengan
pernyataan setuju. Hal ini terlihat dari hasil rangkuman distribusi frekuensi dari
sembilan indikator yang dipertanyakan, terlihat bahwa jumlah respon yang paling
banyak adalah pada skala sangat setuju dan setuju.
Dari sembilan pernyataan yang disajikan, 1 (satu) pernyataan yang
memiliki skor rata-rata sangat tinggi yaitu 4,89. Pernyataan tersebut adalah
indikator dari motivasi langsung yaitu kenaikan jabatan memotivasi anda untuk
meningkatkan mutu kerja dan tunjangan hari raya diberikan perusahaan kepada
karyawannya. Hal ini menunjukan bahwa betapa berpengaruhnya kenaikan
jabatan dan tunjangan hari raya bagi karyawan.
Sedangkan ada indikator yang memiliki skor mean sedang yaitu pimpinan
memberikan pujian sebagai motivasi kerja. Hal ini dikarenakan pimpinan jarang
memberikan pujian kepada karyawannya sebagai motivasi kerja mereka. Jadi
dapat disimpulkan bahwa secara umum dari seluruh indikator yang telah
dipertanyakan, dapat dilihat bahwa total mean yang diperoleh dari penyataan dari
sembilan indikator diatas, maka diperoleh total nilai untuk variabel motivasi
(reward) yaitu 4,41, artinya tingkat motivasi adalah sangat tinggi.
5.3 Hasil Tanggapan Variabel Kinerja
5.3.1 Tanggapan Responden Mengenai Melakukan Pekerjaan Kantor
Sungguh-Sungguh
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai pernyataan
melakukan pekerjaan kantor sunguh-sungguh dapat dilihat pada Tabel 5.18 di
bawah ini:
49

Tabel 5.18 Tanggapan Responden Mengenai Melakukan Pekerjaan Kantor SungguhSungguh


No
1
2
3
4
5

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
Jumlah

Jumlah (Orang)
45
20
0
0
0
65

Persentase (%)
69.2
30.8
0
0
0
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.18 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 45 orang responden atau 69,2%, mereka memilih
sangat setuju dengan pernyataan mereka sentiasa melakukan pekerjaan dengan
sungguh-sungguh, sedangkan 20 orang responden atau 30,8% mengatakan setuju
dengan pernyataan bahwa mereka sentiasa melakukan pekerjaan dengan sungguhsungguh, serta tidak ada respon atau 0% untuk tanggapan ragu-ragu, tidak setuju
dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator
mereka sentiasa melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh adalah sangat
tinggi.
5.3.2 Tanggapan Responden Mengenai Sifat Kreatif Sentiasa Ditunjukan
Dalam Menyelesaikan Tugas
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai pernyataan sifat
kreatif sentiasa ditunjukan dalam menyelesaikan tugas dapat dilihat pada Tabel
5.19 di bawah ini:
Tabel 5.19 Tanggapan Responden Mengenai Sifat Kreatif Sentiasa Ditunjukan Dalam
Menyelesaikan Tugas
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

37

56.9

Setuju

28

43.1

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

50

Dari Tabel 5.19 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


yaitu sebanyak 37 orang responden atau 56,9 %, menyatakan bahwa mereka
sangat setuju dengan pernyataan mengenai sifat kreatif sentiasa ditunjukan dalam
menyelesaikan tugas, sedangkan 28 orang responden atau 43,1 % menyatakan
bahwan mereka setuju terhadap penyataan mengenai sifat kreatif sentiasa
ditunjukan dalam menyelesaikan tugas, sedangkan yang menyatakan ragu-ragu,
tidak setuju dan sangat tidak setuju adalah 0% atau tidak ada responden yang
menyatakan tidak setuju. Hal ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator Hal
ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator sentiasa melakukan pekerjaan
dengan sungguh-sungguh adalah sangat tinggi.
5.3.3 Tanggapan Responden Mengenai Kepribadian yang Baik dalam
Pergaulan Kerja
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai kepribadian
yang baik dalam pergaulan kerja dapat dilihat pada Tabel 5.20 di bawah ini:
Tabel 5.20 Tanggapan Responden Mengenai Kepribadian yang Baik dalam Pergaulan Kerja
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

