Startup Repair Gagal - kangtokkomputer

1 of 4

http://kangtokkomputer.weebly.com/startup-repair-gagal.html

(/)
Home (/)

Komputer (/komputer.html)

Artikel Booting (/artikel-booting.html)

Artikel Memory-RAM (/artikel-memory-ram.html)
Malware (/malware.html)

PC Error (/pc-error.html)

Bongkar Laptop (/bongkar-laptop.html)
Daftar Isi (/daftar-isi.html)

Artikel VGA (/artikel-vga.html)

Artikel BIOS (/artikel-bios.html)

Tanya Jawab (/tanya-jawab.html)

Blue Screen (/blue-screen.html)

SEO (/seo.html)

Windows 8 (/windows-8.html)

About Me (/about-me.html)

Startup Repair Gagal
Memperbaiki Error "Startup
computer automatically"

Repair cannot repair this

Mengatasi atau memperbaiki Startup Repair gagal, merupakan pekerjaan yang amat melelahkan dan menyita waktu. Kesabaran adalah syarat
mutlak (bahkan untuk teknisi sekalipun), sebab banyak hal bisa menjadi sumber problemnya. Jadi, jika ingin memperbaiki kasus startup repair
yang gagal, lakukan saja dengan "rileks", hitung-hitung belajar nyervis komputer :). Ikuti langkah-langkah dibawah ini, meski agak sedikit repot
karena (mungkin) banyak artikel yang harus Anda baca.
Jika Anda belum paham Startup Repair, silahkan baca artikel Pegertian Startup Repair (/startup-repair.html).
Jika terjadi Startup Repair-pun gagal mengatasi masalah (tidak bisa menemukan problem),

Klik gambar untuk tampil lebih besar, atau klik

ditandai pesan “Startup Repair has tried several times but still cannot determine the

kanan, pilih Open in New Tab.

cause

of

the

problem",

atau “Startup

Repair

cannot

repair

this

computer

automatically”. Artinya terjadi masalah "serius". Lihat Gambar 1.
Pada umumnya jika Startup Repair gagal , sumber problem adalah kerusakan data dalam
root direktori (C:\). Jujur saja, jenis kerusakan pada data root direktori ini cukup banyak. Jika
berminat silahkan klik menu PC Error diatas halaman ini, atau baca Artikel terkait - Melacak
Booting Error. Barangkali cara (termudah) mengatasinya bisa menggunakan Cara-2 atau
Cara-3 di paragraf bawah.

(/uploads/1/0/7/2/10728777
/2663658_orig.jpg?400)

Gambar 1.

Apa yang bisa (mesti) kita lakukan ? Pada tahap ini :
1.

Klik Don't send. Muncul Gambar-2. Tersedia beberapa pilihan,
1.

View diagnostic and repair details,

2.

View advanced options for system recovery and support.

3.

Tombol Finish.

Uraian dibawah ini adalah iktisar (garis besar) langkah yang bisa dilakukan dalam mengatasi
startup repair gagal. Anda bisa memilih mana yang bisa atau perlu dilakukan, yang tentunya
sesuai pengetahuan Anda.

(/uploads/1/0/7/2/10728777/3737477_orig.jpg)

Gambar-2
Jika didalam hard drive banyak data yang amat penting, dan anda kurang memiliki
pengetahuan menangani problem ini, sebaiknya mencari personil pendamping yang lebih
paham. Semata demi keselamatan data-penting Anda.
Saya akan selalu meng-update topik ini lebih rinci, agar dapat membantu Anda lebih baik lagi.
- InsyaAllah.-

(/uploads/1/0/7/2/10728777
/7197799_orig.jpg?347)

Gambar-3.

Cara mengatasi Startup Repair yang Gagal
Note :
Kesabaran yang tinggi , sangat diperlukan untuk mengatasi problem ini.
Semua link artikel yang disarankan, bisa dibaca di blog ini.
Jika Anda menggunakan Windows 8, silahkan baca artikel Menggunakan Automatic Repair Windows 8 (/auto-repair-windows-8.html).
Kita mulai dengan cara yang paling mudah dahulu, dibawah ini.
1. Me-restart Komputer.

