You are on page 1of 13

Unit

Definisi
Indikator

The People Theory - Margaret Canovan
Definisi atas epistemologi ‘the people’. Yaitu sebuah kolektif,
bangsa yang menentukan dirinya sendiri, dan kumpulan individuindividu yang menikmati haknya sebagai manusia.
Otoritas politik, legitimasi, people power, hak sebagai manusia,
wacana politik, representasi, pola relasi, kedaulatan rakyat

Fenomena

Tindakan rakyat karena provokasi dan kekecewaan berupa
movement terhadap struktur kekuasaan yang tidak representatif.

Perspektif

Sosiologis, psiko-antropologi

Nalar Dalam

Otoritas politik yang dimiliki ‘the people’/ ‘rakyat’ memainkan
peranan penting dalam wacana politik yang merupakan sumber
legitimasi tertinggi keberlangsungan dan legalitas sebuah Negara

Nilai Utama

Epistimologi, interaksionisme, strukturalis, fungsionalisme

Unit
Definisi
Indikator

Political Theory and Political Economy - Stephen L. Elkin
Ekonomi politik menjadi inti dari kehidupan politik sistem
demokrasi-kapitalisme. Karena kapitalisme adalah kekuatan
yang paling kuat yang membentuk dunia sosial-politik.
Pertumbuhan ekonomi, peran kelas pemilik modal, distribusi
sumberdaya, kebijakan, hak politik

Fenomena

Rezim politik sebuah Negara

Perspektif

Kelas

Nalar Dalam

Pengaruh, sebab-akibat

Nilai Utama

Empirisme, strukturalis, historical

Unit

Definisi

Civil Society and State Theory – Simone Chambers &
Jeffrey Kopstein
Suatu ruang yang dalam hubungan asosiasionalnya berbeda
–namun dalam waktu tertentu berhubungan- dengan negara.
Fokus pada relasi asosiasional, tanpa hubungan pertukaran
atau markets.

deliberatif. Civil partisipatory. Unit Definisi Indikator Democracy and Citizenship: Expanding Domains – Michael Saward Mekanisme demokrasi yang utama adalah representasi politik formal melalui pemilu. Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Peran warga negara terlalu dibatasi hanya dalam ‘ruang politik’. social capital. ruang publik konsep kewarganegaraan cenderung pasif dan konsep demokrasi selalu aktif. Political Right Unit Power After Foucault Definisi Kapasitas untuk mendefinisikan kebenaran dan normalitas Indikator Diskursus. Perspektif Sosiologi.Indikator Relasional. diperlukan gagasan baru untuk memperluas domain citizenship Demokrasi-liberal representatif. Normalisasi. dan ideologi terutama dalam aspek sosiologis-politis dalam rangka menyiapkan kerangka kemajuan ekonomi. demokrasi deliberative Nalar Dalam Civil society merupakan ruang yang menjembatani interaksi antara masyarakat dengan Negara Nilai Utama Neo-Liberalism. citizen rights. Represented politic. inovasi. common goals. relasional politik. teknologi kekuasaan Governmentalitas. communication sphere. Fenomena Masyarakat sipil tidak lagi dianggap dan hanya dipahami sebagai sistem kebutuhan dalam interaksinya dalam hal ekonomi. biopower. asosiatif partisipasi warga negara dalam demokrasi tidak hanya dilakukan dalam ruang politik terbatas / electoral Democracy. pada konsep ini kewarganegaraan sebagai keanggotaan dasar suatu negara membawa hak dasar untuk berpartisipasi politik. values. Saat ini masyarakat sipil dipandang lebih otonom sebagai suatu sistem discourse. 1 . Pendisiplinan.

