UJIAN AKHIR SEMESTER

TEORI AKUNTANSI

Soal 1
A. Uraikan tentang status paradigmatis akuntansi !
B. Jelaskan mengenai paradigma informasi ekonomi !

Soal 2
A. Jelaskan mengenai konsep ekonomi tentang pendapatan !
B. Jelaskan mengenai konsep mempertahankan modal !
C. Jelaskan mengenai konsep nilai yang berlaku !

Soal 3
A. Jelaskan ukuran aktiva yang berupa manusia !
B. Jelaskan mengenai model akuntansi biaya modal !

1

JAWABAN

SOAL 1

A. Status Paradigmatis Akuntansi
Akuntansi merupakan suatu ilmu yang multi paradigmatis yang meliputi :
1) Paradigma Antropologis/Induktif
Bagi mereka yang menerapkan paradigma antropologis/induktif, subyek permasalahan
yang mendasar adalah :

Praktik-praktik akuntansi yang sudah ada.

Sikap manajemen terhadap praktik-praktik tersebut.

Para pendukung dari pandangan ini menyatakan secara umum bahwa teknik-tekniknya
dapat di peroleh berdasarkan ata penggunaan mereka yang telah teruji atau bahwa manajemen
memainkan suatu peranan utama dalam menentukan teknik-teknik yang akan di implentasikan.
Konsekuensinya, tujuan penelitian tujuan akuntansi yang di kaitakan dengan paradigma
antropologis/induktif adalah untuk memahami, menjelaskan dan meramalkan praktik-praktik
akuntansi yang sudah ada.
2) Paradigma laba sebenarnya/deduktif
Bagi

mereka

yag

menerapkan

paradigma

laba

sebenarnya/deduktif,

subyek

permaasalahan yang mendasar adalah :

Penyusunan suatu teori

akuntansi berdasarkan pada pemikiran yagn logis dan

normatif dan ketegasan konseptual.

Suatu konsep laba yang ideal pada metode lain sealain metode biaya historis.

Bagi mereka yang menerima paradigma laba sebenarnya/deduktif umumya menerapkan
pemikiran analitis untuk membenarkan penyusunan dari suatu teori akuntansi atau untuk
2

Bagi mereka yagn menerapkan model kegunaan keputusan/model keputusan. subyek permasalahn yang mendasar adalah respons pasar agregat terhaddap variabel-variabel akuntansi.mengungkapkan mengenai keunggulan-keunggulan dari model penilaian aktiva/penentuan laba tertentu selain dari akuntansi biaya historis. Subyek permasalahan yang mendasar adalah kegunaan dari informasi akuntansi bagi model keputusan. subyek permasalahan yang mendasar adalah respons dari pengguna individu terrhadap variabel-variabel akuntansi.para pendukung dari paradigma ini umunya melaanjutkan dai tujuan dan postulat-postulat mengenai lingkungan hingga ke metode yang spesifik. Secara umum kegunaan keputusan dari variabelvariabel akuntansi dapat di peroleh dari prilaku pasar agregat atau yang di sajikan oleh Gonedes dan Dopuch bahwa hanya dampak-dampak dari prosedur atau spekulasi akuntansi alternatif yamg dapat dinilai dari prilaku pasarr agregat. Para penyokong paradigma ini 3 . Informasi yang relavan bagi suatu model keputusan atau kriteria akan di tentukan dan selanjutnya di implementasikan dengan memilih alternatif akuntansi terrbaik. Kegunaan dari suatu model keputusan di samakan dengan relevansi terhadap suatu model keputusa. Bagi mereka yang menerapkan paradigma kegunaan keputusan/pengambil keputusan/prilaku pasar agregat. 4) Paradigma kegunaan keputusan/pengambil keputusan /prilaku pasar agregat. Meonedes dan Dopuch pemilihan sistem informasi akuntansi akan di tentun oleh prilaku pasar agregat. 3) Paradigma kegunaan keputusan/model keputusan Suatu sistem akuntansi hendaknya di rancang untuk memberikan informasi yang relavan terhadap model-model pengambilan keputusan yang rasional. 5) Paradigma kegunaan keputusan/pengambil keputusan/pengguna individu Bagi mereka yang menerapkan paradigma kegunaan keputusan/pengambil keputusan/pengguna individu. Sistem akuntansi tidak dapat memberikan semua informasi yang di inginkan oleh semua pengambil keputusan dan oleh karenanya kita harus memutuskan untuk mengeluarkan beberapa jenis informasi dan memasukkan jenis-jenis informasi yang lainnya.

