You are on page 1of 12

KARAKTERISTIK MEDIA TRANSMISI

1. Kabel Open Wire
Kabel coax atau lebih di kenal dengan transmission line sangat popular
pada era tahun 1940 atau masa masa perang dunia ke II adalah jenis open wire,
yaitu dua kabel terbuka yang secara sejajar dengan jarak tertentu mengalirkan RF
(Radio Frekwensi) menuju feed point antenna.

Gambar 1. Kabel Open Wire
Kekurangan Open Wire, jika terjadi cuaca hujan atau salju dan musim
panas akan mempercepat terjadi korosi pada material kabel, selanjutnya akan
timbul hambatan yang disebabkan oleh korosi pada bagian luar kabel. Secara fisik
terlihat perubahan warna pada permukaan kabel karena proses kima sehingga
merusak struktur permukaan dari kabel open wire itu sendiri.
Karakteristik kabel Coax yang sering dipergunakan Tabel Attenuation Coax
per 100 feet

Losses di Kabel Coax (Transmission Line)
Kabel Coax (Transmission Line) jika terlalu panjang bisa menyebabkan

losses Power energi yang di pancarkan ke antenna, Radio Frekwensi yang
disalurkan terhambat, sebaiknya lebih teliti dalam memilih type coax terutama
merk

dan

pastikan

jenis

material

kabel

(kandungan

metal

yang

dipergunakan),diameter coax (Jarak Inner dan Outer coax serta coaxial Jacket),

 Kabel Coax Sebagai Transformer Impedance Kabel coax juga dapat dipergunakan untuk penyesuai impedance dari transmitter ke Load Impedance (Antenna) secara konsisten resistans dan reaktans pada ujung kabel yang di transformasi dan disesuaikan input impedance dari transmitter ke antenna seperti Balluns 1:1. efeknya arus gelombang balik (SWR) akan membesar nilai perbandingan current. voltage dan frekwensi menghambat aliran gelombang dari transmitter untuk dilepaskan ke antenna.panjang Coax yang dipergunakan. Losses Power akan berkurang jika Transmitter. kabel dan antenna match impedansi nya. Korosi yang disebabkan cuaca dan lainnya. Setiap energi yang disalurkan melalui Coax dari transmitter ke antenna (Load) dan kembali ke Transmitter dinamakan Reflected Power dan selalu mengakibatkan Losses pada Power yang di transmisikan. dengan cara menyesuaikan panjang gelombang. Jenis Connector. . panjang fisik material coax dan karakteristik impedance coax. 1:4 bisa dibuat dari material coax secara mudah. Loses akan bertambah jika SWR lebih besar dari 1:1.

000 km.2. dimana BNC adalah nama konektor yang dipakai. Atau kabel ini biasa disebut dengan kabel BNC (British Naval Connector). Kabel Coaxial dikelompokan menjadi beberapa tipe sebagai berikut: A. Diameter kabel sebesar 5 milimeter. Kabel ini memiliki kemampuan yang besar dalam menyalurkan bidang frekuensi yang lebar.1. Kabel koaksial biasanya digunakan untuk saluran interlokal yang berjarak relatif dekat yakni dengan jarak maksimum 2. Kabel Coaxial Thinnet (kabel RG-58) Gambar 2. Kabel Coaxial Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58 disebut juga thin coaxial merupakan kabel yang menggunakan satu penghantar luar. Kabel Coaxial Kabel Koaksial adalah media penyalur atau transmitor yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi sinyal – sinyal listrik. . bukan nama kabelnya. sehingga sanggup mentransmisi kelompok kanal frekuensi percakapan atau program televisi.

B. Diameter kabel sebesar 10 milimeter. sehingga kabel ini cukup tebal. Biasanya dipakai untuk instalasi antar gedung. Karena lebih besar. . Kabel Coaxial Thicknet (Kable RG-8) Gambar 2. Spesifikasi kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial Thinnet. hanya bentuk fisiknya lebih besar.2 Kabel Coaxial Thicknet Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 disebut juga thick coaxial merupakan kabel yang menggunakan dua penghantar luar. kabel ini dapat menampung data yang lebih banyak sehingga cocok untuk instalasi sebagai backbone jaringan.

