You are on page 1of 37

Bagaimana cara merealisasikan masyarakat yang berfilsafat Pancasila?

JAWABAN
Banyak cara untuk merealisasikan masyarakat yang berfilsafat Pancasila sebagai
contoh konkret yang kita ketahui seperti di saat kita kuliah mata kuliah
Pendidikan Pancasila Bu Welo memberi kesempatan bagi pemeluk agama muslim
untuk menunaikan ibadah sholat, selain itu pada saat pemilihan gubernur DKI
Jakarta masyarakat Jakarta diberi kesempatan untuk mengaspirasikan suaranya
dalam pilgub tersebut.

Apa hubungan pendidikan kewarganegaraan dengan filsafat Pancasila?
JAWABAN
Hubungan pendidikan kewarganegaraan dengan filsafat Pancasila yaitu dari silasila Pancasila yang telah kita ketahui itu maka Pancasila akan menjadi
alat/sarana kita dalam membina hubungan antar warga negara serta hubungan
antar negara dengan warga negaranya. Dengan adanya pendidikan
kewarganegaraan ini generasi penerus diberi bekal untuk dapat membina
hubungan yang baik antar sesama dan negara melalui Pancasila sebagai
pegangannya. Jadi, kesimpulannya filsafat merupakan moral yg berlandasakan
pancasila sebagai pedoman.

1.
Mengapa manusia selalu berfilsafat? Dan mengapa filsafat
yang digunakan bangsa kita adalah filsafat Pancasila!
Karena selama manusia hidup selalu berfilsafat, adanya filsafat dari
adanya rasa ingin tahu manusia yang diimplementasikan dengan bertanya
tentang hal-hal yang berhubungan dengan keberadaan manusia. Atau filsafat
juga

diartikan

sebagai

kegiatan

manusia

dalam

mencari

jawaban

atas

pertanyaan. Bangsa Indonesia menggunakan filsafat Pancasila di karenakan
Pancasila mampu memberikan jawaban mendasar tentang hakikat kehidupan
bernegara, yaitu dalam susunan politik, sistem politik, bentuk Negara, susunan
perekonomian dan dasar-dasar pengembangan ilmu pengetahuan terutama yang
ada di Indonesia.

2.
Terangkan apa yang dimaksud Pancasila sebagai dasar
(filsafat) Negara Indonesia!
Pancasila sebagai dasar Negara yang dimaksud adalah sebagai dasar
filsafat atau dasar falsafah Negara dari Negara Indonesia. Pancasila sebagai
dasar filsafat karena Pancasila merupakan rumusan filsafat atau dapat dikatakan
nilai-nilai Pancasila adalah nilai-nilai filsafat. Pancasila sebagai dasar (filsafat)
Negara mengandung makna bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
menjadi dasar atau pedoman bagi penyelenggaraan negara. Konsekuensi dari
rumusan

itu

demikian

berarti

sehingga

seluruh

pelaksanaan

dan

penyelenggaraan pemerintah Negara Indonesia termasuk peraturan perundangundangan merupakan pencerminan dari nilai-nilai Pancasila. Penyelenggaraan
bernegara mengacu dan memiliki tolak ukur yaitu tidak boleh menyimpang dari
nilai-nilai Ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan
nilai keadilan.

3.

Mengapa Pancasila menjadi ideologi nasional? Jelaskan!
Pancasila sebagai

ideologi nasional di karenakan karena nilai-nilai

terkandung dalam ideologi Pancasila menjadi cita-cita normativ penyelenggaraan
Negara. Secara luas dapat diartikan bahwa visi atau arah dari penyelenggaraan
kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia adalah terwujudnya kehidupan
yang ber-Ketuhanan, yang ber-Kemanusiaan, yang ber-Persatuan, yang berKerakyatan, dan yang ber-Keadilan.

4.
Berikan contoh pegamalan Pancasila secara objektif dan
subyektif (masing-masing 2 contoh)!
Contoh pengalaman Pancasila secara objektif:
a.

