You are on page 1of 6

A.

Judul Praktikum
Elektrokardiografi (EKG)
B. Tujuan
1. Mahasiswa dapat mengetahui bagian – bagian dari alat Elektrokardiografi.
2. Mahasiswa dapat melakukan pengoprasian alat Elektrokardiografi.
3. Mahasiswa dapat mengetahui cara pengkalibrasian alat Elektrokardiografi.
C. Dasar Teori
Elektrokardiografi adalah alat kesehatan digunakan untuk merekam aktivitas
elektro atau kelistrikan yang terjadi di dalam jantung. Berbeda dengan
Elektrokardiogram, hasil yang didapat oleh alat Elektrokardiografi akan terlihat
pada elektrodiagram. Elektrokardiogram (EKG) adalah grafik yang dibuat oleh
sebuah elektrokardiograf, grafik ini berisi hasil catatan potensial listrik yang
dihasilkan oleh aktifitas listrik otot jantung dalam waktu tertentu. Biasanya
dipergunakan pada penyakit-penyakit yang berkaitan dengan fungsi dari jantung.
Namanya terdiri atas sejumlah bagian yang berbeda: elektro, karena berkaitan
dengan elektronika, kardio, kata Yunani untuk jantung, gram, sebuah akar Yunani
yang berarti "menulis". Analisis sejumlah gelombang dan vektor normal
depolarisasi dan repolarisasi menghasilkan informasi diagnostik yang penting.
Kerja jantung yang utama adalah memompa darah. Memompa darah ini dapat terjadi
karena adanya aktivitas listrik jantung. Aktivitas listrik inilah yang direkam oleh EKG.
Jantung yang normal akan memberikan gambaran rekaman dengan pola tertentu.
Pola rekaman yang tidak normal memberi petunjuk adanya kelainan jantung.
Pola jantung normal yakni adanya gelombang P, dan setiap gelombang P harus
diikuti oleh kompleks QRS. Ini normal pada orang yang jantungnya sehat. Seperti
gambar pola di bawah ini :

Gelombang P, adalah gelombang yang timbul akibat aktifitas listrik yang
diakibatkanpada saat depolarisasi atrium. Tinggi gelombang P yang normal
dapat mencapai 0,5 sampai dengan 2,5 mm. Lamanya gelombang P ini



menunjukkan waktu yang diperlukan untuk penyebaran impuls dibagian atrium
yaitu mulai dari Sinoatrial node sampai Atrioventricular Node.
Gelombang komplek QRS , adalah gelombang yang timbul akibat aktifitas listrik
ventrikel ketika berdepolarisasi. Gelombang QRS ini dapatdibedakan menjadi
tiga gelombang, yaitu gelombang Q, R dan S.
Gelombang Q, adalah defleksi negatif pertama sesudah gelombang P danyang
mendahului defleksi R, gelombang ini dibangkitkan akibatdepolarisasi
permukaan ventrikel.
Gelombang R, adalah defleksi positif yang pertama sesudah gelombang Pyang
ditimbulkan oleh depolarisasi utama ventrikel.
Gelombang S, merupakan defleksi negatif sesudah R atas penyimpangannegatif
yang menunjukkan depolarisasi ventrikel.
Gelombang T, adalah gelombang yang timbul pada saat repolarisasiventrikel.

D. Alat Dan Bahan
1. Pesawat Elektrokardiografi 1 unit
2. EKG Simulator (Electrical Safety Analyzer) 1 unit
3. Elektroda Gelang 4 buah (Merah, Kuning, Hitam, Hijau)
4. Kabel Pasien
5. Jangka Sorong 1 buah
6. Thermo-hygrometer
E. Bagian – Bagian Pesawat Elektrokardiografi
a) Tampak Atas

Keterangan :
1. Tempat Kertas EKG
2. Tombol Start / Stop.

3. Tombol INST, untuk menghentikan pergerakan stylus.
4. Pemilihan Sensitifity, rata-rata ada tiga pilihan :
a. 0.5 artinya tinggi pulsa maksimal 5 mm.
b. 1 artinya tinggi pulsa maksimal 10 mm.
c. 2 artinya tinggi pulsa maksimal 20 mm.
5. Pengatur Posisi Stylus
6. Lead Selector, untuk menentukan lead mana yang akan diukur.
7. MARK, untuk memberikan tanda pada kertas perekaman ECG
8. Kalibrasi, simbol “Cal” atau
kertas perekaman ECG
9. Tempat Stylus.

