You are on page 1of 7

116

WARTA
- WIPTEK, Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008, ISSN 0854-0667

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN AIR PADA PERAIRAN SUNGAI DAN RAWA DI
KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Oleh: Indrawati1) dan Muhsin2)

ABSTRACT
The aims of this research is to known plant aquatic diversity that found on river and swamp at
Kolaka Regency Southeast Sulawesi. Station which sampling consist of lotic (river) and lentic (swamp). The
reseacrh was using surveying methods with sampling technics using line transect. The result of research were
find out 14 (fouteen) species which include in 9 (nine) families, e.i; Poaceae, Cyperaceae, Scrophulariaceae,
Hydrocharitaceae, Lentibulariaceae, Azommaceae, Salviniaceae, Pontederiaceae and Juncaceae. Fourteen
species aquatic plant that found on river and swamp, namely; Paspalum longifolium Roxb., Digitaria sp.
Panicum paludosum Roxb., Echinochloa sp., Echinochloa stagnina (Retz.) Beauv., Eragrostis tenella (L.)
Beauv., Kylinga compressus L., Limnophila erecta Benth., . Hydrilla verticillata (L.f.) Royle., Utricularia
aurea Lour. Azolla pinnata R.Br., Salvinia molesta D.S. Mitchell, Eichhornia crassipes (Mart.) Solms. Juncus
prismatocarpus.
Key words: plant aquatic diversity, river and swamp.

PENDAHULUAN
Ekosistem disusun oleh komponen
fisika, kimia dan biologi yang satu sama lain
saling berinteraksi di dalam suatu “wadah”,
seperti danau, sungai, waduk, estuaria, dan
rawa. Perbedaan antar ekosistem satu dengan
lainnya biasanya terjadi antara komponenkomponen penyusun ekosistem bersangkutan,
antara lain komponen biologi [2]. Bioata
penyusun komunitas di perairan, secara
ekologis dan kebiasaan serta tingkah lakunya
terdiri dari plankton, bentos, nekton, nesuton,
pleusron dan makrofita perairan. Masingmasing kelompok biota tersebut mempunyai
struktur komunitas yang berbeda antara satu
ekosistem dengan ekosistem lainnya.
Organisme dapat digunakan sebagai
indikator
lingkungan
perairan
karena
kehidupan organisme mempunyai daya tahan
dan adaptasi yang berbeda-beda antara jenis
yang satu dan jenis lainnya. Diantaranya ada
beberapa jenis yang tahan dan ada yang tidak
tahan terhadap kondisi lingkungan, sehingga
jenis-jenis yang mempunyai toleransi tinggi
meningkat populasinya. Adanya toleransi
menyebabkan
adanya
kehadiran
dan
ketidakhadiran organisme, yang dapat
,1,2

digunakan
sebagai
petunjuk
kualitas
lingkungan [5]. Perubahan kualitas perairan
dapat merubah komposisi dan besarnya
populasi, dan beberapa jenis organisme
perairan yang tahan terhadap kondisi kualitas
air yang buruk, sehingga jenis-jenis tersebut
dapat digunakan sebagai indikator bagi
perairan yang tercemar berat [8].
Tumbuhan merupakan salah satu
komponen penyusun ekosistem perairan,
beberapa spesies tumbuhan dapat ditemukan
di perairan baik perairan mengalir (sungai)
maupun tenang (rawa) dengan komposisi yang
bervariasi antara satu ekosistem dengan
ekosistem
lainya.
Untuk
mengetahui
keberadaan tumbuhan air, maka dilakukan
identifikasi sehingga dapat diketahui jenisjenis maupun persebarannya pada perairan.

