You are on page 1of 18

Postulat akuntansi

Postulat akuntansi adalah pernyataan yang tidak memerlukan pembuktian atau aksioma,
berterima umum berdasarkan kesesuaiannya dengan tujuan laporan keuangan, menggambarkan
lingkungan akuntansi, politik, sosiologi, dan hokum tempat akuntansi beroperasi.

Postulate Akuntansi
1)

Postulat Entitas

Akuntansi mengatur hasil operasi dari suatu entitas, yang terpisah dan berbeda dari pemilik
entitas. Postulate entitas menyatakan bahwa suatu unit perusahaan merupakan unit akuntansi
yang terpisah dari pemiliknya dan perusahaan lain. Postulate merumuskan bidang perhatian
akuntan dan membatasi objek, peristiwa, dan atribut peristiwa yang dimasukkan ke dalam
laporan keuangan. Selain itu, postulate juga memungkinkan akuntan membedakan antara
transaiksi bisnis dan individu, yang dimasukkan dalam laporan keuangan adalah transaksi
perusahaan bukan transaksi pemilik perusahaan. Dan tanggung jawab pelayanan manajemen
berada pada pemegang saham.
Defini lain entitas akuntasi adalah dalam kerangka kepentingan ekonomi bagi berbgaai pemakai,
dan bukan aktivitas ekonomi dan pengendalian administratif unit. Pendekatan ini lebih
berorientasi pemakai dari pada orientasi perusahaan.
2)

Postulat Kelangsungan Usaha

Postulat kelangsungan usaha menyatakan bahwa entitas akuntansi akan terus beroperasi. Dalil ini
berasumsi bahwa perusahaan tidak diharapkan untuk dilikuidasi dalam masa yang akan datang
yang dapat diketahui dari sekarang atau bahwa entitas akan terus beroperasi untuk jangka waktu
yang tidak tertentu.
3)

Postulat Unit Pengukuran

Menyatakan bahwa akuntansu adalah pengukuran dan proses mengkomunikasikan aktivitas
perusahaan yang dapat diukur dalam satuan moneter. Unit pertukaran dan pengukuran
diperlukan untuk mencatat transaksi perusahaan dengan cara yang seragam. Pengukur umum
yang dipilih dalam akuntansi adalah unit monete. Kebertukaran barang, jasa, dan modal diukur
dalam satuan uang.
4)

Postulat Periode Akuntansi

Meskipun postulate kelangsungan usaha menyatakan bahwa setiap perusahaan akan tetap ada
pada periode waktu yang tidak terbatas, namun adalakalanya pemakai meminta berbagai
informasi tentang posisi keuangan dan kinerja perusahaan untuk membuat keputusan jangka
pendek. Dari hal tersebut maka postulate periode akuntansi menyatakan bahwa laporan
keuangan perusahaan seharusnya diungkapkan secara periodik.

Pengertian Kinerja dan Pengukuran Kinerja Keuangan
Kinerja berasal dari kata performance, kinerja dinyatakan sebagai prestasi yang dicapai oleh
perusahaan dalam suatu periode tertentu yang mencerminkan tingkat kesehatan dari perusahaan
tersebut.

Pengukuran kinerja adalah penentuan secara periodik tampilan perusahaan yang berupa kegiatan
operasional, struktur organisasi, dan karyawan yang berdasarkan sasaran, standar dan kriteria
yang telah ditetapkan sebelummya ( Mulyadi, 1997; 419).

Pengukuran kinerja dapat menyediakan suatu dasar bagi distribusi penghargaan. e. c. Rasio Profitabilitas mengukur seberapa kemampuan perusahaan menghasilkan laba (Profitabilitas). b. Menurut Mahmud dan Halim. Analisis tersebut mengkombinasikan hubungan antara komponen keuangan yang satu dengan komponen keuangan yang lain. Dalam konteks manajemen keuangan. c. Rasio Aktivitas mengukur sejauh mana efektivitas penggunaan aset dengan melihat tingkat aktivitas aset. (2003. Rasio Solvabilitas mengukur sejauh mana kemampuan perusahaan memenuhi kewajibankewajiban jangka panjangnya. Rasio Keuangan sebagai pengukuran kinerja keuangan dalam laporan keuangan perusahaan dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk memprediksi laba bersih dan dividen pada masa yang akan datang. Pada umumnya. Rasio Pasar mengukur perkembangan nilai perusahaan relatif terhadap nilai pasar. b) Pengukuran kinerja keuangan Pengukuran kinerja keuangan mempunyai arti yang penting bagi pengambilan keputusan baik bagi pihak intern maupun ekstern perusahaan. oleh sebab itu pengukuran kinerja dibedakan menjadi dua yaitu: a) Pengukuran kinerja manajerial Pengukuran kinerja manajerial ini bertujuan untuk: a. Membantu pengambilan keputusan yang bersangkutan dengan karyawan. Analisis rasio ini berguna untuk membandingkan kinerja perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain atau membandingkan kinerja satu perusahaan pada tahun ini dengan tahun yang lainnya. d. Menyediakan umpan balik bagi karyawan mengenai bagaimana atasan mereka menilai kinerja mereka. Mengelola kegiatan operasi perusahaan secara efektif dan efisien dengan pemotivasian karyawan secara maksimum. analisis tersebut dikenal dengan analisis rasio keuangan.Pengukuran kinerja bisa didasarkan pada informasi keuangan maupun non keuangan. 75) ukuran kinerja meliputi rasio-rasio berikut : a. . Laporan keungan merupakan alat yang dijadikan acuan penilaian untuk meramalkan kondisi keuangan. b. Rasio Likuiditas mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya pada saat ditagih. hubungan tersebut dilihat dari rasio antara komponen-komponen keuangan yang satu dengan yang lain. e. d. operasi dan hasil usaha perusahaan. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan karyawan. Cara yang digunakan untuk mendukung prediksi tersebut adalah dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan.

