You are on page 1of 2

Wahyu Indra Murti

21040115120059
Kelompok 7

Membangun Alasan yang Kuat untuk Terus
Berprestasi
Berprestasi tentunya sudah menjadi suatu hal yang wajib
bagi semua orang. Seseorang baru bisa dikatakan sukses apabila
ia telah mendapatkan berbagai prestasi dalam hidupnya. Prestasi
yang didapat pun bukan hanya soal akademik, tetapi bisa dari
segala aspek. Berprestasi bukan hanya soal nilai dan angka,
tetapi manfaat kepada sesama.
Orang tua menjadi alasan yang paling utama untuk
berprestasi. Selama biaya pendidikan masih ditanggung oleh
orang tua, satu-satunya jalan untuk bisa sedikit membalas jasa
mereka adalah dengan menorehkan prestasi. Ayah dalam
nasihatnya selalu berkata bahwa segala prestasi yang didapat
akan kembali kepada diri sendiri dan orang tua hanya ikut
bangga. Mudahnya, menunjukkan nilai yang memuaskan
setidaknya bisa sedikit membalas semua perjuangan yang
mereka lakukan untuk bisa menempatkan kita di bangku sekolah.
Namun, angka saja tidak cukup. Nilai bagus itu wajib, tetapi
pengalaman dan keahlian lebih utama untuk melanjutkan
kehidupan di dunia yang sementara ini. Jadikan pedoman bahwa
nilai bagus adalah untuk orang tua, dan pengalaman serta softskill untuk diri kita. Bukan “yang penting ilmunya, bukan
nilainya” yang selama ini dijadikan bahan pembelaan para
pelajar dan mahasiswa masa kini jika mendapat hasil ujian yang
tidak memuaskan. Jangan sampai kita kufur akan nikmat dapat
mengenyam pendidikan yang diberikan oleh Tuhan melalui
perantara orang tua kita dengan tidak memaksimalkannya.
Negeri ini butuh orang-orang berprestasi yang juga berani
untuk mengabdi. Banyak orang-orang yang telah menorehkan
prestasinya di negeri ini tetapi lebih memilih untuk membantu
memakmurkan negeri lain. Banyak juga yang ingin mengabdi
kepada negeri ini tetapi tidak dilirik karena belum menorehkan
prestasi. Berprestasi harus didukung dengan rasa cinta tanah air
dan menjauhkan diri dari sifat egois serta mementingkan uang di
atas segalanya. Namun, tak sedikit juga yang sudah berprestasi
dan ingin mengabdi tetapi dicampakkan begitu saja oleh negeri
ini. Maka dari itu, berprestasi bukan hanya dalam menciptakan
sesuatu, tetapi bagaimana nantinya kita bisa mengubah pola
pikir bangsa ini agar mengarah kepada apa yang selama ini
tertera dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Kehidupan di dunia hanya sementara, berprestasi menjadi
salah satu wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta. Berprestasi
adalah hasil dari memanfaatkan waktu yang ada selama kita
hidup dengan sebaik mungkin. Terlebih lagi apabila dapat
memenuhi harapan-Nya, yaitu menjadi pemimpin di muka bumi
yang dapat mengolah semuanya dengan bijak dan menjadi

Maka dari itu. Sumber: Faizal. yaitu menggapai Surga-Nya kelak. tujuan kita menggapai prestasi-prestasi itu berlabuh pada sebuah prestasi yang paling utama. Pada akhirnya.Wahyu Indra Murti 21040115120059 Kelompok 7 manusia yang dapat membawa manfaat bagi manusia-manusia lainnya. yang Penting Ilmunya?.ifanfaizal. Diakses pada hari Minggu. Segala aspek dalam kehidupan bisa kita jadikan sebuah prestasi apabila kita mau berusaha dan mendatangkan manfaat bagi diri kita dan orang lain. Ifan. 25 Oktober 2015.id. . dalam www. manusia dituntut untuk bisa berprestasi di dalam hidupnya. 2015.web. IPK Jelek Tidak Masalah.