KAJIAN TEORI
Kelompok Organisme Perairan dan
Habitat Akuatik
Organisme
di
perairan
dapat
diklasifikasikan berdasarkan kedudukannya
dalam rantai makanan, cara hidup dan daerah
(sub habitat). Organisme yang ada di perairan

WARTA
- WIPTEK,
Volume
16 NomorHaluoleo,
: 02 JuliKendari.
2008, ISSN 0854-0667
) Staf Pengajar Jurusan
Biologi
Fakultas
MIPA Universitas

116

Kandungan oksigen terlarut dalam air tergantung pada suhu air. Demikian pula partikel-partikel yang membentuk kekeruhan akan menyerap panas. diperlukan oleh organisme fototrof untuk proses fotosintesis. dibutuhkan untuk respirasi tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan. sehingga timbul perlapisan suhu. Euglenophyta dan Pyrrophyta. dan aktivitas biologi. Sebagian besar dari phytoplankton yang mendiami perairan tersusun dari beberapa jenis algae yaitu antara lain: Cyanophyta. perbedaan berat jenis dan gravitasi. Cahaya yang jatuh pada permukaan air akan dipantulkan dan diteruskan ke dalam air. Algae. zat-zat terlarut dan organisme-organisme di perairan. yang cenderung berada dalam keseimbangan yang akan mempengaruhi pH perairan. Bentuk-bentuk utama dari gerakan air ialah arus. 3) Suhu. yang disebabkan oleh bahan-bahan yang melayang. Faktor Lingkungan kimia 1) Oksigen. meta dan polifosfat) dan organik. Gerakan-gerakan air dapat mengakibatkan sirkulasi panas. Kecerahan di suatu perairan menunjukkan cahaya yang diteruskan dan dinyatakan dalam %. yang diabsorbsi berubah menjadi panas. namun tidak demikian penyebaran suhu. Cahaya yang jatuh pada permukaan terdiri dari cahaya matahari langsung dan cahaya yang dilenturkan dari langit. garam-garam terlarut. Gas karbon dioksida juga dapat diabsorbsi dari udara. misalnya dalam tubuh organisme. proses dekomposisi bahan-bahan organik oleh bakteri serta proses oksidasi bahan buangan. perbedaan suhu. hewan dan detritus. Cahaya yang menembus permukaan akan didispersikan dan diabsorbsi. Faktor Lingkungan yang Mempengaruhi Organisme Perairan a. Karbon dioksida di air berupa karbon dioksida bebas. sehingga suhu perairan meningkat. Bakteri yang ada di perairan ada yang hidup di dasar lumpur. khemosynthetik dan kebanyakan heterotrophik. Penurunan suhu dapat terjadi tiba-tiba pada kedalaman tertentu. Chrysophyta. tumbuhan tingkat tinggi. ialah suatu istilah yang digunakan untuk menyatakan derajat kegelapan di dalam air. merupakan faktor intensitas dari energi panas. Ada yang obligat aerobics. Oksigen terlarut dapat berasal dari udara dan dari hasil fotosintesa. Chlorophyta. Faktor Lingkungan Fisik 1) Kekeruhan. ISSN 0854-0667 . di tanaman.WIPTEK. b. Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008. fakultatif dan ada yang autotrophik. Kekeruhan yang tinggi berpengaruh merugikan bagi organisme fototrof yang memerlukan cahaya untuk proses fotosintesis. Cahaya matahari yang masuk permukaan diserap secara eksponensial. 3) Persenyawaan fosfor dalam air berasal dari pelapukan batuan fosfat serta dari tanah sebagai fosfat yang larut dan dari organisme-organisme yang telah mati. 2) Cahaya matahari. asam karbonat dan asam bikarbonat. Air termasuk salah satu zat yang mempunyai panas jenis yang tinggi yaitu sama dengan satu. Naiknya suhu air akan berpengaruh terhadap proses fisiologis organisme akuatik. 2) Karbon dioksida di perairan dibutuhkan untuk fotosintesa tumbuhan air. Di perairan unsur fosfor terdapat dalam persenyawaan fosfat yang berada dalam bentuk anorganik (orto. dan Hewan. Sistem arus terdiri dari sistem arus yang tidak periodik dan sistem arus yang periodik. Sumber karbon dioksida yang utama ialah dari proses pembongkaran bahan-bahan organik dan proses pernafasan organisme-organisme di perairan. 4) Pergerakan air dapat terjadi oleh pengaruh dari angin. tekanan atmosfer. Fosfat diserap WARTA .117 terdiri dari kelompok-kelompok Bakteri.

