You are on page 1of 7

SEJARAH KERETA API LISTRIK

DI INDONESIA

Disusun oleh :
NAMA
NIS
MATA KULIAH

:
:

HAERIL ADNAN

D211 12 284
:

TEKNIK KERETA

JURUSAN MESIN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

Karena perkembangan itu. dan Jatinegara. Tanah Abang. Kemudian. Pasar Senen. kebutuhan untuk menambah kapasitas jaringan kereta di Jakarta semakin terasakan. Menteng dan Kramat. stasiun pertama bukanlah Stasiun Jakarta Kota ataupun Stasiun Tanjung Priok. Stasiun Batavia Noord konon merupakan stasiun kecil yang rapi dan sedikit jalur. pada 15 September 1871 memberitakan pembukaan jalur kereta pertama di Jakarta. . Manggarai. Pembangunan tersebut berakibat pada berkembangnya kawasan Meester Cornelis (Jatinegara). Menurut Ensiklopedi Jakarta. lokasi Stasiun Batavia Noord terletak di tempat yang saat ini dikenal sebagai Gedung Bank BNI 1946 di Jakarta Kota. ditandai dengan pembangunan Weltevreden (Jakarta Pusat). stasiun Batavia Noord berlokasi di belakang Museum Sejarah Jakarta. Stasiun pertama yang dibangun di Jakarta adalah Stasiun Batavia Noord. dan dibangunnya kawasan Gondangdia.SEJARAH KERETA LISTRIK Pernahkah terbayang lokasi Stasiun Commuter Line dibangun pertama kali di Jakarta? Yang jelas. dimulailah pembangunan Stasiun Gambir. beberapa wilayah di selatan Jakarta mulai berkembang. sebuah koran lokal saat itu. namun stasiun Batavia Noord menjadi stasiun awal dalam pengembangan jalur kereta antara Jakarta dan Bogor. Pembangunan jalur kereta antara Jakarta dan Bogor dilakukan oleh NIS (Nederland Indische Spoorweg Maatschappij) pada 1870. Javabode. Pada awal abad ke 20. Kemayoran. Sementara menurut situs Arkeologi.

Untuk melayani jalur kereta listrik ini. Stasiun Tanjung Priok pada saat itu merupakan stasiun termegah di Asia Tenggara dan digunakan untuk melayani para penumpang dari Pelabuhan Tanjung Priok yang hendak menuju Jakarta. Wacana elektrifikasi kereta di Jakarta pun didiskusikan pada 1917 oleh para ahli dari Staats Spoorwegen. pemerintah Hindia Belanda meresmikan elektrifikasi jalur kereta dan membuka Stasiun Tanjung Priok sebagai stasiun baru. Pada hari perayaan ulang tahun ke 50 Staats Spoorwegen. tapi disadari juga ada kebutuhan untuk melakukan elektrifikasi jalur kereta di Jakarta. Tak heran. pemerintah Hindia Belanda membeli beberapa jenis lokomotif listrik untuk menarik rangkaian kereta api diantaranya adalah Lokomotif Listrik seri 3000 buatan pabrik SLM (Swiss Locomotive & Machine works) – BBC (Brown Baverie Cie). jika Stasiun Tanjung Priok juga dilengkapi dengan fasilitas penginapan dan restoran. Elektrifikasi jalur kereta api pertama dilakukan pada jalur KA rute Tanjung Priok – Meester Cornelis (Jatinegara) dimulai pada tahun 1923 dan selesai pada tanggal 24 Desember 1924. Kemudian.Tidak hanya membangun stasiun baru. Lokomotif Listrik seri 3100 buatan pabrik AEG (Allgemaine Electricitat Geselischaft) Jerman. Tahap pertama elektrifikasi kereta pada 1923 dimulai dari jalur Tanjung Priok – Meester Cornelis (Jatinegara) yang elektrifikasinya selesai pada 24 Desember 1924. Pada 1 Mei 1927. Pada 1930. mereka menyimpulkan elektrifikasi jalur kereta di Jakarta akan mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. elektrifikasi pada jalur Jakarta dan Bogor juga telah selesai. Pengoperasian Kereta Rel Listrik di Jakarta merupakan tonggak dimulainya sistem transportasi massal modern yang pertama di Asia. Sejak tahun 1917 yang menunjukkan bahwa elektrifikasi jalur kereta api secara ekonomi akan menguntungkan. pasarana dan operasional kereta listrik ini adalah Electrische Staats Spoorwegen (ESS). elektrifikasi jalur kereta di Jakarta telah selesai dan Stasiun Jakarta Kota yang sempat ditutup pada 1926 mulai dioperasikan kembali pada 8 Oktober 1929. 6 April 1925. . Bagian dari perusahaan Staats Spoorwegen yang menangani sarana. Lokomotif Listrik seri 3200 buatan pabrik Werkspoor Belanda serta KRL (Kereta Rel Listrik) buatan pabrik Westinghouse dan KRL buatan pabrik General Electric.

