PERAWATAN MULUT PADA BAYI

Nomor Dokumen

Nomor Revisi
00

Halaman
01/01

Ditetapkan
Tanggal Terbit
PROSEDUR
TETAP

DIREKTUR
RSI Darus Syifa Surabaya

dr.H.M.Faiz, Sp.THT-KL
NPP. 01.129.04.05Direktur
Pengertian

Perawatan mulut pada bayi adalah Cara merawat mulut bayi untuk
menghindari tumbuhnya jamur candida albicans.

Tujuan

1. Untuk kebersihan mulut bayi
2. Untuk membersihkan mulut bayi dari sisa-sisa susu setelah
minum
3. Untuk mencegah terjadinya jamur mulut (monoliasis)

Indikasi

1. Dilakukan pada semua bayi rutin setiap hari, baik bayi
premature, aterm, maupun bayi sakit
2. Supaya ibu dapat membersihkan mulut pada bayi dengan baik

Prosedur

Unit Terkait

1. Cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan
2. Memberitahu kepada ibu tentang tindakan yang akan
dilakukan
3. Bersihkan mulut bayi dengan kapas air masak sebelum dan
sesudah meneteki/memberi minum

NICU

PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BAYI

Nomor Dokumen
Tanggal Terbit
PROSEDUR
TETAP

Nomor Revisi
00

Halaman
01/02

Ditetapkan
DIREKTUR
RSI Darus Syifa Surabaya

dr.H.M.Faiz, Sp.THT-KL
NPP. 01.129.04.05
Pengertian

Hipotermi terjadi jika suhu tubuh bayi kurang dari 36,5˚ C pada
pengukuran suhu melalui ketiak. Suhu tubuh rendah dapat disebabkan
karena terpapar lingkungan yang dingin ataubayi dalam keadaan
basah dan tidak berpakaian

Tujuan

1. Menjaga suhu tubuh normal bayi ( 36,5˚-37,5˚ C)
2. Mencegah terjadinya hipotermi pada bayi

Indikasi

1. BBL dengan hipotermi mendapat penanganan secepatnya
2. BBL tidak mengalami hipotermi

Prosedur

1. Melakukan pengukuran suhu tubuh di ketiak :
a. Thermometer d cuci dengan air dan sabun,
dikeringkan ujungnya
b. Letakkan bayi terlentang atau miring
c. Kibaskan thermometer agar penunjuk temperature
berada pada 35C
d. Letakkan ujung thermometer di apeks aksila
selama 5menit
e. Baca hasil pengukuran temperature tubuh dan biola
hasilnya kurang dari 35 C gunakan cara rectal
2. Melakukan pengukuran suhu tubuh di rectal :
a. Thermometer d cuci dengan air dan sabun, dikeringkan
ujungnya
b. Letakkan bayi terlentang atau miring
c. olesi anus/rectum bayi dengan cairan vaselin
d. kibaskan thermometer hingga indicator temperature berada
di bawah 35C
e. letakkan ujung thermometer di dalam anus selama 3 menit

f. ambil thermometer dan baca hasilnya

PENCEGAHAN HIPOTERMI PADA BAYI
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

Halaman

00

02/02

g. cuci kembali thermometer dengan air dan sabun,
keringkan kemudian simpan di tempatnya
3. Menghangatkan bayi dengan lampu pijar 40-60 watt yang
diletakkan pada jarak setengah meter diatas bayi
4. Ganti pakaian yang basah dan dingin dengan pakaian yang
hangat dan kering dan pakaikan topi dan selimut yang hangat
Pelaksna

1. bidan
2. perawat

Unit terkait
NICU