prosedur dan menyokong informasi. serta Feltham dan Demski. serta masyarakat umum dan perwakilannya. Paradigma ini menjaddi perhatian dari para pengguna internal akuntansi. meramalkan prilaku manusia dalam konteks akuntansi. secara umum kegunaan keputusan darri variabel akuntansi dapat di dapatkan dari prilaku manusia. yang menetapkan ukuran prestasi sebagai bidang kekuasaan akuntansi 4 . Paradigma informasi ekonomi menetapkan penilaian informasi sebagai bidang kekuasaan akuntansi 7) Paradigma kejadian ekonomi. Tujuan penelitian akuntansi keperilakuan adalah untuk memahami. Dengan kata lain. menjelaskan. yang menetapkan peramalan kejadian ekonomi sebagai bidang kekuasaan akuntansi. Feltham.berpendapat bahwa. 8) Paradigma pendapatan idiil. akuntansi di pandang sebagai suatu proses prilaku. 6) Paradigma informasi/ekonomi Contoh dari paradigma informasi/ekonomi yagn di ucapkan oleh Crandall.

Paradigma Informasi Ekonomi Mengenai paradigma informasi ekonomi.  Hubungan probabilistik antara peristiwa-perristiwa masa lalu dan masa datang. Kerangka kerja ini bergantung pada komponen yang di butuhkan untuk menghitung pengembalian (atau manfaat) yang di harapkan oleh suatu sistem informasi. 5 . terrmasuk sinyal-sinyal dari masa lalu dan masa datang.  Periwtiwa dan sinyal-sinyal dalam sistem informasi. Sederhananya. Crandall menilai kegunaan dari paradigma informasi/ekonomi terhadap perkembangan masa datang dari teori akuntansi dan menawarkan pandekatan “ekonomi informasi terapan” sebagai suatu terapan mainstrem teori akuntansi yang baru. Bagi mereka yang yang mengadaptasi paradigma informasi/ekonomi.  Seperangkat aturan-aturan kepututsan sebagai fungsi dari sinyal-sinyal. pendekatan ini terdiri atas pengakuan secara eksplisit setiap komponendari model informasi/ekonomi dan memperluas ruang lingkup dari rancangan akuntansi untuk mencangkup selirih komponene-komponen ini. Feltham mengusulkan suatu kerangka kerja untuk menentukan nilai dari suatu perubahan dalam keputusan informasi (pengambil keputusan).B.  Fungsi pengembalian atas peristiwa-peristiwa yang terjadi pada priode berlangsung. subyek permasalahan yang mendasar adalah :  Informasi adalah suaut komoditas ekonomi  Perrolehan informasi adalah serupa dengan masalah mengenai pilihan ekonomi. Komponen terrsebut adalah:  Seperangkat tindakan-tindakan yang mungkin di alakukan pada tiap-tiap priode dalam suatu rentang waktu.

