You are on page 1of 5

SEMARANG – Polisi menggerebek pabrik mi berformalin yang disajikan saat pelantikan

Gubernur Jateng di Gedung Berlian, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Jumat, 23 Agustus.
Pabrik yang sudah beroperasi sejak tiga tahun itu beroperasi di wilayah Magelang, Jateng,.
“Direktorat Reserse Kriminal Khusus mengungkap pabrik mi basah yang diduga
menggunakan bahan berbahaya berupa formalin di Kampung Paten RT 02/08 Kelurahan
Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang,” kata Dir Reskrimsus Polda
Jateng, Kombes Pol Mas Guntur Laupe, Rabu (4/9/2013).
Pengungkapan kegiatan pabrik mi berbahaya itu bermula saat petugas Dit Reskrimsus,
menerima informasi dari petugas Bid Dokkes Polda Jateng yang menemukan mi berformalin
dalam Pesta Rakyat Pelantikan Gubernur Jateng.
Petugas melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan yang disajikan kepada para
pengunjung di acara tersebut.
“Berdasarkan informasi tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap stan yang menyajikan
mi bakso dan melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa mie basah dan sisa
makanan di sekitar lokasi,” tambahnya.
Setelah memeriksa sejumlah saksi di stan mi bakso milik Suratmi, mi tersebut ternyata
diproduksi di Magelang. Polisi bergerak cepat dengan melakukan penggerebekan ke lokasi
pabrik mi.
Selain itu polisi juga menangkap pemilik pabrik, Jumirin (45), warga Desa Prajegan RT02/02,
Kelurahan Prajeksari, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.
“Kita melakukan penahahan terhadap tersangka dan melakukan uji labratoris terhadap sampel
mi basah tersebut ke Laboratorium Forensik Cabang Semarang,” sebutnya.
Pelaku mengaku, industri rumahan turun temurun itu memproduksi mi yang diedarkan di
sejumlah pasar tradisional di Kota Magelang, Ambarawa, dan Kota Semarang. Modus yang
digunakan tersangka, mencampurkan formalin dan zat pewarna tekstil ke dalam adonan mi
basah atas pesanan konsumen.

00 dan keluar pukul 18. Dari pabrik tersebut petugas menyita barang bukti berupa tiga karung mi basah warna kuning siap edar. sebelumnya periksaan Wawan tidak masuk dalam agenda pemeriksaan hari Jumat. Epid. satu jeriken kosong bekas cairan formalin. Tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984. Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini saat ditanya wartawan setelah diperiksa tak mengucap sepatah kata pun.okezone." kata Johan. "Ada tambahan pemeriksaan atas nama TCW.com/read/2013/09/04/512/860687/mi-berformalin-di-pelantikan-ganjarpolisi-bekuk-pemilik-pabriknya TEMPO.Chaeri Wardana alias Wawan. Pada pertengahan Juni lalu. Selain memproduksi mi yang membahayakan kesehatan. lima karung tepung terigu. Dia menuturkan yang paling tahu soal pengadaan barangnya adalah Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan Dadang M.30 WIB." ujarnya. pabrik tersebut juga diduga tak memiliki izin usaha. (Baca juga: Atut dan . ia tidak tahu. Jakarta . Wawan hanya tahu proses sesudah lelang. sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Tangerang Selatan.“Pencampuran formalin ini agar mi yang dibuat menjadi tahan lama tidak mudah rusak dan tampak segar. Jumat. http://news. Penasihat hukum Wawan.CO. untuk pertama kalinya diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Wawan masuk ke gedung KPK sekitar pukul 14. Menurut juru bicara KPK.” ujar Jumirin. tentang Perindustrian dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. adik Gubernur Banten nonaktif Atut Chosiyah. Maqdir Ismail. 4 Juli 2014. "Proses pengadaan barangnya. dan sejumlah bahan pembuat mi lainnya. Menurut dia." kata Maqdir. diperiksa sebagai tersangka kasus pengadaan alat kesehatan Tangerang Selatan. satu kilogram pewarna kuning. menuturkan kliennya diperiksa atas kasus proyek pengadaan barang senilai sekitar Rp 20 miliar itu. "Dia juga diminta konfirmasinya terkait dengan dokumen proyek itu. Dadang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Johan Budi Sapto Prabowo.

