Masa Penawaran Awal

Perkiraan Tanggal Efektif
Perkiraan Masa Penawaran Obligasi

:
:
:

8 – 23 Mei 2013
3 Juni 2013
5 dan 7 Juni 2013

Perkiraan Tanggal Penjatahan
Perkiraan Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Perkiraan Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia

:
:
:

10 Juni 2013
11 Juni 2013
12 Juni 2013

INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN
KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA
DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN
PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN
SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS.
OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.
PT NIPPON INDOSARI CORPINDO TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA
ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Mendirikan pabrik dan memproduksi segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macam-macam roti,
roti tawar, roti isi dan segala macam jenis kue lainnya
Berkedudukan di Cikarang, Bekasi
Kantor Pusat:
Jalan Selayar Blok A9, Kawasan Industri MM2100, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi 17520, Jawa Barat
Telp. (021) 89983876, 89844953, Faks. (021) 89844955
Website: www.sariroti.com
Alamat e-mail: sariroti-peduli@sariroti.com
Pabrik:

Kawasan Industri Jababeka
Jl. Jababeka XII A
Blok W No.40-41
Cikarang, Bekasi 17530
Jawa Barat
Tel. (021) 8935088
Faks. (021) 8935286, 8935473

Kawasan Industri Jababeka
Jl. Jababeka XVII B
Blok U No.33
Cikarang, Bekasi 17530
Jawa Barat
Tel. (021) 89840448

Kawasan Industri MM2100
Jl. Selayar Blok A9
Desa Mekarwangi
Cikarang Barat, Bekasi 17520
Jawa Barat
Tel. (021) 89983876, 89844953
Faks. (021) 89844955

Kawasan Industri Medan Star
Jl. Pelita Raya I No.8-10
Tanjung Morawa B, Deli Serdang
20362, Medan, Sumatera Utara
Tel. (061) 7945828, 7945829
Faks. (061) 7945830

Kawasan Industri PIER
Jl. Rembang Industri Raya No.28
Pasuruan 67152
Jawa Timur
Tel. (0343) 740388
Faks. (0343) 740387

Kawasan Industri
Wijaya Kusuma
Jl. Tugu Wijaya III No.1
Semarang 50153
Jawa Tengah
Tel. (024) 8660545
Faks. (024) 8660874

Jl. Krani Ahmad RT. 38 RW. 8
Sukamoro, Talang Kelapa
Banyuasin, Palembang
Sumatra Selatan
Tel. (0711) 5645454

Kawasan Industri Makassar
Jl. Kima 10 Blok A No. 2B
Kec. Biringkanaya 90232
Makassar-Sulawesi Selatan
Tel. (0411) 514711, 515124
Faks. (0411) 513788

PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN I ROTI
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH)
DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN I ROTI TAHAP I TAHUN 2013
DENGAN POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi diterbitkan dengan bunga sebesar ●% (● persen) per tahun, berjangka waktu 5 (lima) tahun dan ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari
jumlah Pokok Obligasi. Obligasi diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(“KSEI”). Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan
pada tanggal 11 September 2013, sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 11 Juni 2018.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK
BARANG BERGERAK MAUPUN TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI, YANG MENJADI
JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM
PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA
BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS
DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI. KETERANGAN LEBIH LANJUT
MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT DI BAB I PROSPEKTUS INI PERIHAL KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI.
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali Obligasi dengan ketentuan pembelian Obligasi ditujukan sebagai
pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar, dimana pelaksanaan pembelian kembali
Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek dan baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah
tanggal penjatahan. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan
tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan apabila Perseroan melakukan
kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan, kecuali telah memperoleh
persetujuan RUPO. Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali
Obligasi, dimana pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa
Indonesia yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk
pembelian kembali dimulai. Keterangan lebih lanjut DAPAT DILIHAT DI Bab I Prospektus ini perihal PENAWARAN UMUM.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH KONTAMINASI ATAS PRODUK YANG DIHASILKAN PERSEROAN BAIK PADA SAAT
SEBELUM DIOLAH (BAHAN BAKU), DALAM PROSES PRODUKSI, MAUPUN PADA SAAT DIDISTRIBUSIKAN. RISIKO-RISIKO USAHA PERSEROAN
LAINNYA DAPAT DILIHAT DI BAB V PROSPEKTUS INI PERIHAL RISIKO USAHA.
RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM
PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
(“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT HUTANG
JANGKA PANJANG DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO):
AAid
(Double A minus)
KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB XVII PROSPEKTUS INI PERIHAL KETERANGAN MENGENAI PEMERINGKATAN OBLIGASI.
Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI
PT BCA SEKURITAS
PENJAMIN EMISI OBLIGASI
Akan Ditentukan Kemudian
PENAWARAN OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Prospektus Awal ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 6 Mei 2013

Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 kepada OJK di Jakarta pada
tanggal 25 Maret 2013 dengan surat No.16/FCS/III/2013, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan
dalam Undang-Undang No.8 tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran
Negara Republik Indonesia No.64 Tahun 1995, Tambahan No.3608 beserta peraturan-peraturan
pelaksanaannya (“UUPM”).
Perseroan merencanakan untuk mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 dengan
nilai pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) pada PT
Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Efek No.SP-005/BEI.
PPS/03-2003 tanggal 22 Maret 2013 yang dibuat antara Perseroan dengan BEI. Apabila syarat-syarat
pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum batal demi hukum dan pembayaran
pesanan Obligasi tersebut wajib dikembalikan kepada para pemesan sesuai ketentuan-ketentuan dalam
Perjanjian Penjaminan Emisi Efek dan dan Peraturan No.IX.A.2, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
dan LK No.Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009.
Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus ini bertanggung
jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi mereka, sesuai dengan peraturan yang
berlaku di wilayah Negara Republik Indonesia dan kode etik, norma serta standar profesi masing-masing.
Sehubungan dengan Penawaran Umum, setiap pihak terafiliasi dilarang memberikan keterangan atau
pernyataan mengenai data yang tidak diungkapkan dalam Prospektus tanpa persetujuan tertulis dari
Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi.
PT BCA Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, para Penjamin Emisi Obligasi serta
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum ini bukan merupakan
pihak terafiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sesuai dengan definisi
Afiliasi dalam UUPM. Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan afiliasi dapat dilihat pada Bab XII
tentang Penjaminan Emisi Obligasi.
Penawaran Umum Obligasi ini tidak didaftarkan berdasarkan undang-undang atau peraturan lain selain yang
berlaku di Indonesia. Barang siapa di luar wilayah Indonesia menerima Prospektus ini, maka dokumen tersebut
tidak dimaksudkan sebagai penawaran untuk membeli Obligasi ini, kecuali bila penawaran dan pembelian Obligasi
tersebut tidak bertentangan atau bukan merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan serta
ketentuan-ketentuan bursa efek yang berlaku di negara atau yurisdiksi di luar Indonesia tersebut.
Perseroan telah mengungkapkan semua informasi yang wajib diketahui oleh publik dan tidak terdapat lagi informasi
yang belum diungkapkan sehingga tidak menyesatkan publik.

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI.............................................................................................................................................. i
DEFINISI DAN SINGKATAN....................................................................................................................ii
RINGKASAN......................................................................................................................................... viii
I.

PENAWARAN UMUM................................................................................................................. 1

II.

PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM OBLIGASI.............. 17

III.

PERNYATAAN LIABILITAS....................................................................................................... 19

IV.

ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN............................................................. 23

V.

RISIKO USAHA......................................................................................................................... 35

VI.

KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN................. 38

VII.

KETERANGAN TENTANG PERSEROAN................................................................................ 39

VIII.

KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN................................................................. 58

IX.

IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING.................................................................................. 76

X.

EKUITAS................................................................................................................................... 79

XI.

PERPAJAKAN........................................................................................................................... 80

XII.

PENJAMINAN EMISI OBLIGASI.............................................................................................. 81

XIII.

LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL DALAM RANGKA
PENAWARAN UMUM............................................................................................................... 82

XIV.

PENDAPAT DARI SEGI HUKUM.............................................................................................. 85

XV.

LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN.............. 105

XVI.

KETERANGAN MENGENAI PEMERINGKATAN OBLIGASI.................................................. 177

XVII. ANGGARAN DASAR PERSEROAN....................................................................................... 180
XVIII. PERSYARATAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI....................................................... 206
XIX.

KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT............................................................................ 210

XX.

AGEN PEMBAYARAN............................................................................................................. 219

XXI.

PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI............................................................................................................................... 220

i

DEFINISI DAN SINGKATAN
Afiliasi

Berarti afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Angka 1 UUPM yaitu:
(a) hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal;
(b) hubungan antara satu pihak dengan pegawai, direktur atau komisaris
dari pihak tersebut;
(c) hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat 1 (satu) atau lebih
anggota direksi atau komisaris yang sama;
(d) hubungan antara perusahaan dengan suatu pihak, baik langsung maupun
tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan
tersebut;
(e) hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung
maupun tidak langsung, oleh pihak yang sama; atau
(f) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.

Agen Pembayaran

Berarti KSEI, yang menandatangani Perjanjian Agen Pembayaran dengan
Perseroan, yang berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran
Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi termasuk Denda (jika ada) kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening untuk dan atas nama
Perseroan sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Agen Pembayaran.

Bank Kustodian

Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan Bapepam atau
Bapepam dan LK atau OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai
Kustodian sebagaimana dimaksud dalam UUPM.

Bapepam

Berarti Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal
3 ayat 1 UUPM atau para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya.

Bapepam dan LK

Berarti Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan yang
merupakan penggabungan dari Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga
Keuangan (DJLK) sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No.184/PMK.01/2010 tanggal 11 Oktober 2010 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Kementerian Keuangan, atau para pengganti dan penerima
hak dan kewajibannya.

BNRI

Berarti Berita Negara Republik Indonesia.

Bunga Obligasi

Berarti bunga Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang
Obligasi kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, sebagaimana ditentukan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Bursa Efek

Berarti pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau
sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak
lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka, yang dalam
hal ini adalah PT Bursa Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan,
atau para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya.

Daftar Pemegang
Rekening

Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang
kepemilikan Obligasi oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
di KSEI yang memuat keterangan antara lain nama, jumlah kepemilikan
Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi berdasarkan
data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.

ii

termasuk hari Sabtu. Hari Bursa Berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek menurut peraturan perundang-undangan di Negara Republik Indonesia yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa Efek tersebut. yaitu telah mencakup seluruh kriteria yang ditetapkan dalam peraturan yang terkait dengan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum dan peraturan yang terkait dengan Penawaran Umum.2 yaitu : a. Bunga Obligasi serta Denda (jika ada) yang terutang dari waktu ke waktu. obligasi.IX. Efek Berarti surat berharga yaitu surat pengakuan utang. kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa. Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Efek. Pengakuan Utang. Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI. atas dasar penyataan efektif dari OJK bahwa tidak ada lagi perubahan dan/atau tambahan informasi lebih lanjut yang diperlukan. Efek Material Yang Merugikan Berarti efek material yang berpengaruh pada kemampuan Perseroan dalam menjalankan kewajiban membayarnya sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan. yang dihitung secara harian. Dokumen Emisi Berarti Perjanjian Perwaliamanatan. sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan. atau (ii) 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal perubahan terakhir yang disampaikan Perseroan atau yang diminta OJK dipenuhi. saham. Prospektus dan dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam rangka Penawaran Umum ini. Hari Kalender Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan kalender Gregorius tanpa kecuali. Hari Kerja Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat. kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif efek. surat berharga komersial. dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. iii . unit penyertaan kontak investasi kolektif. dengan ketentuan bahwa Pernyataan Pendaftaran harus menjadi efektif selambatnya tanggal 30 Juni 2013. Efektif Berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan ketentuan angka 4 Peraturan No. atau b. Perjanjian Agen Pembayaran.A. Jumlah Terutang Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Obligasi termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi. Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa. atas dasar lewatnya waktu yaitu : (i) 45 (empat puluh lima) hari sejak tanggal Pernyataan Pendaftaran diterima OJK secara lengkap.Denda Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu perseratus) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah yang terlambat dibayar. Emisi Berarti penawaran umum Obligasi oleh Perseroan untuk ditawarkan dan dijual kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum. tanda bukti utang.

dana pensiun. sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan. Pasar Modal Berarti Pasar Modal di Indonesia sebagaimana dimaksud dalam peraturan pasar modal yang berlaku di Indonesia.000.21 Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.(lima ratus miliar Rupiah). yang dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi. Obligasi Berarti surat berharga bersifat utang dengan nama Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013. menyelesaikan transaksi efek dan mewakili Pemegang Rekening yang menjadi nasabahnya sesuai dengan ketentuan UUPM. pengawasan. berkedudukan di Jakarta Selatan. dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI. OJK Singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan. tugas. khusus untuk menghadiri RUPO atau meminta diselenggarakan RUPO. Kustodian Berarti pihak yang memberi jasa penitipan Obligasi dan harta yang berkaitan dengan Obligasi serta jasa lainnya termasuk menerima bunga dan hak-hak lain.. dan lembaga jasa keuangan lainnya sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. Masyarakat Berarti perorangan dan/atau badan. MenKumHam Berarti Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Negara Republik Indonesia (dahulu dikenal sebagai Menteri Kehakiman Negara Republik Indonesia. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Negara Republik Indonesia. dan penyidikan kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal. pemeriksaan. yang merupakan peralihan dari Menteri Keuangan dan Bapepam dan LK sejak tanggal 31 Desember 2012. dan wewenang pengaturan. yaitu lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain. yaitu surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. dan akan dicatatkan di Bursa Efek serta didaftarkan di KSEI. dengan jangka waktu 5 (lima) tahun. Perusahaan Efek dan Bank Kustodian. yang mempunyai fungsi. Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembelian kembali yang diperlakukan sebagai pelunasan Obligasi. atau para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya. dalam Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp500. lembaga pembiayaan. atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi. yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam UUPM yang dalam Emisi ini bertugas sebagai Agen Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI.000. yang dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Penawaran Umum. KSEI Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. yang meliputi KSEI. pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.000. atau Menteri Hukum dan Perundang-undangan Negara Republik Indonesia). perasuransian. KTUR Berarti konfirmasi tertulis untuk RUPO.Konfirmasi Tertulis Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI. baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia maupun Warga Negara Asing/Badan Asing baik yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun yang bertempat tinggal/ berkedudukan di luar wilayah Indonesia. iv .

S. Penawaran Umum Berarti kegiatan penawaran Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjual Obligasi kepada Masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam UUPM dan ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek.IX.81 tanggal 22 Maret 2013 yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi.IX. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi.Kep-412/BL/2009 tanggal 25 November 2009 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.Kep-42/PM/2000 tanggal 27 Oktober 2000 tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Peraturan No.11 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No.IX. yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek.IX.A. sebagaimana tercantum dalam akta Pengakuan Utang Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No. tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum.IX.IX. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No.Pemegang Obligasi Berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang disimpan dan diadministrasikan dalam: (a) Rekening Efek pada KSEI.C. yang dalam hal ini adalah PT BCA Sekuritas.Kep-135/BL/2006 tanggal 14 Desember 2006 tentang Pemeringkat atas Efek Bersifat Utang. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Pengakuan Utang Berarti pengakuan utang Perseroan sehubungan dengan Obligasi.IX. dan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. Pemeringkat Berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia atau para pengganti dan penerima hak dan kewajibannya atau perusahaan pemeringkat lain yang terdaftar di OJK dan disetujui sebagai penggantinya oleh Wali Amanat. sebagaimana dimaksud dalam UUPM.2 Peraturan Bapepam dan LK No.7 Peraturan Bapepam dan LK No. atau (b) Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Peraturan No.A.A.1 Peraturan Bapepam No.A.2. S.H. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum..11 Peraturan Bapepam dan LK No. Peraturan No.7.1. Penjamin Emisi Obligasi Berarti pihak-pihak yang membuat perjanjian dengan Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum ini atas nama Perseroan dan melakukan pembayaran kepada Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. sesuai dengan syaratsyarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. Penitipan Kolektif Berarti jasa penitipan atas efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang kepentingannya diwaklili oleh Kustodian. v .H. Perjanjian Pendahuluan Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dengan BEI perihal Pencatatan Efek Pencatatan Efek tanggal 22 Maret 2013. Peraturan No. Pemegang Rekening Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang meliputi Bank Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain yang disetujui oleh KSEI dengan memperhatikan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal. Notaris di Jakarta antara Perseroan dengan KSEI.C.C.. Perjanjian Agen Pembayaran Berarti Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No.IX.C.Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009. Notaris di Jakarta.84 tanggal 22 Maret 2013.

000. suatu perseroan terbatas yang berkedudukan di Cikarang. vi .Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Berarti Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No.C. Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran Obligasi di KSEI No. S.A. Jawa Barat.82 tanggal 22 Maret 2013.IX. Perjanjian Perwaliamanatan Berarti Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No.C.1 berikut dokumen-dokumen yang diajukan oleh Perseroan kepada OJK sebelum melakukan Penawaran Umum kepada Masyarakat termasuk perubahan-perubahan. sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 26 UUPM dan Peraturan Bapepam No. Notaris di Jakarta antara Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi.IX.A. yang didirikan menurut dan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia. yang isinya sesuai Formulir No. Pernyataan Pendaftaran Berarti pernyataan pendaftaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Angka 19 UUPM juncto Peraturan No.. sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 dalam Perjanjian Perwaliamanatan.000.80 tanggal 22 Maret 2013. Peraturan No.H. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi.IX. Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali Obligasi. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi. RUPO Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.000. Prospektus Berarti setiap informasi tertulis sehubungan dengan Emisi Obligasi yang disusun oleh Perseroan bersama-sama dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tujuan agar Masyarakat membeli Obligasi.SP-0013/PO/KSEI/0313 tanggal 22 Maret 2013. yang dibuat di bawah tangan bermeterai cukup.. tambahan-tambahan serta pembetulan-pembetulan untuk memenuhi persyaratan OJK.2.Kep-51/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Rekening Efek Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik Pemegang Obligasi yang diadministrasikan oleh KSEI. Pernyataan Efektif Berarti surat pernyataan yang dikeluarkan oleh OJK mengenai terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai dengan ketentuan angka 4 Peraturan No.(lima ratus miliar Rupiah).IX. Perusahaan Efek Berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek. Notaris di Jakarta antara Perseroan dengan Wali Amanat.2-1. Pokok Obligasi Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Obligasi yang terutang dari waktu ke waktu bernilai nominal sebanyak-banyaknya sebesar Rp500.2..IX.2 lampiran keputusan Ketua Bapepam No. Kepastian Pokok Obligasi akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan. Perseroan Berarti PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.H. S. Perantara Pedagang Efek dan/atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud dalam UUPM.A. Bank Kustodian atau Perusahaan Efek berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek yang ditandatangani dengan Pemegang Obligasi.

8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal sebagaimana dimuat dalam BNRI No. yang akan didistribusikan secara elektronik paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung setelah Tanggal Penjatahan. yang kepastian tanggalnya akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan. UUPT Berarti Undang-undang No. atau pengganti dan penerima hak dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan. dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan. yang kepastian tanggalnya akan ditentukan dalam perubahan perjanjian perwaliamanatan. dan peraturan pelaksanaannya.64 Tahun 1995 Tambahan No. vii . Tanggal Penjatahan Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi. Wali Amanat Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana dimaksud dalam UUPM yang dalam hal ini adalah PT Bank Mega Tbk. Tanggal Emisi Berarti tanggal distribusi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berdasarkan penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterima KSEI dari Perseroan. Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Berarti tanggal-tanggal saat mana Bunga Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan. Tanggal Distribusi Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum beserta bukti kepemilikan Obligasi yang wajib dilakukan kepada pembeli Obligasi dalam Penawaran Umum. Sertifikat Jumbo Obligasi Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam penitipan kolektif di KSEI yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. melalui Agen Pembayaran. berkedudukan di Jakarta Selatan. UUPM Berarti Undang-undang No.40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas yang dimuat dalam Lembaran Negara Republik Indonesia No. yang juga merupakan tanggal pembayaran hasil Emisi Obligasi dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada Perseroan.3608. Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Berarti tanggal dimana Pokok Obligasi menjadi jatuh tempo dan wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang Rekening. yang kepastian tanggalnya akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.4756.Satuan Pemindahbukuan Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. dan peraturan pelaksanaannya.106 Tahun 2007 Tambahan No.

AH.503/22/V/Ekbang/2012 tanggal 8 Mei 2012.9729/1995 (“Akta Pendirian”). AHU-0050446.94 tanggal 24 November 1995 dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.00 .5 8. jalan Selayar Blok A9.605.893.400 318.000.Tahun 2012 tanggal 6 Juni 2012.95 tanggal 18 Mei 1995 dan telah didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri Bekasi No.02. 11 tanggal 8 Maret 1995.549.000 344. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya.497.236. 1. - Sojitz Corporation - Lain-lain Publik (masing-masing dibawah 5%) Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal Rp100.50 4.360.400 86.000 24.25 100. Untuk melaksanakan kegiatan usahanya. roti tawar.889. Jawa Barat.300 1.000.000 viii 31. 48 tanggal 19 April 2012.09.440.01.264 dan 265 tanggal 14 September 1995 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.050. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbanganpertimbangan yang paling penting bagi Perseroan.000 242.000 % 31. 74/T/INDUSTRI/1999 tentang Pemberian Usaha Industri tanggal 22 Februari 1999.RINGKASAN Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang lebih terinci dalam laporan keuangan Perseroan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Bab XVII Prospektus ini. Kabupaten Bekasi. Notaris di Jakarta. Kecamatan Cikarang Barat.Tahun 2012 tanggal 6 Juni 2012 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. maka Perseroan telah sah berdiri sebagai badan hukum Indonesia. Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. maksud dan tujuan utama Perseroan adalah mendirikan pabrik dan memproduksi segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macammacam roti. Perseroan telah memiliki Surat Izin Usaha Industri yang dikeluarkan oleh Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM dengan surat No.600 43. telah mendapat pengesahan dari MenKumHam melalui surat keputusan No.000.C2-6209 HT.000 4. Cikarang. dikeluarkan oleh Kepala Desa Mekarwangi.012. Komposisi struktur permodalan Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek pada tanggal 12 Februari 2013.25 24. SH. 274 tanggal 29 April 1995. Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari MenKumHam melalui surat keputusan No.000.060.427. Perseroan dapat memasarkan dan menjual segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macam-macam roti.000 2. Perseroan berkedudukan di Kawasan Industri MM2100.5 31.000 318. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Notaris di Jakarta. Berdasarkan surat keterangan domisili No. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya.764.000. yang keduanya dibuat di hadapan Benny Kristianto. Desa Mekarwangi. yang dibuat dihadapan FX Budi Santoso Isbandi. Untuk melaksanakan usaha serta menunjang kegiatan usaha Perseroan tersebut.Th. adalah sebagai berikut : Pemegang Saham Modal dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh: - Bonlight Invesments Ltd. Dengan telah disahkannya Akta Pendirian tersebut oleh MenKumHam. AHU-30282..per saham Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) 3. yang diperbaiki dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No.000 101. Perseroan didirikan dengan nama PT Nippon Indosari Corporation berdasarkan Akta Pendirian No.340.302. Keterangan Singkat Mengenai Perseroan Perseroan adalah suatu perseroan terbatas yang didirikan menurut dan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia dan berkedudukan di Cikarang.01. - Treasure East Invesments Ltd.530.025.889. SH.340.730. yang terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.000 31.000 8.893. Ltd.640. roti tawar.300 245. - Shikishima Baking Co.01.AH.01.

192 323.XVI tanggal 1 Februari 2013.08%.553 222.840 2008 308. Perseroan menghadapi risiko-risiko usaha antara lain sebagai berikut: Risiko yang berhubungan dengan kegiatan usaha: 1. Ketersediaan pasokan energi 5.978 179.413 149. 12/02/Th.115 2008 383. Persaingan Usaha 8. pertumbuhan ekonomi di Indonesia merupakan faktor-faktor yang sangat signifikan dalam usaha makanan.938 379.452 Laporan Laba Rugi Komprehensif Keterangan Penjualan Neto Beban Pokok Penjualan Laba Bruto Laba komprehensif 2009 346.945 538. Bencana alam Risiko usaha Perseroan selengkapnya dicantumkan pada Bab V dalam Prospektus ini.608 2011 759. dan 2008 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.150 2011 813. Berita Resmi Biro Pusat Statistik No. menyatakan bahwa industri makanan dan minuman bertumbuh sebesar 8. Dalam masa krisis ekonomi industri makanan dan minuman tetap bertumbuh.75%. Suherman & Surja dengan pendapat wajar tanpa pengecualian seperti yang tercantum dalam laporannya yang disertakan dalam Prospektus ini. 4.204.821 222. Ikhtisar Data Keuangan Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan Perseroan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Prospek dan Strategi Usaha Prospek Usaha Peluang usaha di bidang makanan dan minuman di Indonesia adalah besar.404 115. menyatakan bahwa industri makanan bertumbuh sebesar 12.137 212.412 3.XIII tanggal 1 Februari 2010 menyatakan bahwa industri makanan dan minuman pada tahun 2010 bertumbuh sebesar 11.025 99. Isu bahan pengawet dan kehalalan 9.696 546. Dalam menjalankan kegiatan usahanya.193 42. Risiko Usaha Setiap industri tidak terlepas dari berbagai risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional Perseroan dalam industri terkait. 10/02/Th. 2011.099 57. Ketersediaan bahan baku 4. Jumlah penduduk.441 31 Desember 2010 568. sedangkan untuk tahun 2011.613 177. Fluktuasi mata uang asing 7.2. Laporan Posisi Keuangan Keterangan Total aset Total liabilitas Total ekuitas (dalam jutaan Rupiah) 2012 1. Pemogokan tenaga kerja 6. Umur Produk yang relatif singkat 3.826 634. daya beli.342 433.265 112.34%.138 167.337 666. dan pada tahun 2012. Kontaminasi terhadap produk yang dihasilkan Perseroan 2. begitu pula halnya dengan Perseroan.888 130.920 263.813 455. ix .360 161.11/02/Th. Berita Resmi Statistik No.725 (dalam jutaan Rupiah) 2012 1.933 12 bulan 2010 612.190. Berita Resmi Biro Pusat Statistik No.413 556.775 2009 485.XV tanggal 1 Februari 2012. 2009. 2010.167 289.

Hal ini untuk mengatasi kendala umur simpan produk yang sangat pendek. dan koperasi. - Dari segi pemasaran. produsen. sehingga dapat membantu pendistribusian produk ke konsumen langsung dari rumah ke rumah. Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Perseroan setelah dikurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan Penawaran Umum akan dipergunakan sebagai berikut: 1. Prospek dan strategi usaha Perseroan selengkapnya dapat dilihat pada Bab VIII mengenai Kegiatan Usaha Perseroan. Sebagai produsen roti yang terkemuka. pengecer hingga konsumen. Strategi Usaha Perseroan menerapkan strategi berikut dalam rangka mengembangkan usahanya : - Menerapkan Supply Chain Management (SCM). - Melakukan pembangunan pabrik di daerah-daerah lain di Indonesia untuk dapat memenuhi kebutuhan produk roti yang berkualitas. Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab I Prospektus ini. kantin. terbukti dengan adanya pengakuan dan sertifikasi dari berbagai pihak seperti telah dijelaskan pada Bab VIII mengenai Kegiatan dan Prospek Usaha Perseroan. Minimarket. halal. Supermarket dan Hypermarket merupakan jalur distribusi yang sesuai untuk produk Perseroan. distributor. setelah dikurangi biayabiaya emisi. Sekitar 56% untuk melakukan pengembangan usaha/ekspansi perusahaan (termasuk pembelian tanah. Marjin yang diberikan oleh Perseroan kepada para pelanggan adalah marjin yang kompetitif diantara perusahaan-perusahaan produk konsumen lainnya. - Perseroan senantiasa berusaha untuk menjaga hubungan dengan pelanggan dalam posisi win-win. peluang pasar bagi Perseroan menjadi semakin terbuka lebar. Rencana Penggunaan Dana Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan.Perusahaan-perusahaan yang berusaha di industri makanan juga terus melakukan investasi sebagai akibat dari besarnya peluang pasar. x . Perseroan juga beriklan melalui media seperti TV yang menunjukkan keunggulan produk Perseroan. - Perseroan berencana untuk melakukan ekspansi dengan membangun pabrik di lokasi yang terdekat dengan konsumen. akan digunakan untuk ekspansi usaha dan/atau pembayaran utang dan/atau modal kerja Perseroan. Perseroan mempunyai peluang yang sama. penambahan line mesin dan membangun pabrik-pabrik baru) dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas yang ada dan melakukan penetrasi ke daerah-daerah lain di Indonesia. kolaborasi dan integrasi rantai proses di dalam dan di luar Perseroan. sub-bab mengenai Sertifikasi dan Penghargaan. 2. Perseroan secara terus menerus menunjukkan kepada konsumen akan kebersihan fasilitas produksi serta usaha Perseroan untuk menjalankan GMP (Good Manufacturing Practice) dan sanitasi. sebuah kegiatan (manajemen) yang mengawasi bahan-bahan informasi dan aspek keuangan dalam proses pergerakkannya dari pemasok. Selain itu. 5. dengan menerima kegiatan kunjungan pabrik setiap hari Senin – Jumat. yaitu kurang dari 5 hari di pasar. - Memproduksi produk-produk baru baik roti maupun kue dan makanan ringan (snack) yang berbasis produk roti. Dalam hal ini. bersih dan sehat. Perseroan semakin efisien dan dapat memenangkan persaingan. Dengan melakukan SCM yang baik. Sekitar 44% untuk membayar pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (tidak terafiliasi). Perseroan juga menggunakan toko-toko tradisional lainnya seperti toko P&D. - Memilih jalur distribusi yang tepat sehingga Perseroan dapat mendistribusikan produknya dengan cepat. dimana kegiatan tersebut meliputi koordinasi. Perseroan juga bekerja sama dengan para pedagang keliling dengan mendanai semua fasilitas gerobak roti. tepat dan akurat.

xi . Keterangan Tentang Obligasi Nama Obligasi Jumlah Pokok Obligasi : : Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013. Pembayaran Kupon Bunga : Triwulanan. Peringkat dibatasi oleh eksposur Perseroan terhadap fluktuasi biaya bahan baku dan kemasan serta kompetisi yang ketat di industri roti. Satuan Pemindahbukuan : Rp1.000. tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun tidak bergerak.(satu Rupiah). baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Harga Penawaran : 100% dari nilai Pokok Obligasi. Satuan Pemesanan : Rp5.000..(lima ratus miliar Rupiah). Jangka Waktu : 5 (lima) tahun Bunga : ●% per tahun Hasil Pemeringkatan Obligasi : AAid (Double A minus) RINGKASAN PERTIMBANGAN (RATIONALE) Peringkat idAA.6.. Sebanyak-banyaknya sebesar Rp500.. kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari. proteksi arus kas yang kuat dan dukungan operasional dari pemegang saham. Penyisihan Dana : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.000. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari. Jaminan : Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus.mencerminkan posisi pasar Perseroan yang kuat sebagai produsen massal roti. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeringkatan Obligasi dapat dilihat pada Bab XVII Prospektus ini perihal Keterangan Mengenai Pemeringkatan Obligasi.000.000.(lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

Hak-hak Pemegang Obligasi a. kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi. c. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Jumlah Denda tersebut dihitung harian dengan ketentuan bahwa 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender sampai dengan pelunasan efektif jumlah Denda tersebut di atas. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. b. Wali Amanat : PT Bank Mega Tbk. Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi dimana pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. yang oleh Agen Pembayaran akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya. Bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi. Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian kembali diuraikan dalam Bab I Prospektus ini perihal Penawaran Umum. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan.Pembelian Kembali : Perseroan dapat melakukan pembelian kembali Obligasi dengan ketentuan pembelian Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar dimana pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek dan baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah tanggal penjatahan. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi. 7. Pemegang Obligasi berhak untuk menerima pembayaran Denda atas setiap kelalaian pembayaran pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi sebesar 1% (satu perseratus) di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi yang bersangkutan dari jumlah dana yang terlambat dibayar atas Jumlah Terutang. xii .

e. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya. Setiap Obligasi sebesar Rp1. dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut.d. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. xiii . Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR.(satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO. dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta.

Halaman ini sengaja dikosongkan xiv .

Dalam rangka penerbitan Obligasi ini. 515124 Faks.8-10 Tanjung Morawa B. (061) 7945830 Jl.000.000. Obligasi diterbitkan tanpa warkat. Deli Serdang 20362. (0711) 5645454 Kawasan Industri Makassar Jl. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya Berkedudukan di Cikarang. (021) 89983876. (061) 7945828. (021) 89844955 Website: www. (021) 8935286.I. MAUPUN PADA SAAT DIDISTRIBUSIKAN. Kerani Ahmad RT. Medan.000. Bekasi Kantor Pusat: Jalan Selayar Blok A9. Kima 10 Blok A No. Rembang Industri Raya No.000.40-41 Cikarang. sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 11 Juni 2018. (0411) 514711.33 Cikarang. 38 RW. Bekasi 17530 Jawa Barat Tel. PENAWARAN UMUM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I ROTI DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp1.com Pabrik: Kawasan Industri Jababeka Jl.000. kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama KSEI. (021) 89983876. berjangka waktu 5 (lima) tahun dan ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. RISIKO-RISIKO USAHA PERSEROAN LAINNYA DAPAT DILIHAT DI BAB V PROSPEKTUS INI PERIHAL RISIKO USAHA. 89844953 Faks.000. DALAM PROSES PRODUKSI.sariroti.1 Semarang 50153 Jawa Tengah Tel. (024) 8660874 Kawasan Industri MM2100 Jl. (021) 89844955 Kawasan Industri Medan Star Jl. Pelita Raya I No. Talang Kelapa Banyuasin. Jababeka XII A Blok W No. (021) 89840448 Kawasan Industri PIER Jl. Desa Mekarwangi. 8 Sukamoro.(LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) Obligasi diterbitkan dengan bunga sebesar ●% (● persen) per tahun. 89844953.(SATU TRILIUN RUPIAH) DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT. Biringkanaya 90232 Makassar-Sulawesi Selatan Tel. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga. Bekasi 17520. (0343) 740388 Faks. (0411) 513788 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KONTAMINASI ATAS PRODUK YANG DIHASILKAN PERSEROAN BAIK PADA SAAT SEBELUM DIOLAH (BAHAN BAKU). Bekasi 17520 Jawa Barat Tel. Kawasan Industri MM2100. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 11 September 2013. 8935473 Kawasan Industri Jababeka Jl. (024) 8660545 Faks. Bekasi 17530 Jawa Barat Tel. Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo): AAid (Double A minus) Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab XVII Prospektus ini perihal Keterangan Mengenai Pemeringkatan Obligasi PT NIPPON INDOSARI CORPINDO TBK Kegiatan Usaha Utama: Mendirikan pabrik dan memproduksi segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macammacam roti. Selayar Blok A9 Desa Mekarwangi Cikarang. 1 .. roti tawar. 7945829 Faks. Tugu Wijaya III No. PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I ROTI TAHAP I TAHUN 2013 DENGAN POKOK OBLIGASI SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp500. Cikarang Barat. Jababeka XVII B Blok U No. Faks.com Alamat e-mail: sariroti-peduli@sariroti. Palembang Sumatra Selatan Tel. Jawa Barat Telp. Sumatera Utara Tel.000.28 Pasuruan 67152 Jawa Timur Tel. (0343) 740387 Kawasan Industri Wijaya Kusuma Jl. (021) 8935088 Faks. 2B Kec..

hal tersebut dengan mengindahkan ketentuan lainnya dalam Perjanjian Perwaliamanatan. SYARAT-SYARAT OBLIGASI Perseroan berjanji dan mengikat diri pada Wali Amanat. Bunga Obligasi : 1) Sifat dan besarnya tingkat bunga : Tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Informasi lebih lengkap. 2) Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.000. yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran. Jatuh Tempo Obligasi : 1) Jadwal Pelunasan Pokok Obligasi : Obligasi berjangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi dan tanggal jatuh tempo Obligasi sesuai dengan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi yang kepastian tanggalnya akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan. Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran. yang kepastian jumlah Pokok Obligasi akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI Penjelasan Obligasi yang akan diuraikan di bawah ini merupakan pokok-pokok dari Perjanjian Perwaliamanatan. Perjanjian Perwaliamanatan. dan bukan merupakan salinan selengkapnya dari seluruh ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam perjanjian tersebut. 2) Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1.000. dan dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 15.000. khususnya ketentuan Pasal 15.(satu Rupiah) atau kelipatannya. Harga Penawaran: Obligasi ditawarkan dengan harga 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi. Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan. 2) Jadwal dan periode pembayaran : Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. yang besarnya akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan..12. dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan. b. 1.12. dapat dilihat dalam Perjanjian Perwaliamanatan. 3) Tata cara pembayaran Pokok Obligasi : a. c. Jadwal pembayaran Bunga Obligasi akan ditentukan dalam perubahan Perjanjian Perwaliamanatan.. Utang Pokok Obligasi : 1) Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp500. Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. Perjanjian Perwaliamanatan. dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi. baik pada Wali Amanat untuk diri Wali Amanat sendiri maupun kepada Wali Amanat sebagai kuasa Pemegang Obligasi (janji dan pengikatan diri ini dibuat dan mengikat bagi Perseroan terhadap setiap Pemegang Obligasi) bahwa Perseroan akan mengeluarkan Obligasi atau melakukan Emisi dengan syarat-syarat sebagai berikut : Nama Obligasi: Obligasi diberi nama “Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013”. Pembayaran Pokok Obligasi yang terhutang.(lima ratus miliar Rupiah) dengan jangka waktu 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI. 2 .

Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI. Tanggal-tanggal Pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut: No. (iv) Pembayaran Bunga Obligasi yang terhutang. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan) dimana bunga pertama dibayarkan pada tanggal 11 September 2013. Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat dialihkan atau diperdagangkan. Obligasi tersebut merupakan bagian penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan. (ii) Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening. 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Tanggal 11 Maret 2016 11 Juni 2016 11 September 2016 11 Desember 2016 11 Maret 2017 11 Juni 2017 11 September 2017 11 Desember 2017 11 Maret 2018 11 Juni 2018 Obligasi Merupakan Bukti Hutang : 1) Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi. 3 . 2) Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening.3) Penghitungan bunga : Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tanggal 11 September 2013 11 Desember 2013 11 Maret 2014 11 Juni 2014 11 September 2014 11 Desember 2014 11 Maret 2015 11 Juni 2015 11 September 2015 11 Desember 2015 No. sedangkan pembayaran bunga terakhir adalah pada tanggal 11 Juni 2018. yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran. 4) Tata cara pembayaran bunga. Bunga Obligasi dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi di bawah ini. kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Obligasi merupakan bukti bahwa Perseroan secara sah dan mengikat berhutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut dalam Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang wajib dibayar oleh Perseroan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran. pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan. (iii) Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan. (i) Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

2) Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Perseroan. 9) rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7) dan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 8). Penarikan Obligasi : Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. c) kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali. 5) pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan. 2) pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau diluar Bursa Efek. b) jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali. Pengalihan Obligasi : Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. 6) pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari Pihak yang tidak terafiliasi.000.(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek dan/atau perjanjian tersendiri yang ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek. baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi. g) tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi. dengan memperhatikan ketentuan dibidang Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang berlaku. 4) pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan. e) tata cara penyelesaian transaksi. 7) rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut di surat kabar. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi Sertifikat Obligasi tidak dapat dilakukan. Pembelian Kembali : Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut : 1) pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar.000. Satuan Perdagangan Obligasi : Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. 4 . dan i) hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5. h) tata cara pembelian kembali Obligasi. 3) pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan. d) harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi. Wali Amanat dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berhubungan dengan Obligasi. kecuali telah memperoleh persetujuan RUPO. Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai. paling sedikit memuat informasi tentang : a) periode penawaran pembelian kembali. 8) pembelian kembali Obligasi. f) persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual. kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan keputusan RUPO..Pendaftaran Obligasi di KSEI : 1) Obligasi telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang dibuat di bawah tangan bermeterai cukup.

Pokok Obligasi dan Denda (jika ada) merupakan hak dari para Pemegang Obligasi. hak suara. baik yang telah ada maupun yang akan ada di masa datang. Sanksi : Apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban dalam Perjanjian Perwaliamanatan khususnya Pasal 6. 14) Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali Obligasi tersebut. Lain-lain : 1) Kewajiban Perseroan berdasarkan Obligasi pada setiap waktu merupakan kewajiban Perseroan yang sah dan yang tidak bersyarat serta bersifat mutlak. b) rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali. antara lain apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali. maka Perseroan wajib membayar Denda. jika dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali. b) Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan. Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi. 12) Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 9) dengan ketentuan : a) jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masingmasing jenis Obligasi yang beredar dalam periode satu tahun setelah Tanggal Penjatahan. Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi.10) Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi. yang akan diberikan Perseroan melalui Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya. Hak Senioritas Atas Utang : Berdasarkan perjanjian-perjanjian yang ditandatangani oleh Perseroan sehubungan dengan Dokumen Emisi. 5 . hak suara. dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke2 (kedua) setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi.(i) Perjanjian Perwaliamanatan maka Perseroan dapat dikenakan sanksi sesuai Perjanjian Perwaliamanatan. dan d) jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi. hak menghadiri RUPO. dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali. dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan. dan c) Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali. c) harga pembelian kembali yang telah terjadi. 2) Pembayaran Bunga Obligasi. 13) Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi. 11) Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh Pemegang Obligasi. informasi yang meliputi antara lain : a) jumlah Obligasi yang telah dibeli. atau b) pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali.3. hak menghadiri RUPO. kewajiban-kewajiban Perseroan mempunyai kedudukan sekurang-kurangnya pari passu dengan kewajiban Perseroan lainnya. dan 15) Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan : a) hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali.

kecuali dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari Perseroan dan/atau Entitas Anak (jika ada). dan jika dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan. 8. 4. pinjaman kepada pegawai. 3. 7.3) Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang merupakan Pemegang Rekening dapat bertindak untuk dirinya sendiri atau berdasarkan surat kuasa bertindak untuk dan atas nama nasabahnya sebagai Pemegang Obligasi. 2. melakukan penggabungan.1. Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa : 1. Adapun yang dimaksud dengan sebagian besar Aset Tetap sebagaimana dimaksud dalam angka 1. 6 . 8.1 di atas akan diberikan oleh Wali Amanat dengan ketentuan sebagai berikut : a. memberikan jaminan perusahaan (Corporate Guarantee) kepada pihak lain. modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan. dan/atau yayasan untuk program kesejahteraan pegawai Perseroan dan/atau Entitas Anak (jika ada) serta pembinaan usaha kecil. Memberikan pinjaman kepada pihak manapun kecuali : 8. pinjaman yang terjadi dalam rangka kegiatan usaha sehari-hari Perseroan dan/atau Entitas Anak (jika ada). penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6. melakukan pengeluaran Obligasi atau instrumen hutang lain sejenis dan/atau hutang bank yang mempunyai kedudukan lebih tinggi dan pembayarannya didahulukan dari Obligasi. 8. Perseroan melalui Agen Pembayaran harus memotong pajak tersebut dan membayarkannya kepada instansi yang ditunjuk untuk menerima pembayaran pajak serta melalui Agen Pembayaran akan memberikan bukti pemotongan pajak kepada Pemegang Obligasi. koperasi pegawai.3.2. maka jaminan-jaminan yang sama juga wajib diberikan untuk Pemegang Obligasi. 2. pengalihan atau dengan cara apapun melepaskan dalam satu atau beberapa transaksi yang berhubungan. 5. melakukan dan/atau mengizinkan Entitas Anak (jika ada) melakukan penjualan. baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan. pinjaman yang telah ada sebelum ditandatanganinya Perjanjian Perwaliamanatan. 2.1. melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam Anggaran Dasar Perseroan. Perseroan berkewajiban menandatangani akta yang diperlukan untuk pengikatan sehubungan pemberian jaminan. Jasa Rumah Makan/Restoran. kecuali kepada Entitas Anak (jika ada) yang berkaitan dengan kegiatan usaha Entitas Anak (jika ada). PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terhutang. Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt covenants) sebagai berikut: Perseroan. ini adalah lebih dari 45% (empat puluh lima persen) dari total Aset Tetap per laporan keuangan konsolidasi tahunan (auditan) Perseroan yang terakhir. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar. seluruh atau sebagian besar Aset Tetap. dan b. tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut : 1. dan Usaha Jasa Makanan Dan Minuman. menjaminkan dan atau menggadaikan baik sebagian besar maupun seluruh Aset Tetap dan/ atau piutang Perseroan. Dalam hal Perseroan menjaminkan sebagian atau seluruh Aset Tetap terhadap hutang-hutang yang ditarik oleh Perseroan. penolakan atau meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan dokumen pendukungnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat. 6. antara lain yang bergerak di bidang usaha Jasaboga Makanan dan Minuman. dan peleburan dengan perusahaan lain kecuali sepanjang dilakukan pada bidang usaha yang sama dan atau kegiatan usaha lain terkait yaitu jasa makanan dan minuman. mengurangi modal dasar. 4) Bagi Pemegang Obligasi berlaku ketentuan perpajakan sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia dan apabila Perseroan diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia untuk memotong pajak atas setiap pembayaran yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi. yang tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan pembayaran Pokok dan/atau Bunga Obligasi.

laporan keuangan tahunan Perseroan disampaikan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan laporan keuangan kepada OJK yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang telah terdaftar di Bapepam atau Bapepam dan LK atau OJK. b. ijin. atau 60 (enam puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku jika disertai laporan Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK dalam rangka penelaahan terbatas. (iv) mempertahankan hasil pemeringkatan Obligasi tidak lebih rendah dari A (single A minus). atau pada saat penyerahan laporan keuangan Perseroan tersebut kepada OJK. (vi) mengijinkan Wali Amanat dan/atau orang yang diberikan kuasa oleh Wali Amanat (termasuk tetapi tidak terbatas.3. (ii) memperoleh. (v) memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta kekayaan Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) pada perusahaan asuransi yang mampu untuk menanggung segala risiko yang biasa dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan dan Entitas Anak (jika ada). Apabila sampai tanggal pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. (iii) memenuhi kewajiban-kewajiban keuangan berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan akhir tahun buku yang telah diaudit oleh auditor independen yang terdaftar di OJK dengan memelihara perbandingan rasio-rasio sebagai berikut : a. maka Perseroan harus membayar Denda yang dihitung satu Hari Bursa setelah Tanggal Pembayaran Bunga dan/atau Pokok Obligasi.5 : 1 (satu koma lima berbanding satu). c. (vii) menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat. Perseroan belum menyetorkan dana tersebut.5 : 1 (dua koma lima berbanding satu). b. laporan keuangan tengah tahunan Perseroan disampaikan selambat-lambatnya dalam waktu : 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku. Perseroan berkewajiban untuk : (i) menyetorkan dana (in good fund) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan menyerahkan kepada Wali Amanat fotokopi bukti penyetoran dana pada hari yang sama. utang berbunga berbanding EBITDA (laba usaha ditambah penyusutan dan amortisasi) tidak lebih dari 2. dan untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan hal tersebut. jika disertai laporan Akuntan Publik Perseroan yang telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi dan akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran. dan persetujuan-persetujuan sehubungan dengan Emisi. EBITDA berbanding beban bunga tidak kurang dari 4 : 1 (empat berbanding satu). mana yang lebih dahulu. dan persetujuan (baik dari pemerintah maupun lainnya) atau perubahan-perubahannya yang berlaku dari waktu ke waktu sehingga Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan. mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap berlakunya segala kuasa. jika tidak disertai laporan Akuntan Publik. c. atau 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku. laporan keuangan triwulan Perseroan (tidak diaudit) disampaikan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah akhir tanggal laporan keuangan triwulan atau secepatnya setelah penyerahan laporan keuangan Perseroan tersebut kepada OJK dan/atau Bursa Efek. memberikan tanggapan atas segala pertanyaan atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas segala aspek dari pembukuan dan operasi Perseroan dan Entitas Anak (jika ada). utang berbunga berbanding ekuitas tidak lebih dari 1. termasuk tetapi tidak terbatas penyerahan atas : a. 7 . auditor atau akuntan yang ditunjuk untuk maksud tersebut) dari waktu ke waktu memiliki akses dan memeriksa buku-buku.

laporan-laporan lain yang harus disampaikan kepada OJK dan/atau Bursa Efek dalam waktu yang bersamaan dengan disampaikannya laporan-laporan tersebut oleh Perseroan kepada OJK dan/atau Bursa Efek. (xiii) memberitahu secara tertulis kepada Wali Amanat atas : a. c.11 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan dan/atau Anak Perusahaan (jika ada) yang dapat mempunyai pengaruh penting atas jalannya usaha dan operasi atau keadaan keuangan Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) serta pemenuhan kewajiban Perseroan dalam rangka penerbitan dan pelunasan Obligasi. (viii) memelihara sistem akuntansi. segera memberikan pemberitahuan tertulis kepada Wali Amanat setelah menyadari terjadinya keadaan atau kejadian sebagaimana tersebut dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan yang dapat menimbulkan kelalaian atau adanya pemberitahuan mengenai kelalaian yang diberikan oleh kreditur Perseroan.Kep712/BL/2012 tanggal 26/12/2012 (dua puluh enam Desember dua ribu dua belas) tentang Pemeringkatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk. e. tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) yang secara material mempengaruhi kelangsungan usaha dan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) dalam menjalankan dan mematuhi segala kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan. d. setiap perubahan Anggaran Dasar. memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan dan Entitas Anak (jika ada). 8 . baik diminta ataupun tidak diminta oleh Wali Amanat. berikut pengubahannya dan atau pengaturan lainnya yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan dengan pemeringkatan : i. setiap kejadian lainnya yang menurut pendapat atau pertimbangan Perseroan dapat mempunyai pengaruh negatif yang material atas jalannya usaha atau operasi atau keadaan keuangan Perseroan dan Entitas Anak (jika ada). susunan Direksi dan Dewan Komisaris.C. b. (ix) mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada dalam keadaan baik. (x) menjalankan usaha dengan sebaik-baiknya dan secara efisien serta sesuai dengan praktek keuangan dan perdagangan sebagaimana mestinya dan peraturan yang berlaku. serta menyampaikan dokumen-dokumen sehubungan dengan hal tersebut. keadaan keuangan. dan f. Perseroan wajib menyampaikan Peringkat Tahunan atas setiap Klasifikasi Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk paling lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah masa berlakunya hasil pemeringkatan terakhir berakhir Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan tersebut kepada OJK. sesuai dengan ketentuan tentang keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya. salinan resmi akta Perjanjian Perwaliamanatan dan akta-akta lainnya yang dibuat sehubungan dengan Emisi Obligasi ini. perdata.d. dan diikuti dengan penyerahan akta-akta keputusan RUPS Perseroan. aktiva Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) dan data lain sepanjang hal tersebut berkaitan dengan pelaksanaan tugas Wali Amanat yang telah ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (xii) mentaati ketentuan-ketentuan yang berlaku berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan. (xiv) melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan Nomor: IX. data dan keterangan-keterangan lain yang sewaktu-waktu diminta secara tertulis oleh Wali Amanat mengenai jalannya usaha. e. dan dalam hal peringkat yang diperoleh berbeda dari peringkat sebelumnya Perseroan wajib mengumumkan hasil Pemeringkat dimaksud kepada masyarakat dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atau laman (website) Bursa Efek paling lama 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir. pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan Prinsip Akuntansi Indonesia yang berlaku dari waktu ke waktu. (xi) membayar kewajiban pajak Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) atau bea lainnya yang menjadi beban Perseroan dan Entitas Anak (jika ada) dalam menjalankan usahanya sebagaimana mestinya. Pemeringkatan atas Obligasi yang dilakukan setiap tahun sekali selama kewajiban Perseroan kepada Pemegang Obligasi belum dilunasi. perkara pidana.

kekuasaan dan perbaikan yang diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut di bawah ini : a.11. melaksanakan atau memelihara pelaksanaan kewajiban berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan. yaitu : Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam : a. baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari yang berakibat jumlah yang terhutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian hutang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh pihak yang mempunyai tagihan dan/atau kreditur yang bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali). Angka 1 huruf c dan d Pasal ini dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang ditentukan oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum. atau d. iii. atau c. pernyataan atau pendapat dimaksud dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. Wali Amanat dan Bursa Efek dan mengumumkan hasil pemeringkat dimaksud dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. Angka 1 huruf a dan b dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus paling lama 14 (empat belas) Hari Kerja. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. atau b. (xv) menerapkan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance) dan melakukan tindakan dari waktu ke waktu atas permintaan yang wajar dari Wali Amanat. dan selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sebelum Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan tersebut kepada Bepepam dan LK. yang berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan atau. paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa diperbaiki/ dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut. 3. 9 . pernyataan atau pendapat tersebut.ii. sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis Wali Amanat. KELALAIAN PERSEROAN 1. tanpa diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut. apabila ada perubahan terhadap Peraturan No. Wali Amanat dan Bursa Efek selambat-lambatnya akhir Hari Kerja ke2 (kedua) setelah diterimanya hasil pemeringkatan baru. Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian hutang oleh salah satu atau lebih krediturnya (cross default) dalam jumlah hutang keseluruhannya melebihi 20% (dua puluh persen) dari ekuitas Perseroan. setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan kondisi kelalaian yang dilakukan. atau b. selambat-lambatnya Hari Kerja ke2 (kedua) setelah diterimanya hasil pemeringkatan baru. 2. Pemeringkatan atas Obligasi wajib dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja sejak adanya fakta material atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban atas Obligasi dan mempengaruhi risiko yang dihadapi oleh Pemegang Obligasi dan Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan tersebut kepada OJK. untuk menjalankan Perjanjian Perwaliamanatan ini atau memberikan jaminan yang penuh atas hak. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan informasi dan keterangan yang diberikan oleh Perseroan. Perseroan wajib menyampaikan kepada Pemeringkat seluruh dokumen yang diperlukan untuk melakukan pemeringkatan selambat-lambatnya 120 (seratus dua puluh) hari sebelum Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Fakta mengenai keadaan. Atau melakukan pemeringkatan sesuai dengan peraturan Bapepam dan LK.C. yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat. pernyataan atau pendapat serta mengumumkan hasil pemeringkatan baru.IX. yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat. Ketentuan mengenai pernyataan kelalaian.

Perseroan membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham atau terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. atau c. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang Obligasi dengan cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. suku Bunga Obligasi. maka Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut pembayarannya dengan segera dan sekaligus. RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI Untuk penyelenggaraan RUPO. 10 . Apabila : a. atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian. maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. 1) RUPO diadakan untuk tujuan antara lain : a) mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai perubahan jangka waktu Obligasi. 3.4. perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi dan dengan memperhatikan Peraturan Nomor : VI.C. Pokok Obligasi. Pengadilan atau instansi Pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambil alih dengan cara apapun juga semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan yang menghalangi Perseroan untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibankewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan. b) menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat. tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundangundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek. Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri dan setelah diinformasikan kepada Perseroan berhak memanggil RUPO menurut tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. 4. Wali Amanat dalam waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan kepada Perseroan. atau b. kuorum yang disyaratkan. memberikan pengarahan kepada Wali Amanat. Perseroan berkewajiban melakukan pembayaran dalam Waktu yang ditentukan dalam tagihan yang bersangkutan. atau d. Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan maka akan dilaksanakan RUPO berikutnya untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan sehubungan dengan Obligasi. dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta akibat-akibatnya. Perseroan dicabut izin usahanya oleh pihak yang berwenang sesuai dengan perundangundangan yang berlaku di Republik Indonesia. e. c) memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan. Jika RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan. Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran hutang (moratorium) oleh badan peradilan yang berwenang. Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht) diharuskan membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajibankewajiban yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Dalam RUPO tersebut. Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut. atas biaya Perseroan. hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan-ketentuan di bawah ini.

melalui paling sedikit 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut. ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO. e) RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling cepat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lambat 21 (dua puluh satu) Hari Kalender dari RUPO sebelumnya. Pengumuman. (4) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO. Permintaan sebagaimana dimaksud dalam butir 2) poin a). mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan : a) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya. a) Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1(satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. c) Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat. tempat. dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum pemanggilan. dan e) Wali Amanat bermaksud mengambil tindakan lain yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Pencabutan pembekuan Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO. dan waktu penyelenggaraan RUPO. maka Wali Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusan kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan. dan poin d) wajib disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.C. d) Panggilan harus dengan tegas memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi antara lain : (1) tanggal. b) Pemanggilan RUPO dilakukan paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO. Tata cara RUPO: a) Pemegang Obligasi. atau d) OJK. dan waktu penyelenggaraan RUPO. (3) pihak yang mengajukan usulan RUPO.4. (2) agenda RUPO. baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan menggunakan hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya. poin b). transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut. b) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO yang diterbitkan oleh KSEI. d) Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3(tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat. 11 . Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta.2) 3) 4) 5) 6) d) mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam penentuan potensi kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan dalam Peraturan No. c) Wali Amanat. c) Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lambat 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO kedua atau ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum. b) Perseroan.VI. dan (5) kuorum yang diperlukan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO. pemanggilan.

maka wajib diadakan RUPO yang kedua. Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi dari Afiliasinya kepada Wali Amanat. (b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai.1) diatur sebagai berikut : (1) Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut: (a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. k) Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk membuat berita acara RUPO. 7) Dengan memperhatikan ketentuan dalam Pasal 10. h) Sebelum pelaksanaan RUPO : . g) Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam kuorum kehadiran. 12 . dengan demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya. Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara RUPO. f) Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR. Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan. (e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. maka wajib diadakan RUPO yang kedua. (2) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut : (a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. kuorum dan pengambilan keputusan : a) Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10. (b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai.6). i) RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan dan Wali Amanat. (d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai.e) Setiap Obligasi sebesar Rp1. . (c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. j) RUPO dipimpin oleh Wali Amanat..(satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO. maka RUPO dipimpin oleh Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut. . Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan Afiliasinya. maka wajib diadakan RUPO yang ketiga. kecuali Wali Amanat memutuskan lain. l) Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi.g) Perjanjian Perwaliamanatan.

Wali Amanat. dapat diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut : (1) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. (4) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka (3) tidak tercapai. (d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai. Perseroan dan Wali Amanat. (2) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1 tidak tercapai. b) RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan. (e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. 13 . (3) Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut : (a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. baru berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya sehubungan dengan Obligasi. maka wajib diadakan RUPO yang ketiga. (3) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. maka wajib diadakan RUPO yang ketiga. maka wajib diadakan RUPO yang kedua. (e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. 9) Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil. Keputusan RUPO mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/ atau perjanjian-perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi. (b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) tidak tercapai. 8) Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat paling lambat 7 (tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat. dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPO.(c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO. maka wajib diadakan RUPO kedua. (5) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak. 10) Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi. maka wajib diadakan RUPO yang ketiga. (d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf (c) tidak tercapai. karenanya Perseroan. (c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.

6. yang disebabkan secara langsung oleh kejadian-kejadian yang berkaitan dengan keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan para pihak (Force Majeure). Dalam hal terjadi Force Majeure.11) Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari. JAMINAN Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus. kerugian. perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi. kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. kecuali dengan persetujuan OJK dan para pihak dalam persetujuan ini dengan mengindahkan peraturan perundangundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Wali Amanat dan Perseroan akan menilai apakah kejadian tersebut benar Force Majeure sebagaimana ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. KETENTUAN-KETENTUAN LAIN Para pihak setuju bahwa masing-masing pihak tidak bertanggung jawab atas biaya. denda. perubahan tingkat Bunga Obligasi. 5. Pembayaran Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang bukan diakibatkan oleh Force Majeure (jika ada) kepada Pemegang Obligasi. baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak. biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan. maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku. maka dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terhutang kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO. dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut. 13) Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila perlu kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan Peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek. serta pembayaran imbalan jasa Wali Amanat dan Denda yang bukan diakibatkan oleh Force Majeure (jika ada). Hak-hak dan kewajiban-kewajiban dari masing-masing pihak dalam Perjanjian Perwaliamanatan tidak dapat dialihkan dan/atau dipindahkan dengan cara bagaimanapun juga kepada pihak lain. Kejadian Force Majeure tidak menghilangkan kewajiban Perseroan untuk tetap melakukan pelunasan Pokok Obligasi. disertai dengan bukti-bukti pendukungnya. namun apabila tidak tercapai kesepakatan mengenai kondisi apakah kejadian tersebut termasuk Force Majeure atau bukan. maka Wali Amanat dapat memanggil RUPO sebagaimana ditentukan dalam Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan. tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan. 14) Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. 14 . kegagalan atau keterlambatan dalam memenuhi kewajiban masing-masing berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan. maka pihak yang mengalaminya wajib untuk memberitahukan kepada pihak yang lainnya secara tertulis selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja setelah terjadinya Force Majeure tersebut. 12) Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi.

atau apabila dilakukan penyesuaian/perubahan terhadap Perjanjian Perwaliamanatan berdasarkan peraturan baru yang berkaitan dengan kontrak perwaliamanatan.IX. Wali Amanat dan Bursa Efek Indonesia serta mengumumkan hasil pemeringkatan baru. maka pembayaran dan/atau tindakan hukum itu harus dilakukan pada Hari Bursa berikutnya. 15 . sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan No.C. kecuali ditentukan lain dalam peraturan/ perundangan yang berlaku. 2) Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan/atau setelah Tanggal Emisi.IX. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan surat Pefindo No. Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.C. maka pembayaran dan/atau tindakan hukum itu harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya. memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. pernyataan. Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Pefindo. perjanjianperjanjian ataupun dokumen-dokumen lain yang dibuat atau yang diterbitkan dalam hubungan dengan Emisi Obligasi. Cara-cara serta persyaratan-persyaratan lain tentang Emisi Obligasi ditentukan bersama oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.11. Apabila salah satu pihak lalai memenuhi sebagaimana mestinya suatu kewajiban yang timbul karena Obligasi atau karena Emisi atau berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan. Hasil Pemeringkatan Untuk memenuhi ketentuan Peraturan No. Jika tanggal-tanggal yang ditetapkan untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau jumlah Pokok Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa.C. Pengakuan Hutang. atau pendapat tersebut dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari sebelum jatuh temponya efek tersebut. PEMERINGKATAN OBLIGASI 1. Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 telah mendapat peringkat: AAid (Double A minus) Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas dan menyampaikan hasil pemeringkatan baru.496/ PEF-Dir/III/2013 tanggal 13 Maret 2013.1 serta Peraturan No. pernyataan. dan jika tanggal-tanggal yang ditetapkan untuk melakukan pembayaran untuk salah satu pihak melakukan tindakan hukum tertentu jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa. maka pihak tersebut dianggap lalai melakukan kewajibannya itu dengan lewatnya waktu saja dan karenanya tidak diperlukan lagi bukti dan/atau keterangan lain dalam bentuk apapun. maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO dan perubahan dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan. atau pendapat atas efek tersebut yang diterbitkan oleh perusahaan Pemeringkat Efek kepada OJK.11.Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: 1) Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan sebelum Tanggal Emisi. maka perubahan dan/atau penambahan Perjanjian Perwaliamanatan tersebut harus dibuat dalam suatu Perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan tersebut dilakukan.IX.

16 . PERPAJAKAN Keterangan mengenai perpajakan diuraikan dalam Bab XI Prospektus ini mengenai Perpajakan. yang oleh Agen Pembayaran akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya. Ringkasan Pertimbangan (Rationale) Peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar Perseroan yang kuat sebagai produsen massal roti. c. Peringkat dibatasi oleh eksposur Perseroan terhadap fluktuasi biaya bahan baku dan kemasan serta kompetisi yang ketat di industri roti. b. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya. Bila terjadi kelalaian dalam pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi. Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Denda yang dibayarkan oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut. proteksi arus kas yang kuat dan dukungan operasional dari pemegang saham. kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah Denda tersebut dihitung harian dengan ketentuan bahwa 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender sampai dengan pelunasan efektif jumlah Denda tersebut di atas. HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI a. pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pemegang Obligasi berhak untuk menerima pembayaran Denda atas setiap kelalaian pembayaran pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi sebesar 1% (satu per seratus) di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar atas Jumlah Terutang. Untuk keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada Bab XVII Prospektus ini perihal Keterangan Mengenai Pemeringkatan Obligasi. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. d.2.

Perseroan sedang dalam proses mencari pemasok untuk pembelian aset-aset tersebut di atas.25% per tahun : 6 tahun sejak tanggal penarikan dana pertama kali : 2 November 2017 Berdasarkan perjanjian pinjaman antara Perseroan dengan BCA.IX. 2.000. Kep-412/BL/2009 tanggal 25 November 2009 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu (“Peraturan No. penambahan line mesin dan membangun pabrik-pabrik baru) dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas yang ada dan melakukan penetrasi ke daerah-daerah lain di Indonesia. packaging. make up. Sekitar 56% untuk melakukan pengembangan usaha/ekspansi perusahaan (termasuk pembelian tanah. oleh karenanya belum dapat memastikan apakah terdapat hubungan afiliasi atau tidak.II.IX. make up. serta mesin-mesin pendukung lainnya : Sekitar 50% : Cikande : Tanah dan mesin. Lokasi Aset yang akan dibeli Spesifikasi mesin Alokasi biaya : Purwakarta : Tanah dan mesin.IX. packaging.2 tersebut.E. . Sekitar 44% untuk membayar pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (tidak terafiliasi). Lokasi Aset yang akan dibeli Spesifikasi mesin Alokasi biaya b. Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013. Kep-614/ BL/2011 tanggal 28 November 2011 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama (“Peraturan No.: 8.E.1”).IX. berupa mixer.1. berupa mixer. setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Apabila penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini mengandung unsur transaksi Afiliasi dan/atau benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bapepam dan LK No.1 tersebut.000. setelah dikurangi biaya-biaya emisi. dengan rincian keterangan mengenai pinjaman tersebut adalah sebagai berikut: Jumlah pokok Tingkat bunga Jangka waktu Jatuh tempo : Rp280. IX.E.2. IX.E.2”).E. Lampiran Ketua Bapepam dan LK No. akan digunakan untuk ekspansi usaha dan/atau pembayaran utang dan/atau modal kerja Perseroan. serta mesin-mesin pendukung lainnya : Sekitar 50% Pada saat ini. Apabila penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bapepam dan LK No. serta pembangunan pabrik baru : Mesin-mesin untuk pembuatan roti. Pelaksanaan transaksi sehubungan dengan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini akan mengikuti ketentuan yang berlaku di Pasar Modal. oven. Lampiran Ketua Bapepam dan LK No. tidak ada denda yang wajib dibayarkan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran pokok. serta pembangunan pabrik baru : Mesin-mesin untuk pembuatan roti. maka Perseroan akan memperhatikan dan mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan No. Ketentuan pembayaran yang wajib dilakukan adalah penyampaian pemberitahuan kepada pihak BCA secara tertulis paling lambat 2 hari sebelum tanggal pelunasan. oven. akan dipergunakan untuk: 1. 17 . maka Perseroan akan memperhatikan dan mematuhi ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Peraturan No.E.000. dengan keterangan sebagai berikut: a. PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan.

yang terdiri dari : - Biaya jasa penyelenggaraan (management fee ) sebesar ●% - Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sebesar ●% - Biaya jasa penjualan (selling fee) sebesar ●% Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal ●%.4. September.X.Kep-27/PM/2003 tanggal 17 Juli 2003. total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah setara dengan ●% dari nilai emisi Obligasi yang meliputi: • • • • Biaya jasa untuk penjamin emisi efek ●%.SE-05/BL/2006 tanggal 29 September 2006 tentang Keterbukaan Informasi Mengenai Biaya yang Dikeluarkan Dalam Rangka Penawaran Umum. Sesuai dengan surat edaran yang diterbitkan oleh Bapepam dan LK No. Apabila Perseroan bermaksud mengubah penggunaan dana dari rencana semula seperti yang tercantum dalam Prospektus ini. tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. yang terdiri dari : - Biaya jasa Akuntan Publik sebesar ●% - Biaya jasa Konsultan Hukum sebesar ●% - Biaya jasa Notaris sebesar ●% Biaya jasa untuk Lembaga Penunjang Pasar Modal ●% dari total biaya. maka rencana penggunaan dana tersebut harus dilaporkan terlebih dahulu kepada OJK dengan mengemukakan alasan beserta pertimbangannya serta harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Wali Amanat setelah terlebih dahulu disetujui oleh RUPO. yang merupakan lampiran Surat Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. dan Desember) sampai seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi habis digunakan. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini juga akan dipertanggungjawabkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan atau disampaikan kepada Wali Amanat sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No. yang terdiri dari : - Biaya jasa Wali Amanat sebesar ●% - Biaya jasa Badan Pemeringkat Efek sebesar ●% - Biaya jasa KSEI sebesar ●% - Biaya jasa BEI sebesar ●% Biaya Lain-lain (percetakan. 18 .K. iklan. Juni. dan public expose) ●%.Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini kepada OJK dan Wali Amanat yang dibuat secara berkala setiap 3 (tiga) bulan (Maret.

025 juta yang timbul sehubungan dengan utang kepada pemasok/kontraktor yang semuanya merupakan pihak ketiga yang terutama timbul sehubungan dengan jasa transportasi.054 342. Utang Usaha – Pihak Ketiga Utang usaha kepada pihak ketiga terdiri dari utang kepada pemasok yang terutama timbul sehubungan dengan pembelian bahan baku dan kemasan sebesar Rp59.342 17.073 407 195.641 296.III.583 86.965 618 19.456 LIABILITAS JANGKA PANJANG Jaminan Pelanggan Utang Bank Jangka Panjang .337 1. Tidak terdapat jaminan yang diberikan atau diterima untuk setiap utang dari pihak-pihak berelasi.776 17. Utang Lain-Lain Utang Lain-lain pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp86. serta pembelian mesin dan peralatan.881 538. 3.142 6. dengan perincian sebagai berikut: (dalam jutaan Rupiah) Keterangan 31 Desember 2012 LIABILITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK Utang Usaha: Pihak Ketiga Pihak Berelasi Utang Lain-lain Utang Pajak Beban Akrual Utang Bank Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 59.583 Saldo pada 31 Desember 2012 adalah tanpa jaminan. Suherman & Surja dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.025 6. Utang Usaha – Pihak Berelasi Utang usaha kepada pihak berelasi terdiri dari utang kepada pemasok yang terutama timbul sehubungan dengan pembelian bahan baku dan kemasan sebesar Rp19.Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Liabilitas Pajak Tangguhan – neto Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG TOTAL LIABILITAS 12. PT Indomarco Adi Prima Total 31 Desember 2012 18. 2.844 16. tanpa bunga dan akan diselesaikan dalam bentuk tunai. dengan rincian sebagai berikut : Keterangan Utang Usaha – Pihak Berelasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk.450 juta. 19 . Perseroan mempunyai liabilitas seluruhnya berjumlah Rp538. pembangunan pabrik baru.450 19.337 juta. PERNYATAAN LIABILITAS Berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.583 juta.

142 juta dengan rincian sebagai berikut : Keterangan Beban Promosi Transportasi dan Distribusi Listrik. 7. dimana Perseroan setuju untuk membeli beberapa unit mesin dari Oshikiri dengan total nilai pembelian JPY542.000.729 2.776 juta dengan rincian sebagai berikut : Keterangan Pajak Penghasilan : Pasal 21 Pasal 23 Pasal 25 Pasal 26 Pasal 29 Total 31 Desember 2012 695 235 3. (Oshikiri) (tidak terafiliasi). Beban Akrual Beban Akrual Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp17.711 1. dengan rincian sebagai berikut : Keterangan Biaya Makan Biaya Medis Lain-lain Total 31 Desember 2012 363 3 41 407 20 .196.986 2. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Liabilitas imbalan kerja jangka pendek Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp407 juta.817 98 1.414.854 752 17. 4.000.110 3. Ltd.931 6. Pada tanggal 27 Agustus 2012. Utang Pajak Utang Pajak Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp6..073 juta.776 5.000 juta dimana Perseroan menunjuk PT Wijaya Kusuma Contractors untuk melakukan pekerjaan pembangunan pabrik di Makassar.Pada tahun 2011.142 6. Perseroan menandatangani perjanjian dengan PT Wijaya Kusuma Contractors dengan total nilai kontrak sebesar Rp17. gas dan air Royalti Bunga Lain-Lain Total 31 Desember 2012 5. Perseroan menandatangani tiga perjanjian pembelian dengan Oshikiri Machinery Co. Utang Bank Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Utang Bank Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp6. Pada tanggal 16 Juli 2012. Perseroan kembali menandatangani perjanjian dengan Oshikiri untuk membeli beberapa unit mesin dengan total nilai pembelian sebesar JPY50.

Notaris di Jakarta. Perseroan telah memenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman Perseroan dan tidak terdapat pelanggaran atas persyaratan dalam perjanjian pinjaman yang dilakukan oleh Perseroan yang dapat berdampak material terhadap kelangsungan usaha Perseroan. Sehubungan dengan fasilitas di atas.10069/DIR/NIC/III/2013 tanggal 4 Maret 2013 perihal Pemberitahuan Untuk Penerbitan Obligasi. yang akan dikembalikan pada akhir perjanjian antara Perseroan dengan masingmasing distributor/agen tersebut. Tidak terdapat pembatasan (negative covenants) yang merugikan hak-hak pemegang saham publik atau hak pemegang Obligasi.25%. dinyatakan bahwa “Kecuali bilamana BCA secara tertulis menetapkan lain. Perseroan memperoleh tambahan fasilitas kredit investasi dari BCA dengan pagu pinjaman sebesar Rp220.Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Pada tanggal 31 Desember 2012.083) 302. utang bank jangka panjang terdiri dari saldo terhutang dari fasilitas pinjaman yang diberikan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan rincian sebagai berikut: Keterangan Pokok Pinjaman Dikurangi Biaya Pinjaman yang Belum Diamortisasi Neto Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Bagian Jangka Panjang 31 Desember 2012 304.000 (1. DEBITOR wajib untuk menawarkan kepada BCA terlebih dahulu. Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan atas penerbitan Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 kepada BCA.641 juta.844 Pada tanggal 14 Desember 2012.10121/GBK/2013 tanggal 19 Maret 2013. 21 . SH.917 6.000 juta untuk membiayai pembangunan pabrik baru. Tidak ada aset Perseroan yang digunakan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas di atas. Sehubungan dengan hal itu. Jaminan pelanggan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sebesar Rp12. Jaminan Pelanggan Jaminan pelanggan merupakan uang jaminan yang diberikan oleh para distributor dan agen produkproduk Perseroan. penyusutan dan amortisasi terhadap beban bunga. tidak ada denda yang wajib dibayarkan oleh Perseroan untuk melakukan pelunasan dini 10. Pembayaran dari pinjaman ini akan dilakukan dalam 48 kali pembayaran cicilan bulanan yang dimulai pada tanggal 14 Desember 2014. berdasarkan perjanjian pinjaman antara Perseroan dengan BCA. Utang Bank Jangka Panjang . dalam hal DEBITOR bermaksud akan memperoleh pinjaman uang atau kredit baru (First Right of Refusal)”. dan jumlah utang yang memiliki kewajiban untuk membayar bunga terhadap jumlah ekuitas). Perseroan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan tertentu seperti menjaga rasio keuangan tertentu (rasio aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek.8. Ikatan Lain Pada tanggal 26 Maret 2012.000 juta. pihak BCA menyetujui permohonan Perseroan untuk melakukan penerbitan Obligasi. 9. Dana yang diterima oleh Perseroan dari penerbitan Obligasi akan digunakan untuk melakukan pembayaran atas utang kepada BCA. Berdasarkan surat No. dimana Perseroan menunjuk PT Lite Constructions Indonesia untuk melakukan pekerjaan pembangunan pabrik di Palembang. laba sebelum pajak.18 tanggal 19 Juli 2011 yang dibuat di hadapan Veronica Sandra Irawaty Purnadi. Berdasarkan surat No. Perseroan menandatangani perjanjian dengan PT Lite Constructions Indonesia (tidak terafiliasi) dengan total nilai kontrak sebesar Rp21. Hingga Prospektus ini diterbitkan. bunga. dimana sesuai dengan pasal 10 Huruf (j) Perjanjian Kredit No.073 296. Pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 8.

Perseroan tidak memiliki kewajiban baru yang jumlahnya material. Perseroan tidak memiliki komitmen.Manajemen Perseroan menyatakan bahwa per tanggal 31 Desember 2012. 22 . Setelah tanggal 31 Desember 2012 hingga tanggal laporan auditor independen serta dari tanggal laporan auditor independen hingga tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran. kewajiban dan ikatan lain kecuali yang telah dinyatakan di atas dan yang telah diungkapkan dalam Laporan Keuangan Perseroan serta disajikan dalam Prospektus ini. Manajemen dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perseroan serta sehubungan dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam Perseroan dengan ini menyatakan kesanggupannya untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya yang telah diungkapkan dalam Laporan Keuangan serta disajikan dalam Prospektus ini. selain kewajiban yang timbul dari kegiatan operasional dan pendanaan Perseroan. kontinjensi.

IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Pembahasan dan analisa atas kondisi keuangan dan kinerja operasional Perseroan harus dibaca bersama
dengan laporan keuangan Perseroan dan catatan-catatan di dalamnya. Pembahasan berikut ini dibuat
berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2012, 2011, dan 2010, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Suherman & Surja
seperti yang tercantum dalam laporannya yang disertakan dalam Prospektus ini.
1. Umum
Perseroan didirikan secara resmi berdasarkan Akta No.11 tanggal 8 Maret 1995, dan Surat Pemberitahuan
Persetujuan Presiden No.126/I/PMA/1995 tanggal 27 Februari 1995 dan saat ini berkedudukan di Jalan
Selayar Blok A9, Kawasan Industri MM2100, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Bekasi.
Perseroan merupakan sebuah perusahaan penanaman modal asing yang memproduksi beragam jenis
makanan roti dan saat ini telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan di industri roti yang memiliki skala
produksi besar dan menggunakan teknologi modern dalam proses pembuatan roti.
Pada awal berdirinya, Perseroan mempunyai 2 (dua) line mesin dimana 1 (satu) line mesin digunakan
untuk pembuatan jenis roti tawar dan 1 (satu) line mesin digunakan untuk pembuatan jenis roti manis.
Pada tahun 2001, seiring dengan perkembangan penjualan produknya, Perseroan meningkatkan 100%
kapasitas produksi, dengan menambah 2 (dua) line mesin yaitu untuk jenis roti tawar dan jenis roti manis.
Pada bulan November 2005, Perseroan membuka pabrik kedua di Pasuruan, Jawa Timur dengan
memasang 2 (dua) line mesin. Hasil produksi dari pabrik ini digunakan untuk memasarkan produk
Perseroan ke seluruh daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali. Pada tahun 2009, Perseroan menambah
1 (satu) line mesin jenis roti manis di Pasuruan.
Pada bulan Desember 2008, Perseroan membuka pabrik ketiga dengan 2 (dua) line mesin di Jababeka
Blok U, Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Satu line digunakan untuk jenis roti
tawar dan 1 (satu) line untuk jenis roti manis. Di samping itu, Perseroan membangun Auditorium di Blok
U untuk menerima kunjungan konsumen agar konsumen dapat melihat dari dekat proses produksi yang
dilakukan oleh Perseroaan secara higienis dan halal.
Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana pada tanggal 28 Juni 2010 di Bursa Efek
Indonesia dengan kode emiten ROTI.
Pada tahun 2011, Perseroan membuka tiga pabrik baru di Semarang – Jawa tengah, Medan – Sumatera
Utara dan Cibitung – Jawa Barat. Pada tahun 2012, Perseroan membangun dua pabrik baru di Palembang
dan Makassar dan menambah lini produksi di Pasuruan, Semarang dan Medan, sehingga total menjadi
24 lini produksi di delapan pabrik pada akhir 2012.
Pada tanggal 8 Februari 2013, Perseroan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atas
pembelian tanah di Purwakarta. Serah terima aset tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada 25
Maret 2013.
Pada tanggal 18 Februari 2013, Perseroan telah membeli sebidang tanah seluas 24.000 m2 yang terletak
di Kawasan Industri Modern Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Jawa Barat,
sebagaimana dinyatakan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.320/Nambo Ilir, Sertifikat Hak Guna
Bangunan No.208/Barengkok, Sertifikat Hak Guna Bangunan No.307/Nambo Ilir.
Merek utama Perseroan adalah Sari Roti yang diluncurkan sejak awal Perseroan beroperasi secara
komersial. Segmen pasar Sari Roti ditujukan kepada kelas menengah atas.