(2) akuntansi akrual adalah cara yang paling efisien untuk menyampaikan tambahan informasi ini. dan juga sebagai akibat yang wajar. Pengertian tersebut menitikberatkan pada total kuantitatif pengeluaran terhadap konsumsi selama satu periode.Nilai dari informasi di lihat dari segi kriteria biaya manfaat dalam struktur formal dari teori keputusan dsn teori ekonmi. Konsep Ekonomi tentang Pendapatan Pendapatan merupakan nilai dari seluruh barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu badan usaha dalam suatu periode tertentu. Hal ini di jelaskan sebagai berikut : Masalah yang di perdebatkan sehubungan dengan akuntansi akrual bergantung pada dasar-dasar pemikiran bahwa (1) laba yang di laporkan menurut akuntansu akrual melebihkan lebih banyak informasi dari pada yang akan di berikan oleh sistem akuntansi berorientasi arus kas yang kurang begitu ambisius. yaitu:  Pandangan yang menekankan pada pertumbuhan atau peningkatan jumlah aktiva yang timbul sebagai hasil dari kegiatan operasional perusahaan. 23 mendefinisikan pendapatan sebagai berikut: “Pendapatan adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama suatu periode bila arus masuk itu mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.” Konsep Pendapatan Ditinjau Dari 2 Segi  Menurut ilmu Ekonomi Pendapatan merupakan nilai maksimum yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. (3) nilaidari tambahan sistem informasi seperti itu melebihi biayanya.[4] SOAL 2 A. Ikatan akuntan Indonesia dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan PSAK) No.  Menurut ilmu Akuntansi Konsep pendapatan dapat ditelusuri dari 2 sudut pandang. 6 . Pendekatan yang memusatkan perhatian kepada arus masuk atau inflow.

kapital yang diinvestasikan (awal periode)]. Kam (1990) mendefiniskan laba (income) merupakan perubahan dalam kapital perusahaan diantara dua titik waktu yang berbeda (awal dan akhir). Atas dasar konsep kapital sebagai tingkat kemakmuran. B. maka laba merupakan aliran kemakmuran yang dapat di konsumsikan (dinikmati) selama satu periode. tanpa mengurangi tingkat kemakmuran sebelumnya. diluar perubahan karena investasi oleh pemilik dan distribusi kepada pemilik. Kapital yang digunakan dalam konsep ini adalah kapital neto (net worth) atau aktiva neto. kapital disini dimaksudkan sebagai kapital dalam arti kekayaan bersih dalam artian luas dan dalam berbagai bentuknya. dimana kapital dinyatakan dalam bentuk nilai (value) dan didasarkan pada skala pengukuran tertentu. Jadi kapital diartikan sebagai sekelompok kekayaan tanpa memeperhatikan siapa yang memiliki kekayaan tersebut. Kapital dinyatakan dalam bentuk nilai ekonomi pada skala pengukuran tertentu. Konsep Mempertahankan Modal Pendekatan Mempertahankan Kapital/Kemakmuran (Capital Maintenance). Dalam konsep mempertahankan kemakmuran. Dengan demikian laba dapat diukur dari selisih antara tingkat kemakmuran pada akhir periode dengan tingkat kemakmuran pada awal periode [ Laba = total aktiva neto (akhir periode). Pengukuran terhadap kapital sangat dipengaruhi oleh nilai (unit pengukur). laba diukur dan diakui setelah kapital awal dapat dipertahankan. Pandangan yang menekankan kepada penciptaan barang dan jasa oleh perusahaan serta penyerahan barang dan jasa atau outflow. Atas dasar pendekatan ini. Konsep pengukuran laba ini disebut dengan konsep mempertahankan kapital/kemakmuran (wealth or capital maintenance concept). jenis kapital dan skala 7 .