32

49.2

Setuju

33

50.8

Ragu-Ragu

0.0

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.20 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden yaitu
sebanyak 33 orang responden atau 50,8%, menyatakan bahwa mereka setuju
dengan pernyataan mengenai mereka kepribadian yang baik dalam pergaulan
kerja, sedangkan 32 orang responden atau 49,2 % menyatakan bahwan mereka
sangat setuju terhadap penyataan mengenai kepribadian yang baik dalam
pergaulan kerja. Hal ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator Hal ini
berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator kepribadian yang baik dalam
pergaulan kerja adalah sangat tinggi.
51

5.3.4 Tanggapan Responden Mengenai Loyalitas Terhadap Pekerjaan,


Pimpinan dan Perusahaan
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden loyalitas terhadap
pekerjaan, pimpinan dan perusahaan dapat dilihat pada Tabel 5.21 di bawah ini
Tabel 5.21 Tanggapan Responden Mengenai Loyalitas Terhadap Pekerjaan, Pimpinan dan
Perusahaan
No
1
2
3
4
5

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
Jumlah

Jumlah (Orang)
38
27
0
0
0
65

Persentase (%)
58.5
41.5
0.0
0
0
100

Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.21 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 38 orang responden atau 58,5%, mereka memilih
sangat setuju dengan pernyataan mereka loyalitas terhadap pekerjaan, pimpinan
dan perusahaan, sedangkan 27 orang responden atau 41,8% mengatakan setuju
dengan pernyataan bahwa mereka loyalitas terhadap pekerjaan, pimpinan dan
perusahaan. Hal ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator mereka loyalitas
terhadap pekerjaan, pimpinan dan perusahaan adalah sangat tinggi.
5.3.5 Tanggapan Responden Mengenai Menerima Kritik Dan Saran Orang
Lain
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden menerima kritik dan saran
orang lain dapat dilihat pada Tabel 5.22 di bawah ini:
Tabel 5.22 Tanggapan Responden Mengenai Menerima Kritik Dan Saran Orang Lain
No
1
2
3
4
5

Kategori
Sangat Setuju
Setuju
Ragu-Ragu
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
Jumlah

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

9
56
0
0
0
65

13.8
86.2
0
0
0
100

Sumber: Data Olahan 2013

52

Dari Tabel 5.22 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 56 orang responden atau 86,2%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan bahwa mereka menerima kritik dan saran orang lain,
sedangkan 9 orang responden atau 13,8% mengatakan sangat setuju dengan
pernyataan bahwa mereka menerima kritik dan saran orang lain, serta tidak ada
respon atau 0% untuk tanggapan ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju.
Hal ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator menerima kritik dan saran
orang lain adalah sangat tinggi.
5.3.6 Tanggapan Responden Mengenai Lingkungan Kerja Baik dan
Menyenangkan
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai lingkungan kerja
yang baik dan nyaman dapat dilihat pada Tabel 5.23 di bawah ini:
Tabel 5.23 Tanggapan Responden Mengenai Lingkungan Kerja yang Baik dan Nyaman
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

13

20.0

Setuju

52

80.0

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.23 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 52 orang responden atau 80,0%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan lingkungan kerja yang baik dan nyaman, sedangkan 13
orang responden atau 20,0% mengatakan sangat setuju dengan pernyataan bahwa
lingkungan kerja yang baik dan nyaman. Hal ini berarti tingkat kinerja
berdasarkan indikator lingkungan kerja yang baik dan nyaman adalah sangat
tinggi.

53

5.3.7 Tanggapan Responden Mengenai Tersedianya Sarana dan Prasarana


yang Lengkap
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai tersedianya
sarana dan prasarana yang lengkap dapat dilihat pada Tabel 5.24 di bawah ini:
Tabel 5.24

Tanggapan Responden Mengenai Tersedianya Sarana dan Prasarana yang


Lengkap

No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

6.2

Setuju

61

93.8

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari tabel 5.24 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 61 orang responden atau 93,8%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap,
sedangkan 14 orang responden atau 6,2% mengatakan sangat setuju dengan
pernyataan bahwa tersedianya sarana dan prasarana yang lengkap. Hal ini berarti
tingkat kinerja berdasarkan indikator tersedianya sarana dan prasarana yang
lengkap adalah sangat tinggi.
5.3.8 Tanggapan Responden Mengenai Kebersihan Perusahaan Membuat
Nyaman
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai kebersihan
perusahaan membuat nyaman dapat dilihat pada Tabel 5.25 di bawah ini:
Tabel 5.25
No
1
2
3
4
5

