You are on page 1of 1

26 February 2016

Pasar Positif. Positifnya Dow Jones dan sebagian besar bursa dunia dapat memperbaiki sentimen. IHSG hanya menguat tipis
kemarin di tengah masih adanya minat jual asing yang menandakan belum cukup kuatnya tren kenaikan. Sehingga, kami
memperkirakan IHSG akan berada di area yang positif pada hari ini.
35,000

Daily News Summary

30,000

5,600
5,400
5,200
5,000
4,800
4,600
4,400
4,200
4,000
3,800
3,600

IDX & Trading


Volume

25,000
20,000
15,000
10,000
5,000
0
2014

2015

2016

IDR/US$
14,600
14,200
13,800
13,400
13,000
12,600
12,200
11,800
11,400
11,000
2014

2015

Cum
1-Mar
22-Mar

Corporate Action
Reg
Keterangan
4-Mar
Deviden Rp 1.818 / Lembar
Tender offer @ Rp 50 / Lembar

140

140

100

100

60

60

20
2010

20
2011

2012

2013

2014

2015

2016

Emiten
MAYA
BSIM
BVIC
EXCL
BSSR

Market Statistics
IDX
Volume (Mn Shares)
Value (IDR Mn)
Foreign Net (IDR Bn)

25-Feb
4,658.3
3,185.5
3,653.7
-77.7

(+/-)
0.6
499.2
-173.1
195.2

(%)
0.0%
18.6%
-4.5%
-71.5%

Regional Indices
Dow Jones
Shanghai
Nikkei
Hang Seng
Strait Times

25-Feb
16,697.29
2,741.25
16,140.34
18,888.75
2,611.40

(+/-)
212.3
-187.7
224.5
-303.7
-8.6

(%)
1.3%
-6.4%
1.4%
-1.6%
-0.3%

25-Feb
33.1
8,500
16,225
2,535
50.35

(+/-)
1.02
-20
80
16
0.00

(%)
3.2%
-0.2%
0.5%
0.6%
0.0%

(+/-)
24
1,200
48
(+/-)
-400
-7
-50
(+/-)
0
-225
70
(+/-)
6
0
0
(+/-)
-225
70
25
(+/-)
70
50
-25
(+/-)
-225
-3,700
25

(%)
23.1%
20.0%
13.9%
(%)
-10.0%
-9.7%
-9.7%
(%)
0.0%
-2.1%
2.2%
(%)
6.3%
0.0%
0.0%
(%)
-2.1%
2.2%
0.4%
(%)
2.2%
0.4%
-0.1%
(%)
-2.1%
-5.6%
0.4%

Commodity
Crude Oil ($/bbl)
Nickel ($/Ton)
Tin ($/Ton)
CPO (RM/Ton)
Coal (US$/Ton)
Top Gainers
FPNI
TBMS
PUDP

128
7,200
394

Top Losers
3,600
SMAR
65
JKSW
465
GLOB
Most Active by Frequency
91
TMPO
10,450
BBRI
3,300
TLKM
Most Active by Volume
101
META
99
NIRO
91
TMPO
Most Active by Value
10,450
BBRI
3,300
TLKM
6,425
ASII
Foreign Net Buy by Value
3,300
TLKM
13,075
BBCA
16,950
LPPF
Foreign Net Sell by Value
10,450
BBRI
61,800
GGRM
6,425
ASII

Jadwal Rapat Umum Pemegang Saham


Tanggal
Status
Agenda
26-Feb
RUPSLB Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
29-Feb
RUPSLB Peningkatan Modal Dasar Perseroan
29-Feb
RUPSLB Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
10-Mar
RUPSLB
15-Mar
RUPS
Laporan Tahunan Tahun 2015

This report is for informational purposes only. This report is exclusively published for the use of Kiwoom Securities clients, and may not be reproduced or distributed. While the information was collected from secure sources, Kiwoom
Security does not guarantee the accuracy or reliability of the information. Kiwoom Securities bears no liability for any losses that may occur from investments based on the information provided in this report.