1) Kapitalisasi Dalam metode kapitalisasi untuk menghitung nilai sekarang (current value). C. Nilai sekarang dapat dihitung dengan dasar: 1) Kapitalisasi. 3) Harga jual sekarang (current exit price) .pengukuran. kelompok aset atau total aset adalah jumlah diskonto aliran kas harapan yang terkait dengan aset. Konsep Nilai yang Berlaku Current Value (Nilai yang Berlaku) Current value dapat didefinisikan sebagai harga tukar untuk suatu barang di pasar pembelian pada tanggal neraca. Perbedaan terhadap ketiga faktor tersebut akan mengakibatkan perbedaan besarnya laba yang diperoleh. waktu aliran kas harapan tersebut. dan tingkat diskonto yang layak. Untuk menghitung nilai kapitalisasi. 2) Harga beli sekarang (current entry price). Jika harga pasar tidak ada dapat dianggap harga pasar tidak layak pakai. jumlah tahun dari sisa manfaat aset. kelompok aset. atau metode nilai tunai (present-value method). Konsep pemeliharaan kapasitas produktif menghendaki bahwa aset dan hutang perusahaan disajikan dalam nilai sekarang. atau total aset selama umur manfaatnya. terdapat empat variabel yang harus diketahui. 2) Harga Beli Sekarang (Current Entry Price) 8 . maka alternatifnya adalah menilai prosedur akuntansi lain yang tersedia dalam kondisi interpretasi ini. yaitu: aliran kas harapan yang dihasilkan dari penggunaan atau pelepasan aset. nilai kapitalisasi atau nilai tunai (present value) suatu aset.

Karakteristik umum dari tiga gagasan harga beli sekarang adalah bahwa kesemuanya berhubungan dengan biaya pengganti atau reproduksi aset yang dimiliki.2) Biaya reproduksi (reproduction cost) sama dengan jumlah kas atau uang lainnya yang dibutuhkan untuk memperoleh aset yang identik dengan aset yang ada. Dari sudut pandang lain. kapasitas yang ada untuk menghasilkan tersedianya metode yang paling mutakhir. 3) Biaya pengganti baru (replacement cost-new) sama dengan jumlah kas atau uang lainnya yang diperlukan untuk mengganti atau menghasilkan kembali kapasitas produktif aset dengan aset baru yang merefleksikan perubahan teknologi. adalah cukup banyak membuang-buang waktu untuk mengestimasi biaya pengganti unit pabrik yang usang atau setengah usang secara harfiah. Isu yang masih harus diselesaikan adalah pemilihan metode pengukuran harga beli sekarang. estimasi seperti ini tidak akan pernah menghasilkan dasar untuk penilaian yang memadai atas properti maupun menyediakan ukuran yang berguna atas biaya operasi sekarang. Jadi. Pendekatan ini terutama berorientasi pada neraca.Harga beli sekarang menunjukkan jumlah kas atau uang lainnya yang diperlukan untuk mendapatkan aset yang sama atau ekuivalen. indeks harga khusus (specific price indexes). dan penilaian (appraisals) atau estimasi manajemen. Paton dan Paton mempertimbangkan alternatif penggantian aset yang ada dengan aset yang memiliki kapasitas ekuivalen. 3) Harga Jual Sekarang Penggunaan akuntansi nilai sekarang berbasis harga jual sekarang menyajikan keuntungan dan kerugian. biaya pengganti merupakan dasar yang signifikan untuk mengukur nilai ekonomi penting atas properti yang digunakan hanya dalam kasus fasilitas standar. menurutnya: ”Biaya pengganti yang signifikan adalah biaya penyediaan. Tiga metode yang paling disarankan untuk digunakan adalah harga pasar terdaftar (quoted market prices). Interpretasi harga beli sekarang yang telah digunakan adalah sebagai berikut: 1) Biaya pengganti (replacement cost) sama dengan jumlah kas atau uang lainnya yang dibutuhkan untuk memperoleh aset yang ekuivalen pada pasar tangan kedua yang memiliki sisa umur manfaat sama. Kenyataan yang ada adalah apakah biaya tersebut menggantikan kapasitas yang tergambarkan pada aset yang ada dengan mesin berdesain modern. yang mutakhir”. Aset dinilai pada 9 .