23

Masing-masing merek mempunyai beberapa jenis produk yang dibagi dalam dua kategori utama yaitu
roti tawar dan roti manis atau roti isi. Jenis roti tawar Sari Roti memiliki 11 ragam (variance) dengan
penjualan tertinggi adalah Roti Tawar Special, sementara untuk jenis roti manis memiliki 26 ragam
dengan penjualan tertinggi adalah Roti Isi Coklat. Perseroan juga merambah ke variance cake dengan
mengeluarkan merek Sari Cake. Saat ini merek Sari Cake telah memiliki tiga variance.
Brand Sari Roti dengan tagline iklan “Makanan Sehat Praktis” mengusung motto 3 H yaitu Hygiene,
Healthy, dan Halal serta aman dikonsumsi. Oleh karenanya Perseroan sangat peduli dengan aktivitasaktivitasnya untuk mempertahankan motto tersebut.
Semua produk Perseroan memiliki sertifikat halal yang secara berkala diperbaharui. Hal ini penting
karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah umat Islam.
Perseroan ini juga menerapkan GMP (Good Manufacturing Practice) yang mulai diterapkan sejak tahun
1996, Perseroan memperoleh sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point/Sistem Analisa
Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis) sebagai standar jaminan keamanan pangan.
2. Keuangan
Tabel berikut menyajikan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif Perseroan untuk
tahun/periode berikut:
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember
2012
2011
2010

Keterangan
Aset
Aset Lancar
Aset Tidak Lancar
Total Aset
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Panjang
Total Liabilitas
Total Ekuitas
Total Liabilitas dan Ekuitas

219.818
985.127
1.204.945

190.274
568.863
759.137

213.030
355.235
568.265

195.456
342.881
538.337
666.608
1.204.945

148.209
64.487
212.696
546.441
759.137

92.639
20.174
112.813
455.452
568.265

Laporan Laba Rugi Komprehensif
(dalam jutaan Rupiah)
Tahun yang Berakhir pada Tanggaltanggal 31 Desember
2012
2011
2010
1.190.826
813.342
612.192
634.413
433.938
323.167
556.413
379.404
289.025
(370.258)
(232.918)
(163.333)
13.526
10.143
10.276
(278)
(3.402)
(310)
199.403
153.227
135.658
390
1.721
4.080
(5.072)
199.793
154.948
134.666
50.643
39.015
34.891
149.150
115.933
99.775
149.150
115.933
99.775
147,33
114,52
106,36

Keterangan
Penjualan Neto
Beban Pokok Penjualan
Laba Bruto
Beban Usaha
Pendapatan Operasi Lainnya
Beban Operasi Lainnya
Laba Usaha
Pendapatan keuangan
Beban Keuangan
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Beban Pajak Penghasilan
Laba Tahun Berjalan
Pendapatan Komprehensif Lain
Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Laba per Saham

24

2.1. Perkembangan Pendapatan, Beban Langsung, dan Laba Perseroan
Berikut ini adalah perkembangan pendapatan,beban langsung dan laba Perseroan :
Grafik Perkembangan Pendapatan, Beban Langsung, dan Laba Usaha
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012, 2011, dan 2010
(dalam jutaan Rupiah)

Secara umum, peningkatan pendapatan dan beban Perseroan terkait dengan meningkatnya permintaan
atas produk-produk Perseroan yang diiringi dengan peningkatan kapasitas Perseroan.
Berikut ini pertumbuhan volume penjualan Perseroan selama tiga tahun terakhir:
(dalam pak)
Keterangan
Roti Manis Sari Roti
Roti Tawar Sari Roti
Kue Sari
Roti Manis Boti
Roti Tawar Boti
Lain-lain
Jumlah

2012
146.413.132
157.809.453
2.113.208
1.328.957
307.664.749

25

2011
116.783.776
76.053.264
3.076.375
1.506.641
197.420.056

2010
92.681.415
49.473.179
2.449.879
3.901.522
1.059.946
655.173
150.221.113

Guna memenuhi permintaan produk yang besar, Perseroan melakukan peningkatan kapasitas sebagai
berikut:
Keterangan
Roti Tawar:
Kapasitas Terpasang
Kapasitas Terpakai
Kapasitas Produksi
Roti Manis:
Kapasitas Terpasang
Kapasitas Terpakai
Kapasitas Produksi

2012

2011

2010

713.200
286.642
613.393

497.200
198.668
413.450

346.000
152.556
282.619

3.083.040
1.178.572
2.801.975

1.533.600
955.606
1.352.017

1.188.000
706.450
1.052.747

Keterangan:
1 pak = 10 slices, 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek
Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti
Kapasitas terpakai
: jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan
Kapasitas produksi
: kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi, yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan
jumlah jenis roti yang diproduksi

Roti Tawar dan Roti Manis memberikan kontribusi penjualan yang besar bagi pendapatan Perseroan
dan menjadi produk-produk utama yang dijual oleh Perseroan pada saat awal pendirian pabrik di daerah
yang baru.
Pada tahun 2011, Perseroan meningkatkan kapasitas terpasang, terpakai dan produksi untuk Roti
Tawar secara berturut-turut sebesar 44%, 30% dan 46% dari tahun 2010. Volume penjualan Roti Tawar
pada tahun 2011 meningkat 54% dibandingkan dengan tahun 2010. Pada tahun yang sama, Perseroan
meningkatkan kapasitas terpasang, terpakai dan produksi untuk Roti Manis secara berturut-turut sebesar
29%, 35% dan 28% dari tahun 2010. Volume penjualan Roti Manis pada tahun 2011 meningkat 26%
dibandingkan dengan tahun 2010.
Pada tahun 2012, Perseroan meningkatkan kapasitas terpasang, terpakai dan produksi untuk Roti Tawar
secara berturut-turut sebesar 43%, 44% dan 48% dari tahun 2011. Volume penjualan Roti Tawar pada
tahun 2012 meningkat 108% dibandingkan dengan tahun 2011. Pada tahun yang sama, Perseroan
meningkatkan kapasitas terpasang, terpakai dan produksi untuk Roti Manis secara berturut-turut sebesar
101%, 23% dan 107% dari tahun 2011. Volume penjualan Roti Manis pada tahun 2012 meningkat 26%
dibandingkan dengan tahun 2011.
2.1.1. Pendapatan
Berikut ini adalah perkembangan pendapatan Perseroan berdasarkan segmen produk :
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan

2012
862.223
471.367
4.217
5.040
1.342.847
(152.021)
1.190.826

Roti Manis Sari Roti
Roti Tawar Sari Roti
Kue Sari
Roti Manis Boti
Roti Tawar Boti
Lain-lain
Sub Total
Pengembalian Penjualan
Penjualan Neto

26

12 bulan
2011
573.705
357.592
7.439
3.692
942.428
(129.086)
813.342

2010
394.231
271.389
6.812
6.962
3.955
3.040
686.389
(74.197)
612.192

004 12 bulan 2011 333.342 juta pada tahun 2011.1. Peningkatan Beban Pokok Penjualan terutama disebabkan oleh volume produksi yang semakin meningkat.512 10.457 19.7%.4% dan 40. Total kontribusi roti manis dan roti tawar terhadap total penjualan pada tahun 2011 adalah 58. kontribusi terbesar adalah beban bahan baku dan kemasan yang digunakan sebesar Rp473. dibandingkan tahun 2010 adalah 57. Berdasarkan kategori produk.167 juta pada tahun 2010. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh besarnya permintaan pasar terhadap produk Perseroan dan diiringi dengan ekspansi peningkatan kapasitas produksi Perseroan.9%.323 120. kontribusi terbesar adalah beban bahan baku dan kemasan yang digunakan sebesar Rp333.728 7.033 15.2.044 19.190.515 60. Peningkatan Beban Pokok Penjualan terutama disebabkan oleh volume produksi yang semakin meningkat.518 31.280 42. Total kontribusi roti manis dan roti tawar terhadap total penjualan pada tahun 2012 adalah 53. Dari jumlah beban pokok penjualan tersebut. Dari jumlah pokok penjualan tersebut. Perbandingan Penjualan Neto pada tahun 2011 dan tahun 2010 Penjualan Neto Perseroan selama tahun 2011 sebesar Rp813.4% dan 40.5% dan 45. Berdasarkan kategori produk. meningkat 32.938 juta pada tahun 2011.6%.2% dari sebelumnya Rp433.667 17. dibandingkan tahun 2011 adalah 58. karena besarnya permintaan pasar terhadap produk Perseroan.095 6.621 434. meningkat 46.090 323.088 8.391 13. karena besarnya permintaan pasar terhadap produk Perseroan. 2. meningkat 46.133 4.964 2010 248.806 23.5%.8%.938 juta.173 635.280 juta atau 74.806 juta atau 76.046 15. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh besarnya permintaan pasar terhadap produk Perseroan dan diringi dengan ekspansi perluasan wilayah operasi di Semarang dan Medan. meningkat 34.5%.167 Perbandingan beban pokok penjualan pada tahun 2012 dan tahun 2011 Beban Pokok Penjualan Perseroan selama tahun 2012 adalah sebesar Rp634.413 457 (910) 433.4% dari sebelumnya Rp813.702 8. Beban Pokok Penjualan (dalam jutaan Rupiah) Keterangan Bahan baku dan kemasan yang digunakan Upah Langsung Beban Pabrikasi Utilitas Penyusutan Jasa Profesional Perbaikan dan Pemeliharaan Royalti Lain-lain (masing-masing di bawah Rp1 miliar) Total Beban Pabrikasi Total Beban Produksi Persediaan Barang Jadi Saldo Awal Tahun Saldo Akhir Tahun Beban Pokok Penjualan 2012 473. Perbandingan beban pokok penjualan pada tahun 2011 dan tahun 2010 Beban Pokok Penjualan Perseroan selama tahun 2011 adalah sebesar Rp433.150 4.425 20.Perbandingan Penjualan Neto pada tahun 2012 dan tahun 2011 Penjualan Neto Perseroan selama tahun 2012 sebesar Rp1.2% dan 39.130 910 (1.9% dari sebelumnya Rp612. 27 . roti manis memberikan kontribusi terbesar atas penjualan Perseroan.971 76.938 494 (457) 323.951 11.007 32.826 juta.342 juta.291 16. roti manis memberikan kontribusi terbesar atas penjualan Perseroan.413 juta.725 9.192 juta pada tahun 2010.3% dari sebelumnya Rp323.954) 634.

195 2.801 3.299 507 624 4.055 32.782 370.6% dan 26.201 64.077 907 3.187 1.769 17.1% dan 28. Total Laba Komprehensif Perbandingan total laba komprehensif pada tahun 2012 dan tahun 2011 Total laba komprehensif pada tahun 2012 dan 2011 masing-masing sebesar Rp149.333 juta atau 28.946 2. Beban Usaha Berikut ini adalah rincian mengenai beban penjualan dan beban umum dan administrasi Perseroan. 28 .716 1.3.156 juta dan peningkatan biaya variabel atas peningkatan volume penjualan.961 4.702 14.316 6.918 juta atau 31.449 2.968 2.258 12 bulan 2011   50.538 1.933 juta atau meningkat 28.6% terhadap Penjualan Neto. Pada tahun 2011.995 juta.009 4.060 2.258 juta dan Rp232.045 5.662 616 636 3.384 621 737 569 576 29.059 133.269 13.566 1.746 24.818 4.337 juta.414 3.196 2.2. sedangkan pada tahun 2010 Perseroan mengalami laba selisih kurs sebesar Rp3.417 2.840 14.333 Perbandingan beban usaha pada tahun 2012 dan tahun 2011 Beban Usaha pada periode 2012 dan 2011 masing-masing sebesar Rp370.210 2.370 7.918 2010   42.1.150 juta dan Rp115.293 303.954 2. 2.835 2.1.476 36. Perbandingan beban usaha pada tahun 2011 dan tahun 2010 Beban Usaha pada periode 2011 dan 2010 masing-masing sebesar Rp 232.7%.197 359 1.438 8.7% terhadap Penjualan Neto. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kontibusi peningkatan penjualan bersih Perseroan.496 1.598 1.834 61.678 1. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kenaikan beban iklan dan promosi Rp 43.4.661 805 861 851 1.990 70.918 juta dan Rp163.903 298 1.564 163.750 232.690 49.074 6.224 2. Perseroan mengalami peningkatan beban operasional lainnya sebesar 997% disebabkan karena adanya rugi selisih kurs di tahun 2011 sebesar Rp2.558 183.595 4.173 36.309 35.633 1.067 1.453 66.293 7. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan biaya variabel atas peningkatan volume penjualan. yang merupakan komponen dari beban usaha: (dalam jutaan Rupiah) Keterangan 2012 Beban Penjualan Iklan dan Promosi Persediaan Kadaluarsa/Cacat Perjalanan Dinas dan Transportasi Jasa Distribusi Gaji dan Kesejahteraan Karyawan Jasa Profesional Penyusutan Utilitas Sewa Pencetakan dan fotokopi Bahan Bakar Lain-lain (masing-masing di bawah Rp300 juta) Total Beban Penjualan Beban Umum dan Administrasi Gaji dan Kesejahteraan Karyawan Sewa Perbaikan dan Pemeliharaan Jasa Profesional Perjalanan Dinas dan Transportasi Utilitas Penyusutan Perijinan Komunikasi Alat Tulis Kantor Lain-lain (masing-masing di bawah Rp500 juta) Total Beban Umum dan Administrasi Total Beban Usaha   93.168 25.120 1.

110 4.887 263 16.455 213.030 .775 juta atau meningkat 16. Aset Berikut ini perincian mengenai akun-akun dalam aset Perseroan: Keterangan 2012 Aset Lancar Kas dan Setara Kas Piutang Usaha Pihak Ketiga Pihak Berelasi Piutang Lain-lain pihak ketiga Persediaan Biaya Dibayar Dimuka Pajak Dibayar Dimuka Uang Muka Total Aset Lancar 29 (dalam jutaan Rupiah) 31 Desember 2011 2010 37.306 2.274 4.2%.480 2.2.933 juta dan Rp99.2.274 73. Liabilitas dan Ekuitas Pada Tanggal 31 Desember 2012.313 14. Liabilitas dan Ekuitas Berikut ini adalah perkembangan aset.602 335 2. 2. Peningkatan tersebut disebabkan oleh kontribusi peningkatan penjualan bersih Perseroan.818 101.501 1.722 133. Perkembangan Aset.793 1.872 48.723 422 22.849 9. dan ekuitas Perseroan : Grafik Perkembangan Aset.397 120.891 12. liabilitas.599 4. dan 2010 (dalam jutaan Rupiah) 2.Perbandingan total laba komprehensif pada tahun 2011 dan tahun 2010 Total laba komprehensif pada tahun 2011 dan 2010 masing-masing sebesar Rp115. 2011.1.645 6.299 219.384 190.

174 112.737 65. 2.1% dan 74.108 296.426 1.881 538.265 Perbandingan total aset pada tanggal 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 Total aset pada tahun 2012 tercatat sebesar Rp1.5% dan 62.142 47.2. Liabilitas Berikut ini perincian mengenai akun-akun kewajiban Perseroan: (dalam jutaan Rupiah) Keterangan Liabilitas Jangka Pendek Utang Usaha Pihak Ketiga Pihak Berelasi Utang Lain-lain Utang Pajak Beban Akrual Utang Bank Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Total Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang Jaminan Pelanggan Utang Bank Jangka Panjang – Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Liabilitas Pajak Tangguhan – neto Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Total Liabilitas Jangka Panjang Total Liabilitas 30 2012 31 Desember 2011 2010 59. terutama disebabkan oleh peningkatan Aset tetap.235 568.204. Aset Lancar dan Tidak Lancar pada tahun 2011 masing-masing sebesar 25.813 .817 17. Kenaikan Aset Tidak Lancar pada tahun 2011 disebabkan terutama oleh adanya pembangunan pabrik baru di Semarang.819 6.127 1.696 7. meningkat sebesar 33.214 1. Kenaikan Aset Tidak Lancar pada tahun 2012 disebabkan terutama oleh adanya pembangunan pabrik baru di Palembang dan Makassar serta peningkatan kapasitas produksi di Semarang.182 36.454 10.2.162 355.639 12.204. Pasuruan dan Medan.008 568.164 8.9% dibandingkan dengan 37.7% dari Rp759. Medan dan Cibitung.949 6.8% dibandingkan dengan 25.054 342.844 16.863 759.487 212.2% dan 81.795 15.265 juta di tahun 2010.337 33.954 76.9% pada tahun 2011.Keterangan 2012 Aset Tidak Lancar Aset Tetap Deposito Jaminan Aset Tak Berwujud Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya Aset Non-Keuangan Tidak Lancar Lainnya Total Aset Tidak Lancar Total Aset 893. terutama disebabkan oleh peningkatan Aset tetap.117 20.898 11.641 8.137 juta.450 19.945 (dalam jutaan Rupiah) 31 Desember 2011 2010 546. meningkat sebesar 58.342 17.607 64.137 345.5% pada tahun 2010.877 6.072 10.410 797 2.137 juta di tahun 2011.104 11.025 6.456 21 148.878 1.635 985.774 1.209 32 92.6% dari Rp568.989 11.605 12.073 407 195.861 6.776 17.945 juta.1% dan 74. Aset Lancar dan Tidak Lancar pada tahun 2012 masing-masing sebesar 18.866 6.303 19.583 86.099 8. Perbandingan total aset pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 Total aset pada tahun 2011 tercatat sebesar Rp759.

Solvabilitas aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012.337 juta.215 Total Ekuitas 666. 0.845 juta.452 Keterangan 2010 Perbandingan total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 Total Ekuitas pada tahun 2012 meningkat 22.20 kali. Perbandingan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 Total Liabilitas tahun 2011 berjumlah Rp212.45 kali.204 181. Peningkatan tersebut disebabkan oleh saldo laba yang meningkat sejumlah Rp120.0% menjadi Rp666. dan 2010 masing-masing adalah 0. Perbandingan total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2011 dan 31 Desember 2010 Total ekuitas pada tahun 2011 meningkat 20. Peningkatan total liabilitas tahun 2011 disebabkan oleh pendanaan ekspansi Perseroan dengan menggunakan pinjaman bank dan peningkatan utang lain-lain. 2011. 31 .Perbandingan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 Total Liabilitas pada tahun 2012 berjumlah Rp538.3.81 kali. Total penambahan utang bank pada tahun 2012 adalah Rp269. dan 0.608 juta dari Rp546. Peningkatan total liabilitas tahun 2012 disebabkan oleh pendanaan ekspansi Perseroan dengan menggunakan pinjaman bank. meningkat sebesar 153.0% menjadi Rp546.813 juta di tahun 2010. Untuk memenuhi liabilitas jangka pendeknya. Ekuitas Berikut ini perincian mengenai akun-akun ekuitas Perseroan: (dalam jutaan Rupiah) 2012 31 Desember 2011 Ekuitas Modal Saham 101. Perseroan secara reguler menjaga kecukupan kas dan mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual. 2. dan 2010 masing-masing adalah 0. Solvabilitas diukur dengan membandingkan jumlah liabilitas dengan jumlah ekuitas (solvabilitas ekuitas) dan dengan membandingkan jumlah liabilitas dengan jumlah aset (solvabilitas aset).5% dari Rp112.696 juta di tahun 2011.072 juta dan Rp29.166 juta. Total penambahan utang bank dan peningkatan utang lain-lain pada tahun 2011 adalah masing-masing sebesar Rp33.1% dari Rp212.371 272. Peningkatan tersebut disebabkan oleh saldo laba Perseroan yang meningkat sejumlah Rp90. meningkat sebesar 88. Solvabilitas Solvabilitas adalah kemampuan untuk memenuhi seluruh liabilitas dengan menggunakan seluruh aset atau ekuitas.441 juta di tahun 2011.608 546.082 juta.001 Saldo Laba – Belum Ditentukan Penggunaannya 392.696 juta. 2.2.989 juta. 0.441 455.3.39 kali.236 101.452 juta di tahun 2010. 2011. dan 0.441 juta dari Rp455. Perseroan akan menggunakan dana yang diperoleh dari aktivitas operasi.236 101.236 Tambahan Modal Disetor – neto 173.001 173. Solvabilitas ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2012.25 kali.001 173.28 kali.

577 Total 388.428 75.025) 229. 3.397 120.579 Keterangan Tanah Alat Pengangkutan Perabot dan Peralatan Kantor Sumber dana untuk belanja modal berasal dari arus kas bersih dari aktivitas operasi Perseroan dan pendanaan dari pinjaman bank.658 Bangunan dan Pengembangan 60. (Oshikiri) (tidak terafiliasi).000 juta.. 2. dimana Perseroan setuju untuk membeli beberapa unit mesin dari Oshikiri dengan total nilai pembelian JPY542.000.525) (72. Perseroan menandatangani perjanjian dengan PT Wijaya Kusuma Contractors dengan total nilai kontrak sebesar Rp17.240 Aset Tetap Dalam Pembangunan 213.855 88. 2.919) (121.198 3. Perseroan menandatangani tiga perjanjian pembelian dengan Oshikiri Machinery Co. Kondisi Likuiditas Perseroan Kondisi likuiditas Perseroan yang tercermin dalam pernyataan arus kas Perseroan dapat dilihat pada tabel di bawah ini: (dalam jutaan Rupiah) 2012 12 bulan 2011 2010 189.2. Seluruh ikatan/perjanjian di atas dilaksanakan oleh Perseroan untuk tujuan ekspansi usaha. 2011. Pada tanggal 27 Agustus 2012. Perseroan kembali menandatangani perjanjian dengan Oshikiri untuk membeli beberapa unit mesin dengan total nilai pembelian sebesar JPY50.177 1.914 Mesin dan Peralatan 87. Perseroan juga menjaga transaksi dan saldo dalam mata uang asing untuk membatasi risiko mata uang asing. dan 2010 sebagai berikut: (dalam jutaan Rupiah) 2012 12 bulan 2011 2010 1.000. Belanja Modal Tabel berikut menyajikan informasi mengenai belanja modal untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Desember 2012.431 95.872 48.618 7.397 120. dimana Perseroan menunjuk PT Lite Constructions Indonesia untuk melakukan pekerjaan pembangunan pabrik di Palembang.943 224.945 Kas dan Bank Pada Akhir Tahun/Periode 37.325) 62. Pada tahun 2011. Ltd.865 41. Pada tanggal 26 Maret 2012.414.722 57. Berikut ini perjanjian/ikatan yang dilakukan oleh Perseroan dalam hal investasi barang modal: 1.265 14.940 3.5.549 148. Perseroan menandatangani perjanjian dengan PT Lite Constructions Indonesia (tidak terafiliasi) dengan total nilai kontrak sebesar Rp21.914 72.332 206 15.606 21.722 Keterangan Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas yang digunakan untuk Aktivitas Investasi Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Pengaruh Neto Perubahan Kurs pada Kas dan Setara Kas Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Bank Sumber dana untuk belanja modal berasal dari arus kas bersih dari aktivitas operasi perusahaan dan pendanaan dari pinjaman bank.000 juta dimana Perseroan menunjuk PT Wijaya Kusuma Contractors untuk melakukan pekerjaan pembangunan pabrik di Makassar. Perseroan akan menggunakan hasil dana dari aktivitas operasi dan pinjaman BCA yang telah ada untuk memenuhi ikatan-ikatan tersebut.584 4.298 14. Pada tanggal 16 Juli 2012.378 (430.063) (227.016 371 (63) (592) (10.226 89.689 54.4.777 Kas dan Bank Pada Awal Tahun/Periode 48.224 162.196. 32 .

Perseroan menerapkan manajemen risiko berupa: 1. Seperti halnya bidang usaha lainnya.584 JPY EUR USD SGD 266. 33 .272 264.325) Sub Total Liabilitas Neto Perseroan tidak mempunyai kebijakan lindung nilai yang formal untuk mengatasi risiko pertukaran mata uang asing.148 117. Kajian risiko dilakukan oleh Dewan Direksi untuk menetapkan kebijakan yang tepat dalam proses pengambilan keputusan.853 3.510 74.383 2. 4.500 29. 2. 5. Perseroan menjaga transaksi dan saldo dalam mata uang asing pada tingkat yang minimum untuk membatasi risiko mata uang asing.909 (30. bidang usaha Perseroan juga tidak lepas dari tantangan dan risiko secara makro maupun mikro.119 3. Ketersediaan bahan baku Untuk mengantisipasi ketersediaan bahan baku. Perseroan menerapkan prosedur GMP (Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure).070 215. Akun Dalam Mata Uang Asing Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2012 berdasarkan jenis mata uang asing: Nilai Setara Rupiah (dalam jutaan) Mata Uang Asing Aset Moneter Kas dan Setara Kas Deposito Jaminan Sub Total Liabilitas Moneter Utang Lain-lain EUR AUD USD 304. Umur Produk yang relatif singkat Untuk mengantisipasi risiko umur produk yang relatif singkat maka supply chain management terus menerus ditingkatkan. Pemogokan tenaga kerja Untuk mengatasi mogok kerja.293 55.3. Manajemen Risiko Kegiatan bisnis Perseroan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang memiliki risiko-risiko. Dalam menghadapi risiko-risiko. Risiko yang diperkirakan dapat mempengaruhi usaha Perseroan dibahas lebih lanjut pada Bab V Risiko Usaha. CNG dan genset. Perseroan menggunakan energi alternatif jika terdapat gangguan antara lain dengan menggunakan LPG. Perseroan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan pihak keamanan serta mengusahakan pasokan produk dari pabrik Perseroan yang lain. Perseroan melakukan perencanaan produksi dan pengendalian persediaan yang baik disamping tetap mengusahakan bahan baku substitusi dan pengidentifikasian pemasok alternatif. Kontaminasi terhadap produk yang dihasilkan Perseroan Untuk mencegah kontaminasi terhadap produk yang dihasilkan Perseroan. Akan tetapi.545.133 5. 4.084 589 35.898 553 1. 3. seperti yang telah dijelaskan pada Bab V mengenai Risiko Usaha. Ketersediaan pasokan energi Untuk mengantisipasi risiko ketersediaan pasokan energi.

34 . Perseroan terus melakukan inovasi produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan cara memberikan produk roti berkualitas dengan harga yang terjangkau. Persaingan Usaha Untuk mengantisipasi risiko persaingan usaha. Perseroan menerapkan perencanaan pembelian dan pengendalian persediaan. Bencana alam Untuk mengantisipasi kerugian akibat bencana alam. Perseroan juga melakukan edukasi proses produksi Sari Roti melalui program “Factory Visit”. 9. 7. Isu bahan pengawet dan kehalalan Untuk mengantisipasi risiko ini.6. Perseroan memenuhi regulasi yang ditetapkan oleh BPOM dan persyaratan halal yang ditetapkan oleh MUI. 8. Perseroan mengasuransikan aset dan kelangsungan operasi Perseroan. Fluktuasi mata uang asing Atas beberapa aset yang harus dibeli dengan mata uang asing.

Sebagai produk pertanian. Apabila produk Perseroan tercemar akan berdampak pada berkurangnya kepercayaan pelanggan Perseroan dan mengakibatkan turunnya pendapatan Perseroan. dimulai dari risiko utama Perseroan. Selain itu. Perseroan menghadapi risiko yang mempengaruhi hasil usaha Perseroan apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya dengan baik. RISIKO USAHA Dalam menjalankan usahanya. apabila terjadi gejolak dalam permintaan dunia maka gandum sebagai sumber bahan baku akan menjadi langka. risiko-risiko di bawah ini telah disusun berdasarkan bobot risiko terhadap usaha Perseroan. maupun pada saat didistribusikan Perseroan menghadapi resiko tercemarnya produk baik pada saat masih berbentuk bahan baku. harga gandum yang meningkat secara signifikan akan berdampak pada meningkatnya biaya pembelian bahan baku Perseroan dan selanjutnya berdampak pada menurunnya tingkat profitabilitas Perseroan. (iii) Ketersediaan gandum sebagai bahan baku tepung terigu Perseroan menggunakan bahan baku tepung terigu yang diolah dari gandum yang diimpor dan dibeli berdasarkan harga pasar internasional. Risiko-risiko yang akan diungkapkan dalam uraian berikut merupakan risiko-risiko yang material bagi Perseroan. (iv) Ketersediaan pasokan energi Energi yang dibutuhkan oleh Perseroan untuk menjalankan pabrik dan fasilitas produksi lainnya merupakan salah satu bahan baku yang esensial. Perseroan menggunakan pasokan gas dan listrik dari kawasan industri tempat pabrik-pabrik Perseroan berdiri. Apabila terjadi keterlambatan penarikan produk kadaluarsa. maka kepercayaan pelanggan Perseroan dapat menjadi berkurang dan mengakibatkan turunnya pendapatan Perseroan. Risiko yang berhubungan dengan kegiatan operasional (i) Kontaminasi atas produk yang dihasilkan Perseroan baik pada saat sebelum diolah (bahan baku). gandum dihasilkan secara musiman dan tidak selalu tersedia pada saat dibutuhkan. Peningkatan harga bahan baku ini tidak serta merta langsung dibebankan ke harga jual produk Perseroan. Berdasarkan pertimbangan Perseroan. Saat ini. Hal tersebut akan berdampak pada tingkat penjualan Perseroan. Ketersediaan pasokan energi yang terhambat akan menyebabkan pabrik dan fasilitas produksi Perseroan tidak dapat berjalan dan menghasilkan volume produksi yang sesuai untuk memenuhi permintaan para pelanggan. maka Perseroan tidak dapat melakukan kegiatan operasionalnya. dalam proses produksinya ataupun selanjutnya pada saat didistribusikan ke outlet-outlet dan konsumen akhir. (ii) Umur produk yang relatif singkat Keterlambatan penarikan produk-produk yang kadaluarsa dapat mengakibatkan masih beredarnya produk-produk yang telah rusak dan tidak layak dikonsumsi. Ketersediaan gandum yang berkurang di pasar internasional juga berdampak pada meningkatnya harga bahan baku tepung terigu yang digunakan oleh Perseroan. karena para pembeli produk Perseroan memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi atas harga produk Perseroan. Oleh karena itu. dua energi utama yang digunakan oleh Perseroan adalah gas (LNG – Liquified Natural Gas) dan listrik. Secara rata-rata produk yang harus ditarik dari pasar karena sudah lewat masa waktunya (kadaluarsa) sekitar 10%. mengingat produk yang dihasilkan Perseroan merupakan produk yang tidak tahan lama. dalam proses produksi. 35 . Apabila terjadi kelangkaan dan para pemasok Perseroan tidak dapat memproduksi tepung terigu karena kelangkaan tersebut.V.

suku cadang (spare part) mesin-mesin dan bahan kemasan juga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap valuta asing. kinerja keuangan. Apabila terjadi kerusuhan ataupun huru hara yang disebabkan oleh ketidakstabilan kondisi ekonomi. gula. apabila upah minimum regional meningkat dengan tajam dan tidak terkendali dengan baik maka biaya produksi akan meningkat cukup signifikan. Dengan semakin banyaknya peritel yang memproduksi roti sendiri untuk dijual (private label). Hal ini disebabkan karena Perseroan masih mengandalkan tenaga kerja dalam proses produksi. 36 . hal tersebut dapat berdampak pula pada daya beli konsumen Perseroan yang selanjutnya dapat menyebabkan penjualan Perseroan menurun. antara lain tepung terigu. maka Perseroan dapat mengalami dampak negatif terhadap kegiatan usaha. (ii) Kestabilan kondisi ekonomi. (ii) Persaingan usaha Perseroan melakukan penjualan produk-produknya melalui peritel. Selain itu. Ketidakstabilan kondisi ekonomi. ada hambatan dalam menjual produk Perseroan di toko-toko peritel karena peritel memaksimumkan penjualan rotinya sendiri. politik dan sosial Indonesia.6%. Di lain pihak. Hal tersebut tidak selalu dapat disertai dengan peningkatan harga jual produk Perseroan dan karenanya akan berdampak negatif terhadap nilai penjualan dan tingkat profitabilitas Perseroan. Risiko yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah dan lingkungan sosial (i) Kenaikan upah minimum regional/propinsi Kenaikan upah minimum regional/propinsi yang melebihi tingkat inflasi akan mempengaruhi biaya produksi Perseroan. hasil operasi dan prospek usahanya. Meskipun manajemen Perseroan memiliki hubungan yang baik dengan tenaga kerjanya. maka Perseroan menghadapi risiko persaingan usaha dari para peritel tersebut. Kontribusi biaya karyawan produksi terhadap biaya produksi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 adalah sekitar 6. Akibatnya. Apabila terjadi pemogokan tenaga kerja. namun tidak ada kepastian bahwa tidak akan terjadi pemogokan tenaga kerja di kemudian hari. Selain itu. Risiko yang berhubungan dengan kondisi pasar dan penjualan (i) Fluktuasi mata uang asing Perseroan membeli beberapa bahan baku utama yang dipengaruhi oleh fluktuasi mata uang asing baik langsung maupun tidak langsung. Penjualan Perseroan melalui para peritel ini memiliki porsi lebih dari 50% dari total penjualan Perseroan selama tahun 2012. politik dan sosial Indonesia dapat menyebabkan kerusuhan oleh buruh ataupun massa yang berada di luar kendali Perseroan. Perseroan melakukan penjualan atas produk-produk yang dihasilkannya dalam mata uang Rupiah. berbagai bahan kemasan atau beberapa jenis suku cadang (spare part) mesin-mesin produksi.(v) Risiko pemogokan tenaga kerja Tenaga kerja merupakan aset yang berharga bagi Perseroan mengingat aktivitas operasional Perseroan bergantung pada produktivitas para karyawan. Selain persaingan usaha dari para peritel. Perseroan juga menghadapi persaingan dari industri toko roti (boutique bakery) dan industri rumah tangga (usaha kecil) yang meskipun memiliki skala usaha lebih kecil dari Perseroan tetapi berjumlah banyak dan memiliki pelanggan tersendiri. Selama ini. dan ragi. politik dan sosial Indonesia turut mempengaruhi jalannya kegiatan usaha Perseroan. Perubahan kurs Rupiah terhadap mata uang asing yang terjadi secara signifikan dapat memberikan dampak kenaikan harga beberapa jenis bahan baku. Perseroan berusaha untuk mengatasi kenaikan upah minimum regional/propinsi dengan meningkatkan harga jual produk Perseroan. politik dan sosial Kondisi ekonomi. Namun. kegiatan operasional Perseroan dapat terganggu dan selanjutnya berakibat pada profitabilitas Perseroan.

banjir dan lain-lain. dapat berkembang pula isu mengenai halal atau tidaknya produk yang dihasilkan Perseroan. Hambatan dalam pendistribusian produk akan mengakibatkan umur produk menjadi semakin pendek dan harus segera dapat terjual dan dikonsumsi. 37 . Selain itu. Perseroan menghadapi risiko adanya isu yang berkembang di tengah masyarakat sehubungan dengan bahan pengawet yang digunakan. Perseroan menghadapi risiko lamanya proses transportasi tersebut apabila terjadi bencana alam. Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap terjadinya bencana alam seperti gempa bumi. gunung berapi. maka proses produksi Perseroan dapat terganggu. Apabila isu-isu tersebut berkembang di tengah masyarakat maka terdapat kemungkinan permintaan pasar atas produk-produk Perseroan menjadi berkurang dan mengakibatkan turunnya penjualan Perseroan. dapat mengganggu pengiriman bahan baku oleh pemasok dan pendistribusian produk-produk yang dihasilkan Perseroan ke tempat peritel ataupun ke stock point. Isu tersebut dapat memberikan gambaran yang tidak baik atas bahan baku yang digunakan serta proses produksi dan pengolahan yang dilakukan oleh Perseroan. Selain itu. (iv) Bencana alam Pabrik-pabrik Perseroan berada di wilayah Indonesia dan pendistribusian produk-produk Perseroan juga ditujukan ke pasar Indonesia. yang dapat membuat produk Perseroan bertahan untuk beberapa hari.(iii) Isu bahan pengawet dan kehalalan Mengingat produk Perseroan adalah makanan yang memiliki umur lebih dari satu hari. MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA RISIKO YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DAN DISUSUN BERDASARKAN BOBOT DARI DAMPAK MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN DIMULAI DARI RISIKO UTAMA. Apabila terjadi bencana alam di Indonesia.

yang perlu diungkapkan dalam Prospektus ini. Suherman & Surja dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. 38 .VI. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tertanggal 24 April 2013 atas Laporan Keuangan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.

000 saham biasa atas nama atau 15% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum saham perdana. Pada tanggal 18 Juni 2010. Perseroan berkantor di Jalan Selayar Blok A9. maksud dan tujuan Perseroan adalah sebagai berikut Maksud dan tujuan dari Perseroan ialah berusaha dalam bidang industri roti. SH. SH. b. 2.01. yaitu : Mendirikan pabrik dan memproduksi segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macammacam roti.275. 1 2 3 4 Dokumen Nomor Surat Izin Tanggal 2485/KM. Pada tanggal 28 Juni 2010. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN 1.854. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi.setiap saham. roti tawar. kue dan makanan lainnya. dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi. Kegiatan usaha penunjang.9729/1995.11 tanggal 8 Maret 1995 yang diperbaiki dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. akta-akta mana telah mendapat pengesahan dari MenKumHam sesuai Surat Keputusan No.01.4/2008 27 Oktober 2008 126/I/PMA/1995 27 Febrruari 1995 BKPM 687/III/PMA/1997 30 Mei 1997 BKPM 284/P-APIT/2009/PMA 29 April 2009 BKPM Surat Keringanan Bea Masuk Atas Mesin Surat Pemberitahuan Persetujuan Presiden Atas Pemberian Fasilitas Penambahan Modal Asing Perubahan Pemilikan Saham (Model III. Notaris di Jakarta. Notaris di Jakarta. 2. dengan harga penawaran Rp1. Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tersebut dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.09. Kecamatan Cikarang Barat. atas 151. yang terakhir berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No.95 tanggal 18 Mei 1995 dan telah didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri Bekasi No. Kabupaten Bekasi.Tahun 2012 tanggal 6 Juni 2012 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. Desa Mekarwangi.02. Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut : a.C2-6209 HT.274 tanggal 29 April 1995. roti tawar. AHU-0050446. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas. 229/P-APIT/PMA/2005 tanggal 13 April 2005 39 Instansi Departemen Keuangan . serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. Kawasan Industri MM2100. Riwayat Singkat Perseroan Perseroan didirikan dengan nama PT Nippon Indosari Corporation sesuai dengan Akta Pendirian No. yaitu : Memasarkan dan menjual segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macam-macam roti.264 dan 265 tanggal 14 September 1995. Ijin-ijin Usaha Perseroan Berikut ini adalah ijin-ijin usaha yang dimiliki Perseroan dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya : No.01. Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 48 tanggal 19 April 2012. seluruh saham Perseroan untuk pertama kalinya dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. 1. Notaris di Jakarta. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. 410/APIT/PMA/1995 tanggal 6 September 1995 juncto perubahan terakhir No.01. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya. yang keduanya dibuat di hadapan Benny Kristianto.VII.AH. Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari MenKumHam melalui surat keputusan No.Th. AHU-30282. Perseroan memperoleh surat efektif dari Bapepam dan LK atas pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum saham perdana kepada masyarakat.94 tanggal 24 November 1995.AH.Tahun 2012 tanggal 6 Juni 2012. SH. Kegiatan usaha utama.86 tanggal 24 Februari 2010.. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya.A) Perubahan Angka Pengenal Importir Terbatas (APIT) No.

01.000 34. AHU0054000.400 34. 367/T/INDUSTRI/2005 tanggal 11 Mei 2005. akta mana telah diberitahukan kepada MenKumHam berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.185.202.000 344. Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan Sejak Penawaran Umum Saham Perdana Tahun 2010 Tahun 2010 Struktur permodalan saham Perseroan yang terakhir adalah berdasarkan Akta No.000 100. No.10-18117 tanggal 19 Juli 2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. S.Tahun 2010 tanggal 19 Juli 2010.000.854. dinyatakan bahwa struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut: 40 .420. 74/T/INDUSTRI/1999 tanggal 22 Februari 1999 dan Ijin Perluasan No. 962/T/INDUSTRI/2006 tanggal 7 Desember 2006.000 15.000 34.050.400 34.640.01.060. 344.09.600 8..605.000. Suherman & Surja tanggal 6 Februari 2013.AH.000 15. Perseroan telah meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetornya.360.600 8.240. Ltd.000 % Modal ditempatkan dan disetor penuh: - Bonlight Invesments Ltd.per saham Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) 3.000 101. 962/T/INDUSTRI/2006 tanggal 7 Desember 2006 dan Izin Usaha Perluasan Kantor Cabang Pasuruan tanggal 19 Februari 2010 Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Kantor Cabang Semarang Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Kantor Cabang Medan Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Kantor Cabang Palembang Izin Prinsip Perluasan Penanaman Modal Kantor Cabang Makassar Nomor Surat Izin Tanggal Instansi 05/P-IUT/2009 30 Januari 2009 BKPM 367/T/INDUSTRI/2005 877/T/INDUSTRI/2008 8/1/II/PMA/2010 11 Mei 2005 27 Agustus 2008 2 Februari 2010 BKPM BKPM BKPM 16/1/IU/II/PMA/ INDUSTRI/2010 19 Februari 2010 BKPM 133/1/IP/II/PMA/2010 30 Juni 2010 BKPM 133/1/IP/II/PMA/2010 30 Juni 2010 BKPM 29B/1/IP/II/PMA/2011 14 September 2011 BKPM 179/1/IP/II/PMA/2012 7 Juni 2012 BKPM 3. 2011 dan 2010 oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono..00 - Treasure East Invesments Ltd.50 151.236.764. 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Dokumen Perubahan tentang Ijin Usaha Industri (IUT) No.440. 115 tanggal 30 Juni 2010.H.No.202.000 - Masyarakat Tahun 2011 Berdasarkan catatan atas Laporan Keuangan Perseroan Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2012. dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi.060.000 8. Dengan telah dilaksanakannya Penawaran Umum Perdana Saham pada tanggal 22 Juni 2010 hingga 23 Juni 2010.000.00 Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh 1.00 Saham dalam Portepel 2.240.427.000.000.050.400. 877/T/ INDUSTRI/2008 tanggal 27 Agustus 2008 Ijin Perluasan Kantor Blok W Ijin Perluasan Kantor Blok C Ijin Perluasan Kantor Blok U Ijin Perluasan Kantor Cabang Pasuruan No. 86.00 86. No. sehingga struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan menjadi sebagai berikut: Pemegang Saham Modal dasar Nilai Nominal Rp100. 344.000 8.012. AHU-AH.000 242. Notaris di Jakarta.50 - Sojitz Corporation - Shikishima Baking Co.605.420.

605.25 Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh - Masyarakat 1.000.000 4.000.420.000 - Shikishima Baking Co.640.360.000 4. Ltd.879.487. Pengurusan dan Pengawasan Susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan saat ini.000 100.25 Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh 1.012.400 31.000 344.530.012.50 194.300 24. S. RPC-3205/PSS2013 dalam Laporan Keuangan Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2012. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi.420.764.764. 86.000 34. 31.640.000 24.000 8. Suherman & Surja tanggal 6 Februari 2013 disebutkan bahwa struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal dasar Nilai Nominal Rp100. 2011 dan 2010 oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.00 Saham dalam Portepel 2.50 245.600 8.427. 86.00 Saham dalam Portepel 2.Pemegang Saham Modal dasar Nilai Nominal Rp100.202.730.000 19.530.340.000.36 tanggal 14 April 2010. sebagaimana yang tercantum dalam Akta No.893.000.25 - Shikishima Baking Co.000 % Modal ditempatkan dan disetor penuh: - Bonlight Invesments Ltd. 318.400 34.00 - Treasure East Invesments Ltd.000..605. Ltd.893. adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Komisaris Independen : Benny Setiawan Santoso : Tan Hang Huat : Seah Kheng Hong Conrad Direksi Presiden Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Tidak Terafiliasi : : : : : : Wendy Sui Cheng Yap Indrayana Kaneyoshi Morita Takao Okabe Yenni Husodo Chin Yuen Loke 41 .889.300 4..000 8.per saham Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) 3.00 4.400 31.440. Notaris di Jakarta.050.000.497.930.302.000.000. 344.000 - Masyarakat Tahun 2012 Berdasarkan Laporan Kepemilikan Efek Yang Mencapai 5% atau Lebih Dari Saham Yang Ditempatkan Dan Disetor Penuh Perseroan Periode 31 Desember 2012.340.000 101.000 - Sojitz Corporation 43.50 318.302.440.50 - Treasure East Invesments Ltd. 344.600 8.427.per saham Jumlah Saham Nilai Nominal (Rupiah) 3.060.060.000 34.889.025.240.H.25 - Sojitz Corporation 43.000 344.000 101.240.202.400 34.000.236.000 100.000 31.300 19.050. Surat Bonlight Investment Limited dan Treasure East Investment Limited yang keduanya tertanggal 9 Mei 2012 yang ditujukan kepada Bapepam dan LK perihal Shareholdings in PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (“Company”) dan Laporan Auditor Independen No..000 242.000 242.549.360.300 4.000 % Modal ditempatkan dan disetor penuh: - Bonlight Invesments Ltd.000.025.236.

menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (sejak 2010). menjabat sebagai Direktur Treasure East Investment Limited. dan Executive Director PT Salim Group (sejak 1994). (sejak 2003). Singapura (1987 – 1988). (2002 – 2008). Ltd. 42 . 57 tahun. Meraih gelar Bachelor dalam bidang Business Studies dari Ngee Ann College. Ltd. Singapura pada tahun 1981.Komisaris Warga Negara Singapura. Singapura (1988 – 2002). 51 tahun. dan Merchant Cargill Commodity Trading. Tan Huang Huat . untuk masa jabatan selama 5 tahun. menjabat sebagai Managing Director Ennea Resources Pte. Non Executive Director First Pasific Co. Direktur/Advisory Board PT Philipines Long Distances Telephone Company (sejak 2003). untuk masa jabatan selama 5 tahun. untuk masa jabatan selama 5 tahun. Seah Kheng Hong Conrad – Komisaris Independen Warga Negara Singapura. Selain itu. Selain itu. Ltd. Selain itu. Meraih gelar Bachelor dalam bidang Science dari University of Singapore. Menjabat sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak tahun 2010. Menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2010. Singapura (1999 – 2002). Meraih gelar Master dalam bidang Business Administration (MBA) dari University of Newcastle. Vice President Prudential Basche Securities Ltd. Komisaris PT Fast Food Indonesia Tbk (sejak 2010). Sebelumnya. Komisaris PT Agro Green Asia (sejak 2006). Direktur PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (sejak 1994). menjabat sebagai General Manager Pynacle Pte. Australia pada tahun 1990.. Vice President Banker Trust Company. Menjabat sebagai Komisaris Perseroan sejak tahun 2010. Presiden Komisaris PT Panduharapan Nusa (sejak 2003). dan Komisaris PT Ria Bintan (sejak 1997). 55 tahun. Komisaris PT Indofood Sukses Makmur Tbk (sejak 2004).Berikut adalah riwayat singkat mengenai masing-masing anggota Komisaris dan Direksi Perseroan: Dewan Komisaris Benny Setiawan Santoso – Presiden Komisaris Warga negara Indonesia.

(1990 – 1991). untuk masa jabatan selama 5 tahun. Direktur PT Nusaplaza Indah (sejak 2005). Menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Perseroan sejak 2010. Australia pada tahun 1977. Alternate Director Kerry Trading. Direktur Eksekutif PT Topjaya Sarana Utama Indonesia (1994 – 2001). masa jabatan Direksi akan berlangsung selama 5 tahun. Aoyama Gakuin University. menjabat sebagai Direktur PT Saripuri Permai Hotel (sejak 2009). menjabat sebagai Managing Director Shikishima Baking Co.Direksi Wendy Sui Cheng Yap – Presiden Direktur Warga Negara Indonesia. Ltd. Meraih gelar Bachelor di bidang Commerce dari University of Melbourne. Regional Director Electrolux East Asia (2004 – 2006). Amerika Serikat (1977 – 1991). Amerika Serikat (1977 – 1993). Ltd. Ltd. dan Staff The Fuji Bank. 50 tahun. dan Produksi PT Makindo Perdana di Verkade Biskuit (1986 – 1987). (1994 – 2001). Jakarta pada tahun 1989. California. Hongkong (1988 – 1998).Direktur Warga Negara Indonesia. Direktur PT Suryamas Dutamakmur (sejak 1994). (sejak 2009). Sebelumnya. Director Shikishima Baking Co. Meraih gelar Sarjana dalam Bidang Teknologi Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1985 dan Master di bidang Business Administration dari Central Institute of Management. 43 . Kaneyoshi Morita . Marketing Manager PT Tempo Scan Pacific (1987 – 1992). General Manager Shikishima Baking Co. Sebelumnya. (1982 – 1989). Selain itu menjabat sebagai Business Development Salim Group (sejak 2008). Indrayana . Sebelumnya.Direktur Warga Negara Jepang. Selain itu. Manager Shikishima Baking Co. Menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan sejak 1998. Selain itu. menjabat sebagai Presiden Direktur PT Wendy Citrarasa (1990 – 1995). dimana untuk periode sejak tahun 2010. menjabat sebagai Senior Managing Director Shikishima Baking Co. pada tahun 1982. Sales Marketing Manager PT Total Thread Indonesia (1992 – 1994). dan President Prima Development Company. menjabat sebagai Marketing Director PT Samsung Electronic Indonesia (2006 – 2008). President Wemith Corporation. Menjabat sebagai Direktur Pengembangan Produk dan Teknologi Perseroan sejak tahun 2010. General Manager PT Philips Electronic Indonesia (2001 – 2004). untuk masa jabatan selama 5 tahun. Ltd. Direktur PT Sentragraha Sentoso (sejak 2000). (2001 – 2009). Meraih gelar Bachelor di bidang Economics dari College of Economics. 54 tahun. Ltd. 57 tahun. California. Ltd. (1991 – 1994).

Finance & Accounting Manager PT Wendy Citrarasa (1991 – 1994). 2011 dan 2010 masing-masing adalah Rp11. Desa Mekarwangi. Sebelumnya. untuk masa jabatan selama 5 tahun. dan Finance & Accounting Staff PT Atithya Loka (1981 – 1984).com 44 . Meraih gelar Sarjana di bidang Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1988. Menjabat sebagai Direktur Keuangan Perseroan sejak tahun 2010 untuk masa jabatan selama 5 tahun. 43 tahun. 89844953. Financial Controller PT Trampil Mutiara Rezeki (2003 – 2006). Finance & Accounting Manager PT Maharani Graha (1997 – 1998).127 juta. 56 tahun. 001/L/V/2012. Finance & Accounting Manager PT Sinar Dunia Kristal (1988 – 1990). Sebelumnya. Finance & Accounting Manager PT Planet Dwimas (1994 – 1996). Direksi Perseroan telah menunjuk Sri Mulyana sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary). Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Perseroan No. menjabat sebagai General Manager PT Sojitz Indonesia (2009 – 2010). menjabat sebagai Komisaris Perseroan (Februari – April 2010). Faksimili: (021) 89844955 Email : sri@sariroti. General Manager Canadian Imperial Bank of Commerce (1987 – 1991).198 juta.Takao Okabe . menjabat sebagai President Canexcel International Pte. Direktur Perseroan (November 2009 – Februari 2010). (2000 – 2009). Yenni Husodo . Manager Banque National De Paris (1985 – 1987). Assistant Manager Grain Department Sojitz Corporation (2004 – 2009). Jumlah remunerasi yang diberikan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012. Director Credit Suisse Private Banking (1994 – 1998).Direktur Warga Negara Jepang. Vice President Union Bancaire Privee (1998 – 1999). Presiden Komisaris Perseroan (Mei 2006 – November 2009). untuk masa jabatan selama 5 tahun. Kecamatan Cikarang Barat. Menjabat sebagai Direktur Pembelian Perseroan sejak tahun 2010. Kawasan Industri MM2100.Direktur Warga Negara Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Tidak Terafiliasi Perseroan sejak tahun 2010. Meraih gelar Barchelor of Arts di bidang Ekonomi dari University of Western Ontario. Kanada pada tahun 1981. Meraih gelar Bachelor dalam bidang Foreign Studies (Spanish Department Faculty of Foreign Studies) dari University of Kobe City pada tahun 1992. Ltd. dan Assistant Manager Industrial Bank of Japan (1981 – 1983). Bekasi 17520. dan Staff of Finance Department Nissho Iwai Corporation (1992 – 2004). Finance & Accounting Manager PT Tarpintex (1985 – 1987). Chin Yuen Loke – Direktur Tidak Terafiliasi Warga Negara Singapura.890 juta dan Rp4. Assistant Vice President First Interstate Bank of California. 51 tahun. Rp7. Finance & Accounting Manager PT Nusa Bintang Kirana (1999 – 2002). Sekretaris Perusahaan dapat dihubungi di: Jalan Selayar Blok A9. Jawa Barat Telepon: (021) 89983876. Sebelumnya. Senior Manager Standard Chartered Bank (1991 – 1994).

serta pengetahuan teknis. Lulus sebagai Sarjana di bidang Akuntansi dari Institut Bisnis Indonesia pada tahun 2003. Untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Lulus sebagai Sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas Atmajaya Yogyakarta pada tahun 2002. Perseroan telah membentuk Komite Audit dengan susunan anggota Komite Audit sebagai berikut: Ketua Anggota Anggota : Seah Kheng Hong Conrad : Denny Warga negara Indonesia. Selain itu.Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 11 November 2010. 5. Sebelumnya bekerja sebagai Internal Audit PT Inertia Utama (Januari – Desember 2010). Fasilitas Pelatihan. Internal Audit PT Kalbe Farma Tbk. Perseroan juga memberikan beberapa manfaat karyawan antara lain: - - - - - - - - - - - - - - - - Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Transportasi Asuransi kesehatan karyawan beserta keluarga Poliklinik P3K Dokter Pemeriksa Paramedis Ahli/Petugas K3 Paramedis Regu Pemadam Kebakaran Koperasi Karyawan Unit KB Perusahaan Perumahan Karyawan TPA Program Pensiun Klinik 45 . Menjabat sebagai anggota Komite Audit Perseroan sejak tahun 2010. Perseroan memberikan sistem kompensasi kepada karyawan yang berbasis kinerja. Beberapa pelatihan yang pernah diberikan oleh Perseroan kepada karyawan baik berupa pelatihan di dalam maupun di luar Perseroan adalah: - - - - - - - - - - GMP (Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure) Keselamatan kerja (K3) Work Instruction Training (WIT) TPM (Total Productivity Maintenance) Baking Training School HACCP (Hazard Analytical Critical Control Point)Training Sosialisasi kebijakan dan Standard Operating Procedure (SOP) LPPOM MUI Pelatihan Pajak Pelatihan Internal Audit Leadership Perseroan memiliki karyawan-karyawan yang memiliki keahlian khusus melalui program pelatihanpelatihan di bidang produksi roti seperti Program Pelatihan bagi Pekerja. Internal Audit PT Dexa Medica (2009 – 2010). Sebelumnya bekerja sebagai Senior Associate I di PriceWaterhouse Coopers (2006 – 2010) dan Senior Auditor di Deloitte Touce Tohmatsu (2003 – 2006). Program Pemagangan. perspektif bisnis dan manajemen. Menjabat sebagai anggota Komite Audit Perseroan sejak tahun 2010. Bayu Purnama Irawan Warga negara Indonesia. Perseroan memandang perlu untuk menerapkan program pelatihan yang berkesinambungan. (2002 – 2009). Program Pengindonesiaan. Sumber Daya Manusia Berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia. baik dalam hal pengembangan diri. : A. 33 tahun. 35 tahun.

2550/X/Tahun 2012.134 46 31 Desember 2011 2 28 239 1.398 31 Desember 2010 23 167 879 1. dan usia: Komposisi Karyawan Menurut Jenjang Jabatan Jabatan Manager Staf Non-Staf Total 31 Desember 2012 51 582 1.745/KPTS/Disnakertrans/2012.398 31 Desember 2010 2 19 172 876 1.174 1.069 Komposisi Karyawan Menurut Usia Jabatan >50 41-50 31-40 21-30 Total 31 Desember 2012 2 32 443 1. 2011.05/HK/2012.G/741/III. Berikut ini adalah uraian mengenai komposisi karyawan tetap per tanggal 31 Desember 2012. Peraturan Gubernur Jawa timur No.069 Komposisi Karyawan Menurut Tingkat Pendidikan Jabatan >S1 S1 Diploma SMA atau sederajat <SMA Total 31 Desember 2012 5 328 71 1.069 .44/647/KPTS/2012 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Plt Gubernur Sumatera Utara No.188.561.1405-Bangsos/2012.- - - - - Fasilitas olahraga dan Kesenian Sarana ibadah Kantin Tunjangan Hari Raya Insentif Perseroan telah memenuhi kewajiban pembayaran kepada karyawannya sesuai dengan Upah Minimum Propinsi/Upah Minimum Regional yang berlaku berdasarkan: - - - - - - - Keputusan Gubernur Jawa Barat No. Keputusan Gubernur Lampung No.062 1. dan 2010 menurut jenjang jabatan.4/58/2012. tingkat pendidikan.561/Kep.129 1. Perseroan menerapkan standarisasi rekrutmen dan seleksi karyawan baru untuk dapat memenuhi kebutuhan Perseroan.134 31 Desember 2011 27 309 1.398 31 Desember 2010 2 129 40 898 1. Keputusan Gubernur Sumatera Selatan No. Dalam hal pengangkatan karyawan baru.134 31 Desember 2011 4 164 56 1.501 2. Keputusan Plt Gubernur Sumatera Utara No. Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.72 Tahun 2012. Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan No.730 2.657 2.44/711/KPTS/Tahun 2012.188.

398 31 Desember 2010 426 643 1.103 2.Berikut ini adalah uraian mengenai komposisi karyawan tetap dan kontrak per tanggal 31 Desember 2012. akan mengganggu kelangsungan kegiatan operasional/usaha Perseroan.031 1.KEP 20670/PPTK/PTA/2012 tentang Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing Pada Nippon Indosari Corpindo PT tanggal 5 November 2012 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmisgrasi Republik Indonesia yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2014.069 Berikut ini struktur organisasi Perseroan: Perseroan telah memperoleh Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing Pada PT Nippon Indosari Corpindo Tbk sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja No. dan 2010: Status Tetap Kontrak Total 31 Desember 2012 1. 1 Nama 2 Seah Kheng Hong Conrad Chin Yuen Loke 3 Okabe Takao 4 Morita Kaneyoshi Jabatan Komisaris Direktur Business Plan Direktur Purchasing Direktur Pengembangan Product Technology SK Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 20304/MEN/P/ IMTA/2012 50723/MEN/B/ IMTA/2012 07121/MEN/P/ IMTA/2012 04513/MEN/P/ IMTA/2012 Tanggal Pemberian Izin Masa Berlaku 23 Oktober 2012 9 November 2012 - 30 September 2013 6 Desember 2012 6 Desember 2012 - 6 Desember 2013 24 April 2012 1 Juni 2012 - 31 Mei 2013 19 Maret 2012 5 Juli 2012 - 4 Juli 2013 Hingga Prospektus ini diterbitkan. 2011. Perseroan telah memperoleh Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk Komisaris dan Direksi. dengan rincian sebagai berikut : No.134 31 Desember 2011 490 908 1. 47 . Perseroan tidak mempunyai karyawan yang memiliki keahlian khusus di bidangnya. yang apabila karyawan tersebut tidak ada.

demikian berdasarkan Memorandum and Article of Association of Bonlight Investments Limited No.000 (lima puluh ribu dolar Amerika Serikat) : USD1 (satu dolar Amerika Serikat) 48 .2.000 (lima puluh ribu) lembar saham. Sesuai dengan Surat Pernyataan Direksi BIL tanggal 28 Februari 2013.1. BVI Jumlah Saham 8 2 Nilai (USD) 8 2 % 80 20 Bidang Usaha BIL bergerak dalam bidang investasi. dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar USD1 (satu dolar Amerika Serikat). Permodalan Berdasarkan Memorandum and Articles of Association of Treasure East Investments Limited dan Surat Pernyataan Direksi TEIL. Treasure East Investments Limited (“TEIL”) Riwayat Singkat TEIL adalah suatu perseroan yang didirikan menurut dan berdasarkan Hukum British Virgin Islands. susunan permodalan BIL adalah sebagai berikut: Modal Dasar : USD50.1559126 pada tanggal 3 Desember 2009 dan didirikan dengan nama Treasure East Investments Limited. Pengurusan dan Pengawasan Berdasarkan Certificate of Incumbency tertanggal 8 Maret 2010.211043 pada tanggal 2 Januari 1997 dan didirikan dengan nama Bonlight Investments Limited. Panama Sari Roti TM Limited. yang terdiri atas 50. pengurus TEIL saat ini adalah Tan Hang Huat. demikian berdasarkan Certificate of Incorporation No.211043 pada tanggal 2 Januari 1997. susunan pemegang saham BIL adalah sebagai berikut : Pemegang Saham The PY Family Foundation. Emily Yap Lan Cheng Permodalan Berdasarkan Memorandum and Articles of Association of Bonlight Investments Limited dengan No. Pengurusan dan Pengawasan Berdasarkan Register of Directors tanggal 22 Februari 2010. Keterangan Singkat Mengenai Pemegang Saham Berbentuk Badan Hukum 6. susunan pengurus BIL saat ini adalah sebagai berikut: 1.000 (lima puluh ribu dolar Amerika Serikat). Bonlight Investments Limited (“BIL”) Riwayat Singkat BIL adalah suatu perseroan yang didirikan menurut dan berdasarkan Hukum British Virgin Islands. susunan permodalan dan pemegang saham TEIL adalah sebagai berikut: Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor : USD50. 6. Wendy Sui Cheng Yap 2.6.

susunan pemegang saham TEIL adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Tan Hang Huat Jumlah Saham 1 Nilai (USD) 1 % 100 Bidang Usaha TEIL bergerak dalam bidang investasi. Sesuai dengan Stock Information pada Shareholder Information pada Investor Relations SC per 30 September 2012.75 98.3. Sojitz Corporation (“SC”) Riwayat Singkat SC adalah suatu perseroan yang didirikan dengan nama Sojitz Holding Corporation pada tanggal 1 April 2003 menurut dan berdasarkan hukum Jepang berdasarkan Certificate of Commercial Registry. dan sesuai dengan Corporate Officers pada Corporate Information SC sebagaimana tertera dalam website www.Sesuai dengan Register of Members dan Surat Pernyataan Direksi TEIL.000.sojitz.03 0. pemegang saham SC adalah: Klasifikasi Pemegang Saham (%) Institusi Finansial Perusahaan Sekuritas Perusahaan Individual dan Lainnya Perusahaan dan Individual asing Treasury Stock 0. serta berganti nama menjadi Sojitz Corporation sejak tanggal 1 Oktober 2005. Article of Association SC diubah terakhir kali pada tanggal 23 Juni 2009.com per tanggal 30 September 2012.500.com per 30 September 2012. yang telah dilegalisir dengan Nomor Registrasi 0139 tanggal 18 Februari 2010 oleh Shigenori Ishiguro. Direksi SC adalah sebagai berikut: Chairman Vice Chairman President Executive Vice President Senior Managing Executive Officer Outside Director Outside Director : Yutaka Kase : Takashi Hara : Yoji Sato : Shigeki Dantani : Yoshio Mogi : Yoshikazu Sashida : Toru Nagashima Permodalan Sesuai dengan data Stock Information pada Shareholder information pada Investor Relations SC sebagaimana tertera dalam website www. Jepang pada tanggal 19 Februari 2010. Notaris di Jepang dan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo. 6.sojitz.95 0.04 0.25 0.000 saham (dua miliar lima ratus juta) saham.00 49 . Pengurusan dan Pengawasan Berdasarkan Certificate of Commercial Registry & Statement Letter tanggal 15 Januari 2010. struktur permodalan SC menjadi sebagai berikut: Modal Dasar : 2.

Ltd.353 9.30 1.23 1. Trust & Custody Services Bank. Notaris di Jepang dan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo – Jepang pada tanggal 19 Februari 2010. The Master Trust Bank of Japan.68 Bidang Usaha SC merupakan perusahaan induk yang memiliki anak-anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha.770 16.654 25. (“SBCL”) Riwayat Singkat SBCL adalah suatu perseroan yang didirikan dengan nama Shikishima Baking Co.01 1..491 % 12. 6.623 39. Notaris di Jepang dan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo – Jepang pada tanggal 19 Februari 2010 dan Surat Pernyataan Direksi SBCL.292 15.91 0.397 8.20 3.N. menurut dan berdasarkan hukum Jepang berdasarkan Certificate of All Items that is Currently Effective.75 0. susunan pengurus SBCL adalah sebagai berikut: President & CEO Executive Vice President Executive Vice President Senior Managing Director Senior Managing Director Advisory Executive Managing Director Managing Director Director & Officer Director & Officer Director & Officer Director & Officer Director & Officer Director & Officer : Atsuo Morita : Masaki Tanaka : Hiroshi Morita : Masaaki Tsubota : Kaneyoshi Morita : Kazuaki Morita : Atsushi Banno : Masayoshi Shibuya : Hiroyuki Takahashi : Shigeru Ieda : Syuji Hirata : Kenji Suzuki : Chikafumi Hori : Chikara Nemoto Permodalan Sesuai dengan Certificate of All Items that are Currently Effective tanggal 17 Februari 2010. Ltd. yang telah dilegalisir dengan Nomor Registrasi 0143 tanggal 18 Februari 2010 oleh Shigenori Ishiguro. Ltd.Articles Of Incorporation SCBL terakhir kali diubah pada tanggal 20 November 2006. Ltd.42 1. Ltd.Pemegang Saham Mayoritas: Pemegang Saham Japan Trustee Services Bank.A.443 14.4.104 17. as Agent for its Client Mellon Omnibus US Pension State Street Bank-West Pension Fund Clients-Exempt Nomura Singapore Limited Customer Segregated A/C FJ-1309 State Street Bank and Trust Client Omnibus Account OM02 BBH Boston Custodian for GMO Intl Intrinsic Value Fund Jumlah Saham 152. State Street Bank and Trust Company 505225 SSBT OD05 Omnibus Account – Treaty Clients Mellon Bank. Shikishima Baking Co. yang telah dilegalisir dengan Nomor Registrasi 0143 tanggal 18 Februari 2010 oleh Shigenori Ishiguro.17 2.. struktur permodalan SBCL menjadi sebagai berikut: 50 . Pengurusan dan Pengawasan Sesuai dengan Certificate of All Items that are Currently Effective tanggal 17 Februari 2010.522 11. pada bulan Juni 1919. dan berdasarkan Corporate Profile SBCL per 31 Agustus 2010.16 0.

200 Sesuai dengan Shareholders Register/Daftar Pemegang Saham tanggal 31 Agustus 2009 yang telah dilegalisir dengan Nomor Registrasi 0144 tanggal 18 Februari 2010 oleh Shigenori Ishiguro.000 (empat puluh juta) saham 35.884.1. Notaris di Jepang dan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo – Jepang pada tanggal 19 Februari 2010 dan Surat Pernyataan Direksi SBCL. Hubungan Kepemilikan serta Pengurusan Dan Pengawasan Perseroan Dengan Pemegang Saham Berbentuk Badan Hukum 7. permen/manisan. Ltd. Berdasarkan surat konfirmasi tertanggal 5 Mei 2010...223 3.799. kue. 7.000. Ltd. 51 . Jumlah Saham 3.. adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Morita Enterprise Co. es krim dan makanan atau minuman lainnya. susunan pemegang saham SBCL dengan jumlah saham bernilai lebih dari 10% dari jumlah total saham yang dikeluarkan. Ltd.997. First Pacific Company Limited menyatakan bahwa TEIL merupakan perusahaan yang dikendalikan oleh Anthoni Salim.533.400 (tiga puluh lima juta tiga puluh enam ribu empat ratus) saham dengan total nominal sebesar Yen 1. Moritax Co. Pemegang saham individu BIL adalah Wendy Yap.559 Bidang Usaha SBCL bergerak dalam bidang produksi dan penjualan roti.Modal Dasar Modal Disetor : : 40.036. Hubungan Kepemilikan Saham Keterangan : BIL : TEIL : SC : SBCL : Bonlight Investments Limited Treasure East Investments Limited Sojitz Corporation Shikisima Baking Co.

tanpa bunga. dan akan diselesaikan dalam bentuk tunai. 52 ..2.7. Tidak terdapat jaminan yang diberikan atau diterima untuk setiap piutang atau utang dari pihak-pihak Afiliasi. Saldo terkait pada akhir periode adalah tanpa jaminan. Hubungan Pengurusan dan Pengawasan Nama Benny Setiawan Santoso Tan Hang Huat Seah Kheng Hong Conrad Wendy Sui Cheng Yap Indrayana Kaneyoshi Morita Takao Okabe Yenny Husodo Chin Yuen Loke Keterangan : PK : Presiden Komisaris K : Komisaris KI : Komisaris Independen Perseroan PK K KI PD D D D D DTT PD D DTT BIL D - TEIL D - SC - SBCL D - : Presiden Direktur : Direktur : Direktur Tidak Terafiliasi 8. Ltd Hubungan Entitas di bawah pengaruh signifikan yang sama Entitas di bawah pengaruh signifikan yang sama Entitas di bawah pengaruh signifikan yang sama Entitas dengan pengaruh signifikan terhadap perusahaan Sifat saldo akun Penjualan barang dagang Pembelian bahan baku Pembelian bahan baku Royalti Rincian Transaksi Penjualan dan pembelian dari pihak-pihak Afiliasi dilakukan pada harga yang disepakati tergantung jenis produk terkait. Transaksi Dengan Pihak Afiliasi Sifat Afiliasi Hubungan dengan pihak-pihak terafiliasi adalah sebagai berikut: Pihak-pihak Afiliasi PT Lion Superindo PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Shikishima Baking Co.

. 005 Perseroan dengan PT Lion Super Indo Perseroan sepakat untuk memasok produk dengan perkiraan pembelian tertentu ke toko-toko Superindo dengan area penjualan nasional. Yogyakarta. N0062 Sejak Januari sampai dengan Desember 2012.Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani oleh Perseroan dengan pihak-pihak Afiliasi adalah sebagai berikut: No. Ta n g g a l p e r u b a h a n terakhir adalah tanggal 21 April 2011 Berlaku sampai 31 Desember 2016 2 Distribution Fee No. kemudian diperpanjang dengan National Trading Terms tanggal 2 Januari 2012 dengan PT Lion Super Indo No.3 53 . kualitas. 3 N a t i o n a l Tr a d i n g Terms No. 001/NIC/VI/2005 Perseroan dan PT Indomarco Prismatama Perseroan sepakat untuk membayar biaya atas jasa distribusi produk dari Distribution Centre (DC) ke semua toko-toko yang menjadi tanggung jawab PT Indomarco Prismatama sebesar 3% dari nilai total produk yang dikirim Perseroan kepada PT Indomarco Prismatama. keselamatan produksi. 26 Desember 2001. serta Know How mengenai kendali materi. Sojitz bertindak sebagai intermediary antara Shikishima dan Perseroan. Cirebon. 070/Agent/ SR/XII/2010 tanggal 20 Desember 2010 24 (dua puluh empat) bulan terhitung sejak tanggal 1 Januari 2009 dan akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 yang telah diperpanjang tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2012. diperpanjang dengan Perjanjian Penunjukan Agent No. BP/SAT/2012/HO / FD/HDA/032 tanggal 1 Januari 2012 Terhitung sejak 1 Januari 2012 sampai dengan tanggal 31 Desember 2012. 1 9. Nama Perjanjian Pihak yang Menandatangani Perjanjian Isi Perjanjian/Jenis Transaksi/ Syarat dan Kondisi Tanggal Perjanjian Jangka Waktu 1 Technical Royalty Agreement Perseroan dengan Shikishima Baking Co. yaitu di Jakarta. tanggal 1 Januari 2009. Januari 2004 Terhitung sejak Januari 2004 hingga waktu yang tidak ditentukan d a l a m Perjanjian. yaitu di Jakarta. dan ketentuan perjanjian masih berlaku meskipun periode perjanjian telah berakhir sampai dengan diterbitkannya perjanjian yang baru.dan dapat diperpanjang dengan kesepakatan para pihak 1 (satu) bulan sebelum perjanjian berakhir. sanitasi. Perjanjian Dengan Pihak Ketiga Berikut ini adalah perjanjian dan perikatan yang dilakukan oleh Perseroan dengan pihak ketiga: No. Perjanjian Distribusi dan Agen 1 Surat Perjanjian Kerjasama Perdagangan No.000.051-0910/ Agent/SR/I/2009 Perseroan dan Karawang-SR Perseroan menunjuk Agent Karawang-SR untuk melakukan Penjualan produk Perseroan (merek Sari Roti) dengan armada yang telah disepakati kepada konsumen akhir dengan tanpa perantara di seluruh wilayah yang ditentukan dalam perjanjian. dan Surabaya dengan biaya distribusi sebesar sebesar Rp 18. kuantitas.00 6 Agustus 2009.. Bandung.2 3 Perjanjian Penunjukkan Agent No.Perseroan sematamata bertanggung jawab terhadap kualitas dan kemampuan produk untuk dapat diperjualbelikan yang diproduksi oleh Perseroan. kemudian diperpanjang dengan Surat Perjanjian Kerjasama Perdagangan No.500. Nama Perjanjian Pihak yang Menandatangani Perjanjian Isi Perjanjian/Jenis Transaksi/Syarat dan Kondisi Tanggal Perjanjian Jangka Waktu A. Jawa Tengah dan JawaTimur. Ltd dan Nishoo Iwai Corporation (sekarang bernama Sojitz Corporation) Shikishima Baking Co. kendali peralatan dan konversasi energi dalam petunjuk teknis dan pelatihan tersebut. Ltd wajib mengemukakan pada Perseroan atas Know How dalam petunjuk teknis dan pelatihan.Tbk Perseroan sepakat untuk memasok produk dengan target pembelian tertentu ke toko-toko Alfamart dengan coverage nasional. Bandung. 3 Maret 2011. BP/SAT/2011/HO/ FD/HDA/017 Perseroan dengan dengan PT Sumber Alfaria Trijaya.

29 November 2007. Agen. dan dapat diperpanjang dengan pemberitahuan tertulis 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya perjanjian. Distribution Centre. mengirim dan mendistribusikan produk (Roti dan atau Krat) Perseroan ke Retail Outlet. Cabang Perseroan ke wilayah Jabotabek dan sekitarnya. diubah dan/ atau diperpanjang denganPerjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. Agen. dan dapat diperpanjang dengan pemberitahuan tertulis 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya perjanjian.No. Distribution Centre. 3 Berdasarkan Surat Keterangan Perseroan yang ditandatangani M. 2 Jangka waktu Perjanjian Kerjasama Perdagangan diatas telah berakhir. 3 Kerjasama Pengangkutan Barang No. Institusi. Perseroan masih terikat dengan perjanjian dimaksud. 002/ADDPKS/CKG/II/2012 tanggal 1 Februari 2012 berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 2008 sampai dengan tanggal 31 Desember 2010 dan telah diperpanjang tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2013. Branch Perseroan ke wilayah Jabotabek dan sekitarnya. Branch Perseroan ke wilayah Jabotabek dan sekitarnya. bahwa perjanjian agen Karawang-SR No. 9 Juni 2008. Syafei selaku Area Sales Manager dan Richard Panjaitan selaku AGM Operation tanggal 18 Januari 2013. 01/ADD-PKS/ CKG/IV/2012 tanggal 9 April 2012 Berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 2008 sampai dengan tanggal 31 Desember 2010 dan telah diperpanjang tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2013. 02/Kontrak Transporter/XII/2010 tanggal 6 Desember 2010 dan telah diubah melalui Addendum I Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. Institusi. Distributor. dan dapat diperpanjang dengan pemberitahuan tertulis 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya perjanjian. 005/ADDPKS/CKG/III/2012 tanggal 1 Maret 2012 dan Addendum II Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. Institusi. diubah dan/atau diperpanjang denganPerjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. Distribution Centre. dan atau tempat-tempat pelanggan lainnya yang ditunjuk Perseroan. Agen. mengirim dan mendistribusikan produk (Roti dan atau Krat) Perseroan ke Retail Outlet. 01/Kontrak Transporter/XII/2010 tanggal 6 Desember 2010 dan telah diubah melalui Addendum I Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. Distributor.02/ Kontrak Transporter/ XII/2007 Perseroan dan PT Adi Sarana Armada Perseroan menunjuk PT Adi Sarana Armada untuk mengangkut.04/ Kontrak Transporter/ VI/2008 Perseroan dan PT Wira Logitama Saksama Perseroan menunjuk PT Wira Logitama Saksamauntuk mengangkut. mengirim dan mendistribusikan produk (Roti dan atau Krat) Perseroan ke Retail Outlet. Agen. 6 Desember 2010. dan atau tempat-tempat pelanggan lainnya yang ditunjuk Perseroan. dan telah diubah melalui Addendum I Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. 54 . Institusi. Berdasarkan Surat Keterangan Direksi Perseroan tanggal 28 Februari 2013. Berdasarkan Surat Keterangan Direksi Perseroan tanggal 28 Februari 2013. dan dapat diperpanjang dengan pemberitahuan tertulis 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya perjanjian. diubah dan/atau diperpanjang dengan Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. 070/Agent/SR/XII/2010 sedang dalam proses perpanjangan perjanjian untuk periode 1 Januari 2013 sampai dengan tanggal 31 Desember 2014. Nama Perjanjian Pihak yang Menandatangani Perjanjian Isi Perjanjian/Jenis Transaksi/Syarat dan Kondisi Tanggal Perjanjian Jangka Waktu B. Perseroan masih terikat dengan perjanjian dimaksud. dan atau tempat-tempat pelanggan lainnya yang ditunjuk Perseroan. 006/ADD-PKS/CKG/ III/2012 tanggal 1 Maret 2012 berlaku terhitung sejak tanggal 10 Juni 2008sampai dengan tanggal 31 Desember 2010 dan telah diperpanjang tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2013.01/ Kontrak Transporter/ XII/2007 Perseroan dan PT Bangun Putra Karawang Perseroan menunjuk PT BPK untuk mengangkut. Cabang Perseroan ke wilayah Jabotabek dan sekitarnya. 4 Kerjasama Pengangkutan Barang No.04/ Kontrak Transporter/ XII/2010 Perseroan dan PT Balrich Logistics Perseroan menunjuk PT Balrich Logistics untuk mengangkut. Distributor. 001/ADDPPKB/NIC-CKG/II/2012 tanggal 14 April 2012 dan Addendum II Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. Distribution Centre. 03/Kontrak Transporter/XII/2010 tanggal 6 Desember 2010dan telah diubah melalui Addendum I Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. 007/ADDPKS/CKG/V/2012 tanggal 3 Mei 2012 berlaku terhitung sejak tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2013. Distributor. mengirim dan mendistribusikan produk (Roti dan atau Krat) Perseroan ke Retail Outlet. 28 November 2007. 2 Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang No. dan atau tempat-tempat pelanggan lainnya yang ditunjuk Perseroan. Keterangan: 1 Jangka waktu National Trading Terms diatas telah berakhir. Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang 1 Kerjasama Pengangkutan Barang No.