, Untuk mengkalibrasi pulsapada

b) Tampak Samping Kanan

Keterangan:
1. Socket input kabel elektroda dari pasien.
2. Pemilihan Kecepatan Kertas 25 mm/s atau 50 mm/s.
3. HUM, sebuah filter untuk mengurangi noise listrik AC pada frekuensi 50 hz.
4. MUS, sebuah filter untuk mengurangi noise tubuh pada frekuensi 40 hz.
5. Speed selector adalah pengatur kecepatan motor penggerak kertas perekam,
kecepata yang dapat diplih adalah 25-50 mm/sec

c) Bagian Dalam Tempat Kertas EKG dan Tempat Stylus

1. Kertas EKG
2. Stylus
d) Bagian Luar
1. Elektroda EKG
Elektroda merupakan penghantar peristiwa Bioelectric dari permukaan
tubuh sebelum mereka dapat dimasukkan ke dalam amplifier untuk record
berikutnya atau layar. Elektroda melakukan transfer dari konduksi ion dalam
jaringan untuk konduksi elektronik yang diperlukan untuk melakukan
pengukuran

 Model Gelang

 Model Suction Cup

 Model Disposible
2. kabel Pasien

untuk menghubungkan elektroda dari pasien ke alat EKG
F. Pengoprasian
1. Persiapan Sebelum Pemasangan ke Pasien
a. Siapkan alat dan bahan ( kabel power, lead EKG, dan kertas EKG).
b. Pasang Kertas EKG pada tempatnya.
c. Pasang Kabel Ground.
d. Pasang Kabel Power pada konektor EKG
e. Pasang Kabel Pasien di bagian samping pesawat.
f. Pasang elektroda pada kabel pasiennya.
2. Proses Kalibrasi Sensitifity
a. Tekan tombol power pada posisi ON
b. Pilih sensitivity dengan pemilihan posisi sensitivity selector pada posisi
0,5,1 atau 2.
c. Tempatkan posisi stylus agar berada tepat ditengah-tengahkertas grafik
dengan mengatur pen position adjustment.
d. Pertama Pilih sensitifity 0.5 terlebih dahulu.
e. Tekan start.
f. Tekan tombol kalibrasi, untuk mendapatkan tampilan pulsa segi empat
kalibrasi pada kertas perekaman dengan tinggi pulsa 5 mm
g. Kemudaian Pilih sensitifity 1.
h. Tekan start.
i. Tekan tombol kalibrasi, untuk mendapatkan tampilan pulsa segi empat
kalibrasi pada kertas perekaman dengan tinggi pulsa 10 mm
j. Terakhir Pilih sensitifity 2.
k. Tekan start.
l. Tekan tombol kalibrasi, untuk mendapatkan tampilan pulsa segi empat
kalibrasi pada kertas perekaman dengan tinggi pulsa 20 mm
m. Tinggi pulsa segi empat harus sesuai dengan nilai sensitivity seperti
diatas.
3. Proses Perekaman
a. Bersihkan kulit pasien yang akan ditempelkan elektroda.
b. Beri gel pada kulit yang akan ditempelkan elektroda.
c. Pasang elektroda pada bagian RA(R), LA(L), LL(F), RL(N).
d. Tekan Power ON.
e. Tekan INST untuk menghentikan penguatan (Amplifier).
f. Posisikan Stylus di tengah tengah kertas EKG.
g. Posisikan selector lead sesuai lead yang akan di rekam yaitu lead I, II,
III, aVR, aVL, aVF.

h. Pilih Lead I terlebih dahulu, lalu tekan tombol INST lalu tekan tombol
Start maka akan memulai rekaman berbentuk grafik pada kertas EKG.
i. Setelah mendapat data grafik yang cukup, tekan tombol STOP untuk
mengakhiri rekaman.
j. Mengulangi lagi dari langkah h sampai i untuk lead II dan III, begitu juga
aVR, aVL, aVF.
k. Setelah semuanya selesai rapikan alat dan bahan.
l. Bersihkan sisa gel.
m. Cabut semua kabel yang terhubung
n. Kembalikan alat pada tempatnya.
G. Kalibrasi Kinerja Alat EKG