Aktivitas yang rendah pada tingkat penjualan tertentu akan mengahkibatkan semakin besarnya dana kelebihan yang tertanam pada aktiva-aktiva tersebut. dan net working capital to total asset ratio. total debt to equity ratio. dan lain-lain. untuk itu para bankir lebih tertarik pada rencana jangka pendek. 2) Kegunaan Analisis Rasio Keuangan Analisis rasio keuangan tidak hanya berguna bagi kepentingan intern dan ekstern perusahaan. dan modal saham tertentu pada periode tertentu. tingkat efisiensi operasional dan solvabilitas. receivable turn over ratio. Aktivitas yang rendah padac. dan sebagainya (Sadarachman diambil dari Hanafi. Rasio Aktivitas Rasio ini melihat beberapa aset kemudian menentukan beberapa tingkat aktivitas aktiva-aktiva tersebut pada tingkat kegiatan tertentu. 2003: 77-88): a. net profit margin. aset. Beberapa rasio yang digunakan misalnya: total asset turn over ratio. Bagi para kreditur jangka panjang lebih tertarik pada kemampuan laba dan tingkat efisiensi operasional. dan sebagainya. Bagi manajer keuangan tentu saja sangat berkepentingan dengan semua aspek rasio keuangan. Sedangkan bagi para penanam modal lebih tertarik pada kemampuan memperoleh laba jangka panjang dan tingkat efisiensi perusahaan. 1995: 262). yaitu (Hanafi. likuiditas. Biasanya rasio yang digunakan adalah current ratio. Rasio Aktivitas Rasio ini melihat beberapa aset kemudian menentukan beberapa tingkat aktivitas aktiva-aktiva tersebut pada tingkat kegiatan tertentu. mampu meningkatkan efisiensi perusahaan. Rasio Leverage yang bisaanya digunakan seperti debt to total asset ratio. . Perusahaan yang tidak solvabel adalah perusahaan yang total hutangnya lebih besar dibandingkan total asetnya. Bagi para bankir berguna untuk mempertimbangkan pemberian kredit jangka pendek maupun kredit jangka panjang kepada perusahaan. b. Beberapa rasio yang sering digunakan adalah gross profit margin. mampu memaksimalkan nilai perusahaan dan mampu memperoleh laba untuk memaksimalkan kekayaan pemegang saham.Pada dasarnya analisis rasio keuangan dikelompokkan ke dalam empat macam kategori. Rasio Keuntungan (Profitabilitas) Rasio ini memberikan gambaran tentang kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan keuntungan (profitabilitas) pada tingkat penjualan. total debt to total capital asset ratio. kemampuan memperoleh laba. long term debt to equity ratio. cash ratio. inventory turn over ratio. d. mampu membayar hutang jangka panjang. Rasio Leverage (Solvabilitas) Rasio ini untuk digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajibankewajiban jangka panjangnya. return on total asset (ROA). karena harus mampu membayar hutang jangka pendek. c. Rasio Likuiditas Rasio ini mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahan relatif terhadap hutang lancarnya (hutang dalam hal ini merupakan kewajiban perusahaan).

tetapi mempunyai kelemahan menurut Warsono (2003.3) Kelemahan Analisis Rasio Keuangan Meskipun analisis rasio dapat menghasilkan informasi yang bermanfaat tentang operasi dan keuangan perusahaan. karena bukan merupakan hasil penelitian ilmiah dari seluruh perusahaan dalam industri maupun sampel yang cocok dari beberapa perusahaan dalam industri. yang kesemuanya akan mempengaruhi banyak pihak-pihak yang berkepentingan. Rata-rata industri bisa dan biasa digunakan sebagai pembanding. Rasio keuangan dapat terlalu tinggi atau terlalu rendah. e. mulai dari investor atau calon investor sampai dengan manajemen perusahaan itu sendiri. Rata-rata industri mungkin tidak memberikan target rasio atau norma yang diinginkan. Banyak pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan suatu perusahaan. Banyak perusahaan mengalami situasi musiman dalam kegiatan operasinya sehingga pos neraca dan rasionya akan berubah sepanjang tahun saat laporan disiapkan. misalnya karena perbedaan karakteristik rata-rata perusahaan dalam industri dengan perusahaan tersebut. Laporan keuangan akan memberikan informasi mengenai likuiditas. Dalam laporan keuangan. timing aliran kas. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mendasari perlunya pemeriksaan laporang keuangan. Untuk itu diperlukan pembanding yang bisa dipakai untuk melihat baik tidaknya angka yang dicapai oleh perusahaan. angka-angka yang berdiri sendiri sulit dikatakan baik tidaknya. . Angka rata-rata industri yang diterbitkan hanya merupakan perkiraan saja dan hanya memberikan panduan umum. 2003:70). c. profitabilitas. b. Meskipun rata-rata industri ini bukan merupakan pembanding yang paling tepat karena beberapa hal. Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemeriksaan laporan keuangan ini merupakan jenis laporang yang sering dilakukan oleh pemeriksan independen. Tetapi rata-rata inTetapi rata-rata industri tetap bisa dipakai untuk perbandingan (Hanafi. yaitu : 1. oleh karena itu diperlukan analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Harapan tersebut pada gilirannya akan mempengaruhi nilai perusahaan. 25) yaitu : a. Kadang sulit untuk mengidentifikasi kategori industri dengan perusahaan berada jika perusahaan beroperasi dalam beberapa bidang usaha. Perbedaan kepentingan Perbedaan kepentingan antara pemakai dengan manajemen menjadikan laporang yang dihasilkan perlu diperiksa utuk menentukan kewajaran laporan keuangan dan kenetralannya. 4) Analisis Rasio Keuangan atas Laporan Keuangan Laporan keuangan menjadi penting karena memberikan input informasi yang bisa dipakai untuk pengambilan keputusan. d. Ratarata industri hanya dapat memberikan panduan atas posisi keuangan perusahaan rata-rata dalam industri.