Prinsip akuntansi kepentingan publik menuntut profesi akuntansi untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan peran yang dilakukan dalam mengelolah kepentingan umum atau sarana umum salah satunya pengadaan alat kesehatan yang merupakan tanggungjawab yang benar-benar dijalankan . Pelanggaran menurut prinsip akuntansi yang dilakukan oleh Wawan adalah sebagai berikut: 1. Tiga kasus ini masih dalam proses penyidikan. karena pada prinsip tanggungjawab profesi moral hal yang terutama untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan profesi.Wawan Jadi Tersangka Korupsi Alkes Banten). kasus tersebut merupakan salah satu tindakan yang melanggar prinsip kode etika akuntansi. wawan memiliki moral yang tidak baik. Wawan tidak menunjukan tanggungjawab. hal ini dibuktikan dengan melakukan penggelapan uang dana pengadaan alat kesehatan. Pembahasan : Artikel diatas menunjukan pelanggaran kode etika akuntansi yang dilakukan oleh Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Adik dari Atut melakukan penggelapan uang pengadaan alat kesehatan kedokteran umum daerah Tanggerang Selatan. Dia juga diduga terlibat kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Tangerang Selatan dan Banten. Pria ini merupakan adik kandung dari wanita nomer satu di Banten yaitu Ratu Atut Chosiyah. Juga kasus pencucian uang. 2. Wawan sudah divonis 5 tahun penjara atas kasus suap penanganan sengketa pemilu kepala daerah Lebak dan Banten di Mahkamah Konstitusi. . Kepentingan publik Penggelapan yang dilakukan oleh Wawan adalah bukan untuk kepentingan publik melainkan untuk kepentingan sendiri. Tanggung jawab profesi Sebagai adik orang nomor satu di Banten yang diberi kepercayaan dalam pengadaan alat kesehatan oleh Ratu Atut. Menurut prinsip ini.Wawan tidak bisa menjaga kepercayaan masyarakat setelah apa yang dilakukan terhadap penggelapan yang dilakukannya.

4. Integritas Wawan tidak memiliki integritas dalam melakukan perannya sebagai pemegang suatu proyek.dalam melakukan penggelapan uang Wawan sudah bertindak melakukan pekerjaan secara tidak jujur. kompeten dan tekun. Kompetensi dan kehati-hatian profesional Dalam prinsip kompetensi dan kehati-hatian profesional. Standar teknis . Seharusnya Wawan menjaga kepercayaan yang diberikan dengan tidak melakukan penggelapan uang yang merugikan perusahaannya sendiri. Wawan menjadi kepercayaan kakaknya dalam menjalankan proyek. setiap orang yang memegang pekerjaan dibidang akuntansi harus bersikap hati-hati. Seseorang yang melakukan pelanggaran dinilai tidak kompeten karena sesuatu yang bersifat kompeten menghasilkan sesuatu yang baik bukan hanya untuk diri sendiri. dan memiliki kewajiban dalam mempertahankan pengetahuan dan keterlampilan. tetapi untuk orang lain. Dengan menggelapkan uang sebesar 23 milyar milik pemerintah menunjukan bahwa Wawan bertindak tidak jujur untuk memuaskan kepentingan pribadi tanpa memikirkan kepentingan orang banyak. 7. Dalam hal kerahasiaan. Membuat laporan keuangan secara fiktif secara rahasia dan pada akhirnya merugikan perusahaan tidak menunjukan kerahasiaan dalam prinsip kode etik akuntan. 8. Wawan melakukan kerahasiaan yang melanggar kode etik. Perilaku profesional Dalam prinsip perilaku profesional. Objektifitas Wawan tidak memelihara objektifitas dalam melakukan perannya dalam menjalankan suatu proyek. Kerahasiaan Kerahasiaan adalah sesuatu yang bermakna ganda. 5. Hal-hal tersebut dilanggar oleh Wawan.3. 6. Penggelapan uang yang dilakukan dinilai tidak menunjukan kompetensi dan ketekunan dalam akuntansi. Wawan tidak berperilaku konsisten.

ketidaktahuan akan prinsip-prinsip kode etik dikarenakan Wawan kemungkinan bukan dari basis akuntansi sehingga tidak pernah mempelajarinya. saya menyarankan untuk semua pihak baik yang memiliki gelar akuntan maupun tidak untuk selalu bersikap jujur dan berhati hati dalam menjalankan suatu tugas yang telah diberikan dan dipercayakan. Tetapi. tetapi secara hukum pun menjadi tindakan kriminal. semua kasus penggelapan bukan hanya menjadi pelanggaran dalam bidang akuntansi.Berbicara tentang standar teknis. . Wawan tidak menunjukan ketaatannya dengan mempertahankan kepercayaan akan aturanaturan yang dibuat oleh perusahaan dalam memegang suatu proyek pengadaan alat kesehatan Dari kasus penggelapan diatas. Maka dari itu. dapat kita simpulkan bahwa tidak hanya seorang akuntan publik yang bisa melakukan pelanggaran kode etik. Beberapa alasan mungkin dapat kita ambil seperti. Tetapi aturan dan norma yang terbentuk dalam perusahaan bisa menjadi pedoman. tidak hanya Ikatan Akuntan Publik atau badan yang mebuat kode etik lain yang menjadi pedoman seorang yang memegang peran dibidang akuntansi.