Sedangkan PSAK menyatakan bahwa biaya atau beban sebagai penurunan manfaatekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal. Biaya untuk elemen seperti penyusutan mewakili penurunan nilai realisasi bersih dari aktiva tetap selama periode tersebut. 1. Laporan laba rugi untuk periode akan sama dengan perubahan dalam nilai realisasi bersihaktiva bersih perusahaan yang terjadi selama periode tersebut. tidak termasuk efek dari transaksi modal. Akuntansi sumber daya manusia juga melibatkan pengukuran terhadap nilai ekonomi dari 10 . SOAL 3 A. Oleh karena itu. metode ini sering disebut sebagai proses likuidasi yang teratur. Konsep biaya atas akuntansi sumber daya manusia melibatkan pengukuran terhadap biaya yang telah dikeluarkan untuk memperoleh dan melatih sumber daya manusia serta biayabiaya yang akan dikeluarkan untuk menggantikan sumber daya manusia dari suatu organisasi.jumlah realisasi bersih bahwa perusahaan akan dikecuali untuk mendapatkan bagi mereka jika mereka dibuang dalam operasi normal bukan di likuidasi bonafide. Pengukuran Aktiva yang Berupa Sumber Daya Manusia Terdapat dua pandangan dalam pengukuran sumber daya manusia. Pengukuran Nilai SDM berdasarkan biaya (cost based) Definisi biaya dalam arti luas adalah “pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan yang telah terjadi ataupun yang kemungkinan akan terjadi dimasa yang akan datang” (Mulyadi. yaitu berdasarkan biaya (cost based) dan berdasarkan nilai (value based). 2000). Kewajiban akan similiarly dinilai pada jumlah yang dibutuhkan untuk melunasinya pada tanggal pernyataan.

Metode ini mempunyai keunggulan yaitu perlakuan perhitungan untuk menghitung nilai sumber daya manusia yang konsisten dengan penerapan akuntansi konvensional. dapat digolongkn menjadi 2 bagian yaitu : a) Metode biaya historis Metode pengukuran biaya historis ini menghitung dan mengkapitalisasi seluruh biaya yang berkaitan dengan penerimaan dan pengembangan sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan yang selanjutnya diadakan pengamortisasian biaya. Hal ini menyulitkan untuk melakukan penyesuaian amortisasi (atau pembebanan) setiap tahun. hal ini disebabkan karena biaya penerimaan dan biaya pengembangan tiap individu berbeda-beda. biaya untuk mengganti orang-orang tersebut. Pengukuran nilai akuntansi sumber daya manusia melalui konsep biaya ini.Dengan demikian. sehingga menyulitkan melakukan prediksi umur ekonomi 11 .manusia bagi organisasi.biaya tersebut selama estimasi umur manfaat yang diharapkan dari aktiva tersebut. dari periode ke periode tidak sama.  Nilai sumber daya manusia tidak dapat diperbadingkan (tidak mempunyai daya banding).Akuntansi sumber daya manusia berarti mengukur investasi yang dibuat oleh organisasi dalam manusia.  Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh maupun melatih karyawan. bahkan terkadang perbedaannya sangat ekstrim. sebab masing-masing manusia mempunyai keahlian yang berbeda-beda. demikian pula mengenai waktu pengukurannya.  Turnover karyawan tidak dapat diprediksi. memungkinkan untuk menghitung biaya yang sebenarnya termasuk dalam usaha perolehan pegawai dan metode historical cost ini praktis dan dapat diuji kebenaran datanya (mempunyai daya uji atau akuntabel) Namun metode ini juga mempunyai beberapa kelemahan. yaitu :  Dalam menentukan umur ekonomis sumber daya manusia. Hal ini lebih banyak disebabkan karena inteligensi individu setiap manusia berbeda. dan nilai dari manusia bagi perusahaan.