Pemeriksanaan dilakukan oleh akuntan (accountant) untuk memberikan pendapat kewajaran atas laporan keuangan yang diperiksa. Balance sheet. Cahs flow statement. Pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang independen. . Konsekuensi Laporan keuangan perlu diaudit agar laporan keuangan yakni bahwa laporan keuangan telah disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang lazim. Yang diperiksa adalah Financial Statement a. 3. Equity of changes statement) d. Pemeriksaan dilakukan secara kritis dan sistematis. yaitu independen auditor. Jarak/jauhnya Jarak/jauhnya pemakai dengan aktivitas dalam perusahaan yang mengeluarkan laporan. e. maka dapat disimpulkan hal-hal sbb : 1. Kompleksitas Dengan semakin kompleknya proses akuntansi mengakibatkan semakin besarnya resiko kesalahan interpretasi dan penyajian laporan keuangan. pemakai mennyerahkan pemeriksaan tersebut kepada pihak ketiga. Manfaat yang dapat dipetik oleh perusahaan dari laporan keuangan : Meningkatkan kredibilitas perusahaan Meningkatkan efisiensi dan kejujuran Meningkatkan efisiensi atas operasional perusahaan Mendorong efisiensi pasar modal Dari pengertian tersebut diatas.2. Notes to the financial statement 2. Income statement. 4. c. 3. b. 4.

operasional yang telah ditentukan oleh pihak manajemen untuk mengetahui apakah kebijakan operasi tersebut sudah dilakukan secara efektif. General Audit Pemeriksaan yang dilakukan oleh KAP yang Independen dengan tujuan untuk memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan secara keseluruhan. Bagaimana sistem penyimpanan bukti-bukti pembukuan perusahaan. Untuk mengetahui akuntansi perusahaan yang data akuntansinya diproses secara manual atau dengan bantuan komputer (menggunakan software). effisien dan ekonomis. Apakah perusahaan telah di Audit oleh KAP lain. Jenis jasa yang diberikan. KAP membuat perjanjian dengan calon client untuk membicarakan hal hal sbb : a. Untuk mengetahui jenis usaha dan gambaran umum perusahaan. c. b. Ditinjau dari jenis pemeriksaan audit a. e. Ditinjau dari luasnya Pemeriksaaan : a. Alasan perusahaan untuk mengaudit laporan keuangannya. 3.Tahapan Audit yang dilakukan oleh Pihak Auditor 1. Besarnya audit fee c. yang berisi : a. . b. KAP dihubungi oleh calon client yang membutuhkan jasa Audit. d. KAP mengajukan surat penawaran (audit porposal). 2. Waktu dimulai pemeriksaan dan waktu penyerahan hasil audit. Management Audit Suatu pemeriksaan terhadap kegiatan operasi suatu perusahaan. 2. b. termasuk kebijakan akuntansi. Special audit Pemeriksaan yang dilakukan oleh KAP yang Independen dengan tujuan untuk memberikan pendapat mengenai wajaran laporan keuangan tidak secara keseluruhan. JENIS-JENIS AUDIT .

Internal Audit v Pemeriksaan yang dilakukan oleh internal audit perusahaan. v Evaluasi terhadap Management control system. Akuntan Keuangan ( Financial Accountant) 4. . Akuntan Publik (Public Accountant) 2. Akuntan internal (Internal Auditor) 3. Lembar opini (AuditOpini) Lembar opnini merupakan tanggung jawab Akuntan Publik. Complience audit (Pemeriksaan Ketaatan) v Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan v sudah mentaati peraturan-peraturan. kebijakan-kebijakan yang v berlaku. Metode v yang dapat digunakan adalah : PROFESI AUDITOR Seorang Akuntan yang memiliki nomor register. apabila v terhadap laporan keuangan. v Complience test. b. maupun catatan akuntansi perusahaan. v serta terhadap kebijakan manajamen yang telah ditentukan d. Computer Audit v Pemeriksaan yang dilakukan oleh KAP terhadap perusahaan yang v memproses data akuntansinya dengan menggunakan EDP. maupun pihak v ekstern perusahaan c. baik yang ditentukan oleh pihak intern. Cost Accountan 5. Akuntan Pendidik (Lecturer) Ruang Lingkup Pada akhir pemeriksaan yang dilakukan oleh Auditor dalam General Audit KAP memberikan hasil pemeriksaan yang terdiri dari : a. bisa memilih profesi sebagai berikut : 1. Akuntan Pajak (Tax Accountant) 6.Prosedur Audit yang dilakukan mencakup : v Analytical review.

v Catatan atas laporan keuangan. Tidak dapat melaksanakan audit secara cukup. Auditor yakin atas dasar hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terdapat penyimpangan terhadap prinsip akuntansi yang berlaku umum yang berdampak material. ü Penjelasan atas pos-pos Neraca dan Laba – Rugi. menjelaskan latar belakang perusahaan. JENIS-JENIS PENDAPAT AUDITOR . yang berisi : ü Bagian umum. b. Disclaimer of Opinion n Pendapat ini diberikan jika Auditor dibatasi dalam lingkup auditnya. Laporan Keuangan (Financial Statement) Laporan keuangan yang disampaikan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh KAP terdiri dari : v Balance sheet v Income statement. Pendapat wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion). ü Kebijakan akuntansi yang digunakan perusahaan. Tidak memberikan pendapat (disclaimer of opinion).dimana Akuntan Publik akan memberikan pendapat terhadap kewajaran laporan keuangan yang disusun oleh pihak manajemen. 4. Adverse Opinion Suatu Pendapat tidak wajar diberikan. jika laporan keuangan yang disajikan secara keseluruhan tidak secara wajar. Pendapat wajar tanpa pengecualian dengan bahasa penjelasan yang ditambahkan dalam laporan audit standar (unqualified opinion with explanatory language). Pendapat wajar dengan pengecualian (qualified opinion). Auditor harus . v Equity of changes statement) v Caahs flow statement. Qualified Opinion Pendapat ini diberikan jika : 1. dan terdapat penyimpangan yang cukup material. 3. 5. 2. Tidak adanya bukti kopeten yang cukup atau adanya pembatasan terhadap lingkup audit. Pendapat tidak wajar (adverse opinion). 2.