08/11/2014 18:18

Startup Repair Gagal - kangtokkomputer

2 of 4

http://kangtokkomputer.weebly.com/startup-repair-gagal.html

1.

Kadang suatu problem bisa muncul hanya secara "kebetulan (temporary spike)".

2.

Jika seperti ini, (biasanya) hanya dengan mematikan PC, menunggu beberapa saat, dan lalu meng-ON kan kembali, maka semuanya
kembali normal. Jika belum melakukannya, cobalah hal ini.

3.

Jika tidak membawa hasil, lanjutkan dibawah ini.

2. Jalankan Last Known Good Configuration - (LKGC).
1.

Restart PC, masuk ke Advanced Startup Option Win7-XP (/startup-option.html) (Advance Option Menu).
1.

Untuk pengguna Windows 8 baca Startup Settings Winddows 8 (/startup-settings-windows-8.html) untuk memilih opsi repair yang
tersedia.

2.

Pilih menu Last Known Good Configuration (/last-known-good-configuration.html). Silahkan baca artikel tsb.

3.

Dengan booting pada Last known good configuration, sistem akan mencoba loading menggunakan catatan konfigurasi terakhir (system log)
yang tidak bermasalah. Jika berhasil, maka semuanya akan beres, tetapi jika gagal, lanjutkan dengan langkah di bawah.

3. Jalankan System Restore.
1.

Jika langkah diatas belum berhasil, dan sebelum waktu Anda "habis" untuk membaca uraian dibawah, maka silahkan coba dahulu artikel ini :
Mengatasi Startup Repair Gagal menggunakan System Restore (/startup-repair-gagal-system-restore.html) (Recovery Environment).
Siapa tahu cocok dengan kasus yang sedang Anda hadapi.
Jika Anda belum mengenal sifat System Restore, sebaiknya membaca artikel Mengenal System Restore Win 7-XP (/system-restore.html),
atau Mengenal System Restore Windows 8 (/system-restore-windows-8.html).
Tentang cara penggunaan System Restore,silahkan membaca artikel Menggunakan System Restore Win7-XP (/menggunakan-systemrestore.html).
Jika Anda pengguna Windows 8, baca artikel Menggunakan System Restore Windows 8 (/menjalankan-system-restore-windows-8.html).

4. Jalankan SFC.
Menjalankan System File Checker (SFC) (/booting-system-file-checker.html) saat booting, juga merupakan cara yang patut untuk dicoba,
untuk memperbaiki file-sistem yang rusak. Apa dan bagaimana tentang SFC, silahkan membaca artikel tsb.
5. Pasang Hard drive di PC (desktop) lain.
Jika tersedia pc-desktop lain (OS-nya sama), lakukan step berikut :
Lepas harddisk-yang bermasalah, pasang sebagai hdd ke-2 di pc-lain tsb.
On-kan pc seperti biasa, jika muncul prompt untuk tekan (biasanya) F1, tekan F1. Semoga pc bisa booting normal dan loading windows
sampai selesai.
Mungkin proses booting agak sedikit lebih lama, karena sedang mendeteksi hdd yang bermasalah tsb.
Jika dirasa terlalu lama (15 menit lebih), hampir dipastikan terjadi kerusakan fisik pada hdd tsb.
Dalam hal ini, mungkin harus lakukan format hdd dan clean instal Windows, atau pertimbangkan ganti hdd baru.
Buka Explorer, pada hdd yang bermasalah cari partisi yang berisi Windows . Disini pasti bukan C:\.
Klik-kanan partisi tsb - Properties - tab Tools - klik Check Now... - centang Automatically fix file system errors - klik Start.
Tunggu sampai selesai, proses ini butuh waktu cukup lama; perhatikan saja LED-Hdd (merah), jika terkadang berkedip itu tanda proses
berjalan normal. Jika diminta restart ikuti saja. Setelah semua selesai, matikan pc, lepas hdd ke-2, pasang kembali ke pc/laptop anda, lalu
On-kan. Berdoalah agar semua berjalan normal. Jika cara ini gagal, silahkan lanjutkan ke step berikut di bawah ini (dengan sabar :).
Startup Repair yang gagal merupakan indikasi problem yang sifatnya sangat umum .
Memiliki banyak kemungkinan penyebab, yang berarti juga
Ada banyak kemungkinan cara mengatasinya.
Maka memperbaiki problem ini harus bermodalkan "kesabaran", selain juga pengetahuan tentunya.
Ke-lima cara diatas adalah yang paling mudah dilakukan. Sedangkan empat-cara dibawah ini akan memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dalam
mengatasi kasus “Startup Repair cannot repair this computer automatically”. Bagaimanapun, Anda tetap bisa mencobanya.