1. masing-masing dengan karakteristik tertentu. yang tidak dilengkapi dengan shield internal seperti kabel STP.3.  Category 1: dengan kualitas suara analog sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN. mulai kategori 1 sampai 7. tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP). A. Kabel UTP dikelompokan menjadi beberapa kategori. pelindung tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik. karena memang harganya yang murah. Kabel Twisted Pair (Kabel Dua kawat) Media Transmisi Twisted Pair dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu : UTP (Unsheilded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair). UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN). fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Kabel UTP (Unshielded Twisted pair) Gambar 3. Kabel UTP Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga. terdapat pelindung satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi. Secara singkat kategorikategori tersebut adalah sebagai berikut. Dalam kabel UTP. .

2. Category 2: dengan Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps  Category 3: dengan transmisi data digital hingga 10 megabit per detik dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps  Category 4: dengan transmisi data digital hingga 16 megabit per detik frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network. Kabel STP .  Category 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e  Category 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps  Category 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz. Kabel STP (Shilded Twisted Pair) Gambar 3. B.  Category 5e: transmisi data digital hingga 250 megabit per detik Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet network.  Category 5: dengan transmisi data digital hingga 100 megabit per detik Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.

biasanya berbahan plastik. Namun lapisan resin ini dapat menyerap cahaya dan mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran cahaya yang keluar dari selubung inti. perbedaannya hanya dilapisan pelindungnya. walaupun tidak memberikan peningkatan terhadap sifat gelombang pandu optik pada kabel tersebut. yaitu cladding dan core. Kabel Fiber Optik (Kabel Serat Optik) Secara garis besar kabel serat optik terdiri dari 2 bagian utama. 4. Dalam aplikasinya serat optik biasanya diselubungi oleh lapisan resin yang disebut dengan jacket.Shielded Twisted Pair/STP adalah kabel tembaga yang memiliki pembungkus pada masing-masing pasangan kabelnya. Atau untuk lebih jelasnya lihat gambar dan penjelasan berikut: . Lapisan ini dapat menambah kekuatan untuk kabel serat optik. Kabel ini sama dengan UTP. Pelindung tersebut terdapat pada setiap pasang kabelnya yang dilindungi oleh timah dan setiap pasang kabel tersebut masing-masing dilapisi dengan pelindung. lapisan pelindung tersebut berfungsi untuk melindungi dari interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar. Serta hal ini dapat juga mengurangi cakap silang (cross talk) yang mungkin terjadi. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi. Cladding adalah selubung dari inti (core).

SMF (Single Mode Fiber) Gambar 4.2.  Coating : berupa lapisan plastic yang menyelimuti Core & Cladding. Kabel Serat Optik SMF SMF mempunyai diameter serat sangat kecil. Jenisjenis kabel serat optic yang dimaksud adalah sebagai berikut. berperan sbg pembatas gelombang cahaya yg menyebabkan pembiasan.3 micron s/d 100 micron. sekitar 8-10 mikro meter.Gambar 4. berperan mempertangguh core. A. sinar yang mampu dilewatkannya hanyalah satu mode sinar saja. Dengan ukuran core fiber yang sedemikian kecil.  Cladding : berupa lapisan tipis yang menyelimuti core.1 Kosntruksi Kabel Serat Optik  Core : merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal cahaya / optic dari sumber ke device penerima. Sinar yang dapat dilewatkan . menyerap terjadinya kejutan sbg proteksi terhadap tekukan kabel yg berlebihan. Ada dua jenis kabel serat optic yang biasa digunakan untuk transmisi data. Secara umum diamet core antara 8.  Strengthening Fiber : terdiri atas beberapa komponen yg dpt menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi – Cable Jacket : merupakan lapisan terluardari keseluruhan badan kabel (biasanya berwarna orange).

