You are on page 1of 4

PENGEMBANGAN UNIT USAHA YANG MAMPU

MENDUKUNG
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN POLITEKNIK
OLEH : R.DIDIEK EMBRIYAKTO SE,ST,MM
( POLITEKNIK ATMI )
A. LATAR BELAKANG
Kemajuan sebuah perguruan tinggi dalam hal ini politeknik tidak lepas dari strategi
institusi tersebut yang dituangkan dalam :
- a. VISI
- b. MISI
- c. NILAI /STRATEGI
- d. KOMITMEN DAN KONSISTEN
Contoh : POLITEKNIK “ ATMI “ di Surakarta yang berdiri sejak tahun 1968, dengan :
VISI :
Untuk mencapai lingkungan standar industri yang tinggi dan adil ,
yang menghormati perikemanusiaan dalam lingkungan yang berimbang
MISI :
melatih dan mendidik orang muda menjadi ahli teknik yang profesional yang
bertanggung jawab
secara moral dan sosial sesuai dengan misi ATMI : 3 C ialah :
COMPETENTIA : mempunyai kemampuan teknis
CONSCIENTIA : bermoral
COMPASSIO
: menghormati kehidupan sosial
NILAI / STRATEGI
 Secara berkesinambungan menyesuaikan jenis dan sistem pelatihan yang
dibuat sesuai dengan tenologi terbaru
 Titik berat pelatihan ketrampilan dan mental atau sikap hidup
 Disiplin , kerja keras dan beretika bisnis merupakan kepercayaan dan
pertanggung jawaban sebagai suatu kebanggaan
B. SITUASI INDUSTRI MANUFAKTUR di INDONESIA
Mengapa pengembangan SDM menjadi sangat kritis ?
FAKTA :
 Industri manufaktur telah berkembang secara cepat
 Penyediaan mesin – mesin perkakas begitu mudah mengikuti
perkembangan saat ini
 Meskipun begitu , untuk memperolehSDM yang berketrampilam tinggi
adalah tidak mudah
TANTANGAN :

1

Pelatihan Lanjut  SCTC ( Surakarta Competency Training Center ) dan GTC ( Grass Root Training Center ) Sertifikat Nasional  Mekanik  Operator CNC  Tempat Pelatihan yang bekerjasama dengan Siemens 2 . Produksi Mengapa kita mendirikan unit produksi ?  Bengkel / Lab praktek untuk mahasiswa  Pendukung keuangan ( biaya pendidikan tinggi )  Uang sekolah ( SPP ) disubsidi Jenis unit produksi :  Bengkel Sheet Metal  Produksi mould + Perkakas  Pusat pengembangan mesin ( + CNC )  Pusat mekatronika dan elektronika  Injeksi plastic & metal stamping ( produck line ) 3.Teknik Desain Mesin ( D3 )  Teknik Plastik ( dalam persiapan )  Manajemen Industri ( D4 ) Pusat Pelatihan ( Kursus singkat / Paket )  Mekanik Dasar . REALISASI BISNIS Bagaimana Pendidikan dan Pelatihan mengantisipasi kebutuhan SDM ? 1 . C.  Analisa SWOT dari Industri Mould & Dies 2008 . Pendidikan dan Pelatihan Model Pendidikan :  Tingkat akademi ( D3)  33% Teori dan 67% Praktek  PBET ( Production Based Education and Training )  Pelatihan dan Pendidikan yang berdasar Produksi  Orientasi Pasar  Kebijakan : 1 mahasiswa = 1 mesin  mempunyai jam terbang yang maksimal Unit Pendidikan :  Teknik Mesin Industri ( Mesin Perkakas ) ( D3 )  Teknik Mekatronika . menyatakan bahwa KELEMAHAN  kekurangan dari SDM berketrampilan tinggi Kebutuhan SDM yang berketrampilan tinggi semakin lebih tinggi untuk mengimbamgi mesin dan perkakas yang muncul. Konsultasi Mengapa kita mendirikan unit konsultasi ? 2 .

6 bulan dan 9 bulan. Apa yang dapat kami tawarkan ?  Product Development  Special Purpose Machine  Food Processing  Water and Energy  Quality Live Improvement  Consultancy – Production 2. dan sampai sejauh ini tidak dapat memenuhi permintaan pasar kerja industry ( permintaan sampai 600 orang pertahun ) Pusat ini juga memberikan pelatihan untuk pemuda – pemuda drop outs atau pengangguran. Apa yang industrI dapat tawarkan kepada kami ? 3 . yang dilakukan secara sukses. Beberapa dari produknya juga diekspor keluar negeri baik keEropa maupun Amerika. Pusat ini berhubungan erat dengan pemerintah untuk mendapatkan cara – cara dan strategi yang secara nyata meningkatkan standar pelatihan vokasi seluruh Indonesia Pengembangan jaringan kerjasama inter ( mahasiswa . Setiap tahun dihasilkan wisudawan yang berkelas. KERJASAMA 1. Mereka dilatih 3 bulan . Dibiayai melalui suatu unit produksi sheet metal . karyawan ) dan antar instansi ( stake holder ) dan Pusat perlu dibina terus menerus E. yang sejak tahun 1968 telah melatih orang – orang muda miskin dan keluarga kelas menengah Sebagai pusat yang dinyatakan dan diakui secara penuh oleh pemerintah bahkan terlihat sebagai Center of Excellence untuk pelatihan vokasi diIndonesia. Pusat reputasi berkelas yang dinyatakan secara internasional. Jawa Tengah . alumni . MENYOROTI INSTITUSI        ATMI adalah pusat pelatihan vokasi yang didasarkan pada produksi yang sukses dalam perjalannanya di Solo.Pekerjaan konsultasi dilaksanakan terutama untuk pendidikan dan industri maupun pendirian usaha kecil :  Pendirian Training Center  Pendirian Politeknik  Pengembangan dan pemberdayaan institusi pendidikan yang mundur ataupun rusak ( dalam hal ini bukan pada phisik / bangunan )  Pengembangan wira usaha muda melalui pelatihan I-CELL D.

Spare parts .Proyek untuk sesmen akhir . penggunaan mekatronik Memberi dukungan teknis .Keuangan : fund ( bantuan) . KUNCI KEBERHASILAN USAHA    Sikap / perilaku / main set terhadap unit usaha sama sesuai peraturan yang berlaku.Masukan untuk pengembangan kurikulum Memberi masalah / problem .Sheet metal . kunjungan pabrik . sehingga mahasiswa tetap “ up date “ dengan masalah baru : .Hasil : solusi . Apa yang dapat ditawarkan oleh asosiasi / pemerintah ?  Membuka peluang investasi .Teknis : meng akses untuk HRD  Memberikan proyek R&D .Mendirikan politeknik  ATMI dapat menjadi partner ( training / pelatihan ) .Pelatihan untuk instructor. jig – fixture .Proyek departmen  Mempromosikan model politeknik . ide produk untuksebuah tujuan akhir . konsultasi . permesinan .Menjadi partner pengembang kami . dies. donor .Mesin – mesin .Mold . seminar . desain .Mendorong bisnis yang terkait dengan jaringan ATMI  Umum .Kerja sama yang berakibat positive untuk HRD seluruh Indonesia F. misalnya sebuah perusahaan 3. prototype Membangun Training Center untuk kepentingan sendiri . Organisasi yang terkait dengan unit produksi dilakukan secara professional Semua dilaksanakan dengan fair play ( adil ) 4 .    Memberi proyek – proyek .