Hal-hal yang harus dijelaskan adalah sbb : 1. Hutang & Modal yang tercantum dalam Neraca benar-benar ada sampai dengan periode tersebut. 3. Tanggung jawab Manajemen adalah u/ menentukan kebijakan yang sehat. Kelengkapan . LAPORAN ARUS KAS. serta kas sebaiknya digabung karena perkiraan tersebut merupakan bagian dari siklus penjualan dan penagihan. Semua alasan yang mendukung pendapat tidak wajar. Keuangan yang merupakan tanggung jawabnya.I menjelaskan dalam paragraf terpisah sebelum paragraf pendapat dalam laporannya. LAPORAN PERUBAHAN MODAL. hasil operasi. saldo piutang. Laba-Rugi menujukkan telah adanya pertukaran barang/jasa pada periode tersebut. retur penjualan. amati komponen (perkiraan) yang mempengaruhinya dan hubungkan dengan komponen (perkiraan) lainnya . menjalankan struktur pengendalian intern yang baik. Tujuan Audit Tujuan Pemeriksaan umum terhadap laporan keuangan oleh auditor Independen adalah untuk menyatakan pendapat/opini mengenai kewajiban dalam penyajian posisi keuangan. Jika dampak yang ditimbulkan tidak dapat ditentukan secara beralasan. Dampak utama yang menyebabkan pemberian pendapat tidak wajar terhadap laporan keuangan. dan perubahan posisi keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku Umum (SAK) Langkah-langkah dalam menyusun Tujuan Audit adalah mengetahui : • Laporan Keuangan . (lihat lampiran1) Dari Laporan Keuangan . (Terkait dengan cara mencatat dan mengungkapkan lap. • Siklus Laporan Keuangan Karena perkiraan selalu berhubungan dengan perkiraan lainnya maka untuk memudahkan pemeriksaan perlu diketahui siklus laporan keuangan perusahaan yang diperiksa.(lihat lampiran 2) • Pernyataan (Asersi) manajemen mengenai Komponen-komponen Laporan Keuangan Bagaimana manajemen memberikan pernyataan terhadap Lap. Misalnya untuk memeriksa Perkiraan penjualan. Keuangan yang disesuaikan dengan SAK) Pernyataan Manajemen secara umum ada 5 yaitu : Keberadaan / Eksistensi / Keterjadian / Occurrence è Aktiva. 2. è Penjualan dalam Lap. Laporan keuangan yang dihasilkan oleh manajemen ? NERACA. dan mencantumkan angka-angka yang dapat dipertanggung jawabkan dalam laporan keuangan. LAPORAN LABA-RUGI.

dan diungkapkan dengan benar. Tetapi. dan Biaya telah dimasukkan dalam Lap. kata-kata ‘creative accounting’ terdiri dari 2 kata yaitu ‘creative’ yang artinya kebolehan seseorang menciptakan ide baru yang efektif. Sedangkan Hutang & Modal adalah Kewajiban perusahaan s/d periode tersebut. menipu bank demi mendapatkan pinjaman baru. Sedangkan. Pendapatan . dan banyak usulan untuk reformasi akuntansi – biasanya berpusat pada analisis diperbarui modal dan faktor produksi yang benar akan mencerminkan bagaimana nilai tambah. . Banyak perusahaan yang terjebak masalah creative accounting mempunyai sistem ‘executive stock option plan’ bagi eksekutif-eksekutif yang mencapai target yang ditetapkan. atau mempertahankan pinjaman yang sudah diberikan oleh bank dengan syarat-syarat tertentu. Keuangan dengan angka-angka yang sesuai (perhitungan benar) Penyajian dan pengungkapan è Komponen-komponen dalam Lap. para eksekutif biasanya lebih mengenal perusahaan tempat mereka bekerja dibandingkan karyawan-karyawan di bawah mereka. Keuangan telah diklasifikasikan. Hutang. Secara umum. Blake dan Dowd (1999) adalah sebuah proses dimana beberapa pihak menggunakan kemampuan pemahaman pengetahuan akuntansi (termasuk didalamnya standar. sehingga para eksekutif ini dapat dengan mudah memanipulasi data-data dalam laporan keuangan (financial statement) dengan motivasi memperkaya diri mereka sendiri.) dan menggunakannya untuk memanipulasi pelaporan keuangan. tapi jelas menyimpang dari semangat peraturan tersebut. Penilaian dan Alokasi è Aktiva. dan kata ‘akuntansi’ itu artinya pembukuan tentang financial events yang senantiasa berusaha untuk setia kepada kondisi keuangan yang sebenarnya (faithful representation of financial events). Akuntansi kreatif dan manajemen laba merupakan eufemisme mengacu pada praktik akuntansi yang mungkin mengikuti surat aturan praktik akuntansi standar. 1.è Semua transaksi dalam periode yang bersangkutan telah dicatat. Modal . Tujuan Creative Accounting Tujuan-tujuan seseorang melakukan creative accounting bermacam-macam. Misal : Komputer dimasukkan ke dalam Aktiva tetap karena umurnya ekonomisnya lebih dari satu tahun. atau mengecoh pemegang saham untuk menciptakan kesan bahwa manajemen berhasil mencapai hasil yang cemerlang. Hak dan Kewajiban è Nilai akhiva dalam Neraca adalah kekayaan yang benar-benar hak perusahaan s/d periode tersebut. ‘Creative accounting’ menurut Amat. mencapai target yang ditentukan oleh analisis pasar. Pengertian Creative Accounting Banyak para pakar yang mengartikan ‘creative accounting’ sebagai kegitan memanipulasi data keuangan di perusahaan. teknik dsb. Motivasi materialisme merupakan suatu dorongan besar manajemen dan akuntan-akuntan melakukan creative accounting. ‘income smoothing’ dan ‘creative accounting’ itu sendiri. di antaranya adalah untuk pelarian pajak. Stolowy dan Breton [2000] menyebut ‘creative accounting’ merupakan bagian dari ‘accounting manipulation’ yang terdiri dari ‘earning management’ . dijelaskan. Sehingga arti dari ‘creative accounting’ yaitu akar dari sejumlah skandal akuntansi.

