You are on page 1of 2

Tujuh Jenis Obat Bukan untuk Balita

Posted by: farmasidinkesrl on: November 22, 2008

In: Info
Tinggalkan sebuah Komentar

BAYI dan anak-anak lebih sensitif terhadap reaksi obat, akan lebih baik ketika bayi atau anak
Anda sakit, obat-obatan yang diberikan berasal dari obat yang diberikan berdasarkan resep
dokter. Namun, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam memberikan obat-obatan
pada anak Anda. Berikut ini terdapat tujuh jenis obat-obatan yang tidak boleh diberikan kepada
bayi atau anak-anak:
Aspirin, jangan pernah memberikan aspirin kepada anak Anda. Karena aspirin dapat membuat
bayi rawan terkena Reye’s Syndrome, yakni sebuah sindrom yang jarang terjadi tapi dapat
menyebabkan penyakit fatal yang bisa saja terjadi pada anak. Tidak semua obat-obatan untuk
anak baik yang dijual bebas maupun yang ada di apotek bebas dari aspirin.
Untuk memudahkan Anda, pada label obat aspirin sering ditulis atau disebut dengan salisilat
atau acetylsalicylid acid. Jika Anda masih ragu terhadap kandungan obat-obatan tersebut,
tanyakan kepada dokter atau apoteker tempat Anda membeli obat.
Obat antimual, jika bayi Anda sering mual, jangan berikan obat-obatan antimual, baik yang
diresepkan maupun yang dijual bebas, karena obat antimual berisiko dan dapat menyebabkan
komplikasi, kecuali dokter Anda merekomendasikan hal tersebut secara khusus. Biasanya,
gejala mual dan muntah pada anak tidak berlangsung lama, Anda bisa menangani gejala mual
maupun muntah tanpa harus menggunakan obat-obatan tersebut.
Obat-obatan untuk orang dewasa, ada beberapa kasus di mana ketika anak sedang terserang
demam, orang tuanya malah memberikan obat untuk dewasa dengan dosis seperempat kali
lebih kecil. Sekecil apa pun dosis yang Anda berikan, jangan pernah menggunakan obat-obatan
untuk orang dewasa kepada anak Anda. Tidak semua kandungan dan takaran atau dosis obat
sesuai dengan kondisi anak Anda.
Obat-obatan yang direkomendasikan selain dokter, terkadang ada teman terdekat yang
merekomendasikan obat yang berhasil menyembuhkan penyakit pada anaknya atau koleganya
yang lain. Jangan pernah Anda mengikuti rekomendasi mereka, gunakan obat-obatan yang
memang diperuntukkan khusus bagi anak Anda.
Obat kedaluwarsa, segera buang atau musnahkan obat-obatan yang sudah kedaluawarsa, agar
tidak terkonsumsi oleh orang lain. Karena, setelah tanggal penggunaannya, obat-obaan tidak
memiliki khasiat lagi, bahkan bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi.
Dosis acetaminophen yang ditambah, acetaminophen berfungsi sebagai pengontrol rasa sakit.
Obat-obatan yang dijual bebas mengandung acetaminophen, baik obat batuk maupun pilek, jadi
berhati-hatilah untuk tidak memberikan dosis acetaminophen tambahan untuk bayi Anda.
Tanyakan kepada dokter Anda jika merasa tidak yakin akan kandungan obat untuk memastikan
dosis tambahan yang boleh diberikan dan sesuai dengan anak Anda.

haluskan dulu dengan sendok agar anak tidak tersedak dan tidak perlu mengunyah.Tablet kunyah. sering digunakan ketika anak terserang demam. Jika Anda hendak memberikan obat kunyah. kita memberikannya tablet kunyah yang rasanya seperti permen. obat tablet kunyah dapat membuat bayi atau anak tersedak. Namun tanpa disadari. .