Tidak menggunakan Narkoba.

b.

Mentaati rambu-rambu lalu lintas ketika berkendara.

Contoh pengalaman Pancasila secara subjektif:
a.
b.

Saling menghargai sesama umat beragama.
Saling bekerjasama dalam setiap kegiatan berbangsa dan bernegara.

5.
Mengapa dalam pengalaman secara objektif dibutuhkan
dukungan kekuasaan Negara untuk menerapkannya? Jelaskan!
Pengamalan Pancasila secara objektif membutuhkan dukungan kekuasaan
Negara, karena pengamalan Pancasila secara objektif bersifat memaksa serta
adanya sanksi hukum, artinya bagi siapa saja yang melanggar norma hukum
akan mendapat sanksi. Adanya pengamalan objektif ini adalah konsekuensi dari
mewujudkan nilai dasar Pancasila sebagai norma hukum Negara.

6.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pancasila sebagai
sistem filsafat Pancasila!
Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan sistem filsafat.
Sistem yang dimaksud dalam hal ini adalah satu-kesatuan bagian-bagian yang
saling berhubungan, saling bekerjasama untuk satu tujuan tertentu, lazimnya
memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.

Satu kesatuan bagian-bagian.

2.

Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendiri-sendiri.

3.

Saling berhubungan, saling ketergantungan.

4.
Kesemua dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan bersama (tujuan
sistem).
5.

Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks (Shore dan Voich, 1974:122)

Sila-sila Pancasila yang merupakan sistem filsafat pada hakikatnya merupakan
suatu kesatuan organik. Sila-sila dalam pancasila saling berkaitan, saling
berhubungan
dikualifikasikan

bahkan

saling

oleh

sila-sila

mengkualifikasi.
lainnya.

Dengan

Sila

yang

demikian,

satu

senantiasa

Pancasila

pada

hakikatnya merupakan suatu sistem, dalam pengertian bahwa bagian-bagian
(sila-silanya) saling berhubungan secara erat sehingga membentuk suatu
struktur yang menyeluruh. Pancasila sebagai suatu sistem juga dapat dipahami
dari pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila, yaitu pemikiran tentang
manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, dengan dirinya
sendiri, dengan sesama manusia, dengan masyarakat bangsa dan negara.

7.
Bagaimana usaha kita untuk tetap menegakkan Pancasila
sebagai filsafah, ideologi, pandangan hidup dan dasar Negara
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?
Usaha kita untuk tetap menegakkan Pancasila sebagai filsafah, ideologi,
pandangan hidup dan dasar Negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara ialah dengan selalu menjadikan pancasila sebuah dasar setiap
apa yang akan kita lakukan, sehingga tujuan bersama dapat tercapai secara
maksimal yakni tujuan membentuk masyarakat sejahtera.

1.

Jelaskan

mengapa

Pancasila

sebagai

suatu

sistem

filsafat

pada

hakikatnya ada suatu nilai yang merupakan sumber dari semua
penjabaran norma baik norma hukum, moral dan norma kenegaraan
lainya !
JAWABAN

Karena Dalam filsafat Pancasila terkadung di dalamnya suatu pemikiran
yang bersifat kritis, mendasar, rasional, sistematis dan komprehesif, ini semua
merupakan suatu nilai. Sebagai suatu nilai Pancasila memberikan dasar-dasar
yang bersifat fundamental dan universal bagi manusia, baik untuk kehidupan
bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara. Adapun nilai-nilai itu akan
dijabarkan dalam suatu norma-norma yang ada didalam masyarakat. Normanorma itu meliputi :
a.