Untuk mencapai hal ini. termasuk pula dalam nilai pengganti ini adalah biaya pensiun mupun biaya menunggu pegawai baru. Namun. nilai pasar dari sumber daya manusia sangatlah sulit dihitung. pelatihan. 2.Informasi biaya pengganti akan memberi informasi kepada pemakai berapa besar sumber daya ekonomik yang dibutuhkan untuk mempertahankan aset yang dikuasai sekarang. Nilai sumber daya sebagaimana sumber daya lainnya. penempatan. a) Metode pengukuran konpensasi (compensasi model) 12 . yaitu . Setiap manajer yang diminta untuk menaksir biaya pengganti seluruh organisasi manusia kemungkinan akan kesulitan untuk melakukannya dan manajer yang berbeda akan memperoleh taksiran yang berbeda pula. apalagi kualitas dari satu SDM dengan SDM yang lainnya tidak jelas pengukurannya. Terdapat beberapa metode yang bisa digunakan untuk menghitung nilai SDM dengan konsep ini. tepatnya adalah nilai sekarang dari kontribusi jasa yang akan diberikan pada masa yang akan datang. sebab biaya penggantian idealnya diukur dengan nilai pasar yang tersedia untuk aset similar (yang sejenis).b) Metode biaya Pengganti Metode ini terdiri dari penaksiran biaya pengganti sumber daya manusia yang sudah ada dalam perusahaan. maka fokus strategi memaksimalkan kontribusi SDM terhadap tujuan organisasi. Nilai pengganti biasanya diperuntukan untuk menghitung nilai persediaan barang dagangan yang diperoleh dan stok bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi. Suatu bilangan akhir tersebut umumnya dimaksudkan pula secara konseptual menjadi ekuivalen dengan suatu pengertian tentang nilai ekonomi sekarang. Penggunaan nilai pengganti dalam mengukur nilai sumber daya manusia dirasa kurang pas. Pengukuran Nilai SDM berdasarkan nilai (value based) Fokus strategi perusahaan dewasa ini adalah menciptakan “competitive advantage” yang berkelanjutan. tergantung pada kemampuannya dalam memberikan kontribusi jasa. dan pengembangan karyawan baru untuk mencapai tingkat keterampilan yang diperlukan. Metode pengukuran nilai SDM dengan cara seperti ini sulit untuk diterapkan. biaya-biaya tersebut akan meliputi seluruh biaya penerimaan pegawai. untuk meningkatkan nilai (value) bagi organisasi.

 Mengidentifikasi jabatan yang dapat diduduki pegawai yang bersangkutan  Mengukur nilai yang diberikan perusahan jika pegawai menduduki jabatan tersebut selama ukuran waktu tertentu  Menaksir probabilitas seseorang menduduki masing-masing jabatan tersebut selama ukuran waktu tertentu. meyatakan bahwa pengukuran nilai bagi organisasi melibatkan kegiatan:  Menaksir jangka waktu atau masa kerja pegawai bagi perusahaan. Biaya modal adalah biaya yang secara riil harus ditanggung oleh perusahaan untuk memperoleh dana baik yang berasal dari hutang. yaitu bahwa sumber daya manusia merupakan sumber arus pendapatan dan nilainya adalah besar nilai sekarang yang didiskonto dengan rate tertentu bagi pemilik sumber daya tersebut. saham biasa.Model kompensasi didasari oleh teori konsep ekonomi human capital. b) Metode stochastic rewards Model ini dikembangkan oleh Flamholtz dengan dasar pemikiran ekonomi tentang nilai dari suatu proses kemungkinan menurut teori ekonomi nilai sesuatu itu bernilai apabila memiliki kemampuan untuk memberikan manfaat atau kegunaan yang dimanfaatkan di kemudian hari dengan adanya proses kemungkinan diatas maka nilai sumber daya manusia yang diharapkan dapat direalisasi oleh perusahan. saham preferen. Akuntansi Biaya Modal Akuntansi biaya modal merupakan suatu data transaksi keuangan yang berhubungan dengan biaya modal. dimana biaya modal sendiri merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan modal yang digunakan untuk investasi perusahaan. maupun laba 13 . Estimasi biaya modal sangat penting karena:  Maksimalisasi nilai perusahaan mengharuskan minimisasi biaya modal. B.  Untuk menentukan besarnya biaya yang harus ditanggung oleh perusahan untuk memperoleh modal dari berbagai sumber. Flamholtz dalam Tunggal (1994).