Cara-1 : Masuk ke Windows Safe Mode.
1.

Setelah berhasil masuk ke Safe Mode (/sifat-safe-mode.html), lakukan troubleshoting di dalamnya, meliputi :

2.

Periksa Device Manager (/device-manager.html) , apakah semua driver hardware sudah ter-instal dg benar dan tidak ada pesan error.

3.

Periksa System Informations, apakah jumlah kapasitas RAM terdeteksi dengan benar, juga clock-speed CPU (processor) sudah benar.

4.

Periksa juga apakah sistem-storage (harddisk) dalam kondisi normal : semua partisi terdeteksi, free-space di setiap partisi cukup.

5.

Periksa System Configurations (msconfig) (/msconfig---general.html), apakah ada program resident (startup) yg “mencurigakan”. Kalau
ada di-disable saja.

6.

Masih dalam lingkungan Safe Mode ini, bisa dilakukan “cleanup” untuk membuang semua sampah registry, sampah data (file-temporary,
TIF-temporary internet files, cookies, recent files dll). Ini bisa dilakukan menggunakan Windows Disk Cleanup (/disk-cleanup.html), atau
Windows Extended Disk CleanUp (/extended-disk-cleanup.html), atau software cleanup lain dari pihak ketiga.

7.

Setelah semua dirasa beres, restart (reboot) komputer, dan biarkan masuk ke Windows Normal Mode.

Cara-2 : Jalankan perintah CHKDSK dari Command Prompt.

08/11/2014 18:18

Startup Repair Gagal - kangtokkomputer

3 of 4

http://kangtokkomputer.weebly.com/startup-repair-gagal.html

Dalam kasus Windows gagal booting (startup repair gagal), maka perintah CHKDSK mesti dijalankan dari Command prompt.
1.

Bagaimana menjalankan perintah CHKDSK ini, baca artikel CHKDSK Win 7 (/chkdsk-win-7.html) atau CHKDSK Win XP (/chkdskwin-xp.html).

2.

Restart PC, disaat booting, tekan berulang-kali (stroke) tombol F8.

3.

Muncul Advanced Boot Options Menu (/startup-option.html)

(baca artikelnya), gunakan tombol Arrow untuk memilih opsi Repair your

computer, tekan Enter. (Jika opsi Repair your computer tidak tersedia, berarti Recovery Options belum diinstal (saat instal Windows),
atau - jika pc di kantor - kemungkinan Administrator (personil IT)-nya telah me-nonaktifkan opsi tsb.
4.

pilih layout keyboard, dan klik Next.

5.

tampil menu System Recovery Options, klik pilihan/tool Command Prompt.

6.

pada command prompt, ketik salah satu perintah ini : chkdsk /r atau chkdsk c: /r . Tekan Enter.

7.

Jika muncul seperti gambar diatas, tekan [Y]. Lihat Gambar-3,

Langkah berikutnya adalah restart komputer.
saat komputer di-restart akan melakukan scan disk untuk mencari problem dan berusaha memperbaiki kesalahan yg ditemukan, seperti
sector/cluster yg rusak.
tunggu sampai proses selesai, yg kemungkinan butuh waktu lama, tergantung kapasitas hdd, banyaknya problem, dan jumlah data yg
tersimpan.
Perhatikan saja lampu HDD,
1.

Jika kadang berkedip itu tanda proses masih berlangsung.