Norma Moral, yakni norma (aturan, kaidah) yang berkaitan dengan tingkah laku
manusia (behavior) yang dapat diukur/dinilai dari baik atau buruk, susila atau
tidak susila serta sopan atau tidak sopan. Norma moral adalah sistem aturan
yang

berlaku

bagi

manusia

yang

bersumber

dari

setiap hati

manusia

(hatinurani) yang bekerja atas dasar kesadaran manusia terhadap sekitarnya
(consciousness)

b. Norma

Agama,

adalah

sistem

aturan

(norma)

yang

diperoleh

manusia

berdasarkan ajaran agama yang dianutnya, Sumber agama berasal dari Tuhan.
c. Norma Etika atau Norma Sopan Santun (Tata Krama), adalah sistem aturan
(norma) hidup yang bersumber pada kesepakatan-kesepakatan (konsensus)
yang diciptakan oleh dan dalam suatu komunitas masyarakat pada wilayah
tertentu.

Ukuran

norma

etika

adalah kepatutan,

kelayakan

atau

kepantasan yang tumbuh dalam komunitas wilayah tertentu.
d.

Norma Hukum adalah sistem aturan (norma) yang diciptakan oleh lembaga
kenegaraan (Pemerintah/ DPR) yang ditunjuk berdasarkan mekanisme tertentu.
Artinya hukum diciptakan dan diberlakukan oleh institusi (lembaga) yang
memiliki

kompetensi

dan

wewenang

(otoritas)

dalam

membentuk

dan

memberlakukan hukum. Hukum yang dimaksud di sini adalah hukum positif,
artinya suatu norma yang berlaku pada waktu tertentu dan daerah tertentu.
Pancasila pada hakikatnya bukanlah merupakan suatu pedoman yang
langsung bersifat normativ ataupun praksis (nyata), melainkan merupakan suatu
sistem nilai-nilai etika yang merupakan sumber norma baik norma moral maupun
norma hukum yang harus tetap dijabarkan.

2. Sebagai

suatu

nilai,

Pancasila

memberikan

dasar

yang

bersifat

fundamental dan universal bagi manusia/ warga Negara dalam hidup
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Jelaskan secara rinci !
3. Apa yang dimaksud dengan nilai dasar, nilai Instrumental dan nilai
praksis/ nyata ?
JAWABAN

Pengertian Nilai Dasar
a. Setiap nilai pasti memiliki nilai-nilai dasar yang esensinya terdapat dalam nilainilai tersebut.
b. Nilai dasar pada hakikatnya bersifat universal karena mengandung kenyataan
objektif yang bersumber dari Tuhan YME
c. Nilai dasar juga sebagai nilai norma sehingga harus dijabarkan dan direalisasikan
dalam nilai-nilai praksis

Pengertian Nilai Instrumental
a. Nilai Instrumental merupakan pedoman yang dapat diukur dan dapat diarahkan
b. Bila berkaitan dengan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari maka
disebut norma moral
c. Bila

berkaitan

dengan

organisasi/Negara

maka

disebut

suatu

arahan,

kebijaksanaan dan strategi organisasi tersebut
Pengertian Nilai Praksis (nyata)
a. Nilai Praksis merupakan penjabaran dari nilai instrumental dalam suatu
kehidupan yang nyata.
b. Nilai praksis merupakan perwujudan dari nilai instrumental sehingga dalam
kenyataannya tidak boleh menyimpang dari nilai instrumental

4. Jelaskan bahwa sebagai dasar filsafat Negara, Pancasila tidak hanya
merupakan

sumber

merupakan

sumber

peraturan
moralitas

perundang-undangan,
terutama

dalam

tetapi

hubungan

juga

dengan

Legitimasi kekuasaan, Legitimasi hukum serta legitimasi kebijakan
dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara!
JAWABAN

Pancasila tidak hanya merupakan sumber peraturan perundang-undangan,
tetapi juga merupakan sumber moralitas terutama dalam hubungan dengan
Legitimasi kekuasaan, Legitimasi hukum serta legitimasi kebijakan dalam
pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara dinyatakan dalam pernyataan sila
kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab” memberi arti bahwa sila ke II
merupakan sumber moral dalam kehidupan bernegara sehingga manusia
sebagai makhluk Tuhan YME harus mendapatkan jaminan hukum (Hak asasi) dan
sila pertama “Ketuhanan YME” yg menyatakan Negara Indonesia bukanlah
Negara teokrasi yang mendasarkan kekuasaan Negara pada legitimasi religious
melainkan pada legitimasi hukum dan legitimasi demokrasi.