Tanggapan Responden Mengenai Kebersihan Perusahaan Membuat Nyaman


Kategori
Jumlah (Orang)
Persentase (%)
Sangat Setuju
10
15.4
Setuju
55
84.6
Ragu-Ragu
0
0
Tidak Setuju
0
0
Sangat Tidak Setuju
0
0
Jumlah
65
100
Sumber: Data Olahan 2013

54

Dari Tabel 5.25 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 55 orang responden atau 84,6%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan kebersihan perusahaan membuat nyaman, sedangkan 10
orang responden atau 15,4% mengatakan sangat setuju dengan pernyataan bahwa
kebersihan perusahaan membuat nyaman. Hal ini berarti tingkat kinerja
berdasarkan indikator kebersihan perusahaan membuat nyaman adalah sangat
tinggi.
5.3.9 Tanggapan Responden
Menghargai Kerja

Mengenai

Instansi

Mendukung

dan

Untuk mengetahui apakah tanggapan responden instansi mendukung dan


menghargai kerja dapat dilihat pada Tabel 5.26 di bawah ini:
Tabel 5.26

Tanggapan Responden Mengenai Instansi Mendukung dan Menghargai Kerja

No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

0.0

Setuju

65

100

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.26 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 65 orang responden atau 100%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan mendukung dan menghargai kerja. Hal ini berarti
tingkat kinerja berdasarkan indikator mendukung dan menghargai kerja adalah
sangat tinggi.

55

5.3.10 Tanggapan Responden Mengenai Mempunyai Hubungan Baik


dengan Pimpinan
Untuk mengetahui apakah tanggapan responden mengenai mempunyai
hubungan baik dengan pimpinan dapat dilihat pada Tabel 5.27 di bawah ini:
Tabel 5.27 Tanggapan Responden Mengenai Mempunyai Hubungan Baik dengan
Pimpinan
No

Kategori

Jumlah (Orang)

Persentase (%)

Sangat Setuju

16

24.6

Setuju

49

75.4

Ragu-Ragu

Tidak Setuju

Sangat Tidak Setuju

65

100

Jumlah
Sumber: Data Olahan 2013

Dari Tabel 5.27 di atas, menunjukan bahwa sebagian besar responden


mengatakan setuju sebanyak 49 orang responden atau 75,4%, mereka memilih
setuju dengan pernyataan mempunyai hubungan baik dengan pimpinan,
sedangkan 16 orang responden atau 24,6% mengatakan sangat setuju dengan
pernyataan bahwa kebersihan mempunyai hubungan baik dengan pimpinan. Hal
ini berarti tingkat kinerja berdasarkan indikator mempunyai hubungan baik
dengan pimpinan adalah sangat tinggi.
5.3.11 Hasil Tanggapan Responden Mengenai Kinerja Karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning
Pada sebuah perusahaan, masalah kinerja merupakan hal yang sangat
penting untuk diperhatikan. Karena jiga karyawan tidak memiliki kinerja yang
baik dan bermutu maka kegiatan diperusahaan tidak dapat berjalan dengan baik
dan lancar pula. Selain itu, PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning yang
bergerak dibidang Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat banyak memerlukan
tenaga manusia, sehingga aktivitas pekerjaan dikatakan berhasil apabila karyawan
memiliki kinerja yang baik.
56

Kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang
dicapai oleh karyawan tersebut dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan
tanggung jawabnya masing-masing. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa
kinerja karyawan merupakan proses kerja karyawan dalam menjalankan tugasnya
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan kepadanya. Untuk
itu disajikan data yang diperoleh dari sejumlah pernyataan atas variabel kinerja
karyawan di PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning yang bertujuan untuk
mengukur seberapa besar tingkat kinerja karyawan pada perusahaan Pertamina.
Adapun hasil pengukuran atau tingkat kinerja karyawan pada PT.Pertamina
(Persero) RU II Sungai Pakning yang dilakukan penyebaran kuesioner dapat
dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel 5.28 Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap Kinerja pada Karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning
DISTRIBUSI FREKUENSI
INDIKATOR

Kinerja 1
Kinerja 2
Kinerja 3
Kinerja 4
Kinerja 5
Kinerja 6
Kinerja 7
Kinerja 8
Kinerja 9

STS

TS

SS

Total

Mean

Ket.