138 BPN Kota Semarang 10 Mei 2010 24 Juni 2035 5. Sertifikat Tanggal Penerbitan Tanggal Hak Berakhir Luas Tanah (m2) Lokasi dan Gambar Situasi 1. tanggal 4 Mei 2010 No. menurut Surat Ukur. Menurut Surat Ukur 18 Oktober 1999 No. 137 BPN Kota Semarang 10 Mei 2010 8 April 2034 3. 41/2002 . tanggal 2 April 2008 No. HGB No. Propinsi Jawa Timur. Kelurahan Randugarut. Kabupaten Banyuasin. 661/1997 13. menurut Surat Ukur. Kota Semarang. menurut Surat Ukur.103 Kavling W 41.174 Kavling W 40. Propinsi Jawa Barat. Menurut Surat Ukur.525 Desa Sukamoro. 163 BPN Kabupaten Musi Banyuasin 25 Oktober 1999 14 Juli 2036 4. Kabupaten Bekasi. 6651/1996 3.596 Kavling U-32. 00276/ RANDUGARUT/2010 8. Bekasi 2. 29 BPN Pasuruan 6 Juni 2005 6 Juni 2035 22. 307 BPN Kabupaten Serang 29 Agustus 1998 21 Oktober 2023 6. Tanjung Morawa. menurut Gambar Situasi. Desa Karang Baru. 38 BPN Bekasi 27 Agustus 1996 24 September 2023 5. Provinsi Sumatera Selatan. Kecamatan Cikarang. 77 BPN Kab. Kecamatan Rembang. Menurut Surat Ukur. Tugu Wijaya III. Desa Karang Baru. Propinsi Jawa Tengah. HGB No. 40/Karang Baru/2008 7. Kecamatan Tugu. Deli Serdang 4 Agustus 2010 1 Februari 2030 14. Kecamatan Lemah Abang. Menurut Surat Ukur. Kecamatan Talang Kelapa. Kelurahan Sukamoro.490 Desa/Kelurahan Nambo Ilir Kecamatan Cikande Kabupaten/Kota Serang Propinsi (dahulu Jawa Barat) Banten.016 Desa Tanjung Baru. HGB No. Kecamatan Tugu. Kabupaten Bekasi. Propinsi Jawa Tengah.166 Jl. Kelurahan Kapasa. HGB No. tanggal 20 Juni 2006 No. Menurut Surat Ukur 18 Oktober 1999 No. 09/Sukamoro/1999 55 Kavling C-45F. HGB No. HGB No. HGB No. Aset Perseroan Berikut ini adalah tanah dengan sertifikat HGB yang dimiliki atas nama Perseroan dan dikuasai oleh Perseroan : No.727 Desa Pandean. Kecamatan Cikarang. HGB No. 14. HGB No. 6741/1996 Karang Baru.213 Desa Sukamoro. 161 BPN Kabupaten Musi Banyuasin 25 Oktober 1999 14 Juli 2036 8. Provinsi Sumatera Selatan. 5 BPN Kota Ujung Pandang 24 Desember 1997 24 Desember 2027 10. 2/Pandean/2005 5. 00277/ RANDUGARUT/2010 9. HGB No. HGB No. HGB No. Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten DeliSerdang. Propinsi Jawa Barat. Kecamatan Talang Kelapa. HGB No. tanggal 7 Mei 1996 No. Propinsi Jawa Barat. Kecamatan Biringkanaya. 00278/ RANDUGARUT/2010 10. Kelurahan Randugarut.900 Kavling U-33. 563 BPN Bekasi 5 September 2002 29 Juni 2022 540 4. tanggal 7 Mei 1996 No.375 Desa Sukamoro. Kabupaten Pasuruan. Kabupaten Banyuasin. Kecamatan Cikarang. Kabupaten Bekasi. tanggal 1 Agustus 2002 No. No.510 Desa/Kelurahan Nambo Ilir Kecamatan Cikande Kabupaten/Kota Serang Propinsi (dahulu Jawa Barat) Banten. Kecamatan Tugu. tanggal 4 Mei 2010 No. Provinsi Sulawesi Selatan. Menurut Surat Ukur. HGB No. 232 BPN Bekasi 30 Mei 2008 24 September 2023 3. menurut Surat Ukur. HGB No. Kabupaten Bekasi. Kelurahan Sukamoro. Kecamatan Talang Kelapa. 139 BPN Kota Semarang 10 Mei 2010 26 November 2037 577 Jl. Propinsi Jawa Tengah. Menurut Surat Ukur. Tugu Wijaya III. tanggal 12 Desember 1997 No. Propinsi Jawa Barat. Provinsi Sumatera Selatan. Propinsi Jawa Barat menurut Gambar Situasi. HGB No.372 Desa Daya. 227 BPN Bekasi 22 Agustus 2006 24 September 2023 11. Menurut Surat Ukur 18 Oktober 1999 No. 15. Desa Karang Baru. Menurut Surat Ukur.10. Kelurahan Randugarut. 162 BPN Kabupaten Musi Banyuasin 25 Oktober 1999 14 Juli 2036 8. 208 BPN Kabupaten Serang 22 September 1999 24 September 2021 16. Propinsi Jawa Tengah.701 Jl. Kecamatan Tugu. Desa Pasirgombong. tanggal 4 Agustus 2010 No. 06/Sukamoro/1999 17. Kabupaten Banyuasin. Kotamadya Ujung Pandang. 140 BPN Kota Semarang 10 Mei 2010 24 September 2027 4. tanggal 4 Mei 2010 No.000 Desa/Kelurahan Nambo Ilir Kecamatan Cikande Kabupaten/Kota Serang Propinsi (dahulu Jawa Barat) Banten. 97/Tanjung Baru/2010 12. 00278/ RANDUGARUT/2010 11. Kota Semarang. 16. 08/Sukamoro/1999 18. Tugu Wijaya III. Kota Semarang. tanggal 4 Mei 2010 No. Kota Semarang.196 Jl. HGB No. Tugu Wijaya III. tanggal 23 Mei 2005 No. 89/2006 6. HGB No. Kelurahan Sukamoro. Kecamatan Cikarang. 320 BPN Kabupaten Serang 31 Agustus 1998 24 September 2021 1. Kabupaten Bekasi. Kelurahan Randugarut. 24 BPN Bekasi 27 Agustus 1996 29 Juni 2022 5. Desa Karang Baru.

Palembang. 164 BPN Kabupaten Musi Banyuasin 25 Oktober 1999 14 Juli 2036 5. Provinsi Jawa Barat. 2 tanggal 24 Agustus 2011 dibuat di hadapan Naris Suchrisna Purwanto. 27 Kedaton Bandar Lampung. Jl. 10/Sukamoro/1999 20. Menurut Surat Ukur 17 Januari 2012 No. Kecamatan Kedaton. Kelurahan Sukamoro. Jend.H. Kecamatan Talang Kelapa. Kotamadya Bandar Lampung atau setempat dikenal sebagai Jalan Cempaka No. 56 . Provinsi Sumatera Selatan. 846 tanggal 28 Juli 1992 Perjanjian Sewa Menyewa. Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Resor Banyuasin tengah melakukan pemeriksaan terhadap pabrik Perseroan yang berlokasi di Jl. dan/atau seolah-olah barang tersebut berasal dari daerah tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a Jo Pasal 9 ayat (1) huruf h Undang – Undang RI No. S. yang melibatkan Perseroan ataupun Direksi dan Komisaris Perseroan yang secara material dapat mempengaruhi jalannya kegiatan usaha Perseroan atau mempengaruhi secara material kondisi keuangan Perseroan. mempromosikan. 2012 tentang Pangan. Banyuasin. 00288 24 Februari 2012 24 September 2019 50. Sertifikat Tanggal Penerbitan Tanggal Hak Berakhir Luas Tanah (m2) Lokasi dan Gambar Situasi 19. Perkara yang Sedang Dihadapi oleh Perseroan Berdasarkan surat-surat keterangan yang dikeluarkan oleh badan atau instansi peradilan yang berwenang. Kab. baik dalam perkara Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) maupun dalam perkara Perselisihan Hubungan Industrial pada Pengadilan Hubungan Industrial. Krani Ahmad Kel. 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 142. dibuat di bawah tangan antara Perseroan dengan Muhari MZ. B/14/III/2013/ Reskrim tanggal 5 Maret 2013 perihal Permintaan Keterangan. HGB No. Kelurahan Sukamoro. Kabupaten Banyuasin. Kabupaten Banyuasin. mengiklankan suatu barang dan/atau jasa secara tidak benar. Kecamatan Talang Kelapa. 11.000.652 juta. 28.. Menurut Surat Ukur 18 Oktober 1999 No. 18 Th. No. Kepolisian Resor Banyuasin memberitahukan kepada Perseroan bahwa saat ini sedang dilakukan penyelidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana memproduksi dan/atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan perundang-undangan. Kecamatan Bungursari. Menurut Surat Ukur 18 Oktober 1999 No. serta tidak pernah tercatat sebagai pihak.50m2 Wisma GKBI 12th Floor. tidak terdapat suatu sengketa atau perkara perdata atau pidana yang berlangsung di hadapan Pengadilan Negeri. HGB No.No. Hi 31 Mei 2015 3 Sebuah Ruang Sewa Kantor yang digunakan sebagai Kantor Perwakilan Perseroan di Jakarta Luas Ruang Sewa Kantor 814. Provinsi Sumatera Selatan. 165 BPN Kabupaten Musi Banyuasin 25 Oktober 1999 14 Juli 2036 7. 144 Undang – Undang RI No. 2/Wanakerta/2012 Perseroan memiliki sewa atas bangunan berupa gudang dan rumah untuk kantor dan distribusi sebagai berikut: No.untuk 5 tahun dengan kurs 1 USD = IDR 9. Sukomoro. diuraikan dalam Gambar situasi No. pengajuan/diajukan pailit dan/atau mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga. Kabupaten Purwakarta.800. Ujungberung. menawarkan. Suite 1217. HGB No. Jawa Barat Akta Perjanjian Sewa Menyewa No. perselisihan yang diselesaikan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia.: 24/NISC/LA01/11/00. dibuat di bawah tangan anatar Perseroan dengan PT.980 Desa Sukamoro. Keterangan Bangunan Luas Tanah dan Bangunan (m2) Lokasi dan Gambar Situasi Perjanjian Sewa Berakhirnya Sewa 1 Sebuah bangunan pabrik berikut tanah dan pekarangannya untuk Keperluan Kantor Distribusi Produk Perseroan luas bangunan 700m2 Desa Cisarabten Wetan. 8 Th. tanggal 01 Juni 2009 yang telah diperpanjang tanggal 1 Mei 2012. Notaris di Kota Bandung 24 September 2014 2 Sebuah rumah berikut satu gudang yang berdempetan untuk keperluan Kantor atau Distribusi Produk Luas tanah 500 m2 Desa Kedaton.112. tanggal 16 Mei 2011.Rp 5. Potensi Perkara Pidana Berdasarkan Surat dari Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Resor Banyuasin No.000 Desa Wanakerta.320 Desa Sukamoro. 11/Sukamoro/1999 21. Kec. Jakarta 10210 Lease Agreement. MuliaCemerlang DianPersada (Nilai Sewa: +/.747. Sudirman No. Nomor Ref.-) 31 Mei 2016 Nilai total sewa atas bangunan di atas pada tahun 2012 adalah sebesar Rp1. Talang Kelapa. Kota Bandung.

sebelum akhirnya diganti dengan nomor MD baru. 12. 8 Th. MD) yang berbeda/tidak sesuai dengan yang tertera di website BPOM. BPOM telah menegaskan bahwa BPOM menyetujui penggunaan label lama produk roti sebagai berikut dibawah ini sesuai dengan ketentuan yang masih mencantumkan nomor pendaftaran lama sampai dengan tanggal 7 Agustus 2013. d. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. 01-00-13-000632. Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perusahaan asuransi tersebut di atas. 01-00-12-006330. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. g.531. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. yaitu sesuai surat dari BPOM No. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. seperti mesin. proses penyidikan terhadap perkara masih berlanjut. 01-00-13-000631.06. Jika ternyata Perseroan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan dugaan tindak pidana sebagaimana tersebut diatas. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. i. 01-00-13-000266. maka Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Resor Banyuasin akan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan dan Perseroan tidak akan terkena Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a Jo Pasal 9 ayat (1) huruf h Undang – Undang RI No. MD baru tersebut telah ditunjukkan dan disampaikan kepada pihak Kepolisian sebagai barang bukti. karena merupakan pabrik baru. 144 Undang – Undang RI No. h. Perseroan berpendapat bahwa premi yang telah dibayarkan terhadap aset-aset yang diasuransikan telah mencukupi.05611 tanggal 8 April 2013 perihal Penggunaan Label Produk Sari Roti. 01-00-13-000633. Asuransi a. Dalam surat dimaksud.13. f. k. b. MD yang tertera di etiket adalah nomor registrasi lama. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No.Perseroan telah menjelaskan kepada penyidik bahwa penggunaan etiket atas beberapa produk Perseroan dengan Nomor registrasi BPOM (No. Perseroan telah mengasuransikan harta kekayaannya. j. Saat ini. Penggunaan nomor MD lama pada etiket oleh Perseroan masih diperbolehkan oleh pihak BPOM selama maksimal 6 bulan. dikarenakan No. 01-00-13-000264. 57 . bangunan dan prasarananya sebagai berikut :Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. dan saat ini sedang dalam masa transisi ke nomor MD baru. 01-00-13-000630. 2012 tentang Pangan.04. e. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. 01-00-12-006328. 01-00-12-006326. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No. Perseroan juga telah menjelaskan bahwa nomor MD atas produk-produk tersebut telah diterbitkan oleh BPOM dan surat penerbitan No. c. Industrial All Risk/Property All Risk Policy/Polis Semua Risiko Industri antara Perseroan dengan PT Asuransi Central Asia (ACA) No.07. 18 Th. IN. 01-00-12-006383. 01-00-12-006385 Periode pertanggungan atas polis asuransi akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2013. 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 142. Polis asuransi khusus untuk Makassar sedang dalam proses pengurusan.

Satu line digunakan untuk jenis roti tawar dan 1 (satu) line untuk jenis roti manis.VIII. Sertifikat Hak Guna Bangunan No. sehingga total menjadi 24 lini produksi di delapan pabrik pada akhir 2012. Di samping itu. Pada bulan November 2005. Desa Mekarwangi. Bekasi. Perseroan membuka pabrik kedua di Pasuruan. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN 1.208/Barengkok. Jawa Tengah dan Bali. Kecamatan Cikande. Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana pada tanggal 28 Juni 2010 di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten ROTI. Pada tahun 2001. Merek utama Perseroan adalah Sari Roti yang diluncurkan sejak awal Perseroan beroperasi secara komersial. Saat ini merek Sari Cake telah memiliki 3 variance.307/Nambo Ilir. Pada tahun 2012. Hasil produksi dari pabrik ini digunakan untuk memasarkan produk Perseroan ke seluruh daerah Jawa Timur. Jenis roti tawar Sari Roti memiliki 11 ragam (variance) dengan penjualan tertinggi adalah Roti Tawar Special. Perseroan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atas pembelian tanah di Purwakarta. Bekasi. Perseroan menambah 1 (satu) line mesin jenis roti manis di Pasuruan. Jawa Barat. Pada tanggal 18 Februari 2013. Medan – Sumatera Utara dan Cibitung – Jawa Barat. dengan menambah 2 (dua) line mesin yaitu untuk jenis roti tawar dan jenis roti manis. Perseroan membuka tiga pabrik baru di Semarang – Jawa tengah. dan Surat Pemberitahuan Persetujuan Presiden No. Perseroan membangun dua pabrik baru di Palembang dan Makassar dan menambah lini produksi di Pasuruan. Kawasan Industri MM2100. Serah terima aset tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada 25 Maret 2013. 58 . Pada tahun 2011. dan Halal serta aman dikonsumsi. Pada bulan Desember 2008. Oleh karenanya Perseroan sangat peduli dengan aktivitasaktivitasnya untuk mempertahankan motto tersebut. Perseroan meningkatkan 100% kapasitas produksi. Segmen pasar Sari Roti ditujukan kepada kelas menengah atas. Cikarang. Jawa Timur dengan memasang 2 (dua) line mesin.126/I/PMA/1995 tanggal 27 Februari 1995 dan saat ini berkedudukan di Jalan Selayar Blok A9. Perseroan telah membeli sebidang tanah seluas 24. Semarang dan Medan. Perseroan membangun Auditorium di Blok U untuk menerima kunjungan konsumen agar konsumen dapat melihat dari dekat proses produksi yang dilakukan oleh Perseroaan secara higienis dan halal.320/Nambo Ilir. Perseroan juga merambah ke variance cake dengan mengeluarkan merek Sari Cake. Kecamatan Cikarang Barat. Perseroan mempunyai 2 (dua) line mesin dimana 1 (satu) line mesin digunakan untuk pembuatan jenis roti tawar dan 1 (satu) line mesin digunakan untuk pembuatan jenis roti manis. Umum Perseroan didirikan secara resmi berdasarkan Akta No. Pada awal berdirinya.11 tanggal 8 Maret 1995. Kawasan Industri Jababeka. sebagaimana dinyatakan dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. Masing-masing merek mempunyai beberapa jenis produk yang dibagi dalam 2 kategori utama yaitu roti tawar dan roti manis atau roti isi. Kabupaten Serang. Pada tanggal 8 Februari 2013. Provinsi Jawa Barat. Sertifikat Hak Guna Bangunan No.000 M2 yang terletak di Kawasan Industri Modern Cikande. seiring dengan perkembangan penjualan produknya. Pada tahun 2009. Perseroan merupakan sebuah perusahaan penanaman modal asing yang memproduksi beragam jenis makanan roti dan saat ini telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan di industri roti yang memiliki skala produksi besar dan menggunakan teknologi modern dalam proses pembuatan roti. Healthy. Merek Sari Roti dengan tagline iklan “Makanan Sehat Praktis” mengusung motto 3 H yaitu Hygiene. Perseroan membuka pabrik ketiga dengan 2 (dua) line mesin di Jababeka Blok U. sementara untuk jenis roti manis memiliki 26 ragam dengan penjualan tertinggi adalah Roti Isi Coklat.

Medan. Hal ini penting karena sebagian besar penduduk Indonesia adalah umat Islam. Perseroan ini juga menerapkan GMP (Good Manufacturing Practice) yang mulai diterapkan sejak tahun 1996. Semarang. Palembang dan Makassar dengan proses produksi sebagai berikut : Proses Produksi Roti Manis 59 . Kegiatan Operasional 2.1. Pasuruan. Fasilitas Produksi Perseroan memiliki 8 pabrik yang berlokasi di Cikarang. Perseroan memperoleh sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point/Sistem Analisa Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis) sebagai standar jaminan keamanan pangan.Semua produk Perseroan memiliki sertifikat halal yang secara berkala diperbaharui. 2.

2. telur. sedangkan air langsung dari mesin WaterMeter. 3. Kemudian adonan didiamkan beberapa saat (Fermentasi I). air dan margarine disiapkan. sedangkan bahan yang lain ditimbang secara manual. Bahan-bahan tersebut diaduk dengan menggunakan Mesin Mixer (untuk roti manis) atau Mesin Mixer (untuk roti tawar). Bahan-bahan ini kemudian ditimbang sesuai dengan kebutuhan batch (ukuran untuk produksi). gula.Proses Produksi Roti Tawar Berikut ini adalah alur proses produksi pembuatan roti dalam Perseroan : 1. Setelah melewati Fermentasi I. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan roti seperti halnya tepung. garam. susu. Untuk tepung penyimpanan dan penimbangan dilakukan secara otomatis dengan menggunakan Mesin Silo (Flour Handling System). bahan tersebut diaduk ulang dengan menambahkan beberapa bahan lainnya dengan menggunakan Mesin Mixer. ragi. 60 .

Adonan tersebut.084 272. Pabrik Cikarang – Blok U (“PCBU”) PCBU mulai beroperasi sejak tahun 2009 dan berlokasi di Kawasan Industri Jababeka.40-41 Cikarang.072 96.754 Keterangan: 1 pak = 10 slices.33 Cikarang.416 318. Kemudian plastik tersebut diikat dengan Kwik Lok. Selain itu.000 117. 5.911 61.317 271.000 132. 12. PDAM Kawasan Industri Jababeka serta pipa gas LNG dari PT PGN. Jalan Jababeka XII A Blok WNo. untuk roti tawar melalui curve conveyor dan roti dikeluarkan dengan mesin deppanner. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi. Pabrik Cikarang – Blok W (“PCBW”) PCBW mulai beroperasi sejak tahun 1996 dan berlokasi di Kawasan Industri Jababeka. 10. baik roti manis maupun roti tawar. Setelah adonan roti manis menjadi tipis maka dilakukan pengisian roti dengan isi seperti coklat. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PCBW adalah sebagai berikut: Keterangan Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 2012 2011 2010 2009 2008 132. Baik roti manis maupun roti tawar dilakukan pendinginan. 7. Dalam hal pengolahan air bersih. adonan diistirahatkan kembali. Setelah dibuat bulatan. Kapasitas terpasang. Setelah itu dilakukan pemanggangan roti menggunakan mesin oven.844 96.000 360.072 109. Kemudian dilakukan pemipihan atau pengepresan terhadap adonan tersebut dengan menggunakan Mesin Moulder.000 360. Perseroan menggunakan fasilitas pengolahan air yang terletak di kawasan industri dimana PCBW berada.484 309. keju.023 224.526 222. PCBW mempunyai fasilitas untuk pembuatan kue dengan kapasitas terpasang sebesar 37. 6.000 117.000 360. Bekasi.880 97.000 132. 9.000 potong per hari.426 63. Setelah itu baik roti manis dan roti tawar melewati mesin metal detector untuk mendeteksi benda logam. Adonan roti manis setelah diaduk. Sedangkan roti manis setelah pendinginan langsung masuk ke mesin pengepakan dengan menggunakan mesin packaging. dibuat bulatan sesuai standar berat dan penimbangan dengan menggunakan Mesin Rounder. 11. Bekasi.872 63.000 360. Sedangkan untuk roti tawar langsung dimasukkan ke dalam loyang.416 318. 61 .635 223. dalam pabrik ini. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi PCBW memiliki fasilitas pendukung pabrik yang diperoleh dari Cikarang Listrindo (sebagai penyedia tenaga listrik). dipackaging dan di-seal bagian atas plastik.366 266. Perseroan memiliki kantor administrasi. adonan tersebut diistirahatkan lagi. Setelah dingin roti tawar dipotong sesuai ukurannya dengan menggunakan mesin band slicer. Dari oven.000 109.939 94. Setelah di dalam loyang.556 203. kelapa dan strawberry.000 360. sedangkan adonan roti tawar langsung dilakukan pemotongan dan penimbangan sesuai standarnya dengan menggunakan Mesin Devider.4. 8. Khusus untuk produk sandroll diisi filler dengan menggunakan mesin automatic sanding. Jalan Jababeka XVII B Blok U No. diistirahatkan.567 49.

094 93.000 288. dalam hal penyediaan air bersih.873 20. Perseroan menggunakan fasilitas pengolahan air yang terletak di kawasan industri dimana PCBU berada.000 685. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi PCBU memiliki fasilitas pendukung pabrik yang diperoleh dari Cikarang Listrindo (sebagai penyedia tenaga listrik).223 218.346 524. Kebutuhan akan gas diperoleh dari PGN Pasuruan.000 144.071 339.260 26.900 213. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PP adalah : Keterangan Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 2012 2011 2010 2009 2008 70.269 29.764 45. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi PP memiliki fasilitas pendukung pabrik yang diperoleh dari PLN.203 53.315 239. Dalam pabrik ini.000 172.000 540. Kapasitas terpasang. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi. PDAM Kawasan Industri Jababeka serta pipa gas LNG dari PT PGN.633 268.091 218. sebagai penyedia tenaga listrik.203 58. Jawa Timur. Selain itu. Pabrik Pasuruan (“PP”) PP mulai beroperasi sejak tahun 2005 dan berlokasi di Kawasan Industri PIER. Perseroan menggunakan jasa PDAB Pasuruan. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi.806 520.278 109.332 73.800 55.700 54. 62 .28 Pasuruan 67152.000 172.440 70. Dalam hal pengolahan air bersih.398 Keterangan: 1 pak = 10 slices.000 70.800 131. Jawa Timur.911 158.266 Keterangan: 1 pak = 10 slices. terdapat pula kantor administrasi Perseroan.202 26. Selain itu.000 144. Perseroan menggunakan fasilitas pengolahan air yang terletak di kawasan industri dimana PP berada. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PCBU adalah : Keterangan Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 2012 2011 2010 2009 144. Jalan Rembang Industri Raya No.331 129.239 54.333 384.Kapasitas terpasang.000 540.000 70.000 70.501 162.470 131. dalam hal pengolahan air bersih.494 638.387 37.694 214.789 218. PCBU memiliki fasilitas berupa auditorium yang digunakan untuk memperkenalkan cara pembuatan produk Perseroan yang higienis dengan memutarkan film company profile Perseroan.203 58.800 94.806 524.000 70.700 132.000 540.000 288.000 288.000 172.

440 11.602 19.192 126. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi 63 .761 60. LPG disuplai dari distributor.Pabrik Semarang (“PS”) PS mulai beroperasi sejak tahun 2011 dan berlokasi di Kawasan Industri Wijaya Kusuma.5. Kebutuhan akan gas PS menggunakan LPG.800 60. dalam hal penyediaan air bersih.600 72.357 145. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PM adalah : Keterangan 2012 Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 2011 79. Sumatera Utara.200 172. Dalam pabrik ini.000 345.327 43.376 12. Jalan Tugu Wijaya III No. Lubuk Pakam KM 19. Jalan Pelita Raya I No.357 303.201 57.760 Keterangan: 1 pak = 10 slices. Kapasitas terpasang. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PS adalah : Keterangan 2012 Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 2011 72. 8-10.298 78. dalam hal pengolahan air bersih.788 90. Selain itu.400 79. untuk penyimpanan LPG PS saat ini menggunakan 2 tanki dengan kapasitas masing-masing 8 ton.678 Keterangan: 1 pak = 10 slices. Perseroan menggunakan fasilitas pengolahan air yang terletak di kawasan industri dimana PS berada. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi.648 449.200 518. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi PS memiliki fasilitas pendukung pabrik yang diperoleh dari PLN.000 172. sebagai penyedia tenaga listrik.648 145. Selain itu. Jawa Tengah. Pabrik Medan (“PM”) PM mulai beroperasi sejak tahun 2011 dan berlokasi di Kawasan Industri Medan Star.948 4. Medan. 1. terdapat pula kantor administrasi Perseroan. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi.800 57. Kapasitas terpasang. Perseroan menggunakan jasa PDAM . Semarang 50153.

869 Keterangan: 1 pak = 10 slices. Kapasitas terpasang.000 144. Dalam pabrik ini. Selain itu. Perseroan memiliki fasilitas pengolahan air sendiri (WTP). 2B Kec.38 RW. dalam hal penyediaan air bersih. Kebutuhan akan gas diperoleh dari LPG Pertamina Palembang.000 34.000 33. sebagai penyedia tenaga listrik.PM memiliki fasilitas pendukung pabrik listrik dari PLN. Palembang.000 144. Talang Kelapa. Pabrik Makassar (“PMa”) PMa mulai beroperasi sejak tahun 2013 dan berlokasi di Kawasan Industri Makassar.072 129. Dalam hal pengolahan air bersih. Sumatera Selatan.429 27. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi 64 . 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PPa adalah : Keterangan 2013 Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 36.192 4. Banyuasin. Jl. Kapasitas terpasang.770 Keterangan: 1 pak = 10 slices. Selain itu.192 3. terdapat pula kantor administrasi Perseroan. Sulawesi Selatan. air untuk operational diperoleh dari water treatment kawasan industri medan star. Pabrik Palembang (“PPa”) PPa mulai beroperasi sejak tahun 2013 dan berlokasi di Jalan Kerani Ahmad RT. Sukamoro. Kima 10 Blok A No.560 129.708 17. Biringkanaya 90232 Makassar. Perseroan menggunakan Air Tanah dengan menggunakan mesin pompa Deep Well.8. Fasilitas bahan bakar gas ( LNG ) disuplay dari PGN dan bahan bakar gas ( LPG ) dari Pertamina. dalam hal pengelolaan limbah industri. PPa juga memiliki WWTP sendiri. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari PMa adalah : Keterangan 2013 Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 36. yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi PPa memiliki fasilitas pendukung pabrik yang diperoleh dari PLN.

yang dipengaruhi oleh jumlah jam kerja dan jumlah jenis roti yang diproduksi MM memiliki fasilitas pendukung pabrik yang diperoleh dari PT PLN (sebagai penyedia tenaga listrik).073 145.000 345. Dalam hal pengolahan air bersih. Desa Mekarwangi. Pengawasan CP secara umum dilakukan pada setiap tahapan produksi. Selain itu.040 313. Bekasi 17520. kapasitas produksi dan kapasitas terpakai dari MM adalah : Keterangan 2012 Kapasitas Terpasang: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Produksi: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) Kapasitas Terpakai: Roti Tawar (pak/hari) Roti Manis (potong/hari) 144. Perseroan memiliki sistem pengawasan. Kapasitas terpasang. tetapi untuk CCP diperlukan pengawasan yang lebih ketat karena menyangkut masalah keamanan pangan.600 131. dan ada yang menjadi Critical Control Point (CCP) atau lokasi pengawasan yang kritis dan penting. Pengendalian Mutu Setiap tahapan produksi. Perseroan menerapkan kebijakan bahwa apabila persentase kapasitas terpakai (jumlah output produksi) terhadap kapasitas terpasang telah mencapai 70%. MM memiliki kapasitas produksi ganda dan mempunyai fasilitas perkantoran.402 Keterangan: 1 pak = 10 slices. Pabrik MM2100 (“MM”) MM mulai beroperasi sejak tahun 2012 dan berlokasi di Kawasan Industri MM2100. bahan baku yang datang harus dilengkapi dengan Certificate of Analysis yang mencantumkan hasil pemeriksaan kimia dan mikrobiologi bahan baku.PMa mendapat pasilitas pendukung dari PLN sebagai penyedia tenaga listrik dan PDAM Pemda Makassar sebagai penyedia air bersih dan Gas Elpiji di dapat dari Pertamina melalui Pt. Perseroan membutuhkan waktu selama 6 (enam) bulan agar mesin/line baru dapat beroperasi secara komersial. 65 . Cikarang. Karya Atma dan juga kebutuhan solar untuk Genset di dapat dari Pertamina melalui PT Karya Atma. sehingga permintaan produk Perseroan yang terus meningkat dapat dipenuhi. Jalan Selayar Blok A9. Perseroan menggunakan fasilitas pengolahan air yang terletak di kawasan industri dimana MM berada. Dalam hal ini. untuk melakukan ekspansi usaha. Ada dua bagian di dalam pengawasan mutu yaitu pengawasan yang bersifat Control Point (CP) atau lokasi pengawasan.848 53. hingga pemeriksaan organoleptik (khususnya untuk filler) yang merupakan pengujian menggunakan panca indera. 1 bungkus sobek = 4 potong roti sobek Kapasitas terpasang : kapasitas mesin yang terpasang di pabrik Perseroan sesuai dengan spesifikasi dari pembuat mesinmesin roti Kapasitas terpakai : jumlah hasil produksi Perseroan pada tahun yang bersangkutan Kapasitas produksi : kapasitas yang dihasilkan pada saat mesin berproduksi. meliputi keutuhan kemasan. PDAM Kawasan Industri MM2100 serta pipa gas dari PT Cipta Niaga Gas (CNG). Jawa Barat. Untuk memenuhi kebutuhan dan peluang pasar yang ada. maka Perseroan harus melakukan pembelian mesin baru. 2. berat per pak. QC (Quality Control) Incoming akan memeriksa kondisi fisik bahan baku secara acak.2. Pada saat penerimaan bahan baku.

atau disebut colour guide. tetapi jika terlambat akan menyebabkan adonan terlalu mengembang (overproof). Seluruh produk yang telah dikemas harus melalui metal detector. Selain itu untuk roti tawar. sehingga diperlukan ketepatan kerja dari operator yang bertugas di bagian ini. 66 . Pemasaran dan Penjualan Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk makanan yang sehat dan praktis merupakan sebuah peluang bagi Perseroan. Perseroan terus mengembangkan sistem pemasaran dan memperluas area jangkauan distribusi. roti yang penyok. roti yang masih panas jika langsung dipotong akan menyebabkan roti menjadi penyok. sehingga dapat diketahui apakah produk tersebut cukup matang atau belum. sehingga dapat menyebabkan roti berjamur sebelum waktunya. khususnya dari segi warna dan tingkat kematangan. untuk memastikan bahwa seluruh produk aman dan bebas dari adanya kontaminasi logam 2. Pengaturan waktu pendinginan roti juga perlu diperhatikan mengingat roti yang terlalu lama didinginkan dan terbuka akan menyebabkan roti menjadi keras. terdapat sifter yang berfungsi untuk menyaring kemungkinan adanya benda asing yang ada pada terigu. Selain suhu dan kelembaban ruangan yang perlu dijaga kestabilannya. akibat uap air yang tertahan di dalam kemasan. karena roti yang masih panas umumnya bersifat terlalu lembut/lembek. Karena proses ini tidak terlihat oleh mata. bahan baku harus diperiksa apakah sesuai dengan formula yang ditetapkan karena mempengaruhi kualitas produk. Roti yang tidak memenuhi standar yang ditetapkan oleh Perseroan akan disisihkan sehingga tidak sampai ke tangan konsumen.kode produksi . volume adonan perlu dikontrol dengan baik. Peluang ini juga didorong oleh pertumbuhan ekonomi masyarakat kelas menengah di Indonesia. isi roti manis yang keluar dan roti gosong. serta untuk menghindari loss produksi akibat produk yang tidak standar. Sebagai produsen roti nasional. Colour guide ini merupakan gradasi dari warna kuning hingga coklat tua. dengan suhu produk sekitar 35ºC pada saat dikemas. Roti yang masih panas jika langsung dikemas akan terlihat berembun pada kemasannya. Contoh roti yang tidak sesuai standar misalnya. Tahapan produksi yang menjadi CCP kedua di Perseroan adalah metal detecting.Selanjutnya. maka tahapan penimbangan terigu ini menjadi CCP pertama pada Sistem HACCP proses pembuatan roti di Perseroan. kesesuaian harga . Selain itu kondisi kemasan juga perlu diperhatikan seperti segel kemasan yang rapat. Pada proses pengadukan adonan. Adonan yang undermixing atau overmixing akan memberikan hasil roti yang kurang baik.3. Pada umumnya proses ini berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Khusus pada penimbangan terigu yang dilakukan secara otomatis. Berbagai kegiatan promosi pun dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan penjualan produk dan semakin mendekatkan Sari Roti di hati dan pikiran masyarakat. Mengingat risiko dan potensi bahayanya. roti tawar berpinggang (caving). maka harus selalu dipastikan bahwa sifter tersebut dalam kondisi baik. yang berfungsi untuk menentukan tingkat kematangan produk. Perseroan memiliki standar warna. Suhu dan waktu pemanggangan disesuaikan dengan jenis roti yang hendak dipanggang. Roti yang akan dikemas disortir terlebih dahulu. serta jika adonan direnggangkan akan terbentuk lapisan film tipis yang halus dan transparan (hampir sama seperti adonan martabak telur). Pada oven terdapat jendela yang dapat digunakan untuk mengamati warna dan tingkat kematangan produk.tanggal kadaluarsa yang tercantum. Umumnya proses pendinginan ini berlangsung selama 2 jam untuk roti tawar dan 30 menit untuk roti manis. pada saat proses penimbangan. Terlalu cepat mengeluarkan adonan dapat menyebabkan adonan roti kurang mengembang (underproof). Ciri adonan yang bagus secara fisik dapat dilihat dari kondisi adonan yang kalis. Proses pemanggangan (baking) akan berpengaruh terhadap penampakan produk jadi. Proses pendinginan roti yang sudah matang perlu dilakukan dengan waktu yang tepat. Tahapan berikutnya yang memerlukan pengawasan yang cukup adalah proses final proofing. proses pengadukan kedua (dough mixing) sangat berperan penting terhadap kualitas roti yang dihasilkan.

Factory visit merupakan program edukasi terhadap konsumen mengenai profil Perseroan. Pekan Baru. Perseroan senantiasa aktif dalam melayani keluhan pelanggan melalui media call center yang dapat dihubungi selama 24 jam. Perseroan menitikberatkan kepada aktivitas below the line dimana salah satunya adalah program factory visit yang dilakukan secara rutin dari hari Senin-Jumat.5%. Perseroan melakukan aktivitas promosi baik “above the line” maupun “below the line”.Guna meningkatkan brand awareness produk. Institution. Konsumen juga bisa melihat video company profile di dalam ruangan auditorium yang khusus dibuat untuk program factory visit ini. Alokasi pemotongan harga adalah pada tingkat distributor sebesar sekitar 40%. Produk yang cacat dalam produksi dipisahkan dari produk lainnya. com. Kebijakan retur penjualan di masing-masing tingkatan adalah non returnable (jual putus sesuai pesanan) pada tingkat distributor dan agen. Pembeli utama produk Perseroan adalah anak-anak dengan usia 2 tahun ke atas dan ibu rumah tangga sebagai salah satu pengambil keputusan dalam membeli produk. yaitu pedagang roti keliling dari rumah ke rumah serta toko-toko kelontong (toko P&D) c. Melalui media tersebut. sedangkan returnable pada tingkat register outlet. Kekuatan Perseroan terletak pada keterpaduan (integrasi) operasi dalam cara kerja yang saling melengkapi dalam tiap bagian perusahaan serta bekerja sama dengan pemasok bahan baku dan pelanggan (supply chain management) sehingga mampu meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan. untuk menjaga kesegaran produk. Modern trade. Namun. media cetak. Perseroan melakukan pemasaran melalui media televisi. kemudian dijual kepada pengumpul bersama dengan produk-produk kadaluarsa yang ditarik oleh Bagian Distribusi. Medan. Saluran distribusi produk Perseroan dapat dibagi dalam tiga kelompok besar yaitu : a. Sekitar 60% dari konsumen yang datang adalah anak-anak usia Taman Kanak Kanak dan Sekolah Dasar. Perseroan telah melakukan penjualan ke pulau Jawa. Segmen pasar Perseroan ditujukan kepada kelas menengah atas. dan tingkat register outlet sebesar 25%.sariroti. Masa berlaku produk Perseroan selama 5 hari. General trade. pulau Madura. pelanggan dapat menyampaikan masukan/keluhan dengan menuliskan email yg akan direspon langsung oleh petugas Perseroan yg ditunjuk. Perseroan juga memberikan bonus penjualan kepada para mitra usaha yang diberikan dalam periode waktu/masa penjualan tertentu sesuai kesepakatan atas pencapaian target penjualan tertentu. dan melakukan kegiatan kegiatan promosi lainnya seperti sponsorship. yaitu minimarket. supermarket dan hypermarket. yaitu sebagai bahan baku untuk produk makanan lainnya. Palembang. Lombok. 67 . Kemudian produk tersebut dihancurkan dengan mesin pencacah dan dijual kepada pengumpul untuk digunakan sebagai makanan ternak. Dalam hal ini. Dalam program ini konsumen bisa melakukan kunjungan ke dalam pabrik untuk melihat langsung proses produksi yang dijalankan. dan Makassar. serta melalui situs resmi Perseroan yg dapat diakses oleh publik di www. Perseroan menerapkan sistem penjualan berupa potongan harga sesuai dengan jenis usaha dan saluran distribusi yg dilakukan oleh mitra usaha Perseroan. Lampung. Untuk menjalin kerjasama yang baik dan berjangka panjang. pameran dan lainnya. radio. b. tingkat agen sekitar 26. Perseroan melakukan penarikan atas produk-produk yang telah berumur 4 hari. Produk yang kadaluarsa ditarik oleh Bagian Distribusi dari pelanggan dan diterima di gudang produk kadaluarsa beserta dokumen penarikannya. Padang. pulau Bali.

Rekor Bisnis (ReBi) pada tahun 2011 sebagai Perseroan dengan kapasitas produksi roti terbesar di Indonesia.901.563 minimarket.906 790.466 42.056 2010 92.990 4.040 1.285 167.231 271.859.496 (38.4.776 76.086) 813.957 307.847 (152.453 2.063 193.485 99. Penghargaan ini diberikan kepada 10 perusahaan terbesar dan 40 perusahaan kecil dan menengah terbaik di Indonesia.641 197.863 536. Per tanggal 31 Desember 2012. 2.328.879 3.783.553 Berikut ini volume penjualan bersih Perseroan selama lima tahun terakhir: (dalam pak) Keterangan Roti Manis Sari Roti Roti Tawar Sari Roti Kue Sari Roti Manis Boti Roti Tawar Boti Lain-lain Jumlah 2012 146.718 5.Berikut ini nilai penjualan bersih Perseroan selama lima tahun terakhir: (dalam jutaan Rupiah) Keterangan Roti Manis Sari Roti Roti Tawar Sari Roti Kue Sari Roti Manis Boti Roti Tawar Boti Lain-lain Jumlah Pengembalian penjualan Penjualan Bersih 2012 862.413.522 1.639 toko-toko kelontong (P&D).021. Sertifikasi dan Penghargaan Hingga Prospektus ini diterbitkan.415 49.388.802. yaitu sebuah upaya untuk mengelola pangan dengan jalan mengurangi resiko kontaminasi mulai dari pemanenan. “Best Under a Billion” dari majalah Forbes Asia dengan kategori penilaian atas pertumbuhan laba. sementara jaringan tradisional 30% yaitu P&D dan gerobak roti keliling dan 1% pada jaringan institusi. Investor Award “Best Listed Company 2012” untuk kategori Emiten Terbaik Sektor Makanan dan Minuman dari Majalah Investor.217 5.449.725 10.943) 383.749 2011 116.040 686. proses produksi hingga penyajian agar produk aman dikonsumsi.307) 485. ICSA 2012 dari Frontier Consulting Group dan Majalah SWA.995 149.389 (74. “Indonesia Original Brands 2010” dari majalah SWA.076.053.625.291 5.506.223 471.904.696 2008 54. Upaya tersebut dilakukan dengan jalan memperketat pengontrolan pada setiap tahapan titik 68 .264 3.232 120.664.197) 612.070 gerobak roti keliling dan 56 institusi. Supermarket dan Minimarket. Perseroan dianugerahi Best of the Best oleh Forbes Indonesia.812 6.271 1.389 6.962 3.221.687.859 37.946 655. Perseroan telah menyalurkan produk ke 667 supermarket/hypermarket.439 3.809. 14.021) 1. Top Brand 2009 – 2012 dan Top Brand For Kids 2009 – 2012 dari Frontier Consulting Group dan Majalah Marketing.227 (50.826 2011 573. 19.190.705 357.342 2010 394.420.776 572. 3.077.932 2.019 673 422.817 1.104 Perseroan merambah pasar roti melalui 69% jaringan distribusi modern yaitu Hypermarket.192 2009 287.681.326 230.614 8.113.113 2009 71.059.649.428 (129.592 7.473.375 1.179 2.132 157.367 4.692 942. Perseroan sebagai perusahaan industri makanan telah menerapkan HACCP sebagai sistem analisa bahaya dan pengendalian titik kritis yang merupakan sistem manajemen keamanan pangan.281.920 2008 210. pertumbuhan penjualan dan Return on Investment.965 1. Perseroan telah memperoleh berbagai penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri sebagai berikut : - - - - - - - - Pada tanggal 6 Desember 2012.342.173 150.725 2.208 1. Adanya pengertian tersebut di atas dapat memberikan gambaran bahwa penerapan HACCP itu mengedepankan upaya preventive atau pencegahan. “Marketing Award 2010” dari Frontier Consulting Group untuk kategori “the best inovation in marketing”.527 4.955 3.

Dokumen ini menerangkan bahwa Perseroan telah berhasil memenuhi persyaratan Standar Sistem HACCP: SNI 01-4852-1998 dan CAC/RCP 1-1969.kritis pada proses pengadaan pangan hingga pangan dinyatakan aman dan terbebas dari kontaminan. BPOM RI MD 228313022578 tanggal 30 Juni 2006 yang berlaku hingga 30 Juni 2011 *) 69 . BPOM RI MD 228313023578 tanggal 6 November 2006 yang berlaku hingga 6 November 2011. Perseroan telah memiliki Sertifikat yang diterbitkan oleh M-BRIO HACCP Certification Body No.E-HCBSSH 024-IDN tanggal 17 Maret 2010 yang berlaku sampai tanggal 17 Maret 2013 dan saat ini dalam proses perpanjangan.4. Proses Pemanggangan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Nama Pangan Sandwich Isi Krim Kacang Roti Tawar Roti Sandwich Isi Krim Keju Roti Sandwich Isi Bluberry Roti Sandwich Isi Coklat Roti Isi Daging Ayam Bumbu Teriyaki Roti Sobek Isi Coklat Keju Roti Sobek Isi Coklat Bluberry Roti Isi Krim Coklat Roti Isi Krim Coklat Vanila Roti Isi Krim Moka Roti Isi Kelapa Roti Isi Krim Keju Roti Untuk Burger Roti Kadet (Rolls) Roti Sobek Isi Coklat Sarikaya Roti Sobek Isi Coklat Roti Isi Selai Srikaya Roti Isi Selai Stroberi Roti Isi Keju Roti Isi Coklat Roti Sobek Isi Coklat Nanas Roti Isi Krim Stroberi Roti Tawar Susu Roti Isi Krim Coklat Roti Isi Krim Keju Roti Burger Bun Wijen Roti Isi Coklat Keju Roti Choco Chips Roti Umbi Roti Sobek Isi Coklat Strawberry Roti Kasur Keju Roti Isi Selai Buah (Mixfruit) Roti Isi Daging Sapi Bumbu Barbekyu Roti Sandwich Isi Sarikaya Ala Medan Roti Gandum Roti Tawar Kupas Roti Tawar Rasa Pandan Roti Tawar Keju Roti Kasur Keju Nomor BPOM RI MD 228310091374 228310092374 228310088374 228310089374 228310090374 228310087374 228310024374 228310085374 228310008374 228310017374 228310007374 228310084374 228310083374 228310016374 228310015374 228310022374 228310029374 228310002374 228310003374 228310004374 228310005374 228310078374 228310072374 228310073374 228310071374 228310070374 228310057374 235410050374 235410049374 228310068374 228310067374 228310066374 235410099374 228310093374 235410102374 235410041374 235410095374 228310094374 235410098374 228310066374 Masa Berlaku 14 April 2011 14 April 2016 14 April 2011 14 April 2016 23 Maret 2011 23 Maret 2016 23 Maret 2011 23 Maret 2016 23 Maret 2011 23 Maret 2016 1 Maret 2011 1 Maret 2016 23 Februari 2011 23 Februari 2016 29 November 2010 29 November 2015 13 Oktober 2010 13 Oktober 2015 13 Oktober 2010 13 Oktober 2015 13 Oktober 2010 13 Oktober 2015 5 Oktober 2010 5 Oktober 2015 5 Oktober 2010 5 Oktober 2015 4 Oktober 2010 4 Oktober 2015 4 Oktober 2010 4 Oktober 2015 23 Agustus 2010 23 Agustus 2015 23 Agustus 2010 23 Agustus 2015 29 Juli 2010 29 Juli 2015 29 Juli 2010 29 Juli 2015 29 Juli 2010 29 Juli 2015 29 Juli 2010 29 Juli 2015 17 Maret 2010 17 Maret 2015 7 Juli 2009 7 Juli 2014 7 Juli 2009 7 Juli 2014 7 Juli 2009 7 Juli 2014 7 Juli 2009 7 Juli 2014 24 April 2008 24 April 2013*) 6 Februari 2012 6 Februari 2017 6 Februari 2012 6 Februari 2017 6 November 2006 6 November 2011 18 Juli 2011 18 Juli 2016 18 Juli 2011 18 Juli 2016 12 Juni 2012 12 Juni 2017 27 April 2011 27 April 2016 31 Oktober 2012 31 Oktober 2017 17 Januari 2012 17 Januari 2017 16 Januari 2012 16 Januari 2017 13 Juni 2011 13 Juni 2016 13 Februari 2012 13 Februari 2017 18 Juli 2011 18 Juli 2016 Keterangan: sedang dalam proses perpanjangan - Berdasarkan Surat Keterangan Direksi Perseroan tanggal 28 Februari 2013. Rev. Perseroan telah mendaftarkan dan mendapatkan persetujuan BPOM RI atas produk-produk hasil industri Perseroan yang terdapat dalam tabel berikut. · Roti Tawar Premium dengan No. 2003. Lingkup Sertifikasi: Roti Tawar dan Roti Manis.12569/2004 tentang Kriteria dan Tata Laksana Penilaian Produk Pangan.HK00/05. a. Sesuai dengan Keputusan Kepala BPOM RI No. sehubungan dengan kurang diminatinya roti merek Umbi dan Tawar Premium oleh masyarakat maka sejak tahun 2008 Perseroan memutuskan tidak lagi memproduksi roti merek: · Roti Umbi dengan No. Sari Roti No.

Nama Pangan Keik Spon Coklat Keik Spons Rasa Pandan (Chiffon Cake) Chiffon Cake Rasa Pandan Keik Chiffon Rasa Stroberi Nomor BPOM RI MD 228310075374 228310074374 227510069374 227510086374 Masa Berlaku 14 Agustus 2009 14 Agustus 2014 14 Agustus 2009 14 Agustus 2014 24 April 2008 24 April 2013 13 Desember 2009 14 Agustus 2014 Perseroan telah memperoleh Sertifikat Halal untuk produk-produk hasil industri Perseroan.c. Berikut ini adalah daftar produk Perseroan yang telah memperoleh sertifikasi halal: Merek : Sari Roti Roti Tawar 1 Roti Tawar Spesial 2 Roti Kismis (Raisin) 3 Roti Gandum (Whole Wheat) 4 Roti Tawar Premium Toast 5 Roti Coklat Chip 6 Roti Tawar Kupas 7 Roti Tawar Pandan 8 Roti Marbel Roti Sandroll 1 Roti Isi Krim Mocca 2 Roti Isi Krim Coklat 3 Roti Isi Krim Coklat Vanila 4 Roti Isi Krim Keju 5 Roti Isi Krim Bluberry (produk baru) 6 Roti Isi Sosis (produk baru) Roti Sobek 1 Roti Sobek Isi Coklat dan Sarikaya 2 Roti Sobek Isi Coklat dan Keju 3 Roti Sobek Isi Coklat 4 Roti Sobek Isi Coklat dan Strawberry 5 Roti Sobek Isi Coklat dan Nanas (produk baru) 6 Roti Sobek Coklat dan Blueberry Roti Kasur 1 Roti Kasur Susu 2 Roti Kasur Keju 3 Roti Kasur Kopi (produk baru) 4 Roti Kasur Coklat Keju (produk baru) Roti Sisir 1 Roti Sisir Mentega Roti Plain Rolls 1 Roti Plain Rolls (Plain Rolls Bun) 2 Roti Plain Rolls Mc. Big Mac Bun) 70 . Sari Cake No. 00100009241298.SP23Dir/LPPOM MUI/V/2009 tanggal 23 Mei 2009 dan tentang Penambahan Produk Halal Pada Lampiran Sertifikat Halal yang menginduk pada Sertifikat Halal No. 1 2 3 4.001d/Ket./ LPPOM MUI/IX/2008 tanggal 11 September 2008 untuk melengkapi Sertifikat Halal yang mengacu pada Sertifikat Halal No. beserta Surat Keterangan No. 0100009241298 dan Surat Pernyataan No.00200009241298 yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia tanggal 3 Februari 2010 dan berlaku sampai dengan tanggal 2 Februari 2012. Donalds Roti Burger 1 Roti Burger (Burger Bun) 2 Roti Burger Wijen (Burger Bun Wijen) 3 Roti Burger Mc. yang kemudian diperpanjang hingga berlaku sampai dengan 1 Februari 2014. yaitu Sari Roti dan Sari Cake berdasarkan Sertifikat Halal No. Mc. Donalds (Regular Bun) 4 Roti Burger Wijen. Donalds (Quarter Pounder Bun.

Kebijakan impor tepung terigu dan kemudahan ijin mendirikan pabrik tepung terigu oleh pemerintah Indonesia menjamin ketersediaan bahan baku utama Perseroan. 12/02/Th. Permintaan Permintaan akan produk roti di Indonesia dipengaruhi oleh daya beli (pendapatan masyarakat) dan perubahan pola makan. Dalam masa krisis ekonomi industri makanan dan minuman tetap bertumbuh. khususnya di daerah perkotaan. 71 .08%.XV tanggal 1 Februari 2012.75%. Selain itu.11/02/Th. Perusahaan-perusahaan yang berusaha di industri makanan juga terus melakukan investasi sebagai akibat dari besarnya peluang pasar. serta mengandung gizi yang cukup. Jumlah penduduk. sedangkan untuk tahun 2011.Snack Roll Butter Roll Butter Stick Roll Merek : Sari Cake Sari Cake 1 Bolu Chiffon Rasa Pandan 2 Bolu Chiffon Rasa Coklat 3 Bolu Chiffon Rasa Keju 4 Keik Spons Coklat (Chiffon Cake Coklat) (produk baru) 5 Keik Spons Rasa Pandan (Chiffon Cake Rasa Pandan) (produk baru) 6 Keik Pisang (Banana Cake) (produk baru) 3. turut meningkatkan permintaan akan produk roti. Perseroan melakukan pembelian bahan baku seluruhnya dari dalam negeri dan karenanya tidak memiliki ketergantungan terhadap impor bahan baku. daya beli. Bahan Baku dan Pelengkap Bahan baku utama produk roti adalah tepung terigu yang berasal dari tanaman gandum. Selain itu. Menjalani kehidupan yang serba cepat di perkotaan pada saat ini membutuhkan produk makanan yang praktis. dengan syarat harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) tepung terigu.XIII tanggal 1 Februari 2010 menyatakan bahwa industri makanan dan minuman pada tahun 2010 bertumbuh sebesar 11. menyatakan bahwa industri makanan dan minuman bertumbuh sebesar 8. 10/02/Th. Perseroan mempunyai peluang yang sama. pemerintah Indonesia mengijinkan impor tepung terigu oleh importir umum. dan pada tahun 2012. Berita Resmi Biro Pusat Statistik No. Harga gandum/ tepung terigu sangat dipengaruhi oleh harga di pasar internasional dan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap valuta asing. menyatakan bahwa industri makanan bertumbuh sebesar 12. Dalam hal ini.XVI tanggal 1 Februari 2013. Peningkatan daya beli masyarakat akan meningkatkan permintaan akan produk roti. Berita Resmi Statistik No. Prospek Usaha Peluang usaha di bidang makanan dan minuman di Indonesia adalah besar.34%. pertumbuhan ekonomi di Indonesia merupakan faktor-faktor yang sangat signifikan dalam usaha makanan. terbukti dengan adanya pengakuan dan sertifikasi dari berbagai pihak seperti telah dijelaskan pada subbab mengenai Sertifikasi dan Penghargaan di atas. Berita Resmi Biro Pusat Statistik No. Perseroan juga tidak tergantung pada satu supplier bahan baku dan senantiasa melakukan riset untuk mencari pemasok-pemasok bahan baku lainnya. Sejak tahun 1998. Sebagai produsen roti yang terkemuka. Produk roti merupakan produk makanan yang praktis untuk dikonsumsi dan efisien. perubahan pola makan masyarakat. peluang pasar bagi Perseroan menjadi semakin terbuka lebar.

(3) industri toko roti (boutique bakery). Supermarket dan Hypermarket merupakan jalur distribusi yang sesuai untuk produk Perseroan. Dalam hal ini. Sebagai industri yang bersaing secara sempurna. bersih dan sehat. - Melakukan pembangunan pabrik di daerah-daerah lain di Indonesia untuk dapat memenuhi kebutuhan produk roti yang berkualitas. kalsium tinggi. Perseroan semakin efisien dan dapat memenangkan persaingan. Dalam hal ini. Selain itu. dan. Perseroan juga bekerja sama dengan para pedagang 72 . Dengan melakukan SCM yang baik. Strategi dan Rencana Pengembangan Perseroan menerapkan strategi berikut dalam rangka mengembangkan usahanya : - Menerapkan Supply Chain Management (SCM). sebuah kegiatan (manajemen) yang mengawasi bahan-bahan informasi dan aspek keuangan dalam proses pergerakkannya dari pemasok. (2) industri rumah tangga (usaha kecil). seperti kegiatan usaha Perseroan. Perseroan menggunakan bahan pelengkap produk berupa isi roti seperti coklat. - Memproduksi produk-produk baru baik roti maupun kue dan makanan ringan (snack) yang berbasis produk roti. Tantangan yang lain adalah produk yang dihasilkan oleh Perseroan harus mempunyai cita rasa yang dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Selain itu. Kecukupan vitamin dan mineral pada produk roti juga sudah menjadi keharusan. Perseroan menggunakan kemasan plastik yang dibeli dari pemasok dalam negeri. produsen. industri roti pun selama 5 tahun ke depan akan mempunyai tren kebutuhan makanan yang bersifat fungsional misalnya roti yang mengandung serat tinggi (dietary fiber). Perseroan juga menggunakan bread improver agar roti yang dihasilkan lebih berkualitas. melakukan usaha kecil dan menengah atau membuka toko roti antara lain seperti industri toko roti dengan format waralaba (franchising). 4. Industri roti merupakan industri yang bersaing secara sempurna. pengecer hingga konsumen. mengingat produk roti merupakan produk perishable (tipe makanan dan minuman yang mudah rusak) sehingga memerlukan penanganan distribusi yang baik sampai pada tingkat pengelolaan produk yang kadaluarsa. Tren industri selama 5 tahun ke depan tetap berpotensi seiring dengan peningkatan pendapatan masyarakat dan kebutuhan akan jenis makanan yang praktis. - Memilih jalur distribusi yang tepat sehingga Perseroan dapat mendistribusikan produknya dengan cepat. Persaingan Industri roti di Indonesia terdiri dari : (1) industri yang memproduksi secara massal. DHA. Tantangan dan Tren Industri Tantangan yang signifikan dalam industri roti. Seperti halnya industri makanan dan minuman. Minimarket. Omega 3 dan lain-lain untuk kebutuhan kesehatan manusia akan menjadi tren pada 5 tahun ke depan. tepat dan akurat. kelapa. Investor dapat masuk dengan memproduksi secara masal. distributor. investor dapat masuk dan keluar dengan hambatan yang tidak terlalu tinggi. dimana kegiatan tersebut meliputi koordinasi.Dalam proses produksinya. serta keanekaragaman makanan. strawberry yang berupa selai. khususnya industri roti yang bersifat massal seperti Perseroan adalah kemampuan untuk mendistribusikan produk roti dengan tepat dan cepat. pesaing terdekat Perseroan adalah perusahaan yang termasuk dalam industri roti yang diproduksi secara masal dan private label (merk yang diproduksi oleh peritel). Perseroan telah menerapkan Supply Chain Management (SCM). halal. srikaya. Dalam hal pengemasan produk. Ketiga industri tersebut seluruhnya memberikan pasokan produk roti untuk kebutuhan penduduk Indonesia. kolaborasi dan integrasi rantai proses di dalam dan di luar Perseroan. keju.

dengan menerima kegiatan kunjungan pabrik setiap hari Senin – Jumat. antara lain: a.- - - keliling dengan mendanai semua fasilitas gerobak roti. jumlah hotel. parameter/indikator lain seperti jumlah gerai ritel yang ada. yaitu kurang dari 5 hari di pasar. b.367/T/INDUSTRI/2005 tentang Izin Perluasan tanggal 11 Mei 2005. Hal ini untuk mengatasi kendala umur simpan produk yang sangat pendek. plastik). jumlah populasi penduduk. usaha jasa dan perdagangan yang ada. Jenis produk: Perseroan melakukan sejumlah riset/survey terhadap kegemaran/kesukaan pelanggan atas jenis roti dan memahami peta persaingan usaha sejenis. Perseroan diwajibkan melaksanakan semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL). Melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik sesuai dengan jenis limbah/cemarannya. kaderisasi maupun pelatihan tenaga kerja yang dilaksanakan secara berkala untuk keperluan ekspansi usaha. yang disesuaikan dengan limbah/cemarannya. Perseroan diwajibkan untuk melaksanakan semua ketentuan yang telah tercantum dalam dokumen Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKPM No. Surat Keputusan Kepala BKPM399/T/INDUSTRI/2009 tentang Izin Perluasan tanggal 30 April 2009. produk kadaluarsa. Pendirian pabrik roti yang baru dilakukan dengan tingkat kapasitas yang minimum terlebih dahulu. Kantor Pusat di Kawasan Industri MM2100 (Cikarang) Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM No. Sumber daya manusia: Perseroan menyiapkan sumber daya manusia dengan melakukan rekrutmen. dan koperasi. kantin. jumlah bank. c. usaha sejenis yang telah ada (tingkat persaingan). Perseroan melakukan ekspansi dengan mempertimbangkan beberapa aspek tinjauan. Marjin yang diberikan oleh Perseroan kepada para pelanggan adalah marjin yang kompetitif diantara perusahaan-perusahaan produk konsumen lainnya. antara lain: a. disesuaikan dengan tingkat produksi dan penjualan terkait prospek konsumsi berdasarkan aspek-aspek tinjauan di atas. Perseroan menggunakan fasilitas yang ada dalam kawasan industri tempat pabrik-pabrik Perseroan berdiri. sehingga dapat membantu pendistribusian produk ke konsumen langsung dari rumah ke rumah. Perseroan melakukan persiapan-persiapan di bidang operasional. d. lemak. Dari segi pemasaran. seperti : bekas kemasan bahan baku dan penolong. Melakukan pemantauan limbah/cemarannya. daya beli dan tingkat konsumsi. produk reject. Perseroan berencana untuk melakukan ekspansi dengan membangun pabrik di lokasi yang terdekat dengan konsumen. Mitra bisnis: Perseroan menyiapkan rencana bisnis bersama mitra usaha secara sistematis sebelum pabrik baru beroperasi. ceceran bahan baku. atau limbah domestik (kertas. Distribusi: Perseroan membuat peta distribusi dan rencana penyebaran produk secara terintegrasi. Perseroan juga menggunakan toko-toko tradisional lainnya seperti toko P&D. 5. yaitu antara lain: a. APD bekas (masker dan sarung tangan). Dalam melakukan ekspansi usaha. c. Perseroan secara terus menerus menunjukkan kepada konsumen akan kebersihan fasilitas produksi serta usaha Perseroan untuk menjalankan GMP (Good Manufacturing Practice) dan sanitasi. Dalam hal ekspansi usaha. b. 73 . Melakukan monitoring/pemantauan setiap 6 bulan sekali atas limbah-limbah berikut : - Limbah padat. Perseroan senantiasa berusaha untuk menjaga hubungan dengan pelanggan dalam posisi win-win. Perseroan juga beriklan melalui media seperti TV yang menunjukkan keunggulan produk Perseroan. jumlah usaha/industri bakery lokal ataupun pemain regional lainnya yang telah ada terlebih dahulu. b. c.74/T/INDUSTRI/1999 tentang Pemberian Izin Usaha Industri tanggal 22 Februari 1999. Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan Dalam hal pengelolaan limbah hasil produksi.

Pabrik di Kawasan Industri Medan Star (Medan) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya surat Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kabupaten Deli Serdang Kode Buku No. antara lain : debu di ruang kerja.2. Kec.1/475/B. 74 .1/DS/2011 tanggal disetujui 25 April 2011 perihal Rekomendasi atas UKL-UPL Industri Produk Roti dan Kue Perseroan di Jl. debu di luar pabrik dan iklim kerja. antara lain : ruang kerja. oli bekas. debu emisi.660.- - - - Limbah cair. Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Pabrik di Kawasan Industri Wijaya Kusuma (Semarang) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya surat Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Semarang No.II/V/2011 tanggal 12 Mei 2011 perihal rekomendasi DPLHyang antara lain menyatakan bahwa DPLH untuk kegiatan Perseroan secara teknis dapat disetujui. Pabrik di Kawasan Industri Jababeka Blok W (Cikarang) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya Surat Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tanggal 22 Juni 2007 yang menyatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan dokumen UKL dan UPL Perseroan telah sesuai dengan Surat Tanggapan Kepala Dinas Pengendalian Dampak Lingkungan dan Pertambangan Kabupaten Bekasi No. Udara. air cuci krat). Pabrik di Kawasan Industri PIER (Pasuruan) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya Surat Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kabupaten Pasuruan tanggal 15 Maret 2006 yang menyatakan bahwa dokumen UKL dan UPL Perseroan telah disesuaikan dengan Surat Tanggapan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kabupaten Pasuruan No. Gas. Pabrik di Kawasan Industri MM2100 (Cikarang) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya Surat Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tanggal 10 April 2012 yang menyatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan dokumen UKL dan UPL Perseroan telah sesuai dengan Surat Tanggapan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi No. 660. Pelita Raya I No.2. seperti : limbah cair pabrik.P/629/660.660.1/544/TL&ADL/BPLH tanggal 11 Juni 2010. antara lain : kebisingan ruang kerja. 8-10 KIM Star. kebisingan di luar pabrik.1/212/TL&ADL/BPLH tanggal 20 Maret 2012.666/195a/424. emisi dari cerobong asap. dan limbah cair domestik (toilet.086/2006 tanggal 10 Maret 2006. Pabrik di Banyuasin (Palembang) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya surat Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kabupaten Banyuasin Kode Buku No.Tbk di Kecamatan Talang kelapa.2. Pabrik di Kawasan Industri Jababeka Blok U (Cikarang) Perseroan telah melaksanakan kewajiban dengan dikeluarkannya Surat Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi tanggal 12 Agustus 2010 yang menyatakan bahwa dokumen UKL & UPL Perseroan telah sesuai dengan Surat Tanggapan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi No. 660/18-1/BLH/XII/2011 tanggal disetujui 9 Desember 2011 perihal Rekomendasi atas UKL-UPL Kegiatan Pabrik Roti “Sari Roti” PT Nippon Indosari Corpindo. Udara. Kabupaten Banyuasin.660. Desa Tanjung Baru.660.1/09/ADL/DPDLP tanggal 18 Januari 2007.

Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) Dalam rangka menjaga kepentingan seluruh stakeholders dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham. melakukan program mudik bersama bagi para penjaja keliling produk Perseroan dengan menyediakan fasilitas transportasi ke kampung halaman. Perseroan ikut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan diantaranya sebagai berikut : . dan Komite Audit. memberikan santunan. Perseroan saat ini sedang dalam proses pengurusan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) untuk pabrik di kawasan industri Makassar pada Instansi terkait. 75 .000 2011 342.468.198.. Perseroan memiliki komitmen untuk senantiasa berperilaku dengan memperhatikan etika bisnis dan transparan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu. selamaini Perseroan telah menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dalam kegiatan usahanya.546. serta .Pabrik di Kawasan Industri Makassar Berdasarkan Surat Keterangan Direksi tanggal 28 Februari 2013. Riset dan Pengembangan Perseroan di dalam usahanya untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan diminati oleh para konsumen. Perseroan telah memiliki Komisaris Independen.750 2012 331. . 7. 6. Perseroan juga didukung oleh Shikishima Baking Co. penyuluhan dalam rangka mensukseskan program-program Pemerintah. Dalam rangka penerapan Good Corporate Governance.164 8. tenaga ahli di bidang teknologi pembuatan roti. Departemen Audit Internal. serta pengobatan dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. berupa laboratorium riset dan pengembangan yang lengkap untuk roti. Biaya pelaksanaan tanggung jawab sosial Perseroan selama tiga tahun terakhir adalah sebagai berikut: Keterangan Biaya CSR Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2010 133. Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social Responsibility) Dalam hal penerapan Tanggung Jawab Sosial. Direktur Tidak Terafiliasi. Ltd. Sekretaris Perusahaan. (Afiliasi) yang memberikan jasa know how. donor dan bantuan sosial bagi masyarakat yang tertimpa musibah ataupun yang memerlukan. selain memiliki fasilitas tersendiri untuk riset dan pengembangan. mengadakan kegiatan-kegiatan sosial seperti donor darah.

IX.793 1.863 759. Sarwoko & Sandjaja).945 52.945 546. dan 2008 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.887 263 16.274 4.384 190. Suherman & Surja (dahulu Purwantono.866 6.480 2.075 315 1.891 12.274 73.243 893. 2010.849 9.426 1.204.279 379 43 393 104.610 43.265 204.723 422 22.613 76 .898 11.135 9.878 1.774 1.455 213. firma anggota Ernst & Young Global Limited dengan pendapat wajar tanpa pengecualian seperti yang tercantum dalam laporannya yang disertakan dalam Prospektus ini. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan Perseroan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012.300 2.840 124.410 797 2.368 346.975 389 323 222.645 6.214 1. 2009.099 8. 2011.127 1.501 1. LAPORAN POSISI KEUANGAN (dalam jutaan Rupiah) URAIAN ASET Aset Lancar Kas dan Setara Kas Piutang Usaha: Pihak Ketiga Pihak Berelasi Piutang Lain-lain pihak ketiga Persediaan Biaya Dibayar Dimuka Pajak Dibayar Dimuka Uang Muka Total Aset Lancar Aset Tidak Lancar Aset Tetap Deposito Jaminan Aset Tak Berwujud Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya Aset Non-Keuangan Tidak Lancar Lainnya Total Aset Tidak Lancar Total Aset 2012 31 Desember 2011 2010 2009 2008 37.137 345.104 11.872 48.313 14.431 2.818 101.978 201.162 355.110 4.397 120.486 453 204.954 76.306 2.722 57.602 335 2.878 133.008 568.235 568.599 4.203 68 7.299 219.635 985.370 308.681 16.030 53.

607 64.519 65.795 15.487 212.857 5.413 433.115 42.52 106.821 222.(dalam jutaan Rupiah)  URAIAN LIABILITAS Liabilitas Jangka Pendek Utang Usaha Pihak Ketiga Pihak Berelasi Utang Lain-lain Utang Pajak Beban Akrual Utang Bank Jangka Panjang yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Total Liabilitas Jangka Pendek Liabilitas Jangka Panjang Jaminan Pelanggan Utang Bank Jangka Panjang .725 308.015 34.215 455.440 167.051 349 86.526 10.190.150 115.918) (163.33 114.775 57.403 153.neto Saldo Laba .938 323.025 6.054 342.813 68.750 6.236 173.888 101.803) (99.325 130.001 101.342 17.891 23.979 296.001 101.491 60.072) (12.690 179.404 289.588 78 91.819 6.138 75.115 42.032 390 1.775 57.174 112.696 7.817 17.945 272.Belum Ditentukan Penggunaannya Total Ekuitas Total Liabilitas dan Ekuitas 2012 31 Desember 2011 2010 2009 2008 59.448 14.143 10.36 66.974 34.193 556.412 147.635 13.412 149.375 24.342 612.840 346.456 21 148.877 6.025 222.072 10.793 154.639 25.099 161.666 80.450 19.073 407 195.526) 13.567 3.108 12.328 661 (5.449 177.29 77 .303 19.204 546.641 8.608 1.182 36.989 11.108 4.204.276 5.337 33.413 (370.150 115.981 (278) (3.465 5.776 17.844 16.519 6.881 538.344) (616) 199.948 134.423 11.949 6.420 2.605 12.209 32 92.452 568.37 49.164 8.371 666.162 7.167 263.933 99.333) (133.721 4.441 759.268) 199.236 173.826 813.978 44.001 86.192 485.258) (232.454 10.360 379.613 LAPORAN LABA RUGI (dalam jutaan Rupiah) Uraian Penjualan Neto Beban Pokok Penjualan Laba Bruto Beban Usaha Pendapatan Operasi Lainnya Beban Operasi Lainnya Laba Usaha Pendapatan keuangan Beban Keuangan Laba Sebelum Pajak Penghasilan Beban Pajak Penghasilan Laba Tahun Berjalan Pendapatan Komprehensif Lain Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan Laba per Saham Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012 2011 2010 2009 2008 1.051 349 392.142 47.737 65.137 181.553 634.402) (310) (2.195 2.929 83.658 91.861 37.643 149.933 99.117 20.000 168 95.Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun Liabilitas Pajak Tangguhan .425 39.080 1.265 81.236 173.591 3.227 135.439 12.356) (5.920 383.neto Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang Total Liabilitas Jangka Panjang Total Liabilitas EKUITAS Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Tambahan Modal Disetor .013 50.810 86.376 18.583 86.

75 11.06 Laba Bersih / Jumlah Aset Rata-rata (ROA) 15.75 7. Pada tanggal 31 Desember 2012.23 40.65 16.59 23.73 9.362 442.38 24.14 12. bunga.02 Laba Usaha / Pendapatan Bersih 16.98 171.11 Ekuitas 21.32 PERTUMBUHAN (%) PROFITABILITAS (%) SOLVABILITAS (x) LIKUIDITAS (x) Modal kerja bersih (juta Rupiah) Inventory turnover (x) Receivable turnover (x) Inventory days (hari) Receivable days (hari) Rasio kas yang dihasilkan dari aktivitas operasi terhadap laba bersih (x) Keterangan : *) merupakan rasio yang dipersyaratkan dalam perjanjian pinjaman : - Perbandingan antara aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek lebih dari 1 - Perbandingan antara EBITDA terhadap beban bunga lebih dari 2 kali (untuk pinjaman bank) - Perbandingan antara jumlah utang yang memiliki kewajiban untuk membayar bunga terhadap jumlah ekuitas tidak lebih dari 1 kali.28 0. 78 .26 38.08 14.67 138.24 Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek 1.69 34.14 INTEREST COVERAGE RATIO (x) Laba sebelum pajak dan bunga / beban bunga 17.47 21.31 1.69 53.14 32.804 602.162 562.52 14.36 28.94 1 36 42.99 19.74 Laba Bersih / Ekuitas Rata-rata(ROE) 24.99 26.73 DER (Jumlah Liabilitas / Ekuitas) 0.40 1.80 17.28 2.45 Laba Tahun Berjalan 28.08 1.27 1.31 171.11 Laba Usaha 30.25 1.74 18.52 26.37 10.58 Assets Turnover 0.89 198.41 32.43 82.73 98.02 38.83 16.12 1.94 10.96 1.52 0. penyusutan dan amortisasi / beban bunga*) 20.07 1.391 679.74 1 34 1.065 634.31 9.73 33.84 22.70 31.28 0. Perseroan telah memenuhi semua persyaratan sehubungan dengan fasilitas kredit di atas.09 1 40 120.34 Laba sebelum pajak.56 Aset 58.45 0.79 9.96 9.36 DAR (Jumlah Liabilitas / Aset) 0.81 0.25 16.86 25.30 11.31 1.42 17.RASIO KEUANGAN URAIAN Per 31 Desember 2010 2012 2011 2009 2008 Pendapatan Bersih 46.20 0.19 17.19 74.78 12.39 0.59 63.09 1 36 12.39 48.96 Laba Bersih / Pendapatan Bersih 12.16 18.51 1 38 29.30 1.41 12.99 1.95 48.07 1.

001 Saldo Laba . tidak ada perubahan struktur permodalan dalam Perseroan. EKUITAS Tabel di bawah ini menunjukkan posisi ekuitas Perseroan yang didasarkan atas laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012.441 455. 79 .neto 173.001 173. sebagai berikut : (dalam jutaan Rupiah) 31 Desember Keterangan 2012 2011 2010 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 101. dan 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.204 181.452 Setelah tanggal 31 Desember 2013.Belum Ditentukan Penggunaannya 392. 2011.215 Total Ekuitas 666.001 173.236 101.X.371 272.236 101.236 Tambahan Modal Disetor . Suherman & Surja dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.608 546.

PERPAJAKAN Perpajakan Untuk Pemegang Obligasi Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga dan/atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak: 1. Perseroan tidak memiliki tunggakan pajak. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi. atas diskonto obligasi tanpa bunga sebesar: (i) 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap. CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DISARANKAN ATAS BIAYA SENDIRI UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan obligasi. PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM INI. c. dan (iii) 15% untuk tahun 2014 dan seterusnya. dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang No. PEMBELIAN. atas diskonto obligasi dengan kupon sebesar: (i) 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap. 80 .XI. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. atas bunga dan/atau diskonto dari obligasi yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak reksadana yang terdaftar pada OJK sebesar: (i) 0% untuk tahun 2009 sampai dengan tahun 2010. dan (ii) 20% atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap. (ii) 5% untuk tahun 2011 sampai dengan tahun 2013. dan 2. dan (ii) 20% atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap. dan (ii) 20% atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap.7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang No. Jumlah yang terkena pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan obligasi.16 Tahun 2009 tanggal 9 Februari 2009 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan berupa Bunga Obligasi. d. Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Oleh Perseroan Perseroan telah memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku. tidak termasuk bunga berjalan. bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-undang No. penghasilan yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak berupa bunga dan/atau diskonto obligasi dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final : a. Sampai dengan tanggal Prospektus ini diterbitkan. b. atas Bunga Obligasi dengan kupon sebesar: (i) 15% bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap.

7. 3.000. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi. TOTAL Persentase (%) • • • • • • • • 100 Selanjutnya Para Penjamin Emisi Efek yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No.000. 4.A. S.IX. Notaris di Jakarta.(lima ratus miliar Rupiah) pada tanggal penutupan Masa Penawaran Obligasi. Penjamin Emisi Obligasi Porsi Penjaminan (dalam Rp ) 1.XII.000. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No.82 tanggal 22 Maret 2013.H. PT BCA Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak terafiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung. Perjanjian tersebut di atas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan atau perjanjian yang mungkin telah dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam perjanjian dan setelah itu tidak ada lagi Perjanjian yang dibuat oleh para pihak yang isinya bertentangan dengan Perjanjian ini. PT BCA Sekuritas 2. 81 . Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut: No. para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada masyarakat secara kesanggupan penuh (full commitment) dan mengikatkan diri untuk membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual atas Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 sebanyak-banyaknya sebesar Rp500..