Menyembunyikan tindakan penyelewangan dana atau harta. Manipulasi harga saham e. Cara mendeteksi penjualan prematur atau fiktif yaitu: 1) Pahami kebijakan pengakuan pendapatan. Sementara itu. atau sengaja salah mencatat penjualan.Adapun klasifikasi tindakan yang meliputi kecurangan laporan keuangan adalah sebagai berikut : Pertama. tapi belum dikirim (goods ordered.Untuk premature revenue. Menyembunyikan penjualan fiktif atau harta milik dipalsukan b. Unsur – Unsur Creative Accounting Menurut Charles W. termasuk perubahannya 2) Cermati piutang usaha 3) Cermati akun-akun yang mungkin digunakan untuk meng-offset penjualan prematur atau fiktif 4) Review transaksi hubungan istimewa 5) Perhatikan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan sesuai laporan b. Menyembunyikan kinerja tidak baik dari perusahaan c. atau berdasarkan informasi keuangan yang didistorsi atau dihapus b. Kapitalisasi Agresif . yaitu: a. untuk fictitious revenue . but not ordered). Mendapatkan kredit. Bentuk dari prematur revenue bisa berupa pengakuan penjualan dilakukan pada saat barang sudah dipesan. 3. Menyembunyikan pembayaran yang tidak benar c. Menghapus hutang pajak d. Menyembunyikan kinerja tidak baik oleh manajemen tambahan modal investasi Kedua. Mulford & Eugene E. tanggal pengiriman yang diubah.Dalam hal ini yang menerima keuntungan langsung adalah pihak perusahaan atau pelaku kecurangan. but not shipped) atau barang sudah dikirim. Sementara itu. sengaja distorsi laporan keuangan untuk penyamaran tindakan kecurangan. contoh penjualan fiktif adalah backdated invoice. Adapun tujuan khusus dari tindakan ini adalah: a. modal jangka panjang. Comiskey membagi Creative Accounting menjadi beberapa unsur. penghasilan dicatat tanpa adanya penjualan yang terjadi. sengaja distorsi laporan keuangan sebagai alat untuk bertindak curang dengan mengecoh pemakai atau kelompoknya tentang hasil usaha perusahaan. tapi belum dipesan (goods shipped. Pengahsilan Prematur atau Pengahasilan fiktif Mengakui penghasilan prematur atau penghasilan fiktif itu berbeda jika ditinjau dari sudut aggressive accounting. Dalam hal ini yang diuntungkan tetap pihak perusahaan atau pelaku kecurangan. pengakuannya sudah sesuai dengan GAAP. Adapun tujuan khusus dari tindakan ini adalah : a.

Misreported Assets & Liabilities Dalam banyak kasus. dan contingent liability. nilai aset lebih saji dan/atau kewajiban kurang sajidengan tujuan agar earning power menjadi lebih tinggi dan posisi keuangan lebih kuat. dan catatan laporan keuangan.Selanjutnya. Cara mendeteksi misreported asset & liability yaitu: 1) Tandingkan prosentase perubahan piutang usaha dengan perubahan penghasilan untuk 4-6 triwulan terakhir 2) Pastikan bahwa pembentukan cadangan piutang tak tertagih cukup untuk menutup risiko inkolektibilitas 3) Cermati apakah persediaan yang overvalued tersebut disebabkan persediaan fiktif 4) Cermati apakah kasus overvalued inventory pernah terjadi sebelumnya 5) Cermati penurunan nilai pasar surat berharga yang held to maturity 6) Cermati trend yang terjadi untuk accrued expense payable 7) Hitung umur utang untuk 4-6 bulan terakhir 8) Review total utang pajak yang tercatat di neraca dengan beban pajak yang dicatat di laba rugi 9) Cermati kewajiban kontinjensi yang tidak dicatat di neraca. inventori. pengakuan biaya tertunda dan laba naik. atau available for sale). utang pajak. penyajian laporan yang bisa berbentuk single step maupun step memungkinkan perusahaan memainkan angka-angka subtotal. aset atau beban ditangguhkan tersebut diamortisasi selama beberapa tahun. held to maturity. Permainan Angka-Angka di Laporan Laba Rugi Permainan angka-angka di laporan laba rugi terjadi pada cara mempercepat atau memperlambat pengakuan pendapatan dan biaya. Reklasifikasi demikian tentu saja akan . Beberapa akun aktiva yang potensial dilaporkan lebih saji adalah piutang usaha. klasifikasi akun.Dalam kebijakan kapitalisasi yang agresif. Cara mendeteksi kebijakan kapitalisasi agresif yaitu: 1) Pahami kebijakan kapitalisasi aset dan apakah aset yang dikapitalisasi tersebut melebih nilai pasar 2) Proporsikan total biaya pengembangan software yang dikapitalisasi dan tentukan apakah proporsi tersebut wajar 3) Cermati biaya bunga yang dikapitalisasi sehubungan dengan proyek konstruksi yang sudah berakhir 4) Cermati alasan yang mendasari pencatatan normal operating expense ke dalam aset c. Akun kewajiban yang dicatat kurang sajidi antaranya adalah accrued expense payable. unsur pendapatan usaha dilaporkan sebagai pendapatan di luar usaha atau sebaliknya. Dalam hal ini laba diatur untuk beberapa periode pelaporan. investasi (yang diklasifikasikan dalam trading. d. pengeluaran yang termasuk dalam harga pokok penjualan direklasifikasikan ke dalam kelompok akun beban operasi atau sebaliknya. Dengan laba yang tinggi. otomatis saldo laba dan nilai ekuitas akan naik. Selain itu. perusahaan melaporkan beban atau rugi tahun berjalan sebagai aset. utang usaha.Akibatnya.Misalnya.