5. Jelaskan secara rinci asal mula langsung Pancasila dan asal mula tidak
langsung Pancasila dan uraikan !
JAWABAN

Menurut Notonegoro, Asal mula Pancasila secara Langsung diartikan
sebagai asal mula dari proses pembahasan oleh para pendiri Negara sampai
disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945, dapat dirinci sebagai berikut :
a. Asal Mula Bahan
Asal mula bahan Pancasila yaitu bangsa Indonesia sendiri, karena bangsa
Indonesia telah memiliki nilai-nilai yang tertera pada Pancasila.
b. Asal Mula Bentuk
Asal mula bentuk Pancasila yaitu Ir. Soekarno dan Moh.Hatta serta anggota
BPUPKI yang merumuskan serta membahas bentuk rumusan Pancasila.
c. Asal Mula Karya
Asal Mula Karya Pancasila yaitu PPKI, karena PPKI dan atas kuasa pembentuk
Negara

mengesahkan

Pancasila

sebagai

dasar

Negara yang sah

setelah

dilakukan siding baik dalam sidang BPUPKI/panitia 9.
d. Asal Mula Tujuan
Asal Mula Tujuan Pancasila yaitu BPUPKI, karena BPUPKI yang merumuskan
Pancasila sebagai dasar Negara sampai akhirnya disahkan oleh PPKI.
Asal mula tidak langsung Pancasila dapat diartikan asal Pancasila sebelum
proklamasi kemerdekaan. Dapat dirinci sebagai berikut :
a. Unsur-unsur yg terdapat dalam Pancasila yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan,
Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan sudah terbutkti ada sejak nenek moyang
bangsa Indonesia atau sebelum berbentuk Negara.
b. nilai-nilai yg terdapat dalam Pancasila yaitu nilai-nilai Kebudayaan, Religious dan
adat-istiadat sudah menjadi pedoman dalam pemecahan masalah bangsa
Indonesia sejak dahulu.
c. Dengan demikian asal mula tidak langsung Pancasila yaitu Bangsa Indonesia itu
sendiri

6. Uraikan bahwa pada hakikatnya bangsa Indonesia berpancasila dalam
3 azas / Tripakara !
JAWABAN

Berdasarkan asal mula langsung dan tidak langsung dapat kita pahami bahwa nilainilai Pancasila sebelum disahkan menjadi dasar Negara yang sah, nilai-nilai
tersebut telah ada pada diri dalam kehidupan sehari-hari dan pandangan hidup
bangsa Indonesia. maka dengan pengertian tersebut Pancasila memiliki azas
atau Tripakara yakni :
a. Azas Pertama, Bahwa unsur-unsur Pancasila sebelum disahkan secara yuridis,
unsur itu telah ada dalam kehidupan sehari-hari sebagai asas adat-istiadat
(Pancasila asas kebudayaan)
b. Azas Kedua, begitu juga dengan Unsur-unsur kegamaan bangsa Indonesia
(Pancasila asas Religious)
c. Azas Ketiga, dari unsur-unsur tersebut kemudian di olah oleh BPUPKI dalam
sidang-sidangnya sampai akhirnya disahkan oleh PPKI, sehingga jadilah Pancasila
dengan Azas Kenegaraan (Pancasila Azas Kenegaraan)

7. Uraikan bahwa kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia
adalah sebagai filsafat bangsa, sebagai dasar Negara dan sebagai
Ideologi Negara !
JAWABAN