Frek
Skor

0
0

0
0

0
0

20
80

45
225

65
305

4.69

Sangat
Tinggi

Frek

28

37

65

Skor

4.57

112

185

297

Sangat
Tinggi

Frek

33

32

65

Skor

4.49

132

160

292

Sangat
Tinggi

Frek

27

38

65

4.58

Skor

108

190

298

Sangat
Tinggi

Frek

56

65

4.14

Skor

224

45

269

Sangat
Tinggi

Frek

52

13

65

4.20

Skor

208

65

273

Sangat
Tinggi

Frek

61

65

4.06

Skor

244

20

264

Sangat
Tinggi

Frek

55

10

65

4.15

Skor

220

50

270

Sangat
Tinggi

Frek

65

65

4.00

Skor

260

260

Sangat
Tinggi

57

STS

TS

SS

Frek

56

65

Skor

224

45

269

Frek

52

13

65

Skor

208

65

273

Frek

61

65

Skor

244

20

264

Frek

55

10

65

Skor

220

50

270

Frek

65

65

Skor

260

260

Frek

49

16

65

Skor

196

80

276

Frek

446

204

650

Skor
0
Sumber : Data Olahan 2013

1784

1020

2804

INDIKATOR
Kinerja 5

Kinerja 6
Kinerja 7

Kinerja 8

Kinerja 9
Kinerja 10

Total kinerja

Total

Mean

Ket.

4.14

Sangat
Tinggi

4.20

Sangat
Tinggi

4.06

Sangat
Tinggi

4.15

Sangat
Tinggi

4.00

Sangat
Tinggi

4.25

Sangat
Tinggi

4.31

Sangat
Tinggi

Sesuai data pada tabel di atas, umumnya responden memberikan pada


pilihan setuju kemudian sangat setuju. Hal ini terlihat dari distribusi frekuensi
respon dari sepuluh indikator yang dipertanyakan, terlihat jumlah yang paling
banyak berada pada skala setuju dan setuju. Dari sepuluh indikator yang
digunakan, tidak terdapat indikator yang nilainya dibawah rata-rata. Semua
indikator berada pada skala sangat tinggi.
5.4

Rumus Hipotesis Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan


Pada bagian di atas telah disajikan data atau hasil penelitian yang diperoleh

dari para responden. Untuk mengetahui pengaruh dan hubungan antar variabel,
maka selanjutnya akan dijelaskan apakah motivasi mempunyai pengaruh terhadap
kinerja karyawan PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning

58

5.4.1 Koefisien Korelasi


Uji hipotesis dengan menggunakan koefisien korelasi bertujuan untuk
menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antara variabel x dan varibel y, dengan
menggunakan rumus sebagai berikut:

Keterangan:
= Koefisien Korelasi
n = Jumlah Responden
x = Motivasi
y = Kinerja Karyawan
Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan koefisien korelasi
dapat dijabarkan sebagai berikut:
r=

r =
r =
r =

r =
r =
r = 0,3326
Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapt disimpulkan bahwa motivasi
memiliki hubungan atau searah antara variabel bebas dengan variabel terikat.
59

Besar hubungan motivasi dengan kinerja karyawan = rxy 0.3326 dalam kategori
Rendah.
5.4.2 Analisis Regresi Linier Sederhana
Analisis ini bertujuan untuk menguji apakah ada pengaruh antara variabel
x dan variabel y, yang menggunakan rumus sebagai berikut:
Y = a + bX
Keterangan:
Y = Subyek dalam variabel dependen yang diprediksikan
a = Harga Y bila = 0 (harga konstanta)
b = Angka arah atau koefisien regresi, yang menunjukkan angka peningkatan
ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel
independen. Bila b (+) maka baik, dan bila (-) maka terjadi penurunan.
X = Subjek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu.

Harga a dan b dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:


a = (Y)(X2)-(X)( XY)
(X2)-( X)2
b = XY- (X)(Y)
X2-( X)2

Hasil yang dilakukan untuk mencari pengaruh antara dua variabel dapat
dijelaskan dengan Y = a+bX. Untuk memenuhi persamaan di atas dicari terlebih
dahulu nilai a dan b dengan rumus sebagai berikut:

60

= 31,64

b =

b = 0,29
Berdasarkan dari hasil pencarian diatas dengan menggunakan rumus
regresi, nilai koefisien untuk variabel motivasi yaitu 0,29 dan konstanta sebesar
31,64 dari koefisien-koefisien tersebut diperoleh model regresi:
Y = 31,64 + 0,29 X
Berdasarkan hasil analisi regresi linier sederhana yang diperoleh, maka
hasil penelitian dapat digambarkan sebagai berikut :

61

Motivasi
(X)

Y = 31,64 + 0,29 X

Kinerja
(Y)

Gambar 5.1
Hasil Model Penelitian Motivasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Pertamina (Persero) RU II
Sungai Pakning

Dari hasil analisiss regresi linier sederhana diatas, maka dapat disimpulkan
bahwa:
1.