dan 100 mikrometer. Kecepatan transmisi data maksimum yang dapat didukung sebesar 1000 Mbps. ada yang 50 mikrometer. Teknologi fiber multimode ini memungkinkan Anda untuk menggunakan LED sebagai sumber cahayanya.5 mikrometer. MMF (Multi Mode Fiber) Gambar 4. Single mode dapat membawa data dengan lebih cepat dan 50 kali lebih jauh dibandingkan dengan multi mode dan juga dapat membawa data dengan bandwidth yang lebih besar. Kabel Serat Optik MMF MMF punya diameter serat yang lebih besar. sedangkan single mode mengharuskan Anda menggunakan laser sebagai sumber cahayanya. stabil. MMF dapat mendukung jangkau transmisi data sampai 2000 meter untuk satu segmen kabel untuk kecepatan transmisi data sampai 100 Mbps dan jangkau 550 meter untuk kecepatan transmisi data 1000 Mbps. SMF dapat mendukung transmisi data sampai 5000 meter untuk satu segmen kabel.hanyalah sinar dengan panjang gelombang 1310 atau 1550 nanometer. 62.3. LED tidak kompleks dalam . Yang perlu diketahui. dan jauh jangkauannya. B. cepat. Inilah yang menyebabkan single mode fiber optic menjadi lebih reliabel. LED merupakan komponen yang cukup murah sehingga perangkat yang berperan sebagai sumber cahayanya juga berharga murah. Core yang digunakan lebih kecil dari multi mode dengan demikian gangguan-gangguan di dalamnya akibat distorsi dan overlapping pulsa sinar menjadi berkurang. Tetapi harga yang harus Anda keluarkan untuk penggunaannya juga lebih besar.

450 Mhz yang termasuk dalam jalur UHF yang digunakan oleh frekuensi radio dan Televisi. yaitu diatas 3 GHz (3x109 Hz). SHF). 5. akan muncul efek pemanasan pada benda tersebut.penggunaan dan penanganan serta LED juga tahan lebih lama dibandingkan laser. . Gelombang Mikro (Micro Wave) Gelombang mikro atau Mikrogelombang (microwave) adalah gelombang elektromagnetik dengan frekuensi super tinggi (Super High Frequency. Frekuensi gelombang mikro yang digunakan pada Microwave Oven adalah 2. makanan menjadi panas dan masak dalam waktu singkat. RADAR digunakan untuk mencari dan menentukan jejak suatu benda dengan gelombang mikro dengan frekuensi sekitar 1010 Hz. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro. yaitu di atas 3 GHz (3x109 Hz). Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda. Untuk cara kerja gelombang mikronya sendiri Gelombang mikro atau Mikrogelombang (microwave) adalah gelombang elektromagnetik dengan frekuensi super tinggi (Super High Frequency. Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada RADAR (Radio Detection and Ranging). Proses inilah yang dimanfaatkan dalam oven microwave. Jadi teknologi ini cukup berbeda jauh dari segi harga dibandingkan dengan single mode. RADAR digunakan untuk mencari dan menentukan jejak suatu benda dengan gelombang mikro dengan frekuensi sekitar 1010 Hz. Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada RADAR (Radio Detection and Ranging). SHF).

. sehingga benda ini tidak dipengaruhi oleh gelombng mikro. kertas. Bila digunakan wadah memasak yang terbuat dari logam / metal. 2. plastik. keramik porselin. Refleksi (Pemantulan) Gelombang mikro lebih banyak dipantulkan bila mengenai permukaan logam atau yang berwarna cerah. Spektrum Gelombang Mikro 1. Transmisi Gelombang mikro dapat melalui atau melewati benda / material yang mempunyai sifat dielektrik (perlawanan arus listrik) yang kecil seperti gelas.Spektrum gelombang elektromagnet : Gambar 5. makanan tidak akan / lama matang karena gelombang mikro dipantulkan dan juga dapat menimbulkan bunga api (spark).

Gelombang mikro yang diserap oleh makanan akan menghasilkan panas didalam makanan sehingga makanan dimasak / matang. .3. Absorbsi (Penyerapan) Gelombang mikro diserap oleh benda / material yang mempunyai sifat dielektrik yang besar seperti makanan dan benda yang mempunyai permukaan berwarna gelap.