pembayaran pesangon dan biaya PHK. arus kas terbagi menjadi arus kas dari aktivitas operasi. masuk dalam arus kas operasi. mereka cenderung menganggap bahwa laporan arus kasnya sudah benar. laporan arus kas (setelah dikeluarkan unsur non recurring cash flow seperti discontinued operation) bisa menjadi alat yang efektif. Berikut ini adalah contohnya : 1) Arus kas operasi memasukan unsur pembayaran pajak penghasilan (PPh). Dengan konsep materialitas ini. Di dalam pelaporan arus kas menurut GAAP. arus kas dari aktivitas operasi hanya diketahui oleh segelentir pengguna laporan keuangan. dengan cash flow yang baik.Dalam indirect method. seperti istilah restrukturisasi yang ternyata biaya restrukturisasinya mencakup penghapusan inventori. padahal jika dibebankan pada tahun berjalan.Arus kas bersih ini menjadi alat ukur utama tentang kemampuan perusahaan dalam mendapatkan arus kas yang berkelanjutan. perusahaan dapat mengelompokkan transaksi yang sebetulnya material menjadi tidak material.Pada kenyataannya. Earnings management. para investor tertarik dengan perusahaan yang punya earning power yang bagus dan berkelanjutan. Di dalam praktiknya. . khususnya arus kas operasi. Untuk mendeteksi adanya ‘creative accounting’. laporan arus kas. Jenis – Jenis Creative Accounting Ada empat macam CA yang sering ditemukan saat ini. biaya relokasi. Misalnya : • Transaksi fiktif seperti prematur revenue atau fictitious revenue tidak akan pernah muncul di laporan arus kas karena tidak melibatkan unsur kas • Agressive accounting dapat meningkatkan laba perusahaan. Sementara itu.Bentuk penyajian laporan arus kas sendiri terdiri dari indirect method dan direct method. dan biaya penurunan nilai aktiva. baik PPh Badan maupun PPh final.Kedua stakeholder tersebut lebih fokus pada kinerja keuangan. padahal di dalam laba rugi discontinued operation tersebut dikeluarkan dari laba operasi.Akibatnya. 4. 3) Biaya operasi yang dikapitalisasi dimasukkan sebagai arus kas dalam aktivitas investasi. Income smoothing. aktivitas pembiayaan (financing) dan aktivitas investasi.Dengan demikian. Contoh lainnya yang termasuk dalam kreativitas akuntansi di laporan laba rugi terjadi dalam: • Kelompok akun other expense/income yang seringkali di-netting. Perusahaan hanya melaporkan total other expense/income tanpa merinci detil dari kelompok akun tersebut. 2) Operasi dalam penghentian (discontinued operation) juga dimasukkan dalam aktivitas operasi.Bagi para kreditur. • Penggunaan terminologi di dalam laporan laba rugi. Sudah menjadi hal yang umum bahwa arus kas bersih dari aktivitas operasi merupakan manifestasi operating income yang ada di laporan laba rugi. dalam direct method arus kas dari aktivitas operasi ditampilkan berdasarkan transaksi-transaksi kas di laba rugi. e. tapi arus kas dari aktivitas operasi tetap tidak berubah. utang piutang menjadi lancar. arus kas dari aktivitas operasi dihitung dari laba bersih yang disesuaikan dengan transaksi-transaksi non kas di laporan laba rugi. Masalah Laporan Arus Kas Seperti diuraikan sebelumnya dalam efek harga saham. yaitu: Aggressive accounting. dan Fraudulent financial reporting. future cash flownya menjadi baik pula.mempengaruhi angka sub total laba kotor atau laba operasi yang nota bene serring dijadikan sebagai sumber informasi untuk pengambilan keputusan. • Penentuan tingkat materialitas suatu transaksi. penghapusan aktiva. tapi tidak diketahui oleh para investor maupun kreditur. tidak terlepas juga dari ‘creative accounting’.

Earnings management merupakan manipulasi laba secara aktif untuk suatu target yang sudah ditentukan sebelumnya. atau disebut juga ‘big bath’. atau kriminal. 2) Income minimization. Teknik ini dapat dilakukan dengan membuat kebijakan tertentu berkenaan dengan saat atau timing suatu transaksi seperti adanya pengakuan yang prematur atas penjualan. Perataan laba merupakan cara yang paling populer dan sering dilakukan. Cara ini mirip dengan ‘taking bath’ tetapi kurang ekstrem. 6. Perusahaan-perusahaan melakukannya untuk mengurangi volatilitas laba bersih. dimana laba yang dilaporkan tetap dibawah batas atas yang ditetapkan. untuk suatu proyeksi yang sudah dibuat oleh analis. b. 3) Income maximization. more sustainable earnings stream. Konsekuensinya. pembebanan biaya iklan. Maksimalisasi laba dimaksudkan untuk memperoleh bonus yang lebih besar. perdata. Income smoothing adalah Suatu bentuk earnings management yang didesain untuk menghilangkan aliran laba yang fluktuatif. Pola ini dilakukan pada saat profitabilitas perusahaan sangat tinggi dengan maksud agar tidak mendapatkan perhatian oleh pihak-pihak yang berkepentingan (aspek political-cost). 4) Income smoothing. Alasan Seseorang Melakukan Creative Accounting . Kebijakan yang diambil dapat berupa write-off atas barang modal dan aktiva tak berwujud. Teknik ini juga dapat mengakui adanya biaya-biaya pada periode mendatang dan kerugian periode berjalan ketika keadaan buruk yang tidak menguntungkan yang tidak bisa dihindari pada periode berjalan. termasuk cara-cara untuk mereduksi dan “menyimpan” laba pada saat kinerja keuangan sedang membaik agar laba tersebut bisa dimanfaatkan pada saat kinerja keuangan sedang menurun. manajemen melakukan pembersihan diri dengan membebankan perkiraan-perkiraan biaya mendatang dan melakukan ‘clear the decks’. biaya riset dan pengembangan. Berbagai macam pola yang dilakukan dalam rangka ‘creative accounting’ menurut Scott (1997) sebagai berikut: 1) Taking Bath. 5) Timing revenue and expense recognition. Aggressive accounting adalah pemilihan dan penerapan prinsip akuntansi yang bertujuan agar laba tahun berjalan lebih tinggi. terlepas dari apakah praktik tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atau tidak. Akibatnya laba periode berikutnya akan lebih tinggi dari seharusnya.a. atau untuk mendapatkan suatu angka yang konsisten dengan smoother. Tujuan dari penghapusan ini adalah untuk mencapai suatu tingkat return on assets yang dikehendaki. Tipe terakhir inilah yang paling cenderung dipergunakan untuk tujuan illegal. d. Pola ini dapat terjadi selama ada tekanan organisasional pada saat pergantian manajemen baru yaitu dengan mengakui adanya kegagalan atau defisit dikarenakan manajemen lama dan manajemen baru ingin menghindari kegagalan tersebut. c. metode successfull-efforts untuk perusahaan minyak bumi dan sebagainya. manajemen. Perusahaan mungkin juga meratakan laba bersihnya untuk pelaporan eksternal dengan maksud sebagai penyampaian informasi internal perusahaan kepada pasar dalam meramalkan pertumbuhan laba jangka panjang perusahaan. misalnya. Penghapusan tersebut dilakukan bila dengan teknik yang lain masih menunjukkan hasil operasi yang kelihatan masih menarik minat pihak-pihak yang berkepentingan. Fraudulent financial reporting adalah Penyajian keliru (misstatement) yang disengaja atau penyembunyian (ommision) atas suatu angka atau pengungkapan di dalam laporan keuangan yang bertujuan untuk memperdayai pengguna laporan keuangan melalui pendekatan administratif.