2.

Jika lampu padam dalam waktu lama, berarti tidak ada proses.

3.

Jika lampu menyala konstan tanpa kedip sama sekali, berarti HDD rusak.

Setelah proses selesai, Windows akan melanjutkan loading normal .
Cara-3 : Memperbaiki MBR – master boot record.
Pengertian MBR - Master Boot Record :
1.

Adalah bagian (sector) terpenting yg terletak “paling-depan” dari hdd, dan

2.

merupakan “pintu masuk” untuk melakukan booting Sistem Operasi (OS).

3.

Jika bagian ini rusak, maka komputer akan gagal booting.

4.

Memperbaiki MBR yg rusak harus menggunakan Command Prompt (DOS).

Langkah memperbaiki MBR, baca artikel Memperbaiki MBR Windows 7 (/mbr-windows-7.html) , atau artikel Memperbaiki MBR Windows
XP (/mbr-win-xp.html).
Atau barangkali memutuskan untuk instal ulang Windows atau membawa komputer ke service station ? Inipun tentu bukan pilihan yang
“buruk” :)
Cara-4 : Re-Instal Windows.
Saya tidak menganjurkan hal ini, mengingat kerepotan yang harus dihadapi, tetapi jika ini merupakan satu-satunya cara, maka lakukan :
1.

Instalasi Repair Windows 7 :
1.

ini akan memperbaiki Windows secara total, tanpa kehilangan personal data/file, dan tanpa kehilangan program aplikasi yang terinstal
termasuk semua driver yang sudah ada. Silahkan baca artikel Install Repair Windows 7 (/install-repair-win-7.html).

2.

Instalasi Repair Windows XP :
1.

dilakukan seperti saat instal Windows XP. Perhatikan bahwa akan muncul tawaran untuk menekan tombol R. Tawaran ini akan muncul
2 (dua) kali. Tawaran pertama adalah R=Recovery Console, ini lewatkan saja. Pada tawaran R berikutnya lah Anda harus menekan
tombol R. Ikuti prosesnya sampai selesai.

3.

Refresh Windows 8 :
1.

4.

ini akan me-reinstal Windows 8 tanpa kehilangan personal data maupun konfigurasi sistem. Bagaimana cara melakukan-nya, bisa
dibaca di artikel "Refresh your PC - Reinstall Windows 8 (/refresh-your-pc-reinstal-windows-8.html) ".

Cara terakhir adalah melakukan clean install Windows.
1.

Ini akan menghapus semua data, terutama data dalam partisi C:\.

2.

Untuk pengguna Windows 7 & XP :
1.

3.

bisa dilakukan cara yang umum, menggunakan media Optical disc atau USB flash installer.

Untuk pengguna Windows 8 : ada cara yang lebih "enak", yaitu
1.

gunakan fitur "Reset your PC". Caranya, bisa dibaca di artikel "Reset your PC - Clean install Windows 8 (/reset-your-pc-cleaninstall-windows-8.html) ".

27/03/2013 update 8/05/2013 | 13/06/2014 | 12/08/2014

Daftar Judul Artikel - Pengetahuan Dasar System Windows Untuk Teknisi Komputer (/daftar-isi.html)

Daftar artikel Windows 8

(/windows-8.html)

Membuat Website (Blog) dengan MUDAH (/tutorial-weebly-1.html)

08/11/2014 18:18

Startup Repair Gagal - kangtokkomputer

4 of 4

http://kangtokkomputer.weebly.com/startup-repair-gagal.html

Pilih Bahasa
Diberdayakan oleh
Diberdayakan oleh

Pilih Bahasa
Terjemahan (https://translate.google.com)
Terjemahan (https://translate.google.com)

Buat Website GRATIS dengan Weebly (http://www.weebly.com/link/D23GgX)

Mini Browser
Ketik disini untuk mencari Artikel atau Solusi Problem komputer

Statistik Blog

Visitor hari ini
(http://www.quick-counter.net/)

Yang lagi membaca di sini

Live Traffic Feed

08/11/2014 18:18

Related Interests