maka lebih banyak tersedia energi yang dapat dimanfaatkan. rawa. Perairan menggenang di bagi dalam tiga lapisan utama yang didasari oleh ada tidaknya penetrasi cahaya matahari dan tumbuhan air. yaitu: Littoral. Pada tiap transfer ada 80-90% energi potensial yang hilang sebagai panas. epilimnion. duckweed (Lemna spp).WIPTEK. moluska. banyak dihuni oleh jenis-jenis bakteri dan fungi. Perairan Mengalir (Lotic) a. penyu. Sedangkan konsumernya meliputi zooplankton dari copepoda. 4) Bahan organik di ekosistem akuatik terdiri dari persenyawaan organik terlarut dan partikel-partikel organik. jenis-jenis kerang kecil seperti anggota famili sphaeridae dan larva “phantom” atau Chaoboras (corethra). ISSN 0854-0667 . produsernya terutama fitoplankton dan tumbuhan air yang terapung bebas seperti. Pada zona profundal. amphibi. perairan menggenang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: metalimnion. Hal ini karena aliran air tidak begitu besar atau tidak mempengaruhi kehidupan organisme yang ada di dalamnya. water hyacinth (Eichornia crassipes). rotifera dan beberapa jenis ikan. b. Makin pendek rantai makanan. Kelompok organisme di perairan menggenang berdasarkan niche utama dalam kedudukan rantai makanan meliputi produser (autotrof). perifiton. situ. produser utamanya adalah tanaman yang berakar (anggota spermatophyta) dan tanaman yang tidak berakar (fitoplankton. cacing darah. ganggang dan tanaman hijau yang mengapung). dan vascular plants. Pada zone limnetik. Sedangkan konsumernya meliputi beberapa larva serangga air seperti.118 oleh organisme nabati dalam bentuk ortofosfat. sedangkan atas dasar perbedaan temperatur perairannya. Pengertian Perairan menggenang (lentik) adalah suatu bentuk ekosistem perairan yang di dalamnya aliran atau arus air tidak memegang peranan penting. Cerratophyllum spp. Organisme di Perairan Menggenang (Lentic) a. Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008. Distribusi Organisme di Perairan Menggenang Pada zona litoral. Hydrilla verticillata. platyhelminthes. kolam dan perairan menggenang lainnya. Oleh karena itu rantai makanan dalam satu deretan jumlahnya terbatas. Ioetes spp. biasanya 4 . ular dan lain sebagainya. nekton dan neuston[3]. Pengertian Perairan mengalir (lotic) adalah suatu bentuk ekosistem perairan. oligochaeta. Namun fosfor dapat memasuki sistem akuatik lewat kikisan tanah atau erosi. contoh dan jenis perairan ini adalah danau. Rantai makanan adalah suatu transfer energi dari tumbuhan melalui serangkaian organisme dengan jalan makan-memakan. plankton. dan Azolla spp. Kelompok organisme yang ada di perairan menggenang berdasarkan cara hidupnya meliputi: benthos. Disini kecepatan arus merupakan faktor yang penting sebagai faktor pengendali dan WARTA . dan annelida yang banyak mengandung haemoglobin. Pada perairan ini faktor yang amat penting diperhatikan adalah pembagian wilayah air secara vertikal yang memiliki perbedaan sifat untuk tiap lapisannya. Fosfor juga dapat berasal dari kegiatan pertanian dan domestik. seperti: Equisetum spp. dan hipolimnion. Kebanyakan bahan organik merupakan bentuk detritus yang berasal dari organisme yang mati. ikan.5 tingkat. Utricularia spp. limnetik dan profundal. Fosfat diikat tanah dan tidak mudah tercuci air hujan. makro konsumer (heterotrof) dan mikrokonsumer (dekomposer). rotifer. Sebagian bahan organik dimanfaatkan langsung oleh organisme hewan. Bahan organik lainnya diuraikan lebih lanjut oleh bakteri-bakteri menjadi mineralmineral yang akan dimanfaatkan oleh organisme tumbuh-tumbuhan. yang meliputi larva chironomidae. dimana yang memegang peranan penting dan menjadi ciri khasnya ialah adanya aliran air yang menuju ke satu jurusan dan penambahan air baru dari satu jurusan yang lebih tinggi tempatnya.

