You are on page 1of 6

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

KELAS : 1EB21
DISUSUN OLEH
SARI PUSPITA WIRYANI (26212856)

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem menurut Chester A. Bernard, adalah suatu kesatuan yang terpadu secara holistik, yang di
dalamnya terdiri atas bagian-bagian dan masing-masing bagian memiliki ciri dan batas tersendiri.
Suatu sistem pada dasarnya adalah “organisasi besar” yang menjalin berbagai subjek (atau objek)
serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu. Subjek atau objek pembentuk sebuah
sistem dapat berupa orang-orang atau masyarakat, untuk suatu sistem sosial atau sistem
kemasyarakatan dapat berupa makhluk-makhluk hidup dan benda alam, untuk suatu sistem
kehidupan atau kumpulan fakta, dan untuk sistem informasi atau bahkan kombinasi dari subjeksubjek tersebut.
Perangkat kelembagaan dimaksud meliputi lembaga atau wadah tempat subjek (objek) itu
berhubungan, cara kerja dan mekanisme yang menjalin hubungan subjek (objek) tadi, serta
kaidah atau norma yang mengatur hubungan subjek (objek) tersebut agar serasi.
Kaidah atau norma yang dimaksud bisa berupa aturan atau peraturan, baik yang tertulis maupun
yang tidak tertulis, untuk suatu sistem yang menjalin hubungan antar manusia. Contohnya
aturan-aturan dalam suatu sistem kekerabatan. Secara toritis pengertian sistem ekonomi dapat
dikatakan sebagai keseluruhan lembaga-lembaga ekonomi yang dilaksanakan atau dipergunakan
oleh suatu bangsa atau negara dalam mencapai cita-cita yang telah ditetapkan.
Pengertian lembaga atau institusi ekonomi adalah suatu pedoman atau, atauran atau kaidah yang
digunakan seseorang atau masyarakat dalam melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi untuk
memenuhi kebutuhannya. Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang berkaitan dengn
usaha(bisnis), dengan pasar, transaksi jual-beli, dan pembayaran dengan uang. Pengertian
ekonomi secara lembaga yaitu produk-produk hokum tertulis, seperti Tap MPR, UndangUndang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Daerah, ARD/ART suatu organisasi dan lain-lain.

Sistem Ekonomi Komando (Terpusat) 4. Hanya sedikit menggunakan modal 3. Sistem Ekonomi Persoalan ekonomi timbul pada hakekatnya adalah adanya masalah pengolahan alat-alat dan sumber pemuas kehidupan manusia.faktor produksi yaitu tenaga kerja. Menurut Dumairy (1966). Sistem Ekonomi Campuran Namun seiring berkembangnya perekonomiaan dewasa ini terdapat beberapa sistem lain yang ada di Indonesia. selanjutnya dikatakannya pula bahwa suatu sistem ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri. yang berupa faktor. Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suat tatanan kehidupan. Sistem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsur saja dalam suatu supra sistem kehidupan masyarakat. Sistem ekonomi merupakan cabang ilmu ekonomi yang membahas persoalan pengambilan keputusan dalam tata susunan organisasi ekonomi untuk menjawab persoalan-persoalan ekonomi untuk mewujudkan tujuan nasional suatu negara. diantaranya: Sistem ekonomi syariah dan Sistem ekonomi pancasila. Sistem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional yang secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja. padangan dan pola hidup masyarakat tempatnya berpijak. Sistem ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideologi kehidupan masyarakat di suatu negara. modal. sumber daya alam dan keterampilan (skill) menjadi barang dan jasa.  Macam-macam Sistem Ekonomi Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi dibedakan menjadi 4 macam. Sistem Ekonomi Tradisional 2. tetapi berkaitan dengan falsafah. Belum mengenal pembagian kerja – Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut : .Pada negara-negara yang berideologi politik leiberalisme dengan rezim. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas) 3. – Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah : 1. Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana 2. yaitu : 1.

1. distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. termasuk barang modal 2. karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar 3. Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya 3. Setiap orang bebas memiliki barang. Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal 3. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba – Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain: 1. Mutu barang hasil produksi masih rendah Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas) Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi. Tidak individualistis – Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah : 1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi 2. Masyarakat merasa sangat aman. hubungan antar individu sangat erat 2. Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat Sistem Ekonomi Komando (Terpusat) . Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat. Barang yang dihasilkan bermutu tinggi. Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana. karena tidak ada beban berat yang harus dipikul 3. sehingga produktivitas rendah 2. – Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 1. Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan 2. Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba – Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain: 1.

Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat 3. serta untuk siapa barang tersebut diproduksi. dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi. . Pasar barang dalam negeri berjalan lancar 3. Hak milik perorangan tidak diakui 3. dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. – Ciri dari sistem ekonomi komando adalah : 1.Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. pengangguran dan masalah ekonomi lainnya 2. Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat 2.Secara umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar. yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar. – Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah : 1. Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah 3. Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah – Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah: 1. Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga – Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah : 1. Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya Sistem Ekonomi Campuran Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat. Mematikan inisiatif individu untuk maju 2. Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah 2.