Penentuan besarnya biaya modal dimaksudkan untuk mengetahui berapa besarnya biaya riil yang harus dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh dana yang diperlukan. Rumus : 14 . Biaya modal dari penggunaan hutang jangka panjang dihitung dengan cara : biaya hutang sesudah pajak = biaya hutang sebelum pajak (1 – tingkat pajak) Rumus : Kt = Kb (1-t) dimana : Kt = biaya hutang sesudah pajak Kb = biaya hutang blm pajak atau tingkat bunga hutang t = tingkat pajak 2) Biaya Modal Individual (Obligasi) Biaya penggunaan hutang jangka panjang biasanya berasal dari obligasi. 1) Biaya Modal Individual (Hutang Jangka Panjang) Hutang jangka panjang terdiri dari hutang bank. obligasi dan hutang hipotik.ditahan untuk mendanai suatu investasi atau operasi perusahaan.

Perusahaan dapat membagikan laba setelah pajak yang diperoleh sebagai deviden. Biaya modal saham biasa dapat mengalami peningkatan secara internal dengan menahan laba atau secara eksternal dengan menjual atau mengeluarkan saham biasa baru. Rumus : Ke = (D1 / P0) + g Dimana : 15 . Biaya modal saham preferen berupa deviden yang besarnya tetap.dimana : I = Bunga obligasi satu tahun dalam rupiah N = Harga nominal obligasi akhir umurnya Nb = Nilai bersih penjualan obligasi n = umur obligasi 3) Biaya Modal Individual (Saham Preferen) Biaya modal saham preferen diperhitungkan sebesar tingkat keuntungan yang diisyaratkan oleh pemegang saham preferen. Rumus : Kp = Dp / Pn dimana : Kp = biaya saham preferen Dp = deviden saham preferen Pn = harga saham preferen saat penjualan – biaya – penerbitan 4) Biaya Modal Individual (Saham Biasa ) Biaya modal saham biasa merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memeproleh dana dengan menjual saham biasa untuk investasi.

Ke = Biaya modal saham biasa D1 = deviden yang diharapkan pada tahun pertama P0 = harga pasar saham sekarang g = pertumbuhan deviden saham per tahun 5) Biaya Modal Individual (Emisi Saham Biasa Baru ) Bila penggunaan dana yang berasal dari laba ditahan (retained earning) juga ada biayanya. Besarnya biaya penggunaan dana yang berasal dari laba ditahan adalah sebesar biaya penggunaan dana yang berasal dari saham biasa. Biaya modal keseluruhan bermanfaat dalam kaitannya dengan penilaian usulan investasi jangka panjang. Rumus : Dimana : Ke = Biaya modal saham biasa D1 = deviden yang diharapkan pada tahun pertama P0 = harga pasar saham sekarang g F = pertumbuhan deviden saham per tahun = Biaya emisi 6) Biaya Modal Keseluruhan Biaya modal keseluruhan merupakan biaya modal yang memperhitungkan seluruh biaya atas modal yang digunakan oleh perusahaan. Biaya modal yang diperhitungkan merupakan biaya modal dari seluruh jenis yang digunakan. Karena biaya modal dari masing-masing sumber dana berbeda. maka menetapkan biaya modal perusahaan secara keseluruhan dihitung dengan WACC 16 .