seperti Fontinalis antipyretica. air dapat berdifusi langsung ke dalam daun 6) Spesialissi akar untuk mengambil oksigen 7) Tumbuhan umumnya mengapung [3]. Sium sp. WARTA .. karena sangat mempengaruhi kehidupan organisme yang ada di dalamnya.60 cm/dt. yaitu mintakat lubuk dan mintakat riam. pembentukan organ khusus. Perairan mengalir terbagi ke dalam tiga wilayah atas dasar keberadaan di atas permukaan air laut. dan lainnya. hilir. dan Callitriche intermedia. Adapun klasifikasi perairan mengalir atas dasar mintakatnya. yaitu antara lain terlihat bahwa pada kecepatan arus antara 0. c. daun seperti benang. Disamping itu perairan mengalir bersifat relatif lebih intensif. karena luas permukaan yang berhubungan dengan udara lebih luas dan pergerakan air terus menerus.. Distribusi kelompok tumbuhan air pada perairan mengalir Tumbuan tingkat tinggi yang hidup di perairan digolong-golongkan menurut cara hidupnya. yang terdiri atas. ISSN 0854-0667 . 2) Kelompok yang tahan hidup pada habitat dengan kecepatan arus: a) berkecepatan arus > 60 cm/dt. seperti Potamogeton nitens. yaitu makrofita dan mikrofita. Kelompok tumbuhan air pada perairan bervariasi tergantung kodisi perairan terutama substrat dan kecepatan arus. Tumbuhan berdaun terapung berakar di dasar.. Potamogeton sp.. oleh karena itu sebagian besar tumbuhan air memiliki kutikula tipis dan atau tidak memiliki kutikula. Tumbuhan kadang berakar di dasar. Tumbuhan air dapat dikelompokan atas: 1) Kelompok tumbuhan air yang akarnya masuk ke dalam substrat. Kelompok Organisme di Perairan Mengalir 1) Bentuk kehidupan tumbuhan yang terdapat pada perairan mengalir ada dua tipe. b) yang hidup pada habitat berkecepatan arus antara 25 . Tumbuhan Air a. 3) Adaptasi struktural dari algae pada perairan mengalir dengan cara melekatkan diri pada suatu substrat. a. seperti Ranunculus fluitans. bergerombol. Elodea sp. Ciri Tumbuhan Air Tumbuhan air (hydrophytes). b. baik pada permukaan atas maupun bawah 4) Umumnya mempunyai kantong udara untuk mengapung 5) Akar kecil/tipis. Tumbuhan daunnya terapung dan akar tenggelam dalam air.25 cm/dt. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan diri pada arus yang kuat.2 . tangkai yang tipis dan ringan. dan d) yang hidup pada habitat berkecepatan arus < 10 cm/dt. mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) Kutikula tipis. b.. Tumbuhan yang terbenam seluruhnya dalam air[3]. 3) Hubungan keberadaan jenis makrofita yang hidup sebagai bentik dengan kecepatan arus. 3) Terjadi peningkatan jumlah stomata. dan lainnya. Myriophylum sp. d. kadang dalam air dan daunnya muncul di atas air. 2) Stomata umumnya selalu terbuka sepanjang waktu..1. sebab air melimpah dan oleh karena itu tidak membutuhkan mekanisme untuk mempertahankan air. b. Tumbuhan yang muncul di atas permukaan air. dan muara. produksi turion. dan Sium erectum. kutikula berperan mencegah kehilangan air. Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008. dan Platyhypnidium rusciforme. Hippuris sp. c) yang hidup pada habitat berkecepatan arus antara 10 .. 2) Adaptasi struktural dari tumbuhan air dapat berupa pengurangan jaringan kayu.119 pembatas utama. sehingga ekosistem perairan mengalir bersifat lebih terbuka dan kandungan oksigen terlarutnya relatif tinggi. yaitu wilayah hulu. dan e.0 m/dt ditemukan jenis Callitriche sp. seperti Potamogeton lucens.WIPTEK. seperti Nitella sp. dan Sparganium simplex.