Pancasila sebagai Pandangan hidup bangsa.
a. Dalam kehidupan bersama suatu masyarakat memerlukan suatu tekad bersama,
dimana cita-cita yang ingin dicapainya bersumber pada pandangan hidupnya.
b. Dalam pengertian inilah, maka proses perumusan pandangan hidup masyrakat
dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa kemudian jadi
pandangan hidup Negara.
c. Pandangan hidup bangsa disebut Ideologi Bangsa, pandangan hidup Negara
disebut ideologi Negara

d. Bangsa

Indonesia

dalam

bernegara

telah

memiliki

suatu

ideologi yang bersmuber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya, dengan
begitu Bangsa Indonesia akan :
1.

Memiliki arah tujuan yang ingin dicapai

2. Memiliki pandangan dan pedoman hidup dalam memecahkan masalah di bidang
Politik Sosial Ekonomi Budaya Hukum
3. Bangsa dapat menentukan nasibnya sendiri
4. Bangsa dapat berdiri kokoh
e. Pancasila sebagai Pandangan hidup ditandai dengan :
1.

Sila-sila Pancasila mencermikan Nilai-nilai pokok Bangsa kita.

a. Nilai-nilai sosial dari semua suku bangsa Indonesia
b.

Nilai-nilai itu dikristalisasikan menjadi Nilai-nilai pokok

c.

Nilai-nilai pokok dirumuskan menjadi Nilai-nilai Pancasila yg bulet dan utuh.

2.

Nilai-nilai Pancasila telah berakar dalam sejarah budaya bangsa kita

a.

Nilai-nilainya sudah ada sejak nenek moyang kita

b. Saat itu masih dalam bentuk asli (belum dirumuskan)
c. Nilai-nilai tersebut mencermikan cita-cita moral Bangsa Indonesia
3. Pancasila mencermikan kepribadian bangsa Indonesia
a. Nilai-nilainya merupakan sendi kehidupan bangsa sejak nenek moyang kita
melalui gemilangnya sejarah kenegaraan sriwijaya, majapahit dll.
b. Dihancurkan dan diinjak-injak oleh penjajah
c. Menimbulkan amanat penderitaan rakyat yang menjiwai perjuangan Bangsa
Indonesia
d. Melahirkan bangsa Indonesia yang merdeka dengan kepribadianya sendiri
f. Pancasila

merupakan

Bangsa Indonesia karena :

Pandangan

hidup

yang

tepat

bagi

1.
2.

Nilai-nilainya digali dari sejarah dan budaya Bangsa Indonesia
Pancasila

mampu

mempersatukan

Bangsa Indonesia sebagai

bangsa

yang

majemuk
3.

Pancasila mencermikan kepribadian Bangsa Indonesia

g. Pancasila dikatan sebagai pandangan hidup bangsa karena :
a. Tercermin pada jiwa Bangsa Indonesia
b. Merupakan kepribadian Bangsa Indonesia
c. Menjadi falsafah hidup Bangsa Indonesia
Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia
Kedudukan Pancasila sebagai Dasar Negara dapt dirinci sebagai berikut :
a. Pancasila

sebagai

Dasar

Negara

adalah

sumber

dari

segala

sumber

hukum Indonesia yang dijelaskan dalam dalam empat pokok pikiran dalam
pembukaan UUD’45
b. Meliputi suasana kebatinan dari UUD’45
c. Mewujudkan cita-cita hukum bagi Dasar Negara (baik tertulis maupun tidak)
d. Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan
pemerintah dan penyelenggara Negara memegang teguh cita-cita moral
rakyat yang luhur.
e. Merupakan sumber semangat UUD’45, Penyelenggara Negara, pelaksana
pemerintah
f. Makna Pancasila sebagai Dasar Negara.
1.

Pancasila

sebagai

nilaiyang terkandung

Dasar
dalam

Negara

mengandung

pancasila

harus

makna

menjadi

bahwa

nilai-

pedoman

bagi

penyelnggara Negara.
2.