serta menghilangkan asimetri informasi.Red flag ini biasanya selalu muncul di setiap kasus kecurangan (fraud) yang terjadi. Perlakuan akuntansi yang bervariasi Perlakuan akuntansi yang bervariasi bersumber dari fleksibilitas pelaporan keuangan karena standar akuntansi mengijinkan melakukan itu. memainkan tingkat persentase penyelesaian pekerjaan. yaitu antara lain: tingginya target yang diberikan pemegang saham. pengakuan pendapatan (tunai. Beberapa contoh fleksibilitas ini yaitu: penentuan biaya persediaan (FIFO & Average). entitas berusaha menampilkan laba yang konsisten atau stabil di setiap periode palaporan. model pengukuran aset (tersedianya dua metode pengukuran: metode biaya dan metode revaluasi dan tersedianya beragam macam metode penyusutan aset). Kadang-kadang perusahaan menerapkan PSAK secara agresif agar kinerja laporan keuangannya terlihat lebih menarik dan bagus. perusahaan dapat memilih dan menerapkan beberapa model pengukuran secara fleksibel. bahkan untuk perusahaan sejenis sekalipun. kebijakan ketat yang diatur regulator. Untuk alasan terakhir inilah banyak manajemen perusahaan akhirnya melakukan tindakan yang melanggar aturan hukum. perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama mungkin menyajikan laporan yang berbeda. Oleh karena itu akuntan publik harus bisa mencegah dan mendeteksi lebih dini agar tidak terjadi fraud. cicilan atau tingkat penyelesaian).Setidaknya ada empat alasan mengapa para praktisi akuntansi melakukan CA. moralitas manajemen. Hasil penelitian Wilopo (2006) membuktikan serta mendukung hipotesis yang menyatakan bahwa perilaku tidak etis manajemen dan kecenderungan kecurangan akuntansi dapat diturunkan dengan meningkatkan kefektifan pengendalian internal. Pelaporan keuangan yang menyimpang Perusahaan seringakali menyajikan laporan keuangan yang menyimpang yang disebabkan oleh beberapa alasan. biasanya ditunjukkan oleh timbulnya gejala-gejala (symptoms) berupa red flag (fraud indicators). dll. dan menangguhkan biaya proyek dan menghapus utang usaha. Ada beberapa metode dan carayang bisa untuk mengetahui adanya creative accounting dan cara mencegahnya. Cara Mendeteksi dan Mencegah Terjadinya Creative Accounting Creative accounting memiliki dampak yang kurang baik untuk perusahaan baik itu pemilik perusahaan tersebut maupun investor yang ingin menanamkan modalnya ke perusahaan tersebut. misalnya perilaku tidak etis manajemen. d. Hasil penelitian Wilopo tersebut . 7. Demikian juga dengan Transaksi-transaksi keuangan dan kondisi ekonomi yang ada tidak selalu sama sehingga bisa digunakan model pengukuran yang berbeda. Sebagai akibatnya. Manajemen laba bisa dilakukan dengan menunda atau mempercepat pendapatan atau beban tergantung pada kondisinya saat itu. bukan menggunakan PSAK yang fleksibel untuk menyajikan laporan keuangan yang wajar. Untuk mengetahui adanya fraud. Beberapa prakteknya antara lain: Over-estimasi dalam biaya restrukturisasi perusahaan. b. Penerapan prinsip akuntansi yang agresif Penerapan prinsip akuntansi yang agresif. mereka adalah : a. Kecurangan pelaporan keuangan di suatu perusahaan merupakan hal yang akan berpengaruh besar terhadap semua pihak yang mendasarkan keputusannya atas informasi dalam laporan keuangan (financial statement) tersebut. c. Manajemen laba Untuk alasan manajemen laba. ketaatan aturan akuntansi. uji penurunan nilai (standar memberikan pilihan untuk menilai penurunan nilai) dan estimasi provisi (tergantung pada pertimbangan manajemen). Berdasarkan standar.

c. Terdapat hubungan kekeluargaan (family relationship) antara manajemen (Director) dengan karyawan perusahaan. Beberapa atribut yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya risiko terdapat kecurangan laporan keuangan di perusahaan. Mendesain dan mengimplementasikan internal control yang memadai untuk laporan keuangan. Perbaikan sistem pengawasan dan pengendalian. b. d. yang diwujudkan mengembangkan sikap komitmen terhadap perusahaan. negara dan masyarakat. Menilai resiko kecurangan laporan keuangan di dalam perusahaan. c. Membentuk lingkungan organisasi yang memberikan kontribusi terhadap integritas proses pelaporan keuangan (financial reporting). Menurut Wilopo. Contoh Kasus Creative Accounting Skandal Manipulasi Laporan Keuangan PT. Mengefektifkan pengendalian internal.juga menunjukkan bahwa dalam upaya menghilangkan perilaku tidak etis manajemen dan kecenderungan kecurangan akuntansi memerlukan usaha yang menyeluruh. tidak secara partial. b. d. Klasifikasi dari Praktek Creative Accounting menurut Mulfrod & Comiskey terdiri dari : a. Pelaporan keliru atas Aktiva & Utang (Misreported Assets and Liabilities). c. antara lain : a. Memperbaiki moral dari pengelola perusahaan. . namun perlu diketahui juga oleh auditor. antara lain : a. Buku tersebut meskipun lebih difokuskan bagi para investor sebagai pembelajaran untuk mengetahui secara cepat adanya kecurangan akuntansi (fraudulent accounting). Kapitalisasi yang agresif dan Kebijakan amortisasi yang terlalu lebar (Aggressive Capitalization & Extended Amortization Policies). termasuk penegakan hukum. Pelaksanaan good governance. 8. Terdapat kelemahan dalam pengendalian intern (internal control). b. Timbul masalah atas pelaporan Arus Kas (Problems with Cash-flow Reporting). yaitu : a. b. Perekayasaan Laporan Laba Rugi (Creative with the Income Statement). dengan The National Commission On Fraudulent Financial Reporting (The Treadway Commission) merekomendasikan 4 (empat) tindakan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan pelaporan keuangan. Mulfrod & Comiskey (2002) menulis buku terkait dengan creative accounting yang berjudul “The Financial Numbers Game : Detecting Creative Accounting Practices”. Pengakuan pendapatan fiktif (Recognizing Premature or Ficticious Revenue). Kimia Farma Tbk.faktor yang mengarah ke kecurangan tersebut. d. c. Perusahaan tidak memiliki komite audit. Mengidentifikasi dan memahami faktor. upaya menghilangkan perilaku tidak etis manajemen dan kecenderungan kecurangan akuntansi. e.