dan Phacus sp.0 m/dt ditemukan jenis. dan Bacillariophyta (Achnanthes sp. Oenanthe sp. dengan cara dimasukan dalam kantong plastik dan diberi label sesuai stasion. METODE PENELITIAN Pengambilan data dilakukan pada perairan sungai dan rawa di Kabupaten Kolaka. Oedogonium sp.. Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008. dan Oscillatoria sp. bentik.. Pyrrophyta (Noctiluca sp. dan Rivularia sp...)..) [1].. Apium sp.. Tabellaria sp.. 4) Distribusi algae pada perairan mengalir erat kaitannya dengan sifat hidupnya. seperti Achnanthes sp. yaitu antara lain terlihat bahwa pada pada kecepatan arus antara 0.. WARTA . Meridio sp.. Ceratoneis sp.). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode jelajah yaitu dengan melakukan penjelajahan pada sekitar perairan yang menjadi lokasi pengamatan. Cyanophyta (Anabaena sp.).) dan Euglenophyta (Euglena sp. dan Surirella sp. 5) Hubungan keberadaan jenis algae yang hidup sebagai bentik dengan kecepatan arus. sedangkan pada kecepatan arus > 1. dan Spyrogyra sp.. dan Hildenbrandia sp. dan Oscillatoria sp. Eunotia sp. sedangkan pada kecepatan arus > 1. a) Contoh algae yang hidup sebagai plankton pada perairan mengalir dari kelompok Chlorophyta (Chladophora sp. Bulbocaete sp. b) Contoh algae yang hidup sebagai perifiton pada perairan mengalir dari kelompok Chlorophyta (Scenedesmus sp. Keberadaan untuk algae yang hidup sebagai bentik sangat tergantung dari tipe substrat sebagai tempat melekat. Synedra sp. Sementara untuk algae yang hidup sebagai plankton sangat tergantung kecepatan arus. dimana secara umum populasinya lebih banyak pada mintakat lubuk atau daerah sungai yang berarus lambat... Bacillariophyta (Navicula sp.. Chladophora sp.. dan Synedra sp. seperti Nitzschia sp. Sampel tumbuhan yang ditemukan di koleksi. yang meliputi perairan tenang (pada lokasi rawa/persawahan) dan perairan mengalir (sungai).0 m/dt ditemukan jenis Ranunculus sp....).WIPTEK.).120 Chara sp. pada setiap stasion dibuat 2 buah garis transek dengan panjang masing masing 500 m. Fontinalis sp.). Cyanophyta (Spirulina sp. selajutnya dilakukan identifikasi lanjut di Laoratorium Biologi FMIPA Unhalu.2 . dan Peridinium sp.1. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil pengamatan dan identifikasi tumbuhan air pada 5 stasion pengamatan disajikan pada Tabel 1. ISSN 0854-0667 . Oscillatoria sp. Untuk menentukan jenis tumbuhan air yang ada pada perairan pengambilan sampel digunakan transek sebagai panduan dalam melakukan jelajah. dan perifiton. dimana ada yang hidup sebagai plankton. Sparganium sp. Diatoma sp. Penjelajahan dilakukan pada 5 stasion dengan mempertimbangan kondisi perairan. Navicula sp..0 m/dt ditemukan jenis. Caloneis sp. sedangkan untuk yang hidup sebagai perifiton sangat tergantung pada jenis media sebagai tempat melekat.