hubungan wahyu dan rasio. otoritas. Fundamentalisme. Ia tidak saja mewujud pada negara tetapi juga menyebar pada lembaga seperti sekolah dan rumah sakit. Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Modernisme Islam. syariat Fenomena Persentuhan tradisi pemikiran Islam dengan modernitas dan kolonialisme eropa melahirkan variasi dan kompleksitas dalam pemikiran Islam tentang kehidupan politik. Konsepsi itu dibangun oleh kekayaan teoritis dan budaya muslim dalam berdialog dengan konteks sejarah tertentu. Indikator Ummat. demokrasi dalam Islam. tersebar dan ada dimana-mana Perspektif Post-Strukturalisme Nalar Dalam “Tata pemerintahan” modern merupakan kombinasi dari pranata-pranata. ummat (warga negara). Neo-Modernisme JUSTICE. Interpretive. Equality and Property” .Era pencerhan adalah sejarah tentang kepatuhan dan pendispilinan tubuh. EQUALITY.Fenomena Fakta kuasa tidak hanya bersifat represif. Pluralisme Islam Konsepsi tentang modernitas mendasari pemikiran Islam tentang negara.Andrew Williams 2 . tunggal dan dari satu sumber. dan jalan menjadi muslim. pemerintahan. tetapi ia bersifat produktif. autentisitas Islam dalam dunia modern. Islam Progresif. AND FREEDOMTHEORY “Liberty. Nilai Utama Nihilisme Unit Teori Politik Islam Definisi Pemikiran politik Islam tentang kehidupan politik yang dibangun berdasarkan pemikiran tentang otoritas. pengetahuan dan praktik pendisiplinan tubuh.

AND NATIONALISM THEORY “Identity. toleration. sedangkan Nozick lebih mendahulukan proses. Post-Modernisme JUSTICE AFTER RAWLS .Definisi Prinsip kebebasan dan kesetaraan yang merupakan dasar lahirnya konsep keadilan. Arneson 3 . property right. Difference. Identity. khususnya proses kepemilikan. pluralism Masyarakat tidak memiliki menyikapi perbedaan.Richard J. Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Ekonomi Politik Prinsip kebebasan dan kesetaraan sebagai fundamen utama bagi konsep keadilan.Anna Elisabetta Galeotti Toleransi adalah kebajikan sosial dan prinsip politik yang memungkinkan untuk hidup berdampingan secara damai baik individu atau kelompok yang memiliki pandangan. Indikator Liberty. luck-sharing project. difference. equality. Pemahaman akan keadilan berdampak pada pengakuan apa yang disebut hak milik. kepekaan mendasar untuk Antropologi Politik Toleransi dibutuhkan dalam situasi dimana terjadi perbedaan sosial atau dimana masyarakat hidup dalam ketidakharmonisan. Perbedaan harus diakui sebagai fitur identitas kolektif dan dengan perbedaan bisa dilihat bagaimana bekerjanya toleransi. tentang prinsip “keadilan”. Toleration” . cara hidup dan karakter yang berbeda. social virtue. Konsep keadilan Rawls berfokus pada hasil. egalitarianism. Fenomena Silang argumentasi antara John Rawls dan Robert Nozick. MULTICULTURALISM. New-Konservative PLURALISM.

Nilai Utama Neo-Konservatif. keadilan sosial. Gagasan intuitif sini adalah bahwa struktur ini berisi berbagai posisi sosial bahwa laki-laki lahir dalam posisi yang berbeda memiliki harapan hidup yang berbeda ditentukan oleh sistem politik serta oleh keadaan ekonomi dan sosial. dan ketidak setaraan hak. namun dilihat dari fungsi barang sosial tersebut (kritikan terhadap teori keadilan John Rawls). Perspektif Liberalisme. Kesamaan hak. Normatif. Fenomena Distribusi barang sosial yang tidak merata. Utilitarianisme. kepercayaan. Nalar Dalam ciri dari pemerintahan Demokrasi-Liberal. bangga/cinta negara. Normatif. Indikator Keadilan. nilai kebangsaan.Definisi Keadilan bukan dititik beratkan pada jumlah pembagian barang sosial saja. Demokrasi-Liberal. partisipatif.David Miller Definisi Indikator Fenomena Perspektif Hasrat alamiah. keyakinan atau ideologi politik yang melibatkan seorang individu atau kelompok untuk bersatu yang dinamai sebagai bangsa.Duncan Ivision 4 . Psiko-antropologi. Behavioral. Unit Historical Injustice . Nilai Utama Neo-Konserfatif. Unit NASIONALISM . normatif. kosmopolitan. Kesadaran sosiologis dan politik terhadap keadaan bangsa untuk menciptakan keadilan sosial. Sosiologi. Nalar Dalam Fakta keadilan sosial dalam pemenuhan hak rakyat oleh lembaga negara. Patriotisme.