Research Department

180

Oil, US$/Barrel

2016

Makroekonomi - DPR tunda pembahasan RUU tax amnesty


Seluruh fraksi dalam rapat Badan Musyawarah DPR menyepakati menunda pembahasan Rancangan
Undang-Undang Pengampunan Pajak (RUU tax amnesty), sehingga RUU tersebut tidak akan dibawa
dalam rapat paripurna DPR 1 Maret mendatang. Alasan penundaan dikarenakan pimpinan fraksi
belum menerima lengkap naskah akademik RUU tersebut. Sebelumnya untuk membahas RAPBN-P
2016, Pemerintah memasukkan potensi pendapatan pajak dari tax amnesty dalam penerimaan
pajak tahun ini. Penurunan asumsi penerimaan negara berpotensi mengurangi dana alokasi belanja
negara.
ADHI- Kinerja FY 2015
PT Adhi Karya (ADHI) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 41%yoy menjadi sebesar Rp
463.68 Miliar Vs 329.07 Miliar pada 2014 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh keniakan
pendapatan usaha sebesar 9%Yoy menjadi 9.38 triliun tahun lalu. Laba operaasi tercatat naik
sebesar 17%Yoy menjadi Rp 850.72 Miliar pada 2015.
ASII - Kinerja FY 2015
PT Astra International (ASII) membukukan penurunan laba bersih 2015 sebesar 24.6%Yoy menjadi
Rp 14.46 Triliun Vs Rp 19.19 Triliun pada 2014 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan oleh penurunan
pendapatan sebesar 8.7%Yoy menjadi Rp 184.2 Triliun tahun lalu Vs Rp 201.7 Triliun pada 2014.
Laba kotor ASII tercatat turun 5.4%Yoy menjadi Rp 36.71 Triliun tahun lalu. Kinerja laba bersih ASII
tahun lalu tertekan akibat pencatatan rugi atas penyesuaian asset (impairment loss) unit
pertambangan dibawah PT United Tractors (UNTR) senilai Rp 5.25 Triliun dibandingkan pencatatan
rugi atas pos yang sama senilai Rp 2.74 Triliun pada tahun 2014 lalu.
LSIP - Kinerja FY 2015
PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP) membukukan penurunan laba bersih 2015 sebesar
32.9%Yoy menjadi Rp 623.31 MIliar Vs Rp 929.41 Miliar pada 2014 lalu. Turunnya kinerja
diakibatkan oleh penurunan penjualan sebesar 11.3%Yoy menjadi Rp 4.18 Triliun Vs Rp 4.72 Triliun
pada 2014. Laba usaha LSIP tercatat turun 33.5%Yoy menjadi Rp 835.91 Miliar tahun lalu.
MAIN - Belanja modal
PT Malindo Feedmill (MAIN) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 400 Miliar-Rp 500
Miliar. Belanja modal akan dialokasikan untuk feedmill dan breeding boiler. Selain itu, perseroan
juga akan membangun pabrik pakan ternak yang berlokasi di Palembang (Sumatera Selatan). Dana
belanja modal akan berasal dari kas internal sebesar 30%, sedangkan sisanya sebesar 70% berasal
dari perbankan. Tahun ini, perseroan akan fokus pada pasar Indonesia, karena konsumsi daging
ayam masyarakat Indonesia sangat rendah, baru sekitar 9.8 kg per tahun dibandingkan dengan
Malaysia dan Singapura yang konsumsi daging ayamnya sudah menyentuh 40 kg per tahun.
SIMP - Kinerja FY 2015
PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) membukukan penurunan laba bersih 2015 sebesar 69.45%Yoy
menjadi Rp 264.49 MIliar Vs Rp 865.82 Miliar pada 2014 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan oleh
penurunan penjualan sebesar 7.5%Yoy menjadi Rp 13.83 Triliun Vs Rp 14.96 Triliun pada 2014. Laba
usaha LSIP tercatat turun 34.2%Yoy menjadi Rp 1.63 Triliun tahun lalu.
UNTR - Kinerja FY 2015
PT United Tractors (UNTR) membukukan penurunan laba bersih 2015 sebesar 28.1%Yoy menjadi Rp
3.85 Triliun Vs Rp 5.36 Triliun pada 2014 lalu. Turunnya kinerja diakibatkan oleh penurunan
pendapatan sebesar 7.1%Yoy menjadi Rp 49.35 Triliun tahun lalu Vs Rp 53.14 Triliun pada 2014.
Pendapatan divisi alat berat dan kontraktor pertambangan turun 9%Yoy masing-masing menjadi Rp
13.63 Triliun dan Rp 30.54 Triliun tahun lalu. Pendapatan divisi pertambangan batubara turun
18%Yoy menjadi Rp 3.82 Triliun pada 2015. Laba kotor UNTR turun 3%Yoy menjadi Rp 11.7 Triliun
tahun lalu. Kinerja laba bersih tertekan akibat pencatatan rugi atas penyesuaian asset (impairment
loss) senilai Rp 5.25 Triliun dibandingkan pencatatan rugi atas pos yang sama senilai Rp 2.74 Triliun
pada tahun 2014 lalu.

Emiten
XCID
TRIL

Coal, US$/Ton

180

Tel : 526-1326 Fax : 526-1320

E-mail: research@kiwoom.co.id