Jenderal Sudirman Kavling 52-53 Jakarta 12190 82 .10095/Dir/NIC/ XII/2012 tanggal 6 Desember 2012.VI. mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan No. Pedoman Kerja: Pernyataan Undang-Undang No.10086/DIR/NIC/ III/2013 tanggal 25 Januari 2013. 12-14A Jakarta 12790 STTD No. c. Mewakili kepentingan pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-syarat Obligasi. S. antara lain Perjanjian Perwaliamanatan. mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan kecuali hubungan Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah. dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan serta peraturan perundangundangan yang berlaku.C. Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. Tanah Abang II No.VI. sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemegang Efek bersifat utang. Kapten Tendean Kav. b.C. Wali Amanat dilarang: a.H.20/STTD-WA/PM/2000 tanggal 2 Agutus 2000 atas nama PT Bank Mega Tbk Pedoman Kerja: UUPM Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. Lantai 16 Jl. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam penawaran umum ini adalah sebagai berikut: Wali Amanat : Tugas Pokok : PT Bank Mega Tbk Menara Bank Mega.Kep. PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 menyatakan bahwa sejak penandatanganan Kontrak Perwaliamanatan sampai dengan berakhirnya tugas Wali Amanat.VI. menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan. merangkap sebagai penanggung dan pemberi agunan dalam penerbitan Efek bersifat utang sebagaimana diatur dalam Peraturan No. Pengakuan Utang dan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. serta akta-akta pengubahannya.3. Suherman & Surja Gedung BEI Menara II Lantai 7 Jl.5 Jakarta 10160 STTD: 50/STTD-N/PM/1997 atas nama FX Budi Santoso Isbandi. Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013. S. Jl. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No.H.30 tahun 2004 tentang Jabatan Notaris dan Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia. Notaris : Tugas Pokok : Akuntan Publik : FX Budi Santoso Isbandi.4. Sesuai dengan ketentuan Peraturan Bapepam dan LK No.C.XIII.412/BL/2010 tanggal 6 September 2010 tentang Ketentuan Umum Dan Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang.3. d. Purwantono. berdasarkan pertimbangan Wali Amanat.

Tugas dan Fungsi Konsultan Hukum yang diuraikan disini adalah sesuai dengan Standar Profesi dan Peraturan Pasar Modal yang berlaku guna melaksanakan prinsip keterbukaan. Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUPM. T. 259/PM/STTD-AP/2000 atas nama Dra. yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Juli 2013 atas nama Kukuh Komandoko H.573 Pedoman Kerja: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). : Hadiwidjojo Wirya Mukhtar Ardibrata Law Offices Gedung Ratu Prabu 1 Lantai 1 Jl. 20 Jakarta 12560 STTD No. Konsultan Hukum : Tugas Pokok STTD No. 83 . Tugas Pokok : Melakukan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No.AP.Hasil pemeriksaan dan penelitian mana telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum yang menjadi dasar dari Pendapat Hukum yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum.B Simatupang Kav. Pedoman Kerja: Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal Ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat penunjukkan No. bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Feniwati Chendana Surat Ijin Praktek Akuntan Publik No. Standar tersebut mengharuskan Akuntan Publik merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang material. Keanggotaan Asosiasi: Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) No. Konsultan Hukum melakukan uji tuntas dari segi hukum atas fakta yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berhubungan dengan itu sebagaimana disampaikan oleh Perseroan. Tugas Akuntan Publik meliputi pemeriksaan atas dasar pengujian.200815 atas nama Kukuh Komandoko H. Memberikan Pendapat Hukum mengenai Perseroan dalam rangka Penawaran Umum ini.411/HWMAKKO/1212 tanggal 11 Desember 2012.541/PM/STTD-KH/2004.06163/PSS-AS/2012 tanggal 26 November 2012. Akuntan Publik bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan terhadap laporan keuangan yang diaudit.00523/PSSAS/2013 tanggal 5 Februari 2013 dan No.0694 Keanggotaan Asosiasi: Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) No. Tugas lainnya adalah meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang menyangkut segi hukum.

Halaman ini sengaja dikosongkan xiv .

XIV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM 85 .

Halaman ini sengaja dikosongkan xiv .

 yang   terdaftar  sebagai  Lembaga  Profesi  Penunjang  Pasar  Modal  pada  Badan  Pengawas  Pasar  Modal  Dan   Lembaga  Keuangan  di  bawah  pendaftaran  No.   S..78%  (delapan   puluh  empat  koma  tujuh  puluh  delapan  persen)  dari  seluruh  saham  dengan  hak  suara  yang  sah  yang   dikeluarkan   oleh   Perseroan   dan   sesuai   dengan   ketentuan-­‐ketentuan   dalam   Anggaran   Dasar   Perseroan   dan   Undang-­‐Undang   No.   Kawasan  Industri  MM  2100   Jalan  Selayar  Blok  A9.   PT   NIPPON   INDOSARI   CORPINDO.   Penawaran   Umum   Obligasi   ini   dijamin   dengan   kesanggupan   penuh  oleh  PT  BCA  Sekuritas.-­‐   (lima   ratus   miliar   rupiah)   yang   berjangka   waktu   5   tahun   terhitung   sejak   Tanggal   Emisi   (selanjutnya   disebut   sebagai   “Penawaran   Umum   Obligasi”).   PT  Nippon  Indosari  Corpindo.  selaku  Penjamin  Pelaksana  Emisi  Obligasi.  Desa  Mekarwangi   Kecamatan  Cikarang  Barat.B  Simatupang  Kav.  Tbk.000.   M.   Yang   bertandatangan   di   bawah   ini.   021/II/PT/2013  tanggal  28  Februari  2013  telah  dihadiri  atau  terwakilkan  sebanyak  84.   agar   Pernyataan  Pendaftaran  dalam  rangka  Penawaran  Umum  Obligasi  dapat  menjadi  efektif.Kn.   Sehubungan   dengan   Penawaran   Umum   Obligasi.  T.  Kabupaten-­‐Bekasi  (selanjutnya   disebut   sebagai   “Perseroan”)   sesuai   dengan   surat   tanggal   11   Desember   2012   untuk   memberikan   Pendapat   Segi   Hukum   (selanjutnya   disebut   sebagai   “Pendapat   Hukum”)   sebagaimana   disyaratkan   oleh  ketentuan  yang  berlaku  di  bidang  pasar  modal  sehubungan  dengan  rencana   Perseroan  untuk   menerbitkan   dan   menawarkan   Obligasi   Berkelanjutan   I   Roti   Tahap   I   Tahun   2013   Dengan   Tingkat   Bunga   Tetap   dalam   jumlah   pokok   sebanyak-­‐banyaknya   sebesar   Rp   500.  171/KKO-­‐HWMA/0413        Jakarta.000..  Kabupaten  Bekasi   Jawa  Barat   Perihal   :   PENDAPAT   SEGI   HUKUM   SEHUBUNGAN   DENGAN   RENCANA   PENAWARAN   UMUM   BERKELANJUTAN   OBLIGASI   BERKELANJUTAN   I   ROTI.No.   87 .  20  Jakarta  12560.  26  April  2013   Kepada  Yth.   Tbk  TAHUN  2013  DENGAN  TINGKAT  BUNGA  TETAP   Dengan  hormat.000.   40   tahun   2007   tentang   Perseroan   Terbatas   dan   telah   menyetujui   rencana   pendanaan   ekspansi   Perseroan   melalui   Penawaran   Umum   Obligasi   serta   memberi  kuasa  kepada  Direksi  Perseroan  untuk  melaksanakan  Penawaran  Umum  Obligasi  tersebut.  berkantor  di  Gedung  Ratu  Prabu  I  Lantai  1.  Perseroan   harus   sudah   menerima   pemberitahuan   dari   Otoritas   Jasa   Keuangan   (“OJK”)mengenai   efektifnya   pernyataan   pendaftaran   dalam   rangka   Penawaran   Umum   Obligasi   (selanjutnya   disebut   sebagai   “Pernyataan  Pendaftaran”)..   Advokat   dan   Konsultan   Hukum   pada   Kantor   Konsultan   Hukum   Hadiwidjojo   Wirya   Mukhtar   Ardibrata   Law   Offices..   Kukuh   Komandoko   Hadiwidjojo.   200815   dan   telah   ditunjuk   oleh   PT   Nippon   Indosari   Corpindo.   Perseroan   menyelenggarakan   Rapat   Umum   Pemegang   Saham   Luar   Biasa   pada   hari   Kamis   tanggal   28   Februari   2013   yang   berdasarkan   Surat   Keterangan   Notaris   Fransiscus   Xaverius   Budi   Santoso   Isbandi.H.  Jl.   Notaris   di   Jakarta   No.  suatu  perseroan  terbuka  berkantor  pusat  di  Cibitung.H.   S.  541/PM/STTD-­‐KH/2004  dan  tercatat  sebagai  anggota   Himpunan   Konsultan   Hukum   Pasar   Modal   No.  Tbk.   Sesuai   dengan   ketentuan   peraturan   perundang-­‐undangan   di   bidang   pasar   modal   yang   berlaku.

000.   Bank   Central   Asia   Tbk   (BCA)   (tidak terafiliasi).   tentang   Penawaran   Umum   Berkelanjutan  (“Peraturan  Bapepam    No.   packaging.  make   up.A.   :   Cikande   :   Tanah  dan  mesin.-­‐   Tingkat  bunga   :  8.   Untuk  memberikan  Pendapat  Hukum.   oven.   penambahan   line   mesin   dan   membangun   pabrik-­‐pabrik   baru)   dengan   tujuan untuk   meningkatkan   kapasitas   yang   ada   dan   melakukan   penetrasi   ke   daerah-­‐daerah   lain   di Indonesia.   dengan   tembusan   kepada   OJK   dan   Penjamin   Pelaksana   Emisi   Obligasi   (Laporan   Pemeriksaan   Hukum   beserta   tambahan   maupun   perubahannya   dari  waktu  ke  waktu  selanjutnya  disebut  “LPH”).   Jatuh  tempo   :  2  November  2017.A.000.  dengan  rincian  keterangan  mengenai  pinjaman  tersebut  adalah  sebagai  berikut: Jumlah  pokok   :  Rp.   Seluruh  dana  hasil  Penawaran  Umum  Obligasi  ini  setelah  dikurangi  dengan  biaya  emisi.  berupa  mixer.000.   serta   mesin-­‐mesin   pendukung   lainnya   :   Sekitar  50%.  serta  pembangunan  pabrik  baru   :   Mesin-­‐mesin  untuk  pembuatan  roti.   serta   mesin-­‐mesin   pendukung   lainnya   :   Sekitar  50%   Sekitar   44%   untuk   membayar   pinjaman   kepada   PT.   Jangka  waktu   :  6  tahun  sejak  tanggal  penarikan  dana  pertama  kali.   packaging.  berupa  mixer.  seluruhnya   akan  digunakan  untuk:   1.  dengan  keterangan  sebagai  berikut: a. Lokasi Aset  yang  akan  dibeli Spesifikasi  mesin Alokasi  biaya   b.   IX.15”).  serta  pembangunan  pabrik  baru   :   Mesin-­‐mesin  untuk  pembuatan  roti.Penawaran   Umum   Obligasi   dilakukan   dengan   melaksanakan   Penawaran   Umum   Berkelanjutan   sebagaimana   dimaksud   dalam   Peraturan   Bapepam   No.   oven. Lokasi Aset  yang  akan  dibeli Spesifikasi  mesin Alokasi  biaya   2.  kami  telah  memeriksa  dan  meneliti  dokumen-­‐dokumen  yang   telah   kami   terima   dari   Perseroan   dalam   rangka   memberikan   Pendapat   Hukum   yang   diungkapkan   secara   rinci   dalam   Laporan   Pemeriksaan   Hukum   Perseroan   yang   disiapkan   dan   ditujukan   kepada   Perseroan   dalam   rangka   Penawaran   Umum   Obligasi.25%  per  tahun.  make   up.15. Sekitar   56%   untuk   melakukan   pengembangan   usaha/ekspansi   perusahaan   (termasuk pembelian   tanah.  280. :   Purwakarta   :   Tanah  dan  mesin.   88 .  IX.

  dalam   kerangka   hukum   Negara   Republik   Indonesia. 2.   Pemilikan   harta   kekayaan   Perseroan   yang   kami   anggap   penting   dan   material   serta perlindungan   asuransi   atas   harta   kekayaan   Perseroan   yang   kami   anggap   penting   dan   material.  dan  (2)  aspek  hukum  Penawaran Umum   Obligasi   sesuai   dengan:   (a)   ketentuan   peraturan   perundang-­‐undangan   yang   berlaku   di bidang   pasar   modal   dan   (b)   Standar   Pemeriksaan   Hukum   dan   Standar   Pendapat   Hukum   yang dikeluarkan   oleh   Himpunan   Konsultan   Hukum   Pasar   Modal   (selanjutnya   disebut   “Standar Hukum”).   akta   pendirian   dan   anggaran   dasar   berikut   dengan   perubahan-­‐ perubahannya.  ruang  lingkup  dan  pembatasan  sebagai  berikut  dibawah  ini. maupun   dokumen-­‐dokumen   dalam   bentuk   fotokopi   atau   salinan   lainnya   yang   menurut pernyataan   Perseroan   adalah   fotokopi   atau   salinan   yang   benar   dan   akurat   dari   dokumen-­‐ dokumen  aslinya.  LPH  kami  batasi  pada  pemeriksaan  atau  penelitian dokumentasi  atas. sehingga   karenanya   LPH   dan   Pendapat   Hukum   tidak   dimaksudkan   untuk   berlaku   atau   dapat ditafsirkan  menurut  hukum  atau  yurisdiksi  hukum  yang  lain.  RUANG  LINGKUP  DAN  PEMBATASAN   Pendapat  Hukum  dibuat  dengan  dasar.DASAR.  yang  diserahkan  dan/atau  diperlihatkan  kepada  kami  untuk  tujuan  LPH. b.  3  dan  4  diatas.   89 .  (ii)   memenuhi   persyaratan-­‐persyaratan   formal   dibidang   perburuhan. dokumen-­‐dokumen  asli  Perseroan  yang  menurut  pernyataan  Perseroan  benar  keasliannya.   tanpa  mengurangi  dasar. 4. III.   Perjanjian-­‐perjanjian  penting  dan  material  antara  Perseroan  dengan  pihak  ketiga.  yang  hasilnya  kami  tuangkan  dalam LPH  dan  merupakan  bagian  yang  tidak  terpisahkan  dari  Pendapat  Hukum  ini.  kami  telah  meneliti  dan  memeriksa: a. V.   Pemenuhan   kewajiban   Perseroan   untuk:   (i)   memperoleh   nomor   pokok   wajib   pajak   dan mengajukan  Surat  Pemberitahuan  Tahunan  pajak  penghasilan  untuk  tahun  buku  2012. Dengan  mengingat  angka  2.  ruang  lingkup  dan  pembatasan  lain  serta  asumsi-­‐asumsi  yang  kami  berikan   dalam  bagian  lain  LPH:   1. Bahwa  Pendapat  Hukum  ini  kami  sampaikan  dengan  mendasarkan  pada  hasil  Pemeriksaan  Dari Segi  Hukum  yang  telah  kami  lakukan  terhadap  Perseroan. II. Di  dalam  melakukan  LPH  dan  pembuatan  Pendapat  Hukum.  utamanya  yang  menyangkut  Pasar  Modal. Pendirian   Perseroan. LPH   dan   Pendapat   Hukum   diberikan.   maka   LPH   dan   Pendapat Hukum   meliputi:   (1)   aspek   hukum   Perseroan   terhitung   sejak   pendirian   Perseroan   sampai dengan  tanggal  ditandatanganinya  LPH  dan  Pendapat  Hukum.  dan  Pendapat  Hukum  ini  hanya  memuat  aspek-­‐aspek  hukum  dari: I.   (iii)   memenuhi   persyaratan-­‐persyaratan   formal   dibidang   lingkungan   dan   (iii)   memenuhi   kewajiban   hukum   lain  (bila  ada)  yang  berlaku  terhadap  Perseroan  sesuai  dengan  perijinan  usaha  Perseroan.   yang   menurut pendapat  kami  berkaitan  dengan  LPH. ketentuan   peraturan   perundang-­‐undangan   hukum   yang   berlaku   di   Indonesia.   Kelengkapan   perijinan   dan   persetujuan   yang   kami   anggap   penting   dan   material   yang diberikan   kepada   Perseroan   dan   pendaftaran   yang   dilakukan   Perseroan   sehubungan   dengan  kegiatan  usaha  pokok  dari  Perseroan. IV. 5. Kecuali   dinyatakan   lain   secara   tegas   dalam   LPH   dan   Pendapat   Hukum. 3.   struktur   permodalan   dan   pemilikan   serta   mutasi   pemilikan   saham-­‐saham   dalam  Perseroan.

 pidana.   dalam   LPH   serta   Pendapat   Hukum. Di  dalam  melakukan  LPH.04/HKHPM/XI/2012   tanggal   6   Desember 2012  dan  ketentuan-­‐ketentuan  kode  etik  profesi  hukum  yang  berlaku  terhadap  kami.   atau   pernyataan   kepailitan   yang   mungkin   dilakukan   atas Perseroan.   (iv)   memberikan   penilaian atau   pendapat   mengenai   ketaatan.  tetapi juga   didasarkan   pada   substansi   dari   dokumen-­‐dokumen   tersebut.   dan   jika   tidak   tersedia dokumen   yang   mendukung   suatu   transaksi   hukum   yang   melibatkan   Perseroan   dan/atau   harta kekayaannya   yang   kami   anggap   penting   dan   material. Informasi   mengenai:   (i)   pendaftaran   penundaan   kewajiban   pembayaran   utang   yang mungkin   dillakukan   oleh.VI.   LPH   dan Pendapat   Hukum.   ketepatan.   KEP.   dan   menandatangani.   (ii)   memberikan   penilaian   atau   pendapat   atas   nilai   komersil atau   finansial   kekayaan   Perseroan.   dan pemenuhan   kewajiban-­‐kewajiban   di   luar   aspek   hukum   dan   kontraktual   atau   kewajiban   lain Perseroan. Tanggung  jawab  kami  sebagai  Konsultan  Hukum  yang  independen  dari  Perseroan  dalam  rangka Penawaran   Umum   Obligasi   sehubungan   dengan   LPH   dan   Pendapat   Hukum   terbatas   pada tanggung  jawab  konsultan  hukum  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  80  Undang-­‐Undang  No.  perburuhan  dan  pajak  yang  mungkin melibatkan   Perseroan   dihadapan   badan   peradilan   dimana   Perseroan   berkedudukan   dan dihadapan  Badan  Arbitrase  Nasional  Indonesia. Didalam  LPH  serta  Pendapat  Hukum.   kami   mendasarkannya   pada   fakta-­‐fakta 90 .01/HKHPM/2005   tanggal   18 Pebruari   2005   juncto   Keputusan   HKHPM   Nomor:   KEP.   data   dan   fakta   yang menyangkut  Perseroan  sebagaimana  dimuat  dalam  LPH.   40   Tahun   2007   tentang   Perseroan   Terbatas (selanjutnya   disebut   “UUPT”)   pada   badan   peradilan   dimana   Perseroan   bertempat kedudukan  dan/atau  memiliki  fasilitas  usaha  yang  kami  anggap  penting  dan  material. 10. VIII. 6.  8 Tahun   1995   tentang   Pasar   Modal   (selanjutnya   disebut   “UUPM”)   dan   Standar   Pemeriksaan Hukum   dan   Standar   Pendapat   Hukum   yang   dikeluarkan   oleh   Himpunan   Konsultan   Hukum   Pasar Modal   sebagaimana   dimaksud   dalam   Keputusan   HKHPM   No. 7.   sebagaimana   dimaksud   dalam   Undang-­‐Undang   No. 8.   (iii)   memberikan   penilaian   atau   pendapat   tentang   posisi komersil   dan   hukum   Perseroan   dalam   Penawaran   Umum   Obligasi. kami  tidak:  (i)  memberikan  penilaian  atau  pendapat  atas  kewajaran  nilai  komersil  atau  finansial dari   Penawaran   Umum   Obligasi. VII.   dan   kebenaran   pembayaran   kewajiban-­‐ kewajiban   perpajakan   Perseroan.   37   Tahun   2004   tentang Kepailitan   dan   Penundaan   Kewajiban   Pembayaran   Utang   pada   Pengadilan   Niaga   di Pengadilan   Negeri/Niaga   dan   (ii)   pembubaran   atau   likuidasi   Perseroan   sebagaimana dimaksud   dalam   Undang-­‐undang   No. Walaupun   angka   7   tersebut   diatas   menyatakan   demikian.  kami  menerapkan  prinsip  materialitas  sebagaimana  disyaratkan  dalam Standar   Hukum. Pemeriksaan   Dari   Segi   Hukum   kami   lakukan   tidak   hanya   didasarkan   pada   pemeriksaan   dan penafsiran  atas  apa  yang  tertulis  dalam  dokumen-­‐dokumen  yang  diberikan  kepada  kami.   kewajiban-­‐kewajiban   Perseroan   kepada   para   krediturnya.   dengan   ketentuan   bahwa   nilai   materialitas   tersebut   ditentukan   juga   oleh Perseroan   dengan   cara   menyetujui   pengungkapan   kami   atas   informasi. yaitu   pengawasan   oleh   Rekan   yang   bertanggung   jawab   atas. Tindakan-­‐tindakan   korporasi   yang   dilakukan   Perseroan   dalam   rangka   Penawaran   Umum Obligasi. 9.   dan   oleh   pengawas   madya   yang   melakukan   pengawasan   terhadap pemeriksaan  yang  dilakukan  oleh  staf  pelaksana  sesuai  dengan  standar  praktek  hukum  terbaik yang  kami  adopsi  dan  terapkan  didalam  menjalankan  profesi  hukum  kami  dan  Standar  Hukum yang  berlaku  terhadap  kami.  kami  menerapkan  2  (dua)  jenjang  pengawasan  (supervisi). Informasi  mengenai  perkara-­‐perkara  perdata.

5.  sebagaimana  terinci  dalam  LPH.   berlaku   di   Indonesia   untuk   transaksi   atau   hubungan   hukum   dimaksud. KementerianKeuangan.   serta   harta   kekayaan Perseroan  lainnya  yang  kami  anggap  penting  dan  material  sebagaimana  dirinci  dalam  LPH.  2011  dan  2010  No.   Kementerian   Perdagangan.   dan   sepanjang   diperlukan. Transaksi-­‐transaksi   dan   perjanjian-­‐perjanjian   yang   kami   anggap   penting   dan   material   yang berhubungan   dengan   kegiatan   dan   usaha   pokok   Perseroan. pengesahan-­‐pengesahan   dan   pernyataan-­‐pernyataan   yang   diberikan   atau   dikeluarkan   oleh Pemerintah   Republik   Indonesia.  RPC-­‐3205/PSS/2013  tanggal  6  Februari 2013   yang   telah   diperiksa   oleh   Kantor   Akuntan   Publik   terdaftar   Purwantono. Harta   Kekayaan   Perseroan   yang   terdiri   dari   tanah   dan   bangunan. Perizinan   yang   diperoleh   Perseroan   yang   terdiri   dari   izin-­‐izin. 2. dalam   hal   ini   termasuk   Badan   Koordinasi   Penanaman   Modal.   sepanjang   pengetahuan   kami. 3.   pemerintah   daerah   dan   badan-­‐badan   serta   instansi-­‐instansi   pemerintah lainnya. 6.  mendukung  hubungan-­‐hubungan  hukum  yang  nyata  sesuai  dengan   konsep-­‐konsep.   persetujuan-­‐persetujuan. Laporan   Keuangan   Beserta   Laporan   Auditor   Independen   Perseroan   Tahun   Yang   berakhir   Pada Tanggal-­‐Tanggal  31  Desember  2012.   dan   pendaftaran-­‐pendaftaran   yang   dilakukan   oleh   Perseroan.   OJK.  termasuk perjanjian-­‐perjanjian   yang   menyangkut   kegiatan   dan   aktivitas   usahanya   serta   perjanjian-­‐ perjanjian  yang  dilakukan  antara  Perseroan  dengan  para  pihak  yang  terafiliasi  dengan  Perseroan (selanjutnya  disebut  sebagai  “Perjanjian-­‐Perjanjian”).   Suherman.   keterangan-­‐keterangan   dan   pernyataan-­‐ pernyataan   dari   anggota   Direksi   dan   Dewan   Komisaris   Perseroan.  kami  mendasarkannya  juga  pada  pernyataan-­‐pernyataan  dan  penegasan-­‐penegasan   tertulis  yang  diberikan  oleh  Perseroan  dan/atau  pihak-­‐pihak  lain  yang  terkait.yang  sepengetahuan  kami.   dimana   Perseroan   menjadi   pihak didalamnya  atau  harta  kekayaannya  yang  kami  anggap  penting  dan  material  terikat.   praktek-­‐praktek   dan   kebiasaan-­‐kebiasaan   hukum   yang.   DOKUMEN-­‐DOKUMEN  YANG  DIPERIKSA   Pendapat   Hukum   atas   rencana   Penawaran   Umum   Obligasi   sebagaimana   diuraikan   di   atas   dibuat   dengan   memeriksa   dan   meneliti   hukum   dan   peraturan   perundang-­‐undangan   yang   berlaku   di   Indonesia   terutama   yang   menyangkut   pasar   modal. 4.  sebagaimana  dilampirkan  pada  LPH  (selanjutnya  disebut  sebagai  “Izin-­‐Izin”).   dan Surja  (selanjutnya  disebut  “Laporan  Keuangan”). Anggaran  dasar  Perseroan  dan  perubahannya.  Kementerian  Hukum  dan  Hak  Asasi  Manusia.   baik   asli   maupun   berupa   fotokopi   atau   salinannya   yang   telah   dinyatakan   benar   dan   akurat   oleh   Perseroan   yang   antara   lain   meliputi:   1. 91 .   pendapat   atau   laporan   pihak   konsultan   independen   lainnya   yang   diperlukan   serta   dokumen-­‐dokumen   yang   secara   langsung   menyangkut   segi-­‐segi   hukum   Perseroan   dan   Penawaran   Umum   Obligasi. Polis-­‐polis  asuransi  yang  kami  anggap  penting  dan  material  sehubungan  dengan  penutupan  atas risiko-­‐risiko   yang   mungkin   terjadi   atas   harta   kekayaan   Perseroan   yang   kami   anggap   penting   dan material  sebagaimana  dirinci  dalam  LPH.   Kementerian  Tenaga  Kerja dan   Transmigrasi.

Perjanjian-­‐perjanjian   dan   pernyataan   yang   berkaitan   dengan   Penawaran   Umum   Obligasi termasuk: a.  82  tanggal  22  Maret  2013  dibuat  dihadapan  FX  Budi  Santoso  Isbandi.  Notaris  di  Jakarta. Akta   Pernyataan   Penawaran   Umum   Berkelanjutan   Obligasi   Berkelanjutan   I   ROTI   Tahap   I No.  S. 92 .   dibuat   dihadapan   FX   Budi   Santoso   Isbandi. 11. e. g.   13/PPJP/PEF-­‐DIR/III/2013   tanggal   1   Maret   2013   oleh dan  antara  PT  Nippon  Indosari  Corpindo  Tbk  dan  PT  Pemeringkat  Efek  Indonesia.   dibuat   dihadapan   FX   Budi   Santoso   Isbandi. b.  Notaris  di  Jakarta. Selanjutnya  disebut  sebagai  “Perjanjian-­‐Perjanjian  Penerbitan  Obligasi  2013”.   SP-­‐ 005/BEI..H.  Notaris  di  Jakarta. Notaris  di  Jakarta.   8. h. d.   S..H. 10. Dokumen-­‐dokumen   lain   yang   kami   anggap   penting   dan   material   untuk   diperiksa   sehubungan dengan  Penawaran  Umum  Obligasi.  S.   83   tanggal   22   Maret   2013   yang   dibuat   dihadapan   F.PPS/03-­‐2013  tanggal  22  Maret  2013.   80   tanggal   22   Maret   2013. Pernyataan   pendaftaran   dalam   rangka   Penawaran   Umum   Obligasi   yang   akan   diajukan   oleh Perseroan   dan   Penjamin   Pelaksana   Emisi   Efek   kepada   OJK   dan   dokumen-­‐dokumen   penting lainnya   yang   menurut   kami   erat   kaitannya   dengan   Penawaran   Umum   Obligasi   berikut   dengan lampiran-­‐lampirannya. Notaris  di  Jakarta  .   SP-­‐ 0013/PO/KSEI/0313  tanggal  22  Maret  2013. Perjanjian   Pekerjaan   Jasa   Pemeringkatan   Atas   Perusahaan   dan   Obligasi   Tahun   2013   PT Nippon   Indosari   Corpindo   Tbk   No. c.   81   tanggal   22   Maret   2013.7. Dokumen-­‐dokumen   korporasi   Perseroan   yang   disyaratkan   anggaran   dasar   Perseroan   untuk melaksanakan  Penawaran  Umum  Obligasi. Perjanjian   Perwaliamanatan   antara   Perseroan   dan   PT   Bank   Mega   Tbk   sebagaimana tertuang   dalam   Akta   Perjanjian   Perwaliamanatan   Obligasi   Berkelanjutan   Roti   Tahap   I Tahun     2013   No. Perjanjian   Pendaftaran   Obligasi   antara   Perseroan   dengan   PT   Kustodian   Sentral   Efek Indonesia   sebagaimana   tertuang   dalam   Perjanjian   Pendaftaran   Obligasi   Di   KSEI   No. Perjanjian   Pengakuan   Hutang   Obligasi   antara   Perseroan   dengan   PT   Bank   Mega   Tbk sebagaimana   tertuang   dalam   Akta   Pengakuan   Hutang   Obligasi   Berkelanjutan   I   Roti   Tahap   I Tahun   2013     No. S.H. 9. Pemenuhan   kewajiban-­‐kewajiban   formal   Perseroan   dibidang   hukum   lingkungan   yang   berlaku   di Indonesia...   Budi   Santoso   Isbandi.H..  dan 12. Perjanjian  Pendahuluan  Pencatatan  Efek  antara  Perseroan  dengan  PT  Bursa  Efek  Indonesia sebagaimana   tertuang   dalam   Perjanjian   Pendahuluan   Pencatatan   Efek   No. Pemenuhan   kewajiban-­‐kewajiban   formal   Perseroan   dibidang   hukum   perburuhan   dan perpajakan  yang  berlaku  di  Indonesia. S.H. Perjanjian   Penjaminan   Emisi   Efek   antara   Perseroan   dengan   PT   BCA   Sekuritas   sebagaimana tertuang  dalam  Akta  Perjanjian  Penjaminan  Emisi  Efek  Obligasi  Berkelanjutan  I  Roti  Tahap  I Tahun  2013  No.  84  tanggal  22  Maret  2013  dibuat  dihadapan  FX  Budi  Santoso Isbandi.X. f. Perjanjian  Agen  Pembayaran  antara  Perseroan  dengan  PT  Kustodian  Sentral  Efek  Indonesia sebagaimana   tertuang   dalam   Akta   Perjanjian   Agen   Pembayaran   Obligasi   Berkelanjutan   I Roti  Tahap  I  Tahun  2013  No.

 termasuk  badan-­‐badan  eksekutif  dan judikatif   untuk   memberikan   data.   fakta-­‐fakta   dan   keterangan-­‐keterangan.  tidak  menyesatkan  dan  sesuai dengan   keadaan   yang   sebenarnya.   telah   kami   buat berdasarkan   pernyataan   Perseroan   dan/atau   keterangan   lisan   yang   diberikan   oleh   Anggota Direksi.  dan  atas  diskresi  kami  sendiri.  dengan  ini  kami  sampaikan  Pendapat  Hukum  kami  sebagai  berikut:   93 .   fakta   dan   pendapat   yang   dimuat   dalam   Pendapat   Hukum   dan/atau   LPH   ini   dapat   terpengaruh   bilamana   asumsi-­‐asumsi   tersebut   di   atas   tidak   tepat   atau   tidak   benar   atau   tidak   sesuai   dengan  kenyataannya.   pernyataan.  pembatasan  dan  asumsi-­‐asumsi  tersebut  di  atas  serta  dengan  menunjuk   LPH. 3.   informasi.   pernyataan-­‐pernyataan.   fakta-­‐fakta.  dan  untuk  maksud  pemberian  Pendapat  Hukum  kami  telah  mengasumsikan  kebenaran.Semua   dokumen   yang   menjadi   dasar   LPH   dan   Pendapat   Hukum.  Dewan  Komisaris.   telah   melakukan   pemeriksaan   dan   meminta langsung  kepada  pihak  ketiga  yang  kami  anggap  relevan. Informasi.  lengkap. Bahwa   tanda   tangan   atas   semua   dokumen   asli   yang   diberikan   atau   diperlihatkan   oleh Perseroan.   dan   penegasan   yang   diberikan   oleh   pihak   ketiga   tersebut   sampai dengan  tanggal  Pendapat  Hukum.   informasi-­‐informasi   dan keterangan-­‐keterangan   serta   penegasan-­‐penegasan   yang   diberikan   oleh   Perseroan.   sehubungan   dengan   beberapa   aspek   hukum yang   menurut   pendapat   kami   penting   dan   berhubungan   erat   dengan   Pemeriksaan   Dari   Segi Hukum.   dan/atau pihak  ketiga  lainnya  kepada  kami  adalah  benar.     PENDAPAT  HUKUM   Setelah  memeriksa  dan  meneliti  dokumen-­‐dokumen  tersebut  di  atas  dan  atas  dasar  data.   keterangan.  dan/atau  pihak  ketiga  lainnya  kepada  kami  adalah  asli  dan  atau  sesuai  aslinya.  sepanjang  dimungkinkan oleh   ketentuan   dan   praktek   hukum   yang   berlaku.   serta   penegasan-­‐ penegasan  yang  diberikan  oleh  Perseroan  dan  pihak-­‐pihak  ketiga  kepada  kami  atau  tersedia  untuk   kami  sebagai  konsultan  hukum  independen  Perseroan  dalam  rangka  Penawaran  Umum  Obligasi  dan   atas  dasar  ruang  lingkup.   serta   tidak   mengalami   perubahan   sampai   dengan   tanggal Pendapat  Hukum  ini.   dan   ketepatan   atau   akurasi   dari   data.   pemeriksaan   dan penegasan   tertentu.  dan dokumen-­‐dokumen   asli   yang   diberikan   atau   diperlihatkan   kepada   kami   adalah   otentik.   pernyataan-­‐pernyataan.   dan   sepanjang   yang   mungkin   kami   lakukan sebagai   Konsultan   Hukum   yang   independen.   ASUMSI-­‐ASUMSI   Pendapat  Hukum  ini  kami  berikan  dengan  mendasarkan  pada  asumsi-­‐asumsi  sebagai  berikut:   1.  informasi-­‐ informasi.   fakta   dan   informasi.   data.   dan bahwa   dokumen-­‐dokumen   yang   diberikan   kepada   kami   dalam   bentuk   fotokopi   atau   salinan   lain adalah  sesuai  dengan  aslinya.   fotokopi   atau   salinan  lainnya  atau  pernyataan  tertulis  Perseroan  dan/atau  pihak  lain  dan  lampiran-­‐lampiran  serta   dokumen-­‐dokumen   lain   yang   diserahkan   bersama   LPH   merupakan   bagian   integral   dan   tidak   terpisahkan  dari  LPH. Pendapat   yang   memuat   kata-­‐kata   “berdasarkan   pernyataan   Perseroan”.  wakil-­‐wakil  dan/atau  pegawai  Perseroan. kelengkapan. Bahwa   dokumen-­‐dokumen. 4.  akurat. 2. persyaratan. Kami  juga  secara  terpisah  dan  mandiri.   baik   berupa   asli.   pemeriksaan.   baik   lisan   maupun   tertulis.   fakta.   keterangan.

1   tentang   Transaksi   Afiliasi   dan   Benturan   Kepentingan Transaksi  Tertentu  (“Peraturan  Bapepam  No. Untuk   mencapai   maksud   dan   tujuan   tersebut   diatas.01. 3.  tentang Transaksi   Material   Dan   Perubahan   Kegiatan   Usaha   Utama   (“Peraturan   Bapepam   No.   berkedudukan   di   Cibitung.  Notaris  di  Jakarta.IX.01.2   tentang   Pedoman   Mengenai   Bentuk   Dan   Isi   Pernyataan Pendaftaran  Dalam  Rangka  Penerbitan  Hak  Memesan  Efek  Terlebih  Dahulu  (“Peraturan  Bapepam No. Selain   itu.   11   tanggal   8   Maret   1995   yang   diperbaiki dengan   Akta   Perubahan   Anggaran   Dasar   No. Perseroan  adalah  suatu  badan  hukum  Indonesia  dalam  bentuk  perseroan  terbuka  yang  didirikan dalam   rangka   penanaman   modal   asing.Tahun  2012  tanggal  6  Juni  2012.1   tentang   Hak   Memesan   Efek   Terlebih   Dahulu   (“Peraturan   Bapepam   No.95   tanggal   18   Mei   1995   dan   telah   didaftarkan   dalam   buku register   di   Kantor   Pengadilan   Negeri   Bekasi   No.D.   264   dan   265   tanggal   14   September   1995.E.   Jawa Barat  dan  berkantor  pusat  di  Jl. Anggaran  Dasar  Perseroan  telah  diubah  beberapa  kali  dan  terakhir  kali  diubah  sehubungan  dengan perubahan   Pasal   1   anggaran   dasar   Perseroan   tentang   Nama   dan   Tempat   Kedudukan   Perseroan.  Selayar  Blok  A9  Kawasan  Industri  MM  2100  Desa  Mekarwangi.1”).  Notaris  di  Jakarta.J.H.D. 2.   IX.01. Perseroan   didirikan   berdasarkan   Akta   Pendirian   No. Anggaran  Dasar  Perseroan  telah  mengimplementasikan  ketentuan-­‐ketentuan  yang  terdapat  dalam Peraturan  BAPEPAM  &  LK  khususnya  Peraturan  Bapepam  No.   48   tanggal   19 April  2012  yang  dibuat  dihadapan  FX  Budi  Santoso  Isbandi.  akta-­‐akta  mana  telah  mendapat  pengesahan dari   Menteri   Hukum   dan   HAM   (d/h   Menteri   Kehakiman   Republik   Indonesia)   sesuai   Surat Keputusan   No.1”)  dan  telah  memuat  ketentuan  yang  berkaitan  dengan  Peraturan Bapepam   No.  akta  mana telah   mendapat   persetujuan   dari   Menteri   Hukum   dan   HAM   sesuai   Surat   Keputusan   No.  IX.AH.2”). Akta   Pendirian   dan   perubahan   Anggaran   Dasar   Perseroan   telah   dilaksanakan   sesuai   dengan ketentuan  perundang-­‐undangan  yang  berlaku  terhadap  perseroan  terbatas  dan  pasar  modal.   yang   keduanya   dibuat dihadapan  Benny  Kristianto.2. melalui   Akta   Pernyataan   Keputusan   Pemegang   Saham   Perseroan   Terbatas   No.D.1”)  dan  Peraturan  Bapepam  No.   baik   didalam   maupun   diluar   wilayah   negara   Republik   Indonesia   yang   telah didirikan  secara  sah  berdasarkan  peraturan  perundang-­‐undangan  negara  Republik  Indonesia.   AHU-­‐ 30282. IX.IX.  IX.02.Tahun  2012  tanggal  6  Juni  2012.AH.  dan  telah  diterima  dan  dicatat  dalam  Sistem Administrasi   Badan   Hukum   (“Sisminbakum”)   Kementerian   Hukum   dan   Hak   Asasi   Manusia Republik   Indonesia   (“Kementerian   Hukum   dan   HAM”)   serta   telah   didaftarkan   dalam   Daftar Perseroan  No.   Cikarang   Barat.D.   IX.   Jawa   Barat   serta   dapat   membuka   cabang   atau perwakilan   lain.H.   Maksud   dan   tujuan   Perseroan   sebagaimana   dimaksud   dalam   Pasal   3   Anggaran   Dasar Perseroan  adalah  berusaha  bidang  industri  roti.01.  yaitu: 94 .C2-­‐6209   HT.E.  AHU-­‐0050446.J. Kec.Th.  S.1  tentang  Pokok-­‐Pokok  Anggaran Dasar  Perseroan  Yang  Melakukan  Penawaran  Umum  Efek  Bersifat  Ekuitas  dan  Perusahaan  Publik (“Peraturan  Bapepam  No.E.   IX.   Perseroan   dapat   melaksanakan   kegiatan usaha  sebagai  berikut: a.   serta telah   diumumkan   dalam   Berita   Negara   Republik   Indonesia   (“BNRI”)   No.  S..  kue  dan  makanan  lainnya.IX.   Peraturan   Bapepam   No.09.  IX.94   tanggal   24   November 1995.  Tambahan  Berita  Negara  Republik  Indonesia  (“TBNRI”)  No. Kegiatan  usaha  utama. Perseroan   berhak   serta   dapat   menjalankan   kegiatan-­‐kegiatan   dan   aktivitas-­‐aktivitas   usaha   sesuai izin-­‐izin.9729/1995.E..   Peraturan   Bapepam   No.   Anggaran   Dasar   Perseroan   juga   telah   memuat   ketentuan   tentang   Penitipan   Kolektif sebagaimana  diatur  dalam  Pasal  56-­‐62  Bagian  Kedua  Bab  VII  UUPM.1.   Kabupaten   Bekasi.2”).   Kabupaten-­‐Bekasi.   274   tanggal   29   April   1995.

012.   :   Rp.012.000.000   4.   dengan   nilai   nominal   masing-­‐masing  saham  sebesar  Rp.302.  roti  isi  dan  segala  macam  jenis  kue  lainnya.889.236.549.   Direksi  Perseroan  telah  memenuhi  kewajibannya  untuk  membuat  Daftar  Pemegang  Saham  dan   Daftar  Khusus  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  50  UUPT.25   8.  100.  344.   dan   (ii)   yang   dimuat   dalam   Prospektus   Awal   adalah  benar  dan  sesuai  dengan  hasil  pemeriksaan  kami.060.00   Struktur   permodalan   dan   peralihan   saham   serta   susunan   para   pemegang   saham   Perseroan   sejak   pendirian   hingga   tanggal   Pendapat   Hukum   ini   adalah:   (i)   telah   sah   dan   sesuai   dengan   peraturan   perundang-­‐undangan   yang   berlaku.-­‐   (tiga  ratus  empat  puluh  empat  miliar   rupiah)   yang   terdiri   dari   3.000.50   43.889.50   24.530.00  (seratus  rupiah).000   (tiga   miliar   empat   ratus   empat   puluh   juta)   saham.  roti  isi  dan  segala  macam  jenis  kue  lainnya.400   31.  roti  tawar.600   245.000.000   8.000.730.236.   Adapun  susunan  pemegang  saham  Perseroan  adalah  sebagai  berikut:   Pemegang  Saham   Jumlah  Saham   Nilai  Nominal   (Rp  100.000.025.  roti  tawar. Pada  tanggal  Pendapat  Hukum  ini.   Perseroan   dalam   menjalankan   kegiatan   usahanya   telah   sesuai   dengan   maksud   dan   tujuan   yang   ditetapkan   dalam   Anggaran   Dasar   Perseroan   dan   telah   sesuai   dengan   peraturan   perundang-­‐ undangan  yang  berlaku.000   31.   101.300   86.340.-­‐)   Bonlight  Investment  Limited   Treasure  East  Investment   Limited   Sojitz  Corporation   Shikishima  Baking   Masyarakat   TOTAL   Persentase   (%)   318.440.893.000   100.b.   4.000   101.   95 . mendirikan  pabrik  dan  memproduksi  segala  jenis  roti  termasuk  tetapi  tidak  terbatas  pada   macam-­‐macam  roti.605.000.50   318.360.893.360.000   31.25   1.  struktur  permodalan  Perseroan  adalah  sebagai  berikut: Modal  Dasar Modal  Ditempatkan  dan   Modal  Disetor   :   Rp.  yaitu: memasarkan   dan   menjual   segala   jenis   roti   termasuk   tetapi   tidak   terbatas   pada   macam-­‐ macam  roti.-­‐   (seratus   satu   milyar   dua   ratus   tiga   puluh   enam   juta   Rupiah)   yang   terdiri   dari   1.400   31.000   (satu   milyar   dua   belas   juta   tiga   ratus   enam   puluh   ribu   rupiah)  saham.000   24.   Kegiatan  usaha  penunjang.497.300   4.050.340.000.

  AHU-­‐AH.5  tentang  Pembentukan  Dan  Pedoman   Pelaksanaan  Kerja  Komite  Audit.   dibuat   dihadapan   FX   Budi   Santoso   Isbandi.   Notaris   di Jakarta.   Bahwa   anggota   Direksi  dan  Dewan  Komisaris  Perseroan  telah  memenuhi  ketentuan  Peraturan  Bapepam  No.   Para   anggota   Direksi   dan   Dewan   Komisaris   Perseroan   tersebut   menjabat   untuk   masa   jabatan  5  (lima)  tahun  sejak  ditutupnya  Rapat  Umum  Pemegang  Saham  Luar  Biasa  yang  mengangkat   mereka  dan  berakhir  pada  saat  ditutupnya  Rapat  Umum  Pemegang  Saham  Tahunan  ke-­‐5  (kelima)   setelah   tanggal   pengangkatan   mereka.  IX.   S.I.I.   AHU-­‐0030660.H.   Oleh   karenanya.10-­‐09844   tanggal   23 April  2010  telah  diterima  dan  dicatat  dalam  Sisminbakum  Kementerian  Hukum  dan  HAM  serta telah   didaftarkan   dalam   Daftar   Perseroan   No.   IX.6   tentang   Direksi   Dan   Komisaris   Perseroan   Dan   Perusahaan   Publik   (“Peraturan   Bapepam   No.5. Pada   tanggal   Pendapat   Hukum   ini   dikeluarkan   serta   berdasarkan   Akta   Pernyataan   Keputusan Rapat   No.I.   36/2010.  IX.   Perseroan   telah   membentuk   Komite   Audit   berdasarkan   Surat   Keputusan   Dewan   Komisaris   tanggal  11  November  2010  dengan  susunan  sebagai  berikut:     KOMITE  AUDIT   Ketua  Komite  Audit   Anggota  Komite  Audit   Anggota  Komite  Audit   :   :   :   Seah  Kheng  Hong  Conrad   Denny   A.   Pengangkatan   anggota   Direksi   dan   Dewan   Komisaris   Perseroan   tersebut   telah   sah   dilakukan   sesuai   dengan   Anggaran   Dasar  Perseroan.     36   tanggal   14   April   2010..Tahun   2010   tanggal   23 April   2010   (“Akta   No.   susunan   dari   para   anggota   Direksi   dan   Dewan   Komisaris Perseroan  yang  sedang  menjabat  adalah  sebagai  berikut: DIREKSI Presiden  Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur :   :   :   :   :   :   Wendy  Sui  Cheng  Yap   Indrayana   Kaneyoshi  Morita   Takao  Okabe   Yenni  Husodo   Chin  Yuen  Loke  (merangkap  Direktur  Tidak  Terafiliasi)   DEWAN  KOMISARIS Presiden  Komisaris Komisaris Komisaris :   :   :   Benny  Setiawan  Santoso   Tan  Hang  Huat   Seah  Kheng  Hong  Conrad  (merangkap  Komisaris   Independen)     Para   anggota   Direksi   dan   Dewan   Komisaris   Perseroan   tersebut   telah   diangkat   berdasarkan   No.09.01.   96 .  Bayu  Purnama  Irawan   Atas   pembentukan   Komite   Audit   tersebut   telah   diterbitkan   Piagam   Komite   Audit   (Audit   Committtee  Charter)  yang  ditandatangani  oleh  Dewan  Komisaris  pada  tanggal  1  Desember  2010.AH.   Perseroan   telah   memenuhi   ketentuan   mengenai   pembentukan   Komite   Audit   sebagaimana  dimaksud  dalam  Peraturan  Bapepam  No.01.6”).  akta  mana  telah  diberitahukan  kepada  Menteri  Hukum  dan  HAM  dan  berdasarkan  Surat Penerimaan   Pemberitahuan   Perubahan   Data   Perseroan   No.   36/2010”).

  telah   dilindungi   oleh   asuransi-­‐asuransi   untuk   risiko-­‐risiko   yang   penting.   pemberitahuan.7   tentang   Pembentukan   dan   Pedoman   Penyusunan   Piagam  Unit  Audit  Internal.   Perseroan   telah   mengangkat   Sdri. 9.   Izin-­‐izin   yang   telah   habis   masa   berlakunya   saat   ini   sedang   diproses  perpanjangannya  oleh  Perseroan  dan  kami  tidak  mellihat  hambatan  yang  berarti  bagi   Perseroan  untuk  memperpanjang  atau  memperoleh  ijin-­‐ijin  tersebut. Perseroan   telah   memenuhi   ketentuan-­‐ketentuan   Anggaran   Dasar   Perseroan   dan   peraturan perundang-­‐undangan  yang  berlaku  di  bidang  pasar  modal.   Sri   Mulyana   sebagai   karyawan   yang   akan   melaksanakan  fungsi  Sekretaris  Perusahaan  (Corporate  Secretary)  Perseroan.   dan   karenanya   perjanjian-­‐ perjanjian   adalah   sah   dan   mengikat   pihak-­‐pihak   didalamnya.   Bahwa   berdasarkan   Surat   Keputusan   Direksi   No.I.Sesuai   dengan   ketentuan   Peraturan   Bapepam   No.   001/L/V/2012   tentang   Penunjukan   Sekretaris   Perusahaan   PT   Nippon   Indosari   Corpindo   Tbk   tanggal   4   Mei   2012.  serta  harta  kekayaan  lainnya  yang  kami  anggap  penting  dan  material  adalah  sah  dan dilindungi   oleh   dokumen   pemilikan   yang   sah. 8.   sehubungan   dengan   kegiatan-­‐kegiatan   usaha   Perseroan. Penawaran   Umum   Obligasi   yang   dilakukan   oleh   Perseroan   tidak   bertentangan   dengan perjanjian-­‐perjanjian  dimana  Perseroan  menjadi  pihak  didalamnya.  sehingga  tidak  akan  mengganggu  jalannya  produksi  dan  atau  operasional  Perseroan.   Bahwa harta  kekayaan  Perseroan  tersebut  saat  ini  tidak  sedang  dalam  keadaan  sengketa.   Perseroan   telah   memenuhi   kewajiban-­‐kewajibannya   yang   telah   jatuh tempo   sebagaimana   dimaksud   dalam   perjanjian-­‐perjanjian   yang   timbul   karena   suatu pemberitahuan  atau  lewatnya  waktu  atau  keduanya.1.   saat   ini   sedang dalam  proses  perpanjangan  oleh  Perseroan  sesuai  dengan  Surat  Keterangan  Direksi  tanggal  25 April  2013. Perseroan   berhak   untuk   membuat.   serta   Anggaran   Dasar   Perseroan. 7. peralatan.   Simon   Petrus  Ketaren  selaku  Kepala  Internal  Audit  dan  membentuk  Unit  Audit  Internal  sesuai  dengan   ketentuan   Peraturan   Bapepam   No.Dir/XI/12   tanggal   6   November   2012   tentang   Pengangkatan   Kepala   Unit   Audit   Internal.4   dan   Surat   Keputusan   Direksi   Perseroan   No. Terhadap   perjanjian   jual   beli   gas   dan   listrik   yang   telah   habis   masa   berlakunya. Perseroan   telah   memenuhi   kewajiban   perijinan.   menandatangani   dan   melaksanakan   perjanjian-­‐perjanjian.   berupa   tanah   dan   bangunan.   Perseroan   telah   melaksanakan   kewajiban   untuk   memperoleh   izin-­‐izin.   serta   pada   tanggal   Pendapat Hukum   ini   dikeluarkan. Pembuatan   dari   setiap   perjanjian-­‐perjanjian   tersebut   tidak   melanggar   ketentuan-­‐ketentuan hukum   dan   peraturan   yang   berlaku   terhadap   Perseroan   dan   dari   setiap   perjanjian-­‐perjanjian yang  lain  dimana  Perseroan  menjadi  pihak  didalamnya  dan/atau  harta  kekayaan  Perseroan  yang penting   dan   material   terikat.   Perseroan   telah   mengangkat   Sdr.   6.   atau   persetujuan   terkait rencana  Penawaran  Umum  Obligasi  Perseroan  sebagaimana  disyaratkan  dalam  Anggaran  Dasar Perseroan.   IX.   Harta   kekayaan   Perseroan   yang   dapat diasuransikan. Pemilikan   dan   penguasaan   Perseroan   atas   harta   kekayaannya.   001-­‐SK.   IX.  maupun  persetujuan  pihak-­‐pihak  lain  yang  terkait  dengan  Perseroan. 97 .

Kantor   cabang   Perseroan   Palembang   dan   Makassar   saat   ini   sedang   dalam   proses   pengurusan Persetujuan   Pendaftaran   Produk   Pangan   pada   BPOM   RI   dan   Sertifikat   Halal   sesuai   Surat Keterangan  Direksi  tanggal  28  Februari  2013. Sanksi  administrative  lain  sesuai  dengan  peraturan  perundang-­‐undangan  yang  berlaku. b.  Perseroan  juga   dapat   dikenakan   sanksi   pidana   sesuai   ketentuan   Pasal   142   Undang-­‐Undang   No.   menyatakan   bahwa   Perseroan   memiliki   dan/atau   menguasai   dengan   sah   tanah-­‐tanah   untuk   menjalankan   kegiatan   usahanya   serta   tidak   terdapat   pembebanan   penjaminan   dan   tidak   ada   sengketa  kepemilikan  serta  penyitaan  atas  tanah-­‐tanah  tersebut. Pembekuan   dan   /   atau   pembatalan   Surat   Persetujuan   Pendaftaran   Produk   Pangan   yang bersangkutan.   8   Th.   10.   Pengurusan  Persetujuan  Pendaftaran  Produk  Pangan  pada  BPOM  RI  dan  Sertifikat  Halal  di  pabrik   Palembang   dan   Makassar   tidak   akan   mempengaruhi   secara   material   kelangsungan   usaha   Perseroan. Perseroan  dapat  dikenai  sanksi  administratif  berupa  : a. d. Apabila   Perseroan   mengedarkan   produk   pangan   yang   tidak   sesuai   dengan   ketentuan   dalam keputusan  Kepala  Badan  Pengawas  Obat  dan  Makanan  Nomor  :  HK.2569  tentang  Kriteria dan  Tata  Laksana  Penilaian  Produk  Pangan.   Asuransi-­‐asuransi   tersebut   ditutup   pada   sebuah  perusahaan  asuransi.   8   Th.   18   Th. Peringatan  tertulis.   dan Semarang    yang  telah  memiliki  Sertifikat  Halal  pada  Majelis  Ulama  Indonesia  (MUI). c.Berdasarkan   Surat   Pernyataan   Kepemilikan   Dan   Penguasaan   Sah   Atas   Tanah   Direksi   Perseroan   tanggal   28   Februari   2013   dan   Surat   Keterangan   Direksi   Perseroan   tanggal   20   Maret   2013. Perseroan   memiliki   38   jenis   produk   roti   yang   diproduksi   pada   kantor   pusat   Perseroan   dan kantor   cabang   Perseroan   yang   terletak   di   Medan.  masih  terdapat  proses   pengurusan  asuransi  terhadap  aset-­‐aset  yang  telah  habis  masa  berlaku  polisnya  dan  atau  aset-­‐ aset  lainnya  termasuk  terhadap  aset-­‐aset  baru.  maka  berdasarkan  Pasal  25  Keputusan  tersebut  diatas.1.     98 .   1999   tentang   Perlindungan   Konsumen   adalah   pidana   penjara   paling   lama   5   (lima)  tahun  atau  pidana  denda  paling  banyak  Rp  2.   Pasuruan.  yaitu  PT  Asuransi  Central  Asia  (ACA).   dan   Semarang   yang   telah   terdaftar di  Badan  Pengawas  Obat  dan  Makanan  (BPOM)  dan  63  jenis  produk  roti  yang  diproduksi  pada kantor   pusat   Perseroan   dan   kantor   cabang   Perseroan   yang   terletak   di   Medan.00   (empat   miliar  rupiah).  Ancaman   pidana   bagi   pelanggaran   Pasal   142   Undang   –   Undang   RI   No.000.   Pasuruan.  apabila  terjadi  pelanggaran.000.000. Penarikan  produk  pangan  dari  peredaran.00  (dua  milyar  rupiah).000. e.   18   tahun   2012   tentang  Pangan  dan  Pasal  62  ayat  (1)  Jo  Pasal  8  ayat  (1)  huruf  a  Jo  Pasal  9  ayat  (1)  huruf  h  Undang  –   Undang   RI   No.   Pasal   8   ayat   (1)   huruf   a   Jo.   Pasal   9   ayat   (1)   huruf   h   Undang   –   Undang   RI   No.000.   Perseroan   telah   menutup   asuransi   Property   All   Risk   untuk   melindungi   aset   milik   Perseroan   yang   bersifat   material   bagi   kegiatan   usaha   Perseroan.   dengan   ancaman   pidana   bagi   pelanggaran   Pasal   62   ayat   (1)   jo. Selain  sanksi  administratif  sebagaimana  tersebut  di  atas.   2012   tentang   Pangan   adalah   pidana   penjara   paling   lama   2   (dua)   tahun   atau   denda   paling   banyak   Rp   4.   Berdasarkan    Surat  Keterangan  Direksi  Perseroan  tanggal  20  Maret  2013.00/05.000. Penghentian  sementara  kegiatan.   1999   tentang   Perlindungan   Konsumen.

  Perseroan   juga   telah   memenuhi   kewajibannya   dalam pengurusan   Wajib   Lapor   Ketenagakerjaan.   sebagaimana   dinyatakan   oleh   Direksi   Perseroan 99 .   Sesuai   dengan   Surat   Keterangan   Direksi   Perseroan   tanggal   25   April  2013.  Kantor  Blok  W  dan  Kantor  Blok  U-­‐33. Perseroan   saat   ini   sedang   dalam   pengurusan.  UKL  dan  UPL  tersebut  masih  berlaku  hingga  tanggal  Pendapat Hukum  ini  dikeluarkan.  Palembang  dan  Makassar.   dengan   melaksanakan   Upaya   Pengelolaan   Lingkungan   dan   Upaya Pengendalian   Lingkungan   (UKL   dan   UPL)   pada   pabrik-­‐pabrik   tempat   kantor   pusat   dan   kantor cabang  Perseroan  berkedudukan.   kantor   cabang.  Palembang  dan  Makassar.   antara   lain   izin   mempekerjakan   buruh/pekerja   perempuan pada  malam  hari  dan  izin-­‐izin  penggunaan  alat-­‐alat  dalam  rangka  produksi.   (i)   Perseroan   telah   mengikutsertakan   pekerjanya   dalam   program-­‐program jaminan   sosial   tenaga   kerja   (Jamsostek)   pada   PT   Jamsostek   (Persero).  (ii)  Perseroan sedang  dalam  proses  pengurusan  dokumen  UKL-­‐UPL  atas  Kantor  Cabang  Makassar.   (ii)   Akta   Pengawasan   Ketenagakerjaan atas  Kantor  Cabang  Perseroan  yang  terletak  di  Semarang.   (iii)   Perseroan   telah   memperoleh   pengesahan   atas Peraturan   Perusahaan   dan   berlaku   untuk   seluruh   pabrik   milik   Perseroan.   (iv)   Perseroan   telah memenuhi   persyaratan   pembayaran   Upah   Minimum   yang   berlaku   di   wilayah   dimana   kantor pusat.   (v)   Perseroan   telah   memiliki   izin-­‐izin khusus   di   bidang   ketenagakerjaan.   dan   kantor   distribusi   Perseroan   berkedudukan   sesuai   dengan Keputusan/Peraturan  Gubernur  tentang  Upah  Minimum  Provinsi/Kabupaten/Kota  tahun  2013.     11.   menyatakan   Perseroan   telah   memenuhi   kewajiban   sesuai   ketentuan   peraturan perundang-­‐undangan   di   bidang   ketenagakerjaan   dan   berdasarkan   Surat   Keterangan   Direksi Perseroan  tanggal  28  Februari  2013. Berdasarkan  Surat  Pernyataan  Pemenuhan  Upah  Minimum  Direksi  Perseroan  tanggal  28  Februari 2013. Hal   ini   dibuktikan   dengan   bukti   slip   gaji   terendah   karyawan   dan   pernyataan   Direksi   tentang pemenuhan   upah   minimum   Perseroan.  menyatakan  Perseroan  sedang  dalam  proses  pengurusan:  (i) pelaporan   ketenagakerjaan   atas   Kantor   Cabang   Perseroan   yang   terletak   di   Palembang   dan Kantor   Distribusi   Perseroan   yang   terletak   di   Lampung. Sesuai   dengan   ketentuan   peraturan   perundang-­‐undangan   yang   berlaku   di   bidang ketenagakerjaan. 12.  (iii)  Izin-­‐izin khusus  di  bidang  ketenagakerjaan  berupa  Izin  Kerja  Malam  bagi  Tenaga  Kerja  Wanita  atas  Kantor Cabang  Perseroan  yang  terletak  di  Semarang.Perseroan   sebagai   perusahaan   industri   makanan   telah   menerapkan   Sistem   Analis   Bahaya   dan   Pengendalian   Titik   Kritis   (HACCP)   yang   merupakan   standar   manajemen   keamanan   pangan   berupa  Seritifikat  Sistem  HACCP  (Hazard  Analysis  Critical  Control  Point)  yang  diterbitkan  oleh  M-­‐ BRIO   HACCP   Certification   Body. Sesuai   dengan   Surat   Keterangan   Direksi   Perseroan   tanggal   28   Februari   2013:   (I)   Perseroan   tidak melakukan   Upaya   Pengelolaan   Lingkungan   (UKL)   dan   Upaya   Pemantauan   Lingkungan   (UPL) terhadap  Kantor  Blok  C  dan  Kantor  Blok  U-­‐32  dikarenakan  Kantor  Blok  C  dan  Kantor  Blok  U-­‐32  tidak dipergunakan   sebagai   pabrik   melainkan   sebagai   tempat   dan/atau   gudang   penyimpanan   hasil produksi  Perseroan   di  Kantor  Blok  MM  2100.  Medan. Sehubungan  dengan  penyambungan  air  bersih  dan  air  limbah  di  pabrik  Palembang  dan  Makassar.  Perseroan  saat  ini  sedang  dalam  proses  pengurusan  untuk  penerbitan  sertifikasi  M-­‐ BRIO  HACCP  Certification  Body  untuk  periode  tahun  2013.   yaitu   dalam   hal   penyesuaian   upah   minimum  sesuai dengan   Surat   Keterangan   Direksi   tanggal   25   April   2013.   (ii)   telah   melakukan pelaporan   di   bidang   ketenagakerjaan.  dan  proses  pengurusan  ini  tidak  akan   mempengaruhi  secara  material  kelangsungan  usaha  Perseroan. Perseroan   melaksanakan   kewajiban-­‐kewajibannya   di   bidang   lingkungan   hidup   berdasarkan ketentuan   peraturan   perundang-­‐undangan   dan   kebijakan   pemerintah   yang   berlaku   di   bidang lingkungan   hidup.

 sengketa  perpajakan  maupun  sengketa  arbitrase  di 100 . Sesuai   dengan   Surat   Pernyataan   Perseroan.H.   Perjanjian   tersebut berakhir   pada   tahun   2000   dan   telah   diperpanjang   beberapa   kali   pada  tanggal   26   April   2011   dan berlaku   hingga   31   Desember   2016.  Pengurusan  penyambungan  air  bersih  dan  air  limbah   di   pabrik   Palembang   dan   Makassar   tidak   akan   mempengaruhi   secara   material   kelangsungan   usaha  Perseroan.   S. Sehubungan  dengan  hak  first  right  of  refusal  dari  Bank  BCA  sebagaimana  di   atur  Akta  Perjanjian Kredit   No.000.   tata   usaha   negara   di   hadapan peradilan  umum. Perjanjian   Teknis   tersebut   termasuk   dalam   Transaksi   Afiliasi   yang   dikecualikan   dari   kewajiban pengumuman   dan   pelaporan   sebagaimana   diatur   dalam   Angka   3   huruf   c   ayat   (1)   Peraturan Bapepam  No.  perkara  ketenagakerjaan.000.000.   Perseroan memperoleh   fasilitas   dana   talangan   dari   PT   Bank   Central   Asia   Tbk   (“Bank   BCA”)   dengan   pagu pinjaman   sebesar   Rp   100.  10  tanggal  11  Desember  2012  yang  ketiganya  dibuat  dihadapan  Veronica Sandra   Irawaty   Purnadi.   Perseroan   telah   mendapatkan   persetujuan   dari Bank   BCA   terkait   dengan   penerbitan   Obligasi   sesuai   Surat   No. 14.   18   tanggal   19   Juli   2011   sebagaimana   telah   diubah   dengan:(i)   Akta   Perubahan Pertama  Atas  Perjanjian  Kredit  No.   Perseroan menyetujui   untuk   membayar   biaya   royalti   (untuk   tiap   periode   akuntansi)   berdasarkan persentase  tertentu  dari  penjualan  bersih.   Notaris   di   Kota   Jakarta   Selatan.000.   Perseroan.   Ltd.-­‐   (dua   ratus   dua   puluh   miliar   Rupiah)   untuk   membiayai   pembangunan pabrik  baru.-­‐   (dua   ratus delapan   puluh   miliar   Rupiah)   kemudian   pada   tanggal   14   Desember   2012.   pengetahuan   dan   pelatihan   dalam   hal produksi   roti   dan   Sojitz   bertindak   sebagai   penengah   antara   keduanya.   Perseroan memperoleh   tambahan   fasilitas   kredit   investasi   dari   Bank   BCA   dengan   pagu   pinjaman   sebesar Rp   220..   Berdasarkan   Perjanjian   Teknis   tersebut. Berdasarkan  Akta  Perjanjian  Kredit  No.H.000.  IX.   18   tanggal   19 Juli  2011  Pada  tanggal  19  Juli  2011  No.  Badan  Arbitrase  Nasional  Indonesia (BANI)   dimana   kantor   pusat   Perseroan   berkedudukan   dan   kantor   cabang   Perseroan berkedudukan.  (ii)  Akta  Perubahan  Kedua  Atas Perjanjian  Kredit  No.   10121/GBK/2013   tanggal   19 Maret  2013.000.   dan   Pengadilan   Pajak   di   Departemen   Keuangan.   Notaris   di   Jakarta.   13.melalui  surat  keterangan  tanggal  25  April  2013.  01  tanggal  2  November  2011.   dimana   SBC menyetujui   untuk   menyediakan   pengarahan   teknik. 15.   perdata..000.-­‐   (seratus   miliar   Rupiah)   dan   pada   tanggal   2   November 2011   fasilitas   tersebut   dikonversi   menjadi   fasilitas   kredit   investasi   untuk   membiayai pembangunan   pabrik   baru   dengan   pagu   pinjaman   sebesar   Rp   280..000.E.000.  dan  Nishoo  Iwai  Corporation  (sekarang  bernama  Sojitz  Corporation  selanjutnya  disebut sebagai   “Sojitz”).   anggota   Direksi   dan   Dewan   Komisaris   Perseroan serta   atas   dasar   penelitian   kami   pada   Pengadilan   Negeri   dimana   kantor   pusat   Perseroan berkedudukan   dan   kantor   cabang   Perseroan   berkedudukan.1  tentang  Transaksi  Afiliasi  Dan  Benturan  Kepentingan  Transaksi  Tertentu.   pemegang   saham   Perseroan   pada   tanggal   12   Juni   1995.   Pengadilan   Hubungan   Industrial pada   Pengadilan   Negeri   dimana   kantor   pusat   Perseroan   berkedudukan   dan   kantor   cabang Perseroan   berkedudukan.   S.  10  tanggal  11  Desember  2012  yang  ketiganya  dibuat  di hadapan   Veronica   Sandra   Irawaty   Purnadi. Perseroan  melakukan  Technical  Royalty  Agreement  atau  Perjanjian  Teknis  (selanjutnya  disebut sebagai   “Perjanjian   Teknis”)   dengan   Shikishima   Baking   Co.  18  tanggal  19  Juli  2011  sebagaimana  telah  diubah  dua kali   dan   terakhir   dengan   Akta   Perubahan   Kedua   Atas   Akta   Perjanjian   Kredit   No.   Pengadilan   Tata   Usaha   Negara   dimana   kantor   pusat   Perseroan berkedudukan  dan  kantor  cabang  Perseroan  berkedudukan.   Dewan   Komisaris dan   Direksi   tidak   terlibat   perkara-­‐perkara   pidana.   (selanjutnya   disebut   sebagai “SBC”).

mengiklankan   suatu   barang   dan   /   atau   jasa   secara   tidak   benar.  penggunaan  dana  hasil  Penawaran  Umum  Obligasi  setelah  dikurangi  biaya-­‐biaya emisi  akan  digunakan  untuk: 1.   37   Tahun   2004   tentang   Kepailitan   dan   Penundaan   Kewajiban Pembayaran  Utang  dan  UUPT.K.   8   Th. Namun   demikian.   dan   /   atau   seolah-­‐olah   barang tersebut   berasal   dari   daerah   tertentu   sebagaimana   dimaksud   dalam   Pasal   62   ayat   (1)   Jo   Pasal   8 ayat   (1)   huruf   a   Jo   Pasal   9   ayat   (1)   huruf   h   Undang   –   Undang   RI   No.4”).   101 . Atas  dasar  pemeriksaan  kami  di  Pengadilan  Niaga  pada  Pengadilan  Negeri/Niaga/HAM  dimana kantor   pusat   dan   kantor   cabang   Perseroan   berkedudukan.   penambahan   line   mesin   dan   membangun   pabrik-­‐pabrik   baru)   dengan tujuan  untuk  meningkatkan  kapasitas  yang  ada  dan  melakukan  penetrasi  ke  daerah-­‐daerah lain  di  Indonesia. Sekitar   56%   untuk   melakukan   pengembangan   usaha/ekspansi   perusahaan   (termasuk pembelian   tanah.   serta   mesin-­‐mesin   pendukung   lainnya   :   Sekitar  50%.   menawarkan.Indonesia   yang   secara   material   dapat   mempengaruhi   secara   negatif   keadaan   keuangan   dan   keberlangsungan  usaha  Perseroan.  Kep-­‐27/PM/2003  tanggal  17  Juli  2003  tentang  Laporan Realisasi  Penggunaan  Dana  Hasil  Penawaran  Umum  (“Peraturan  Bapepam  No.   Penundaan Kewajiban  Pembayaran  Utang  (PKPU)  dan/atau  pembubaran  Perseroan  sebagaimana  dimaksud dalam   Undang-­‐Undang   No.   144   Undang   –   Undang   RI   No. Perseroan   juga   tidak   menerima   somasi   yang   berdampak   terhadap   kelangsungan   usaha Perseroan.  serta  pembangunan  pabrik  baru   :   Mesin-­‐mesin  untuk  pembuatan  roti.   Perseroan   tidak   terdaftar   sebagai termohon   dalam   perkara   kepailitan   atau   telah   dinyatakan   dalam   keadaan   pailit.K.   saat   ini   Perseroan   tengah   menghadapi   penyidikan   dugaan   tindak   pidana memproduksi   dan   /   atau   jasa   yang   tidak   memenuhi   atau   tidak   sesuai   dengan   standar   yang dipersyaratkan   dan   ketentuan   perundang-­‐undangan.  berupa  mixer.   X. Berdasarkan   Surat   Penyataan   Mengenai   Rencana   Penggunaan   Dana   Direksi   Perseroan   tanggal 29  April  2013. Perseroan   juga   tidak   terdaftar   sebagai   tergugat   atau   termohon   dalam   perkara   perdata   atau pidana   di   Pengadilan   Negeri     dimana   kantor   pusat   dan   kantor   cabang   Perseroan   berkedudukan.  dengan  keterangan  sebagai  berikut: a.   packaging.   2012   tentang Pangan.   oven. 18.   16. 17.   Perseroan   akan   mempertanggungjawabkan   realisasi   penggunaan   dana   hasil Penawaran   Umum   secara   berkala   kepada   pemegang   saham   melalui   Rapat   Umum   Pemegang Saham   dan   melaporkan   kepada   BAPEPAM   &   LK   sesuai   dengan   Peraturan   Bapepam   No. Berdasarkan  Surat  Pernyataan  Mengenai  Rencana  Penggunaan  Dana  Direksi  Perseroan  tanggal 29   April   2013.  Penyidikan  dugaan  tindak  pidana  tersebut  tidak  berpengaruh  negatif  terhadap  jalannya usaha   dan/atau   tidak   secara   material   dapat   mempengaruhi   keadaan   keuangan   Perseroan.   1999   tentang Perlindungan   Konsumen   dan   Pasal   142. Lokasi Aset  yang  akan  dibeli Spesifikasi  mesin Alokasi  biaya   :   Purwakarta   :   Tanah  dan  mesin.   mempromosikan.4 Lampiran  Keputusan  Ketua  Bapepam  No.  make   up.  X.   18   Th.

000.   Jangka  waktu   :  6  tahun  sejak  tanggal  penarikan  dana  pertama  kali.2.   102 .   oven.   X.   oleh   karenanya   belum   dapat   memastikan   apakah   terdapat   hubungan   afiliasi   atau  tidak  sebagaimana  diatur  dalam  Peraturan  Bapepam  No.  IX.  serta  pembangunan  pabrik  baru   :   Mesin-­‐mesin  untuk  pembuatan  roti.  IX.   serta   mesin-­‐mesin   pendukung   lainnya   :   Sekitar  50%   2.25%  per  tahun.1   tentang   Keterbukaan  Informasi  Yang  Harus  Segera  Diumumkan  Kepada  Publik.   Apabila   penggunaan   dana   sebagaimana   disebutkan   diatas   merupakan   transaksi   material   dan/atau   yang   mengandung   benturan   kepentingan   sebagaimana   diatur   dalam   Peraturan   Bapepam   No.000.  dengan  rincian  keterangan  mengenai  pinjaman  tersebut  adalah  sebagai  berikut: Jumlah  pokok   :  Rp. Sekitar   44%   untuk   membayar   pinjaman   kepada   PT.000.2   dan/atau   Peraturan   Bapepam   No.   IX.   Perseroan   wajib   memenuhi   ketentuan-­‐ketentuan  tersebut.E. Lokasi Aset  yang  akan  dibeli Spesifikasi  mesin Alokasi  biaya   :   Cikande   :   Tanah  dan  mesin.   dengan   demikian   Perseroan   wajib   melakukan   keterbukaan   informasi   sebagaimana   diatur   dalam   Peraturan   Bapepam   No.     Perluasan   usaha   dan   pembangunan   pabrik-­‐pabrik   baru   dari   dana   hasil   Penawaran   Umum   Obligasi.   IX.  berupa  mixer.b.  280.   packaging.E.2.   Penggunaan   dana   untuk   membangun   pabrik-­‐pabrik   baru   termasuk   kategori   Transaksi   Material   yang   dikecualikan   sebagaimana   dimaksud   dalam   Pasal   3   Huruf   a   Angka   6)   Peraturan   Bapepam   No.   IX.-­‐   Tingkat  bunga   :  8.  make   up.1.K.1.  merupakan  Transaksi  Material  yang  dikecualikan  sesuai  dengan  ketentuan  Pasal  3  Huruf   a   Angka   6)   Peraturan   Bapepam   No.E.   Jatuh  tempo   :  2  November  2017.E.   Pada   saat   ini   Perseroan   sedang   dalam   proses   mencari   pemasok   untuk   pembelian   aset-­‐aset   tersebut   diatas.   Bank   Central   Asia   Tbk   (BCA)   (tidak terafiliasi).E.

 PT  Bursa  Efek  Indonesia.   Hormat  kami.  di  atas  telah sesuai  dengan  ketentuan  Peraturan  Bapepam  dan  LK  No.  Perseroan telah  membuat  dan  menandatangani  secara  sah  Perjanjian-­‐Perjanjian  Penerbitan  Obligasi  2013 dan  Perjanjian  Perwaliamanatan  sebagaimana  disebutkan  dalam  Angka  7  huruf  a.   tidak   pernah   mengalami   kondisi   gagal   bayar.4  tentang  Ketentuan  Umum  dan Kontrak  Perwaliamanatan  Efek  Bersifat  Utang. Yth.  dengan  demikian  sesuai  Peraturan  IX.  Penjamin  Pelaksana  Emisi  Obligasi  yaitu  PT  BCA  Sekuritas. 21. Perseroan   tidak   memiliki   hubungan   afiliasi   dengan   Penjamin   Pelaksana   Emisi   Efek   dan Waliamanat  dalam  Penawaran  Umum  Obligasi  ini  sebagaimana  dimaksud  dalam  UUPM.  S. Sehubungan  dengan  Penawaran  Umum  Obligasi.  VI. Perseroan   telah   menjadi   Perusahaan   Publik   selama   2   (dua)   tahun   terhitung   sejak   tanggal penawaran   umum   perdana.A.19. 2. 3. 103 ..  C. Yth.   dan   rencana penawaran  umum  obligasi  yang  akan  dilaksanakan  oleh  Perseroan  merupakan  penerbitan  efek yang  bersifat  utang.  dan  Profesi  Penunjang  Pasar  Modal  lainnya  serta   bertanggung  jawab  atas  pendapat  hukum  yang  diberikan.Kn   STTD  Nomor:    541/PM/STTD-­‐KH/2004   Anggota  HKHPM  Nomor:  200815   Tembusan:   1.  M.  pada  tanggal  Pendapat  Hukum  ini.H. 20. 22. Demikianlah  Pendapat  Hukum  ini  kami  berikan  dan  dibuat  sesuai  dengan  standar  profesi  dan  kode   etik  profesi  sebagai  Konsultan  Hukum  Pasar  Modal  dan  kami  telah  bersikap  independen  serta  tidak   memiliki  benturan  kepentingan  dengan  Perseroan. Yth.   Hadiwidjojo  Wirya  Mukhtar  Ardibrata  Law  Offices   Kukuh  Komandoko  Hadiwidjojo.15.  Otoritas  Jasa  Keuangan. Aspek  hukum  yang  dimuat  dalam  prospektus  adalah  benar  dan  sesuai  dengan  hasil  pemeriksaan kami.

Halaman ini sengaja dikosongkan xiv .