Reparations Revisited (penggantain rugi kembali) semua kejadian ketidakadilan dikenal memuramkan bersamaan dengan sejarah manusia Filsafat Politik dan Sejarah Praktek ketidakadilan dilakukan untuk membentuk sebuah lembaga (pemerintahan). Against Reparation (peralwanan terhadap ganti rugi). masyarakat. Responsibility and Justice (tanggung jawab dan keadilan). yang terdiri dari sekitar satu set nilai-nilai khas substantive yang dilaksanakan melalui hak-hak universal yang sama dan tidak dapat dicabut. Mengatur hubungan antara individu. Kesamaan hak (equality) dan hak yang tidak bisa dicabut (inalienable) Peerdebatan tentang hakikat Hak Asas Manusia Sejarah Hak Asasi adalah bawaan natural setiap manusia Neo-Konservatif 5 . proses penggantian rugi harus dilakukan untuk bentuk pertanggung jawaban terhadap korban ketidakadilan.Jack Donnelly Hak Asasi Manusia adalah praktik sosial yang kompleks dan diperebutkan. sehinggan bisa melahirkan sebuah lembaga baru yang tercipta bukan atas tindakan ketidakadilan Neo konservatif Human Rights .Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Asal-usul hampir setiap lembaga relevan dengan kehidupan politik manusia yang telah ternoda oleh bermacam silsilah ketidakadilan Reparation (penggantian rugi). dan negara .

demokrasi deliberatif hubungan demokrasi dengan kepedulian akan lingkungan hidup. Political consolidations. lingkungan. aktivis lingkungan issue mengenai kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan hidup secara global seperti pencemaran lingkungan. Warren Persetujuan kelembagaan dan demokrasi serta pelaksananya merupakan hal penting dalam kesejahteraan masyarakat karna dengan demokrasi kita dapat menikmati kebebasan yang lebih besar. private. Mayer lingkungan hidup dilihat sebagai mewakili satu set tertentu dari satu atau banyak kepentingan. democracy. polusi. Konsep kuno demokrasi ini terdiri dalam perwakilan orang yang berkumpul membuat keputusan. ekologi. environmental ethics. Partisipasi Optimum dan Neo-Konservatif 6 .Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Political theory and the environtment . Neo konservatif Democracy and The State . votes. consciousness. society. pemanasan global dll strukturalis. state. and action.John M. relational politics. public. nilai-nilai. liberal. institutions. tetapi juga bahwa pada individu rata-rata lebih mampu mengetahui sendiri kepentingan. State Power dan Decsion Making. equality. memberi jalan untuk gagasan bahwa orang-orang secara berkala bisa memilih wakil kepada legislatif nasional untuk memerintah atas nama mereka. individual convictions. dan tujuan dari agen atau kelas yang mungkin berusaha untuk memerintah atas mereka sebagai wali. Demokrasi tidak hanya berarti bahwa persamaan moralitas individu.Marx E. ethics (etika). oleh karena itu sistem politik yang demokratis atau pluralistik harus hadir ketika membuat kebijakan.

Relational between state-society. Sosiologi. Authority. dan pada proses dimana makna kesetaraan itu sendiri ditentukan. religion.Structurnilai (values). Behavioral. gender. kesenjangan ekonomi pelecehan budaya dan agama serta kesempatan hak suara dalam politik Hukum dan Kesejahteraan. Masih adanya pelanggaran terhadap ras dan gender serta agama dalam mempunyai kesempatan yang sama. Kesetaraan akses mendapatkan kesejahteraan dalam negara harus di pertimbangkan khususnya dalam bidang ekonomi agar setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam pekerjaan dan perlindungan hokum. Monopoly of power by government Definisi Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Liberalism. Anti monopoli. egalitarian.Judith Squires Persamaan hak warga negara yang tidak memandang Ras seseorang atau gender atau agama yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk mempengaruhi peluang mereka atas adanya pekerjaan. Relational Fenomena Kofliktual-identity. Cultures. Democratic Regime How to accomadatepluralist reality in contemporary Societies Pluralism. pengalaman atau kepentingan dari individual atau kelompok-kelompok untuk melahirkan political of life yang demokratis Interested.David Schlosberg Indikator manifestasi dari perbedaan nilai. Fungsionalisme dan Progresivitas Pluralist Imagination . ras. mendapatkan dan pendidikan yang baik. legitimacy. Partsipasi 7 . dan sebagainya. Orang orang yang melestarikan kebudayaan dan keaneka ragaman harus dapat diterima sebagai suatu lambang kesatuan baik pada kesetaraan partisipasi politik.Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Equality and Difference . Multiculturalism.