Apabila motivasi meningkat satu satuan maka kinerja akan mengalami


peningkatan sebesar 0,29 satuan

2.

Atau bisa juga dikatakan bahwa, apabila motivasi meningkan 1% maka


kinerja karyawan akan meningkat sebesar 0,29%.

5.4.3 Taraf signifikan korelasi sederhana


Dengan besarnya r = 0.3326 untuk mengetahui ada tidaknya hubungan
antara variabel X dan variabel Y, maka dapat dilihat dengan rumus sebagai
berikut:

Keterangan :
thitung

= Nilai t

= Nilai koefisien korelasi

= Jumlah sampel
Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan taraf signifikan

korelasi sederhana dapat dijabarkan sebagai berikut:

62

=
= 2,9681
Langkah selanjutnya adalah mencari t tabel dengan rumus sebagai berikut:
t tabel = ( a / 2 ; df =

= ( 0,05 / 2 ; df = 50 2 )
= ( 0,025 ; df = 48 )
= 2,01063

Selain itu, tingkat signifikansi pengaruh motivasi terhadap kinerja


karyawan yang dihitung berdasarkan tingkat keselahan 5 % atau = 0,05 dengan
menggunakan uji t yaitu thitung > ttabel atau 2,9681> 2,01063, sehingga hipotesis
alternarif atau Ha diterima, artinya ada pengaruh yang positif dan signifikan
antara motivasi terhadap kinerja karyawan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil pengujian
koefisien korelasi sebesar 0.3326, serta dinyatakan pula bahwa thitung lebih besar
dari ttabel, ini berarti antara variabel X dan variabel Y hubungannya bernilai positif
dan signifikan, jika motivasi meningkat maka kinerja karyawan akan meningkat
dan sebaliknya. Hal ini bisa terlihat dari hasil perhitungan yang telah dilakukan
bahwa, motivasi yang diberikan oleh PT. Pertamina (Persero) RU II Sungai
Pakning kepada karyawan nya berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT.
Pertamina (Persero) RU II Sungai Pakning.

63

5.4.4 Analisis Koefisien Penentu (KP)


Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi
variabel X (motivasi) terhadap variabel Y (kinerja karyawan), untuk
mengetahuinya dapat dihitung dengan menggunkan koefisien penentu (KP)
dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
KP
Keterangan:
KP = Kontribusi dari X terhadap naik turunnya nilai Y
r

= Koefisien Korelasi antara variabel Y dan variabel Y


Hasil perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan Analisis

Koefisien Penentu (KP) dapat dijabarkan sebagai berikut:


Kp = r 2 x 100%
= 0,3326 2 x 100%
= 0,1106 x 100%
= 11,06
Berdasarkan hasil perhitungan diatas, besar pengaruh motivasi terhadap
kinerja karyawan sebesar 11,06 % dan sisanya 88,94% ditentukan oleh varibael
lain misalnya hubungan dengan organisasi, kemampuan individu, dukungan yang
diterima.
5.5

Keterbatasan Penelitian
Penelitian

ini

tidak

terlepas

dari

keterbatasan-keterbatasan

yang

memerlukan pengembangan penelitian-penelitian selanjutnya. Keterbatasanketerbatasan dalam penelitian ini adalah:


1. Sampel penelitian ini hanya berasal dari karyawan PT. Pertamina (Persero)
RU II Sungai Pakning yang bekerja dibagian kantor saja, jadi hasil penelitian
64

ini tidak bisa dijadikan cerminan untuk seluruh karyawan pertamina karena
masing-masing pertamina memiliki tingkat motivasi dan kinerja yang berbeda.
2. Penelitian ini hanya untuk tahun 2013 saja, sehingga hasil penelitian ini hanya
mencerminakan motivasi terhadap kinerja karyawan pada tahun 2013 saja.
Jadi tidak bisa melihat perbandingan naik atau turunnya tingkat motivasi dan
tingkat kinerja dari tahun ketahun
3. Pada penelitian ini variabel yang mempengaruhi kinerja yang diteliti hanya
motivasi saja, sehingga tidak mencerminkan pengaruh dari variabel lain yang
mungkin saja berpengaruh lebih besar terhadap kinerja.

65