Kakawatan (Jawa) Panicum paludosum Roxb. Rumput ketih belalang (Ind) Digitaria sp. Echinochloa sp. Nama Latin (Jenis) Daerah/Indonesia 2 3 Paspalum longifolium Roxb. yang menggambarkan bahwa jenis ini mampu beradaptasi dengan arus/aliran sungai. 3. 7. Mitchell Kiambang Eichhornia crassipes (Mart.) Royle Ganggang (Ind) Utricularia aurea Lour. merupakan jenis yang banyak ditemukan pada stasion pengamatan khususnya pada perairan sungai. 10.) Solms. ISSN 0854-0667 .) Beauv. Jenis ini umumnya ditemukan pada bagian tepi sungai dan telah teradaptasi dengan kondisi lingkungan perairan. 6. 2. Famili Poaceae secara umum merupakan famili dengan jumlah jenis paling tinggi. Hal ini ditunjang oleh sistem perakaran yang kuat sehingga mampu beradaptasi dengan aliran arus sungai. dan juga didukung dengan tipe subsrat pada tepi sungai yang didominasi oleh lumpur halus. 13. 8. Tiga jenis tumbuhan air yang ditemukan dan sepenuhnya mampu beradaptasi dengan lingkungan perairan (seluruh bagian organ ada dalam air) adalah WARTA . Adanya faktorfaktor ini sangat memungkinkan jenis ini dapat melakukan pertumbuhan secara maksimal. 11. Pekingan (Jawa) Kylinga compressus L. Eceng Gondok (Ind) Juncus prismatocarpus Merakan (Jawa) Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa jenis tumbuhan air yang ditemukan baik pada perairan mengalir (sungai) maupun perairan tenang (sawah/rawa) sebanyak 14 jenis yang termasuk dalam 9 famili. 9. Dekeng (Jawa) Limnophila erecta Benth.S. yang diduga berasal air endapapan lumpur yang tertahan oleh akarakarnya atau dari limbah yang banyak menandung nutrien juga sebagai hasil dari dekomposisi serasah. Salah satu jenis yang termasuk dalam famili Poaceae adalah Paspalum longifolium Roxb.Br Mata lele (Jawa) Salvinia molesta D. 5. dengan bagian perakaran dan sebagian batang terbenam dalam air sedangkan daunnya sebagian di atas permukaan air sehingga memungkinkan proses fotosintesis dapat terjadi secara maksimum. 4.f. rumput gelembung (Ind) Azolla pinnata R.) Beauv. sangat dominan ditemukan sepanjang pinggir sungai. Jajagoan (Sunda) Eragrostis tenella (L. Ganggang. Disamping itu tingginya kepadatan individu jenis ini sepanjang aliran sungai mengindikasikan bahwa pada ketiga stasion (perairan sungai) terjadi desposisi unsur haya yang tinggi. Famili 4 Poaceae Poaceae Poaceae Poaceae Poaceae Poaceae Cyperaceae Scrophulariaceae Hydrocharitaceae Lentibulariaceae Azommaceae Salviniaceae Pontederiaceae Juncaceae Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa Paspalum longifolium Roxb. sedangkan 8 famili lainnya masing-masing hanya ditemukan 1 jenis. Kehkehan lembut (Sunda) Hydrilla verticillata (L. 1 1. 14. Jenis Makrofita Perairan pada Semua Stasiun Di Kawasan Studi No.WIPTEK. 12. Bangon (Jawa) Echinochloa stagnina (Retz. Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008. hal ini ditunjukkan dengan jumlah spesies paling banyak ditemukan yaitu sebanyak 6 jenis.121 Tabel 1.