Pancasila sebagai Dasar Negara berarti nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman
normative bagi penyelengaraan Negara sehingga seluruh pelaksanaanya tidak
boleh menyimpang dari nilai-nilai Pancasila

3.

Kendala Pancasila dalam perkembangannya, salah satunya yaitu Pancasila sudah
terlanjur tercemar karena kebijakan rezim orba yg menjadikan Pancasila sebagai
alat politik kekuasaannya.

4.

Pancasila merupakan Dasar Negara yang tepat sehingga :

a. Pancasila dijadikan Dasar Negara
b. Pancasila merupakan landasan kejiwaan Negara yang dikehendaki oleh Bangsa
Indonesia
5.

Pancasila sebagai Dasar Negara dikarenakan :

a. Merupakan perjanjian luhur bangsa kita
b. Menjadi dasar hukum dari segala sumber hukum

Pancasila sebagai Ideologi Negara dapat diartikan sebagai cita-cita yang
menjadi basis bagi suatu teori kenegaraan u/seluruh rakyat Indonesia pada
hakikatnya merupakan azas kerohanian yang memiliki ciri-ciri sbb :
a. Mempunyai derajat yg tinggi sebagai nilai hdup kebangsaan dan kenegaraan
b. Oleh karena itu mewujudkan suatu azas kerohanian, pandangan hidup, pedoman
hidup, pegangan hidup yg dipelihara, dikembangkan diamalkan, dilestarikan kpd
generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan
berkorban

8. Apa beda ideologi Terbuka dengan ideologi tertutup. Jelaskan !
JAWABAN

Ideologi terbuka, yaitu sistem pemikiran terbuka. Ada pun ciri-cirinya
a. Nilai dan cita² yang diambil tidak dipaksakan dari luar, tapi digali dari kekayaan
rohaniah, moral dan budaya masyarakat itu sendiri.
b. Dasarnya bukan keyakinan ideologis dari sekelompok orang melainkan dari hasil
musyawarah seluruh masyarakat.

c. Tidak diciptakan oleh Negara, melainkan ditemukan dalam masyarakat itu
sendiri.
d. Ideologi terbuka adalah milik seluruh rakyat dalam menemukan kepribadiannya.
e. Ideologi terbuka bukan hanya dapat dibenarkan tetapi juga dibutuhkan
u/membuat UU dan perangkat Negara lainya sesuai kebutuhan setiap masa.
f. Ideologi Pancasila selalu terbuka dan digunakan u/proses reformasi karena
diambil dari masyarakat yg sifatnya dinamis, sesuai perkembangan aspirasi dlm
mewujudkan cita2nya u/kehidupan berbangsa.
g. Pancasila sbgai ideologi tdk bersifat kaku dan tertutup, tetapi bersifa reformatif,
dinamis dan terbuka sehingga mampu menyesuaikn perkembangan zaman,
ilpeng, serta perkembangan di masyarakat
h. Keterbukaan ideologi pancasila bukan berate mengubah nilai2 pancasila itu
sendiri.
Ideologi tertutup, yaitu sistem pemikiran tertutup. Memiliki ciri2 :
a. Merupakan cita2 sekelompok orang / bukan Negara yg medasari suatu program
u/memperbarui masyarakat.
b. Karena ideologi, maka masyarakat harus berkorban, kesediaan dan kesetiaanya
u/menilai ideology para warga masyarakat.
c. Merupakan tuntunan2 konkret dan operasional yg keras yg diajukan dgn mutlak.
9. Bagaimana perbandingan ideologi Pancasila dengan paham ideologi
besar lainya di dunia. Jelaskan !
JAWABAN
Ideologi Pancasila berkembang melalui proses yg panjang sejak nenek
moyang Bangsa kita yang kemudian dirumuskan dan disahkan oleh pendiri
Negara, sedangkan bangsa lain keebanyakan datang dari luar dan dipaksakan
keberlakuannya atas bangsa tsb sehingga tdk mencermikan kepribadian dan
karateristik bangsa tsb. Karena Pancasila memiliki paham Negara persatuan,
kebangsaan dan paham Negara integralistik.