XV. LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN 105 .

Halaman ini sengaja dikosongkan .

informasi atau fakta material. Seloyor Blok A9 Cibitung Bekosi Jowo Borot 1-7520 : Jl.004/ RW 009 Kel. Kasawan lndustri MM2100. Bahwa Laporan Keuangan Perseroan telah disusun dan disajikan Bursa. Selayar Blok A9 Domicile Address NomorTelepon Cibitung Bekasi Jawa Barat 17520 Jl. Selayar Blok A9 Cibitung Bekasi Jawa Barat 17520 : Apartemen Four Season RT 007/RW 03 Kel. Nama Alamat Kantor . That we ore responsible for the preporotion ond presentotion the Compony's Finonciol Stotement for the yeors ended December 31. dan tidak menghilangkan 4.Bekasi. The Copitol Morket Supervisory Agency ond Stock Exchonge Regulotions. Yenni Husodo : Kasawan lndustri MM2100. Office Address Alamat Domisili Domicile Address Nomor Telepon Jl. hereinofter declore os follows sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.?J+ Thot oll informotion Company ore complete ond correct.JawaBaratlT520 Telp.70 Rt. telah dimuat secara lengkap dan benar. Jowo Borot.Bahwa Laporan Keuangan Perseroan tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar.lq Wendv Sui Cheng Yap Yenni Husodo Presiden Direktur/ Direktu President Director of the Thot the Finonciol Stotements of the Compony does not contoin incorrect inlormotion ond mdterial foct. o. Joti Kec.Setia budi Jaka rta Selata n : (021) 8935088 : President Direaor of the Compony ln this motter octing jointly for ond on beholf of the Compony hoving its domiciled in Cibitung. b. Office Address Jl. Bekasi. the undersigned: 7. Cibitung. Alamat Domisili : Telephone Position 2. Jakarta. berkedudukan di Cibitung. Nome Alamat Kantor r/ Directo PT. 2Ol3 2013 l!!Ll-r!! . Bekosi. Jakarta : (021) 8935088 Jabatan : Direktur Perseroan Telephone Position ini bertindak bersama-sama untuk dan atas nama Perseroan. Bahwa kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal of 3. NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk ("Perseroan") PT NIPPON INDOSARI CORPINDOTbk ("Compony') Kami yang bertanda tangan dibawah ini: We.(021)89983876. ond guidelines for Finoncial Stotement presentotions ond disclosures for public listed componies issued BAPEPAM-LK dan Bursa.com system in the . Pulo Godung.'Apartemen Four Season RT 07/RW 03 Kel.Apiil 24.Setia budi.SURAT PERNYATAAN DI REKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS IAPORAN KEUANGAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 (DIAUD|T) STATEMENT OF THE BOARD OF DIRECTORS CONCERNING THE RESPONSIB'LIrY FOR THE FINANCIAL STATEMENTS FORTHE YEARS ENDED 37. Seloyor Blok A9 Cibitung Bekosi lowo Borot 77520 .2072 AND 2077 (AUDiTED) DECEMBER PT.eloyor Blok 49.NipponlndosariCorpindo. Pemudo TBS Blok C. Kosowon lndustri MM2100. Jl.2 No. by BAPEPAM-LK ond Stock Exchonges. Jakarta Selatan : (021) 8935088 Jabatan : Presiden Direktur Perseroan 2. ond does not omit ony informotion or moteriol foct.Jati. Pemuda TBS Blok C.10 RT 004/RW 009 Kel. Selayar Blok 49. : Yenni Husodo : Kosowon lndustri MM2700 11. 2012 ond 2011. Jawa Barat dengan ini menyatakan hal-hal sebagai berikut 2. Kec. Pulo Gadung. : Wendy Sui Cheng Yop : Kosowon lndustri MM2700 11. peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dan 3.CikarangBarat.A. Bahwa kami bertanggungjawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan Perseroan tahunan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012 dan20lL. serta pedoman penyajian dan pengungkapan a. Jokorto : (021) 893s088 : Director of the Company : 7. Keuangan emiten atau perusahaan publik yang dikeluarkan oleh That the Finonciol Stotement of the Company is prepored and presented in occordonce with the generol occepted occounting principles. April in the Finonciol Stotement b.Tbk Jl.89844953 Fax.SelayarBlok49KawasanIndustriMM2l00. Cibitung. : Wendy Sui Cheng Yap : Kasawan lndustri MM2100.sariroti. 4. Thot we ore responsible The obove stotement is mode for the internol control truthfully. S. 2. karta.2 No.DesaMekarwangi. dalam Perseroan. Company. Nome : Dalam hal 1.(021)89844955Website:www. Jl. Bahwa Laporan semua informasi dalam Laporan Keuangan Perusahaan Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Nama 7.

ey com/id The original report included herein is in lndonesian language. serta laporan laba rugi komprehensif. 2012. and the related staternents of comprehensive income. Sudirman Kav. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan berdasarkan audit responsibility is to express an opinion on fhese financial staternents based on our audits. Laporan Auditor lndependen lndependent Auditors' Report Laporan No. changes in equity and cash flows for the years then ended. 52-53 lllllllllllllllllrrrr Jakarta 12190. fhese financial statements are the responsibility of the Company's management. on a test basis. R PC'3902 /PSS/ZO 1 3 The Stockholders. atas dasar pengujian. Indonesia Tel: +62 21 5289 5000 fax: -62 2L 5289 47OO www. Boards of Commissioners and Directors PT Nippon lndosari Corpindo Tbk Kami telah mengaudit laporan posisi keuangan PT Nippon lndosari Corpindo Tbk ("Perusahaan") tanggal 31 Desember 2012. kami. reasonable basis for our opinion. 108 P!rwantono. RPC-39021 PSSI 2073 R Pemegang Saham. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit meliputi pemeriksaan. Suherman & Surja lndonesia Stock Exchange Building Tourer 2. laporan perubahan We have audited fhe statements of financial position of PT Nippon lndosari Corpindo Tbk (the "Company") as of December 37. 2011 dan 2010. eyidence supporting the amounts and disclosures in the financiat sfatements. as well evaluating the overall financial presentation. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan estimates made by management. Suherman & Surja Registered Public Accountants K[1K i'.]o 131/KNI A m:mber firm of Ernst & Young Glabal Limited 1/20i0 as sfatement a .lltt ZEnrust *YouNc Purwantono. An audit also includes assessingl the accountinq principles used and significant yang ditetapkan lnstitut Akuntan Publik lndonesia. Laporan keuangan adalah tanggung jawab manajemen Perusahaan. Our ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut.2O11 and 2O1O. 7th Floor Jl. fhose standards require that we plan and perform the audit to obtain reasonab/e assurance about whether the financial statements are free of material misstatement. Jend. We believe that our audits provide pendapat. serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen. Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing We conducted our audits in accordance with auditing standards estab/lshed by the lndonesian lnstitute of Certified Public Accountants. An audit includes examining. bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Dewan Komisaris dan Direksi PT Nippon lndosari Corpindo Tbk eport No.

RPC-3902lPSSl2013 (lanjutan) Report No. 2O71 and 2O7O. Suherman & Surja Feniwati Chendana. 2012. Sehubungan dengan rencana penawaran umum obligasi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 36 atas laporan keuangan. the Company reissued ifs financial statemenfs to include revision and/or additional penambahan pengungkapan pada laporan keuangan. dalam semua hal yang material. posisi keuangan PT Nippon lndosari Corpindo Tbk tanggal 31 Desember 2012. ln relation with the Company's plan to offer bonds to the ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut. serta February 6. AP. Perusahaan menerbitkan kembali laporan keuangan tersebut diatas untuk mencakup perubahan dan/atau public as disc/osed in Nofe 36 to the financial statemenfs. procedures and practices applied to audit such financial statements are those generally accepted and applied in lndonesia." zEnrusr&youNc iIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIr The original report included herein is in lndonesian language. 2012.0694lPublic Accountant Registration No. and the resu/ts of its operations and its cash flows for the Kami telah menerbitkan Laporan Auditor lndependen We have previously rssued lndependent Auditors' No. position laporan perubahan RPC-3205/PSS/2O13 dated 2073 on the sfatemenfs of financial of PT Nippon lndosari Corpindo Tbk as of December 31. disc/osures in the financial statemenfs.0694 24 April 2Ot3l April 24. RPC-3902/PSS/201 3 (continued) Menurut pendapat kami. The standards. Purwantono. Laporan Auditor lndependen (lanjutan) lndependent Auditors' Report (continued) Laporan No. CPA RegistrasiAkuntan Publik No. AP. ln our opinion. 109 . laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar. and the related statements of comprehensive income. RPC-3205/PSS/2013 tanggal 6 Februari 2013 atas laporan posisi keuangan PT Nippon lndosari Corpindo Tbk tanggal 31 Desember 2OL2. results of operations and cash llows in accordance with accounting principles and practices generally accepted in countries and jurisdictions other than lndonesia. changes in equity and cash f/ows for the years then ended. serta hasil usaha dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia.2011 dan 2010. laporan laba rugi komprehensif . the financial statements referred to above present fairly. years then ended F i na in conformity with lndonesian nci a I Accou nti nq Sfandards. the financial position of PT Nippon lndosari Corpindo Tbk as of December 31.ZOLL dan 2010. 2O11 and 2010. Report No. 2073 The accompanying linancial statements are not intended to present the financial position. in all material respects.

29e.034.2j.602.213.918.400.688.539 16.687.878.336 11.300.645.855 4.31 2j.078 568.103.379 1.667.774.020.712.542 421.481. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk LAPORAN POSISI KEUANGAN 31 Desember 2012.686.360.442.723.271 546.312.603.286.209.31 2f.9.908.4.898.390.236 6.031 12 76.265.28 2j.11.410.818.10 2j.926 335.455.886.827 9.305.871.608.875.954.883 1.099.501.110.836 4.848.31 893.876 2.273.862.136.578 1.2p.681.383. 29c.274. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah) Catatan/ Notes PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION December 31.568.5.569 4.375 133.083 22.008.865.518 2.235.694.922 101.030.31 2k.397.564.771.142.480.7 2h.826 TOTAL ASSETS Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.407 2.420.792.15a TOTAL ASET LANCAR ASET TIDAK LANCAR Aset tetap Deposito jaminan Aset takberwujud Aset keuangan tidak lancar lainnya Aset non-keuangan tidak lancar lainnya TOTAL ASET TIDAK LANCAR TOTAL ASET 985.962 355.955.681 345.299.069 796.2j.251.538 213.426.684.666.610 73.374 14.007.321.254 8.701 Guarantee deposits Intangible assets Other non-current financial assets Other non-current non-financial assets 2b.997 1.931 2. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.223 759.721.629 TOTAL NON-CURRENT ASSETS 1. 110 . 2012.226.287.148 1.598.320.058.898.005.126.634.046 CURRENT ASSETS Cash and cash equivalents Trade receivables Third parties Related party Other third party receivables Inventories Prepaid expenses Prepaid taxes Advances 219.162.220 1.204.2f.31 2c. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah) 2012 2011 2010 ASET ASET LANCAR Kas dan setara kas Piutang usaha Pihak ketiga Pihak berelasi Piutang lain-lain pihak ketiga Persediaan Biaya dibayar dimuka Pajak dibayar dimuka Uang muka ASSETS 37.869.597.639.500 568.294 12.816.341.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.465 6.891.098.6 2d.828 NON-CURRENT ASSETS Fixed assets 11.454 262.8 2b.647.886 120.145 190.944.197 TOTAL CURRENT ASSETS 2e.602 48.

428.237 16.140 21.298 6.607.173.578 2i.497.31 2k.000.262 10.639.229.000 shares Tambahan modal disetor .136.988 TOTAL LIABILITIES 2j.215.13.982 TOTAL NON-CURRENT LIABILITIES TOTAL LIABILITAS 538.567.236.041 11.788.035 173.000 EQUITY Capital stock .582.14.430.955 92.695.937.428.500 Current maturities of long-term bank loans Short-term employee benefits liability 195.setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Liabilitas pajak tangguhan .203.933.455.881.002.440.236.441.neto 21 173.594.143 6.31 2i.001.184.754.265.043 Long-term bank loans .223 759.054. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.876.000 saham 20 101.072.521.31 Beban akrual Utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 2j.641.31 12.860.815.360.454.816.071.18.19 17. 111 .812.450.910.361 NON-CURRENT LIABILITIES Customers’ deposits 2j.net Saldo laba .135.361 17.net of current maturities Deferred tax liability .826 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.515.169.463.15b 2j.18.153.16. 28.204.452.335 15.001.486.673 212.000.024.012.000.637.000.786 455.555 6.736.net Long-term employee benefits liability TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 342.001.840 36.681.713.142.606.803 Retained earnings unappropriated TOTAL EKUITAS 666.944.2k.341.838 TOTAL EQUITY 1.035 Additional paid-in capital .29c.728 19.006 TOTAL CURRENT LIABILITIES 2j.901 64.626.748.714 112.645 Accrued expenses 6.370.747.772 148.303 8.515 272.17 TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK LIABILITAS JANGKA PANJANG Jaminan pelanggan Utang bank jangka panjang .819.645.550 546.122.322 7.844.605.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah) 2012 2011 2010 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY LIABILITAS JANGKA PENDEK Utang usaha Pihak ketiga Pihak berelasi Utang lain-lain Utang pajak 59.735.000 32. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) 31 Desember 2012.383 CURRENT LIABILITIES Trade payables Third parties Related parties Other payables Taxes payable 17.619 47.918.117.795.360.182.877 6.360.604.597.nilai nominal Rp100 per saham Modal dasar .3.186 86.012.337.617.989.1.31 2h. 2012.182.000.341.000 shares Issued and fully paid 101.428.098.802.28 2j.026.31 2h.833.236.000 101.292.751 181.15g 296.083.315 8.000 saham Modal ditempatkan dan disetor penuh .058.308 33.712 12.107.500 568.117.192.035 173.535 10.948.955.775.163.440.888.Rp100 par value per share Authorized .011 65.613.419. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah) Catatan/ Notes PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (continued) December 31.209.974 19.belum ditentukan penggunaannya 392.neto Liabilitas imbalan kerja jangka panjang EKUITAS Modal saham .3.303.759 20.763 - - 406.000 1.

641 NET SALES BEBAN POKOK PENJUALAN 2g.149.644.124.932.973.917.402.26 2g.948. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah) Catatan/ Notes 2012 2011 PENJUALAN NETO 2g.432.143.228 COST OF GOODS SOLD 556.484.025 115.731 135.286 134.192. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.938.661.721.042 99.079.042 99.737 (277. 2012.413 2g.555 - 199.526.873.054 INCOME TAX EXPENSE 149.034.375 INCOME FOR THE YEAR - - - OTHER COMPREHENSIVE INCOME 149.357.23.375 TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE YEAR 147.926) GROSS PROFIT Operating expenses Other operating income Other operating expenses INCOME FROM OPERATIONS Finance income Finance costs INCOME BEFORE INCOME TAX 50.636.28 634.561.533.937) 10.25 2g.179.932.952 612.28 1.761 154.412.319.403.022 389.322) (232.298.340 813.643.412.890. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME Years Ended December 31.226.792.775.27 (370.837.122.665.38 EARNINGS PER SHARE PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 2010 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.025 115.127.849.403.2k.133 289.244 34.533.071.854.33 114.576 (3.045 379.124.976) 13.333.905.15d LABA TAHUN BERJALAN LABA PER SAHAM 2n 4.980.149.548. 112 .190.167.825.657.819 323.795) 199.736 39.587) 10.015.548.484 153.342.078.233.501.2k.24.18 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2h.276.341 (310.775.893.100.844.277 - 1.908.52 106.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.258.4 2g.024.913.295 433.391) (163.333 (5.429 LABA BRUTO Beban usaha Pendapatan operasi lainnya Beban operasi lainnya LABA USAHA Pendapatan keuangan Biaya keuangan 2g. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.078.241.985.

439.548.094) (24.441.232) Stock issuance costs - - 99.002.001.185.375 99. 113 .695 Balance.781.094) 101.215.803 455.182.600. 31 Desem ber 2012 20 Saldo laba belum ditentukan penggunaannya / Retained earnings unappropriated Tambahan modal disetor neto/ Additional paidin capital .533.149.000 Additional capital stock from Initial Public Offering (IPO) (5.428.850.786 Balance. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah) 15.149.430. December 31.236.556.840. 2010 - - 115.000.133.035 181.236. 31 Desem ber 2010 Total laba komprehensif untuk tahun berjalan 20 Saldo.452.000 - 349.983. 2012.776. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.000 173.012.267 178.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.035 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.236.550 Dividend Dividend Balance. (28. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah) Catatan/ Notes Saldo.000.776. December 31. 31 Desem ber 2011 Total laba komprehensif untuk tahun berjalan Dividen Saldo. December 31.042 115. December 31.607.428.400.548.21 21 Saldo.932.838 Balance.261) (28.775.428. 31 Desem ber 2009 Penambahan modal saham melalui Penawaran Umum Perdana (IPO) Biaya penerbitan saham 20.556.533.000 Total laba komprehensif untuk tahun berjalan Dividen Modal saham ditempatkan dan disetor penuh/ Issued and fully paid capital stock PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY Years Ended December 31.025 Total comprehensive income for the year - - 101.597.751 546.775.370.net 86.983.000 (5.000.375 Total comprehensive income for the year 101.000 173.450.124.261) 392.042 Total comprehensive income for the year - - (24.050.001.428.025 149. 2012 The accompanying notes form an integral part of these financial statements.169.124.534.781.232) 81.515 666. 2009 193. 2011 - - 149.943.943.000 173.203.133.754.613.878.932.428 - Total ekuitas/ Total equity 167.001.035 272.

750. 114 .545.837. Information on non-cash activities is presented in Note 33.736 KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA KAS 596.998) 189.294) (5.095.498.131) 20.753) 20 2010 796.090.597.123.617.411.120) (45. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk LAPORAN ARUS KAS Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.674.309) (260.272.024.305.336) (679.945.360.333.582) (385.018.284) (62.982.749.456.400 (121.768 - - (93.063.448.048.489) 89.694.249.333 (280.763 NET INCREASE (DECREASE) IN CASH AND CASH EQUIVALENTS KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 4 48.926) - - 187.427.209) (10.071.265.922) 13.517) (31.388 (352.210.494.661.126.781.375 CASH AND CASH EQUIVALENTS AT END OF YEAR Informasi mengenai aktivitas yang tidak mempengaruhi arus kas diungkapkan dalam Catatan 33.639.273.823.613) (54.684 (24.202) (6.377.264.173. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah) Catatan/ Notes ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan dari pelanggan Penerimaan dari pendapatan bunga Pembayaran kepada pemasok dan kontraktor Pembayaran untuk beban operasional Pembayaran untuk gaji dan imbalan kerja karyawan Pembayaran pajak penghasilan Pembayaran royalti 2011 389.590.542.721.191) (72.417.555 4. The accompanying notes form an integral part of these financial statements.882.021) (33.859) (76.094) (869.656.281) CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Collections from customers Cash received from interest income Payments to suppliers and contractors Payments for operational expenses Payments of salaries and employee benefits Payments of income taxes Payments of royalty Net cash provided by operating activities CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Proceeds from sale of fixed assets Acquisitions of fixed assets Payments of advances for purchase of fixed assets Acquisitions of intangible assets Redemption of restricted time deposits Net cash used in investing activities CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Proceeds of long-term bank loans Dividend payment Payments of interest expense Proceeds from IPO.21 Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan PENGARUH NETO PERUBAHAN KURS PADA KAS DAN SETARA KAS (227.297.983.913.293. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah) (10.230.277 8 1.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.721.015.990) (42.943.609.243.534.886 120.496 24.599 (28.583.483.920 7.992.101.000.820.886 120.771.409 (217.674.101.694.928.721.323.324.211.345.063.947.141. Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan.203) - 269.737 95.919.989.886.146.431.972) 1.842 (591.674) (10.877.397.297.362.261) (10.612 CASH AND CASH EQUIVALENTS AT BEGINNING OF YEAR KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 4 37.388.270) (7.446) (113.671.503.871. 2012.721.548.410 (452.228 (135.710.844.487.525.222 Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penerimaan dari penjualan aset tetap Perolehan aset tetap Pembayaran uang muka pembelian aset tetap Perolehan aset takberwujud Penebusan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk STATEMENTS OF CASH FLOWS Years Ended December 31.150.133.418) 1b.402.273.360.565) (430.855.948) (93.375 57.602 48.773.634.079.412.813 148.653) 33.226.088) (321.397.039.396.618 371.127 - Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penerimaan dari pinjaman bank jangka panjang Pembayaran dividen Pembayaran beban bunga Perolehan dari IPO setelah dikurangi biaya penerbitan saham Pembayaran pinjaman bank jangka panjang 2012 1.000) 229.960.053.458.776.458.179. net of stock issuance costs Payments of long-term bank loans Net cash provided by financing activities NET EFFECT OF CHANGES IN EXCHANGE RATES ON CASH AND CASH EQUIVALENTS 62.

179 April 2011 Perusahaan memulai operasi komersial pada tahun 1996.01.TH.. PT Nippon Indosari Corpindo (the “Company”) was established within the framework of the Foreign Investment Law No.X. 1. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.01. The Company started operations in 1996.691 November 2005 Semarang 362. the latest amendment of which was notarized under deed No. 115 its commercial . The deed of establishment was approved by the Ministry of Justice in its decision letter No. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan.01. penjualan dan distribusi roti. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.01. 94 tanggal Republik 24 November 1995.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. The Company’s articles of association has been amended from time to time. Budi Santoso Isbandi. C2-6209 HT. 11 of 1970. Pendirian Perusahaan GENERAL a. The amendment has been recorded in the database of the Administration System of the Law and Human Rights Department based on letter No. berdasarkan akta notaris No. yang kemudian diubah dengan Undangundang No. 2012 of F. 48 tanggal 19 April 2012 dari F.617 Desember/December 2008 Cikarang Blok W/Block W 455.95 dated May 18. unless otherwise stated) UMUM a.H.02 dated June 6.H.Bekasi. 11 tanggal 8 Maret 1995 dari Benny Kristianto.95 tanggal 18 Mei 1995 dan diumumkan dalam Tambahan No. the Company is currently engaged in the manufacture. S. 1 tahun 1967.H. Budi Santoso Isbandi. as amended by Law No. The Company’s head office is located at MM2100 industrial estate Cibitung .088 September 1996 Cibitung MM2100 441. 2012. 48 dated April 19. 94 dated November 24.X. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. kecuali dinyatakan lain) 1. 1995 and was published in Supplement No. The Company’s production plants consist of the following: Lokasi/Location Kapasitas (ptg/hari)/ Capacity (pcs/day) Mulai Beroperasi/ Start of Operations Cikarang Blok U/Block U 650.504 Januari/January 2012 Pasuruan 702. Akta pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No.H. Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan. AHU-30282. 1995. 11 dated March 8. S. based on notarial deed No. 11 tahun 1970.01. S. 1995 of Benny Kristianto.H.02 tanggal 6 Juni 2012. 1 of 1967. mengenai perubahan tempat kedudukan Perusahaan dari sebelumnya Cikarang Bekasi menjadi berkedudukan di Cibitung Bekasi. Establishment of the Company PT Nippon Indosari Corpindo (“Perusahaan”) didirikan dalam kerangka Undang-undang Penanaman Modal Asing No. Kantor pusat Perusahaan berkedudukan di Kawasan Industri MM2100 Cibitung .A.Bekasi. Perubahan ini telah dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan surat No. 9729 dari Berita Negara Indonesia No. S.TH. Pabrik Perusahaan terdiri dari sebagai berikut: In accordance with Article 3 of its articles of association.01. yang terakhir berdasarkan akta notaris No. ruang lingkup usaha utama Perusahaan yang sedang dijalankan adalah di bidang pabrikasi.Bekasi.. 2012.A. C2-6209 HT. concerning the change of the Company's domicile from Cikarang Bekasi to become Cibitung . 9729 of State Gazette No. AHU-30282. sale and distribution of bread.854 Februari/February 2011 Medan 313. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.H.

854. 2012. Perusahaan mencatatkan seluruh sahamnya di Bursa Efek Indonesia.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 490 dan 426 karyawan tetap (tidak diaudit). 2012. The Company does not have a parent entity since none of the Company’s stockholders has effective ownership or voting rights above 50%.031. unless otherwise stated) UMUM (lanjutan) a. Pada tanggal 31 Desember 2012. Bayu Purnama Irawan Chairman Member Member As of December 31. Penawaran Umum Efek Perusahaan b. 2011 dan 2010 sebagai berikut: Dewan Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Komisaris (Independen) Company’s Public Offering Board of Commissioners President Commissioner Commissioner Commissioner (Independent) Board of Directors President Director Director Director Director Director Director (Not Affiliated) The composition of the Company’s Audit Committee as of December 31. 2012. 2010 of the Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency (BAPEPAM-LK).275 per share was declared effective.031. c. Dewan Komisaris dan Direksi. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. S-5479/BL/2010 tanggal 18 Juni 2010. The accompanying financial statements were authorized for issue by the Company’s Board of Directors on April 24. On June 28. Komite Audit dan Karyawan c. 490 and 426 permanent employees. 2011 and 2010 is as follows: Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012. Laporan keuangan ini diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 24 April 2013. respectively.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp100 per lembar saham dengan harga penawaran sebesar Rp1. (unaudited). b. the Company’s Registration Statement on its Initial Public Offering of 151. Perusahaan tidak mempunyai entitas induk oleh karena tidak ada pemegang saham Perusahaan yang memiliki porsi kepemilikan efektif atau hak suara diatas 50%. 2013. 116 . 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: Ketua Anggota Anggota Boards of Commissioners and Directors. 1. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. Audit Committee and Employees The composition of the Company’s Boards of Commissioners and Directors as of December 31.854. 2012. 2011 and 2010 is as follows: Seah Kheng Hong Conrad Denny A. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.275 per saham telah dinyatakan efektif.000 shares with nominal value of Rp100 per share at Rp1. Direksi Presiden Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur (Tidak Terafiliasi) Benny Setiawan Santoso Tan Hang Huat Seah Kheng Hong Conrad Wendy Sui Cheng Yap Indrayana Kaneyoshi Morita Takao Okabe Yenni Husodo Chin Yuen Loke Susunan Komite Audit pada tanggal 31 Desember 2012. Perusahaan memiliki 1. Pendirian Perusahaan (lanjutan) GENERAL (continued) a. the Company listed all of its shares on the Indonesia Stock Exchange. 2011 and 2010. Pada tanggal 28 Juni 2010. the Company had 1. Pernyataan Pendaftaran Perusahaan dalam rangka Penawaran Umum Perdana 151. Berdasarkan Surat Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAMLK) No. 2010. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. kecuali dinyatakan lain) 1. S-5479/BL/2010 dated June 18. 2011 dan 2010. Establishment of the Company (continued) Based on the letter No.

Dasar Penyusunan Laporan Keuangan SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES a. except for certain accounts which are measured on the bases described in the related accounting policies for those accounts. applied effective January 1. the Company implemented certain Statements of Financial Accounting Standards. Perusahaan menerapkan Pernyataan-pernyataan Standar Akuntasi Keuangan tertentu yang baru atau telah direvisi dan diterbitkan. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING a. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. ACCOUNTING Basis of Preparation of the Financial Statements Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”). 117 . the financial statements have been prepared on the accrual basis. dengan menggunakan dasar pengukuran biaya historis. 2. as disclosed in this note. Except for the statements of cash flows.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 1 (Revisi 2009). 2012. which comprise the Statements and Interpretations issued by the Financial Accounting Standards Board (“DSAK") of the Indonesian Institute of Accountants and the Regulations and the Guidelines on Financial Statement Presentation and Disclosures issued by BAPEPAM-LK. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. 2012. “Presentation of Financial Statements”. Laporan keuangan Perusahaan telah disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) No. The financial statements have been prepared and presented in accordance with Financial Accounting Standards (“SAK”). The accounting policies adopted in the preparation of the financial statements are consistent with those followed in the preparation of the Company’s financial statements for the years ended December 31. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. “Penyajian Laporan Keuangan”. Kecuali untuk laporan arus kas. 1 (Revised 2009). either prospectively or retrospectively. 2012. laporan keuangan disusun berdasarkan basis akrual. using the historical cost basis of accounting. kecuali untuk pengaruh atas penerapan beberapa PSAK baru atau revisian efektif sejak tanggal 1 Januari 2012 seperti diungkapkan pada catatan ini. which are either new or amended and published. 2011 and 2010 except for the effects of adoption of several new and amended PSAKs effective January 1. kecuali dinyatakan lain) 2. As disclosed further in the relevant succeeding notes. berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2012. baik secara prospektif maupun retrospektif. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tersebut konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011 dan 2010. yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia (‘’DSAK’’) serta peraturanperaturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK. The financial statements of the Company have been prepared in accordance with Statement of Financial Accounting Standards (“PSAK”) No.

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
a.

b.

c.

d.

Dasar Penyusunan
(lanjutan)

Laporan

2.

Keuangan

SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
a.

ACCOUNTING

Basis of Preparation of the Financial
Statements (continued)

Laporan arus kas, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran
kas
dan
bank
yang
diklasifikasikan menjadi aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan. Arus kas dari
aktivitas
operasi
disajikan
dengan
menggunakan metode langsung.

The statements of cash flows present cash
receipts and payments classified into
operating, investing and financing activities.
Cash flows from operating activities are
presented using the direct method.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam
laporan keuangan adalah rupiah, yang juga
merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

The reporting currency used in the preparation
of the financial statements is the Indonesian
rupiah, which is also the functional currency of
the Company.

Setara Kas

b.

Cash Equivalents

Deposito berjangka dengan masa jatuh tempo
tiga bulan atau kurang dari tanggal
penempatannya dan tidak digunakan sebagai
jaminan
atau
yang
tidak
dibatasi
penggunaannya sehingga dapat segera
dijadikan kas dalam jumlah yang telah
diketahui dengan risiko perubahan nilai yang
tidak signifikan diklasifikasikan sebagai “Setara
Kas”.

Time deposits with maturities of three months
or less at the time of placement and not
pledged as collateral or restricted as to use,
and, therefore, readily convertible to known
amount of cash and subject to insignificant risk
of changes in value are classified as “Cash
Equivalents”.

Uang jaminan yang diterima dari pelanggan
yang
dibatasi
penggunaannya
dan
ditempatkan pada deposito berjangka disajikan
sebagai “Deposito Jaminan” pada bagian "Aset
Tidak Lancar”.

Guarantees received from customers which
are restricted and placed in time deposits are
presented as “Guarantee Deposits” under
“Non-current Assets”.

Persediaan

c.

Inventories

Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang
lebih rendah antara nilai perolehan atau nilai
realisasi neto. Nilai perolehan ditentukan
dengan menggunakan metode rata-rata
bergerak. Nilai realisasi neto adalah estimasi
harga penjualan dalam kegiatan usaha normal
setelah dikurangi estimasi biaya penyelesaian
dan estimasi biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan penjualan.

Inventories are stated at the lower of cost or
net realizable value. Cost is determined using
the moving average method. Net realizable
value is the estimated selling price in the
ordinary course of business, less the
estimated cost of completion and the
estimated cost necessary to make the sale.

Cadangan atas penurunan nilai persediaan
ditetapkan untuk menurunkan nilai tercatat
persediaan ke nilai realisasi netonya.

Allowance for inventory losses is provided to
reduce the carrying values of inventories to
their net realizable values.

Biaya dibayar dimuka

d.

Prepaid Expenses
Prepaid expenses are amortized over the
periods benefited using the straight-line
method.

Biaya dibayar di muka diamortisasi selama
masa manfaat dengan menggunakan metode
garis lurus.

118

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
e.

2.

Aset Tetap

SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
e.

ACCOUNTING

Fixed Assets

Efektif tanggal 1 Januari 2012, Perusahaan
mengadopsi secara prospektif PSAK No. 16
(Revisi 2011), “ Aset Tetap”.

Effective January 1, 2012, the Company has
prospectively adopted PSAK No. 16 (Revised
2011), “Fixed Assets”.

ISAK No. 25, “Hak Atas Tanah“, yang
merupakan interpretasi dari PSAK No. 16
(Revisi 2011) menetapkan bahwa biaya
pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk
Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan
(HGB) dan Hak Pakai (HP) yang dikeluarkan
pada saat tanah diperoleh pertama kali diakui
sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan
tidak diamortisasi. Sementara itu, biaya yang
terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau
pembaharuan hak-hak tersebut diatas diakui
sebagai aset takberwujud dan diamortisasi
sepanjang umur hukum hak atau umur
ekonomi tanah, mana yang lebih pendek.

ISAK No. 25, “Land Rights”, which is an
interpretation of PSAK No. 16 (Revised 2011),
prescribes that the costs incurred in order to
acquire legal rights over land in form of “Hak
Guna Usaha” (HGU), “Hak Guna Bangunan”
(HGB) and “Hak Pakai” (HP) upon initial
acquisition of land be recognized as part of the
acquisition cost of the land and are not
amortized. Meanwhile, costs incurred in
connection with the extension or renewal of the
above rights are recognized as intangible
asset and are amortized throughout the validity
period of the rights or the economic useful life
of the land, whichever is shorter.

Sehubungan dengan perubahan diatas, pada
tanggal 1 Januari 2012 saldo beban
tangguhan
yang
berasal
dari
biaya
pengurusan legal hak atas tanah awal sebesar
Rp815.585.000 direklasifikasi ke akun ”Aset
Tetap” dan amortisasinya dihentikan.

In connection with the above changes, on
January 1, 2012, deferred charges arising from
the initial acquisition of legal rights over land
amounting to Rp815,585,000 were reclassified
to “Fixed Assets” and no longer amortized.

Selain yang telah dijelaskan diatas, penerapan
PSAK No. 16 (Revisi 2011) tidak memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap laporan
keuangan Perusahaan.

Other than as described above, the adoption
of PSAK No. 16 (Revised 2011) has no
significant impact on the Company’s financial
statements.

Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan aset
tetap meliputi: (a) harga pembelian, (b) biayabiaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan
kondisinya sekarang, dan (c) estimasi awal
biaya pembongkaran dan pemindahan dan
restorasi lokasi aset (jika ada). Setiap bagian
dari aset tetap dengan biaya perolehan yang
signifikan terhadap total biaya perolehan aset,
disusutkan secara terpisah.

Fixed assets are stated at cost less
accumulated depreciation and impairment
losses, if any. The cost of fixed assets
includes: (a) purchase price, (b) any costs
directly attributable to bringing the asset to its
present location and condition, and (c) the
initial estimate of the cost of dismantling and
removing the item and restoring the site on
which it is located (if any). Each part of an
item of fixed assets with a cost that is
significant in relation to the total cost of the
item is depreciated separately.

Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai
residu, umur manfaat dan metode penyusutan
aset tetap ditelaah oleh manajemen dan jika
perlu disesuaikan secara prospektif.

At the end of each reporting period, the
residual values, useful lives and methods of
depreciation of fixed assets are reviewed by
management and adjusted prospectively, if
appropriate.

119

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
e.

2.

Aset Tetap (lanjutan)

SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
e.

ACCOUNTING

Fixed Assets (continued)

Pada saat pemeliharaan dan perbaikan yang
signifikan dilakukan, biaya tersebut diakui ke
dalam nilai buku (carrying amount) aset tetap
sebagai suatu penggantian jika memenuhi
kriteria
pengakuan.
Semua
biaya
pemeliharaan dan perbaikan lainnya yang
tidak
memenuhi
kriteria
pengakuan
dibebankan langsung pada operasi berjalan.

When significant renewals and betterments are
performed, their costs are recognized in the
carrying amount of the fixed assets as a
replacement if the recognition criteria are
satisfied. All other repairs and maintenance
costs that do not meet the recognition criteria
are charged directly to current operations.

Penyusutan dimulai saat aset tetap tersedia
untuk digunakan dan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama
taksiran masa manfaat ekonomis aset sebagai
berikut:

Depreciation commences once the fixed
assets are available for their intended use and
is computed using the straight-line method
over the estimated useful lives of the assets,
as follows:

Tahun/Years
Bangunan dan pengembangan
Mesin dan peralatan
Alat pengangkutan
Perabot dan peralatan kantor

20
25
5
2-5

Buildings and improvements
Machinery and equipment
Transportation equipment
Furniture, fixtures and office equipment

Berdasarkan
penelaahan
dan
evaluasi
manajemen Perusahaan, sejak 1 Januari 2011,
Perusahaan mengubah taksiran masa manfaat
ekonomis mesin dan peralatan dari 15 tahun
menjadi 25 tahun dan perabot dan peralatan
kantor dari 5 tahun menjadi 2 sampai dengan
5 tahun. Perubahan taksiran masa manfaat
ekonomis
ini
dilakukan
setelah
mempertimbangkan kapasitas, kondisi fisik
dan semakin banyaknya variasi aset tetap
yang dimiliki Perusahaan.

Based on the Company’s management review
and assessment, starting January 1, 2011, the
Company changed the estimated useful lives
of its machinery and equipment from 15 years
to become 25 years and furniture, fixtures and
office equipment from 5 years to become 2 to 5
years. The change in the estimated useful lives
was made after considering the capacity,
physical condition and the increase in variation
of the Company’s fixed assets.

Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dan tidak disusutkan.

Land is stated at cost and is not depreciated.

Aset
tetap
dalam
pembangunan
mencerminkan akumulasi biaya material dan
biaya-biaya lain yang berkaitan dengan
pembangunan aset. Biaya perolehan aset
tetap dalam pembangunan tersebut akan
dialihkan ke akun aset tetap yang
bersangkutan apabila telah selesai dan siap
untuk digunakan.

Fixed assets under construction represent the
accumulated cost of materials and other costs
related to the assets under construction. The
accumulated cost is reclassified to the
appropriate fixed asset accounts when the
construction is completed and the constructed
assets are ready for their intended use.

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan
dari
penggunaan
atau
pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset dikreditkan atau
dibebankan ke operasi berjalan pada periode
aset tersebut dihentikan pengakuannya.

An item of fixed assets is derecognized upon
disposal or when no future economic benefits
are expected from its use or disposal. Any gain
or loss arising on derecognition of the asset is
credited or charged to operations in the period
the asset is derecognized.

120

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
(lanjutan)
f.

2.

Penurunan Nilai Aset Non-keuangan

SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLICIES (continued)
f.

ACCOUNTING

Impairment of Non-financial Assets

Pada setiap akhir periode pelaporan,
Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi
suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, maka jumlah
terpulihkan diestimasi untuk aset individual.
Jika tidak mungkin untuk mengestimasi jumlah
terpulihkan aset individual, maka Perusahaan
menentukan nilai terpulihkan dari Unit
Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup
(aset dari UPK).

The Company assesses at each end of
reporting period whether there is an indication
that an asset may be impaired. If such
indication exists, recoverable amount shall be
estimated for the individual asset. If it is not
possible to estimate the recoverable amount of
the individual asset, the Company determines
the recoverable amount of the CashGenerating Unit (CGU) to which the asset
belongs (the asset’s CGU).

Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset
individual maupun UPK) adalah jumlah yang
lebih tinggi antara nilai wajarnya dikurangi
biaya untuk menjual dengan nilai pakainya.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada
nilai terpulihkannya, maka aset tersebut
dianggap mengalami penurunan nilai dan nilai
tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai diakui
pada laba rugi sebagai “rugi penurunan nilai”.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus
kas masa depan neto didiskontokan ke nilai
kini dengan menggunakan tingkat diskonto
sebelum pajak yang menggambarkan penilaian
pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko
spesifik atas aset.

An asset’s (either individual asset or CGU)
recoverable amount is the higher of the
asset’s fair value less costs to sell and its
value in use. Where the carrying amount of
the asset exceeds its recoverable amount, the
asset is considered impaired and is written
down to its recoverable amount. Impairment
losses are recognized in profit or loss as
“impairment losses”. In assessing the value in
use, the estimated net future cash flows are
discounted to their present value using a pretax discount rate that reflects current market
assessments of the time value of money and
the risks specific to the asset.

Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya
untuk menjual, digunakan harga transaksi
pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat
transaksi tersebut, Perusahaan menggunakan
model
penilaian
yang
sesuai
untuk
menentukan nilai wajar aset. Perhitunganperhitungan ini dikuatkan oleh penilaian
berganda atau indikator nilai wajar lain yang
tersedia.

In determining fair value less costs to sell,
recent market transactions are taken into
account, if available. If no such transactions
can be identified, an appropriate valuation
model is used to determine the fair value of
the asset. These calculations are corroborated
by valuation multiples or other available fair
value indicators.

Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada
laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang
konsisten dengan fungsi dari aset yang
diturunkan nilainya.

Impairment losses, if any, are recognized in
profit or loss under expense categories that
are consistent with the functions of the
impaired assets.

Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode
pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi
penurunan nilai yang telah diakui dalam
periode sebelumnya untuk suatu aset mungkin
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.
Jika indikasi tersebut ada, maka entitas
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui
dalam periode sebelumnya untuk suatu aset
dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsiasumsi yang digunakan untuk menentukan
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui.

An assessment is made at the end of each
reporting period as to whether there is any
indication
that
previously
recognized
impairment losses recognized for an asset
may no longer exist or may have decreased. If
such indication exists, the recoverable amount
is estimated. A previously recognized
impairment loss for an asset is reversed only if
there has been a change in the assumptions
used to determine the asset’s recoverable
amount since the last impairment loss was
recognized.

121

had no impairment loss been recognized for the asset in prior periods. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) f. which is the rate that exactly discounts the estimated future cash payments or receipts over the expected life of the financial instrument or a shorter period. less any residual value. For all financial instruments measured at amortized cost. umumnya pada saat pengiriman barang sesuai persyaratan penjualan. penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi. 122 . PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. After such a reversal is recognized in profit or loss. Revenue from sale of goods is recognized when the significant risks and rewards of ownership of the goods have been passed to the buyer. atau jika lebih tepat. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. the depreciation charge on the said asset is adjusted in future periods to allocate the asset’s revised carrying amount.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. usually on delivery of goods in accordance with the terms of the sales. SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) Impairment (continued) of ACCOUNTING Non-financial Assets The reversal is limited so that the carrying amount of the asset does not exceed its recoverable amount. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Penurunan (lanjutan) Nilai Aset 2. untuk nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan. 2012. g. kecuali dinyatakan lain) 2. Revenue and Expense Recognition Penjualan Barang Sale of Goods Pendapatan dari penjualan diakui pada saat seluruh risiko dan manfaat yang signifikan atas barang telah dipindahkan kepada pembeli. to the net carrying amount of the financial asset or liability. Pengakuan Pendapatan dan Beban g. yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan. Pengakuan Beban Expense Recognition Beban diakui pada saat terjadinya. seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Reversal of an impairment loss is recognized in profit or loss. interest income or expense is recorded using the Effective Interest Rate (EIR). pendapatan atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif (SBE). dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. on a systematic basis over its remaining useful life. nor exceeds the carrying amount that would have been determined. Expenses are recognized as incurred. net of depreciation. Pendapatan/Beban Bunga Interest Income/Expense Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. dikurangi nilai sisanya. where appropriate. selama periode yang lebih singkat. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Setelah pembalikan tersebut diakui sebagai laba rugi. neto setelah penyusutan. Non-keuangan f. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.

Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang diambil Perusahaan sehubungan dengan situasi dimana interpretasi diperlukan untuk peraturan perpajakan yang terkait dan menetapkan provisi jika diperlukan. The adoption of PSAK No. 123 . Effective January 1. Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and carryforward of unused tax losses. Current income tax assets and liabilities for the current and prior periods are measured at the amount expected to be recovered from or paid to the Tax Office based on the tax rates and tax laws that are enacted or substantively enacted. 2012. Deferred tax is provided using the liability method on temporary differences between the tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts for financial reporting purposes at the end of the reporting period. 2012. 46 (Revised 2010). sejauh terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi. Management periodically evaluates positions taken by the Company with respect to situations in which applicable tax regulations are subject to interpretation and establishes provisions where appropriate. Pajak penghasilan kini Current income tax Aset atau liabilitas pajak penghasilan kini yang berasal dari periode berjalan dan periode lalu dicatat sebesar jumlah ekspektasi direstitusi dari atau dibayarkan kepada kantor pajak yang besarnya ditentukan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substantif telah berlaku. 2. Perusahaan mengadopsi PSAK No. “Pajak Penghasilan”. kecuali dinyatakan lain) 2. Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. 46 (Revisi 2010) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences. Pajak Penghasilan SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) h. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena pajak.46 (Revisi 2010). the Company adopted PSAK No. Pajak tangguhan Deferred tax Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir periode pelaporan. “Income Taxes”. Pajak penghasilan kini terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas diakui pada ekuitas. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) h. Current income tax relating to items debited or credited to equity is recognized in equity. Penerapan PSAK No. to the extent that it is probable that taxable profit will be available against which the deductible temporary differences and the carry-forward of unused tax losses can be utilized. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. ACCOUNTING Income Tax Efektif tanggal 1 Januari 2012. 46 (Revised 2010) did not have significant impact on the Company's financial statements.

24 (Revised 2010). i. Pos pajak tangguhan diakui terkait dengan transaksi yang mendasarinya baik dalam pendapatan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas. kecuali dinyatakan lain) 2. “Employee Benefits”. the Company implemented PSAK No. The carrying amount of deferred tax assets is reviewed at the end of each reporting period and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profit will be available to allow all or part of the deferred tax assets to be utilized. in which case the sales tax is recognized as part of the cost of acquisition of the asset or as part of the expense item as applicable x Piutang dan utang yang dinyatakan dengan termasuk pajak penjualan. ACCOUNTING Income Tax (continued) Pajak tangguhan (lanjutan) Deferred tax (continued) Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan ketika tidak lagi terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi. Pajak Penghasilan (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) h. dimana pajak penjualan diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai beban.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. Deferred tax items are recognized in correlation to the underlying transaction either in other comprehensive income or directly in equity. Deferred tax assets and deferred tax liabilities are offset if a legally enforceable right exists to set off current tax assets against current income tax liabilities and the deferred taxes relate to the same taxable entity and the same taxation authority. 124 . Perusahaan menerapkan PSAK No. Employee Benefits Effective January 1. x Receivables and payables that are stated with the amount of sales tax included. beban dan aset diakui setelah dikurangi dengan jumlah pajak penjualan. Pajak penjualan Sales tax Pendapatan. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Pajak tangguhan yang terkait dengan pos-pos yang diakui diluar laba rugi diakui diluar laba rugi. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama. expenses and assets are recognized net of the amount of sales tax except: x Ketika pajak penjualan yang terjadi sehubungan dengan pembelian aset atau jasa tidak dapat diklaim kepada kantor pajak. x Where the sales tax incurred on a purchase of assets or services is not recoverable from the Tax Offce. 2012. Efektif tanggal 1 Januari 2012. Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan. Deferred tax relating to items recognized outside of profit or loss is recognized outside of profit or loss. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. 2012. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) h. ”Imbalan Kerja”. Imbalan Kerja Karyawan i. Unrecognized deferred tax assets are reassessed at the end of each reporting period and are recognized to the extent that it has become probable that future taxable profits will allow the deferred tax assets to be recovered. 24 (Revisi 2010). 2. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. kecuali: Revenues.

24 (Revisi 2010) memperbolehkan entitas untuk menerapkan metode yang sistematis atas pengakuan yang lebih cepat dari kerugian/keuntungan aktuarial. which include. Selanjutnya. PSAK No. These gains or losses in excess of the 10% threshold are recognized on a straightline basis over the expected average remaining working lives of the employees. Penyisihan atas imbalan pascakerja dihitung dengan menggunakan metode penilaian aktuarial projected-unit-credit. ditangguhkan dan diamortisasi sampai dengan periode dimana imbalan tersebut telah menjadi hak karyawan. 13/2003 dated March 25. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Provisions for current service costs are charged directly to current operations. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) i. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. 2012. Karena Perusahaan tidak memilih metode ini namun tetap menggunakan metode pengakuan sebelumnya seperti keuntungan/kerugian diuraikan lebih lanjut berikut ini. 24 (Revisi 2010) tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan atas laporan keuangan kecuali pengungkapan terkait. immediate recognition of all actuarial gains and losses.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. ACCOUNTING Employee Benefits (continued) PSAK No. Penyisihan biaya jasa kini dibebankan langsung pada operasi tahun berjalan. kecuali dinyatakan lain) 2. biaya jasa masa lalu yang timbul dari pengenalan program imbalan pasti atau perubahan dari liabilitas imbalan pada program imbalan pasti yang telah ada. 2. 24 (Revised 2010) permits entities to adopt certain systematic methods of faster recognition. 2003. Keuntungan atau kerugian yang melebihi batas 10% ini diamortisasi selama sisa masa kerja rata-rata karyawan dengan metode garis lurus. Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan atau beban apabila akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini liabilitas imbalan pasti. Actuarial gains or losses are recognized as income or expenses when the net cumulative unrecognized actuarial gains or losses at the end of the previous reporting period exceed 10% of the defined benefit obligation at that date. yang antara lain adalah pengakuan langsung dari seluruh keuntungan/kerugian aktuarial. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003. 125 . Since the Company opted not to apply this method but to continuously use the previous actuarial gain/loss recognition method as further disclosed below. maka penerapan awal PSAK No. Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan. past service costs arising from the introduction of a defined benefit plan or changes in the benefits payable of an existing plan are required to be amortized over the period until the benefits concerned become vested. among others. Imbalan Kerja Karyawan (lanjutan) SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) i. The Company provides post-employment benefits to its employees in conformity with the requirements of Labor Law No. The Company recognizes short-term employee benefits liability when services are rendered and the compensation for such services are to be paid within twelve months after the rendering of such services. Further. the initial adoption of PSAK No. 24 (Revised 2010) did not have significant impact on the Company’s financial statements except for the related disclosures. The provision for postemployment benefits is determined using the projected-unit-credit actuarial valuation method. Imbalan pascakerja Post-employment benefits Perusahaan memberikan imbalan pascakerja kepada karyawannya sesuai dengan ketentuan dari Undang-undang Ketenagakerjaan No.

Financial assets are recognized initially at fair value. The implementation of PSAK No. re-evaluates this designation at the end of each reporting period. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. “Instrumen Keuangan: Penyajian” (PSAK No. investasi dimiliki hingga jatuh tempo dan aset keuangan tersedia untuk dijual. kecuali dinyatakan lain) 2. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. 50). 2012. the Company adopted PSAK No. “Financial Instruments: Presentation and Disclosures” (PSAK No.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 60 has significant impact on the disclosures in the financial statements while the implementation of PSAK No. “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” (PSAK No. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. piutang usaha. “Financial Instruments: Disclosures” (PSAK No. The Company determines the classification of its financial assets at initial recognition and. pinjaman yang diberikan dan piutang. held-to-maturity investments and available-for-sale financial assets. aset keuangan diukur pada nilai wajar. 60. 2. akan dievaluasi kembali setiap akhir periode pelaporan. 60. “Financial Instruments: Recognition and Measurement” (PSAK No. nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. i. guarantee deposits and other non-current financial assets (security deposits and long-term receivables). trade receivables. loans and receivables. The Company has determined that all of those financial assets are categorized as loans and receivables. the fair value is added with directly attributable transaction costs. 55 did not have significant impact on the financial statements. 55 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” (PSAK No. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. 126 . 50). 50 (Revised 2010). Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan. Penerapan PSAK No. Effective January 1. 55 (Revised 2011). In the case of investments not recognized at fair value through profit or loss. where allowed and appropriate. The Company’s financial assets include cash and cash equivalents.50 dan PSAK No. 55 (Revisi 2011). Aset keuangan Perusahaan mencakup kas dan setara kas. Aset keuangan Financial assets Pengakuan awal Initial recognition Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. jika diperbolehkan dan sesuai. 55 are classified as financial assets at fair value through profit or loss. 55) dan PSAK No. PSAK No. Pada saat pengakuan awal. other third party receivables. 55 tidak memberikan dampak signifikan pada laporan keuangan. 55). 60 memberikan dampak yang signifikan pada pengungkapan dalam laporan keuangan sedangkan penerapan PSAK No. piutang lain-lain pihak ketiga. 50 (Revisi 2010). deposito jaminan dan aset keuangan tidak lancar lainnya (uang jaminan dan piutang jangka panjang). Instrumen Keuangan SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) j. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. ACCOUNTING Financial Instruments Efektif tanggal 1 Januari 2012. Financial assets within the scope of PSAK No. PSAK No. and PSAK No. i. 60). Perusahaan menetapkan bahwa semua aset keuangan tersebut dikategorikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang. 60). 50 and PSAK No. 2012. Perusahaan menerapkan PSAK No. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.

Liabilitas keuangan Perusahaan mencakup utang usaha. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Saat pengakuan awal. Gains or losses are recognized in profit or loss when the loans and receivables are derecognized or impaired. Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market. Financial liabilities within the scope of PSAK No. The Company determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities Pengakuan awal Initial recognition Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. kecuali dinyatakan lain) 2. Financial liabilities are recognized initially at fair value and. termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. jaminan pelanggan dan utang bank jangka panjang.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. financial liabilities measured at amortized cost. Aset keuangan (lanjutan) ACCOUNTING Financial Instruments (continued) i. 55 are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss. or as derivatives designated as hedging instruments in an effective hedge. in the case of financial liabilities measured at amortized cost. liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi atau derivatif yang telah ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. 2. other payables. Perusahaan menetapkan bahwa semua liabilitas keuangan tersebut dikategorikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. include directly attributable transaction costs. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. ii. SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) j. utang lain-lain. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. serta melalui proses amortisasi. The Company has determined that all of those financial liabilities are categorized as financial liabilities measured at amortized cost. 2012. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. as appropriate. 127 . The Company’s financial liabilities include trade payables. dalam hal liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortisasi. accrued expenses. 55 diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. customers’ deposits and longterm bank loans. Such financial assets are carried at amortized cost using the effective interest rate method. jika sesuai. as well as through the amortization process. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. Financial assets (continued) Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi pada saat pinjaman dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai. liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan. beban akrual.

The fair value of financial instruments that are traded in active markets is determined by reference to quoted market prices or dealer price quotations (bid price for long position and ask price for short position). and only if. Financial liabilities (continued) Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement Setelah pengakuan awal. dan hanya jika. Fair value of financial instruments Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar atau kuotasi harga pedagang efek (harga penawaran untuk posisi beli dan harga permintaan untuk posisi jual). Offsetting of financial instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika. wajar ditentukan dengan nilai menggunakan teknik penilaian. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) j. Liabilitas keuangan (lanjutan) ACCOUNTING Financial Instruments (continued) ii. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasinya. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. fair value is determined using valuation techniques. there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis. liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. For financial instruments where there is no active market.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. Such techniques may include using recent arm’s length market transaction. After initial recognition. Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm’s-length market transactions). analisis arus kas yang didiskonto. or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif. tidak termasuk pengurangan apapun untuk biaya transaksi. or other valuation models. terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto. Saling hapus instrumen keuangan iii. Gains and losses are recognized in profit or loss when the liabilities are derecognized as well as through the amortization process. interest-bearing loans and borrowings are subsequently measured at amortized cost using the effective interest rate method. atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan. reference to the current fair value of another instrument that is substantially the same. without any deduction for transaction costs. iv. 2. Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the statements of financial position if. kecuali dinyatakan lain) 2. Nilai wajar instrumen keuangan iv. iii. 128 . Instrumen Keuangan (lanjutan) ii. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. atau model penilaian lainnya. discounted cash flow analysis. referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substantial sama. 2012.

The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and includes transaction costs and fees that are an integral part of the effective interest rate. Fair value of financial instruments (continued) Penyesuaian risiko kredit Credit risk adjustment Perusahaan menyesuaikan harga di pasar yang lebih menguntungkan untuk mencerminkan adanya perbedaan risiko kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di pasar tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi cadangan penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. atau secara kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 2. The Company assesses at the end of each reporting period whether there is any objective evidence that a financial asset or a group of financial assets is impaired. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta fee yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Perusahaan terlebih dahulu menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual. Amortized cost of financial instruments Amortized cost is computed using the effective interest rate method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. vi. The Company adjusts the price in the observable market to reflect any differences in counterparty credit risk between instruments traded in that market and the ones being valued for financial asset positions. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. Nilai wajar (lanjutan) v. Impairment of financial assets Pada setiap akhir periode pelaporan. Instrumen Keuangan (lanjutan) iv. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. or collectively for financial assets that are not individually significant. kecuali dinyatakan lain) 2. Biaya perolehan diamortisasi instrumen keuangan dari v. instrumen SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) j. keuangan ACCOUNTING Financial Instruments (continued) iv. 2012. Penurunan nilai aset keuangan vi. 129 . In determining the fair value of financial liability positions. Dalam penentuan nilai wajar posisi liabilitas keuangan. the Company first assesses whether objective evidence of impairment exists individually for financial assets that are individually significant. the Company's own credit risk associated with the instrument is taken into account. For loans and receivables carried at amortized cost. risiko kredit Perusahaan terkait dengan instrumen keuangan tersebut ikut diperhitungkan. Perusahaan mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.

maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan penurunan nilai kelompok tersebut ditelaah secara kolektif. the discount rate for measuring impairment loss is the current effective interest rate. Instrumen Keuangan (lanjutan) vi. the asset is included in a group of financial assets with similar credit risk characteristics and the group is collectively assessed for impairment. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskontokan dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut. If a loan has a variable interest rate. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. Impairment (continued) of financial assets Jika Perusahaan menentukan bahwa tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual. Aset yang penurunan nilainya telah dinilai secara individual dan kerugian atas penurunan nilai aset tersebut telah atau tetap diakui tidak diikutsertakan dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif. Interest income continues to be accrued on the reduced carrying amount based on the original effective interest rate of the financial asset. kecuali dinyatakan lain) 2. Loans and receivables. 130 . 2.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. The present value of the estimated future cash flows is discounted at the financial asset’s original effective interest rate. If there is objective evidence that an impairment loss has occurred. 2012. Jika pinjaman yang diberikan memiliki suku bunga variabel. If the Company determines that no objective evidence of impairment exists for an individually assessed financial asset. or continues to be. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. The carrying amount of the financial asset is reduced through the use of an allowance for impairment account and the amount of the loss is recognized in profit or loss. Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi. terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak. recognized are not included in a collective assessment of impairment. keuangan ACCOUNTING Financial Instruments (continued) vi. are written off when there is no realistic prospect of future recovery and all collateral has been realized or has been transferred to the Company. Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta dengan cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada Perusahaan. maka tingkat diskonto yang digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku. Penurunan (lanjutan) nilai aset SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) j. Pendapatan bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang diturunkan nilainya berdasarkan suku bunga efektif awal dari aset keuangan. Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui penggunaan akun cadangan penurunan nilai dan total kerugian yang terjadi diakui dalam laba rugi. Assets that are individually assessed for impairment and for which an impairment loss is. total kerugian tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi). whether significant or not. together with the associated allowance. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. the amount of the loss is measured as the difference between the asset’s carrying amount and the present value of estimated future cash flows (excluding future expected credit losses that have not yet been incurred).

the previously recognized impairment loss is increased or reduced by adjusting the allowance for impairment account. a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets) is derecognized when: (1) the rights to receive cash flows from the asset have expired. or (2) the Company has transferred its rights to receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full without material delay to a third party under a “pass-through” arrangement. Jika pada periode berikutnya.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. Impairment (continued) of financial assets If in a subsequent period. and either (a) the Company has transferred substantially all the risks. the amount of the estimated impairment loss increases or decreases because of an event occurring after the impairment was recognized. keuangan aset ACCOUNTING Financial Instruments (continued) vi. atau (b) Perusahaan tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut. The reversal shall not result in a carrying amount of the financial asset that exceeds what the amortized cost would have been had the impairment not been recognized at the date the impairment is reversed. A financial asset (or where applicable. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. Jumlah pemulihan aset keuangan diakui pada laba rugi. The recovery is recognized in profit or loss. Penghentian pengakuan liabilitas keuangan SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) dan vii. Instrumen Keuangan (lanjutan) vi. namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut. atau (2) Perusahaan mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau telah memperoleh kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan. dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah menstransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut. but has transferred control of the asset. 2012. bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan yang sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut berakhir. or (b) the Company has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the asset. Penurunan (lanjutan) nilai aset j. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Pemulihan tersebut tidak boleh mengakibatkan nilai tercatat aset keuangan melebihi biaya perolehan diamortisasi yang seharusnya jika penurunan nilai tidak diakui pada tanggal pemulihan dilakukan. and rewards of the asset. 131 . kecuali dinyatakan lain) 2. nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui. 2. maka kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya bertambah atau berkurang dengan menyesuaikan akun cadangan penurunan nilai. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. vii. Derecognition of financial assets and liabilities Aset keuangan Financial assets Suatu aset keuangan (atau mana yang berlaku. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.

Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. and the difference in the respective carrying amounts is recognized in profit or loss. Penghentian pengakuan aset liabilitas keuangan (lanjutan) j. The amount of each segment item reported is the measure reported to the chief operating decision-maker for the purposes of making decisions about allocating resources to the segment and assessing its performance. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Pendapatan. yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. 2. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) j. 2012. When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms. or in providing products within a particular economic environment (geographical segment). Segment revenue. Transactions with related parties are made on the basis of terms agreed by the parties. Derecognition of financial assets and liabilities (continued) Liabilitas keuangan Financial liabilities Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas tersebut dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. A segment is a distinguishable component of the Company that is engaged either in providing certain products (business segment). Transactions with Related Parties Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Ketika liabilitas keuangan digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial. atau terdapat modifikasi secara atas substansial persyaratan dari suatu liabilitas keuangan. Pelaporan Segmen l. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. hasil. 132 . All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant notes to the financial statements. beban. k. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi l. maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis). PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi. assets and liabilities include items directly attributable to a segment as well as those that can be allocated on a reasonable basis to that segment. dan ACCOUNTING Financial Instruments (continued) vii. kecuali dinyatakan lain) 2. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. A financial liability is derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or has expired. or the terms of an existing liability are substantially modified. such an exchange or modification is treated as an extinguishment of the original liability and the recognition of a new liability. whereas such terms may not be the same as those for transactions with unrelated parties. expenses. results. Instrumen Keuangan (lanjutan) vii. SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) k. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi. which is subject to risks and rewards that are different from those of other segments. Segment Reporting Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk (segmen usaha).

000 saham pada tahun 2012 dan 2011 dan 937. no diluted earnings per share are calculated and presented in the statements of comprehensive income. Pada tanggal 31 Desember 2012. accordingly. The resulting gains or losses are credited or charged to current operations. The adoption of PSAK No. “Earnings per Share”. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) m.134 saham pada tahun 2010. 10 (Revisi 2010). Perusahaan menerapkan PSAK No. 2012. basic earnings per share amount is computed by dividing net income for the year by the weighted average number of shares outstanding of 1. Foreign Currency Balances ACCOUNTING Transactions and Efektif tanggal 1 Januari 2012. Transactions involving foreign currencies are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. As of December 31. 56 (Revised 2011) did not have significant impact on the Company’s financial statements.889. 2012. Perusahaan menerapkan PSAK No.991 6. Pada tanggal 31 Desember 2012. 56. 10 (Revisi 2010) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan. kecuali dinyatakan lain) 2. Berdasarkan PSAK No. oleh karena itu. 56 (Revised 2011).012. 2011 and 2010. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.974 117 n. dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode berjalan. nilai tukar yang digunakan adalah sebagai berikut: As of December 31.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.739 9. “Laba per Saham” laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba neto tahun berjalan dengan total rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam tahun yang bersangkutan sebanyak 1. 11. Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. 2011 dan 2010.360. 10 (Revised 2010). m. At the end of each reporting period. 2011 dan 2010. “Earnings per Share”. Penerapan PSAK No. 2011 and 2010. Laba per Saham n.000 shares in 2012 and 2011 and 937. 133 . PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.026 9. “Laba per Saham”.981 110 1 European euro 1 Australian dollar 1 United States dollar 1 Singapore dollar 1 Japanese yen Earnings per Share Efektif tanggal 1 Januari 2012. Laba atau rugi kurs yang timbul.360. aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal terakhir transaksi perbankan untuk periode yang bersangkutan. 56 (Revisi 2011) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan.143 8.956 9.012.203 9.907 112 2010 11.134 shares in 2010. 2012. 2012. In accordance with PSAK No. Penerapan PSAK No. 10 (Revised 2010) did not have significant impact on the Company’s financial statements. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. Pada setiap akhir periode pelaporan. 2012. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.670 7. “The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates”. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) 2. The adoption of PSAK No.889.810 10. laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi komprehensif. 56. the Company adopted PSAK No. the exchange rates used were as follows: 2012 1 Euro Eropa 1 Dolar Australia 1 Dolar Amerika Serikat 1 Dolar Singapura 1 Yen Jepang 2011 12.068 6. 56 (Revisi 2011). “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing”. Effective January 1. Effective January 1. the Company has no outstanding potential dilutive ordinary shares. the Company adopted PSAK No. monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to reflect the average buying and selling rates of exchange quoted by Bank Indonesia at the last banking transaction date of the year.

unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) 2. Aset Takberwujud p. Setelah pengakuan awal. p. aset takberwujud dicatat pada biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai. Capitalization of borrowing costs commences when the activities to prepare the qualifying asset for its intended use are in progress. Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset kualifikasian dan biaya pinjamannya telah terjadi. Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi secara garis lurus selama umur manfaat ekonominya dan dievaluasi apabila terdapat indikator adanya penurunan nilai.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. if any. Otherwise. the Company adopted PSAK No. atau (b) ketika tidak ada manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan dari penggunaan atau penjualan aset tersebut. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan. Effective January 1. 26 (Revised 2011). Borrowing Costs Efektif tanggal 1 Januari 2012. An intangible asset shall be derecognized: Aset takberwujud yang dimiliki oleh perusahaan terdiri dari lisensi atas peranti lunak dan hak atas tanah yang memiliki taksiran masa umur manfaat ekonomis masing-masing 5 dan 20 tahun. Following initial recognition. The adoption of this revised PSAK did not have significant impact on the Company’s financial statements. borrowing costs are recognized as expenses when incurred. They are amortized on a straight-line basis over their useful economic lives and assessed for impairment whenever there is an indication that they may be impaired. The Company’s intangible assets consist of license for softwares and land rights which have estimated useful lives of 5 years and 20 years. and the expenditures for the qualifying asset and the borrowing costs have been incurred. 2012. “Biaya Pinjaman”. construction or production of a qualifying asset. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued) o. Periode dan metode amortisasi ditelaah setidaknya setiap akhir periode pelaporan. 26 (Revisi 2011). 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya seluruh aktivitas yang diperlukan secara substansial untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya. kecuali dinyatakan lain) 2. 2012. respectively. pembangunan atau pembuatan aset kualifikasian. 134 . Aset takberwujud dihentikan pengakuannya pada saat: (a) dijual. dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. Intangible assets acquired separately are measured on initial recognition at cost. are capitalized as part of the cost of the related asset. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Perusahaan menerapkan PSAK No. Intangible Assets Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Biaya pinjaman terdiri dari biaya bunga dan biaya lain yang ditanggung Perusahaan sehubungan dengan peminjaman dana. “Borrowing Costs”. the intangible assets are carried at cost less any accumulated amortization and any accumulated impairment loss. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. The amortization period and method are reviewed at least at the end of each reporting period. Biaya Pinjaman o. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. Capitalization of borrowing costs ceases when all the activities necessary to prepare the qualifying assets are substantially completed for their intended use. Borrowing costs that are directly attributable to the acquisition. (a) on disposal. or (b) when no future economic benefits are expected from its use or disposal. Borrowing costs consist of interests and other financing charges that the Company incurs in connection with the borrowing of funds. Penerapan PSAK revisi tersebut tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan.

“Lease”. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. Pada tanggal 31 Desember 2012. pembayaran sewa yang dilakukan oleh Perusahaan sebagai lessee diakui sebagai beban dengan metode garis lurus (straight-line method) selama masa sewa. Effective January 1. Sewa Pembiayaan Finance Lease Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset. 30 (Revised 2011) did not have significant impact on the Company’s financial statements. Provisions are reviewed at the end of each reporting period and adjusted to reflect the current best estimate. The Company classifies leases based on the extent to which risks and rewards incidental to the ownership of a leased asset are vested upon the lessor or the lessee. 2012. Accordingly. 2012. Leases Efektif tanggal 1 Januari 2012. 30 (Revised 2011). Dengan demikian. The adoption of PSAK No. r. Sewa r. ACCOUNTING Provisions Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik secara hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu dimana ada kemungkinan bahwa untuk penyelesaian kewajiban tersebut diperlukan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan total kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. unless otherwise stated) IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan) q. “Sewa”. As of December 31. A lease is classified as a finance lease if it transfers substantially all the risks and rewards incidental to ownership of an asset. and the substance of the transaction rather than the form of the contract. it is probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. 2011 and 2010. 2012. Provisions are recognized when the Company has a present obligation (legal or constructive) where. provisi dibatalkan. Jika tidak lagi terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut. as a result of a past event. Perusahaan mengklasifikasikan sewa berdasarkan sejauh mana risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee. Sewa Operasi Operating Lease Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. kecuali dinyatakan lain) 2. the Company does not have any finance lease transaction. at inception date. 30 (Revisi 2011). If it is no longer probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation. 2. 2011 dan 2010 Perusahaan tidak mempunyai transaksi sewa pembiayaan. 30 (Revisi 2011) tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan Perusahaan.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. Perusahaan menerapkan PSAK No. 135 . A lease is classified as an operating lease if it does not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the leased asset. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. Provisi SUMMARY OF SIGNIFICANT POLICIES (continued) q. the provision is reversed. pada tanggal pengakuan awal. dan pada substansi transaksi daripada bentuk kontraknya. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. the lease payments made by the Company as a lessee are recognized as expense using the straight-line method over the lease term. Penerapan PSAK No. the Company adopted PSAK No.

kecuali dinyatakan lain) 3. estimates and assumptions that affect the reported amounts of revenues. expenses. 2012. and the disclosure of contingent liabilities. aset dan liabilitas. Uncertainty about these assumptions and estimates could result in outcomes in future periods that require material adjustment to the carrying amounts of the assets or liabilities affected. 136 . Dengan demikian. In these cases. dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi. The Company evaluates specific accounts where it has information that certain customers are unable to meet their financial obligations. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. the Company uses judgment. termasuk namun tidak terbatas pada jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga (jika tersedia) dan faktor pasar yang telah diketahui. The preparation of the Company’s financial statements requires management to make judgments. ESTIMATES AND SIGNIFICANT ASSUMPTIONS Penyusunan laporan keuangan Perusahaan mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan. Pertimbangan Judgments Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: The following judgments are made by management in the process of applying the Company’s accounting policies that have the most significant effects on the amounts recognized in the financial statements: Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of Financial Assets and Financial Liabilities Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. beban. Cadangan penurunan nilai spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi total cadangan untuk penurunan nilai piutang usaha. assets and liabilities. Cadangan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha Allowance for Impairment of Trade Receivables Perusahaan mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi adanya pelanggan yang tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. MANAGEMENT’S USE OF JUDGMENTS. Accordingly. Further details are disclosed in Note 5. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material di periode yang akan datang terhadap nilai tercatat aset atau liabilitas yang terkait. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. Dalam hal tersebut. aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2j. pada akhir periode pelaporan. 55 dipenuhi. at the end of the reporting period. including but not limited to.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN 3. The Company determines the classifications of certain assets and liabilities as financial assets and financial liabilities by judging if they meet the definition set forth in PSAK No. estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan. These specific allowances for impairment are re-evaluated and adjusted as additional information received affects the amounts of allowance for impairment of trade receivables. Perusahaan mempertimbangkan. berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. untuk mencatat cadangan penurunan nilai spesifik atas pelanggan terhadap jumlah piutang pelanggan guna mengurangi total piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Perusahaan. unless otherwise stated) PENGGUNAAN PERTIMBANGAN. to record specific allowance for impairment for customers against amounts due to reduce the receivable amounts that the Company expects to collect. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 5. 55. the length of its relationship with the customers and the customers’ current credit status based on any third-party credit reports (if available) and known market factors. the financial assets and financial liabilities are accounted for in accordance with the Company’s accounting policies disclosed in Note 2j. based on available facts and circumstances.

disability rate. Sementara Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai. diungkapkan di bawah ini. ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan) 3. The Company based its assumptions and estimates on parameters available when the financial statements were prepared. Actual results that differ from the Company’s assumptions which are more than 10% of the defined benefit obligations are deferred and amortized on a straight-line basis over the expected average remaining service years of the qualified employees. Such changes are reflected in the assumptions as they occur. Fixed assets are depreciated on a straight-line basis over their estimated useful lives. discount rates. annual employee turn-over rate. mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. tingkat pengunduran diri karyawan tahunan. These are common life expectancies applied in the industry where the Company conducts its business. Existing circumstances and assumptions about future developments. The key assumptions concerning the future and other key sources of estimation uncertainty at the end of the reporting period that may cause a material adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities in future periods are disclosed below. kecuali dinyatakan lain) 3. tingkat kenaikan gaji tahunan. ditangguhkan dan diamortisasi secara garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja karyawan.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi secara material liabilitas atas imbalan pascakerja dan beban imbalan kerja neto. significant differences in the Company’s actual results or significant changes in the Company’s assumptions may materially affect its liabilities for postemployment benefits and net employee benefits expense. and therefore future depreciation charges could be revised. annual salary increase rate. Management properly estimates the useful lives of these fixed assets to be within 2 to 25 years. The determination of the Company’s obligations and cost for post-employment benefits is dependent on its selection of certain assumptions used by the independent actuaries in calculating such amounts. tingkat kecacatan. Changes in the expected level of usage and technological development could impact the economic useful lives and the residual values of these assets. retirement age and mortality rate. umur pensiun dan tingkat kematian. may change due to market changes or circumstances arising beyond the control of the Company. MANAGEMENT’S USE OF JUDGMENTS. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Perusahaan menjalankan bisnisnya. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Perusahaan yang memiliki pengaruh lebih dari 10% liabilitas imbalan pasti. Asumsi tersebut termasuk antara lain. Imbalan Pascakerja Post-employment Benefits Penentuan liabilitas dan beban Perusahaan sehubungan dengan imbalan pascakerja karyawan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. 137 . Penyusutan Aset Tetap Depreciation of Fixed Assets Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Those assumptions include. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 2 sampai dengan 25 tahun. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. Further details are disclosed in Note 8. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset. 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. among others. dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi. While the Company believes that its assumptions are reasonable and appropriate. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 8. Further details are disclosed in Note 19. unless otherwise stated) PENGGUNAAN PERTIMBANGAN. tingkat diskonto. ESTIMATES AND SIGNIFICANT ASSUMPTIONS (continued) Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions Asumsi utama masa depan dan sumber utama ketidakpastian dari estimasi pada akhir periode pelaporan yang dapat mengakibatkan penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam Catatan 19.

“Provisions. estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang akan timbul untuk menjual persediaan tersebut. harga jual pasar. Changes in assumptions about these factors could affect the reported fair value of financial instruments. the Company applies similar considerations as it would use in determining the amount of a provision to be recognized in accordance with PSAK No. 138 Decline in Market Value of . Pertimbangan tersebut mencakup penggunaan masukan seperti risiko likuiditas. dari persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia. Cadangan Penurunan Nilai Pasar Persediaan Allowance for Inventories Cadangan penurunan nilai pasar. 2012. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. risiko kredit dan volatilitas. the inventories’ own physical conditions. Liabilitas Kontinjensi. The inputs to these models are taken from observable markets where possible.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. credit risk and volatility. a degree of judgment is required in establishing fair values. MANAGEMENT’S ESTIMATES AND SIGNIFICANT ASSUMPTIONS (continued) Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued) Liabilitas Pajak Tax Liabilities Dalam menentukan jumlah yang harus diakui dimana terdapat ketidakpastian sehubungan dengan suatu liabilitias pajak. estimated costs of completion and estimated costs to be incurred to sell them. jika ada. kondisi fisik persediaan yang dimiliki. sebuah tingkat pertimbangan disyaratkan dalam menetapkan nilai wajar. Perubahan dalam asumsi mengenai faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar dari instrumen keuangan yang dilaporkan. Penyisihan dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. ESTIMASI DAN ASUMSI SIGNIFIKAN OLEH MANAJEMEN (lanjutan) 3. Perusahaan menerapkan pertimbangan yang sama dengan yang digunakan dalam menentukan jumlah penyisihan yang diakui sesuai dengan PSAK No. Penentuan nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan Determination of fair values of financial assets and financial liabilities Ketika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan yang dicatat di laporan posisi keuangan atau diungkapkan didalam catatan atas laporan keuangan tidak dapat diambil dari pasar yang aktif. The provisions are re-evaluated and adjusted as additional information received affects the amount estimated. maka nilai wajarnya ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian termasuk model discounted cash flow. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Further details are disclosed in Note 6. The judgment includes consideration of inputs such as liquidity risk. but not limited to. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. their fair value is determined using valuation techniques including the discounted cash flow model. of inventories is estimated based on available facts and circumstances. Allowance for decline in market value. Masukan untuk model tersebut dapat diambil dari pasar yang dapat diobservasi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 6. USE OF JUDGMENTS. The Company makes an analysis of all tax positions related to income taxes to determine if a tax liability should be recognized. 57. 57. When the fair value of financial assets and financial liabilities presented in the statements of financial position or disclosed in the notes to the financial statements cannot be derived from active markets. “Provisi. dan Aset Kontinjensi”. unless otherwise stated) PENGGUNAAN PERTIMBANGAN. including. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. Perusahaan membuat analisa mengenai posisi yang diambil Perusahaan sehubungan dengan pajak penghasilan untuk menentukan perlunya pengakuan liabilitas pajak. kecuali dinyatakan lain) 3. but where this is not feasible. if any. termasuk namun tidak terbatas kepada. In determining the amount to be recognized in respect of an uncertain tax liability. their market selling prices. tetapi apabila hal ini tidak dimungkinkan. Contingent Liabilities and Contingent Asset”.

694. Akun ini terdiri dari: This account consists of the following: 2012 Kas Kas di bank Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Resona Perdania Sub-total Deposito berjangka Euro Eropa PT Bank Central Asia Tbk (EUR304.293 in 2012.927.291.667.119 365.764.941.845.426 13.212 34.447.878.578.512.868.852 pada tahun 2011 dan AU$52.938 37.821) 2.309.703. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.055 7.450 Japanese yen PT Bank Central Asia Tbk (JPY21.982 33.161 2.290.397.332.324.821) Yen Jepang PT Bank Central Asia Tbk (JPY21. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.292. AU$53.800.591 pada tahun 2010) Dolar Australia PT Bank Central Asia Tbk (AU$55.219 5.208 in 2010) Australian dollar 552.404.663.437 Cash on hand Cash in banks Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Resona Perdania Sub-total Time deposits European euro 3.602 48.000 2010 33.671.093.275 7.323 55.158.481.990 105.069 - - 1.630.295 50.281.944.000 - - 3. kecuali dinyatakan lain) 4.946.089.699. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.030.460 106.990.833.725 420.721.293 pada tahun 2012.505.000 - 110.020 pada tahun 2011 dan EUR303.876 495.148 in 2012.375 139 Total .882.287 4.120.315 44.360.000.711 U. unless otherwise stated) KAS DAN SETARA KAS 4.374 6.830. 2012.028.210.989 56.000.800.321 3.863.149 477.852 in 2011 and AU$52.606.924 110.950 PT Bank Central Asia Tbk (EUR304.289 106.000.843.148 pada tahun 2012.871.000 27.897. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.208 pada tahun 2010) Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dolar Amerika PT Bank Central Asia Tbk (US$810.075.326.122 3.916 515. EUR304.000.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.782.629.083.000 21. dollar PT Bank Central Asia Tbk (US$810.992 110.000 - 38.218.231.S.000.988 365. AU$53.020 in 2011 and EUR303.667.483.168.886 120.568.288. EUR304.591 in 2010) PT Bank Central Asia Tbk (AU$55.308.020 56.639.820 1.156.590.000) Sub-total - - - - 4.120.879.000) Sub-total Total CASH AND CASH EQUIVALENTS 2011 42.547 Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 7.

