You are on page 1of 3

1

KONSULTASI ANTARA
PELAKSANA DENGAN
PENANGGUNG JAWAB
PROGRAM DAN KEPALA
PUSKESMAS

SP
O
1. Tujuan
2. Kebijakan

No. Kode
Terbitan
No.Revisi
Tgl.Mulai
Berlaku
Halaman

:
:
:
:

Disahkan Oleh :

Dr. M. Jamil Muhlisin,
MM
NIP. 19720426 200904
1 002

:

Memperoleh kejelasan informasi atau mencari upaya
pemecahan masalah terkait pelaksanaan kegiatan program
dan pelayanan di Puskesmas Kunduran
Sebagai pedoman dalam melaksanakan konsultasi antara
pelaksanan dengan penanggung jawab program dan kepala
puskesmas.
Langkah langkah-langkah dalam melaksanakan konsultasi
antara pelaksana dengan penanggung jawab program dan
kepala puskesmas mengacu pada langkah-langkah dalam
SPO.

3. Definisi

1. Prosedur

konsultasi antara pelaksana dengan penanggung jawab
program dan kepala puskesmas adalah proses komunikasi
antara pelaksana ke pengelola atau dari pelaksana dan
pengelola ke kepala puskesmas sehingga tercapai tujuan
yang diharapkan.
1. Pelaksana pelayanan/program yang akan konsultasi
mempersiapkan bahan/ materi konsultasi dan mencatat
di buku konsultasi,
2. Pelaksana pelayanan/program menentukan konsultan
yang akan dituju (pengelola / Kepala Puskesmas)
3. Jika konsultasi hanya di tingkat pengelola maka
menyampaikan materi Pelaksana pelayanan/program
konsultasi ke pengelola
4. Pelaksana pelayanan/program memberitahu penanggung
jawab program/pelayanan untuk berkonsultasi,
5. Penanggung
jawab progam memberi kesempatan
pelaksana program untuk berkonsultasi,
6. Penanggung jawab program/pelayanan menentukan
waktu
untuk
pelaksanan
program/pelayanan
berkonsultasi,
7. Penanggung jawab program mepersilahkan pelaksana
program/pelayanan
untuk
menyampaikan
materi
konsultasi,
8. Pelaksanan program/pelayanan memberikan penjelasan
sesuai materi konsultasi,
9. Penanggung jawab program menjelaskan sesuai materi
yang dikonsultasikan konsultasikan,

Rekaman historis perubahan No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl. 17. Kepala Puskesmas memanggil pelaksana/penanggung jawab program/pelayanan yang akan berkonsultasi. Kementrian Pendayaan Aparatur Negara RI. 20.  Rekapan harapan pelanggan koordinator.  Koordinator admen. Jika konsultasi di tingkat Kepala Puskesmas. 3. Kepala Puskesmas menerima pelaksana/penanggung jawab program/pelayanan yang akan berkonsultasi. Distribusi  Koordonator admen. 15. Kepala Puskesmas mencatat di buku konsultasi dan menandatangani. Kepala Puskesmas mempersilahkan pelaksana/penanggung jawab program/pelayanan yang akan berkonsultasi untuk menyampaikan materi konsultasi. Kepala puskesmas memberikan penjelasan sesuai materi konsultasi 19. 11. Pelaksana atau penanggung jawab program/pelayanan menyampaikan materi konsultasi kepada kepala puskesmas 18. Referensi Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat.  Rekapan harapan pelanggan Puskesmas. Petugas admen mengisi materi konsultasi di buku konsultasi di buku konsultasi admen seperti yang tertulis di buku konsultasi program/pelayanan.1 10. maka pelaksanaan atau penanggung jawab program/pelayanan yang akan berkonsultasi menghubungi petugas admen 12.  Bidan Puskesmas. 13. 1.  Bidan di desa. 14. 2004. Diagram Alir 2. Penanggung jawab program dan pelaksana program mendokumentasikan ke dalam buku konsultasi. Petugas admen melaporkan kepada kepala puskesmas bahwa pelaksanaan/penanggung jawab program/pelayanan akan berkonsultasi.mulai diberlakukan . 4. 16. Dokumen Terkait  Rekapan harapan pelanggan individu. 9. Pelaksana dan pengelola mencatat kembali hasil konsultasi dari Kepala Puskesmas di buku Pokja dan memintakan tanda tangan Kepala Puskesmas.

1 .