10. Jelaskan hubungan Negara dengan agama menurut Negara Pancasila !
JAWABAN

Hubungan Negara dengan agama menurut Negara Pancasila adalah :
a. Negara adalah berdasarkan Ketuhanan YME
b. Bangsa Indonesia adl sbgai bangsa yang berkutahanan YME, jadi warga memiliki
hak asasi u/memeluk dan mejalankan ibadah sesuai dengan agama masing2
c. Tidak ada tempat bagi atheis dan sekulerisme karena kodratnya manusia sbg
makhluk Tuhan
d. Tidak ada tempat bagi pertentangan agama, golongan agama, dsbg.
e. Tidak ada tempat bagi pemaksaan agama. Karena ketaqwaan tidak bisa
dipaksakan
f. Memberikan toleransi bagi pemeluk agama lain dalam menjalankan agamanya
g. Segala aspek penyelanggaraan Negara harus sesuai dengan nilai2 ketuhanan
YME.
h. Negara pada hakikatnya adl merupakan “berkat rakhmat ALLAH YME”

11. Apa saja kewajiban setiap warga Negara terhadap Pancasila ?
JAWABAN

Kewajiban setiap warga Negara Indonesia terhadap Pancasila :
a. Melestarikan sehingga nilai2nya terus memancar dlm kehidupan shari2
b. Memberikan corak dan mewarnai kehidupan
c. Mempertahankan, dengan cara :
1.

Menegaskan, mempertahankan & melestarikan sbg Pandangan hidup
& dasar Negara IND

2. Tidak dirubah, diganti dan disalah artikan dari pembukaan UUD
3. Mencegahnya

d. Kewajiban lainya :
1.

Menghayati dan mengamalkan dlm kehidupan

2. Tampak wujudnya dlm kehidupan
3. Menjadi pola sikap & perilaku
e. Mensosialisasikan Pancasila dengan cara :
1.

Pemasyarakatan Pancasila

2. Mendarah dagingkan pancasila dengan pendidikan

12. Bagaimana pengamalan/ pembudayaan Pancasila terhadap diri kita/
warga Negara ?

13. Apa saja nilai – nilai dasar yang abadi dalam pancasila ?
JAWABAN

Nilai-nilai Dasar yang abadi dalam Pancasila (sesuai yg tercantum dalam
pembukaan UUD’45)
a.

Alinea pertama : Kemerdekaan, Peri Kemanusaiaan, Peri Keadilan

b. Aline kedua : Cita2 Nasional yaitu Negara Indonesia yg merdeka bersatu,
berdaulat, adil dan makmur
c. Alinea ketiga : Rakhmat ALLAH YMK, kehidupan kebangsaan yang bebas
didorong oleh keinginan luhur
d. Alinea keempat : Tujuan Nasional yaitu pemerintahan yang melidungi segenap
bangsa IND dan seluruh tumpah darah IND dan u/memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia
yang berdasarkan Pancasila.