B.) Beauv. rawa. Echinochloa stagnina (Retz. termasuk herba. Junk Publisher. Digitaria sp.) Royle. daun mengapung. Habitat pada kolam.Br. Limnophila erecta Benth. habitat pada air tenang atau mengalir lambat. dengan pertumbuhan sangat cepat.f. dan senyawa fosfat[7]. J.. Perbanyakan dengan biji atau fragmentasi batang. 1971. Salvinia molesta D. Jenis Hydrilla verticillata (L... dan daerah rawa sekitar kali[6]. Dr. [4] Marianto. rawa..J... 1974. C. Kylinga compressus L. W. Tanaman Air pada Kolam. Third Edition. memiliki banyak kantung-udara.f. Weeds of Rice in Indonesia. sehingga sering ditemukan melimpah. herba perenial dengan stolon axillary. Planktonologi Plankton Sebagai Bioindikator Kualitas Perairan. Palembang. Banyak ditemukan pada air tenang. 1986.) Solms... DAFTAR PUSTAKA [1] Basmi. mengapung bebas pada permukaan. Blackwell Scientific Publication. batang lunak dan tegak. [2] Clapham J.WIPTEK. Limnophila erecta Benth. Echinochloa sp. dengan rizoma mengapung. jenis Salvinia molesta mengapung pada permukaan air. Eichhornia crassipes (Mart. merupakan tumbuhan annual atau perenial. UGM. yang banyak dikenal masyarakat sebagai tanaman penggangu (gulma).) Solms. Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. A. KESIMPULAN Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh 14 jenis tumbuhan air.H. Natural Ecosystem. . 1973.) Royle. dengan tinggi dapat mencapai 5 -50 cm. Jenis mengapung bebas pada daun sering berasosis dengan Anabaena azollae sehingga punya kemampuan melakukan fiksasi nitrogen. Ketiga jenis tumbuhan air ini hanya ditemukan pada bagian genangan air/rawa maupun pada bagian sungai dengan arus yang sangat lambat. bagian sungai yang tidak berarus. H. mengapung bebas pada air tawar.) dapat ditemukan pada perairan tenang yang dikenal. 1995...K. Gulma dan Teknik Pengendaliannya.L.. ISSN 0854-0667 . New York. IPB. [3] Cook. Fundamental of Ecology. dan Tjitrosoepomo G (Editor). MacMillan Publishing Co. Mitchell. Jenis Utricularia aurea. Volume 16 Nomor : 02 Juli 2008.. namun secara ekologi mempunyai banyak manfaat. [8] Wilhm.) Beauv. Kosterman. umumnya ditemukan pada daerah sekitar kali dengan arus yang sangat lambat. Inc.Br.D.) Royle. Eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart. batang silindrik.f.. yaitu Paspalum longifolium Roxb. dan Hydrilla verticillata (L. Juncus prismatocarpus.S. Jakarta [7] Sukman dan Yakup. Salvinia molesta.L. Famili Poaceae secara umum merupakan famili dengan jumlah jenis paling tinggi. Perbanyakan dengan fragmentasi. Bogor. memiliki sistem perakaran yang terbenan dalam lumput perairan.G. Balai Putaka. Utricularia aurea Lour. 2000.. A. W.) Solms. Water Plant of The World. seperti menyerap partikel logam. tanpa akar. London. WARTA . Jenis Eichhornia crassipes (Mart. 1991. Yokyakarta [5] Odum. Biological Indicators of Pollution in River Ecological. sedangkan 8 famili lainnya masing-masing hanya ditemukan 1 jenis. Hydrilla verticillata (L. Eragrostis tenella (L. Fungsi ekologisnya mampu bekerja untuk menetralisir bahan pencemar yang berada dalam air.. hal ini ditunjukkan dengan jumlah spesies paling banyak ditemukan yaitu sebanyak 6 jenis. Panicum paludosum Roxb. Azolla pinnata R.122 jenis Utricularia aurea Lour. dengan akar terbenam dalam substrat. Permukaan daun lunak dengan banyak buluh halus dengan panjang daun sekitar 4 cm[6]. (ed).J. dan sering ditemukan melimpah pada bagian sungai yang tenang dengan substrat berlumpur. Azolla pinnata R. [6] Soerjani M. FPIK. 1975. Saunders CompanyPhiladelphina.