tetapi dalam kenyataannya masih banyak terdapat nepotisme yang dilakukan Perspektif Sosiologi. Hal ini seringkali menyangkut kepentingan pribadi. relational politics Nalar Dalam Pentingnya penggunaan “coercive power” untuk mewujudkan impartiality Nilai Utama Coercive power. Sosialdemokratik. National norm. Communality. behavioral. dominasi Negara atas Negara lainnya Socialjustice. legitimacy Fenomena Impartiality dianggap sebagai fenomena yang dipengaruhi oleh moral dan hukum masyarakat.Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Global Justice – Chris Brown Globalisasi sebagai upaya menciptakan keadilan global yang humanis memerlukan kapasitas negara dalam relasi internasional untuk menciptakan prinsip-prinsip keadilan sosial State capacity. Indikator Equality. coercive power of the state. Polarelasional. Welfare state Nilai Utama Salah satuciriglobalisasiadalahterbukanyarelasiantarnegara yang melahirkanbenturankepentingandanterciptanyarelasi yang tidaksetaraantarnegara International justice. Policy International relation. Multilateral connection. resikodarimasyarakat yang terglobaslisasi. ketimpanganpoltikdanekonomi global. State interested. Pluralism Unit Impartiality – Susan Mendus Definisi Ketidakberpihakan merupakan sebuah refleksi yang mencerminkan kesetaraan. sehingga penerapan ketidakberpihakan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh moral dan hukum masyarakat tetapi juga membutuhkan paksaan (coercive power) dari pemerintah untuk menerapkannya. principles. equality Unit Recognition and Redistribution – Patchen Markell Nalar Dalam 8 .

exchange value Recognition dan redistribution dapat dihubungkan dengan menggunakan pendekatan politis. justice. tetapi juga menyangkut masalah penghargaan. Selama ini menggunakan pendekatan kultural dan ekonomi sehingga menghasilkan perdebatan mengenai hubungan recognition dan redistribution antara “kultural” dan “material” Perspektif Political dimension of justice Nalar Dalam Recognition dimaknai sebagai “barang” yang harus didistribusikan secara merata. culture. acknowledgment. sehingga meskipun terdapat pemisahan antara recognition dan redistribution. material. as contextual secularism Negara dan agama tidak saling mengintervensi menciptakan sistem check and balance dan Sosiologi. interdependence Unit Political Secularism – Rajeev Bhargava Definisi Doktrin normative pemisahan agama dan negara untuk menjamin netralitas negara terhadap agama Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama principal distance. identity.Definisi Indikator Fenomena Hubungan antara recognition dan redistribution tidak hanya sebatas nilai-nilai normatif. Recognition dimaknai sebagai fenomena kebangkitan identitas politik dan gerakan sosial baru yang dilihat dengan pendekatan ekonomi dan budaya Relationship. gerakan politik Jarak berprinsip antara agama dan negara memberikan ruang saling memiliki posisi tawar Neo konservatisme Unit Multi-Culturalism and Post-Colonial Theory – Paul Gilroy Definisi Multikulturalisme muncul untuk membantah ketidakadilan ras di berbagai negara pasca kolonial 9 . tetapi keduanya dapat disatukan Nilai Utama Politis.

Liberal dan Non-Liberal Unit Definisi Indikator Fenomena 10 . Groups. mereka tidak menimbulkan ancaman dan mereka juga tidak merusak solidaritas Negara. Selama mereka tidak berbahaya. Sosiologi Bahwa kebebasan dalam beragam budaya harus dizinkan dan diakui. Language. Norm and State Kita harus menghormati budaya liberal dan non-liberal. gerakan politik Pengakuan dan penghargaan terhadap kewarganegaraan negara-negara pasca kolonial hak Neo konservatisme Multi-Culturalism and It’s Critics – Jeff Sinner Halev Multiculturalism budaya yang saling menghormati satu sama lain antara mayoritas dan minoritas dalam sebuah negara adalah bentuk kesetaraan. Culture.Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Civil rights. citizenship. karena kehadiran mereka secara budaya memperkaya kita semua dan karena keragaman budaya memberikan latar belakang yang penting dimana mencerminkan praktek keyakinan pada diri mereka sendiri. People. toleransi budaya Persoalan multikulturalisme ditelusuri tentang status ras dan etnis di negara pasca kolonial Sosialogis.

Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama Unit 11 .

Definisi Indikator Fenomena Perspektif Nalar Dalam Nilai Utama 12 .