579.7.00% 0.879.337 75.700.857 PT Sinar Sahabat Inti Makmur 518.387.640.959 Third parties PT Indomarco Prismatama PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk PT Midi Utama Indonesia Tbk PT Hero Supermarket Tbk PT Trans Retail Indonesia (formerly PT Carrefour Indonesia) I Gusti Anom PT Modern Putra Indonesia CV Agung PT Essei Perbama PT Bangun Putra Karawang PT Sinar Sahabat Inti Makmur PT Supra Boga Lestari 10.10% 2.3.314.627 319.149 Total TRADE RECEIVABLES This account consists of the following: 2012 Sub-total pihak ketiga Rupiah U.723. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.896.779.20% 0. none of the Company’s cash and cash equivalents are restricted in use or held by a related party. tidak ada kas dan setara kas Perusahaan yang dibatasi penggunaannya atau ditempatkan pada pihak berelasi.209.163.506.512.819.25% 0.981 488.955.5. Akun ini terdiri dari: 2.625 281.203.309 PT Midi Utama Indonesia Tbk 8.554 4.118.740.0.803 145.200 390. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.417 24.25% .726 PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk 43. 2012. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.0. 2012.214.992 101.886.931 101.434.792.10% 2.883 73.987 3.0.7.568. 2011 dan 2010.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.176.563.053. 2011 dan 2010. 5.130.064 244.50% .783.827 42. PIUTANG USAHA Pihak berelasi PT Lion Superindo (Catatan 28) 5.592 3.356.80% 2011 2010 Related party PT Lion Superindo (Note 28) 1.993 35.480.064.838.306.169 PT Hero Supermarket Tbk 6.290. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued) Pada tanggal 31 Desember 2012. semua piutang usaha Perusahaan dalam mata uang rupiah.574 PT Modern Putra Indonesia 980.937 I Gusti Anom 1.20% .483.874.706 669.25% 0.470.80% .10% . all of the Company’s trade receivables are denominated in rupiah.335.40% 0. kecuali dinyatakan lain) 4. Pada akhir periode pelaporan tidak ada piutang usaha Perusahaan yang dijaminkan sehubungan dengan kewajiban apapun. At the end of the reporting period.818.578 Sub-total third parties 136.00% .837.952.501. 2011 and 2010.550 6.787 Lain-lain (masing-masing dibawah Rp500 juta) 11.516.032. 5.3.686.406.270.432.141 PT Bangun Putra Karawang 529.376.896.432.20% . there are no trade receivables used as collateral for any obligations.848.267 PT Trans Retail Indonesia (sebelumnya PT Carrefour Indonesia) 2.299 118. As of December 31.641.746.683.454 1.75% . 140 .376.460. 2012.853.25% 3. As of December 31.043 500.814 PT Essei Perbama 573.80% Deposito berjangka dalam mata uang Yen Jepang merupakan deposito berjangka tanpa bunga.964 2. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.093. Interest income from time deposits is presented in the statements of comprehensive income as “Finance Income”.448.414.400.364. Kisaran tingkat suku bunga tahunan deposito berjangka adalah sebagai berikut: The ranges of the annual interest rates of time deposits are as follows: 2012 Rupiah Dolar Amerika Euro Eropa Dolar Australia 3.225 446.S.542 Pihak ketiga PT Indomarco Prismatama 56.005.00% .112.684.111.257.0. Pendapatan bunga yang berasal dari deposito berjangka disajikan pada laporan laba rugi komprehensif sebagai “Pendapatan Keuangan”.112.420.257.453 PT Supra Boga Lestari 500.817 3.644 30. unless otherwise stated) KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. dollar European euro Australian dollar The time deposits denominated in Japanese yen did not bear interest.65% 0.701 Others (below Rp500 million each) 133.976 2.625.0.528 282.586.405 Total Pada tanggal 31 Desember 2012.483.00% .045.748 CV Agung 624.129 183. 2011 and 2010.208.473 103.30% 2011 2010 5.085 756.

080. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Analisa umur piutang usaha pada tanggal 31 Desember 2012. is adequate to cover possible losses that may arise from such risks. there are no inventories used as collateral for any obligations. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.443.960.002 Current Overdue: 1 .455.759 163.60 hari 61 .112. tidak ada persediaan Perusahaan yang dijaminkan sehubungan dengan kewajiban apapun.457.709.712.871 60.640.954.340.905.902.176.670.083.877 457. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: The aging of trade receivables as of December 31.098.936 427. 2011 dan 2010.770.329 172.869. manajemen berpendapat bahwa nilai neto persediaan tersebut di atas dapat direalisasi sepenuhnya.847. Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan di atas pada akhir periode pelaporan.776. TRADE RECEIVABLES (continued) Berdasarkan hasil penelaahan terhadap piutang usaha pada akhir periode pelaporan. 141 .672.723.114 2.386 86.852 9.732 1.390.926 Total Pada akhir periode pelaporan. inventories are covered by insurance against losses from fire and other risks under blanket policies with a total coverage of Rp13.203.60 days 61 .90 hari Lebih dari 90 hari Total 6.517 Raw materials Spare parts and others Packaging materials Finished goods Total 22.526.30 hari 31 .577 23. sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal 31 Desember 2012.269.974 5.573 69. PIUTANG USAHA (lanjutan) 5.232 60.206. Based on the review of trade receivables at the end of the reporting period. 2012.406.602. 2012.090 910.834.387 574.387.621.291 which. At the end of the reporting period.514.720 4.354.883. unless otherwise stated) 2011 2010 93.90 days Over 90 days 136.678. manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2012. As of December 31. in management’s opinion.896.405 Total PERSEDIAAN 6. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. persediaan diasuransikan terhadap risiko kerugian atas kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan paket polis dengan nilai pertanggungan sebesar Rp13.107.185.601 5. Based on the results of the review of the physical condition and net realizable values of the above inventories at the end of the reporting period. management believes that the carrying values of the above inventories are fully realizable and hence.667.558.396. management believes that no allowance for impairment need to be provided as of December 31.379 42.830.457.145 363.975. Pada tanggal 31 Desember 2012.387 32.844.287.598. 2011 and 2010.667.682 1.305. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. 2011 and 2010. kecuali dinyatakan lain) 5.407 9.602.473 103.333.671.30 days 31 . 2012.895 343.641.337 75. 2012.357 51.456.855 16.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. no allowance for impairment of inventory is necessary as of December 31.800 1. Akun ini terdiri dari: INVENTORIES This account consists of the following: 2012 2011 2010 Bahan baku Suku cadang dan sebagainya Bahan kemasan Barang jadi 10.291 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan.229 3.154. 2011 and 2010 is as follows: 2012 Lancar Jatuh tempo: 1 .620.229. 2012. 2011 dan 2010.

2011 and 2010 (Expressed in rupiah.544.448 - 27.448.917.748.043.800.191 253.964.153.666.200.662 310.143.886.897 249.875.003.136.372 (128.000 (47.068 Nilai Buku 546.341.524 78.266.149.613.237 20.319.001.906.416.428.166.583.250.181.056 Biaya Perolehan Tanah Bangunan dan pengembangan Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Perabot dan peralatan kantor Aset tetap dalam pembangunan Akumulasi Penyusutan Bangunan dan pengembangan Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Perabot dan peralatan kantor FIXED ASSETS 345.008 165.585.615.058 9.097.170 8.922.121.792 41.448.285. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.308.363 204.083.846.423) 17.000 14.288 7.868. 2012 Cost Land Buildings and improvements Machinery and equipment Transportation equipment Furniture.828 142 3.864.296 2.695.767. fixtures and office equipment Fixed assets under construction - 655.188.558.546.391.029 Accumulated Depreciation Buildings and improvements Machinery and equipment Transportation equipment Furniture.083.371 15.390.140 Advertising and promotion Insurance Rental Others Total 4.872.265 49.500.347 Total Reklasifikasi/ Reclassifications 52.294 335.846.688.733.109 27.891.278.624.331.474.374 2.733.185.568.857.600.795 27.000 81.648.201.000 781.018.646.913.313. fixtures and office equipment 297.052.313 41.000 1.372 10. kecuali dinyatakan lain) 7.186.376 184.316.095.131 477.534 15.409.254 4.780.501 18.448 - 108.707 59.625 2.563.141 86.074 60.994.063.149.198.964.055.389.855.695.105 71.889.952) Reklasifikasi/ Reclassifications 31 Desember 2011/ December 31.994 Total 398.600 99. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.093 75.271.717.170 8.996 401.416.172.274.010.703.021 56.994.444.179. 2011 Penambahan/ Additions - 1.468 11.822.142.000 5.555.385 Cost Land Buildings and improvements Machinery and equipment Transportation equipment Furniture.606 Total 108.166.949 1.454.350.504.391.105.870 224.898.600 99.585.371 29.719 Nilai Buku 31 Desember 2012/ December 31.591.383.707 59.370.590 Total 893.124 Accumulated Depreciation Buildings and improvements Machinery and equipment Transportation equipment Furniture.558. 2012 Penambahan/ Additions The details of fixed assets are as follows: Pengurangan/ Deductions Biaya Perolehan Tanah Bangunan dan pengembangan Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Perabot dan peralatan kantor Aset tetap dalam pembangunan 34.428.298.719.303 12.650 21.000 865.477.431 7.994.741.865.598 - Total 432.124 10.966.027.940.495.955. unless otherwise stated) BIAYA DIBAYAR DIMUKA 7.041.797.422 38.600.039.507 311.687.529.761 178.172.722 1.198 3.994.271 Net Book Value Pengurangan/ Deductions 17.177.200.668 69.569.000.507 311.037.371 29.130.235.052. PREPAID EXPENSES Akun ini terdiri dari pembayaran dimuka untuk: 2012 8.733.889.240.882 1.086.550.891.880.179.947 144.224.904.098.042 23.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.709.780.598 19.576.267.199 213.643 88.845.852.609.879.016 4.681 Akumulasi Penyusutan Bangunan dan pengembangan Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Perabot dan peralatan kantor 1 Januari 2011/ January 1.681 Net Book Value 206.816.188.757.177.705.123 2.868.619.275.442 10.861 Total 227. fixtures and office equipment Fixed assets under construction 30.908 74.303.413.654.153.457 2.063. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.667 67.667 178.281.172.152.906.609.846.275.202.852.312 13.000 25.123 14.791 - 149.880.942.313 Total 546.095.876 Total ASET TETAP 8.098.312.481.922.134.879.385 1.623 228.086 18.780. 2012.905.795 - Total 655.958) .503. 2011 34.123 14.264.879.109.150.334 16.352.861 347.568.994 388.100 87.281 25.017.162.069 136.008 165. Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: 1 Januari 2012/ January 1.082.312 13.263.917.667 (36.216 98.389.681. This account consists of prepayments for the following: 2011 2010 Iklan dan promosi Asuransi Sewa Lain-lain 3.904.530. fixtures and office equipment 1.106.649.

Starting January 1.589.774.866 1.767.300.008. No.879.544.661. No.182) - 15.998 11.042 Total 345. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.705. fixtures and office equipment (Note 2e).431 Accumulated Depreciation Buildings and improvements Machinery and equipment Transportation equipment Furniture.261.363.649.252.100. No.015 10.154 2.680.380.347 Cost Land Buildings and improvements Machinery and equipment Transportation equipment Furniture. fixtures and office equipment Fixed assets under construction 432.027.333 773.267 38.914.619.174. 2036 Juli/July 14.393 sampai dengan Rp10.239 Akumulasi Penyusutan Bangunan dan pengembangan Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Perabot dan peralatan kantor Total Nilai Buku FIXED ASSETS (continued) Reklasifikasi/ Reclassifications 1.947.897 and Rp12. No.839.120 2.000 591.869.329.130.605.654. tanah yang dimiliki Perusahaan dilindungi oleh sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) sebagai berikut: As of December 31. No.170.391.371 15.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.313 1.552.771.996.313. 2010 Penambahan/ Additions Pengurangan/ Deductions Biaya Perolehan Tanah Bangunan dan pengembangan Mesin dan peralatan Alat pengangkutan Perabot dan peralatan kantor Aset tetap dalam pembangunan 14.480. No.121. 2035 Februari/February 1.880.216 98. 2027 Juni/June 6.461 in 2012 and 2011.961.000 778.806. 2023 September 24.916.824.054 terhadap laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan pada setiap tahun mulai dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2024 dan mengakibatkan penurunan yang berkisar antara Rp1.612.237. perubahan tersebut juga akan mengakibatkan kenaikan yang berkisar antara Rp222.080.897 dan Rp12.079.302 7. 2022 Juni/June 29.384 1.000 14.891.879.106.054 to the Company’s income before income tax for each year starting from 2013 to 2024 and a decrease ranging from Rp1.175.826 12.457 - 66.364 165.584.134.865.262.468 11. 2022 September 24. 2036 November 26.051.393 to Rp10.582.154 - 204. respectively.461 untuk tahun 2012 dan 2011.391.575.917.917.363. the Company’s income before tax has increased by Rp9.328 terhadap laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan pada setiap tahun mulai dari tahun 2025 sampai dengan tahun 2036.955 162.416.500. 2034 Juni/June 24. No.579.755 6.086.238 sampai dengan Rp9.044.122. 2037 September 24.051.069 11.721 20.391. 2010 30.003.278.613.003.102.000 76.346 1.265 49.238 to Rp9.328 to the Company’s income before income tax for each year starting from 2025 to 2036. Perusahaan mengubah taksiran masa manfaat atas mesin dan peralatan dan perabot dan peralatan kantor (Catatan 2e).491 8.940. No.808. laba sebelum pajak penghasilan Perusahaan meningkat masing-masing sebesar Rp9.183 15.389.363 204.829. 2037 143 .915.577. No. 24/Karang Baru/Bekasi 563/Pasirgombong/Bekasi 38/Karang Baru/Bekasi 227/Karang Baru/Bekasi 5/Ujung Pandang/Makassar 29/Pandean/Pasuruan 77/Deli Serdang/Medan 137/Tugu/Semarang 138/Tugu/Semarang 161/Banyuasin/Palembang 162/Banyuasin/Palembang 163/Banyuasin/Palembang 164/Banyuasin/Palembang 165/Banyuasin/Palembang 139/Tugu/Semarang 140/Tugu/Semarang Juni/June 29.216. the Company changed the estimated useful lives of machinery and equipment and furniture.082.058 9. 2036 Juli/July 14.041.875 - Total 271.288 7.199.234 31 Desember 2010/ December 31.010. Sebagai tambahan.062. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2036 Juli/July 14.868. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.305.850.438 54.475 944.460.239. Additionally.098.000.748.397 4.370. 2012.828 Net Book Value Mulai tanggal 1 Januari 2011.098.771. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.560. 2012.216 80.504.000 3. As a result from the change.364 162.774.240.976. fixtures and office equipment 86. No. 2030 April 8.961.452.105 71. 2023 Desember/December 24.870 Total 19.174.687. unless otherwise stated) ASET TETAP (lanjutan) 8.311. 2011. the change will result in the increase ranging from Rp222.992.658.391.304.628.612 148. 1 Januari 2010/ January 1. 2035 Juli/July 14.700.116. Pada tanggal 31 Desember 2012. the Company’s land properties are covered by the following landright ownership titles or Hak Guna Bangunan (HGB) certificates: Berlaku sampai dengan/Valid up to HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB HGB No.103 5.976.909 3. No.535.116. No. No. 2036 Juli/July 14. No. No.800 (6. Sebagai dampak dari perubahan tersebut.008.172.231.077 72. kecuali dinyatakan lain) 8.230.

056 2011 Bangunan dan pengembangan/ Buildings and improvements 90% 68.068.343 Januari/January 2013 Perabot dan peralatan kantor/ Furniture.630 Februari/February 2012 Total 99.438.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.389. were capitalized as part of the cost of acquisition of fixed assets.818.453. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.709.190.003.413.068.585.347 Penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah sebesar Rp41.104. 2011 and 2010.997. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.217.086. Depreciation charged to operations amounted to Rp41. Pada tahun 2012 dan 2011.653.717. biaya pinjaman sebesar Rp12.820.904.089.130.937. Pada tahun 2010 Perusahaan tidak melakukan kapitalisasi biaya pinjaman.312 Februari/February 2012 Perabot dan peralatan kantor/ Furniture. kecuali dinyatakan lain) 8.475 masing-masing untuk tahun 2012.584 Januari/January 2013 Mesin dan peralatan/ Machinery and equipment 75% 78.880. fixtures and office equipment 90% 6.323 telah dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap. Those borrowing costs are capitalized because the related loans were specifically obtained by the Company to finance the construction of new plants. Management is of the opinion that such landrights can be extended upon their expiration.701 Februari/February 2011 Mesin dan peralatan/ Machinery and equipment 90% 40. 2012.867 dan Rp925.146 Februari/February 2011 Perabot dan peralatan kantor/ Furniture. 2011 dan 2010 (Catatan 24 dan 25).904.130.719 dan Rp20.836. FIXED ASSETS (continued) Manajemen berpendapat bahwa hak atas tanah tersebut dapat diperpanjang pada saat masa berlakunya berakhir. borrowing costs amounting to Rp12.756. respectively (Notes 24 and 25). In 2010.719 and Rp20.389.705.443 Februari/February 2012 Mesin dan peralatan/ Machinery and equipment 90% 25.129 Januari/January 2013 Total 184. the Company did not capitalize any borrowing costs. fixtures and office equipment 75% 7.237. In 2012 and 2011.082.500 Februari/February 2011 Total 71. Rincian aset tetap dalam pembangunan adalah sebagai berikut: The details of fixed assets under construction are as follows: Jenis aset/ Type of assets Persentase penyelesaian/ Percentage of completion Biaya perolehan/ Cost Taksiran waktu penyelesaian/ Estimated time of completion 2012 Bangunan dan pengembangan/ Buildings and improvements 75% 98. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.880. Rp23.147.867 and Rp925.928. respectively. Biaya pinjaman tersebut dikapitalisasi karena pinjaman terkait secara khusus diperoleh Perusahaan untuk membiayai pembangunan pabrik.385 2010 Bangunan dan pengembangan/ Buildings and improvements 90% 29.413.615. fixtures and office equipment 90% 1. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.437.836.237. Rp23. unless otherwise stated) ASET TETAP (lanjutan) 8.133.323.709.756.086. 144 .475 in 2012.733.

ASET TETAP (lanjutan) 8. Perusahaan mempunyai komitmen kontraktual untuk pembelian aset tetap yang belum diselesaikan dengan total nilai kontrak sebesar Rp138.500. 2012.345.912.997 7.000 804. Akun ini terdiri dari deposito berjangka rupiah dengan masa jatuh tempo 1 bulan yang ditempatkan oleh Perusahaan dalam bank sehubungan dengan uang jaminan yang diterima dari distributor dan agen.004 20.980.965.597. 2011 and 2010 are as follows: 2012 9.745. in management’s opinion. 2011 dan 2010 sebagaimana dimaksud dalam PSAK No. yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan.949.069 Total Semua bank yang disebutkan diatas merupakan pihak ketiga. JPY229.058.911.143 Gain (loss) GUARANTEE DEPOSITS This account consists of rupiah time deposits with maturities of 1 month placed by the Company in banks in relation to the guarantee deposits received from distributors and agents.877. 2012.120 dan US$41.537. seluruh aset tetap Perusahaan kecuali aset tetap dalam pembangunan diasuransikan terhadap risiko kerugian atas kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan paket polis dengan nilai pertanggungan sebesar Rp250.148 5.920. 2012.000 1.882.812.384 (65.950. US$3. 48.293.997 8. 2012. 48.213. JPY229. all of the Company’s fixed assets expect for fixed assets under construction are covered by insurance against losses from fire and other risks under blanket policies with a total coverage of Rp250.774.157. Pada tanggal 31 Desember 2012. there are no fixed assets that are temporarily out of use or retired from use but not classified as held for sale.012.012.388 12. FIXED ASSETS (continued) Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2012.400. These time deposits are restricted in use (Notes 29c and 29e).273.420.228 1. As of December 31.700. Pada tanggal 31 Desember 2012. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. EUR168. EUR168.507. the Company has outstanding contractual commitments for the purchase of fixed assets with total contract value of Rp138. US$3. The details of this account are as follows: 2011 2010 7. 2011 and 2010 as contemplated in PSAK No.950.862.122.320.222.085 Proceeds from sales Net book value 187.409 86. All of the above banks are third parties.099.949.995. tidak ada aset tetap yang tidak dipakai sementara atau dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.507.410.605. which.127. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.415.911. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: The details of sales of fixed assets in 2012.658.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.597. Rincian dari akun ini adalah sebagai berikut: 2012 PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Total 1. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. As of December 31. 145 .415.741) DEPOSITO JAMINAN 9.020. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.000 425.812.069 2.960.700. Rincian dari penjualan aset tetap pada tahun 2012. is adequate to cover possible losses that may arise from such risks.117.758 and SGD407. Deposito berjangka ini dibatasi penggunaannya (Catatan 29c dan 29e). As of December 31.400.000 1. Management believes that there is no impairment in asset values as of December 31. unless otherwise stated) 2011 2010 Penerimaan dari penjualan Nilai buku 24.537. Pada tanggal 31 Desember 2012.122. kecuali dinyatakan lain) 8.120 and US$41.150 Laba (rugi) 11. 2012.960.000.000 - PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 11.900.148 6.758 dan SGD407.

473.050.411. amortisasi dari aset takberwujud sebesar Rp420.25.417 (14. tidak ada aset takberwujud Perusahaan yang kepemilikannya dibatasi atau digunakan sebagai jaminan.519 4.473.925.000 - (815.000 - Cost Software lincense Land rights Others Total - 1.151 - Accumulated amortization Software lincense Land rights Others Total - 93.342.878.058.236 796. OTHER NON-CURRENT FINANCIAL ASSETS Akun ini terdiri dari: This account consists of the following: 2012 2011 2010 Uang jaminan Piutang jangka panjang 1.242.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.708.000) 1.286.585.845 - - 1.473.466 330.466 dibebankan kepada operasi sebagai bagian dari beban pokok penjualan dan beban usaha.050. amortization of intangible assets amounting to Rp420.406.567 410.585.971.971. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.908. As of December 31. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. ‘’Hak atas Tanah’’ (Catatan 2e) * reclassified to fixed assets in connection with the adoption of ISAK No.278 558.25.878.220 Net Akumulasi amortisasi Lisensi atas peranti lunak Hak atas tanah Lain-lain 1 Januari 2011/ January 1.845 815.834. 2011 Penambahan/ Additions Pengurangan/ Deductions Reklasifikasi/ Reclassifications 31 Desember 2011/ December 31.031 Total Semua saldo diatas adalah dengan pihak ketiga.342.036.519 Total 78.174.050.300.708.050.149 and Rp93.000 Cost Software lincense Land rights Others Total 1.151 - - - 78.785.885. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA 11.708.958 184.585.520 Security deposits Long-term receivables Total 1. In 2012 and 2011. 2012 Biaya Perolehan Lisensi atas peranti lunak Hak atas tanah Lain-lain 1. 2012.008.254 1. none of the Company’s intangible assets are restricted or used as collateral. 11.466 was charged to operations as part of cost of goods sold and operating expenses. At the same date.832.954. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.771.122.960.511 238.925.151) - - 408.708.008.406.379 Net * direklasifikasi ke aset tetap sehubungan dengan penerapan ISAK No.058.151) - 408.585.058.674 4.486.882 410.299 Total Neto 1.000)* - 1.585.585. 2012.315 14.466 - - 93. INTANGIBLE ASSETS Akun ini terdiri dari: This account consists of the following: 1 Januari 2012/ January 1.845 Total Akumulasi amortisasi Lisensi atas peranti lunak Hak atas tanah Lain-lain - 78.845 815.254 - 919.829.845 679.155. All of the above balances are with third parties 146 .971.315 14.466 Total Neto - 1. Pada tanggal yang sama. unless otherwise stated) 10.954.050.000 - 674.342.674 - (815. 2012 Penambahan/ Additions Pengurangan/ Deductions Reklasifikasi/ Reclassifications 31 Desember 2012/ December 31. Perusahaan tidak mempunyai komitmen kontraktual untuk pembelian aset takberwujud yang belum diselesaikan.426. the Company does not have any outstanding contractual commitment for the purchase of intangible assets.708.845 815.379 1. 2011 Biaya Perolehan Lisensi atas peranti lunak Hak atas tanah Lain-lain - 1. Pada tanggal 31 Desember 2012.155.984 (14.151 - 329. “Land Rights” (Note 2e) Pada tahun 2012 dan 2011.286.149 dan Rp93.315 14.000 - - - 1.103.417 Accumulated amortization Software lincense Land rights Others Total 93. ASET TAKBERWUJUD 10.734.155.

906.080 590.206.503 410.700 PT Nusa Inti Perkasa 137.462.754.324.812.051.340 285.068.551.175 PT Kraft Ultrajaya Indonesia 165.000 4.547.019.769.463.000 397.056.640.247.109 2.103.607.915 3.603.500 PT Surya Kemasindo Sejati 1.223.203 742.432.477.890.870 UD Perkasa Teknik 95.404 1.537. Akun ini terdiri dari: OTHER ASSETS NON-CURRENT NON-FINANCIAL This account consists of the following: 2012 2011 2010 Uang muka pembelian aset tetap Lain-lain 76.015.614.361 19.435.015.373.572.724 1. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.667.171.224.186 618.000 PT Asta Guna Wisesa PT Federal Food Internusa 1.668 1.162.458 - 10.897.520. ASET NON-KEUANGAN LAINNYA TIDAK PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.350 PT Sinar Meadow Int.090.444.931 Total 59.581.086 1.045.673 515.047 5.646.208.829.000 PT Sinar Pelangi Kemasindo PT Mulia Boga Raya PT Sukanda Djaya .002.397 1.107.191.199 Rp500 million each) 6.527.121.529.502.787.000 PT Freyabadi Indotama 581.888.003.096 3.135 2.230.623.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.152.097.645.127.541 540.571.911.311 7.587.140 1.093. UTANG USAHA 13.500 CV Multi Prima Abadi Others (below 162.576 PT Aries Centaurus 181.667.155.380 PT Wira Mandiri Makmur PT Siwani Makmur PT Trisha Sejati 580.000 PT Jaya Fermex 491.108.931 PT Super Makmur 220.760.303 Total Pihak berelasi (Catatan 28) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima 18.870 1.927.534.700 1.392.095.306 CV Sumber Roso 945. Indonesia PT Kabulinco Jaya 21.201.833.113.665.956 3. with details as follows: 2011 2010 Third parties 4.816.556. Advances for purchase of fixed assets represent the advances paid to suppliers/contractors in relation to the purchase of fixed assets.634.518 2.250 1. dengan rincian sebagai berikut: 2012 Pihak ketiga PT Freyabadi Indotama PT Kevin Persada Mandiri PT Asta Guna Wisesa PT Federal Food Internusa PT Nusa Indah PT Surya Kemasindo Sejati PT Adyaceda Amandelis PT Triokusuma Adisari PT Supernova PT Super Makmur PT Elfrida Plastik Industri PT Kraft Ultrajaya Indonesia PT Jutarasa Abadi PT Jaya Fermex PT Nusa Inti Perkasa PT Sinar Meadow Int.701 Advances for purchase of fixed assets Others Total 76.971 795.174.087.750 2.558.145.450.685.413.960 1.PT San Miguel Pure Foods Indonesia UD Luciana Jaya 275.701 Total Uang muka pembelian aset tetap merupakan uang muka yang dibayarkan kepada pemasok/kontraktor sehubungan dengan pembelian aset tetap.665.752 380.000 PT Nirwana Lestari 355.220. Indonesia PT Kabulinco Jaya UD Perkasa Teknik PT Nirwana Lestari PT Puratos Indonesia PT Wira Mandiri Makmur PT Siwani Makmur PT Trisha Sejati PT Aries Centaurus PT Sinar Pelangi Kemasindo PT Mulia Boga Raya PT Sukanda Djaya PT San Miguel Pure Foods Indonesia UD Luciana Jaya PT Anta Tirta Kirana CV Sumber Roso CV Multi Prima Abadi Lain-lain (masing-masing dibawah Rp500 juta) This account consists of payables to suppliers mainly arising from purchases of raw materials and packaging materials.114.600 3.958.425 604.634.898.331 205.003 PT Adyaceda Amandelis PT Triokusuma Adisari 795.363.000 249.799.431.187 788.500 412.585.500 Related parties (Note 28) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Total 19.900 870.007.620.011 8.800.500 502.982 670.413.075.183.336 11.524.582.186 3.840 Total 147 .002.150 5.300 131.136.918.230.472.605.000 2.300 121.782.186 17.000 1.350.163.680 PT Elfrida Plastik Industri 1.486.305.597.000.103 2.000 292.315 2.763.449.900 PT Supernova 1.974 47.500 876.754.640.000 PT Puratos Indonesia 150.877.800 1.320 3.745.679.428. kecuali dinyatakan lain) 12.342.810.922.520 600.296 PT Jutarasa Abadi 823.708 800.837 PT Nusa Indah 590.750 5.647.871.500 PT Anta Tirta Kirana 880.182.250.288.983.000 1.064.954 848.746 255. 2012.000 16. unless otherwise stated) LANCAR 12. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.018.742.747.964.265.362.981.550 3.336 - 10.000 862.736.500 780. TRADE PAYABLES Akun ini terdiri dari utang kepada pemasok yang terutama timbul sehubungan dengan pembelian bahan baku dan kemasan.376.152.545. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.716.490.597.162.688 444.848. 13.743.600 PT Kevin Persada Mandiri 1.553 531.104.084.866 1.364.

997.579.373.131.176.113.346.725.565 859.994.991 4.611 10.358 615. 2012. Ltd PT Cakra Inti Agung PD Denni PT Indo Kompresigma PT Balrich Logistic PT Ridar Esindo PD Alpine Cool Utama PT Bekasi Fajar Industrial Estate Mackies Asia Pacific Pte Ltd PT Wira Logitama Saksama PT Tamoratama Prakarsa PT Indonakano Lain-lain (masing-masing dibawah Rp500 juta) 29.924.600.000 27.353. unless otherwise stated) 13. all of the Company’s trade payables are denominated in rupiah.700 591.000 947.151.512 563.213.000 1.441.524 989.999 84.024.000 17.000 373.313 1. serta pembelian mesin dan peralatan.000 515.970.776.600 24.592.086.500 7.553.854.30 hari 73.048.505.118.050 1.971.131.160 65.748 7.078.463.915. OTHER PAYABLES Akun ini terdiri dari utang kepada pemasok/kontraktor yang semuanya merupakan pihak ketiga yang terutama timbul sehubungan dengan jasa transportasi.372 27.182.432 1.301 1.000 1.201.294. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.998 1.920.000 2.884 10.979. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.795.974 1.647 Current Overdue 1 .786.030 1.666.042.085 Others (below Rp500 million each) Total 86.128.603.722.872.802..046..000.500.500.788 2.667 2.185. with details as follows: 2011 2010 Oshikiri Machinery Co.082.719.416.943.069.143 Total 14.216.454 2. Ltd PT Cakra Inti Agung PD Denni PT Indo Kompresigma PT Balrich Logistic PT Ridar Esindo PT Alpine Cool Utama PD Bekasi Fajar Industrial Estate Mackies Asia Pacific Pte Ltd PT Wira Logitama Saksama PT Tamoratama Prakarsa PT Indonakano 16. dengan rincian sebagai berikut: 2012 This account consists of payables to third-party suppliers/contractors mainly arising from transportation services. 2012.000.810. semua utang usaha Perusahaan dalam mata uang rupiah.143 36.916.017.000 775.880.308.667.000 1.689.878 3.000 16.607 1.170 298.784. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: The aging of trade payables as of December 31.200 - 2.084.561.068.009 2.065.200 1.562.478.650.667.033.346 2. 2011 and 2010 is as follows: 2012 2011 2010 Lancar Jatuh tempo 1 .735.902 768.805.880 827.052.220.000 - 1.069.340.618.725.667.281 6. TRADE PAYABLES (continued) Pada tanggal 31 Desember 2012. As of December 31. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.496 767.000 Oshikiri Machinery Co.842 1. Analisa umur utang usaha pada tanggal 31 Desember 2012.524.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. Ltd (Note 29f) PT Adi Sarana Armada Tbk PT Bangun Putra Karawang PT Ometraco Arya Samanta PT Sekawan Triasa PT Indragraha Nusaplasindo PT Multi Mekanika Serasi PT Wijaya Kusuma Contractors (Note 29h) PT Dwi Sapta Pratama PT Nusa Raya Cipta Packagers Pte Ltd PT Alun Megah Prima PT Indomarco Prismatama PT Pangestu Daya Sari PT Mega Persada Indonesia PT Yanasurya Bhakti Persada CV Praktis PT Libra Emas Permata PT Zeppelin Systems Singapore PT Langgeng Makmur Industri Tbk PT Nexgindo Infotek Solusitama CV Abadi Bersama PT Jatim Mustika Sarana Steel Gericke Pte.274.429.000 879.061.106.250 281. construction of new plants and purchases of machinery and equipment.255.695. UTANG LAIN-LAIN 14.999.188.809.000 1.059.378 580.376.100. pembangunan pabrik baru. UTANG USAHA (lanjutan) 13. 2012.100 2.138 3.373.621.513.857.200 989.120 1.611.315.726.876.614 1.561.250 2.000 17.706 2.864 3.692.000 107.352. 2011 dan 2010.124.000 832.052.479.327..009 589.000 153.30 days Total 79.590..500 5.600.555 65.110.035 713.555.226.095.725.954 5.637. Ltd (Catatan 29f) PT Adi Sarana Armada Tbk PT Bangun Putra Karawang PT Ometraco Arya Samanta PT Sekawan Triasa PT Indragraha Nusaplasindo PT Multi Mekanika Serasi PT W ijaya Kusuma Contractors (Catatan 29h) PT Dwi Sapta Pratama PT Nusa Raya Cipta Packagers Pte Ltd PT Alun Megah Prima PT Indomarco Prismatama PT Pangestu Daya Sari PT Mega Persada Indonesia PT Yanasurya Bhakti Persada CV Praktis PT Libra Emas Permata PT Zeppelin Systems Singapore PT Langgeng Makmur Industri Tbk PT Nexgindo Infotek Solusitama CV Abadi Bersama PT Jatim Mustika Sarana Steel Gericke Pte. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.978.965 1.206 54.139 546. 2011 and 2010.829.250 1.148.594.769.488 26.375.067.314.335 Total 148 .217.284.300.670.135.

643.411.130.093.090.338.846.150.419.766 234.597) 5.034. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.040.890.835.383 Total c.975.714.164 (26.056 43.980.583.151 Deferred income tax expense: Depreciation of fixed assets 6.277) (1.neto Penyusutan aset tetap 5.968 (389.432.661.374.079.676.928.728 15.226.290.986 3.054 Total income tax expense 149 Provision for employee benefits . d.685 43.820.602.101 601. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan sebagaimana yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif dan taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun 2012.931.497 1.522.940.184.816.286 Beda temporer: Penyisihan imbalan kerja . d.849.621.974 1.337.577. 2011 2010 Pajak pertambahan nilai Tagihan pengembalian pajak 14.501.508 182.586 97.066.244 34.812.680. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.429 2.current 1.948.352.721.611.net Depreciation of fixed assets Permanent differences: 3.465 2.645. 2011 Taxes payable consist of the following: 2010 Pajak penghasilan: Pasal 21 Pasal 23 Pasal 25 Pasal 26 Pasal 29 694.821.273.652.775.704.900.669 3. TAXATION Pajak dibayar dimuka terdiri dari: a.500 Income tax expense .761 109.358.489.841 45.252.816.420.555) (4.780 Value added taxes Claims for tax refund Total 14. 2011 and 2010 is as follows: 2010 Perusahaan akan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan badan tahun 2012 berdasarkan perhitungan diatas.013.412. unless otherwise stated) 15.353.net .780 12.792.188.015.027 4.977.146 369.905.504.716 2.442.298.858.542. 15.170.113. penghasilan adalah 2012 Beban pajak penghasilan .298.780 2.326.665.575 13.834 (17.361.273.744.384.973.779.283. 2012 c.500 The details of income tax expense are as follows: 2010 33.813) Beda tetap: Beban yang tidak dapat dikurangkan Pendapatan bunga yang dikenakan pajak final Taksiran penghasilan kena pajak Rincian beban pajak sebagai berikut: 134.460 2.609) Beban pajak tangguhan: Penyusutan aset tetap Penyisihan imbalan kerja .neto Neto Total beban pajak penghasilan Income before income tax per statements of comprehensive income Temporary differences: Provision for employee benefits .626.761 154. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.619 6.447.867. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: 2012 2011 Laba sebelum pajak penghasilan per laporan laba rugi komprehensif 199.650.718 8.372.909 61.201 2.750 Non-deductible expenses Interest income already subjected to final tax Estimated taxable income The Company will file its 2012 annual income tax return (SPT) based on the above calculations.908.162.041) (1.108) 5.157 89.254.143.795.000 143.736 39.789 43.569 Total Utang pajak terdiri dari: b.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.163.405.454.164 Income taxes: Article 21 Article 23 Article 25 Article 26 Article 29 Total 6.639.kini The reconciliation between income before income tax as shown in the statements of comprehensive income and estimated taxable income in 2012.654.110.744 1.386 (7.604.336. 2012 b.111.470 134. 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.333) 181.637.203 (1.179.836 12. PERPAJAKAN a. Prepaid taxes consist of the following: 2011 35.940.913.554 Net 50.532.459) (547.230.

2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.605.011 Deferred tax asset Liability for employee benefits (13.978.354 20.493.290.819) Liabilitas pajak tangguhan .821.643.529.current Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka Pasal 22 Pasal 25 4.890.470 Liabilitas pajak tangguhan Aset tetap (20.212.333) 50.054 g.278 29.008.429 Income before income tax per statements of comprehensive income 49.948.940.500 Income tax expense .948.153.522.144 Income tax expense at the applicable tax rate Beban pajak penghasilan dengan tarif pajak yang berlaku Pengaruh pajak atas beda tetap: Beban yang tidak dapat dikurangkan Pendapatan bunga yang dikenakan pajak final Beban pajak penghasilan g.524. 2011 45. unless otherwise stated) 15.792) (9.034.933.666.511 2. 2011 and 2010 statements of comprehensive is as follows: 2010 199.532.494.308) 150 .901.015.746 19.948. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: 2012 Laba sebelum pajak penghasilan per laporan laba rugi komprehensif f.578) Deferred tax liability . PERPAJAKAN (lanjutan) e.322) (7.163.085.737.973.652. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.155. Perhitungan taksiran utang pajak penghasilan adalah sebagai berikut: Tax effects on permanent differences: 792.252.975. TAXATION (continued) 2012 Beban pajak penghasilan .244 Liabilitas pajak tangguhan .680 2.245.501.602.076 1.146 13.146 3. 2012.101 2.831.019.280.457.412.342.761 154.432.889) (1.369.792.034.341.478.283.989. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.590 Less prepayments of income taxes Article 22 Article 25 Total pajak penghasilan dibayar dimuka 43.060.244.649 33.455. e.503 39.665.146.334.579.787.net consists of the following: 2010 1.736 39. 15.890.359.865 708. 2011 Non-deductible expenses Interest income already subjected to final tax Income tax expense Deferred tax liability .931.neto terdiri dari: 2012 Aset pajak tangguhan Liabilitas imbalan kerja karyawan 34.750 Taksiran utang pajak penghasilan f.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.243 (97.neto (16.294.096.875.453 33.013.195.net 4.190 38.319) (430.500 33.286 134. 2011 The reconciliation between income tax expense calculated by applying the applicable tax rate of 25% to the income before income tax and the income tax expense as shown in the 2012.263.282.980.kini The computation of estimated income tax payable is as follows: 2010 35.336 Total prepayments of income taxes 1.340.415.849.164 Estimated income tax payable Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku sebesar 25% atas laba sebelum pajak penghasilan dengan beban pajak penghasilan sebagaimana yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif untuk tahun 2012.815.678.589) Deferred tax liability Fixed assets (10.509.

In 2010. 151 . Pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 9%.000. interest expense arising from long-term bank loans was presented in the statement of comprehensive income as ”Finance Costs”.977 1.595 751.456.299.521.844.000.000. beban bunga atas utang bank jangka panjang disajikan di laporan laba rugi komprehensif sebagai “Biaya Keuangan”.847 1.521.026.435 2.140 21. gas and water Royalty (Notes 28 and 29a) Interest Others 17. BEBAN AKRUAL 16.820.072.262 Long-term portion Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Bagian jangka panjang (1.000.776.232.000 21.058.917. SHORT-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY Akun ini terdiri dari: This account consists of the following: 2012 2011 2010 Biaya makan Biaya medis Lain-lain 363.607 2.373.731.711.303.198 357.000. Pada tanggal 19 Juli 2011.924 2.192. In 2012 and 2011. utang bank jangka panjang terdiri dari saldo terhutang dari fasilitas pinjaman yang diberikan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan rincian sebagai berikut: As of December 31. Pembayaran dari pinjaman ini akan dilakukan dalam 48 kali pembayaran cicilan bulanan yang dimulai pada tanggal 2 Desember 2013. On July 19. fasilitas tersebut dikonversi menjadi fasilitas kredit investasi untuk membiayai pembangunan pabrik baru dengan pagu pinjaman sebesar Rp280. the facility was converted into an investment credit facility to finance the construction of new plants with a maximum drawable amount of Rp280.947. ACCRUED EXPENSES Akun ini terdiri dari: This account consists of the following: 2012 Beban promosi Transportasi dan distribusi Listrik.500 Total 18.475 340.117.071.937.986. the Company obtained a bridging loan facility from BCA with a maximum drawable amount of Rp100.000.825.504 (132. 2013.237 33.242) Principal Less unamortized debt transaction costs Pada tahun 2010.939.000. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.203. LIABILITAS PENDEK IMBALAN 2011 2010 5.000 33.854.071.650.000.058.734 2.388.763 - Less current maturity 296.493. LONG-TERM BANK LOANS Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011.140.852.148. 2012 and 2011.955.109.000) 33.000 2.000.604 Promotion expenses Transportation and distribution Electricity.772 2. On November 2. The repayment of the loan will be made in 48 consecutive monthly installments starting on December 2.000.589 2.322.472.718.082.748.768. gas dan air Royalti (Catatan 28 dan 29a) Bunga Lain-lain Total 17. long-term bank loans consist of outstanding drawdowns from a loan facility provided by PT Bank Central Asia Tbk (BCA) with details as follows: 2012 2011 Pokok Pinjaman Dikurangi biaya pinjaman yang belum diamortisasi 304.162.190. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.280.535 10.140 40.752.626.000.000 Neto 302.838 2.000 32.229 6. 2012. 2 November 2011.497.528. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.000 32.142.645 Total KERJA JANGKA 17.712 12.000. 2011.428.500 Catering expenses Medical expenses Others Total 406.810.776.000. UTANG BANK JANGKA PANJANG 18. unless otherwise stated) 16. Pada tahun 2012 dan 2011 semua beban bunga atas utang bank jangka panjang dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap (Catatan 8). 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. all interests on long-term bank loans were capitalized as part of the cost of acquisition of fixed assets (Note 8).626. 2011.154 1.728.917. Perusahaan memperoleh fasilitas dana talangan dari BCA dengan pagu pinjaman sebesar Pada tanggal Rp100.860.000.914 3. The loans withdrawn from this facility bear interest at the annual rate of 9%.262 Net 6.472.

713. the Company settled all its outstanding loans payable to BCA and PT Bank Resona Perdania (BRP) that were obtained in 2008 and 2007. 2012. 25 Januari 2012 dan 25 Januari 2011.606. The loans withdrawn from this facility bear interest at the annual rate of 8. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. 2012. Pada bulan Juni dan Juli 2010.579. The Company’s long-term employee benefits liability relates only to post-employment benefits. Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan sehubungan dengan fasilitas kredit diatas.747. None of the Company’s assets are pledged as collateral in respect of the above facility.043 Total post-employment benefits liability 17. Imbalan ini tidak didanakan. The repayment of the loan will be made in 48 consecutive monthly installments starting on December 14.877 152 2010 .823. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.041 11. These benefits are unfunded. LIABILITAS PANJANG IMBALAN KERJA JANGKA 19. the Company obtained an additional investment credit facility from BCA with a maximum drawable amount of Rp220.251 7.098. unless otherwise stated) 18.000 untuk membiayai pembangunan pabrik baru. On December 14.260) (1. 2014. 2012. 2012 and January 25.700) Unrecognized actuarial loss 6.624. In June and July 2010. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.000.451.099) (5.491. EBITDA to interest ratio and debt to equity ratio). UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 18. an independent actuary.360. Perusahaan melunasi semua utang-utangnya kepada BCA dan PT Bank Resona Perdania (BRP) yang diperolehnya pada tahun 2008 dan 2007. Pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini dikenakan suku bunga tahunan sebesar 8. Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan tertentu seperti menjaga rasio keuangan tertentu (current ratio.000 to finance the construction of new plants. using the “projected-unit-credit” method are as follows: a.492.054. dalam laporannya tertanggal 25 Januari 2013. 2011 and 2010 as determined by PT Bumi Dharma Aktuaria. Pembayaran dari pinjaman ini akan dilakukan dalam 48 kali pembayaran cicilan bulanan yang dimulai pada tanggal 14 Desember 2014. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2011. In relation to the above facility.861.25%.426.117.000.000.529 Present value of defined benefits obligation (277. respectively. Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit investasi dari BCA dengan pagu pinjaman sebesar Rp220. dengan menggunakan metode “projected-unit-credit” adalah sebagai berikut: The components of post-employment benefits expense recognized in profit or loss and postemployment benefits liability recognized in the statements of financial position as of December 31. dan 2010 sesuai dengan perhitungan PT Bumi Dharma Aktuaria. Sehubungan dengan fasilitas diatas.786) Unrecognized past service cost (8. 19.114) (392.000. As of December 31.476) (347. Tidak ada aset Perusahaan yang digunakan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas di atas.187. EBITDA to interest ratio dan debt to equity ratio). January 25.616 17. aktuaris independen. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Perusahaan hanya berhubungan dengan liabilitas imbalan pascakerja. a. in its reports dated January 25 2013. Komponen beban imbalan pascakerja yang diakui dalam laba rugi dan jumlah liabilitas imbalan pascakerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2012.25%.701.927. Kepatuhan atas Syarat Pinjaman Compliance with Loan Covenants Pada tanggal 31 Desember 2012.417. the Company is required to comply with certain covenants such as maintaining certain financial ratios (current ratio.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.525.366. the Company has complied with all the covenants of the above credit facility. 2012. LONG-TERM BANK LOANS (continued) Pada tanggal 14 Desember 2012. Rincian liabilitas imbalan pascakerja adalah sebagai berikut: Nilai kini dari liabilitas imbalan pasti Biaya jasa lalu yang belum diakui Kerugian aktuarial yang belum diakui Total liabilitas imbalan pascakerja Details of post-employment benefits liability are as follows: 2012 2011 25. 2011.

877 6.267.851.639 (480.901.686 Total post-employment benefits expense Perubahan adalah: liabilitas imbalan pascakerja 2012 c.312. 2011 and 2010 Tabel mortalitas 2012 Annual discount rate Annual salary increment rate Mortality table CSO’80 Jumlah nilai kini liabilitas imbalan pasti dan penyesuaian liabilitas program pada tahun 2012. kecuali dinyatakan lain) 19.648.440) 2.701. unless otherwise stated) JANGKA b.384.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 153 . 2012.456.090. Details of post-employment benefits expense: Rincian beban imbalan pascakerja adalah: 2012 c.451. beban pokok penjualan dan beban usaha) pada tahun 2012.979 659. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: The key assumptions used in determining the postemployment benefits liability as of December 31.262.164 - 5. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. 19.884.686 (485.966.964.360.616 17.673 1.098.300) Balance at beginning of year Total post-employment benefits expense (Note 19b) Payment Saldo pada akhir tahun 17. cost of goods sold and operating expenses) in 2012. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.334. 2011 and 2010.360. dan 9. KERJA PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.127 5.239.427.606.043 3.5% in 2010 The present value of defined benefits obligation and experience adjustment on plan liability in 2012.274 2.789.463 69.923.195. 2011 and 2010 are as follows : 2011 2010 25. Present value of employee benefits obligation Experience adjustment on plan liability The costs of post-employment benefits were charged to operations (as part of production expenses.534.823. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.829.251 7.960.508 707.927.673 45. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut : Nilai kini dari liabilitas imbalan pasti Penyesuaian liabilitas imbalan program Normal retirement age 6% pada tahun 2012. 2011 dan 2010/ 8% in 2012.713) 3.069. 2012. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued) 2011 2010 Biaya jasa kini Biaya bunga Amortisasi biaya jasa lalu Kerugian aktuarial yang diakui 4.529 2.117.5% pada tahun 2010/ 6% in 2012.877 6.525.520 Beban Imbalan pascakerja telah dibebankan pada operasi (sebagai bagian dari beban pabrikasi.412. 7% in 2011 and 9.043 Balance at the end of year Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam menghitung liabilitas imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember 2012. Movements liability: 2011 in post-employment benefits 2010 Saldo pada awal tahun Total beban imbalan pascakerja (Catatan 19b) Pembayaran 11.325. 2011 and 2010 are as follows: Asumsi-asumsi utama/ Key assumptions Usia pensiun normal 55 tahun/years Tingkat diskonto tahunan Tingkat kenaikan gaji tahunan 8% pada tahun 2012.674.888.674.888.041 11.274 (159.164 5.958. 2011 dan 2010.334.297 Current service costs Interest costs Amortization of past service costs Recognized actuarial loss Total beban imbalan pascakerja 5.628.942 707.420 1.117.657 5.606.713.985.648.333. LIABILITAS IMBALAN PANJANG (lanjutan) b.982 61.366.054.928.384.465 571.713.775 1. 7% pada tahun 2011.447.447.

00% 8.420.00% 101.360.340.605.000 BIL TEI Sojitz SBC 151.202.240.050.530.236.000 34.. (TEI) Shikishima Baking Co.889.50% Total Stockholders 34.300 31. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.400 344.Public (below 5% each) 1.400 344. LIABILITAS IMBALAN PANJANG (lanjutan) KERJA PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.340. MODAL SAHAM 20.605.302.000 4.854.202.00% 15.600 Persentase Kepemilikan/ Percentage of Ownership 34.012.202.300 Persentase Kepemilikan/ Percentage of Ownership 34.497.000 Total 154 .240.400.821.360.000 31. had the annual discount rate depreciated/appreciated by 1% with all other variables held constant.50% 4. 2012. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.060.400 86.Public (below 5% each) 1. (SBC) Sojitz Corporation (Sojitz) Lain-lain .600 43.930.000 Others .864/Rp451. Ltd.00% 34. (BIL) Treasure East Investments Ltd.605.000 8. (BIL) Treasure East Investments Ltd.360.000 100.000 BIL TEI SBC Sojitz 194.000.00% 34.893. CAPITAL STOCK The Company’s stockholders as of December 31.060. Ltd.600 86.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.420.202. kecuali dinyatakan lain) 19.000.000 8.060.185. (SBC) Sojitz Corporation (Sojitz) 245.000 100.000 100.420. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (continued) Pada tanggal 31 Desember 2012.300 19.050.000 Bonlight Investments Ltd.025. As at December 31.000 15.025.25% 31.25% 19.25% Total Stockholders 34.236.Publik (masing-masing dibawah 5%) Total Total Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh/ Number of Shares Issued and Fully Paid Persentase Kepemilikan/ Percentage of Ownership Total Stockholders 318. 2011 and 2010 are as follows: Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012. (TEI) Shikishima Baking Co.00% 8.300 24.202.000 Total 2011 Pem egang saham BIL TEI SBC Sojitz Lain-lain .Publik (masing-masing dibawah 5%) Total Total Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh/ Number of Shares Issued and Fully Paid 344. 20.Public (below 5% each) 1.821.050.50% 8.302.875. 2012 would have been lower/higher by Rp371.730..25% 24. 2012.605.000 34. 2012.240.864/Rp451.236.060.893. unless otherwise stated) JANGKA 19.000 4.420.879.530.50% 31.240. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.000 Others .00% 101.549.400 86.012.000 Others .487.400 318. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: 2012 Pem egang saham Bonlight Investments Ltd. jika tingkat diskonto tahunan dinaikan/diturunkan sebesar 1% dengan semua variabel lain dianggap konstan.012.000 Total 2010 Pem egang saham BIL TEI Sojitz SBC Lain-lain .000.600 43.050.202.50% 8.889.000 8.400 86. liabilitas imbalan pascakerja pada tanggal 31 Desember 2012 akan lebih rendah/tinggi sebesar Rp371.875.Publik (masing-masing dibawah 5%) Total Total Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh/ Number of Shares Issued and Fully Paid 344.00% 101. post-employment benefits liability as of December 31.50% 4.000 8.

2012. 155 . Change of par value of the Company’s shares from Rp1. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. memenuhi persyaratan perjanjian utang (Catatan 18) dan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.01.943. the stockholders approved the following.64 per share which was fully paid in May 2011. S.000. antara lain: Based on the resolutions dated February 24.983. which were covered by notarial deed No.000.440.133. Keputusan pemegang saham ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan surat No. pemegang saham Perusahaan telah menyetujui pembagian dividen untuk tahun buku 2011 sejumlah Rp28.000 Company shares to the public Change of the Company’s authorized capital stock to become Rp344. Budi Santoso Isbandi.63 per saham yang telah dibayarkan secara penuh pada bulan Juni 2012. 2011 and 2010. 2011. b. the Company’s stockholders approved the distribution of dividend for financial year 2011 totaling Rp28. 2012. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan 19 April 2012.781.854. 2010 and recorded in the database of the Administration System of the Law and Human Rights Department.AH.983.Tahun 2010 tanggal 12 Maret 2010 dan dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia.01.000. no directors and commissioners of the Company have any shares ownership in the Company. 2011 dan 2010.000.64 per saham yang telah dibayarkan secara penuh pada bulan Mei 2011. d. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.133.000.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. Pengelolaan Modal Capital Management Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha.AHU-12936.AHU-12936. Perubahan status Perusahaan dari perusahaan perorangan menjadi perusahaan terbuka Perubahan nilai nominal saham Perusahaan dari semula sebesar Rp1. para pemegang saham menyetujui. the Company’s stockholders approved the distribution of dividend for financial year 2010 totaling Rp24. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 23 Maret 2011. In the stockholders’ annual general meeting meeting held on March 23.854. X. c.000 per saham menjadi Rp100 per saham Penawaran umum saham Perusahaan sebanyak 151.000 yang terbagi atas 3.261 or Rp28. Offering of up to 151. The resolutions of the stockholders have been approved by the Minister of Law and Human on decree Rights based No. pemegang saham Perusahaan telah menyetujui pembagian dividen untuk tahun buku 2010 sejumlah Rp24. a.02.943..000 lembar kepada publik Perubahan modal dasar Perusahaan menjadi sejumlah Rp344.000. S. As of December 31. Change of the Company’s status from a private company to a public company b.02.Year 2010 dated March 12. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012..094 atau Rp24. d.AH. Berdasarkan keputusan pemegang saham tanggal 24 Februari 2010 yang diaktakan dalam akta notaris No. tidak ada direktur dan komisaris dari Perusahaan yang memiliki saham Perusahaan.000 which is divided into 3. CAPITAL STOCK (continued) Pada tanggal 31 Desember 2012.781. Budi Santoso Isbandi.H.63 per share which was fully paid in June 2012. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.000 per share to Rp100 per share c. 86 of F.440. X. 86 dari F. among others: a. 2010 of the stockholders. 2012. unless otherwise stated) 20.000 lembar saham. The primary objective of the Company’s capital management is to ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its business. comply with loan covenants (Note 18) and maximize stockholder value.094 or Rp24.261 atau Rp28. In the stockholders’ annual meeting held on April 19.H.000 shares.

455. CAPITAL STOCK (continued) Pengelolaan Modal (lanjutan) Capital Management (continued) Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. the Company is also required by the Corporation Law which was effective on August 16. Perusahaan mungkin menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. 31 Desember 2012/ December 31. The Company monitors its capital using net gearing ratio.602) Utang neto 430. trade payables and other payables less cash and cash equivalents. persyaratan ini belum dipenuhi oleh Perusahaan. return capital or issue new shares. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. yang dihitung dengan membagi utang neto dengan total ekuitas. 2007. Persyaratan permodalan eksternal tersebut akan dipertimbangkan oleh Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan berikutnya. utang usaha dan utang lain-lain dikurangi kas dan setara kas.917. Kebijakan Perusahaan adalah menjaga gearing ratio dalam batas yang dapat diterima untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang rasional. the Company may adjust dividend payments to stockholders. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. Utang neto Perusahaan terdiri dari utang bank jangka panjang.715 (37. this requirement was not yet fulfilled by the Company. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan. Pada akhir periode pelaporan. computed by dividing net debt by total equity.597. to allocate and maintain a nondistributable reserve fund until the said reserve reaches 20% of the issued and fully paid share capital. Selain itu.607.103. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. 2012 Utang bank jangka panjang Utang usaha dan lain-lain Kas dan setara kas 302.871. To maintain or adjust the capital structure. Perusahaan juga dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan yang berlaku efektif sejak tanggal 16 Agustus 2007 untuk mengalokasikan dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan sampai dengan 20% dari modal saham ditempatkan dan disetor penuh. As of the end of the reporting period.52% Gearing ratio 156 Long-term bank loans Trade and other payables Cash and cash equivalents . The Company’s net debt consists of longterm bank loans. unless otherwise stated) 20. in light of changes in economic conditions.946.639. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. Perusahaan dipersyaratkan untuk memelihara tingkat permodalan tertentu sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperolehnya dari BCA (Catatan 18). This externally imposed capital requirement will be considered by the Company in the next Stockholders’ Annual General Meeting. The Company is required to maintain a certain level of capital in connection with the credit facility obtained from BCA (Note 18). Perusahaan mengawasi permodalannya dengan menggunakan net gearing ratio. The Company manages its capital structure and makes adjustments to it. imbalan modal atau menerbitkan saham baru. berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. The Company’s policy is to maintain the gearing ratio within an acceptable level in order to secure access to finance at a reasonable cost. In addition.113 Net debt Total ekuitas 666. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.000 165.550 Total equity Gearing ratio 64.148. 2012.057.

Biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum tersebut adalah sebesar Rp5. 2012.232.267 Foreign exchange rate difference on paid-in capital Stock issuance costs related to initial public offering (5. Selisih kurs atas modal disetor merupakan selisih antara kurs pada saat setoran modal diterima dari pemegang saham dengan kurs yang digunakan untuk menentukan nilai nominal saham dalam rupiah sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar Perusahaan.275 per saham di Bursa Efek Indonesia.000 sahamnya dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp100 dengan harga penawaran sebesar Rp1.428.000 shares out of its issued and fully paid shares with nominal value of Rp100 at Rp1. Foreign exchange rate difference on paid-in capital represents the difference between the exchange rates prevailing at the time the actual capital contributions were received from the stockholders and the exchange rate used to determine the rupiah par value per share as stipulated in the Company’s articles of association. the Company listed 151.854. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.428. TAMBAHAN MODAL DISETOR 21.000.450.556.776. 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut: Jumlah/Total Agio saham Selisih kurs atas modal disetor Biaya penerbitan saham dalam rangka penawaran umum perdana Neto 178.450. 2010. 2012. resulting in premium on capital stock totalling Rp178.035 Net Pada tanggal 28 Juni 2010. The costs incurred in relation to the public offering amounted to Rp5. 22.000. On June 28. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. yang terdiri dari: ƒ Bekasi (terdiri dari Cikarang dan Cibitung) ƒ Bekasi (consists of Cikarang and Cibitung) ƒ Pasuruan ƒ Pasuruan ƒ Semarang ƒ Semarang ƒ Medan ƒ Medan 157 . 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. SEGMENT INFORMATION The Company manages and evaluates its operations geographically.232) 173.854. which consist of the following: Perusahaan mengelompokkan dan mengevaluasi usahanya secara geografis.275 per share on the Indonesia Stock Exchange.428. 2011 and 2010 are as follows: Rincian tambahan modal disetor pada tanggal 31 Desember 2012.428.556. INFORMASI SEGMEN 22. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL The details of additional paid-in capital as of December 31.556.776.534.776. yang menghasilkan agio saham sebesar Rp178. Perusahaan mencatatkan 151. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.232.450. unless otherwise stated) 21.001.000 Premium on capital stock 349.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

22. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

22. SEGMENT INFORMATION (continued)

Manajemen memantau hasil operasi dari setiap
wilayah diatas secara terpisah untuk keperluan
pengambilan keputusan mengenai alokasi sumber
daya dan penilaian kinerja. Oleh karena itu,
penentuan segmen operasi Perusahaan konsisten
dengan klasifikasi diatas.

Management monitors the operating results of
each of the above areas separately for the
purpose of making decisions about resource
allocation
and
performance
assessment.
Therefore, the determination of the Company’s
operating segments is consistent with the above
classification.

Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau
rugi operasi dan diukur secara konsisten dengan
laba atau rugi operasi pada laporan keuangan.

Segment performance is evaluated on the basis of
operating profit or loss and is measured
consistently with operating profit or loss in the
financial statements.

Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai
hasil operasi, aset dan liabilitas dari segmen
operasi Perusahaan:

The following table presents information regarding
operating results, assets and liabilities of the
Company’s operating segments:

Bekasi

Pasuruan

Semarang

Medan

Total Segmen/
Segment Total

Penjualan neto

809.906.583.179

203.585.865.068

107.521.031.255

69.812.413.838

1.190.825.893.340

Laba segmen

116.939.519.351

57.335.461.925

19.017.353.629

6.500.645.856

2012

2012

199.792.980.761

Net sales
Segment results

Beban pajak penghasilan

(50.643.432.736)

Income tax expense

Laba tahun berjalan

149.149.548.025

Income for the year

Aset dan liabilitas
Aset segmen

Assets and liabilities
930.636.773.820

236.036.891.881

293.036.059.347

175.981.840.429

1.635.691.565.477

Segment assets

Aset yang tidak dapat
dialokasikan

129.425.247.511

Unallocated assets

Eliminasi aset antar segmen

(560.172.131.765)

Inter-segment assets elimination

1.204.944.681.223

Total assets

990.231.814.089

Segment liabilities

Total aset
Liabilitas segmen

482.260.253.583

68.218.213.384

265.904.610.969

173.848.736.153

Liabilitas yang tidak
dapat dialokasikan

108.277.401.349

Unallocated liabilities
Inter-segment liabilities
elimination

Eliminasi liabilitas antar segmen

(560.172.131.765)

Total liabilitas

538.337.083.673

Total liabilities

388.942.624.662
(41.130.086.068)

Other segment information
Capital expenditure
Depreciation

Informasi segmen lainnya
Pengeluaran modal
Penyusutan

222.715.378.814
(23.551.809.749)

61.817.486.355
(6.537.104.377)

73.686.964.836
(7.792.283.524)

158

30.722.794.657
(3.248.888.418)

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

22. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)

22. SEGMENT INFORMATION (continued)

Bekasi

Pasuruan

Semarang

Medan

Total Segmen/
Segment Total

Penjualan neto

580.999.863.728

150.304.868.817

62.440.731.872

19.596.614.535

813.342.078.952

Net sales

Laba segmen

107.615.707.506

45.739.134.878

7.114.872.523

154.948.034.286

Segment results

2011

2011

(5.521.680.621)

Beban pajak penghasilan

(39.015.501.244)

Income tax expense

Laba tahun berjalan

115.932.533.042

Income for the year

Aset dan liabilitas
Aset segmen

Assets and liabilities
587.168.182.363

210.088.169.261

137.676.585.215

103.813.541.546 1.038.746.478.385

Segment assets

258.531.246

Unallocated assets

(279.868.091.131)

Inter-segment assets elimination

759.136.918.500

Total assets

492.563.741.517

Segment liabilities

Aset yang tidak dapat
dialokasikan
Eliminasi aset antar segmen
Total aset
Liabilitas segmen

194.095.456.150

73.745.974.508

120.402.542.466

104.319.768.393

Liabilitas yang tidak
dapat dialokasikan

-

Eliminasi liabilitas antar segmen

(279.868.005.803)

Total liabilitas

Informasi segmen lainnya
Pengeluaran modal
Penyusutan

115.974.063.620
15.268.820.223

992.852.172
3.128.660.247

Bekasi

38.572.228.030
3.150.185.439

68.684.895.900
2.356.747.810

Pasuruan

212.695.735.714

Total liabilities

224.224.039.722
23.904.413.719

Other segment information
Capital expenditure
Depreciation

Total Segmen/
Segment Total

2010
Penjualan neto
Laba segmen

2010
452.003.380.461

160.188.977.180

612.192.357.641

94.278.523.130

40.387.450.299

134.665.973.429

Beban pajak penghasilan

(34.890.849.054)

Laba tahun berjalan

99.775.124.375

Aset dan liabilitas
Aset segmen

493.945.758.050

90.041.231.487

5.961.229.826

(22.278.150.738)

Total aset
Liabilitas segmen

89.154.666.374

10.304.352.522

Liabilitas yang tidak dapat dialokasikan
Eliminasi liabilitas antar segmen

Segment results
Income tax expense
Income for the year

583.986.989.537

Segment assets

595.273.201

Unallocated assets

(16.316.920.912)

7.970.679.015

161.572.056.927
15.207.976.228

1.007.935.227
5.029.904.247

159

Inter-segment assets elimination

568.265.341.826

Total assets

99.459.018.896

Segment liabilities

29.670.813.004
(24.287.599.927)

Total liabilitas
Informasi segmen lainnya
Pengeluaran modal
Penyusutan

Net sales

Assets and liabilities

Aset yang tidak dapat dialokasikan
Eliminasi aset antar segmen

Unallocated liabilities
Inter-segment liabilities elimination

(16.316.920.912)

Unallocated liabilities
Inter-segment liabilities elimination

112.812.910.988

Total liabilities

162.579.992.154
20.237.880.475

Other segment information
Capital expenditure
Depreciation

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

23. PENJUALAN NETO

23. NET SALES

Akun ini terdiri dari:

This account consists of the following:
2012

Roti Manis Sari Roti
Roti Tawar Sari Roti
Kue Sari
Roti Manis Boti
Roti Tawar Boti
Lain-lain

2011

2010

862.222.194.778
471.367.169.796
4.217.189.980
5.040.019.237

573.705.087.765
357.592.398.806
7.438.416.159
3.692.250.102

394.231.055.511
271.388.860.976
6.812.453.493
6.962.460.933
3.954.561.748
3.039.585.544

Sweet Bread Sari Roti
White Bread Sari Roti
Sari Cake
Sweet Bread Boti
White Bread Boti
Others

Sub-total
Pengembalian penjualan

1.342.846.573.791
(152.020.680.451)

942.428.152.832
(129.086.073.880)

686.388.978.205
(74.196.620.564)

Sub-total
Sales returns

Penjualan Neto

1.190.825.893.340

813.342.078.952

612.192.357.641

Net Sales

Efektif tanggal 1 Januari 2011, Perusahaan tidak
lagi memproduksi salah satu jenis produknya yang
bernama Boti.

Effective January 1, 2011, the Company has
decided to discontinue the production of one of its
bread products known as Boti.

Untuk tahun 2012, 2011 dan 2010 terdapat
pembelian dari distributor/agen yang melebihi 10%
dari penjualan neto sebagai berikut:

There are aggregate purchases from individual
distributors/agents which exceeded 10% of net
sales in 2012, 2011 and 2010 as follows:

2012

2011

2010

PT Indomarco Prismatama
Penjualan neto
Persentase

379.638.746.898
31,88%

272.404.655.992
33,49%

197.299.578.307
32,23%

PT Indomarco Prismatama
Net sales
Percentage

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Penjualan neto
Persentase

276.436.734.620
23,21%

187.552.531.011
23,06%

126.753.151.227
20,70%

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Net sales
Percentage

Total
Penjualan neto
Persentase

656.075.481.518
55,09%

459.957.187.003
56,55%

324.052.729.534
52,93%

Total
Net sales
Percentage

Penjualan terhadap distributor/agen di atas
terdapat di semua segmen operasi Perusahaan.

Sales to the above distributors/agents occur in
each of the Company’s operating segments.

160

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

24. BEBAN POKOK PENJUALAN

24. COST OF GOODS SOLD

Akun ini terdiri dari:

This account consists of the following:
2012

2011

2010

Saldo awal tahun
Pembelian
Saldo akhir tahun

12.686.448.204
475.617.940.812
(15.023.982.283)

7.466.274.677
339.026.015.781
(12.686.448.204)

7.330.566.871
248.168.848.575
(7.466.274.677)

Balance at beginning of year
Purchases
Balance at end of year

Bahan baku dan kemasan yang
digunakan

473.280.406.733

333.805.842.254

248.033.140.769

Raw materials and packaging
materials used

42.004.111.226

23.963.486.108

15.007.196.293

Direct labor
Manufacturing overhead
Utilities
Depreciation (Note 8)
Professional fees

Upah langsung
Beban pabrikasi
Utilitas
Penyusutan (Catatan 8)
Jasa profesional
Perbaikan dan pemeliharaan
Royalti (Catatan 28 dan 29a)
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp1 milyar)

32.517.611.961
31.424.570.622
20.667.499.936

19.044.117.118
19.046.042.139
15.725.318.619

13.290.515.483
16.951.309.638
11.088.157.039

17.511.970.151
10.728.094.262

9.701.625.358
8.133.481.744

8.094.902.131
6.150.112.291

Repairs and maintenance
Royalty (Notes 28 and 29a)
Others (below
Rp1 billion each)

7.322.973.282

4.971.301.936

4.514.909.051

Total beban pabrikasi

120.172.720.214

76.621.886.914

60.089.905.633

Total manufacturing overhead

Total Beban Produksi
Persediaan Barang Jadi
Saldo awal tahun
Saldo akhir tahun

635.457.238.173

434.391.215.276

323.130.242.695

Total Manufacturing Cost
Finished Goods Inventory
Balance at beginning of year
Balance at end of year

Beban Pokok Penjualan

634.412.985.295

910.080.974
(1.954.333.852)

457.107.517
(910.080.974)
433.938.241.819

Pembelian kepada pemasok yang melebihi 10%
dari penjualan bersih pada tahun 2012, 2011 dan
2010 berasal dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk
(Catatan 28):
2012
Total pembelian
Persentase terhadap penjualan
bersih

Cost of Goods Sold

2011

2010

189.570.502.887

134.664.916.000

95.651.297.000

Amount of aggregate purchases

15,92%

16,56%

15,62%

Percentage to net sales

25. OPERATING EXPENSES

Rincian akun ini adalah sebagai berikut:
2012

Total Beban Penjualan

323.167.484.228

The following aggregate purchases from an
individual supplier which exceeded 10% of net
sales in 2012, 2011 and 2010 were made from
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Note 28):

25. BEBAN USAHA

Beban Penjualan
Iklan dan promosi
Persediaan kadaluarsa/cacat
Perjalanan dinas dan
transportasi (Catatan 29d)
Jasa distribusi (Catatan 29b)
Gaji dan kesejahteraan karyawan
Jasa profesional
Penyusutan (Catatan 8)
Utilitas
Sewa
Pencetakan dan fotokopi
Bahan bakar
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp300 juta)

494.349.050
(457.107.517)

The details of this account are as follows:
2011

2010

6.293.069.002

3.558.356.790

4.059.210.705

Selling Expenses
Advertising and promotion
Expired/defective inventory
Travel and transportation
(Note 29d)
Distribution fees (Note 29b)
Salaries and employee benefits
Professional fees
Depreciation (Note 8)
Utilities
Rental
Printing and photocopying
Fuel
Others (below
Rp300 million each)

303.475.300.014

183.167.996.158

133.769.106.121

Total Selling Expenses

93.989.952.453
70.201.388.662

50.834.091.871
61.172.991.120

42.308.793.244
35.055.014.196

64.745.836.826
24.702.354.119
14.839.598.630
14.292.654.488
7.209.546.781
2.223.816.773
2.186.832.746
1.716.441.620
1.073.807.914

36.268.760.408
13.044.788.446
5.369.950.997
7.448.509.218
2.197.251.332
359.501.583
1.661.994.725
615.884.443
635.915.225

32.437.678.283
8.196.046.004
2.960.948.475
4.119.704.547
1.902.998.723
297.909.287
1.299.460.733
507.363.028
623.978.896

161

067.266 310.327 3.120.248 804.054 4.417.628.912.937 Total Operating Expenses 26.287.384 10.122.078.717.143.963 25.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.008.566.632. BEBAN OPERASI LAINNYA 27.636.787 1.976 232.498.061 4.341 Total 27.880.357.175.980.871 187.495.737 10.114 620.333. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.077.383.840 575.953.252 17.249 3. unless otherwise stated) 25.600.598.576 10.127.174.869.462.002.net Gain on sale of fixed assets (Note 8) Total 13.646 4.834.258.900.127.903 3.322 2. BEBAN USAHA (lanjutan) 25.967.254 2.595.996.347.513 1. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.661.295 1.526.995.720.215 850.050. OTHER OPERATING EXPENSES Rincian akun ini adalah sebagai berikut: 2012 The details of this account are as follows: 2011 2010 Rugi selisih kurs .767 2.538.791.581 11.384 65.152 907.917.316.678.839 General and Administrative Expenses Salaries and employee benefits Rental Repairs and maintenance Professional fees Business travel and transportation Utilities Depreciation (Note 8) License Communication Stationeries Others (below Rp500 million each) 66.795 Loss on foreign exchange .739 2.337. 2012.772 75. OTHER OPERATING INCOME Rincian akun ini adalah sebagai berikut: 2012 The details of this account are as follows: 2011 2010 Penjualan barang usang Laba selisih kurs .322 3. PENDAPATAN OPERASI LAINNYA 26.563.143.949 6.122.561.750.298.962 49.919 737.795 Total 162 .bersih Rugi penjualan aset tetap Lain-lain 277.414.891 861.644.801.862.741 341.972.298.818.017.572.689 3.402.060.391 310.648.143 Sales of scrap Gain on foreign exchange .665 1.535.bersih Laba penjualan aset tetap (Catatan 8) 13.452.429 29.497.827.749.561.494.219.640.689.438.195.816 Total General and Administrative Expenses 370.245.100.941 2.266 2.276.925.965.576 - 6.745 1.968.587 163.946.net Loss on sale of fixed assets Others Total 277.553 568. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.565.233.563. OPERATING EXPENSES (continued) 2012 Beban Umum dan Administrasi Gaji dan kesejahteraan karyawan Sewa Perbaikan dan pemeliharan Jasa profesional Perjalanan dinas dan transportasi Utilitas Penyusutan (Catatan 8) Perijinan Komunikasi Alat tulis kantor Lain-lain (masing-masing di bawah Rp500 juta) Total Beban Umum dan Administrasi Total Beban Usaha 2011 2010 36.607.135 1.480 2.023.589 1.782. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.238 2.256 1.198.088.224.598.

The original financial statements included herein are in the Indonesian language.723. unless otherwise stated) 28.587. The details of the accounts and the significant transactions entered into with related parties are as follows: Jumlah/Amount 2012 Pihak-pihak berelasi lainnya Piutang usaha (Catatan 5) PT Lion Superindo 2011 2010 Other related parties Trade receivables (Note 5) PT Lion Superindo 2.145.827 Utang usaha (Catatan 13) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima 18.428.897. Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi.. BALANCES AND RELATED PARTIES Dalam kegiatan usahanya. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.000 16.340 285.840 Total trade payables Entitas dengan pengaruh signifikan terhadap Perusahaan Beban akrual (Catatan 16) Shikishima Baking Co.685. Rincian akun dan transaksi yang signifikan dengan pihakpihak berelasi adalah sebagai berikut: TRANSACTIONS WITH In the normal course of business.686.475 Persentase terhadap total aset atau liabilitas/ Percentage to total assets or liabilities 2012 Pihak-pihak berelasi lainnya Piutang usaha (Catatan 5) PT Lion Superindo 2011 2010 Other related parties Trade receivables (Note 5) PT Lion Superindo 0.00% 0.829.886.051. Entities with significant influence over the Company Accrued expenses (Note 16) Shikishima Baking Co. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK BERELASI 28. 2012.Ltd. 2.23% 0. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.25% Trade payables (Note 13) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Total utang usaha 3.018...Ltd. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.388.50% 1.743. the Company entered into certain transactions with related parties.49% 7.33% Utang usaha (Catatan 13) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima 3.003.25% 0. 0.07% 163 1.736.582.11% 7.117.186 618.84% 0.64% 8.280.684.52% 0.833.311 7.605.964.888.Ltd.650.34% 7.186 17. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.542 1..011 8.25% Total trade payables Entitas dengan pengaruh signifikan terhadap Perusahaan Beban akrual (Catatan 16) Shikishima Baking Co.198 1.Ltd.700 1.454 1.711.500 Trade payables (Note 13) PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Total utang usaha 19.847 2. .182.46% Entities with significant influence over the Company Accrued expenses (Note 16) Shikishima Baking Co.400.848.

000 6.570.384.651.03% Entitas dengan pengaruh signifikan terhadap Perusahaan Royalti (Catatan 24) Shikishima Baking Co.569.39% Transaksi pembelian PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima 29. Transactions with related parties were conducted under terms and conditions agreed between the parties.87% Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang disepakati kedua belah pihak yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak tidak berelasi.291 Persentase terhadap total penjualan bersih/beban pokok penjualan/ Percentage to net sales/cost of goods sold 2012 Pihak-pihak berelasi lainnya Transaksi penjualan PT Lion Superindo 2011 1..038.09% 31.887 6. 2012.74% 2.649. Ltd.88% 1.97% 32. 6.065 Transaksi pembelian PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima 189.427 Total pembelian 196. Ltd.502.227.49% 30.000 1. Ltd. Other related parties Sales transactions PT Lion Superindo Purchase transactions 1. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.262 8.478.975..866.554 95. Other related parties Sales transactions PT Lion Superindo Purchase transactions 10.885 134.150.916. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.975. which may not be the same as those of the transaction with unrelated parties.133.554 97. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK BERELASI (lanjutan) 28.094.45% 29.60% 0. 1. Ltd. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.90% PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Total purchases Entities with significant influence over the Company Royalty (Note 24) Shikishima Baking Co.375.736.367 2010 14.465 14. unless otherwise stated) 28.297.149.43% Total pembelian 30.728.69% 1.481. BALANCES AND TRANSACTIONS RELATED PARTIES (continued) WITH Jumlah/Amount 2012 Pihak-pihak berelasi lainnya Transaksi penjualan PT Lion Superindo 2011 18.310.772 140.664.51% 2010 1.112.744 PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Total purchases Entities with significant influence over the Company Royalty (Note 24) Shikishima Baking Co.744.. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.427 Entitas dengan pengaruh signifikan terhadap Perusahaan Royalti (Catatan 24) Shikishima Baking Co.241.908.891.03% 1.035. 164 ..The original financial statements included herein are in the Indonesian language.

107.024.256 14. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. direksi dan semua kepala divisi. Tidak terdapat jaminan yang diberikan atau diterima untuk setiap piutang atau utang dari pihak-pihak berelasi. seluruh piutang usaha dari pihak-pihak berelasi dapat ditagih. Pada tanggal 31 Desember 2012. Saldo terkait pada akhir periode adalah tanpa jaminan.680.736 12. dikarenakan manajemen berpendapat bahwa.037. There have been no guarantees provided or received for any related party receivables or payables.477 Total Manajemen kunci Perusahaan terdiri dari semua anggota dewan komisaris. 2011 dan 2010.100. Pada tahun 2012. 2011 and 2010. 2012.209.Ltd.647.777.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAKPIHAK BERELASI (lanjutan) 28. 2011 and 2010.875.854.686 843. BALANCES AND TRANSACTIONS RELATED PARTIES (continued) Hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut: Pihak-pihak berelasi/ Related parties The nature of the related party relationships and transactions is as follows: Sifat saldo akun/transaksi/ Nature of account/transaction Hubungan/Relationship PT Lion Superindo PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Indomarco Adi Prima Shikishima Baking Co.325.602. The Company’s key management consists of all members of the boards of commissioners and directors and all division heads.044 3.782. the Company has not made any allowance for impairment relating to the amounts due from related parties.124.. that all trade receivables from related parties are fully collectible. unless otherwise stated) 28. Sales to and purchases from related parties are made at agreed prices depending on the types of product involved.249 8. jumlah beban yang diakui Perusahaan sehubungan dengan kompensasi bruto bagi manajemen kunci adalah sebagai berikut: In 2012. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.861. the total amount of expenses recognized by the Company relating to gross compensation for the key management is as follows: 2012 2011 2010 Imbalan kerja jangka pendek Imbalan pascakerja 17. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. 2012. 2011 dan 2010 Perusahaan tidak membuat cadangan atas penurunan nilai piutang dari pihak-pihak berelasi. As of December 31.201. tanpa bunga dan akan diselesaikan dalam bentuk tunai. 165 . based on its assessment. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.215 5. berdasarkan hasil penilaian.930 2. since management believes. WITH Entitas dibawah pengaruh signifikan yang sama/Entity under the same significant influence Penjualan barang dagang/Sales of inventories Entitas dibawah pengaruh signifikan yang sama/Entity under the same significant influence Pembelian bahan baku/Purchases of raw materials Entitas dibawah pengaruh signifikan yang sama/Entity under the same significant influence Pembelian bahan baku/Purchases of raw materials Entitas dengan pengaruh signifikan terhadap perusahaan/Entity with significant influence over the Company Royalti/Royalty Penjualan dan pembelian dari pihak-pihak berelasi dilakukan pada harga yang disepakati tergantung jenis produk terkait.671 Short-term benefits Post-employment benefits Total 13. The related outstanding balances at the end of the year are unsecured. interest-free and to be settled in cash.187.

