You are on page 1of 4

standard operating procedure (SOP

)

Protap Pengoperasian Sphygmomanometer
1.Tempatkan alat pada suang tindakan
2. Buka tutup sphygmomanometer
3. Buka penutup air raksa
4. Posisikan air raksa pada skala NOL
5.Periksa kondisi: tabung skala, slang, manset, katup/valve, dan balon
6. Perhatikan protap pelayanan
7. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan
8. Kosongkan udara pada manset
9. Pasang manset pada posisi yang benar
10. Pasang stetoskop secara benar
11. tutup katup pada balon
12. Pompa manset dengan cara memompa balon, perhatikan tabung skala
13.Lakukan pembacaan meter air raksa / pada tabung skala dan detak tekanan nadi padastetoskop (nilai systolik dan
diastolik)
14.Lakukan tindakan dan perhatikan cairan dapa botol (tidak melebihi level maksimal)
15. Setelah pengoperasian selesai, kembalikan posisi regulator pengatur daya hisap ke posisiminimum
16. Matikan alat dengan menekan ON/OFF ke posisi OFF
17. Lepaskan hubungan alat dengan catu daya
18. Lepaskan hubungan alat dengan terminal pembumian
19. Lepaskan slang dari botol penampung, buang cairan dan bersihkan botol dengan cairandisinfektan
20. Pasang slang pada botol
21.Pasang botol pada alat dan pastikan suction pump dalam kondisi baik
22. Pasang penutup debu
23.Simpan alat ke posisi semula24.

Catatan :

Inventaris alat Sphygmomanometer
Nama alat

Kondisi alat

Sphygmomanometer/tensi meter raksa

Terima kasih

keterangan

Tanda tangan
teknisi

standard operating procedure (SOP) Protap Pengoperasian Nebulizer 1. Buka handscoon dan mencuci tangan Catatan: Nama alat bSphygmomanometer/tensi meter raksa Kondisi alat Baik Terima kasih keterangan rusak Tanda tangan teknisi . Bereskan alat 11. Memasukkan obat sesuai dosis 6. Matikan nebulizer 9. Bersihkan mulut dan hidung dengan tissue 10. Memasang masker pada pasien 7. Mencuci tangan dan memakai handscoon 2. Mengatur pasien dalam posisi duduk atau semifowler 3. Menghidupkan nebulizer dan meminta pasien nafas dalam sampai obat habis 8. Mendekatkan peralatan yang berisi set nebulizer ke bed pasien 4. Mengisi nebulizer dengan aquades sesuai takaran 5.

jangan mengotori regulator dengan minyak atau pelumas. pastikan regulator bekerja dengan baik dan segera ganti bila regulator rusak.standard operating procedure (SOP) Protap Pengoperasian Regulator Oxigen 1. 2. Catatan: Nama alat bSphygmomanometer/tensi meter raksa Kondisi alat Baik Terima kasih keterangan rusak Tanda tangan teknisi . berdirilah disamping manometer ketika mengatur tekanan kerja. ketika mengatur tekanan kerja. 5. sebelum membuka katup silinder. Tekanan gas yang tinggi dan tiba – tiba akibat pembukaan baut pengatur secara cepat dan merusak membran dan manometer. pngatur berlawanan arah dengan jarum jam hingga terasa longgar. 4. 6. tutup katup regulator terlebih dahulu dengan cara memutar baut 3. putarlah baut pengatur perlahan – lahan searah dengan jarum jam. peganglah regulator pada badannya jangan pada manometernya.

tutup katup tabung oksigen. 4.standard operating procedure (SOP) Protap Pemakaian tabung Oxigen 1. 3. Bukalah regulatornya terlabih dahulu dari tabung oksigen bila terpaksa memindahkan tabung tanpa kereta dorong. Buanglah gas yang tersisa hingga manometer tekanan kerja menunjukan angka nol. Bersihkan sekitar tabung sebelum operasi pengelasan dimulai. 5. Ikatlah tabung oksigen erta–erat pada kereta dorong atau pada pegangan yang permanen. 2. Setiap selesai pengalasan. Catatan: Nama alat bSphygmomanometer/tensi meter raksa Kondisi alat Baik Terima kasih keterangan rusak Tanda tangan teknisi . Tempatkan alat pamadam kebakaran pada tempat yang mudah dicapai.