1.

Radiografi Panoramik
1.1.
Definisi
Panoramik merupakan salah satu radiografi ekstraoral yang telah digunakan
secara umum di kedokteran gigi untuk mendapatkan gambaran utuh dari
keseluruhan maksilofasial. Proyeksi Panoramik menunjukkan posisi mesiodistal
dan vertikal gigi impaksi secara jelas. Radiografi panoramik memberikan
gambaran yang baik jika pasien dapat bekerjasama dengan operator selama waktu
paparan.

Gambar 2.19: Radiograf Panoramik Impaksi Molar Ketiga. Sumbe: Haris PS,
Balan A. Importance of Localization of Impacted Teeth. Dentomaxillofacial
Radiology 2007;36:373.
1.2.

Indikasi
o Adanya lesi tulang atau ukuran dari posisi gigi terpendam yang
menghalangi gambaran pada intra-oral.
o Melihat tulang alveolar dimana terjadi poket lebih dari 6 mm.
o Untuk melihat kondisi gigi sebelum dilakukan rencana pembedahan. Foto
rutin untuk melihat perkembangan erupsi gigi molar tiga tidak disarankan.
1.3.
Teknik
Teknik dan Posisi pengambilan gambar panoramik
Teknik dan posisi yang tepat adalah bervariasi pada satu alat dengan alat lainnya.
Tetapi, ada beberapa pedoman umum yang sama yang dimiliki semua alat dan dapat
dirangkum meliputi:
Persiapan Alat :
1) Siapkan kaset yang telah diisi film atau sensor digital telah dimasukkan
kedalam tempatnya.
2) Collimation harus diatur sesuai ukuran yang diinginkan.
3) Besarnya tembakan sinar antara 70-100 kV dan 4-12 mA.
4) Hidupkan alat untuk melihat bahwa alat dapat bekerja, naik atau turunkan
tempat kepala dan sesuaikan posisi kepala sehingga pasien dapat diposisikan.
5) Sebelum memposisikan pasien, sebaiknya persiapan alat telah dilakukan.
Persiapan pasien

3) Pakaikan pelindung apron pada pasien. gigi palsu dan alat orthodonti yang dipakainya. Persiapan lingkungan terhadap proteksi radiasi: .1: Posisi pasien saat pengambilan gambar panoramik.1) Pasien diminta untuk melepaskan seluruh perhiasan seperti anting. 8) Jelaskan pada pasien untuk bernafas normal dan tidak bernafas terlalu dalam saat penyinaran. Rateitschak KH. pastikan pada bagian leher tidak ada yang menghalangi pergerakan alat saat mengelilingi kepala 4) Pasien harus diposisikan dalam unit dengan tegak dan diperintahkan untuk memegang handel agar tetap seimbang. 3. Persiapan Operator : 1. Operator memakai pakaian pelindung. aksesoris rambut. editors. Sumber : Pasler FA. Matikan alat setelah selesai digunakan dan kembalikan letak posisi kepala. Gambar 2. 2. 5) Pasien diminta memposisikan gigi edge to edge dengan dagu mereka bersentuhan pada tempat dagu. 6) Kepala tidak boleh bergerak dibantu dengan penahan kepala. 4. Operator berdiri di belakang dengan mengambil jarak menjauh dari sumber x-ray ketika waktu penyinaran. 1993. Color Atlas of Dental Medicine: Radiology. New York: Thieme. 7) Pasien diinstruksikan untuk menutup bibir mereka dan menekan lidah ke palatum dan jangan bergerak sampai alat berhenti berputar. Ambil kaset pada tempatnya dan kaset siap untuk diproses. Wolf HF. 13. 2) Prosedur dan pergerakan alat harus dijelaskan untuk menenangkan pasien dan jika perlu lakukan percobaan untuk menunjukkan bahwa alat bergerak. 5. p. Lihat dan perhatikan pasien selama waktu penyinaran untuk memastikan tidak ada pergerakan.

1. Behniafar B.8(1):1521. El-Maaytah M. Iran J Radiol 2011. Inferior alveolar nerve injury and surgical difficulty prediction in third molar surgery: the role of dental panoramic tomography. 3. Newsome PRH.9(3):158-63. Prevalence of impacted teeth and assosiated pathologies – a radiographic study of the Hong Kong Chinese population. Ardakani FE. Jerjes W. Upile T. Thompson G. Chu FCS. Swinson B.5 mm untuk kekuatan tabung sinar x antara 70-100kVp. 2. Filtrasi dari berkas sinar x dengan mengatur ketebalan filter. Cheung LK. Tegangan mencapai 70 kVp ketebalan filter setara dengan ketebalan alumunium 2. Ketebalan filter bergantung pada tegangan operasi dari peralatan sinar x. et al. 3. J Oral Health Comm Dent 2011.17(5):122-30. 1. Kaushal A. Gittlemon S. Evaluation of the distortion rate of panoramic and periapical radiographs in erupted third molar nclination. Inverted and impacted third molar. Chow RLK. Hindari kemungkinan kebocoran dengan menggunakan kepala tabung harus radiopaque. Hong Kong Med J 2003.5(2):56-7. Kesalahan Dapus 1. .4. Pastikan perangkat sinar x digunakan dengan teknik yang baik dan parameter secara fisika terhadap berkas radiasi ditetapkan dengan benar. J Clin Dent 2006. Li TKL. 4. Chandra R. Booshehri MZ. Lui VKB. 2.