2011 and 2010 (Expressed in rupiah. The Company has agreements with distributors and agents. 2011 for another 5 years ending December 31. (SBC). 2016. 2011 dan 2010. Ltd. The Company has a Distribution Agreement with each of PT Indomarco Prismatama (IP) and PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfa). unless otherwise stated) 29.. 2012. As of December 31. b. pemegang saham. yang terakhir pada tanggal 21 April 2011 telah diperpanjang untuk periode 5 tahun berikutnya yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016. SIGNIFICANT AGREEMENTS Perusahaan mempunyai Perjanjian Teknik dengan Shikishima Baking Co. distribution fees incurred in relation to the above agreement are presented as “Distribution Fees” in Note 25 and under operating expenses in the statements of comprehensive income. pengarahan teknik dan pelatihan dalam hal produksi roti. whereby the latter agreed to distribute the Company’s products to stores in various areas in Indonesia. The Company has entered into a Technical Agreement with Shikishima Baking Co. the outstanding guarantee deposits received by the Company from distributors and agents are presented as “Customers’ Deposits” in the statements of financial position. 2011 and 2010. time deposits placed by the Company in relation to the guarantee deposits received from distributors and agents are presented as part of “Guarantee Deposits” in the statements of financial position.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. Pada tanggal 31 Desember 2012. Bunga atas deposito jaminan tersebut dibayarkan kepada agen dan distributor yang bersangkutan. b. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING a. Based on the agreement. a stockholder. a. 2011 dan 2010. Perusahaan mempunyai Perjanjian Distribusi dengan PT Indomarco Prismatama (IP) dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfa). 2011 and 2010. c. Perusahaan menyetujui untuk membayar royalti kepada SBC (dibayarkan secara triwulanan) berdasarkan persentase tertentu dari penjualan neto (Catatan 24 dan 28). deposito berjangka yang ditempatkan Perusahaan sehubungan dengan uang jaminan yang berasal dari distributor dan agen disajikan sebagai bagian dari “Deposito Jaminan” pada laporan posisi keuangan. Based on the above agreements. biaya distribusi yang telah terjadi sehubungan dengan perjanjian di atas disajikan sebagai “Jasa Distribusi” di Catatan 25 dan pada bagian beban usaha di laporan laba rugi komprehensif. whereby SBC agreed to provide know-how. Perusahaan mempunyai Perjanjian dengan distributor dan agen untuk mendistribusikan produk Perusahaan ke toko-toko di berbagai wilayah di Indonesia. 2011 and 2010.. uang jaminan yang diterima Perusahaan dari distributor dan agen disajikan sebagai “Jaminan Pelanggan” pada laporan posisi keuangan. di mana IP dan Alfa menyetujui untuk mendistribusikan produk Perusahaan melalui toko-tokonya dan biaya distribusi sebagai menerima kompensasi. technical guidance and training in the manufacture of bread. Berdasarkan perjanjian tersebut. the Company agreed to pay royalty (on a quarterly basis) to SBC at a certain percentage of net sales (Notes 24 and 28). c. 2012. As of December 31. Pada tahun 2012. Ltd. whereby IP and Alfa agreed to distribute the Company’s products in their outlets and receive distribution fees as compensation. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. the distributors and agents should provide the Company guarantee deposits which will be returned upon the end of their respective agreements. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. di mana SBC menyetujui untuk menyediakan pengetahuan. Pada tanggal 31 Desember 2012. distributor dan agen tersebut harus memberikan uang jaminan kepada Perusahaan yang akan dikembalikan pada akhir perjanjian. 2012. (SBC). In 2012. The agreement has been renewed several times with the latest renewal being made on April 21. 2011 dan 2010. Interest for the above guarantee deposits are paid to the agents and distributors. 29. Berdasarkan perjanjian-perjanjian di atas. Perjanjian tersebut telah diperpanjang beberapa kali. 166 .

SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued) In 2012. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. to transport. Perusahaan melakukan Perjanjian Jual Beli dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk sehubungan dengan penggunaan gas.621.957. 2011 dan 2010. Pada tahun 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. As of December 31. deliver and distribute the Company’s products. whereby the Company agreed to purchase several units of machineries from Oshikiri with a total purchase price of JPY542. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan) 29.175 respectively.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.196. masing-masing disajikan sebagai “Perjalanan Dinas dan Transportasi” di Catatan 25 dan pada bagian beban usaha di laporan laba rugi komprehensif.760. respectively. the Company entered into another purchase agreement with Oshikiri for the purchase of several units of machineries with a total purchase price of JPY50.957.000. respectively.760. Rp36. 2011 dan 2010. 2012 and 2011. 167 . the payables arising from purchase transactions with Oshikiri are presented as part of “Other Payables” in the statements of financial position (Note 14).883. Berdasarkan perjanjian. deposito berjangka sehubungan dengan hal tersebut diatas sebesar Rp1. Rp211. mengirim dan mendistribusikan produk Perusahaan. e. 2012. 2012. e.268.504. and Rp919. f. Pada tanggal 27 Agustus 2012. the Company entered into Sale and Purchase Agreement with PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk on gas usage. Perusahaan diwajibkan untuk menyediakan jaminan dalam bentuk deposito berjangka.504.836.669. unless otherwise stated) 29.678. Rp211.688. f. The Company has Transportation Agreements with several transporter companies. Perusahaan kembali menandatangani perjanjian dengan Oshikiri untuk membeli beberapa unit mesin dengan total nilai pembelian sebesar JPY50. On August 27.408 dan Rp32. Pada tanggal 31 Desember 2012 and 2011. On March 24.754. 2011 dan 2010. Perusahaan mempunyai Perjanjian Kerjasama Pengangkutan Barang dengan beberapa perusahaan transportasi untuk mengangkut. 2012.. the Company entered into three purchase agreements with Oshikiri Machinery Co. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.344.437.836.000. are presented as “Travel and Transportation” in Note 25 and under operating expenses in the statements of comprehensive income. Rp935.283. Pada tanggal 24 Maret 2010.745.395.065. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. total penjualan yang timbul sehubungan dengan perjanjian tersebut diatas masing-masing sebesar Rp363..678.344.065. transportation expenses incurred in relation to the above-mentioned agreements amounting to Rp64. 2011 and 2010. d.000.175 dan Rp919. utang yang timbul dari transaksi pembelian dari Oshikiri disajikan sebagai bagian dari “Utang lain-lain” pada laporan posisi keuangan (Catatan 14).414. 2011 and 2010. Ltd (Oshikiri). In 2012. such time deposits amounting to Rp1.304.197.408 and Rp32.502.196. the Company is required to provide a guarantee in the form of time deposits. total beban transportasi sehubungan dengan perjanjian dengan perusahaan transportasi tersebut diatas masing-masing sebesar Rp64.465 and Rp170.826.669. utang yang timbul dari transaksi ini disajikan sebagai bagian dari “Utang Lain-lain” pada laporan posisi keuangan. 2010. Perusahaan menandatangani tiga perjanjian pembelian dengan Oshikiri Machinery Co. Rp935. Pada tahun 2012. 2011 and 2010.745. Pada tanggal 31 Desember 2012.826. d. 2011 and 2010. As of December 31.688.520. Rp36.437.502 disajikan sebagai bagian dari “Deposito Jaminan” dalam laporan posisi keuangan.414. As of December 31.000. 2012. the payables arising from these transactions are presented as part of “Other Payables” in the statements of financial position. 2011 dan 2010. In 2011.304.883.465 dan Rp170.283. Ltd (Oshikiri) dimana Perusahaan setuju untuk membeli beberapa unit mesin dari Oshikiri dengan total nilai pembelian sebesar JPY542.754.268.197. Pada tahun 2011.520.395. Pada tanggal 31 Desember 2012. sales arising from the above-mentioned agreements amounted to Rp363. Based on the agreement. are presented as part of “Guarantee Deposits” in the statements of financial position.621.

wherein the Company appointed PT Wijaya Kusuma Contractors to construct a production plant in Makassar. Perusahaan menandatangani perjanjian dengan PT Lite Constructions Indonesia dengan total nilai kontrak sebesar Rp21. 2012 5. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.736.879.000.876 1.132.071) Net liabilities . the payable arising from billings on the construction work is presented as part of “Other Payables” in the statement of financial position (Note 14).984.265 Sub-total (30. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING (lanjutan) 29. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. utang yang timbul dari tagihan terhadap pekerjaan konstruksi tersebut disajikan sebagai bagian dari “Utang Lain-lain” pada laporan posisi keuangan (Catatan 14).071.583.382.000.541.853.083. h.000. Pada tanggal 31 Desember 2012.500 29.908. 30.601 589.194 JPY266.500 Sub-total Liabilitas neto 168 Description Monetary assets: Cash and cash equivalents Guarantee deposits Sub-total Monetary liabilities: Other payables 35. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued) g. On March 26. tidak terdapat utang yang timbul dari tagihan terhadap pekerjaan konstruksi tersebut. there is no outstanding payable arising from billings on the construction work.863.897. h.000.000.367. 2012.545. wherein the Company appointed PT Lite Constructions Indonesia to construct a production plant in Palembang. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES Informasi mengenai aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2012 dan nilai setara dalam rupiah yang dijabarkan dengan menggunakan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia sebagai berikut: Information concerning monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies as of December 31. unless otherwise stated) 29.700 2.325. the Company entered into an agreement with PT Lite Constructions Indonesia with a total contract value of Rp21. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. 2012.122 552.196 Sub-total Liabilitas moneter: Utang lain-lain 31 Desember 2012/ December 31. Pada tanggal 16 Juli 2012.000. Perusahaan menandatangani perjanjian dengan PT Wijaya Kusuma Contractors dengan total nilai kontrak sebesar Rp17.000 dimana Perusahaan menunjuk PT Wijaya Kusuma Contractors untuk melakukan pekerjaan pembangunan pabrik di Makassar.000. 2012 and their rupiah equivalents converted using the middle exchange rates that were published by Bank Indonesia follows: Nilai Setara Rupiah/ Rupiah Equivalents Penjelasan Aset moneter: Kas dan setara kas Deposito jaminan Mata Uang Asing/ Foreign Currency EUR304. As of December 31.070. 2012. g.272 EUR264.000. On July 16. As of December 31. Pada tanggal 31 Desember 2012.510 SGD74.496.119 3.148 US$117.946.000.000.464 3.293 AU$55.000 dimana Perusahaan menunjuk PT Lite Constructions Indonesia untuk melakukan pekerjaan pembangunan pabrik di Palembang. Pada tanggal 26 Maret 2012.070 US$215. 2012.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. 2012. the Company entered into an agreement with PT Wijaya Kusuma Contractors with a total contract value of Rp17. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING 30.

031 Total Aset Keuangan 187.608.694.819.954. unless otherwise stated) 31.497.478.624.896.613.039.148 120.256.641.860.640.664.337 262.497.535 12.553.555 17.024.103.409 161.Financial liabilities measured at amortized cost Trade payables Other payables Accrued expenses Customers’ deposits Long-term bank loans Total Liabilitas Keuangan 497.703.539 8.Pinjaman yang diberikan dan piutang Kas dan setara kas Piutang usaha Piutang lain-lain pihak ketiga Deposito jaminan Aset keuangan tidak lancar lainnya (uang jaminan dan piutang jangka panjang) 37.420.937.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.083 11.535 12.039.353.712 8.026.494.397.000 65.372 65.346.033.819.473 421.346.286.203.645 6.409 161.052.143 10.886 103.352.921.107.721.913 27.300.320.387.110. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012.360.880 Total Financial Assets 48.521.608.069 1.300.236 796.478. Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2012.107.360.315 302.876.406.Loans and receivables Cash and cash equivalents Trade receivables Other third party receivables Guarantee deposits Other non-current financial assets (security deposits and employee loans) Total Aset Keuangan 187.641.213.337 262.639.884.721.985 65.771.361 - Financial liabilities .997 1.261.286.033.405 6. 2012.353.937.763.254 1.142. 2012.160 86.954.438 83.026.795.917.315 303.787 83. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN 31.594.926.550 184.052.645 6.871.335 12.774.361 - Financial liabilities .146 203.555 17.303.058.057.262 27.083 11.335 12.375 75. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.774.143 36.160 86.397.908.871.771.303.473 421.110.926.410.876.292.565 183.484 Total Financial Liabilities 2012 2011 2010 Nilai Wajar Aset keuangan . 2011 dan 2010.261.229.Financial liabilities measured at amortized cost Trade payables Other payables Accrued expenses Customers’ deposits Long-term bank loans Total Liabilitas Keuangan 498.410.254 1.372 65.024. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31.375 75.603.639.229.143 36.896.860.539 8.663.146 203.886 103. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES The following table presents the carrying amounts and the estimated fair values of the Company’s financial instruments as of December 31.908.603.236 796.880 Total Financial Assets Carrying Amounts Financial assets .298 33.802.641.553.148 120.997 48.602 136.712 8.Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Utang usaha Utang lain-lain Biaya masih harus dibayar Jaminan pelanggan Utang bank jangka panjang 79. 2012 2011 2010 Nilai Tercatat Aset keuangan .957.570. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.602 136.135.570.Loans and receivables Cash and cash equivalents Trade receivables Other third party receivables Guarantee deposits Other non-current financial assets (security deposits and long-term receivables) Liabilitas keuangan .142.484 Total Financial Liabilities 169 .926.694.664.031 Fair Values Financial assets .641.405 6.613.406.795.387.103.143 10.135.292.298 33.148.594.352.640.Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Utang usaha Utang lain-lain Beban akrual Jaminan pelanggan Utang bank jangka panjang 79. 2011 and 2010.069 Liabilitas keuangan .213.420.758.058.320.203.802.Pinjaman yang diberikan dan piutang Kas dan setara kas Piutang usaha Piutang lain-lain pihak ketiga Deposito jaminan Aset keuangan tidak lancar lainnya (uang jaminan dan pinjaman karyawan) 37.071.

bukan dalam penjualan yang dipaksakan atau penjualan likuidasi. unless otherwise stated) 31. x Tingkat 2: Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi. Nilai wajar dari instrumen keuangan jangka pendek yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (kas dan setara kas. 2011 and 2010 are carried at amortized cost. • Level 2: Fair values measured based on valuation techniques for which all inputs which have a significant effect on the recorded fair values are observable. Short-term financial assets and liabilities The fair value of short-term financial instruments with maturities of one year or less (cash and cash equivalents. trade payables. piutang lain-lain pihak ketiga. 2012. Perusahaan menggunakan hierarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan: x Tingkat 1: Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas sejenis. 2011 dan 2010 dicatat pada biaya perolehan diamortisasi. other payables and accrued expenses) are assumed to be the same as their carrying amounts due to their short-term nature. trade receivables. FINANCIAL (continued) ASSETS AND LIABILITIES Nilai wajar didefinisikan sebagai jumlah dimana instrumen tersebut dapat dipertukarkan di dalam transaksi terkini antara pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang memadai melalui suatu transaksi yang wajar. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah. The following methods and assumptions are used to estimate the fair value of each class of financial instruments: a. Metode-metode dan asumsi-asumsi di bawah ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk masing-masing kelas instrumen keuangan: All financial instruments presented in the statements of financial position as of December 31. 170 . x Tingkat 3: Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi. Semua instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2012. Fair value is defined as the amount at which the instrument could be exchanged in a current arm’s length transaction between knowledgeable willing parties. dimana seluruh input yang mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung. dimana seluruh input yang mempunyai efek yang signifikan atas nilai wajar tidak dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung . Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek a. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. either directly or indirectly. utang usaha.The original financial statements included herein are in the Indonesian language. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. other third party receivables. piutang usaha. The Company uses the following hierarchy for determining the fair value of financial instruments: • Level 1: Fair values measured based on quoted prices (unadjusted) in active markets for identical assets or liabilities. 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah. other than in a forced or liquidation sale. utang lain-lain dan beban akrual) diasumsikan sama dengan nilai tercatatnya karena bersifat jangka pendek. • Level 3: Fair value measured based on valuation techniques for which inputs which have a significant effect on the recorded fair value are not based on observable market data. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) 31.

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

31. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan)
b.

31. FINANCIAL
(continued)

Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang

b.

Nilai wajar dari instrumen keuangan jangka
panjang (deposito jaminan, uang jaminan,
pinjaman karyawan dan jaminan pelanggan)
diasumsikan sama dengan jumlah terutangnya
karena instrumen keuangan tersebut tidak
mempunyai persyaratan pembayaran yang
pasti walaupun tidak diharapkan untuk
dikembalikan dalam jangka waktu 12 bulan
setelah periode pelaporan. Nilai wajar dari
utang bank jangka panjang ditentukan dengan
mendiskonto
arus
kas
masa
depan
menggunakan tingkat diskonto yang berasal
dari transaksi pasar yang dapat diobservasi
yang mempunyai syarat, risiko kredit dan
periode jatuh tempo yang sama.
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN
RISIKO KEUANGAN

ASSETS

AND

LIABILITIES

Long-term financial assets and liabilities
The fair values of long-term financial
instruments (guarantee deposits, security
deposits, employee loans and customers’
deposits) are assumed to be the same as their
original principal amounts because they have
no fixed repayment terms although they are
not expected to be settled within 12 (twelve)
months after the reporting period. The fair
value of long-term bank loans is determined by
discounting future cash flows using applicable
rates from observable current market
transactions for instruments with similar term,
credit risk and remaining maturities.

MANAJEMEN

32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
AND POLICIES

Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan
adalah risiko pasar (termasuk risiko mata uang
asing dan risiko harga komoditas), risiko kredit dan
risiko likuiditas. Direksi Perusahaan menelaah dan
menyetujui kebijakan untuk mengelola masingmasing risiko ini, seperti dijelaskan lebih lanjut
sebagai berikut:

The main risks arising from the Company's
financial instruments are market risk (including
foreign currency risk and commodity price risk),
credit risk and liquidity risk. The Board of Directors
reviews and approves policies for managing each
of these risks, as further described as follows:

a.

a.

Risiko mata uang asing

Foreign currency risk

Mata uang pelaporan Perusahaan adalah
rupiah. Perusahaan menghadapi risiko nilai
tukar mata uang asing karena harga beberapa
pembelian utamanya ditentukan dalam mata
uang asing atau harganya secara signifikan
dipengaruhi oleh pergerakan dari harga acuan
dalam mata uang asing (terutama dolar AS
dan yen Jepang) seperti kuotasi dari pasar
internasional. Apabila terdapat pembelian oleh
Perusahaan dalam mata uang selain rupiah,
maka Perusahaan menghadapi risiko mata
uang asing.

The Company’s reporting currency is the
rupiah. The Company faces foreign exchange
risk as the costs of certain key purchases are
either denominated in foreign currencies or
whose price is significantly influenced by their
benchmark price movements in foreign
currencies (mainly U.S. dollar and Japanese
yen) as quoted in the international markets. To
the extent that the purchases of the Company
are denominated in currencies other than
rupiah, the Company will have an exposure to
foreign currency risk.

Perusahaan tidak mempunyai kebijakan
lindung nilai yang formal untuk mengatasi
risiko pertukaran mata uang asing. Akan tetapi,
Perusahaan menjaga transaksi dan saldo
dalam mata uang asing pada tingkat yang
minimum untuk membatasi risiko mata uang
asing.

The Company does not have any formal
hedging policy for foreign exchange exposure.
However, the Company maintains transactions
and balances in foreign currencies at a
minimum level in order to minimize foreign
currencies exposure.

171

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN
RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

MANAJEMEN

32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
AND POLICIES (continued)

Risiko mata uang asing (lanjutan)

a.

As at December 31, 2012, had the exchange
rate of the rupiah against the Japanese yen
depreciated/appreciated by 10% with all other
variables held constant, income before income
tax in 2012 would have been Rp2,985,307,046
lower/higher, mainly as a result of foreign
exchange losses/gains on the translation of
other payables.

Pada tanggal 31 Desember 2012, jika nilai
tukar
rupiah
terhadap
yen
Jepang
melemah/menguat sebanyak 10% dengan
semua variable lain dianggap konstan, laba
sebelum pajak penghasilan untuk tahun 2012
akan
lebih
rendah/tinggi
sebesar
Rp2.985.307.046, terutama sebagai akibat
kerugian/keuntungan translasi utang lain-lain.
b.

c.

Foreign currency risk (continued)

Risiko harga komoditas

b.

Commodity price risk

Dampak risiko harga komoditas yang dihadapi
Perusahaan terutama sehubungan dengan
pembelian bahan baku utama seperti tepung
terigu dan coklat. Harga bahan baku tersebut
secara langsung dipengaruhi oleh fluktuasi
harga komoditas serta tingkat permintaan dan
penawaran di pasar.

The Company’s exposure to commodity price
risk relates primarily to the purchase of major
raw materials, such as wheat flour and
chocolate. The prices of these raw materials
are directly affected by commodity price
fluctuations and the level of demand and
supply in the market.

Kebijakan Perusahaan untuk meminimalkan
risiko yang berasal dari fluktuasi harga
komoditas adalah dengan menjaga tingkat
persediaan tepung terigu dan coklat secara
optimal untuk menjamin kelanjutan produksi.
Selain itu, Perusahaan juga dapat mengurangi
risiko tersebut dengan cara mengalihkan
kenaikan harga kepada pelanggannya.

The Company’s policy is to minimize the risks
arising from the fluctuations in commodity
prices by maintaining the optimum inventory
level of wheat flour and chocolate to ensure
continuous production. In addition, the
Company may seek to mitigate its risks by
passing on the price increases to its
customers.

Risiko kredit

c.

Risiko kredit yang dihadapi oleh Perusahaan
berasal dari kredit yang diberikan kepada
pelanggan. Untuk mengurangi risiko ini,
Perusahaan menerapkan kebijakan untuk
memastikan penjualan produk hanya dibuat
kepada pelanggan yang dapat dipercaya dan
terbukti mempunyai sejarah kredit yang baik.
Perusahaan menetapkan kebijakan bahwa
semua pelanggan yang akan melakukan
pembelian secara kredit harus melalui
prosedur verifikasi kredit. Perusahaan memiliki
kebijakan yang membatasi total kredit untuk
setiap pelanggan, seperti, mengharuskan
distributor dan agen untuk memberikan uang
jaminan. Sebagai tambahan, saldo piutang
dipantau secara terus menerus untuk
mengurangi kemungkinan piutang yang tidak
tertagih.

Credit risk
The Company is exposed to credit risk arising
from the credit granted to its customers. To
mitigate this risk, it has policies in place to
ensure that sales of products are made only to
creditworthy customers with proven track
record or good credit history. It is the
Company's policy that all customers who wish
to trade on credit are subject to credit
verification procedures. The Company has
policies that limit the amount of credit
exposure to any particular customer, such as
requiring distributors and agents to provide
guarantee deposits. In addition, receivable
balances are monitored on an ongoing basis to
reduce the exposure to bad debts.

172

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN
RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
c.

d.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

MANAJEMEN

32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
AND POLICIES (continued)

Risiko kredit (lanjutan)

c.

Credit risk (continued)

Ketika pelanggan tidak mampu melakukan
pembayaran dalam jangka waktu yang telah
diberikan, Perusahaan akan menghubungi
pelanggan untuk menindaklanjuti piutang yang
telah lewat jatuh tempo. Jika pelanggan tidak
melunasi piutang yang telah jatuh tempo
dalam jangka waktu yang telah ditentukan,
maka Perusahaan dapat melakukan pencairan
uang jaminan pelanggan untuk menyelesaikan
piutang yang telah lewat jatuh tempo.
Perusahaan akan menindaklanjuti melalui jalur
hukum jika dianggap perlu. Tergantung pada
penilaian Perusahaan, cadangan khusus
mungkin dibuat jika utang dianggap tidak
tertagih. Untuk mengurangi risiko kredit,
Perusahaan akan menghentikan penyaluran
semua produk kepada pelanggan jika terjadi
keterlambatan pembayaran.

When a customer fails to make payment within
the credit term granted, the Company contacts
the customer to act on the overdue
receivables. If the customer does not settle the
overdue receivable within a reasonable time,
the Company applies the customer’s
guarantee deposit against the overdue
receivable. The Company may proceed to
commence legal proceedings, if deemed
necessary. Depending on the Company's
assessment, specific allowance may be
provided if the debt is deemed uncollectible.
To mitigate credit risk, the Company ceases
the supply of all products to the customer in
the event of late payment.

Perusahaan juga menghadapi risiko kredit
yang berasal dari penempatan dana di bank
dalam bentuk rekening lancar maupun deposito
berjangka. Untuk mengatasi risiko ini,
Perusahaan
memiliki
kebijakan
untuk
menempatkan dananya hanya di bank-bank
yang mempunyai reputasi yang baik.

The Company is also exposed to credit risk
arising from the funds placed by the Company
in banks in the form of current accounts and
time deposits. To mitigate this risk, the
Company has a policy to place its funds only in
banks that have good reputation.

Risiko kredit dari aset keuangan lainnya
dianggap tidak signifikan.

Credit risk from other financial assets is not
considered significant.

Risiko likuiditas

d.

Liquidity risk

Perusahaan mengelola profil likuiditasnya
untuk dapat mendanai pengeluaran modalnya
dan membayar utang yang jatuh tempo
dengan menjaga kecukupan kas dan
ketersediaan pendanaan.

The Company manages its liquidity profile to
be able to finance its capital expenditures and
service its maturing debts by maintaining
sufficient cash and the availability of funding.

Perusahaan secara regular mengevaluasi
proyeksi arus kas dan arus kas aktual dan
terus menerus memantau kondisi pasar
keuangan
untuk
mencari
kesempatan
melakukan penggalangan dana, seperti
dengan memperoleh pinjaman dari bank dan
melakukan penerbitan tambahan modal
saham.

The Company regularly evaluates its projected
and actual cash flow information and
continuously monitors conditions in the
financial markets for opportunities to pursue
fund-raising initiatives, such as through
obtaining bank loans and additional capital
stock issuance.

173

The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2012, 2011 dan 2010
(Disajikan dalam rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN
RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
d.

PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Years Ended December 31, 2012, 2011 and 2010
(Expressed in rupiah, unless otherwise stated)

MANAJEMEN

32. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
AND POLICIES (continued)

Risiko likuiditas (lanjutan)

d.

Rincian mengenai waktu jatuh tempo dari
liabilitas keuangan Perusahaan pada tanggal
31 Desember 2012 berdasarkan skedul
pembayaran yang terdapat dalam kontrak
adalah sebagai berikut:

Total

Liquidity risk (continued)
The details of the maturity profile of the
Company’s
financial
liabilities
as
of
December 31, 2012 based on contractual
undiscounted payments are as follows:

Dalam waktu
1 tahun/
Within
1 year

Dalam waktu
1-5 tahun/
Within
1-5 years

Dalam waktu
lebih dari
5 tahun/
Within more
than 5 years

Utang bank jangka panjang
Utang lain-lain
Utang usaha
Beban akrual
Jaminan pelanggan

304.000.000.000
86.024.594.555
79.033.352.160
17.142.497.535
12.641.292.315

5.833.333.333
86.024.594.555
79.033.352.160
17.142.497.535
12.641.292.315

298.166.666.667
-

-

Long-term bank loans
Other payables
Trade payables
Accrued expenses
Customers’ deposits

Total

498.841.736.565

200.675.069.898

298.166.666.667

-

Total

33. AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI
ARUS KAS

33. NON-CASH ACTIVITIES

Informasi
pendukung
laporan
arus
kas
sehubungan dengan aktivitas yang tidak
mempengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:
2012
Penambahan aset tetap dengan
mengkreditkan utang lain-lain

36.078.518.141

Supplementary information to the statements of
cash flows relating to non-cash activities follows:
2011

2010

15.734.262.739

34. REKLASIFIKASI AKUN

29.724.034.682

Additions to fixed assets
credited to other payables

34. RECLASSIFICATION OF ACCOUNTS

Akun berikut ini dalam laporan keuangan tahun
2011 dan 2010 telah direklasifikasi agar sesuai
dengan penyajian laporan keuangan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2012:

Certain accounts in the 2011 and 2010 financial
statements have been reclassified to conform with
the presentation of accounts in the financial
statements for the year ended December 31, 2012:

Dari/from

Menjadi/to

Jumlah/amount

2011
Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets

Aset non-keuangan tidak lancar lainnya/Other
non-current non-financial assets

11.007.898.518

Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets

Aset takberwujud/Intangible assets

1.878.008.379

Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets

Aset keuangan tidak lancar lainnya/Other
non-current financial assets

1.103.771.236

Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets

Pajak dibayar dimuka/Prepaid taxes

43.298.780

Beban akrual/Accrued expenses

Liabilitas imbalan kerja jangka pendek/
Short-term employee benefits liability

21.626.000

174

2011 and 2010. Sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013. 2013.031 Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets Pajak dibayar dimuka/Prepaid taxes 43. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD On various dates after December 31.625.000 from the loan facility that was provided by BCA (Note 18).800.908. 175 . Perusahaan tidak menyajikan laporan posisi keuangan permulaan dari periode komparatif terawal karena dampaknya dianggap tidak material. the Company made drawdowns with a total amount of Rp103. which have been audited by Public Accounting Firm Purwantono. 2012 until April 2013. PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2012. 2011 and 2010 (Expressed in rupiah.The original financial statements included herein are in the Indonesian language.780 Beban akrual/Accrued expenses Liabilitas imbalan kerja jangka pendek/ Short-term employee benefits liability 32. In connection with the above reclassification of accounts.000 atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari BCA (Catatan 18). 36.701 Aset keuangan tidak lancar lainnya/Other non-current financial assets 796. 2011 dan 2010 (Disajikan dalam rupiah.500 Sehubungan dengan reklasifikasi akun diatas. OF THE FINANCIAL The Company has previously issued the financial statements for the years ended December 31. Suherman & Surja dengan Laporan Auditor Independen No. 2012. Pada beberapa tanggal setelah tanggal 31 Desember 2012 hingga April 2013. RPC-3205/PSS/2013 dated February 6. PENERBITAN KEUANGAN KEMBALI LAPORAN 36.162. 2011 dan 2010 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono. PERISTIWA SETELAH PERIODE LAPORAN 35. RECLASSIFICATION (continued) Dari/from OF Menjadi/to ACCOUNTS Jumlah/amount 2010 Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets Aset tidak lancar lainnya/Other non-current assets Aset non-keuangan tidak lancar lainnya/Other non-current non-financial assets 2. Perusahaan menerbitkan kembali laporan keuangan tersebut diatas untuk mencakup perubahan dan/atau penambahan pengungkapan pada laporan keuangan. REKLASIFIKASI AKUN (lanjutan) 34.667.800. Suherman & Surja with Independent Auditors’ report No.625. In connection with the Company’s plan to make public offering of “Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013”. the Company does not present the opening statement of financial position of the earliest comparative period presented since the impact is considered immaterial. kecuali dinyatakan lain) PT NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31. Perusahaan melakukan penarikan dengan jumlah total sebesar Rp103. RPC-3205/PSS/2013 tertanggal 6 Februari 2013.058. unless otherwise stated) 34. 35. REISSUANCE STATEMENTS Perusahaan sebelumnya telah menerbitkan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012. the Company has re-issued the abovementioned financial statements to include revision and/or additional disclosures in the financial statements.298. 2012.

Halaman ini sengaja dikosongkan xiv .

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai Perusahaan Pemeringkat Efek.IX. atau pendapat tersebut dalam sekurang-kurangnya 1 (satu) surat kabar berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari sebelum jatuh temponya efek tersebut. Proteksi arus kas yang kuat. Pada jangka pendek dan menengah. Ltd. Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 telah mendapat peringkat: AA(Double A minus) id Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas efek tersebut belum lunas dan menyampaikan hasil pemeringkatan baru.. proteksi arus kas Perseroan dianggap kuat dengan EBITDA terhadap hutang dan EBITDA terhadap IFCCI (beban bunga.5x. 177 .IX.5x dan 6x. Proteksi arus kas Perseroan akan tetap kuat walaupun struktur modal Perseroan akan kurang konservatif karena Perseroan akan menerbitkan obligasi baru untuk membiayai belanja modalnya.8x dan 16. Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan yang kuat yakni meningkat 46.4% dibandingkan tahun lalu menjadi Rp1. Perseroan memiliki hubungan tidak langsung dengan Grup Salim. yang memiliki pabrik tepung terbesar di Indonesia sehingga Perseroan dapat mengamankan pasokan bahan bakunya. Posisi pasar Perseroan di jangka menengah diharapkan akan tetap kuat dengan rencana ekspansi yang agresif untuk menangkap potensial bisnis di pasar yang belum digarap.IX. produsen roti kedua terbesar di Jepang. KETERANGAN MENGENAI PEMERINGKATAN OBLIGASI HASIL PEMERINGKATAN Untuk memenuhi ketentuan Peraturan No. dan bunga yang dikapitalisasi) masing-masing sebesar 0. Melalui Treasure East Investment Ltd.11. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang sesuai dengan surat Pefindo No. proteksi arus kas yang kuat dan dukungan operasional dari pemegang saham.7%.496/PEF-Dir/III/2013 tanggal 13 Maret 2013.1 serta ketentuan Peraturan No. Kuatnya posisi Perseroan dicerminkan oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat dengan CAGR lima tahun (2008-2012) sebesar 32. Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Pefindo.C. Perseroan mendominasi pasar produksi massal roti dengan pangsa pasar sekitar 18% dari total industri roti.. Peringkat dibatasi oleh eksposur Perseroan terhadap fluktuasi biaya bahan baku dan kemasan serta kompetisi yang ketat di industri roti. Aktivitas operasional Perseroan mendapat dukungan kuat dari mitra strategis yang merupakan pemegang sahamnya.C.2 triliun sebagai hasil dari ekspansi bisnisnya. beban keuangan. Pada akhir tahun 2012.XVI. Di tahun 2012. Grup Salim juga memiliki salah satu jaringan minimarket terbesar yang merupakan distributor utama Perseroan. sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan No. pernyataan. pernyataan. atau pendapat atas efek tersebut yang diterbitkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek kepada OJK.C. Perseroan mendapatkan bantuan teknis dan teknologi pengetahuan dari Shikishima Baking Co. PERTIMBANGAN (RATIONALE) DARI PEFINDO Peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar Perseroan yang kuat sebagai produsen massal roti. Faktor-faktor pendukung peringkat adalah: Posisi pasar yang kuat sebagai produsen massal roti. Dukungan operasional dari pemegang saham.11. rasio EBITDA terhadap hutang dan EBITDA terhadap bunga diharapkan tetap kuat masing-masing di atas 0. untuk pengembangan produk dan pengawasan mutu. Wali Amanat dan Bursa Efek serta mengumumkan hasil pemeringkatan baru.

Sebagian besar pemain di industri ini merupakan industri rumah tangga. namun kemampuan tersebut dapat diperlemah oleh perubahan keadaan bisnis dan perekonomian yang merugikan. Kompetisi di industri roti diyakini cukup ketat dengan karakter banyaknya pemain yang terlibat karena rendahnya hambatan masuk (barrier to entry). serta peka terhadap keadaan bisnis dan perekonomian yang tidak menentu dan merugikan. Walaupun Perseroan memiliki margin keuntungan yang tinggi jika dibandingkan dengan produsen makanan dan minuman lainnya. yang sebagian besar terkait dengan harga komoditas. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa suatu kategori peringkat lebih mendekati kategori peringkat di atasnya. penyesuaian harga tidak dapat langsung dilakukan karena Perseroan harus memperhatikan daya beli pelanggan dan keterjangkauan produk. SKALA PEMERINGKATAN EFEK HUTANG JANGKA PANJANG Id AAA Efek hutang dengan peringkat Id AAA merupakan efek hutang dengan peringkat tertinggi di Pefindo yang didukung oleh kemampuan Obligor yang superior relatif dibanding entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan.000 pemain.Faktor yang membatasi peringkat di atas adalah: Eksposur terhadap fluktuasi biaya bahan baku dan kemasan. namun cukup peka terhadap perubahan keadaan yang merugikan. yang mencapai sekitar 5. didukung oleh kemampuan Obligor yang sangat kuat untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan. relatif dibanding entitas Indonesia lainnya. Tanda kurang (-) menunjukkan suatu kategori peringkat lebih baik dari kategori peringkat di bawahnya. walaupun semakin mendekati. Potensi bisnis yang luas juga dapat menarik pemain baru berskala besar yang dapat menjadi kompetitor langsung Perseroan. Walaupun Perseroan dapat mengalihkan kenaikan biaya produksi kepada pelanggan. Id BBB Efek hutang dengan peringkat Id BBB didukung oleh kemampuan Obligor yang memadai relatif dibanding entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan. Id BB Efek hutang dengan peringkat Id BB menunjukkan dukungan kemampuan Obligor yang agak lemah relatif dibanding entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan. 178 . Id CCC Efek hutang dengan peringkat Id CCC menunjukkan efek hutang yang tidak mampu lagi memenuhi kewajiban finansialnya. Walalupun Obligor masih memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya. Id D Efek hutang dengan peringkat Id D menandakan efek hutang yang macet atau perseroannya sudah berhenti berusaha. Id B Efek hutang dengan peringkat Id B menunjukkan parameter perlindungan yang sangat lemah. tanda tambah (+) atau kurang (-) dapat dicantumkan dengan peringkat mulai dari “IdAA” hingga “IdCCC”. Fluktuasi harga dapat mempengaruhi margin keuntungan karena bahan baku dan kemasan merupakan komponen terbesar biaya produksi yakni sebesar 75%. Id AA Efek hutang dengan peringkat Id AA memiliki kualitas kredit sedikit di bawah peringkat tertinggi. Kompetisi yang ketat di industri roti. Id A Efek hutang dengan peringkat Id A memiliki dukungan kemampuan Obligor yang kuat dibanding entitas Indonesia lainnya untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjangnya sesuai dengan yang diperjanjikan. Perseroan masih terekspos pada fluktuasi harga bahan baku dan kemasan. Sebagai tambahan. serta hanya bergantung pada perbaikan keadaan eksternal. namun adanya perubahan keadaan bisnis dan perekonomian yang merugikan akan memperburuk kemampuan tersebut untuk memenuhi kewajiban finansialnya.

pertimbangan diberikan terhadap perubahan-perubahan ekonomi dan/atau kondisi fundamental bisnis. Developing Peringkat memiliki kemungkinan untuk dinaikkan atau diturunkan. Negative Peringkat memiliki kemungkinan untuk diturunkan. Rating Outlook Pefindo menilai arah potensi atas peringkat kredit jangka panjang Obligor terhadap jangka menengah hingga jangka yang lebih panjangnya. Rating Outlook bukanlah merupakan prasyarat untuk perubahan suatu hasil pemeringkatan atau untuk menetapkan tindakan Credit Watch di masa yang akan datang. Positive Peringkat memiliki kemungkinan untuk dinaikkan. Dalam menentukan Rating Outlook.RATING OUTLOOK Berikut ini adalah penjelasan Rating Outlook yang diberikan Pefindo untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang posisi peringkat Perseroan. Stable Peringkat memiliki kemungkinan untuk tidak dirubah. 179 .

roti tawar. Aktaakta mana telah telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM sesuai Surat Keputusan No. NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 1. 2. 86 tanggal 24 Februari 2010 sebagaimana telah diubah beberapa kali dengan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perseroan Terbatas No. 1 Tahun 1967 juncto Undang-undang No.(seratus satu miliar dua ratus tiga puluh enam juta Rupiah) dan telah diambil bagian dan disetor penuh kepada Perseroan oleh para pemegang saham sebagai berikut: 180 . 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.(seratus rupiah).(tiga ratus empat puluh empat miliar rupiah) terbagi atas 3.01.012. berlaku bagi Perseroan ini untuk jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun. Mkn Notaris di Jakarta. 2. Perseroan terbatas ini diberi nama : “PT. dan didirikan pada tanggal 08-03-1995 (delapan Maret seribu sembilan ratus sembilan puluh lima) dan memperoleh status badan hukum pada tanggal 18-05-1995 (delapan belas Mei seribu sembilan ratus sembilan puluh lima).000 (tiga miliar empat ratus empat puluh juta) saham..Tahun 2012 tanggal 6 Juni 2012.. JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN Pasal 2 Perseroan ini didirikan untuk jangka waktu tidak terbatas.10-18117 tanggal 19 Juli 2010 dan Surat Keputusan No.000. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan sejumlah 1.02.XVII. Maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang industri roti. Kegiatan usaha utama. SH. AHU-30282.000. Perseroan dapat membuka kantor cabang dan/atau kantor perwakilan di tempat kedudukan Perseroan dan di tempat lain. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya. NIPPON INDOSARI CORPINDO Tbk” (selanjutnya disebut “Perseroan”) berkedudukan dan berkantor pusat di Cibitung-Kabupaten Bekasi.236.01. roti isi dan segala macam jenis kue lainnya.Tahun 2010 tanggal 12 Maret 2010.360.AH.000. AHU-12936. b. di dalam dan/atau di luar wilayah Republik Indonesia sebagaimana yang ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris. MAKSUD DAN TUJUAN SERTA KEGIATANUSAHA Pasal 3 1. masing-masing saham bernilai nominal sebesar Rp100.000.01. 2.000. 115 tanggal 30 Juni 2010 dan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. dengan ketentuan bahwa Undang-undang No. 48 tanggal 19 April 2012. MODAL Pasal 4 1.440. ANGGARAN DASAR PERSEROAN Anggaran Dasar yang dicantumkan dalam prospektus ini merupakan Anggaran Dasar terakhir Perseroan dan telah disesuaikan dengan UUPT. 11 Tahun 1970 tentang Penanaman Modal Asing juncto Undang-undang No. Modal dasar Perseroan berjumlah Rp344. yang diambil dari Akta No.000. kecuali jika ijin Penanaman Modal Asing tersebut diperbaharui oleh pihak yang berwenang. AHU-AH. yaitu mendirikan pabrik dan memproduksi segala jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macam-macam roti. kue dan makanan lainnya. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a. yang ketiganya dibuat di hadapan Franciscus Xaverius Budi Santoso Isbandi.02.000 (satu miliar dua belas juta tiga ratus enam puluh ribu rupiah) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp 101. AH. roti tawar. Kegiatan usaha penunjang yaitu memasarkan dan menjual segaia jenis roti termasuk tetapi tidak terbatas pada macam-macam roti.

Efek Bersifat Ekuitas yang tidak diambil tersebut wajib dialokasikan sebanding dengan jumlah Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang memesan tambahan Efek Bersifat Ekuitas.. a. dilakukan dalam rangka reorganisasi dan/atau restrukturisasi yang telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham. Efek Bersifat Ekuitas tersebut wajib dialokasikan kepada Pihak tertentu yang bertindak sebagai pembeli siaga dengan harga dan syarat-syarat yang sama. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu wajib dapat dialihkan dan diperdagangkan dalam jangka waktu sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan No. telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pelaksanaan pengeluaran saham dalam portepel untuk pemegang Efek yang dapat ditukar dengan saham atau Efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham.000. Penambahan modal dasar yang mengakibatkan modal ditempatkan dan disetor menjadi kurang dari 25% (dua puluh lima persen) dari modal dasar. Setiap penambahan modal melalui pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas yang dilakukan dengan pemesanan maka hal tersebut wajib dilakukan dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada pemegang saham yang namanya terdaftar dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal yang ditentukan Rapat Umum Pemegang Saham yang menyetujui pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas dalam jumlah yang sebanding dengan jumlah saham yang telah terdaftar dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan atas nama pemegang saham masing-masing pada tanggal tersebut.(lima belas miliar seratus delapan puluh lima juta empat ratus ribu rupiah) merupakan hasil Penawaran Umum Saham kepada Masyarakat melalui Pasar Modal. Penambahan modal disetor menjadi efektif setelah terjadinya penyetoran dan saham yang diterbitkan mempunyai hak-hak yang sama dengan saham yang mempunyai klasifikasi yang sama yang diterbitkan oleh Perseroan.600. g. dengan rincian dan nilai nominal saham yang disebutkan dalam pasal 29 ayat 1 Anggaran Dasar ini. Sebesar 86. 3. ii. 181 .050. b. dan/atau iv. Efek Bersifat Ekuitas yang akan dikeluarkan oleh Perseroan dan tidak diambil oleh pemegang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu harus dialokasikan kepada semua pemegang saham yang memesan tambahan Efek Bersifat Ekuitas. telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham untuk menambah modal dasar.400. e. dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal yang memperbolehkan penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Perubahan Anggaran Dasar ini dalam rangka perubahan modal dasar harus disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.D. Pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada pemegang saham dapat dilakukan dalam hal pengeluaran saham : i. b.1 tentang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. a. dengan tidak mengurangi kewajiban Perseroan untuk mengurus pemberitahuan perubahan Anggaran Dasar ini kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan mengindahkan ketentuan dalam Pasal 41 ayat (2) dan ayat (3) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas.000. dengan ketentuan apabila jumlah Efek Bersifat Ekuitas yang dipesan melebihi jumlah Efek Bersifat Ekuitas yang akan dikeluarkan. d.. Sebesar Rp 15. ditujukan kepada pemegang obligasi atau efek lain yang dapat dikonversi menjadi saham. ditujukan kepada karyawan Perseroan.185.(delapan puluh enam miliar lima puluh juta enam ratus ribu rupiah) merupakan setoran lama.a. Penambahan Modal Dasar Perseroan. c. dapat dilakukan oleh Direksi berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdahulu yang telah menyetujui pengeluaran Efek tersebut. dapat dilakukan sepanjang : i. yang telah dikeluarkan dengan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham. f. Dalam hal masih terdapat sisa Efek Bersifat Ekuitas yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham sebagaimana dimaksud pada ayat 3 huruf d Pasal ini maka dalam hal terdapat pembeli siaga. dan b. IX. iii. ii. Penambahan modal dasar Perseroan hanya dapat dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham. Pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas. 4.

d. dalam hal penyetoran tersebut berasal dari laba ditahan. b. dan/atau unsur modal sendiri maka laba ditahan. Pemegang Saham dan kreditor lainnya yang mempunyai tagihan terhadap Perseroan tidak dapat menggunakan hak tagihnya sebagai kompensasi kewajiban penyetoran atas harga saham yang telah diambilnya. v. c. dalam hal benda yang dijadikan sebagai setoran modal dilakukan dalam bentuk saham Perseroan yang tercatat di Bursa Efek maka harganya harus ditetapkan berdasarkan nilai pasar wajar. kecuali disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham. benda yang akan dijadikan setoran modal dimaksud wajib diumumkan kepada publik pada saat pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham mengenai penyetoran tersebut. iv. Penyetoran atas saham dalam bentuk lain selain uang baik berupa benda berwujud maupun tidak berwujud wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. dan jumlah suara untuk perubahan Anggaran Dasar sebagaimana diatur dalam Pasal 16 ayat 2 Anggaran Dasar ini dan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam bidang Pasar Modal. dalam hal penambahan modal disetor sebagaimana dimaksud pada ayat 4 huruf b angka iii Pasal ini tidak terpenuhi sepenuhnya maka Perseroan harus mengubah kembali anggaran dasarnya. penambahan modal ditempatkan dan disetor sehingga menjadi paling sedikit 25 % (dua puluh lima persen) dari modal dasar wajib dilakukan dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana dimaksud pada ayat 4 huruf b dan angka ii Pasal ini. c. agio saham. persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham untuk menambah modal dasar sebagaimana dimaksud pada ayat 4 huruf b angka i Pasal ini. c. ii. dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat 3 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. 5. sehingga modal dasar dan modal disetor memenuhi ketentuan Pasal 33 ayat 1 dan ayat 2 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dalam jangka waktu 2 (dua) bulan setelah jangka waktu pada ayat 4 huruf b angka iii Pasal ini tidak terpenuhi. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana dimaksud pada ayat 6 huruf a Pasal ini sah apabila dilakukan sesuai dengan ketentuan mengenai panggilan Rapat Umum Pemegang Saham. Perseroan telah menerima uang atau penyerahan benda berwujud atau benda tidak berwujud yang dapat dinilai dengan uang. laba bersih Perseroan. atau iii. kuorum kehadiran. Perubahan Anggaran Dasar dalam rangka penambahan modal dasar menjadi efektif setelah terjadinya penyetoran modal yang mengakibatkan besarnya modal disetor paling kurang 25 % (dua puluh lima persen) dari modal dasar dan mempunyai hak-hak yang sama dengan saham lainnya yang diterbitkan oleh Perseroan. a. dengan tidak mengurangi kewajiban Perseroan untuk mengurus persetujuan perubahan Anggaran Dasar ini dari Menteri atas pelaksanaan penambahan modal disetor tersebut dengan mengindahkan ketentuan dalam Pasal 41 ayat 2 dan ayat 3 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dan/atau unsur modal sendiri lainnya tersebut sudah dimuat dalam Laporan Keuangan Tahunan terakhir yang telah diperiksa oleh Akuntan yang terdaftar di Bapepam dan LK dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. 182 . Dalam hal terjadi benturan kepentingan maka keputusan Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana dimaksud pada ayat 6 huruf a Pasal ini wajib mengikuti ketentuan tentang benturan kepentingan yang diatur Pasal 16 ayat 4 Anggaran Dasar ini dan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam bidang Pasar Modal. termasuk juga persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham untuk mengubah kembali Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada ayat 4 huruf b angka iv Pasal ini. iii. agio saham. d. 6. benda yang dijadikan sebagai setoran modal wajib dinilai oleh Penilai yang terdaftar di Bapepam dan LK dan tidak dijaminkan dengan cara apapun juga. Perseroan menjadi penanggung atau penjamin utang dari pihak ketiga dan Perseroan telah menerima manfaat berupa uang atau barang yang dapat dinilai dengan uang yang langsung atau tidak langsung secara nyata telah diterima Perseroan. laba bersih Perseroan. pihak yang menjadi penanggung atau penjamin utang Perseroan telah membayar lunas utang Perseroan sebesar yang ditanggung atau dijamin. Hak tagih terhadap Perseroan sebagaimana dimaksud pada ayat 6 huruf a Pasal ini yang dapat dikompensasi dengan setoran saham adalah hak tagih atas tagihan terhadap Perseroan yang timbul karena: i. b. dan e. memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham dengan kuorum kehadiran sebagaimana diatur dalam Pasal 16 ayat 1 Anggaran Dasar ini.

d. Pasal 76. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Dalam melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 7 Pasal ini. atau ii. 183 . pihak atau pihak-pihak yang akan mengambil bagian atau memperoleh saham yang akan dikeluarkan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana dimaksud pada ayat 8 huruf a Pasal ini. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2(satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundangundangan dibidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. c. Perseroan gagal atau tidak mampu untuk menghindari kegagalan atas kewajibannya terhadap pemberi pinjaman yang tidak terafiliasi dan jika pemberi pinjaman tersebut atau pemodal tidak terafiliasi menyetujui untuk menerima saham atau obligasi konversi Perseroan untuk menyelesaikan pinjaman tersebut. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. jika tujuan utama penambahan modal atau pengeluaran saham tersebut adalah untuk memperbaiki posisi keuangan Perseroan yang mengalami salah satu kondisi sebagai berikut: i. dalam hal pengeluaran saham dalam simpanan tersebut dilaksanakan tanpa penambahan modal dasar maka Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilangsungkan jika dalam Rapat Umum Pemegang Saham lebih dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Pengeluaran saham dalam simpanan tersebut harus memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham dengan ketentuan : i. kecuali jika pihak yang akan membeli atau menerima saham-saham yang akan dikeluarkan adalah Bank Indonesia atau lembaga pemerintah lain atau pemberi pinjaman atau pemodal tidak terafiliasi sebagaimana dimaksud pada ayat 7 huruf b Pasal ini. atau ii. Direksi berwenang mengeluarkan saham yang masih dalam simpanan tanpa memberi kesempatan untuk mengambil bagian terlebih dahulu saham tersebut kepada para pemegang saham. Direksi wajib mengikuti ketentuan dan tata cara sebagai berikut: a. b. Perseroan menerima pinjaman dari Bank Indonesia atau lembaga pemerintah lain yang jumlahnya lebih dari 200% (dua ratus persen) dari modal disetor atau adanya kondisi lain yang dapat mengakibatkan restrukturisasi Perseroan oleh instansi Pemerintah yang berwenang. ketentuan lain dalam Anggaran Dasar ini dan peraturan perundang-undangan. atau b. harga saham yang akan dikeluarkan paling sedikit sama dengan harga nominal saham tersebut (tidak dibawah harga pari). e. 8. jika dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun penambahan modal atau pengeluaran saham tersebut tidak melebihi 5% (lima persen) dari modal disetor. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. Pasal 76 dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dalam hal pengeluaran saham dalam simpanan tersebut dilaksanakan sekaligus dengan penambahan modal dasar maka Rapat Umum Pemegang Saham dapat dilangsungkan jika dalam Rapat Umum Pemegang Saham paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili dalam Rapat Umum Pemegang Saham. dengan memenuhi prinsip keterbukaan. Direksi wajib mengumumkan tersedianya informasi kepada para pemegang saham paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum Rapat Umum Pemegang Saham yang menyetujui pengeluaran saham tersebut yang antara lain memuat analisis dan pembahasan manajemen Perseroan mengenai kondisi keuangan proforma Perseroan serta pengaruhnya terhadap pemegang saham setelah penambahan modal dan alasan bahwa pengeluaran saham baru tanpa hak untuk mengambil bagian terlebih dahulu saham merupakan pilihan terbaik bagi seluruh pemegang saham.7. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. dalam hal ini: a.

4. dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 7 huruf b Pasal ini. c. e. ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Dalam hal saham Perseroan tidak masuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyelesaian dan Penyimpanan maka Perseroan wajib memberikan bukti pemilikan saham berupa surat saham atau surat kolektif saham kepada pemegang sahamnya. 2. d. pinjaman atau piutang ragu-ragu. SAHAM Pasal 5 1. Perseroan hanya mengakui seorang atau satu badan hukum sebagai pemilik atau lebih. tanpa mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. 2. tanggal pengeluaran surat saham. nomor surat saham. tanda pengenal (logo) Perseroan. sedangkan pembayaran dividen untuk saham itu ditangguhkan. peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Pada surat saham harus dicantumkan sekurang-kurangnya : a. g. Setiap pemegang saham menurut hukum harus tunduk kepada Anggaran Dasar ini dan kepada semua keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Umum Pemegang Saham. nilai nominal saham. dan peraturan Bursa Efek di tempat dimana saham Perseroan dicatatkan. Jika karena sebab apapun satu saham menjadi milik beberapa orang maka mereka yang memiliki bersama itu wajib untuk menunjuk secara tertulis seorang diantara mereka atau orang lain sebagai wakil atau kuasa mereka bersama dan hanya orang yang ditunjuk atau diberi kuasa itu saja yang akan didaftarkan dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan dan yang harus dianggap sebagai pemegang saham dari saham yang bersangkutan serta berhak mempergunakan hak yang diberikan oleh hukum atas saham tersebut. termasuk pinjaman atau piutang kepada pihak terafiliasi. Direksi juga harus mengungkapkan fakta material tentang kondisi keuangan terakhir. nomor urut saham. 3. yaitu orang atau badan hukum yang namanya tercatat sebagai pemilik saham dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. SURAT SAHAM Pasal 6 1. f. Selama ketentuan pada ayat 3 Pasal ini belum dilaksanakan maka para pemegang saham tersebut tidak diperhitungkan dalam kuorum kehadiran Rapat Umum Pemegang Saham dan tidak dapat mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (1). dan ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. jika pengeluaran saham sebagaimana dimaksud pada ayat 7 huruf b Pasal ini mengakibatkan terjadinya benturan kepentingan maka pelaksanaannya wajib mengikuti ketentuan tentang benturan kepentingan yang diatur Pasal 16 ayat 4 Anggaran Dasar ini serta ketentuan peraturan perundang-undangan dalam bidang Pasar Modal. 3. jika Direksi hendak mengeluarkan saham sesuai. ayat (3). 184 . Seluruh saham yang dikeluarkan oleh Perseroan dapat dijaminkan dengan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pemberian jaminan saham.yang antara lain meliputi penjelasan mengenai akun persediaan yang tidak likuid. b. Dalam hal saham Perseroan masuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyelesaian dan Penyimpanan maka Perseroan wajib menerbitkan sertifikat atau konfirmasi tertulis kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagai tanda bukti pencatatan dalam buku Daftar Pemegang Saham Perseroan. Kredit Likuiditas Bank Indonesia dan/atau pinjaman atau piutang macet. 6.f. Semua dan setiap saham yang dikeluarkan oleh Perseroan adalah saham atas nama. 5. ayat (2). dengan memperhatikan ketentuan Penitipan Kolektif dalam Pasal 9 Anggaran Dasar ini. nama dan alamat pemegang saham.

b. e. penggantian surat saham tersebut dapat dilakukan jika : a. f. Rencana pengeluaran pengganti surat saham yang hilang telah diumumkan di Bursa Efek di mana saham Perseroan dicatatkan dalam waktu paling kurang 14 (empat belas) hari sebelum pengeluaran pengganti surat saham. dan pemusnahan surat saham yang rusak harus dilaporkan dalam Rapat Direksi. d. 6. nomor urut saham. Perseroan telah menerima surat saham yang rusak. dan Efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham pengganti. dan b. tanggal pengeluaran surat saham. 6. Dalam hal surat saham rusak. dalam hal surat saham rusak atau surat saham hilang. 2. Pengeluaran surat saham pengganti mengakibatkan surat saham aslinya menjadi tidak berlaku lagi terhadap Perseroan. nomor surat saham.4. b. Biaya untuk pengeluaran surat saham pengganti itu harus ditanggung oleh pemilik surat saham yang bersangkutan. Direksi wajib mengadakan dan menyimpan daftar pemegang rekening Efek. dan klasifikasi dalam hal dikeluarkan Iebih dari satu klasifikasi saham. Pihak yang mengajukan permohonan penggantian saham memberikan jaminan yang dipandang cukup oleh Direksi Perseroan d.dan Daftar Khusus tempat kedudukan Perseroan. Efek yang dapat ditukar dengan saham pengganti. jumlah. Dalam Daftar Pemegang Saham itu dicatat sekurang-kurangnya : a. Pihak yang mengajukan permohonan penggantian saham adalah pemilik surat saham tersebut. 7. nilai nominal setiap saham. nama dan alamat pemegang saham. Pihak yang mengajukan permohonan penggantian saham adalah pemilik surat saham tersebut. Pada surat kolektif saham harus dicantumkan sekurang-kurangnya : a. Daftar Pemegang Saham. 3. DAFTAR PEMEGANG SAHAM DAN DAFTAR KHUSUS Pasal 8 1. 5. Dalam hal surat saham hilang. Setiap surat saham dan/atau surat kolektif saham harus dicetak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan ditandatangani oleh salah seorang anggota Direksi bersama-sama dengan salah seorang anggota Dewan Komisaris. 5. SURAT SAHAM PENGGANTI Pasal 7 1. dan ayat 3 Pasal ini juga berlaku untuk pengeluaran surat kolektif saham pengganti. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 5 Pasal ini mutatis mutandis juga berlaku untuk pencetakan dan penandatanganan Efek yang dapat ditukar dengan saham atau Efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham. c. c. g. Perseroan wajib memusnahkan surat saham yang rusak setelah memberikan penggantian surat saham. jumlah yang disetor atas setiap saham. 2. Pengeluaran dan alasan pengeluaran surat saham pengganti. Perseroan telah mendapatkan dokumen pelaporan dari Kepolisian Republik Indonesia atas hilangnya surat saham tersebut. dan tanggal perolehan saham yang dimiliki para pemegang saham.Tanda tangan tersebut dapat dicetak langsung pada surat saham dan/atau surat kolektif saham yang bersangkutan. nama dan alamat para pemegang saham dan/atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Pihak lain yang ditunjuk oleh pemegang rekening pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. 4. Ketentuan pada ayat 1. jumlah saham yang diwakili dalam surat kolektif saham. penggantian surat saham tersebut dapat dilakukan jika : a. tanda pengenal (logo) Perseroan. nomor. b. ayat 2. 185 . c.

yaitu : a. hak gadai atas saham. Saham dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian atau Perusahan Efek yang dicatat dalam rekening Efek pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dicatat atas nama Bank Kustodian atau Perusahan Efek dimaksud untuk kepentingan pemegang rekening pada Bank Kustodian atau Perusahan Efek tersebut. 6. dan/atau pemanggilan untuk Rapat Umum Pemegang Saham adalah sah jika dikirim ke alamat yang terakhir tercatat dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan. Dalam daftar khusus dicatat keterangan mengenai kepemilikan saham anggota direksi dan Dewan Komisaris berserta keluarganya dalam Perseroan dan/atau pada Perseroan lain serta tanggal saham itu diperoleh. 186 . pemindahan hak atas saham. daftar Pemegang Saham. nama dan alamat dari orang perseorangan atau badan hukum yang mempunyai hak gadai atas saham atau sebagai penerimaan jaminan fidusia saham dan tanggal perolehan hak gadai atau tanggal pendaftaran jaminan fidusia tersebut. e. Mengenai saham yang berada dalam Penitipan Kolektif berlaku ketentuan dalam Pasal 9 Anggaran Dasar ini. Setiap pemegang saham atau wakilnya yang sah dapat meminta agar daftar pemegang rekening Efek. 7. dan Daftar Khusus di kantor Perseroan. b. atau cessie yang menyangkut saham-saham Perseroan atau hak atau kepentingan atas saham harus dilakukan sesuai dengan Anggaran Dasar ini. dan Daftar Khusus sebaik-baiknya. 9. Setiap pendaftaran atau pencatatan dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan. Pemegang saham Wajib memberitahukan setiap perubahan alamatnya kepada Direksi secara tertulis. Setiap catatan dalam daftar Pemegang Saham dan dalam Daftar khusus harus ditandatangani oleh salah seorang anggota Direksi atau kuasa mereka yang sah. Direksi Perseroan dapat menunjuk dan memberi wewenang kepada Biro Administrasi Efek untuk melaksanakan pencatatan saham dalam daftar pemegang rekening Efek. ketentuan peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal dan peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. dan Daftar Khusus. Saham dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian harus dicatat dalam Buku Daftar Pemegang Saham Perseroan atas nama Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian untuk kepentingan pemegang rekening pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. PENITIPAN KOLEKTIF Pasal 9 1. pemberitahuan. 4. keterangan penyetoran saham dalam bentuk lain selain uang tunai. d. 8. Direksi menyediakan daftar pemegang rekening Efek. Pemegang Saham yang sah dari Perseroan berhak untuk melakukan semua hak yang diberikan kepada seorang pemegang saham berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengindahkan ketentuan dalam Anggaran Dasar ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Apabila saham dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian merupakan bagian dari Portofolio Efek Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif dan tidak termasuk dalam penitipan kolektif dan tidak termasuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian maka Perseroan akan mencatatkan saham tersebut dalam buku Daftar Pemegang Saham Perseroan atas nama Bank Kustodian untuk kepentingan pemilik Unit Penyertaan dari Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif tersebut. Selama pemberitahuan demikian belum diterima dengan baik oleh Direksi maka semua surat. c. Daftar Pemegang Saham. termasuk pencatatan mengenai suatu penjualan. jaminan fidusia saham. 5. f. keterangan lain yang dianggap perlu oleh Direksi dan/atau diharuskan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Direksi berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara daftar pemegang rekening Efek. Daftar Pemegang Saham. dan Daftar Khusus yang berkenan dengan diri pemegang saham yang bersangkutan diperlihatkan kepadanya pada waktu jam kerja Perseroan.3. Daftar Pemegang Saham. Pendaftaran nama Iebih dari 1(satu) orang untuk 1 (satu) saham atau pemindahan hak 1 (satu) saham kepada Iebih dari 1 (satu)orang tidak diperkenankan.

dengan ketentuan bahwa Bank Kustodian tersebut wajib menyampaikan nama Manager Investasi tersebut kepada Perseroan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham. Bank Kustodian. l. h. kecuali pihak yang meminta mutasi dimaksud dapat memberikan bukti dan/atau jaminan yang cukup bahwa pihak tersebut benar-benar sebagai pemegang saham dan surat saham tersebut benar-benar hilang atau musnah. Manager Investasi berhak hadir dan mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham atas saham Perseroan yang termasuk dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian yang merupakan bagian dari portofolio Efek Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif dan tidak termasuk dalam penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. Perseroan wajib menyerahkan dividen. Perseroan wajib menerbitkan sertifikat atau konfirmasi kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf a Pasal ini atau Bank Kustodian sebagai dimaksud pada ayat 1 huruf c Pasal ini sebagai tanda bukti pencatatan dalam buku Daftar Pemegang Saham Perseroan. f.d. Perseroan wajib memutasikan saham dalam Penitipan Kolektif yang terdaftar atas nama Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank Kustodian untuk Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif dalam Buku Daftar Pemegang Saham Perseroan menjadi atas nama pihak yang ditunjuk oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank Kustodian dimaksud. atau Perusahan Efek wajib menerbitkan konfimasi kepada pemegang rekening sebagai tanda bukti pencatatan dalam rekening Efek. n. Dalam Penitipan Kolektif setiap saham dari jenis dan klasifikasi yang sama yang diterbitkan oleh Perseroan adalah sepadan dan dapat dipertukarkan antara satu dengan yang lain. saham bonus. saham bonus. g. Pemegang rekening Efek yang Efeknya tercatat dalam Penitipan Kolektif berhak hadir dan/atau mengeluarkan suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya pada rekening tersebut. o. Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. Bank Kustodian dan perusahan efek wajib menyampaikan daftar pemegang rekening efek beserta jumlah saham perseroan yang dimiliki oleh masing-masing pemegang rekening pada Bank Kustodian dan perusahan efek tersebut kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian untuk selanjutnya diserahkan kepada perseroan paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal pemangilan Rapat Umum Pemegang Saham. k. i. dan/atau hak-hak lainnya sehubungan dengan kepemilikan saham kepada Bank Kustodian atas saham dalam Penitipan Kolektif pada Bank Kustodian yang merupakan bagian dari portofolio Efek Reksa Dana berbentuk kontrak investasi kolektif dan tidak termasuk dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. diletakkan dalam sita berdasarkan penetapan pengadilan atau disita untuk pemeriksaan perkara pidana. dan/atau hak-hak lainnya sehubungan dengan kepemilikan saham dalam Penitipan Kolektif ditentukan ofeh Rapat Umum Pemegang Saham dengan ketentuan bahwa Bank Kustodian dan Perusahaan Efek wajib menyampaikan daftar pemegang rekening Efek beserta jumlah saham Perseroan yang dimiliki oleh masing masing pemegang rekening Efek tersebut kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. Perseroan wajib menolak pencatatan saham ke dalam Penitipan Kolektif apabila surat saham tersebut hilang atau musnah. e. paling lambat pada tanggal yang 187 . dan/ atau hak-hak lainnya kepada Bank Kustodian dan kepada Perusahaan Efek untuk kepentingan masing-masing pemegang rekening pada Bank Kustodian dan Perusahaan Efek tersebut. j. Perseroan wajib menyerahkan dividen. Batas waktu penentuan pemegang rekening Efek yang berhak untuk memperoleh dividen. m. Permohonan mutasi disampaikan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau Bank Kustodian kepada Perseroan atau Biro Administrasi Efek yang ditunjuk Perseroan. saham bonus. saham bonus. dan/atau hak-hak lainnya sehubungan dengan kepemilikan saham kepada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atas saham dalam Penitipan Kolektif pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dan seterusnya Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian tersebut menyerahkan dividen. Perseroan wajib menolak pencatatan saham ke dalam Penitipan Kolektif apabila saham tersebut dijaminkan. dalam hal penjaminan dan/atau sita tersebut diberitahukan secara tertulis oleh pemegang saham yang bersangkutan atau pihak lain yang berkepentingan kepada Perseroan.

4. c. Pendaftaran hanya dapat dilakukan apabila Direksi dapat menerima baik bukti hak itu tanpa mengurangi ketentuan Anggaran Dasar ini. dan/atau hak-hak lainnya. tidak berlaku terhadap Perseroan. Pemindahan hak atas saham harus dibuktikan dengan suatu dokumen yang ditandatangani oleh atau atas nama Pihak yang memindahkan hak dan oleh atau atas nama Pihak yang menerima pemindahan hak atas saham yang bersangkutan. e. d. dan Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Dokumen pemindahan hak atas saham yang diperdagangkan di Pasar Modal harus memenuhi ketentuan peraturan Bursa Efek di tempat dimana saham Perseroan dicatatkan. Pemindahan hak atas saham baru berlaku setelah pemindahan hak atas saham tersebut didaftarkan dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan. dengan mengindahkan ketentuan Anggaran Dasar ini. Direksi atas kebijaksanaan sendiri dan dengan memberikan alasan untuk itu. PEMINDAHAN HAK ATAS SAHAM Pasal 10 1. Pemindahan hak atas saham yang bertentangan dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar ini atau tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan atau tanpa persetujuan dari pihak yang berwenang jika disyaratkan. peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. b. mengajukan permohonan secara tertulis untuk didaftar sebagai pemegang saham dari saham tersebut. saham bonus. hal tersebut dengan mengindahkan ketentuan perundang-undangan di bidang Pasar Modal serta ketentuan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. Bentuk dan tata cara pemindahan hak atas saham yang tidak termasuk dalam Penitipan Kolektif wajib memenuhi ketentuan Anggaran Dasar ini. 188 . a. dengan mengajukan bukti tentang haknya tersebut. 2. pemilik asalnya yang terdaftar dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan dianggap tetap sebagai pemilik saham tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 52 ayat (1) dan ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas hingga nama pemilik baru tersebut telah tercatat dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan. sebagaimana sewaktu-waktu dapat disyaratkan oleh Direksi. Pemindahan hak atas saham yang termasuk dalam Penitipan Kolektif dilakukan dengan pemindahbukuan dari rekening Efek satu ke rekening Efek yang lain pada Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian. 2. 3. Dokumen pemindahan hak atas saham harus berbentuk sebagaimana ditentukan atau disetujui oleh Direksi. Dalam hal terjadi pengubahan kepemilikan suatu saham. Bentuk dan tata cara pemindahan hak atas saham yang diperdagangkan di Pasar Modal wajib memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. untuk selanjutnya diserahkan kepada Perseroan paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah tanggal yang rnenjadi dasar penentuan pemegang saham yang berhak untuk memperoleh dividen. 6. ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. dapat menolak untuk mendaftarkan pemindahan hak atas saham dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan apabila ketentuan dalam Anggaran Dasar ini tidak dipenuhi. dan Perusahaan Efek. dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. saham bonus. ketentuan peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal dan peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. Setiap orang yang memperoleh hak atas suatu saham karena kematian seorang pemegang saham atau karena sebab lain yang mengakibatkan pemilikan suatu saham berubah berdasarkan hukum dapat. 5.rnenjadi dasar penentuan pemegang saham yang berhak untuk memperoleh dividen. Ketentuan mengenai Penitipan Kolektif tunduk pada peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. dan peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. Apabila Direksi menolak untuk mendaftarkan pemindahan hak atas saham maka Direksi wajib mengirimkan pemberitahuan penolakan kepada Pihak yang mengajukan permohonan pendaftaran pemindahan hak atas saham dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal permohonan untuk pendaftaran itu diterima oleh Direksi. Bank Kustodian. dan/atau hak-hak lainnya tersebut.

ayat(4) dan ayat (5). iii. RUPS lainnya (selanjutnya disebut “RUPS Luar Biasa”). pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. e. laporan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. dilakukan pengangkatan akuntan publik yang terdaftar di Bapepam dan LK serta menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan lain pengangkatan akuntan publik tersebut. gaji dan tunjangan bagi anggota Direksi dan gaji atau honorarium dan tunjangan bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun yang baru lampau. diputuskan penggunaan laba Perseroan berdasarkan usul Direksi sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 70 dan Pasal 71 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Direksi menyampaikan laporan tahunan kepada RUPS setelah ditelaah oleh Dewan Komisaris yang memuat sekurang-kurangnya : i.RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM Pasal 11 1. ii. Pasal 80 ayat (5). yakni RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa. yakni RUPS yang diadakan sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan sebagaimana dimaksud Pasal 13 Anggaran Dasar ini. 2. nama anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris. dan pemanggilan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. laporan laba rugi dari tahun buku yang bersangkutan. pengesahan laporan keuangan tahunan. (selanjutnya disebut “RUPS”) dalam Perseroan terdiri dari: a. bilamana perlu dilakukan pengangkatan para anggota Direksi dan para anggota Dewan Komisaris. viii. Istilah RUPS dalam Anggaran Dasar ini berarti keduanya. f. RUPS TAHUNAN Pasal 12 1. dan pengesahan laporan tugas pengawas Dewan Komisaris oleh RUPS Tahunan berarti memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan dan pengawasan atas kebijakan pengurusan. b. dan laporan perubahan ekuitas. b. Persetujuan laporan tahunan. Pasal 82 ayat (5) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. vii. kecuali dengan tegas dinyatakan lain. vi. rincian masalah yang timbul selama tahun buku yang mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan. bilamana perlu dilakukan pembagian tugas dan wewenang pengurusan diantara anggota Direksi dan/atau batas dan syarat kewenangan Direksi untuk mewakili Perseroan. baik mengenai Perseroan maupun 189 . c. laporan mengenai rencana kerja tahunan dan anggaran tahunan Perseroan. d. RUPS Tahunan harus diselenggarakan oleh Direksi setiap tahun sekali. Rapat Umum Pemegang Saham. laporan mengenai tugas pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris selama tahun buku yang baru lampau. v.Pasal 75 ayat (3) dan (4). serta catatan atas laporan keuangan tersebut. Dalam RUPS Tahunan tersebut: a. Pasal 76 ayat (3). paling lambat dalam bulan Juni sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (1) serta Pasal 78 ayat (2) dan ayat (3) Undangundang tentang Perseroan Terbatas dengan didahului pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS dan pemanggilan RUPS. RUPS Tahunan sebagaimana dimaksud Pasal 12 Anggaran Dasar ini. ditetapkan besarnya gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lain dari anggota Direksi dan gaji atau honorarium dan tunjangan lain dari anggota Dewan Komisaris. laporan arus kas. dapat diputuskan mata acara yang diajukan sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar ini dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (8) dan ayat (9). laporan keuangan yang terdiri atas sekurang-kurangnya neraca akhir tahun buku yang baru lampau dalam perbandingan dengan tahun buku sebelumnya. 2. jalannya pengurusan pada umumnya. iv. dan g. 3. laporan mengenai kegiatan Perseroan.

PEMANGGILAN. TEMPAT. Direksi. satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi. RUPS LUAR BIASA Pasal 13 1. atau pemegang saham tersebut wajib menyelenggarakan RUPS Luar Biasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 dan Pasal 80 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dengan didahului pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS Luar Biasa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dan pemanggilan RUPS Tahunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Pelaksanaan RUPS sebagaimana dimaksud pada ayat 4 Pasal ini harus mengindahkan ketentuan dalam Pasal75. Pasal 80 ayat (5). Apabila Direksi lalai untuk menyelenggarakan RUPS Tahunan pada waktu yang telah ditentukan maka atas permintaan 1 (satu)orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara atau Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (2) huruf a dan huruf b Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. laporan keuangan tahunan. Pengumuman RUPS dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum tanggal pemanggilan RUPS. Pasal 76 ayat (3). 2. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dan pemanggilan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 ayat (1) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Dewan Komisaris. tempat kedudukan Perseroan. yang dilakukan dengan cara memasang iklan paling sedikit dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. Dewan Komisaris. kecuali perbuatan penggelapan. dan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris. tempat kedudukan Bursa Efek di tempat dimana saham Perseroan dicatatkan. Pasal 82 ayat (5) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Pasal 75 ayat (3) dan ayat (4). b. 4. dan memberi nasihat kepada Direksi yang dijalankan selama tahun buku yang lalu. penipuan. Dalam RUPS Luar Biasa dapat diputuskan mata acara yang diajukan sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar ini dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (8) dan ayat (9). DAN WAKTU PENYELENGGARAAN RUPS Pasal 14 1. ayat (4). RUPS dapat diadakan di: a. dan ayat (5). dan/atau tindakan pidana lainnya. atau c. RUPS Luar Biasa diselenggarakan oleh Direksi setiap waktu berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan Perseroan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (1) dan Pasal 78 ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dengan didahului pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS dan pemanggilan RUPS. Apabila Direksi lalai menyelenggarakan RUPS Luar Biasa maka atas permintaan 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara atau Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 ayat (2) huruf a dan huruf b Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. tempat Perseroan melakukan kegiatan usahanya. 2. atau pemegang saham tersebut wajib menyelenggarakan RUPS Tahunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 dan Pasal 80 Undangundang tentang Perseroan Terbatas dengan didahului pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS Tahunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dan pemanggilan RUPS Tahunan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dengan tidak memperhitungkan tanggal pengumuman RUPS dan tanggal pemanggilan RUPS. 3. 190 . sejauh tindakan tersebut tercermin dalam laporan tahunan. 4. pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 Undangundang tentang Perseroan Terbatas. 5.usaha Perseroan. PENGUMUMAN. Pasal 76. Pelaksanaan RUPS sebagaimana dimaksud pada ayat 3 Pasal ini harus mengindahkan ketentuan dalam Pasal 75. Direksi. Pasal 76.