lokomotif- .Lokomotif Listrik 3200 (bon bon) Peresmian elektrifikasi jalur kereta api bersamaan dengan hari ulang tahun ke 50 Staats Spoorwegen. lokomotif-lokomotif listrik ini masih setia melayani para pengguna angkutan kereta api di daerah Jakarta – Bogor. kereta listrik telah menjadi andalan para penglaju (commuter) untuk bepergian. dengan usia yang telah mencapai setengah abad. Namun pada akhirnya. Pemerintah Indonesia sejak kemerdekaan tidak pernah membeli lokomotif listrik untuk mengganti atau menambah jumlah lokomotif listrik yang beroperasi. Di masa itu. Elektrifikasi tahap selanjutnya dilakukan pada jalur kereta api rute Batavia (Jakarta Kota) – Buitenzorg (Bogor) dan mulai dioperasionalkan pada tahun 1930. Elektrifikasi jalur kereta api yang mengelilingi kota Batavia (Jakarta) selesai pada 1 Mei 1927. terutama bagi para penglaju yang bertempat tinggal di Bogor dan bekerja di Jakarta. Setelah Indonesia merdeka. yang merupakan salah satu sistem transportasi paling maju di Asia pada zamannya. sekaligus juga peresmian stasiun Tanjung Priuk yang baru yaitu pada 6 April 1925. Jalur kereta listrik di Batavia ini menandai dibukanya sistem angkutan umum massal yang ramah lingkungan.

.Maja. via Gambir.lokomotif ini dipandang tidak lagi memadai dan mulai digantikan dengan rangkaian Kereta Rel Listrik baru buatan Jepang sejak tahun 1976. Jalur Hijau Tanah Abang .Jatinegara. dan Jatinegara. Saat ini ada 6 rute utama KAI Commuter Jabotabek. Jalur Biru Jakarta Kota . sebanyak 50 unit gerbong bisa langsung digunakan dan dioperasikan sebagai rangkaianrangkaian KRL/EMU Pakuan yang melayani rute Jakarta – Bogor. Jalur Merah Jakarta Kota . Dari jumlah tersebut.Bogor. antara lain KAI Commuter ekonomi non-AC. mulai dari tempat duduk yang ”empuk” hingga Air Conditioner (AC) yang menyejukkan. Keenam rute tersebut adalah: 1. Saat ini ada dua kategori atau kelas pelayanan KAI Commuter. Jakarta Kota. 4. KAI Commuter Ekonomi AC Dengan tarif Tiket Rp. KAI Commuter (KRL Jabotabek) yang beroperasi sekarang sudah memiliki berbagai fasilitas dan kelas. via Kebayoran Lama dan Serpong. PP. Pasar Minggu.Bekasi. 3. Jalur Jingga Bogor . Tokyu Metro Sistem pengoperasian KAI Commuter terpadu di wilayah Jabotabek dimulai pada tahun 2000. via Gambir. EMU TM7000 Eks.6500 s/d 7000 sekali jalan. dan Depok. saat itu pemerintah Indonesia menerima hibah 72 unit KRL/EMU. Seiring perkembangan zaman. Manggarai. Manggarai. via Gambir. dan Pasar Senen. 2.

KRL/EMU yang digunakan dalam melayani penumpang Jabotabek adalah KRL AC eks Jepang namun masih dalam kondisi baik dan layak digunakan. pada bulan September ini akan datang lagi KRL berikutnya sebanyak 8 gerbong. Semakin tingginya animo masyarakat akan pelayanan Commuter.Tangerang. KRL VVVF Holec BN buatan Belgia Nederland . KRL Rheostatik seri 115 buatan Jepang 2. Belum lama ini. 6. 7. KRL Rheostatik seri 6000 buatan Jepang 3. Jalur Coklat Duri . Kabar menggembirakan lainnya. KRL/EMU di Indonesia saat ini ada 11 Jenis antara lain : 1. Khusus untuk KRL Ciliwung. KRL Rheostatik seri 1000 buatan Jepang 6. Jalur Ungu Jakarta Kota . tepatnya 1 Agustus 2008.Pelabuhan Tanjung Priok. KRL/EMU tersebut akan digunakan untuk menambah daya angkut pada lintas Jakarta – Bogor dan Jakarta – Bekasi. KRL Rheostatik seri JR103 buatan Jepang 8. KRL Rheostatik seri 5000 buatan Jepang 7. kita menggunakan kereta buatan PT INKA Madiun dengan nama KRL I (atau disebut KRL Indonesia). Jalur Pengumpan. via Rawa Buaya. Namun sebelum dioperasikan. Rencananya.5. PT Kereta Api (Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek) kembali mendatangkan KRL/EMU dari Jepang sebanyak 1 set KRL/EMU atau 8 gerbong. KRL Rheostatik seri 8500 buatan Jepang 5. KRL Rheostatik seri 8000 buatan Jepang 4. rangkaian yang baru datang ini harus memasuki beberapa tahap pengecekan termasuk proses pemeriksaan dan uji sertifikasi dari Departemen Perhubungan terlebih dahulu. membuat PT Kereta Api Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek harus menambah armada rangkaian yang dimilikinya. Hal ini bisa dilihat dari semakin padatnya KRL/EMU terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari.

KRL VVVF Hyundai buatan Korea 10. KRL VVVF mengunakan traksi motor (Motor listrik industri 3 phasa) .9. KRL VVVF Hitachi buatan Jepang 11. KRL VVVF Indonesia rakitan Indonesia KRL rheostatik menggunakan traksi motor (motor listrik) DC berpenguatan seri kecuali KRL rheostatik seri 8000 dan 8500 menggunakan motor DC compound shunt panjang.