You are on page 1of 3

KOMUNIKASI SECARA LISAN ATAU

MELALUI TELEPON

BLUD RSUD
KUALA KURUN

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

……………….

00

1/3

Ditetapkan oleh,
Direktur BLUD RSUD Kuala
Kurun

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal ditetapkan
November 2015

dr. RUTH PAKPAHAN
NIP. 19680413 200501 2 009
Pengertian

Tujuan
Kebijakan

Prosedur

:

Komunikasi efektif yang dilakukan secara lisan dan/atau
melalui telepon, tepat waktu, akurat, lengkap, jelas, dan
dipahami, sehingga akan mengurangi kesalahan, dan
menghasilkan peningkatan keselamatan pasien.
: 1. Untuk mengurangi kesalahan akibat komunikasi secara
lisan dan/atau melalui telepon, dan;
2. Menghasilkan peningkatan keselamatan pasien.
: 1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/MENKES/
PER/ VIII/2011 Tahun 2011 tentang Keselamatan Pasien
Rumah Sakit.
2. Surat Keputusan Direktur BLUD Rumah Sakit Umum
Daerah Kuala Nomor .............. tentang Sasaran
Keselamatan Pasien di BLUD Rumah Sakit Umum
Daerah Kuala :
a. Penerima perintah menulis lengkap perintahnya,
membaca ulang dan melakukan konfirmasi.
b. Tulisan disebut lengkap bila terdiri dari jam/tanggal,
isi perintah, nama penerima perintah dan tanda
tangan, nama pemberi perintah dan tanda tangan
(pada kesempatan berikutnya).
c. Baca ulang dengan jelas, bila perintah mengandung
nama obat LASA (look alike sound alike), maka nama
obat lasa harus dieja satu persatu hurufnya.
d. Di unit pelayanan harus tersedia daftar obat Look
alike sound alike, look alike, dan sound alike.
e. Konfirmasi lisan dan tertulis, konfirmasi lisan sesaat
setelah pemberi perintah mendengar pembacaan dan
memberikan pernyataan kebenaran pembacaan
secara lisan misal “ya sudah benar”. Konfirmasi
tertulis dengan tanda tangan pemberi perintah yang
harus diminta pada kesempatan kunjungan
berikutnya.
f. Ada kolom keterangan yang dapat dipakai mencatat
hal-hal yang perlu dicatat, misal pemberi perintah tak
mau tanda tangan
g. Bila kondisi tidak memungkinkan seperti di kamar
operasi dan situasi gawat darurat di IGD atau ICU
diperbolehkan tidak melakukan pembacaan kembali
(read back).
A
: . KOMUNIKASI SECARA LISAN
1. Petugas mengidentifikasi pasien secara langsung dengan
menanyakan langsung nama pasien ( pada keluarga bila
pasien tidak sadar) dan melihat ke gelang identitas
pasien.
2. Siapkan status pasien. Verifikasi identitas pasien sesuai
antara gelang pasien, status pasien dan nama pasien,
siapkan form konsul.
3. Ucapkan salam dan laporkan identitas pasien meliputi
nama, jenis kelamin, umur, keluhan, hasil pemeriksaan dan
pengamatan serta obat-obatan bila ada.

Eja ulang satu persatu hurufnya bila perintah mengandung nama obat gologan LASA (look alike sound alike) / NORUM (Nama Obat Rupa dan Ucapan Mirip) dan obat High Alert. Revisi Halaman ………………. 6. Tulis secara lengkap jam/tanggal. status pasien dan nama pasien. isi perintah. isi perintah. . 7. Petugas mengidentifikasi pasien secara langsung dengan menanyakan langsung nama pasien ( pada keluarga bila pasien tidak sadar) dan melihat ke gelang identitas pasien. 4. 6. Tanyakan tindak lanjut kepada pemberi perintah/dokter. Verifikasi identitas pasien sesuai antara gelang pasien. nama pemberi perintah dan tanda tangan (pada kesempatan berikutnya) pada form yang telah disediakan. keluhan. 5. nama pemberi perintah dan tanda tangan (pada kesempatan berikutnya) pada form yang telah disediakan. Direktur BLUD RSUD Kuala Kurun dr. 19680413 200501 2 009 4. 7. jenis kelamin. 10. Tulis secara lengkap jam/tanggal. 2. Daftar obat LASA / NORUM dan High Alert terlampir. siapkan form konsul . Konfirmasi ulang isi perintah yang sudah dituliskan dengan membacakan ulang kepada pemberi perintah/dokter.KOMUNIKASI SECARA LISAN ATAU MELALUI TELEPON BLUD RSUD KUALA KURUN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL No. Setelah terdengar nada sambung ucapkan salam. 9. 8. Tekan nomor ekstensi pemberi perintah/dokter. nama penerima perintah dan tanda tangan. B. nama penerima perintah dan tanda tangan. Siapkan status pasien. umur. Lakukan konfirmasi tertulis dengan tanda tangan pemberi perintah/dokter yang harus diminta pada kesempatan kunjungan/visite berikutnya. 00 2/3 Tanggal ditetapkan November 2015 Ditetapkan oleh. RUTH PAKPAHAN NIP. Cantumkan tanda cawang pada kolom membaca ulang isi laporan bila sudah dibacakan ulang. hasil pemeriksaan dan pengamatan serta obat-obatan bila ada. KOMUNIKAS MELALUI TELEPON 1. Laporkan identitas pasien meliputi nama. Tanyakan tindak lanjut kepada pemberi perintah/dokter. Pemberi perintah/dokter harus mengkonfirmasi lisan sesaat setelah pemberi perintah/dokter mendengar pembacaan dan memberikan pernyataan kebenaran pembacaan secara lisan misal “ya sudah benar”. Ucapkan terima kasih dan salam. 3. 5. Dokumen No.

Revisi Halaman ………………. Dokumen No. Telpon ulang pemberi perintah/dokter bila laporan belum dibacakan ulang.KOMUNIKASI SECARA LISAN ATAU MELALUI TELEPON BLUD RSUD KUALA KURUN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL No. 5. 2. Unit Gawat Darurat (UGD) Ruang Rawat Inap Keperawatan Kamar Operasi Intensive Care Unit (ICU) Unit Rawat Jalan 6. 19680413 200501 2 009 Prosedur : 9. RUTH PAKPAHAN NIP. 11. : Formulir catatan lengkap perintah lisan/ perintah melalui telepon/ pelaporan hasil pemeriksaan kritis. Unit penunjang medik 1. . 13. 4. 3. Ucapkan terima kasih dan salam. Petugas / unit terkait : Dokumen terkait Pemberi perintah/dokter harus mengkonfirmasi lisan sesaat setelah pemberi perintah/dokter mendengar pembacaan dan memberikan pernyataan kebenaran pembacaan secara lisan misal “ya sudah benar”. 10. 12. Direktur BLUD RSUD Kuala Kurun dr. dan belum konfirmasikan ulang isi perintah. 00 3/3 Tanggal ditetapkan November 2015 Ditetapkan oleh. Cantumkan tanda cawang pada kolom membaca ulang isi laporan bila sudah dibacakan ulang. Lakukan konfirmasi tertulis dengan tanda tangan pemberi perintah/dokter yang harus diminta pada kesempatan kunjungan/visite berikutnya.