Dalam panggilan RUPS wajib dicantumkan tanggal. telah diterima oleh Direksi melalui Surat Tercatat disertai alasannya paling lambat 7 (tujuh) hari sebelumtanggal pernanggilan RUPS dilakukan oleh Direksi. dan panggilan RUPS tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar ini maka keputusan tetap sah apabila RUPS dihadiri oleh seluruh pemegang saham yang mewakili seluruh jumlah saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dengan hak suara yang sah dan disetujui dengan suara bulat sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 82 ayat (5) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas.Dalam hal Dewan Komisaris tidak menunjuk anggotanya sebagai ketua RUPS atau semua anggota Dewan Komisaris tidak hadir atau berhalangan maka RUPS dipimpin oleh salah seorang anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. RUPS dalam mata acara Iain-Iain tidak berhak mengambil keputusan. b. usul yang bersangkutan diajukan secara tertulis kepada Direksi oleh 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara dan/atau oleh Dewan Komisaris. 7. Kecuali pemanggilan untuk RUPS kedua dan RUPS ketiga untuk menyetujui transaksi yang mempunyai benturan kepentingan yang dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum RUPS kedua dan RUPS ketiga dilakukan. dan pemberitahuan bahwa bahan yang akan dibicarakan dalam RUPS tersedia di Kantor Perseroan mulai dari tanggal dilakukan pemanggilan RUPS sampai dengan tanggal RUPS diadakan sesuai dengan Undangundang tentang Perseroan Terbatas. IX. Dalam hal pengumuman mengenai akan diadakan pemanggilan RUPS. 191 . satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi. RUPS dipimpin oleh seorang anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris.1 tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu. 5. PIMPINAN DAN BERITA ACARA RUPS Pasal 15 1. 10. 8. RUPS dapat mengambil keputusan jika keputusan tersebut disetujui dengan suara bulat sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 76 ayat (3). dan c. dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan RUPS dan tanggal RUPS. satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi. Jika dalam RUPS hadir dan/atau diwakili semua pemegang saham dan semua pemegang saham menyetujui diadakannya RUPS dengan agenda tertentu. yang dilakukan dengan cara memasang iklan paling sedikit dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. menurut pendapat Direksi usul itu dianggap berhubungan langsung dengan kegiatan usaha Perseroan dandengan mengingat ketentuan dalam Pasal 12 ayat4 dan Pasal 13 ayat 3 Anggaran Dasar ini. RUPS dapat diadakan di manapun di wilayah negara Republik Indonesia. 9.3. Usul dari pemegang saham dan/atau Dewan Komisaris harus dimasukkan dalam acara RUPS yang diselenggarakan oleh Direksi. 4. dan ayat (5) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Keputusan atas mata acara RUPS yang ditambahkan harus disetujui dengan suara bulat sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 75 ayat (3) dan ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. tempat. 6. ayat (4). RUPS kedua diselenggarakan paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari dari RUPS pertama. Pemanggilan untuk RUPS kedua dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum RUPS kedua dilakukan. dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan RUPS dan tanggal RUPS sebagaimana dimaksud dalam Peraturan No. apabila : a. Pemanggilan RUPS dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum RUPS. mata acara. kecuali diatur lain dalam ketentuan peraturan perundangundangan dibidang Pasar Modal. waktu.E. pemanggilan RUPS. Dalam hal Direksi tidak menunjuk anggotanya sebagai ketua RUPS atau semua anggota Direksi tidak hadir atau berhalangan maka RUPS dipimpin oleh salah seorang pemegang saham yang hadir dalam RUPS yang ditunjuk dari dan oleh peserta RUPS. dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan RUPS dan tanggal RUPS dan disertai informasi bahwa RUPS pertama telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum kehadiran. kecuali semua pemegang saham hadir dan/atau diwakili dalam RUPS dan menyetujui penambahan mata acara RUPS. yang dilakukan dengan cara memasang iklan paling sedikit dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia.

HAK SUARA. jumlah suara untuk mengambil keputusan. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2(satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan.2. penambahan modal dasar. danPasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan RUPS yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Pasal 76. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan RUPS yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Perseroan. jika dalam RUPS paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili dalam RUPS. 2. persetujuan laporan tahunan. pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas. 3. Dalam hal semua anggota Direksi mempunyai benturan kepentingan maka RUPS dipimpin oleh salah seorang pemegang saham independen yang ditunjuk oleh pemegang saham lainnya yang hadir dalam RUPS. jika dalam RUPS lebih dari 1/2(satu perdua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadiratau diwakili dalam RUPS. a. RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 1/3 (satu pertiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili dalam RUPS. kuorum kehadiran. perubahan anggota Dewan Komisaris. pembelian kembali saham Perseroan atau pengalihannya lebih lanjut. Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris mempunyai benturan kepentingan atas hal yang akan diputuskan dalam RUPS maka RUPS dipimpin oleh anggota Dewan Komisaris lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan. penambahan modal ditempatkan dan disetor dalam batas modal dasar. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. pernanggilan. dan keputusan penggunaan laba dapat dilangsungkan . dan c. Dalam hal anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi mempunyai benturan kepentingan atas hal yang akan diputuskan dalam RUPS maka RUPS dipimpin oleh anggota Direksi lainnya yang tidak mempunyai benturan kepentingan. perubahan anggota Direksi. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2(satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. Berita Acara RUPS tersebut menjadi bukti yang sah terhadap semua pemegang saham dan pihak ketiga tentang kuorum kehadiran. Pasal 76. 192 . dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dan waktu penyelenggaraan RUPSketiga ditetapkan oleh Ketua Bapepam dan LK dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. pengesahan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan ke putusan RUPS yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris mempunyai benturan kepentingan maka RUPS dipimpin oleh salah seorang anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi. Keputusan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Kuorum kehadiran dan keputusan RUPS untuk mengubah Anggaran Dasar ini. dan keputusan yang diambil dalam RUPS. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. Pasal 76. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. KUORUM KEHADIRAN. dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai maka atas permohonan. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 2/3 (dua pertiga) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. DAN KEPUTUSAN RUPS Pasal 16 1. atau persetujuan penggunaan hak tagih pemegang saham dan kreditor sebagai kompensasi kewajiban penyetoran atas harga saham dapat dilangsungkan: a. Pasal 76. pengesahan laporan keuangan tahunan. Dari segala hal yang dibicarakan dan diputuskan dalam RUPS dibuat Berita Acara RUPS oleh Notaris. Perubahan Anggaran Dasar tersebut harus dalam bahasa Indonesia. Kuorum kehadiran dan keputusan RUPS terhadap hal-hal yang harus diputuskan dalam RUPS. b. suara. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai maka atas permohonan Perseroan. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Pasal 76. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. jika dalam RUPS paling sedikit 3/4 (tiga perempat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili dalam RUPS. maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan. Pengambilalihan. Peleburan. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. jumlah suara untuk mengambil keputusan. Pasal 76. Penggabungan. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih dari 3/4 (tiga perempat) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. pemanggilan. dan waktu penyelenggaraan RUPS ketiga ditetapkan oleh Ketua Bapepam dan LK dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. pengubahan ketentuan Anggaran Dasar selain sebagaimana dimaksud pada ayat 2 huruf d Pasal ini cukup diberitahukan kepada Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan pengubahan tersebut mulai berlaku sejak tanggal diterbitkannya surat penerimaan pemberitahuan pengubahan Anggaran Dasar oleh Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21ayat (3) dan Pasal 23 ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. Pemisahan. c. pengurangan modal ditempatkan dan disetor. RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 2/3 (dua pertiga) bagiandari jumlah seluruh saham dengan hak suara nadir atau diwakili dalam RUPS. dan Pasal 47 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 3/4 (tiga perempat) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS paling sedikit 3/5 (tiga perlima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara hadir atau diwakili dalam RUPS. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan RUPS yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. kuorum kehadiran. Pasal 76. b. keputusan mengenai pengurangan modal harus diberitahukan secara tertulis kepada semua kreditor Perseroan dengan mengumumkan dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. perubahan Anggaran Dasar dalam rangka perpanjangan jangka waktu berdirinya Perseroan. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan RUPS yang lebih besar dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. pengajuan permohonan agar Perseroan dinyatakan pailit. pengubahan ketentuan Anggaran Dasar ini yang menyangkut pengubahan nama Perseroan dan/atau tempat kedudukan Perseroan. Kuorum kehadiran dan keputusan RUPS untuk mengalihkan kekayaan Perseroan atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari 50% (lima puluh persen)jumlah kekayaan bersih Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan Perseroan yang terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik dalam 1 (satu) transaksi atau lebih. 3. kecuali Anggaran Dasar ini atau ketentuan peraturan perundang-undangan dibidang Pasar Modal menentukan kuorum kehadiran dan/atau ketentuan tentang pengambilan keputusan RUPS yang lebih besar 193 . besarnya modal dasar. e. satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal keputusan RUPS. Pasal 45. d. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. yang berkaitan satu sama lain atau yang tidak berkaitan satu sama lain. Pasal 46. jangka waktu berdirinya Perseroan. dan f. dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. atau pembubaran dapat dilangsungkan : a.b. dan/atau status Perseroan yang tertutup menjadi Perseroan Terbuka atau sebaliknya harus mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan pengubahan tersebut mulai berlaku sejak tanggal diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia mengenai persetujuan pengubahan Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 23 ayat (1) Undangundang tentang Perseroan Terbatas. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai.

dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Peleburan. pemegang saham yang mempunyai benturan kepentingan dianggap telah memberikan keputusan yang sama dengan keputusan yang disetujui oleh pemegang saham independen yang tidak mempunyai benturan kepentingan. Dalam RUPS. jika dalam RUPS lebih dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah seluruh saham yang dimiliki oleh pemegang saham independen dengan hak suara hadir atau diwakili dalam RUPS. Pengambilalihan. jumlah suara untuk mengambil keputusan. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari ½ (satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan oleh pemegang saham independen. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas.Pasal 76. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Pasal76. dan/atau karyawan Perseroan boleh bertindak selaku kuasa dalam RUPS. 9. Kuorum kehadiran dan keputusan RUPS untuk menyetujui transaksi yang mempunyai benturan kepentingan dapat dilangsungkan : a. dan d. c. Pasal 76. Pasal 76. b. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Pasal 76. Peleburan. pemanggilan. satu diantaranya berperedaraan nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi mengenai ringkasan rancangan Penggabungan. namun suara yang mereka keluarkan selaku kuasa tidak dihitung dalam pemungutan suara. anggota Dewan Komisaris. kuorum kehadiran. keputusan adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan oleh pemegang saham independen. 6. Ketua RUPS berhak meminta agar surat kuasa mewakili pemegang saham diperlihatkan kepadanya pada waktu RUPS diadakan dan Ketua RUPS berhak menentukan pemegang saham yang berhak menghadiri dan mengeluarkan suara dalam RUPS serta menjalankan hak lainnya berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. 194 . Yang berhak hadir dalam RUPS adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal dilakukan pemanggilan RUPS. setiap saham memberikan hak kepada pemiliknya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara. Pemegang saham dapat diwakili oleh pemegang saham lain atau pihak ketiga dengan surat kuasa dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan. pemanggilan. kuorum kehadiran. dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan Bursa Efek di tempat dimana saham Perseroan dicatatkan. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. kecuali apabila ketua RUPS menentukan lain tanpa ada keberatan dari 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara. dan Pasal 82 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. dan waktu penyelenggaraan RUPS ketiga ditetapkan oleh Ketua Bapepam dan LK dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. RUPS kedua sah dan berhak mengambil keputusan jika dalam RUPS lebih dari 1/2(satu perdua) bagian darijumlah seluruh saham yang dimiliki oleh pemegang saham independen dengan hak suara hadir atau diwakili dalam RUPS. dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai maka atas permohonan Perseroan. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat tertutup yang tidak ditandatangani dan mengenai hal lain secara lisan. dan d. atau Pemisahan Perseroan dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal pemanggilan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (2) dan ayat (8) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. c. 8. dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai maka atas permohonan Perseroan. Direksi Perseroan yang akan melakukan Penggabungan. dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. Anggota Direksi. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai. Keputusan RUPS diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.4. Pengambilalihan. dan waktu penyelenggaraan RUPS ketiga ditetapkan oleh Ketua Bapepam dan LK dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75. jumlah suara untuk mengambil keputusan. atau Pemisahan wajib mengumumkan dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. 5. 7.

yang terdiri dari: (a) 1 (satu) orang Presiden Direktur. 3. d. ditugasi sebagai Direktur tidak terafiliasi yang ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Direksi. kecuali Presiden Direktur. RUPS dapat mengangkat orang lain untuk menjabat sebagai anggota Direksi Perseroan untuk menggantikan anggota Direksi yang diberhentikan dari jabatannya sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 Pasal ini atau yang mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 5 Pasal ini dan RUPS juga berhak mengangkat seseorang sebagai anggota Direksi untuk mengisi suatu jabatan Direksi yang lowong atau untuk menambah jumlah anggota Direksi yang ada. Pemegang saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS namun tidak mengeluarkan suara (abstain) dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang saham yang mengeluarkan suara dalam RUPS. DIREKSI Pasal 17 1. b. a. RUPS sewaktu-waktu dapat memberhentikan seorang atau lebih anggota Direksi sebelum masa jabatannya berakhir dengan menyebutkan alasannya. Para anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. 195 . Suara tidak sah dianggap tidak dikeluarkan secara sah dan dianggap tidak ada serta tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam RUPS. dalam hal Perseroan memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi dan wewenang tersebut dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. c. dengan mengindahkan ketentuan dalam Pasal 105 ayat (5) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. 2. dan peraturan perundang-undangan lain yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan. dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini. ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. (b) 2 (dua) orang Direktur atau lebih. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Direksi dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah ditehmanya surat pengunduran diri. dan salah seorang dari mereka. kecuali bila tanggal pemberhentian yang lain ditentukan oleh RUPS.a. Orang perseorangan yang menduduki jabatan sebagai anggota Direksi setelah masa jabatannya berakhir dapat diangkat kembali sesuai dengan keputusan RUPS. Dengan tidak mengurangi ketentuan lain dalam Pasal 17 Anggaran Dasar ini. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam RUPS. dengan mengindahkan ketentuan mengenai persyaratan untuk dapat diangkat menjadi anggota Direksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93 dan Pasal 94 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Pemberhentian demikian berlaku sejak penutupan RUPS tersebut. 7. Pengangkatan tersebut berlaku sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS di mana ia (mereka) diangkat dan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan ke-5 (kelima) setelah tanggal pengangkatan (mereka). Pemegang saham dapat juga mengambil keputusan yang mengikat di luar RUPS dengan syarat semua pemegang saham dengan hak suara menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan. Direksi terdiri dari sedikit-dikitnya 3 (tiga) orang anggota. Para anggota Direksi dapat diberi gaji dan tunjangan dan/atau penghasilan lain yang jumlahnya ditentukan oleh RUPS. 5. 4. 10. dengan tidak mengurangi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 Pasal ini. a. Dalam hal anggota Direksi mengundurkan diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota Direksi menjadi kurang dari 2 (dua) orang maka pengunduran diri tersebut sah apabiia telah ditetapkan oleh RUPS dan telah diangkat anggota Direksi yang baru sehingga memenuhi persyaratan minimal jumlah anggota Direksi. pengunduran diri anggota Direksi menjadi sah tanpa memerlukan persetujuan RUPS. dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi. Dalam hak Perseroan tidak menyelenggarakan RUPS dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat 5 huruf (b) Pasal ini maka dengan lampaunya kurun waktu tersebut. 6. b. Seorang anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan terlebih dahulu secara tertulis kepada Perseroan mengenai itu paling sedikit 30 (tiga puluh) hari sebelumnya.

ii. dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan. 10. Masa jabatan anggota Direksi dengan sendirinya berakhir. dalam jumlah kurangdari 50% (lima puluh persen) dari total aset Perseroan dan dalam jangka waktu melebihi jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris. (a) Presiden Direktur berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan. membeli atau memperoleh dengan cara apapun. Paling lambat 3 (tiga) bulan sejak jumlah anggota Direksi kurang dari 3 (tiga) orang harus diadakan RUPS untuk mengisi lowongan dalam Direksi. termasuk hak atas tanah. apabila anggota Direksi tersebut: a. dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan pengadilan. (b) Dalam hal Presiden Direktur tidak hadir atau berhalangan karena sebab apapun juga. diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. 2. mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perseroan. 3. 9. atau d. maka anggota Direksi yang menjabat tersebut merupakan Direksi yang menjalankan hak dan wewenang serta melaksanakan tugas dan kewajiban Direksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 dan Pasal 98 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93 ayat (1) dan/atau ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. maka 2 (dua) orang anggota Direktur secara bersama-sama berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta mewakili Perseroan. atau perseroan. akan tetapi dengan pembatasan bahwa untuk : a. penjualan atau peralihan tersebut melebihi jumlah yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris. kehati-hatian. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik. hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga. atau c. iii. TUGAS DAN WEWENANG DIREKSI Pasal 18 1. baik yang mengenai kepengurusan maupun kepemilikan. adalah untuk sisa masa jabatan dari anggota Direksi yang diberhentikan digantikan atau sisa masa jabatan anggota Direksi yang sedang menjabat dalam masa jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini. Apabila jabatan Presiden Direktur lowong dan selama penggantinya belum diangkat atau belum memangku jabatannya maka salah seorang Direktur yang ditunjuk oleh Rapat Direksi akan menjalankan kewajiban Presiden Direktur dan mempunyai wewenang serta tanggung jawab yang sama sebagai Presiden Direktur berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 92 ayat (6) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan tentang segala hal dan dalam segala kejadian. menggadaikan atau dengan cara lain mengagunkan harta kekayaan Perseroan. Jika karena sebab apapun jumlah anggota Direksi yang menjabat menjadi kurang dari 3 (tiga) orang. serta menjalankan segala tindakan. i. apabila pembelian. meninggal dunia. 8. atau e. Masa jabatan seseorang atau lebih yang diangkat untuk menggantikan anggota Direksi yang diberhentikan dari jabatannya atau anggota Direksi yang mengundurkan diri atau untuk mengisi jabatan Direksi yang lowong atau untuk menambah jumlah anggota Direksi yang ada. memberi jaminan atau penggantian kerugian atas hutang untuk kepentingan seseorang. menjual atau dengan cara lain mengalihkan barang tidak bergerak. atau b.b. Direksi menjalankan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Dalam hal seluruh anggota Direksi lowong maka berlaku ketentuan dalam Pasal 21 ayat 3 hurufe Anggaran Dasar ini. 4. apabila jumlah dan jangka waktu jaminan atau ganti rugi tersebut melebihi jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris. Pembatasan dan persyaratan kewenangan Direksi untuk mewakili Perseroan dapat ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS yang tidak boleh bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan/atau Anggaran Dasar ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 98 ayat (3) dan ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. tidak lagi memenuhi persyaratan ketentuan peraturan perundang-undangan. badan hukum. 196 .

harus dengan persetujuan Dewan Komisaris. Dalam hal RUPS tidak menetapkan. v. memberikan pinjaman uang atau mengalihkan piutang Perseroan kepada siapapun. membuat perjanjian sewa barang bergerak (termasuk operating dan finance lease agreement) apabila jumlah dan jangka waktu sewa tersebut melebihi jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris. 5. apabila jumlah penyertaan modal atau pelepasan hak atas perusahaan-perusahaan tersebut melebihi jumlah yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris. 6. b. apabila jumlah dan jangka waktu pinjaman tersebut melebihi jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris (tidak termasuk mengambil uang Perseroan di Bank). 9. Kewenangan yang diberikan tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar ini dan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengindahkan ketentuan dalam Pasal 103 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. b. Direksi berhak untuk perbuatan tertentu mengangkat seorang kuasa atau lebih untuk bertindak atas nama Direksi. Direksi wajib membuat dan memelihara kewajiban Direksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Tanpa mengurangi tanggung jawabnya. pembagian tugas dan wewenang anggota Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan Rapat Direksi sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 29 ayat (5) dan ayat (6) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. b. atau keputusan RUPS yang tidak boleh bertentangan dengan Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dan/atau Anggaran Dasar ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 98 ayat (3) dan ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Kewenangan Direksi untuk mewakili Perseroan adalah tidak terbatas dan tidak bersyarat. Anggaran Dasar ini.iv. 7. Direksi wajib memiliki dan memelihara pedoman serta tata tertib kerja Direksi Perseroan sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. menerima pinjaman uang dari siapapun. Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 Pasal ini dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Dalam hal semua anggota Direksi mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan maka Perseroan diwakili oleh Dewan Komisaris yang tidak mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau tidak mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan. a. i. Pembagian tugas dan wewenang pengurusan di antara anggota Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan RUPS. Dalam hal semua anggota Direksi atau semua anggota Dewan Komisaris mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan maka Perseroan diwakili oleh pihak lain yang ditunjuk oleh RUPS yang tidak mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau tidak mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan. c. dan b. apabila jumlah dan jangka waktu pinjaman atau piutang tersebut melebihi jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat Dewan Komisaris harus dengan persetujuan dari RUPS. a. 8. dengan syarat dan ketentuan yang ditentukan oleh Direksi dalam suatu surat kuasa khusus. mendirikan perseroan baru atau turut serta dalam perseroan lain atau meningkatkan atau melepaskan penyertaan modal atau mengalihkan atau melepaskan hak atas perusahaanperusahaan termasuk tetapi tidak terbatas tindakan mengalihkan atau tidak menggunakan hak terlebih dahulu untuk mengambil atau membeli saham (preemptive right) baik di dalam maupun di luar negeri. 197 . ii. kecuali ditentukan lain dalam Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. a. Dalam hal anggota Direksi yang bersangkutan mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan maka Perseroan diwakili oleh anggota Direksi lainnya yang tidak mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau tidak mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan. d. Dalam hal seorang anggota Direksi mempunyai perkara di pengadilan dengan Perseroan atau mempunyai benturan kepentingan dengan Perseroan maka anggota Direksi tersebut tidak berwenang mewakili Perseroan dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas.

c. kecuali jika Rapat Direksi menentukan lain. b. b. 7. b. 6. 3. c. d. Keputusan Rapat Direksi harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal semua anggota Direksi hadir dan/atau diwakili dalam Rapat Direksi. Rapat Direksi dapat diadakan di manapun dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat. Setiap anggota Direksi yang secara pribadi dengan cara apapun baik secara langsung maupun secara tidak langsung mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi. tetapi tidak terbatas. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 1/2(satu perdua) dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam Rapat Direksi tersebut. d. 9. 8. dan mata acara Rapat Direksi disertai pemberitahuan bahwa bahan yang akan dibicarakan dalam Rapat Direksi tersedia di kantor Perseroan sejak tanggal dilakukan pemanggilan Rapat Direksi sampai dengan tanggal Rapat Direksi diadakan. pemanggilan terlebih dahulu tidak disyaratkan dan Rapat Direksi dapat diadakan dimanapun dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat. kontrak. hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga maka salah seorang anggota Direksi yang dipilih oleh dan dari anggota Direksi yang hadir dalam Rapat Direksi tersebut mengetuai Rapat Direksi. a. waktu. a. Pemanggilan harus dikirim kepada para anggota Direksi paling lambat 3 (tiga) hari sebelum tanggal Rapat Direksi tersebut diadakan atau waktu yang lebih singkat dalam keadaan yang mendesak. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1/2(satu perdua) dari jumlah anggota Direksi yang menjabat hadir atau diwakili dalam Rapat Direksi tersebut. 10. Rapat Direksi dapat diadakan setiap waktu apabila dianggap perlu oleh Presiden Direktur atau seorang anggota Direksi lainnya atau atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara. Penentuan keadaan mendesak tersebut ditetapkan oleh Presiden Direktur. 198 . surat elektronik/electronic mail). Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau di tempat kegiatan usahanya yang utama ataudi tempat kedudukan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan.RAPAT DIREKSI Pasal 19 1. Pemanggilan untuk Rapat Direksi wajib dilakukan secara tertulis dan dikirim dengan Surat Tercatat atau disampaikan secara langsung dengan mendapat tanda terima yang layak atau dengan telegram atau faksimili atau melalui sarana komunikasi lain (antara lain. Dalam hal semua anggota Direksi hadir dan/atau diwakili dalam Rapat Direksi. kecuali Ketua Rapat Direksi menentukan lain tanpa ada keberatan dari yang hadir. 2. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh anggota Direksi yang berhak mewakili Direksi menurut ketentuan Pasal 18 Anggaran Dasar. a. 5. kontrak. atau kontrak yang diusulkan dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya harus menyatakan sifat kepentingan dalam Rapat Direksi dan tidak berhak untuk ikut dalam pengambilan suara mengenai hal-hal yang berhubungan dengan transaksi. Pemanggilan tersebut harus mencantumkan tanggal. Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat Direksi hanya oleh anggota Direksi yang lain berdasarkan surat kuasa. yakni paling lambat 1 (satu) hari sebelumnya dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal Rapat Direksi. Pemungutan suara mengenai orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara lisan. Presiden Direktur mengetuai Rapat Direksi. 4. Dalam hal jabatan Presiden Direktur lowong atau Presiden Direktur berhalangan untuk menghadiri Rapat Direksi. tempat. Apabila suara yang tidak setuju dan suara yang setuju sama berimbang maka Ketua Rapat Direksi yang akan menentukan. Suara tidak sah dianggap tidak dikeluarkan secara sah dan dianggap tidak ada serta tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam Rapat Direksi. atau kontrak yang diusulkan tersebut. Setiap anggota Direksi yang hadir berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuksetiap anggota Direksi lain yang diwakilinya.

b. Anggota Direksi dengan hak suara yang hadir dalam Rapat Direksi namun tidak mengeluarkan suara (abstain) dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas anggota Direksi yang mengeluarkan suara dalam Rapat Direksi. Orang perseorangan yang menduduki jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris setelah masa jabatannya berakhir dapat diangkat kembali sesuai dengan keputusan RUPS. dengan tidak mengurangi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 Pasal ini. 199 . a. DEWAN KOMISARIS Pasal 20 1. dan keputusan yang diambil dalam Rapat Direksi yang bersangkutan. Dalam melakukan perbuatan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 117 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dan Pasal 18 ayat 4 Anggaran Dasar ini. 11. 3. dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini.e. melainkan berdasarkan keputusan Rapat Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 108 ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. tanda tangan tersebut tidak disyaratkan. anggota Direksi. Pengangkatan tersebut berlaku sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPS di mana ia (mereka) diangkat dan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan ke 5 (kelima) setelah tanggal pengangkatannya (mereka). yang terdiri dari: (a) 1 (satu) orang Presiden Komisaris. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang dikemukakan secara tertulis oleh seorang atau lebih anggota Direksi dalam Rapat Direksi berikut alasannya wajib dicantumkan/dicatat dalam Berita Acara Rapat Direksi. 2. b. Berita Acara Rapat Direksi harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam Rapat Direksi dan kemudian harus ditandatangani oleh Ketua Rapat Direksi dan oleh seorang anggota Direksi lain yang hadir dalam Rapat Direksi guna memastikan kelengkapan dan kebenaran isi berita Acara tersebut. dengan mengindahkan ketentuan dalam Pasal 105 ayat (5) dan Pasal 119 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. 5. baik untuk para anggota Direksi maupun untuk pihak ketiga. Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan permohonan pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dalam jangka waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah diterimanya surat pengunduran diri. Berita Acara Rapat Direksi yang dibuat sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 11 Pasal ini merupakan bukti yang sah mengenai kuorum kehadiran. Dalam hal Berita Acara Rapat Direksi dibuat oleh seorang Notaris. 4. dengan syarat semua anggota Direksi menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan. Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah dan mengikattanpa mengadakan Rapat Direksi. 13. Dewan Komisaris terdiri dari sedikit-dikitnya 3 (tiga) orang anggota. ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. (b) 2 (dua) orang Komisaris atau lebih. 12. ketentuan tentang pengambilan keputusan. yang dapat merangkap selaku Komisaris Independen yang tidak terafiliasi dengan pemegang saham utama. Seorang anggota Dewan Komisaris atau lebih dapat diberhentikan pada setiap waktu oleh RUPS meskipun masa jabatannya belum berakhir dengan menyebutkan alasannya. Seorang anggota Dewan Komisaris dapat mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis kepada Perseroan mengenai niatnya paling sedikit (30) tiga puluh hari sebelumnya. kecuali jika RUPS menentukan lain. dan peraturan perundang-undangan lain yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Direksi. dengan mengindahkan ketentuan mengenai persyaratan untuk dapat diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 dan Pasal 111 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Para anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. a. dan/atau anggota Dewan Komisaris lainnya. c. Pemberhentian tersebut berlaku sejak penutupan RUPS tersebut. Dewan Komisaris yang terdiri atas lebih dari 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris merupakan majelis dan setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak sendiri-sendiri.

Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan. Para anggota Dewan Komisaris masing-masing atau bersama-sama. tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) dan/atau ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS. atau e. kantor. Paling lambat 3 (tiga) bulan setelah jumlah anggota Dewan Komisaris kurang dari 3 (tiga) orang hams diadakan RUPS untuk mengisi lowongan tersebut. atau b. c. atau c. dalam hal Perseroan memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi. baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan. atau d. halaman. Apabila jabatan Presiden Komisaris lowong dan selama penggantinya belum diangkat atau belum memangku jabatannya maka salah seorang anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Rapat Dewan Komisaris akan menjalankan kewajiban Presiden Komisaris dan anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk tersebut mempunyai wewenang serta tanggung jawab yang sama sebagai Presiden Komisaris. Gaji atau honorarium dan tunjangan lain dari anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi. RUPS dapat mengangkat orang lain untuk menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris untuk menggantikan anggota Dewan Komisaris yang diberhentikan dari jabatannya sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 4 Pasal ini atau yang mengundurkan diri dari jabatannya sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 5 Pasal ini dan RUPS juga dapat mengangkat seseorang sebagai anggota Dewan Komisaris untuk mengisi suatu jabatan Dewan Komisaris yang lowong atau untuk menambah jumlah anggota Dewan Komisaris yang ada. jalannya pengurusan pada umumnya. berhak memasuki gedung. dilarang menjabat sebagai anggota Dewan Komisaris karena ketentuan undang-undang atau ketentuan peraturan perundang-undangan. 10. TUGAS DAN WEWENANG DEWAN KOMISARIS Pasal 21 1. 9. dan tempat lain yang digunakan dan/atau dikuasai oleh Perseroan selama jam kantor Perseroan dan berhak untuk memeriksa buku dan dokumen serta kekayaan Perseroan. Jika karena sebab apapun. Dengan tidak mengurangi ketentuan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 Anggaran Dasar ini. pengunduran diri anggota Dewan Komisaris menjadi sah tanpa memerlukan persetujuan RUPS. a. meninggal dunia.6. Anggota Direksi harus memberikan semua keterangan yang berkenaan dengan Perseroan sebagaimana diperlukan oleh Dewan Komisaris. Dalam hal Perseroan tidak menyelenggarakan RUPS dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat 5 huruf b Pasal ini maka dengan lampaunya kurun waktu tersebut. 8. 7. Masa jabatan dari anggota Dewan Komisaris akan berakhir dengan sendirinya apabila anggota Dewan Komisaris tersebut: a. dan memberi nasihat kepada Direksi. Masa jabatan seseorang atau lebih yang diangkat untuk menggantikan anggota Dewan Komisaris yang diberhentikan dari jabatannya atau anggota Dewan Komisaris yang mengundurkan diri atau untuk mengisi jabatan Dewan Komisaris yang lowong atau untuk menambah jumlah anggota Dewan Komisaris yang ada adalah untuk sisa masa jabatan dari anggota Dewan Komisaris yang diberhentikan/digantikan atau sisa masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat dalam masa jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini. dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampuan berdasarkan suatu keputusan pengadilan. Dalam hal anggota Dewan Komisaris mengundurkan diri sehingga mengakibatkan jumlah anggota Dewan Komisaris menjadi kurang dari 2 (dua) orang maka pengunduran diri tersebut sah apabila telah ditetapkan oleh RUPS dan telah diangkat anggota Dewan Komisaris yang baru sehingga memenuhi persyaratan minimal jumlah anggota Dewan Komisaris. b. jumlah anggota Dewan Komisaris kurang dari 3 (tiga) orang maka anggota Dewan Komisaris yang menjabat merupakan Dewan Komisaris yang menjalankan hak dan wewenang serta melaksanakan tugas dan kewajiban Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 108 dan Pasal 117 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas serta Pasal 18 ayat 4 Anggaran Dasar ini. d. 200 .

Dalam hal RUPS sebagaimana dimaksud pada ayat 3 huruf b Pasal ini tidak dapat mengambil keputusan atau setelah lewatnya jangka waktu dimaksud RUPS tidak diselenggarakan maka pemberhentian sementara anggota Direksi menjadi batal dan anggota Direksi yang bersangkutan berhak menjabat kembali jabatannya semula. 2. RUPS demikian ini hanya berhak dan berwenang untuk memutuskan apakah anggota Direksi yang diberhentikan untuk sementara itu dikembalikan pada jabatannya semula atau diberhentikan seterusnya. b. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris hadir dan/atau diwakili dalam Rapat Dewan Komisaris. 201 . e. c. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib dengan itikad baik. a. Dewan Komisaris wajib memiliki dan memelihara pedoman dan tata tertib kerja Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan. d. a. Rapat Dewan Komisaris diadakan jika dianggap perlu oleh salah seorang anggota Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis seorang atau lebih anggota Direksi atau atas permintaan 1 (satu) orang atau lebih pemegang saham yang bersama sama mewakili 1/10 (satu persepuluh) atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara. 3. Dengan tidak mengurangi ketentuan Pasal 17 ayat 10 dan/atau Pasal 18 ayat 8 Anggaran Dasar ini. dan Pasal 118 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. c. b. 4. dan penuh tanggung jawab menjalankan tugasnya untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan. a. Panggilan Rapat Dewan Komisaris wajib dilakukan secara tertulis dan dikirim dengan Surat Tercatat atau disampaikan secara langsung dengan tanda terima yang layak atau dengan telegram atau faksimili atau dengan sarana komunikasi lain (antara lain. apabila anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut hadir dalam RUPS yang bersangkutan. Pada setiap waktu Dewan Komisaris berdasarkan suatu keputusan Rapat Dewan Komisaris dapat memberhentikan untuk sementara waktu anggota (anggota) Direksi dari jabatannya (jabatan mereka) dengan menyebutkan alasannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. surat elektronik/electronic mail). Keadaan mendesak tersebut ditetapkan oleh Presiden Komisaris. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris dilakukan oleh Presiden Komisaris dalam hal Presiden Komisaris berhalangan oleh 1 (satu) orang anggota Komisaris. yakni paling lambat 1 (satu) hari sebelum Rapat Dewan Komisaris dengan tidak memperhitungkan tanggal pemanggilan dan tanggal Rapat Dewan Komisaris. RAPAT DEWAN KOMISARIS Pasal 22 1. 3. memelihara. Apabila anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut tidak hadir dalam RUPS tersebut maka keputusan pemberhentian anggota Direksi yang diberhentikan sementara itu harus diberitahukan kepada yang bersangkutan disertai alasannya. dalam hal semua anggota Direksi diberhentikan untuk sementara atau apabila karena sebab apapun tidak ada anggota Direksi yang menjabat maka Dewan Komisaris akan mengurus Perseroan untuk sementara waktu dan bertindak atas nama serta mewakili Perseroan. pemanggilan terlebih dahulu tidak disyaratkan dan Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan dimanapun danberhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat. tetapi tidak terbatas. Dewan Komisaris berhak menunjuk seorang atau lebih anggotanya untuk melaksanakan kewenangan tersebut atas nama Dewan Komisaris dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang diberhentikan sementara oleh Dewan Komisaris maka Perseroan wajib menyelenggarakan RUPS dalam jangka waktu paling lambat 45 (empat puluh lima) hari setelah tanggal pemberhentian sementara. dan Dewan Komisaris wajib membuat. Pemanggilan harus dikirim kepada (para) anggota Dewan Komisaris paling lambat 3(tiga) hari sebelum tanggal Rapat Dewan Komisaris tersebut diadakan atau dalam jangka waktu yang lebih singkat dalam keadaan yang mendesak. dengan terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada anggota Direksi yang diberhentikan sementara tersebut untuk membela dirinya dalam RUPS. b. dan melaporkan kewajiban Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 116 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. kehati-hatian.2. Dewan Komisaris wajib membentuk Komite Audit serta dapat membentuk Komite Pemantau Risiko atau/dan dapat membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi. Pasal 107 huruf c. d.

12. kecuali Ketua Rapat Dewan Komisaris menentukan lain tanpa ada keberatan dari yang hadir. Rapat Dewan Komisaris diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau ditempat kegiatan usahanya yang utama atau di tempat kedudukan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. baik untuk para anggota Dewan Komisaris maupun untuk pihak ketiga. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang dikemukakan secara tertulis oleh seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris serta alasannya harus dicatat dalam Berita Acara Rapat Dewan Komisaris. b. ketentuan tentang pengambilan keputusan. Dalam hal jabatan Presiden Komisaris lowong atau berhalangan untuk menghadiri Rapat Dewan Komisaris. kontrak. kontrak. c. c. e. Setiap Anggota Dewan Komisaris berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap anggota Komisaris lain yang diwakilinya. a. waktu. Anggota Dewan Komisaris dengan hak suara yang hadir dalam Rapat Dewan Komisaris namun tidak mengeluarkan suara (abstain) dianggap mengeluarkan suara yang sama dengan suara mayoritas anggota Dewan Komisaris yang mengeluarkan suara dalam Rapat Dewan Komisaris. Keputusan Rapat Dewan Komisaris harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. b. harus menyatakan sifat kepentingannya tersebut dalam Rapat Dewan Komisaris dan tidak berhak untuk ikut dalam pengambilan suara mengenai hal-hal yang berhubungan dengan transaksi. kecuali jika Rapat Dewan Komisaris menentukan lain.4. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah anggota Dewan Komisaris yang menjabat hadir atau diwakili dalam Rapat Dewan Komisaris tersebut. 202 . dan mata acara Rapat Dewan Komisaris disertai pemberitahuan bahwa bahan yang akan dibicarakan dalam Rapat Dewan Komisaris tersedia di kantor Perseroan sejak tanggal dilakukan pemanggilan Rapat Dewan Komisaris sampai dengan tanggal Rapat Dewan Komisaris diadakan. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris. 11. Berita Acara Rapat Dewan Komisaris harus dibuat oleh seorang yang hadir dalam Rapat Dewan Komisaris dan kemudian ditandatangani oleh Ketua Rapat Dewan Komisaris dan oleh seorang anggota Dewan Komisaris lain yang hadir dalam Rapat Dewan Komisaris yang bersangkutan guna memastikan kelengkapan dan kebenaran isi berita acara tersebut. Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Dewan Komisaris. Apabila suara yang setuju dan tidak setuju berimbang maka usul dianggap ditolak. tanda tangan tersebut tidak disyaratkan. d. dengan syarat semua anggota Dewan Komisaris menyetujui secara tertulis dengan menandatangani usul yang bersangkutan. 13. 10. 7. 6. Panggilan Rapat Dewan Komisaris harus mencantumkan tanggal. Dalam hal semua anggota Dewan Komisaris hadir dan/atau diwakili dalam Rapat Dewan Komisaris. Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan di manapun dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat. b. a. hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga maka Rapat Dewan Komisaris diketuai oleh salah seorang anggota Dewan Komisaris yang dipilih oleh dan dari anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam Rapat Dewan Komisaris tersebut. dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam Rapat Dewan Komisaris tersebut. tempat. 5. sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan dengan lisan. Seorang anggota Dewan Komisaris hanya dapat diwakili oleh kuasanya dalam Rapat Dewan Komisaris oleh anggota Dewan Komisaris yang lain berdasarkan surat kuasa. Suara tidak sah dianggap tidak dikeluarkan secara sah dan dianggap tidak ada serta tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan dalam Rapat Dewan Komisaris. Setiap anggota Dewan Komisaris yang secara pribadi dengan cara apapun baik secara langsung maupun secara tidak langsung mempunyai kepentingan dalam suatu transaksi. dan keputusan yang diambil dalam Rapat Dewan Komisaris yang bersangkutan. atau kontrak yang diusulkan. a. 8. atau kontrak yang diusulkan tersebut. 9. Presiden Komisaris mengetuai Rapat Dewan Komisaris. Dalam hal Berita Acara Rapat Dewan Komisaris dibuat oleh seorang Notaris. Berita Acara Rapat Dewan Komisaris yang dibuat sesuai dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 11 Pasal ini merupakan bukti yang sah mengenai kuorum kehadiran.

Pada akhir bulan Desember tiap tahun. Laporan atau hasil pemeriksaan akuntan publik tersebut disampaikan secara tertulis kepada RUPS Tahunan melalui Direksi. Direksi wajib menyerahkan laporan keuangan Perseroan kepada akuntan publik yang ditunjuk oleh RUPS untuk diperiksa. pengesahan laporan keuangan tahunan. 7. 2. Direksi wajib membuat dan melaksanakan rencana kerja tahunan. Direksi menyusun laporan tahunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang ditandatangani oleh semua anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk diajukan kepada RUPS Tahunan. X. yang bersangkutan dianggap telah menyetujui isi laporan tahunan. 4. Rencana kerja sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini harus disampaikan paling lambat sebelum dimulainya tahun buku yang akan datang. TAHUN BUKU. d. RENCANA KERJA. Partisipasi demikian disamakan dengan kehadiran secara pribadi dalam Rapat Dewan Komisaris dan dihitung dalam menentukan kuorum kehadiran Rapat Dewan Komisaris. Dalam hal ada anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang tidak menandatangani laporan tahunan maka alasannya harus diberikan secara tertulis atau alasan tersebut dinyatakan oleh Direksi dalam surat tersendiri yang dilekatkan dalam laporan tahunan. 6.2 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Keuangan Berkala dan (ii) paling lambat dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah mendapat pengesahan RUPS sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 68 ayat (4) dan ayat (5) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dan 203 . c. DAN LAPORAN TAHUNAN Pasal 23 1. 5. berita acara dari Rapat Dewan Komisaris yang menggunakan telepon konferensi atau peralatan komunikasi yang sejenis akan dibuat secara tertulis dan diedarkan di antara semua anggota Dewan Komisaris yang berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris. a. Perseroan wajib mengumumkan neraca dan laporan laba rugi dari laporan keuangan dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. Tahun buku Perseroan dimulai sejak tanggal 1 (satu) Januari dan berakhir pada tanggal 31 (tiga puluh satu) Desember tahun yang sama. pengesahan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris. buku Perseroan ditutup. untuk ditandatangani.K. Rencana kerja tahunan yang membuat juga anggaran tahunan Perseroan wajib disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh persetujuan. suara yang dikeluarkan oleh anggota Dewan Komisaris yang berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris dengan cara yang diuraikan pada ayat 14 Pasal ini disamakan dengan suara yang secara sah dikeluarkan oleh Rapat Dewan Komisaris.14. 8. Anggota Dewan Komisaris dapat berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris melalui telepon konferensi atau peralatan komunikasi sejenis yang memungkinkan semua orang yang berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris untuk saling mendengar dan/atau melihat satu sama lain. akan tetapi dengan ketentuan sebagai berikut: a. Laporan tahunan tersebut harus sudah tersedia di kantor Perseroan paling lambat sejak hari dilakukannya pemanggilan RUPS Tahunan. sebelum tahun buku Perseroan dimulai. anggota Dewan Komisaris yang berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris dengan cara yang diuraikan pada ayat 14 Pasal ini dapat bertindak sebagai Ketua Rapat Dewan Komisaris. penetapan penggunaan laba diputuskan oleh RUPS. Pasal 67. 3. jika selama berlangsungnya Rapat Dewan Komisaris terjadi kerusakan atau kegagalan dalam telepon konferensi atau sarana komunikasi sejenis maka hal tersebut tidak mempengaruhi kuorum kehadiran Rapat Dewan Komisaris yang telah tercapai sebelum terjadinya kerusakan atau kegagalan dalam telepon konferensi atau sarana komunikasi sejenis dan anggota Dewan Komisaris yang berpartisipasi dalam Rapat Dewan Komisaris dengan cara demikian dianggap tidak memberikan suara mengenai usul yang diajukan dalam Rapat Dewan Komisaris tersebut setelah terjadinya kerusakan atau kegagalan dalam telepon konferensi atau sarana komunikasi yang sejenis. dan Pasal 68 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. agar dapat diperiksa oleh para pemegang saham sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66. satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi (i) paling lambat dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah tahun buku berakhir menurut tata cara sebagaimana diatur dalam Peraturan No. Persetujuan laporan tahunan. Terhadap Rapat Dewan Komisaris yang diselenggarakan dengan cara demikian berlaku semua syarat dan ketentuan tentang Rapat Dewan Komisaris yang termuat dalam Pasal 22 Anggaran Dasar ini. b. Dalam hal ada anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang tidak menandatangani laporan tahunan dan tidak memberikan alasan secara tertulis.

RUPS dapat menetapkan pembagian tantiem untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris dalam jumlah yang akan ditentukan oleh RUPS tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 ayat (2) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. pembagian dividen. Bagian dari laba bersih yang disediakan untuk dana cadangan wajib ditentukan oleh RUPS apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundangundangan. 2. Mengenai saham yang tercatat dalam Bursa Efek berlaku peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan. PENGGUNAAN DANA CADANGAN WAJIB Pasal 25 1. satu diantaranya berperedaraan nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi. dan penggunaan lain diputuskan oleh RUPS tersebut apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 dan Pasal 71 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. dengan ketentuan bahwa dividen interim tersebut akan diperhitungkan dengan dividen yang disetujui oleh RUPS Tahunan berikutnya dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 72 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Jika neraca dan laporan laba rugi dari satu tahun buku menunjukkan kerugian yang tidak dapat ditutup dengan dana cadangan wajib maka kerugian itu akan tetap dicatat dalam neraca dan laporan laba rugi dan selanjutnya untuk tahun-tahun berikutnya Perseroan dianggap tidak memperoleh laba selama kerugian yang tercatat dalam neraca dan laporan laba rugi itu belum tertutup seluruhnya dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundang-undangan. Apabila keadaan keuangan Perseroan memungkinkan maka berdasarkan keputusan Rapat Direksi diperkenankan untuk membagi dividen interim. dimasukkan ke dalam dana cadangan khusus. Dividen yang telah dimasukkan dalam cadangan khusus dan tidak diambil dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun akan menjadi hak Perseroan dengan mengindahkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 73 Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. 3. 9. dibagi menurut cara penggunaan laba bersih termasuk penentuan jumlah penyisihan untuk cadangan wajib. harus disampaikan kepada Menteri Hukum dan HakAsasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 66 ayat (4) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas dan ketentuan peraturan perundang-undangan. PENGGUNAAN LABA BERSIH DAN PEMBAGIAN DIVIDEN INTERIM Pasal 24 1. Dana cadangan wajib sampai dengan jumlah paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari modal yang ditempatkan hanya digunakan untuk menutup kerugian yang diderita oleh Perseroan. 5. 6. Dari Laba bersih yang dinyatakan dalam laporan keuangan yang telah disahkan oleh RUPS Tahunan. Dividen yang tidak diambil setelah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal yang ditetapkan untuk pembayaran dividen lampau. 2. Pemberitahuan mengenai pembagian dividen dan dividen interim diumumkan paling sedikit dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. 4. 8. Dividen dapat diambil oleh pemegang saham yang berhak sebelum lewatnya jangka waktu 5 (lima) tahun dengan menyampaikan bukti haknya atas dividen tersebut yang dapat diterima oleh Direksi Perseroan. Seluruh laba bersih Perseroan setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan wajib dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen dan diputuskan penggunaan lain dari laba bersih apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif sesuai dengan keputusan yang diambil dalam RUPS dan dalam keputusan mana harus ditentukan waktu dan cara pembayaran dividen. 204 . Laba bersih Perseroan dalam suatu tahun buku seperti tercantum dalam neraca dan laporan laba rugi yang telah disahkan oleh RUPS Tahunan. Dividen untuk suatu saham harus dibayarkan kepada orang atas nama siapa saham itu tercatat dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari kerja yang akan ditentukan oleh RUPS atau oleh Direksi atas wewenang RUPS yang mengambil keputusan untuk membagi dividen. dengan mengindahkan peraturan Bursa Efek di tempat di mana saham Perseroan dicatatkan.b. Setiap pemegang saham berhak menerima dividen dalam jumlah yang sebanding dengan jumlah saham yang dimilikinya. Neraca dan laporan laba rugi dari tahun buku yang bersangkutan bagi Perseroan yang wajib diaudit. 7.

Apabila jumlah dana cadangan wajib telah melebihi jumlah yang ditetapkan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini maka RUPS dapat memutuskan agar jumlah dana cadangan wajib yang melebihi jumlah yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 Pasal ini digunakan untuk keperluan Perseroan. dan/ atau RUPS yang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Setiap keuntungan yang diterima dari dana cadangan wajib harus dimasukkan ke dalam neraca dan laporan laba rugi Perseroan. 4. Apabila Perseroan dibubarkan berdasarkan keputusan RUPS atau karena dinyatakan bubar berdasarkan penetapan pengadilan maka harus diadakan likuidasi oleh likuidator. KETENTUAN PENUTUP Pasal 28 Segala sesuatu yang tidak atau belum cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini wajib mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undang di bidang Pasar Modal dan ketentuan peraturan perundangundangan atau akan diputuskan berdasarkan keputusan Rapat Direksi. para pemegang saham dianggap bertempat tinggal pada alamat sebagaimana dicatat dalam daftar pemegang rekening Efek atau Daftar Pemegang Saham Perseroan. likuidator wajib memberitahukan : a. Direksi harus mengelola dana cadangan wajib agar dana cadangan wajib tersebut memperoleh laba dengan cara yang dianggap baik olehnya. 2. 205 . 3.3. Rapat Dewan Komisaris. kepada semua kreditor mengenai pembubaran Perseroan dengan cara mengumumkan pembubaran Perseroan dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. Anggaran Dasar seperti yang termuat dalam akta ini beserta pengubahannya di kemudian hari tetap berlaku sampai dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia mengumumkan berakhirnya status badan hukum Perseroan dalam Berita Negara Republik Indonesia. dengan persetujuan Dewan Komisaris dan dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan. LIKUIDASI. 7. 5. pembubaran Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk dicatat dalam daftar Perseroan bahwa Perseroan dalam likuidasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147 ayat (1)huruf a dan huruf b Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. 4. dan b. Upah bagi para likuidator ditentukan oleh RUPS atau penetapan pengadilan. 6. dengan mengindahkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan peraturan di bidang Pasar Modal serta peraturan Bursa Efek di tempat di mana Perseroan dicatatkan. Direksi bertindak sebagai likuidator apabila keputusan RUPS atau penetapan pengadilan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 Pasal ini tidak menunjuk likuidator. Sisa kekayaan setelah Iikuidasi dibagi diantara para pemegang saham. Dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal pembubaran Perseroan. TEMPAT TINGGAL Pasal 27 Untuk hal-hal ini yang mengenai Perseron.satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi setelah RUPS memberikan pelunasan dan pembebasan kepada likuidator atau setelah pengadilan menerima pertangungjawaban likuidator yang ditunjuknya dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal pertangungjawaban likuidator atau kurator diterima oleh RUPS atau pengadilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 152 ayat (3) dan ayat (7) Undang-undang tentang Perseroan Terbatas. Likuidator wajib memberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan mengumumkan hasil akhir proses iikuidasi dalam 2 (dua) Surat Kabar berbahasa Indonesia. satu diantaranya berperedaran nasional dan satu lainnya beredar atau terbit di tempat kedudukan Perseroan sebagaimana ditentukan oleh Direksi dan Berita Negara Republik Indonesia. masing-masing menerima dalam jumlah yang sebanding dengan jumlah saham yang dimiliki masing-masing dalam Perseroan pada waktu itu. DAN BERAKHIRNYA STATUS BADAN HUKUM Pasal 26 1. 5. PEMBUBARAN.

Perusahaan Efek. atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi. serta lembaga/badan hukum Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan. Pemesan Yang Berhak Perorangan warga negara Indonesia dan perorangan warga negara asing dimanapun mereka bertempat tinggal. b. Masa Penawaran Obligasi Masa Penawaran Obligasi adalah tanggal 5 dan 7 Juni 2013 pukul 09.000.(lima juta Rupiah) atau kelipatannya. FPPO dapat diperoleh dari para Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum pada Bab XXII Prospektus mengenai Penyebarluasan Prospektus dan FPPO. 5. pelunasan Pokok Obligasi. 3. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh KSEI. 4. serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi. Pendaftaran Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 11 Juni 2012. Pemesanan Pembelian Obligasi Pemesanan wajib diterima oleh Manajer Penjatahan apabila telah memenuhi persyaratan apabila pemesanan dilakukan dengan menggunakan formulir pemesanan asli dan pemesanan disampaikan melalui Perusahaan Efek yang menjadi anggota sindikasi Penjaminan Emisi Efek dan/atau agen penjualan Efek. 2. memberikan suara dalam RUPO. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut: a. atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening. Pemesanan pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan FPPO yang dicetak untuk keperluan ini dan pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh Pemesan. c. Jumlah Minimum Pemesanan Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp5. Pemesanan Pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak akan dilayani. Pemesanan Pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO yang dicetak untuk keperluan ini dan dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat dalam 5 (lima) rangkap. PERSYARATAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI 1.XVIII.. 206 . Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI.00 WIB hingga pukul 16. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi.000. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI.00 WIB. d.

baik secara langsung maupun tidak langsung. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi Pemesanan harus mengajukan FPPO selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi yang tercantum dalam Bab XXII Prospektus ini mengenai Penyebarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi. maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Efek yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.e. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan membawa asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang bersangkutan dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO. f. Penjatahan Obligasi Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan.A. paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Obligasi.12 tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi yang didistribusikan oleh Perseroan. Tanggal penjatahan adalah tanggal 10 Juni 2013.7. 6. Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan efek untuk setiap Penawaran Umum. 207 .VIII. g. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi dilaksanakan oleh Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian. sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran.IX.A. 8.IX. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. 7.7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali kepada pemesan satu tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Manajer Penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada peraturan Bapepam No.G.2. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi ini bukan merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan. maka penjatahan akan ditentukan oleh Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan porsi penjaminan masingmasing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek dan Peraturan No.IX.A. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Efek dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Efek melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk setiap Penawaran Umum.

pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di: PT Bank Central Asia Tbk Kantor Cabang Korporasi Menara BCA Nomor rekening: 2050007068 Atas nama: PT BCA Sekuritas Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro. Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya. 11. Distribusi Obligasi Secara Elektronik Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 11 Juni 2013.IX. 208 . pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar. maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.9.2-11 sebagaimana ditentukan dalam Peraturan No. Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. b. Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Obligasi untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum. dengan ketentuan: 1. 2.2. Penundaan Masa Penawaran Obligasi atau Pembatalan Penawaran Umum Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran Obligasi. Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga) Hari Bursa berturut-turut. perang. Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan Formulir IX. kebakaran. dan/atau c. mengumumkan penundaan Masa Penawaran Obligasi atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi. 10. Bencana alam. maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan. b. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 10 Juni 2013 pukul 11.00 WIB (in good funds) pada rekening tersebut di atas. huru-hara. Semua biaya yang berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam Rekening Efek dari Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi. terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yang meliputi: a.A. menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Obligasi atau pembatalan Penawaran Umum tersebut kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a di atas.A.

dan 4. 4. Perseroan yang melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana dimaksud dalam huruf butir 1 poin a. maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan yang telah menerima uang pemesanan wajib mengembalikan uang pemesanan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja terhitung sejak pengumuman keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya. wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 3 kepada OJK paling lambat 1 (satu) Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud. dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan efek kepada pemesan paling lambat 2 (dua) hari kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut. akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan Masa Penawaran Obligasi (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum dimulainya lagi Masa Penawaran Obligasi. Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI. menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam poin a di atas kepada OJK paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah pengumuman dimaksud. 3. 2. Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi. Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum atau pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Efek sesuai ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Efek. dan akan memulai kembali Masa Penawaran Obligasi berlaku ketentuan sebagai berikut: 1. 2. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan. 12. dan d. 3. dengan ketentuan Perseroan telah menerima dana hasil Emisi dengan demikian Perseroan membebaskan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala tanggung jawabnya. Lain-lain Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak Pemesanan Pembelian Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Perseroan yang menunda Masa Penawaran Obligasi atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan. wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi tambahan lainnya. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar. Denda dikenakan sejak hari ke-3 (ke-tiga) setelah berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Efek yang dihitung secara harian. dalam hal penundaan Masa Penawaran Obligasi disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam butir 1 poin a. Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi atau Perseroan wajib membayar kepada para pemesan denda untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi per tahun dari jumlah dana yang terlambat dibayar. maka Perseroan wajib memulai kembali masa Penawaran Umum paling lambat 8 (delapan) hari kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh perseratus) dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan.c. maka: 1. maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan Masa Penawaran Obligasi. 209 . Apabila uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan.

didirikan dengan nama PT Bank Karman berkedudukan di Surabaya. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi. Notaris di Jakarta antara Perseroan dengan PT Bank Mega Tbk. PT Bank Karman memperoleh izin untuk beroperasi sebagai bank umum berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan surat keputusan No. akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.80 tanggal 22 Maret 2013. Anggaran Dasar PT Mega Bank telah diubah seluruhnya dalam rangka Penawaran Umum Perdana dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar No.5/8/1 tanggal 16 Januari 1970. J.15. SH. Dengan demikian yang berhak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan bertindak untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dan Pemegang Sukuk dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 adalah PT Bank Mega Tbk.6.09..36 tanggal 5 Mei 1992. 210 . 94/1970 tanggal 4 Februari 1970 serta telah diumumkan dalam BNRI No. telah ditandatangani Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No. 8 Tahun 1995 serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.611/MK.03/II/2000 tanggal 3 Februari 2000 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. VI.741/1992 tanggal 9 Maret 1992 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 32 tanggal 15 April 1969 yang kemudian diperbaiki berdasarkan Akta Perubahan No. Wali Amanat telah melakukan uji tuntas terhadap Perseroan sesuai dengan Peraturan Bapepam dan LK No.13/1992 tanggal 23 April 1992.XIX.TH. C-682HT.4 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. berdasarkan Akta Pendirian No. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013.04-TH. Notaris di Surabaya. Perubahan tersebut termasuk perubahan nama dan status PT Mega Bank sehingga sejak tanggal persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tersebut nama PT Mega Bank berganti menjadi PT Bank Mega Tbk.48 tanggal 14 Agustus 1969..5. 077/RUB. 20/STTD-WA/PM/2000 tanggal 2 Agustus 2000 sesuai dengan Undang-Undang No. 47 tanggal 26 November 1969.. 55/1970. didaftarkan di dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dibawah No. Notaris di Surabaya. 1. 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal.317/ CAMR-WA/13 tanggal 21 Maret 2013.A. didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surabaya dibawah No. selaku Wali Amanat. dibuat di hadapan Imas Fatimah SH.01. akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Anggaran Dasar PT Bank Karman kemudian telah beberapa kali mengalami perubahan. 13 tanggal 13 Februari 1970. Perubahan nama PT Mega Bank ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan surat No. Tambahan No. dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan di Kantor Pendaftaran Perusahaan Departemen Perindustrian dan Perdagangan Kodya Jakarta Selatan dibawah No.S.C. Tambahan No. 13 tanggal 17 Januari 2000. 20 tanggal 10 Maret 2000. Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No.04. nama PT Bank Karman diubah menjadi PT Mega Bank dan domisili diubah menjadi di Jakarta. Kep-412/BL/2010 tanggal 6 September 2010 tentang Ketentuan Umum dan Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang.2009.C2-1345 HT.25 tanggal 18 Januari 1992.01.92 tanggal 12 Februari 1992..2000 tanggal 21 Januari 2000. kedua Akta tersebut dibuat di hadapan Oe Siang Djie. dan telah menandatangani Surat Pernyataan bahwa Wali Amanat telah melakukan penelahaan uji tuntas dengan surat No. yang telah terdaftar di Bapepam dengan No. SH. Riwayat Singkat PT Bank Mega Tbk.D. SH. Notaris di Jakarta. 1240. Tambahan No. dibuat oleh Eddy Widjaja. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.

1026346 tertanggal 12 September 2011. SH.00 3.950 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Jumlah Saham Dalam Portepel 1.638 3. yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi.Tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008.083.021. Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk telah mengalami beberapa kali perubahan.412 1.10 tanggal 17 April 2013.18 100.. per 31 Maret 2012 berdasarkan Laporan Bulanan yang diterbitkan dan disampaikan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek kepada PT Bank Mega Tbk.645.000 1.377.200.054. SH.8 tanggal 28 Juni 2011.000.706.788. Notaris di Jakarta. menjalankan usaha di dalam bidang perbankan dalam arti seluas-luasnya dengan visi menjadi kebanggaan bangsa dan misi menciptakan hubungan baik yang berkesinambungan dengan nasabah melalui pelayanan jasa keuangan dan kemampuan kinerja organisasi terbaik untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham. S.319. 40 Tahun 2007 Tetang Perseroan Terbatas.000 768.050 2. berdasarkan surat No DE/IV/2013-0314 tanggal 4 April 2013 adalah sebagai berikut: Nilai Nominal Rp500.537.AH. serta telah diumumkan dalam Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.H.01. akta mana telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.3 tanggal 5 Juni 2008 yang dibuat di hadapan Masjuki. 20/STTD-WA/PM/2000 tanggal 2 Agustus 2000.H. adalah sebagai berikut: Komisaris Komisaris Utama Komisaris/Komisaris Independen Komisaris/Komisaris Independen Komisaris : : : : Chairul Tanjung Achjadi Ranuwisastra Rachmat Maulana Johanes Bambang Kendarto Direksi Direktur Utama Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur : : : : : : : : : Kostaman Thayib Joseph Georgino Godong Sugiharto Max Kembuan Yuni Lastianto Dony Oskaria Cosmas Setiawan Suwono Madi Darmadi Lazuardi Tati Hartawan 4.025.AHUAH.956.894.PT Mega Corpora . pada waktu itu pengganti dari Imas Fatimah. terakhir dengan Akta No.754. Pengurusan Dan Pengawasan Susunan Dewan Komisaris dan anggota Direksi PT Bank Mega Tbk berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Mega Tbk No.01. juga terdaftar sebagai Wali Amanat berdasarkan Surat Tanda Terdaftar sebagai Wali Amanat No.978. Permodalan Susunan Pemegang Saham PT Bank Mega Tbk.108..822. S.000 Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh: .167.Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk. yang telah dicatatkan dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. PT Bank Mega Tbk.000 (%) 57.000. Notaris di Jakarta. 2.16490.975. Kegiatan Usaha Selaku Bank Umum. telah diubah seluruhnya untuk disesuaikan dengan Undang-Undang No..AHU-45346. PT Bank Mega Tbk.setiap saham Jumlah Saham Nilai Saham (Rp) 6. No.043. Notaris di Jakarta. yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi.000.000 3.. Tambahan No. sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Dan Perubahan Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk.50 tanggal 23 Juni 2009.82 42.02.Publik (masing-masing di bawah 5%) 2.400. 211 ..000 1.

sehingga pada akhir 31 Desember 2012 PT Bank Mega Tbk telah memiliki Kantor Cabang. 5. Program Free Talk. ikut Berperan Aktif. Mega Call. PT Bank Mega Tbk. Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Kas sebanyak 325 Cabang. International Transaction (Remittance. Jasa Pasar Modal (Wali Amanat. Agen Fasilitas). berpegang teguh pada asas profesionalisme. Mega Ultima. SBI). Dalam upaya mewujudkan kinerja sesuai dengan nama yang disandangnya. Money Market. Mega Cash. diantaranya dengan penyediaan Jasa Mega Transactional Banking. Mega Payroll. Treasury/Global Service (Foreign Exchange Transaction. Mega O. Kantor Cabang PT Bank Mega Tbk Sejalan dengan perkembangan kegiatan usahanya. Kredit Komersial. antara lain bertindak sebagai : A. Marketable Securities. PT Bank Mega Tbk. Mega Internet Banking. Agen Jaminan. dan kehati-hatian dengan didukung struktur permodalan yang kuat dan fasilitas perbankan terkini. Mega SDB. Pengalaman Wali Amanat Dalam Pengembangan Pasar Modal selama 10 Tahun terakhir (2003-2013). jaringan operasional PT Bank Mega Tbk terus meluas. Collection. Jasa Kustodian. Trade Finance).Berbagai macam jasa pelayanan telah dilengkapi. Debit and ATM Card (MegaPass). Mega Visa Card. Kredit Korporasi. Wali Amanat (Trustee) : • Obligasi II Adhi Karya Tahun 2003 • Obligasi Panin Sekuritas I Tahun 2003 • Obligasi Arpeni Pratama Ocean Line I Tahun 2003 • Obligasi Unggul Indah Cahaya I Tahun 2003 • Obligasi Amortisasi I Indo Jasa Pratama Tahun 2003 • Obligasi Central Sari Finance I Tahun 2003 • Obligasi I Waskita Karya Tahun 2003 • Obligasi Astra Graphia I Tahun 2003 • Obligasi Clipan Finance I Tahun 2003 • Obligasi Amortisasi Plaza Adika Lestari I Tahun 2003 • Obligasi Amortisasi Beta Inti Multifinance I Tahun 2004 • Obligasi Ultrajaya III Tahun 2004 • Obligasi Semen Baturaja I Tahun 2004 • Obligasi Tunas Baru Lampung I Tahun 2004 • Obligasi III Adhi Karya Tahun 2004 • Obligasi Konversi Suba Indah I Tahun 2004 • Obligasi Inti Fasindo International I Tahun 2002 • Obligasi Great River International I Tahun 2003 • Obligasi Clipan Finance II Tahun 2004 • Obligasi Infoasia Teknologi Global I Tahun 2004 • Obligasi Panin Sekuritas II Tahun 2005 • Obligasi Apexindo Pratama Duta I Tahun 2005 • Obligasi Syariah Ijarah Apexindo Pratama Duta I Tahun 2005 • Obligasi Bank Ekspor Indonesia II Tahun 2005 • Obligasi Citra Marga Nusaphala Persada III Tahun 2005 • Obligasi PLN VIII Tahun 2006 • Obligasi Syariah Ijarah PLN I Tahun 2006 • Obligasi XII Bank BTN Tahun 2006 • Obligasi BCA Finance II Tahun 2007 • Obligasi I Matahari Putra Prima Tahun 2002 • Obligasi II Matahari Putra Prima Tahun 2004 • Obligasi Syariah Ijarah I Matahari Putra Prima Tahun 2004 • Obligasi Tunas Financindo Sarana IV Tahun 2007 • Obligasi II Bank Victoria Tahun 2007 212 . keterbukaan. 6. Kredit Konsumer. Pembayaran Tagihan Listrik serta peluncuran produk-produk simpanan.

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Obligasi Subordinasi I Bank Victoria Tahun 2007 Obligasi I BNI Securities Tahun 2007 Obligasi I Bank Danamon Indonesia Tahun 2007 Obligasi Kresna Graha Sekurindo I Tahun 2007 Obligasi Bank Mayapada II Tahun 2007 Obligasi Subordinasi Bank Mayapada II Tahun 2007 Obligasi Panin Sekuritas III Tahun 2007 Obligasi Indofood Sukses Makmur IV Tahun 2007 Obligasi I Radiant Utama Interinsco Tahun 2007 Obligasi IV Adhi Tahun 2007 Sukuk Mudharabah I Adhi Tahun 2007 Obligasi Japfa I Tahun 2007 Obligasi Jasa Marga VIII Seri M Tahun 2000 Obligasi Jasa Marga X Seri O Tahun 2002 Obligasi Jasa Marga XI Seri P Tahun 2003 Obligasi Jasa Marga XIII Seri R Tahun 2007 Obligasi BFI Finance Indonesia Tahun 2007 Obligasi II Danareksa Tahun 2007 Obligasi Bhakti Finance II Tahun 2007 Obligasi Tunas Financindo Sarana V Tahun 2008 Obligasi Subordinasi II Bank NISP Tahun 2008 Obligasi V Bank DKI Tahun 2008 Obligasi Subordinasi I Bank DKI Tahun 2008 Obligasi IV Bank DKI Tahun 2004 Obligasi Lautan Luas III Tahun 2008 Obligasi Bhakti Securities I Tahun 2008 Obligasi III Danareksa Tahun 2008 Sukuk Ijarah Metrodata Electronics I Tahun 2008 Obligasi Aneka Gas Industri I Tahun 2008 Obligasi Matahari Putra Prima III Tahun 2009 Sukuk Ijarah Matahari Putra Prima II Tahun 2009 Obligasi IV Danareksa Tahun 2009 Obligasi XIII Bank BTN Tahun 2009 Obligasi Indofood Sukses Makmur V Tahun 2009 Obligasi Bank Ekspor Indonesia IV Tahun 2009 Obligasi Apexindo Pratama Duta II Tahun 2009 Obligasi XIII Perum Pegadaian Tahun 2009 Sukuk Ijarah I Bakrieland Development Tahun 2009 Obligasi VI Bank Jabar Banten Tahun 2009 Obligasi Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009 Sukuk Ijarah Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009 Obligasi Jasa Marga XII Seri Q Tahun 2006 Obligasi SMS Finance I Tahun 2009 Obligasi BFI Finance Indonesia II Tahun 2009 Obligasi BCA Finance III Tahun 2010 Obligasi Subordinasi BCA Finance I Tahun 2010 Obligasi IX Perum Pegadaian Tahun 2002 Obligasi X Perum Pegadaian Tahun 2003 Obligasi XI Perum Pegadaian Tahun 2006 Obligasi XII Perum Pegadaian Tahun 2007 Obligasi Bank Sulut IV Tahun 2010 Obligasi Subordinasi Bank Sulut I Tahun 2010 Obligasi Subordinasi III Bank OCBC NISP Tahun 2010 Obligasi Wajib Konversi Bank ICB Bumiputera Tahun 2010 Obligasi XIV Bank BTN Tahun 2010 Obligasi XIV Jasa Marga Seri JM-10 Obligasi I Jasa Marga Seri JM-10 Tanpa Bunga 213 .

Agen Jaminan (Security Agent) : • Obligasi Panin Sekuritas I Tahun 2003 • Obligasi Panin Sekuritas II Tahun 2005 • Obligasi Tunas Baru Lampung I Tahun 2004 • Obligasi I Matahari Putra Prima Tahun 2002 • Obligasi II Matahari Putra Prima Tahun 2004 • Obligasi Syariah Ijarah I Matahari Putra Prima Tahun 2004 • Obligasi Tunas Financindo Sarana IV Tahun 2007 • Obligasi Tunas Financindo Sarana V Tahun 2008 • Obligasi IV Bank DKI Tahun 2004 214 .• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Obligasi V Danareksa Tahun 2010 Obligasi VII bank bjb Tahun 2011 Obligasi Mandiri Tunas Finance VI Tahun 2011 Obligasi Indomobil Finance Indonesia IV Tahun 2011 Obligasi BCA Finance IV Tahun 2011 Obligasi XV Bank BTN Tahun 2011 Obligasi MNC Securities II Tahun 2011 Obligasi Serasi Autoraya II Tahun 2011 Obligasi I Bank Riau Kepri Tahun 2011 Obligasi Berkelanjutan USD Medco Energi Internasional I Tahap I Tahun 2011 Obligasi BFI Finance Indonesia III Tahun 2011 Obligasi Berkelanjutan USD Medco Energi Internasional I Tahap II Tahun 2011 Obligasi Berkelanjutan I Perum Pegadaian Tahap I Tahun 2011 Obligasi Clipan Finance Indonesia III Tahun 2011 Obligasi Berkelanjutan I Perum Pegadaian Tahap II Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I BCA Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2012 Obligasi Panorama Transportasi I Tahun 2012 Dengan Tingkat Bunga Tetap Obligasi Indofood Sukses Makmur VI Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2012 Obligasi Medco Energi Internasional III Tahun 2012 Obligasi Indomobil Wahana Trada I Tahun 2012 Obligasi Bank Victoria III Tahun 2012 Obligasi Subordinasi Bank Victoria II Tahun 2012 Obligasi Serasi Autoraya III Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I SMART Tahap I Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun 2012 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan USD Medco Energi Internasional I Tahap III Tahun 2012 Obligasi I CIMB Niaga Auto Finance Tahun 2012 Obligasi Aneka Gas Industri II Tahun 2012 Sukuk Ijarah Aneka Gas Industri II Tahun 2012 Obligasi Berkelanjutan I Medco Energi Internasional Tahap I Tahun 2012 Obligasi I AKR Corporindo Tahun 2012 Dengan Tingkat Bunga Tetap Obligasi Berkelanjutan I Danareksa Tahap I Tahun 2012 Obligasi I Bima Multi Finance Tahun 2013 Obligasi Berkelanjutan I OCBC NISP Tahap I Tahun 2013 Obligasi Berkelanjutan I BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2013 Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun 2013 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun 2013 Obligasi Berkelanjutan I Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2013 Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap II Tahun 2013 Obligasi TPS Food I Tahun 2013 Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013 B.

tugas pokok Wali Amanat antara lain adalah : a.undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Penggantian Wali Amanat Berdasarkan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk. Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi/Pemegang Sukuk. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dalam laporannya tertanggal 12 Maret 2012. h. f. b. Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang. memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas perwaliamanatan kepada Otoritas Jasa Keuangan. c. Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Atas permintaan para Pemegang Obligasi/Pemegang Sukuk. Timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan Bapepam dan LK No. Tugas Pokok Wali Amanat Sesuai dengan ketentuan Pasal 51 Undang-undang No. 9. dan d. c. berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk dan/atau keputusan RUPO/RUPsu dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal. melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/ Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk. baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk dan peraturan perundang. i. Laporan Keuangan Wali Amanat Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting PT Bank Mega Tbk. 215 . d. Izin usaha bank sebagai Wali Amanat dicabut. sedangkan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2011 diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta & Widjaja.C. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dalam laporannya tertanggal 6 Maret 2013.3. e.Kep-309/BL/2008 tanggal 01 Agustus 2008 tentang Hubungan Kredit dan Penjaminan antara Wali Amanat dengan Perseroan. untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2012 diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono.7. Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk dan/atau peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal dan kemudian ditegaskan lagi di dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi /Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk. b. penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab antara lain sebagai berikut : a.VI. tetapi perwakilan tersebut mulai berlaku efektif pada saat Obligasi/Sukuk telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi/Pemegang Sukuk. Pencabutan atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal. Suherman & Surja. mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam huruf a sejak menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi/Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk dengan Perseroan. 8. g. Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya.

238.964 17.887.648 2.133.627.498 5.580 102.342 358.026 13.689 1.576 10.928 20.640.631 651.576 dan Rp858.248 56.071 61.019.051 Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 Pihak berelasi Pihak ketiga JUMLAH ASET 1.974 59.911 26.750 7.987 18..768 1.252 58.PT BANK MEGA Tbk NERACA Per 31 Desember 2012 dan 2011 (dinyatakan dalam jutaan Rupiah.341.984 194.600 31.302 1.992 27.454.666.372 1.239 24.772 pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 Aset lain-lain setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp24.527 831 351.219.395 345.255 321.493.933 1.680 4.565 LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITAS Liabilitas segera Simpanan Giro Pihak berelasi Pihak ketiga Tabungan Pihak berelasi Pihak ketiga Deposito berjangka Pihak berelasi Pihak ketiga Simpanan dari bank lain Pihak berelasi Pihak ketiga Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Liabilitas derivatif Pihak ketiga Utang pajak penghasilan Utang akseptasiPihak ketiga Pinjaman yang diterimaPihak ketiga 216 .268. setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp1.628 1.483 3.252 192.582 65.634 130.232.884 18.207 4.818 920.108 2.453.910.355.949 10.836.146 1.027 366.798 19.762 85. kecuali data saham) 31 Desember 31 Desember 2012 2011 Pos-Pos ASET Kas Giro pada Bank Indonesia Giro pada bank lain Pihak ketiga Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Pihak ketiga Efek-efek Pihak berelasi Pihak ketiga Tagihan derivatifPihak ketiga Kredit yang diberikan Pihak berelasi Pihak ketiga Tagihan akseptasiPihak ketiga Pihak berelasi Pihak ketiga Aktiva pajak tangguhan Aset tetap.281.424 18.909.284 344.057 321.737 5.093 7.936 304.468.715 344.264.081 352.327 8.159.846.154.525 640.591 13.037 8.870 10.176.378.746.023 dan Rp22.

978 1.645.627 881 3.067 31 Desember 2011 998.262.876.639 1.909.000.956.821 65.219.627 828 1.nilai nominal Rp500 (Rupiah penuh) per saham Modal dasar .027 .6.043.108 1.094 57.227 6.374.103 17.175 338.956.050 saham Tambahan modal disetor Cadangan umum Saldo laba Pendapatan komprehensif lain TOTAL EKUITAS TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 217 31 Desember 2012 999.665.108 21.978 1.400.Pos-Pos Obligasi subordinasi Pihak Ketiga Liabilitas imbalan pascakerja Beban yang masih harus di bayar dan Liabilitas lain-lain Pihak berelasi Pihak ketiga TOTAL LIABILITAS EKUITAS Modal saham .971 316.164 198.287 11.078 58.822.374.942 291.388 61.032.749 12.822.206 4.000 saham Modal saham ditempatkan dan disetor penuh 3.

710) (1. Lantai 16 Jalan Kapten Tendean Kav.191.257 294 Alamat PT Bank Mega Tbk.155) 1. adalah sebagai berikut : PT BANK MEGA Tbk.538.342.209 (1.856) (296.433 378 (63.911 967.173.379 (2.424) (17.495 1.590 25.706.191.771.neto Keuntungan perubahan nilai wajar instrumen Keuangan .710 36.165) (2.823 (25.095) 1.377.448) (1.964) 1. : Capital Market Services 218 .195 881.neto TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 5.581.037) (2.066.238.PT BANK MEGA Tbk.602) 1.014 (188.217 68.164.454 60.021 1.884 963.095 (46. kecuali data saham) 31 Desember 31 Desember 2012 2011 Pos-Pos PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan bunga Beban bunga PENDAPATAN BUNGA .987) 27.184) 2.386.NETO LABA TAHUN BERJALAN Pendapatan komprehensif lain: Keuntungan / (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar efek-efek yang tersedia untuk dijual .373.491) (1.NETO LABA SEBELUM BEBAN PAJAK BEBAN PAJAK.NETO PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA Provisi dan komisi Keuntungan transaksi mata uang asing . Menara Bank Mega.566.073.NETO PENDAPATAN NON OPERASIONAL .010.564) 1.130.412 14.neto Lain lain Total pendapatan operasional lainnya BEBAN OPERASIONAL LAINNYA Provisi dan komisi Beban cadangan kerugian penurunan nilai atas asset keuangan dan asset non-keuangan Pemulihan estimasi kerugian atas transaksi rekening administrasif Beban Umum dan administrasi Beban karyawan Total beban operasional lainnya PENDAPATAN OPERASIONAL .352 9.485.862 1.711 630.316 (117.519 27.539.112 5.271 50.937) 3.neto Keuntungan (kerugian) penjualan efek-efek . LAPORAN LABA RUGI Per 31 Desember 2012 dan 2011 (dinyatakan dalam jutaan Rupiah.562 225.797) (207.983 31.049 (2. 12-14 A Jakarta 12790 Telepon : (021) 79175000 Faksimili : (021) 7990720 Up.

Kav. AGEN PEMBAYARAN Agen Pembayaran adalah KSEI. Notaris di Jakarta.H.. Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman. yang dibuat di hadapan FX Budi Santoso Isbandi. setelah Agen Pembayaran menerima dana tersebut dari Perseroan dengan hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagaimana diatur dalam perjanjian antara Perseroan dan KSEI. Tower I. 52-53 Jakarta 12190 Telepon : (021) 5299 1099 Faksimili : (021) 5299 1199 219 .84 tanggal 22 Maret 2013. untuk dan atas nama Perseroan. berdasarkan mana KSEI berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran jumlah pokok dan bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi.XX. S. yang telah ditunjuk oleh Perseroan sesuai dengan Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan I ROTI Tahap I Tahun 2013 No. Alamat Agen Pembayaran adalah sebagai berikut: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia.

Thamrin No. 1 Jakarta 10310 Penjamin Emisi Obligasi Akan ditentukan kemudian 220 .XXI. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada kantor para Penjamin Emisi Obligasi di Indonesia berikut ini: PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI Menara BCA – Grand Indonesia Lantai 41 Jalan M.H.