Pasal 33 UUD 1945 adalah pasal utama bertumpunya sistem ekonomi Indonesia yang berdasar Pancasila. 23. Berdasarkan TAP MPRS XXIII/1966. ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah. Selain itu. Karena alasan-alasan yang sangat tepat. 1978. serta Keadilan Sosial (persamaan/emansipasi. maupun negara kesejahteraan . 34. masa orde lama. dan melarang penumpukan kekayaan. sosialisme. Dengan demikian maka sistem ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi yang berorientasi kepada Ketuhanan Yang Maha Esa (berlakunya etik dan moral agama. 1983. tetapi hanya sedikit tentang sistem ekonomi. Dalam GBHN 1998 dan GBHN 1999. Landasan normatif-imperatif ini mengandung tuntunan etika dan moral luhur. yang menempatkan rakyat pada posisi mulianya. Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin. Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. sosio-nasionalisme dan sosio-demokrasi dalam ekonomi). 23 dan butir-butir yang berasal dari Pasal-Pasal UUDS tentang hak milik yuang berfungsi sosial dan kebebasan memilih jenis pekerjaan. Peralihan dari orde lama dan orde baru telah memberikan iklim politik yang dinamis walaupun .Sistem Ekonomi Syariah Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. keadilan menjadi sangat utama di dalam sistem ekonomi Indonesia. rakyat sebagai ummat yang dimuliakan Tuhan. yang meliputi penegasan berlakunya Pasal-Pasal 33. Dari butir-butir di atas. Kerakyatan (mengutamakan kehidupan ekonomi rakyuat dan hajat hidup orang banyak). dengan kelengkapannya. konsumen dan pemilik modal. 27 (ayat 2) dan 34. Keadilan merupakan titik-tolak. Kemanusiaan yang adil dan beradab (tidak mengenal pemerasan atau eksploitasi). 1988). Al Qur’an dan Sunnah banyak sekali membahas tentang bagaimana seharusnya kaum Muslim berprilaku sebagai produsen. Ekonomi Syariah Tidak banyak yang dikemukakan dalam Al Qur’an. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sejak kemerdekaan pada tahun 1945. butir-butir Demokrasi Ekonomi tidak disebut lagi dan diperkirakan dikembalikan ke dalam Pasal-Pasal asli UUD 1945. Dalam GBHN 1993 butir-butir Demokrasi Ekonomi ditambah dengan unsur Pasal 18 UUD 1945. asas kekeluargaan. Sistem Ekonomi Pancasila Secara normatif landasan idiil sistem ekonomi Indonesia adalah Pancasila dan UUD 1945. saling tolongmenolong dan bergotong-royong. rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Ekonomi syariah atau sistim ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme. ditetapkanlah butir-butir Demokrasi Ekonomi (kemudian menjadi ketentuan dalam GBHN 1973. bukan materialisme). yang hidup dalam persaudaraan satu sama lain. kemakmuran masyarakat yang utama bukan kemakmuran orang-seorang). masa orde baru sampai masa sekarang (masa reformasi) Indonesia telah memperoleh banyak pengalaman politik dan ekonomi. proses dan tujuan sekaligus. dan hanya prinsip-prinsip yang mendasar saja. Persatuan Indonesia (berlakunya kebersamaan. yaitu Pasal-pasal 18. 27 (ayat 2).

Faktor kebijakan moneter dan inflasi 5. Faktor produksi 2.akhirnya mengarah ke otoriter namun pada kehidupan ekonomi mengalami perubahan yang lebih baik. Walaupun ada pertumbuhan ekonomi sekitar 6% untuk tahun 1997 dan 5. ü Adapun faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mengundang kembali investor asing  Masa Reformasi (1998-sekarang) Pada masa reformasi ini perekonomian indoensia ditandai dengan krisis monoter yang berlanjut menjadi krisis ekonomi yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda kearah pemulihan.  Masa Orde Lama (1945-1966) Pada masa ini perekonomian berkembang kurang menggembirakan. Meningkatkan ekspor e.5% untuk tahun 1998 dimana inflasi sudah duperhitungkan namun laju inflasi masih cukup tinggi yaitu sekitar 100%.  Masa Orde Baru (1966-1997) Menghadapi perekonomian yang sedemikian rupa. Mencukupkan stok cadangan bahan pangan terutama beras c. Menyediakan/menciptakan lapangan kerja f. Memerangi inflasi b. Faktor perdagangan luar negeri dan neraca pembayaran 4. sebagai dampak ketidakstabilan politik dan seringnya pergantian kabinet. Faktor keuangan negara . Merehabilitasi prasarana perekonomian d. pemerintah peralihan menetapkan beberapa langkah perioritas kebijakan ekonomi sebagai berikut : a. Faktor investasi 3. secara umum adalah : 1.