Proses Pembentukan Janin

Kehidupan awal manusia berawal dari fertilisasi. Fertilisasi berawal dari persetubuhan
atau disebut koitus. Fertilisasi merupakan proses bertemunya sel sperma dan sel telur yang
terjadi pada indung telur. Sel sperma ini mengandung unsur-unsur ganetik yang di peroleh
dari ayahnya yang kemudian akan ditransfer kepada anak dengan 23 kromosom. Setelah sel
telur bertemu dengan sel sperma yang mengandung 23 kromosom makaselakan berkumpul
dan mengandung 46 kromosom. Pertemuan ini akan membentuk sebuah zigot.Zigot adalah
sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya dua sel kelamin (sel ovum dan sel sperma) yang
telah masak. Zigot adalah proses perkembangbiakan sebelum menjadi calon janin pada rahim
perempuan. Zigot tersebut akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Zigot akan mengalami tiga tahap perkembangan sebelum tertanam (menempel) dalam
rahim. pada hari ke-3 atau ke-4 terbentuk kelompok sel yang disebut morula. morula adalah
suatu bentuk sel seperti bola(bulat) akibat pembelahan sel terus menerus, pada fase ini zigot
mengalami pembelahan sel dari satu menjadi dua. Morulaakanterus berkembang menjadi
blastula.Blastula adalah bentuk lanjutan dari morula yang terus mengalami
pembelahan.Tahap ketiga yaitu fase grastula, fase ini adalah fase pertumbuhan yang
mengiringi tingkat blastula.
Setelah mengalami perkembangan tersebut, zigot akan bergerak menuju rahim dan
zigot akan tertanam pada dinding rahim.Pada saat inilah terjadi organogenesis yakni zigot
mengalami pembentukan organ-organ internal dan eksternal.Setelah mengalami fase-fase
tersebut maka zigot akan melalui tiga tahap trimester kehamilan.
Trimester pertama
Pada masa trimester pertama, zigot berkembang menjadi janin di dalam rahim.
Bentuknya seperti udang yang masih berukuran kecil. Padabulan pertama usia kehamilan
terbentuk susunan system saraf pusat. Memasuki bulan kedua usia kehamilan, janin
berkembang optimal disertai dengan penyusunan organ vital seperti jantung,otak dan tulang
belakang. Kerja jantung mulai berfungsi yang ditandai dengan detakan lembut. Pada
pertengahan bulan kedua, bentuk janin akan semakin menyerupai bayi,yang disertai dengan
terbentuknya wajah bayi dan membesarnya ukuran kepala bayi. Tangan dan kaki mulai
berkembang. Tidak hanya itu,organ yang tak kalah pentingnya bagi bayi adalah tali pusar.
Peran tali pusar ini sebagai alat untuk memenuhi asupan gizibayi dari apa yang dimakan oleh

sang ibu. Selain itu, tali pusar juga berperan untuk menyediakan oksigen, nutrisi dan sebagai
organ pembuangan bayi. Seiring dengan berkembangnya bayi itu sendiri, bentuk tali pusar
akan terlihat jelas denganmunculnya otot – ototpadatalipusartersebut.
Pertumbuhan semakin sempurna pada bulan ketiga, dimana jantung telah mencapai
bentuk sempurna. Selain jantung, organ – organ lain juga ikut sempurna seperti tangan dan
kaki, yang diikuti dengan pemisahan jari – jari tangan dan kaki serta terbentuknya organ baru
seperti mata, hidung,dan telinga. Seperti perkembangan organ yang lain, rambut halus mulai
tumbuh untuk melindungi kulit tubuh bayi. Pada akhir masa trimester pertama, bayi mulai
bisa mendeteksi suara, bau dan rasa.
Trimester kedua
Akhir bulan ketiga, perkembangan bagian tangan dan kaki mulai diikuti dengan
tumbuhnya kuku serta rambut – rambut halus. Menginjak bulan keempat, rambut – rambut
halus akan semakin menebal dan sempurna membentuk alis, bulu mata,serta rambut. Begitu
pula dengan perkembangan panca indera seperti mata, hidung,telinga,dan mulut. Hal ini
menyebabkan wajah bayi terbentuk sempurna. Akibat pengaruh hormon, bayi sudah bisa
mengedipkan mata bahkan bayi mulai bergerak. Saat menginjak usia empat bulan,aktifitas
otak mulai berfungsi, sehingga bayi dapat mendeteksi suara dari luar meski tidak begitu jelas.
Pada usia lima bulan, mulai terbentuk selaput putih yang melapisi tubuh serta kulitnya yang
disebut ari – ari. Perkembangannya semakin pesat pada bulan keenam, dimana sistem
pencernaan bayi sudah berkembang sempurna dan berfungsi dengan baik.Berat badan bayi
semakin bertambah pada bulan ini, hingga mencapai 650 gram dengan panjang sekitar 12
inci. Gerakan akan mulai terasa pada enam bulan ini, bayi mulai berubah posisinya karena
faktor usia kandungan.
Trimester ketiga
Karena asupan kalsium yang memenuhi,tulang bayi menjadi kuat dan mempunyai
tenaga untuk bergerak sehingga dapat merubah posisi tubuhnya dengan sangat baik. Pada
bulan ketujuh,sistem sarafnya mulai bekerja serta otaknya berkembang dengan pesat dari
waktu ke waktu. Pada trimester akhir ini, bayi sudah benar – benar berkembang, baik dalam
kelengkapan serta fungsi organ – organ tubuh maupun berat badan. Bayi juga mulai bisa
menyentuh sesuatu dan menahannya. Akibat sistem saraf yang bekerja dengan baik, bayi
terkadang reflek menghisap jarinya sendiri. Pengaruh lingkup ketuban yang sempit, membuat

bayi terus menerus bergerak sampai posisi kepala bayi berada turun ke ruang pelvik. Ruang
pelvik ini yang nantinya akan menjadi tempat keluarnya bayi. Bayi sudah siap dilahirkan
pada usia kandungan sembilan bulan, dengan berat badan bayi sekitar 2,3 kilo dengan tinggi
sekitar 48 – 49 cm.