000. maka sesuai dengan Pasal 102 Undang-undang Nomor 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal jo Pasal 61 Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 1995 jo Pasal 64 Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal maka PT Kimia Farma (Persero) Tbk.G. karena telah ditemukan kesalahan yang cukup mendasar.7% dari laba awal yang dilaporkan. pada 3 Oktober 2002 laporan keuangan Kimia Farma 2001 disajikan kembali (restated). PT Kimia Farma. menerbitkan dua buah daftar harga persediaan (master prices) pada tanggal 1 dan 3 Februari 2002.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.1 miliar dan overstated penjualan sebesar Rp 10.000.6 milyar. Sanksi dan Denda Sehubungan dengan temuan tersebut. namun gagal mendeteksi kecurangan tersebut. Dampak perubahan kebijakan akuntansi atau koreksi atas kesalahan mendasar harus diperlakukan secara retrospektif dengan melakukan penyajian kembali (restatement) untuk periode yang telah disajikan sebelumnya dan melaporkan dampaknya terhadap masa sebelum periode sajian sebagai suatu penyesuaian pada saldo laba awal periode.000. pada unit Logistik Sentral berupa overstated persediaan barang sebesar Rp 23. dan laporan tersebut di audit oleh Hans Tuanakotta & Mustofa (HTM). atau lebih rendah sebesar Rp 32. melalui direktur produksinya.. Sesuai Pasal 5 huruf n Undang-Undang No. Berdasarkan penyelidikan Bapepam.(satu miliar rupiah) untuk disetor ke Kas Negara.. sebagai berikut: “Kesalahan mendasar mungkin timbul dari kesalahan perhitungan matematis.VIII. keuntungan yang disajikan hanya sebesar Rp 99. pada unit Pedagang Besar Farmasi berupa overstatedpersediaan sebesar Rp 8. . Pada laporan keuangan yang baru. Pada audit tanggal 31 Desember 2001. kesalahan interpretasi fakta dan kecurangan atau kelalaian.9 miliar.1. maka: 1. Direksi Lama PT Kimia Farma (Persero) Tbk.000. Sedangkan kesalahan penyajian berkaitan dengan penjualan adalah dengan dilakukannya pencatatan ganda atas penjualan. Kesalahan itu timbul pada unit Industri Bahan Baku yaitu kesalahan berupa overstated penjualan sebesar Rp 2. sehingga tidak berhasil dideteksi. dikenakan sanksi administratif berupa denda yaitu sebesar Rp. Selanjutnya diikuti dengan pemberitaan di harian Kontan yang menyatakan bahwa Kementerian BUMN memutuskan penghentian proses divestasi saham milik Pemerintah di PT KAEF setelah melihat adanya indikasi penggelembungan keuntungan (overstated) dalam laporan keuangan pada semester I tahun 2002. manajemen Kimia Farma melaporkan adanya laba bersih sebesar Rp 132 milyar.7 tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan poin 2 – Khusus huruf m – Perubahan Akuntansi dan Kesalahan Mendasar poin 3) Kesalahan Mendasar. karena melakukan kegiatan praktek penggelembungan atas laporan keuangan per 31 Desember 2001.56 miliar.7 miliar.000.(lima ratus juta rupiah).7 miliar. Pengecualian dilakukan apabila dianggap tidak praktis atau secara khusus diatur lain dalam ketentuan masa transisi penerapan standar akuntansi keuangan baru”. Kesalahan penyajian yang berkaitan dengan persediaan timbul karena nilai yang ada dalam daftar harga persediaan digelembungkan. periode 1998 – Juni 2002 diwajibkan membayar sejumlah Rp 1. Kementerian BUMN dan Bapepam menilai bahwa laba bersih tersebut terlalu besar dan mengandung unsur rekayasa. Setelah dilakukan audit ulang. KAP tersebut juga tidak terbukti membantu manajemen melakukan kecurangan tersebut. Akan tetapi. disebutkan bahwa KAP yang mengaudit laporan keuangan PT Kimia Farma telah mengikuti standar audit yang berlaku. atau 24. Dimana tindakan ini terbukti melanggar Peraturan Bapepam No.Permasalahan PT Kimia Farma adalah salah satu produsen obat-obatan milik pemerintah di Indonesia. Selain itu. kesalahan dalam penerapan kebijakan akuntansi. Pencatatan ganda tersebut dilakukan pada unit-unit yang tidak disampling oleh akuntan. 500. Daftar harga per 3 Februari ini telah digelembungkan nilainya dan dijadikan dasar penilaian persediaan pada unit distribusi Kimia Farma per 31 Desember 2001.

meskipun telah melakukan prosedur audit sesuai dengan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). dimana disebutkan bahwa persyaratan profesional yang dituntut dari auditor independen adalah orang yang memiliki pendidikan dan pengalaman berpraktik sebagai auditor independen. KAP HTM tetap diwajibkan membayar denda karena dianggap telah gagal menerapkan Persyaratan Profesional yang disyaratkan di SPAP SA Seksi 110 – Tanggung Jawab & Fungsi Auditor Independen.000. karena atas risiko audit yang tidak berhasil mendeteksi adanya penggelembungan laba yang dilakukan oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk. dan tidak diketemukan adanya unsur kesengajaan. diwajibkan membayar sejumlah Rp. tersebut.2.000. Tetapi.. Rekan KAP Hans Tuanakotta dan Mustofa selaku auditor PT Kimia Farma (Persero) Tbk. 100. Ludovicus Sensi W.(seratus juta rupiah) untuk disetor ke Kas Negara. . Sdr. paragraf 04 Persyaratan Profesional.