PENYUNTIKAN YANG AMAN

Rumah Sakit Jantung dan
Pembuluh Darah Harapan Kita
Jl. S. Parman Kav. 87 Slipi
Jakarta Barat

Standar
Prosedur
Operasional

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

OT.02.01/V.3.3/020/2014

B

1/1

Tanggal Terbit

Ditetapkan
Direktur Utama,

01 Juni 2014
DR.dr. Hananto Andriantoro, Sp.JP(K), FICA,MARS
NIP. 195711041986101001

Pengertian

Cara atau tehnik penyuntikan yang dilakukan dengan memperhatikan prinsipprinsip yang benar sehingga aman untuk pasien dan petugas dari resiko
terinfeksI

Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan penyuntikan yang
aman

Kebijakan

Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan
Kita, Nomor OT.O2.01/V.3/0159/2014 mengenai penyuntikan yang aman

Prosedur

1. Lakukan kebersihan tangan sesuai prosedure sebelum dan setelah
melakukan tindakan
2. Siapkan alat-alat yang diperlukan :
- Obat yang mau disuntikan sudah dipastikan benar
- Bak spuit yang sudah di alkoholais
- Spuit dan needle steril (single use) sesuai ukuran yang dibutuhkan
- Alkohol swab
- Tempat sampah dan limbah jarum
3. Identifikasi pasien dengan jelas
4. Beri tahu pasien tentang prosedur yang akan dilakukan
5. Terapkan tekhnik aseptik
6. Tidak menggunakan spuit yang sama untuk penyuntikan lebih dari satu
pasien, walaupun jarum suntiknya di ganti
7. Pilih lokasi penyuntikan dengan tepat , pilih vena yang besar atau jelas
8. Lakukan tekhnik aseptik (di alkohol swab) di daerah penusukan atau di port
IV Catheter
9. Semua alat suntik yang dipergunakan harus satu kali pakai untuk satu
pasien dan satu prosedure
10. Gunakan cairan pelarut/flushing (NaCl/WFI) hanya untuk satu kali
11. Tidak memberikan obat-obat single dose kepada lebih dari satu pasien atau
mencampur obat-obat sisa dari vial/ampul untuk pemberian

berikutnya
12. Bila harus menggunakan obat-obat multi dose,
semua alat yang akan dipergunakan harus steril
13. Simpan obat-obat multi dose sesuai dengan
rekomendasi dari pabrik yang membuat
14. Tidak menggunakan cairan pelarut untuk lebih dari
satu pasien
Unit Terkait

IGD, Ruang Rawat Jalan, Ruang Rawat Inap, Kamar Operasi, Ruang Tindakan
dan PPIRS