investasi diterima 2) Net Present Value (NPV) Metode penilaian investasi yg menggunakan discounted cash flow.kd (1-T)+wps.( ks atau ke) kd = biaya hutang kps = biaya saham preferen ks = biaya laba ditahan ke = biaya saham biasa baru T = pajak Metode Analisis Penganggaran Modal dan Penerapannya 1) Payback periode Jangka waktu yang diperlukan untuk mendapatkan kembali jumlah modal yang ditanam. (mempertimbangkan nilai waktu uang pada aliran kas yg terjadi sekarang dengan arus kas keluar yang akan diterima pada masa yang akan datang). semakin cepat modal dapat diperoleh kembali berarti semakin kecil resiko yang harus diambil/ dihadapi (Periode waktu yang menunjukkan berapa lama dana yang diinvestasikan akan bisa kembali) Rumus: Payback periode = jumlah investasi * 1 tahun Proceed jika payback periode > umur ekonomis.kps+ws. investasi ditolak jika payback periode < umur ekonomis.Rumus WACC = wd. Rumus : NPV = PVNCF – PVNOL 17 .

Kriteria : Jika NPV (+). IR = I2 + NPV2 x (i2 – i1) R NPV1 - NPV2 Di mana : I1 = tingkat bunga 1 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV1) I2 = tingkat bunga 2 (tingkat discount rate yang menghasilkan NPV2) NPV1 = net present value 1 NPV2 = net present value 2 Jika IRR > I. 3) Internal Rates Of Return (IRR) Tingkat pengembalian yang dihasilkan atas suatu investasi atau discount rate yang menunjukkan present value cash flow = present value outlay. IRR yang didapat dibandingkan dengan biaya modal yang ditanggung peruusahaan.Langkah – langkah : Tentukan discount rate yang digunakan berdasarkan biaya modal atau Required Rate Of  Return. investasi diterima 18 . investasi ditolak. Jika NPV (-). investasi diterima.  Menghitung present value dar net outlay.  Menghitung present value dengan mengurangkan PVNCF dengan PVNOL.  Menghitung present value dari net cash flow.

investasi ditolak.Income. investasi diterima jika ARR < 100%. investasi diterima Jika PI < 1. Proceed PV. investasi ditolak 5) Accounting Rate of Return Mendasarkan pada keuntungan yang dilaporkan dalam buku/reported acc. Metode ini menilai suatu dengan memperhatikan rasio antara rata-rata dengan jumlah modal yang ditanam (initial investment) dengan ratio antara laba bersih dengan rata-rata modal yang ditanam.Jika IRR < I. Rumus : ARR = Jumlah EAT x 100% Investasi jika ARR > 100%. Investasi ditolak 4) Profitability Index Membagi nilai antara sekarang arus kas masuk yang akan datang diterima diwaktu yang akan dating dengan arus kas keluar.outlay Jika PI > 1. Rumus : Profitability Index = PV. 19 .

co.net/blog/2015/11/16/pengertian-pendapatan http://zonaekis.id/2013/03/akuntansi-sebuah-ilmu-dengan-beragam.html http://niia1993.id/2014/11/akuntansi-sebuah-ilmu-dengan-beragam.com/capital-dan-capital-maintenance/ http://dewi1wati.html http://mgt-sdm. 2011. Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan.html http://www. Edisi kelima. Yogyakarta : BPFE http://fiefie21.html http://ririn-nuraini.blogspot.blogspot. Teori Akuntansi.blogspot.ciputra-uceo.html 20 . 2006. Suwardjono. Jakarta: Salemba Empat Harahap.co.co.co.blogspot.id/2013/03/metode-pengukuran-akuntansi-sumber-daya_27.blogspot.DAFTAR PUSTAKA Belkaoui. 2008. Jakarta: Rajawali Pers.id/2012/11/cost-of-capital-biaya-modal. Ahmed Riahi.co. Sofyan Syafri.id/2012/11/prinsip-prinsip-akuntansi. accounting theory: Teori Akuntansi.