14. Apa yang dimaksud identitas nasional suatu bangsa. Jelaskan dan
berikan faktor - faktornya !
JAWABAN

Identitas Nasional suatu bangsa merupakan ciri-ciri khas suatu bangsa yang ada
sejak dulu kala dan diakui oleh setiap orang. Yang memiliki faktor-faktor yakni :
a. Faktor pembentukan identitas bersama, yaitu :
1. Tinggal dalam suatu wilayah
2. Selalu berkomunikasi antar sesamanya
3. Menumbuh kembangkan tradisi yg dipunyai
4. Mempertahankan rasa kebersamaan
5. Menumbuhkan semangat cinta lingkungan
6. Mempertahankan wilayah yg ditempatinya
b. Faktor Identitas ke-Suku bangsaan :
1. menetap di wilayah yang relatip tetap
2. Mempunyai tradisi khusus di lingkungannya
3. sudah mempunyai pimpinan yg dipilih bersama
4. Taat dan patuh dengan aturan-aturan yg ditetapkan pimpinan
5. menumbuhkan sifat kegotong-royongan.
c. Faktor Identitas kebangsaan :
1. Mempunyai pemimpin bangsa/Naasional
2. Merupakan gabungan beberapa suku
3. Lebih banyak ciri khas daerah yg ada
4. mempunyai visi dan misi Bangsa Indonesia
5. mempunyai simbol-simbol negara

15. Jelaskan cita – cita Nasional bangsa Indonesia dan tujuan nasional
menurut pembukaan UUD’45 beserta pengertiannya "merdeka, bersatu
… dst." !
JAWABAN
Cita-cita

Nasional

Bangsa

Indonesia

tercantum

pada

alinea

ke

II

pembukaan UUD’45 “Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil
dan makmur, dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. Merdeka artinya terbebas dari penjajahan, baik penjajahan antar manusia
maupun antar bangsa
b. Bersatu artinya memiliki kesatuan wilayah yang utuh sebagai ruang hidup
seluruh bangsa dan masing-masing terjalin interkoneksitas yang harmonis serta
kadar solidaritas yang tinggi.
c. Berdaulat artinya,

pemerintahan

Negara yang mampu

melindungi

segenap

bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
d. Adil artinya, mampu menjamamin terselanggaranya HAK setiap warga Negara
dan mencegah terjadinya kesenjangan dalam kehidupan.
e. Makmur artinya Negara mampu menyediakan dan memenuhi kebutuhankebutuhan dasar warga negaranya.
f. Dan berkehidupan

kebangsaan yang bebas yaitu

mampu

menciptakan

lingkungan kebangsaan yangkondusif

Tujuan Nasional Bangsa Indoneisa tercantum pada alinea ke IV Pembukaan
UUD’45 “Pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia dan u/memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan
kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social” dapat dijabrkan sbb :
a. Pemerintahan yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia artinya, memberikan persaingan fisik bangsa dan wilayah IND
dari ancaman kekuatan yg berasal dari luar serta perlindungan hak-hak tiap
warga, komunitas dan wilayah dri kemungkinan eksploitasi dari pihak manapun

b. memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa artinya
meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memberi ruang yg cukup bagi setiap
daerah u/mengembangkan aspirasi dan budaya masing-masing dalam rangka
pembangunan Bangsa secara keseluruhan
c. ikut

melaksanakan

ketertiban

dunia

yang

berdasarkan

kemerdekaan,

perdamaian abadi dan keadilan social artinya yang dimaksud di sini adalah
menciptakan lingkungan bukan hanya lingkungan ekternal tapi juga internal,
yaitu gangguan terhadap ketertiban/perdamaian dunia yang dapat dipicu oleh
konflik

antar

Negara

maupun

konflik

internal

Negara,

kemerdekaan yang dimaksud adalah terbebas dari penjajahan bangsa asing dan
keadilan social adalah keadilan semua wilayah dan semua komponen shingga
suasana kondusif bangsa terjamin.

16. Mengapa pembukaan UUD’45 dikatakan merupakan pokok kaidah
Negara yang fundamental dan menurut ilmu hukum tata Negara,
memiliki beberapa unsur mutlak. Jelaskan !
JAWABAN

Pembukaan UUD’45 dikatakan merupakan pokok kaidah Negara yang
fundamental dan menurut ilmu hukum tata Negara, memiliki beberapa unsur
mutlak. Yaitu :
a. Dari segi terjadinya, ditentukan oleh pembentuk Negara dan terjelma dalam
suatu

pernyataan

lahir

sebagi

penjelma

kehendak

pembentuk

Negara,

u/menjadikan hal-hal tertentu sebgai dasar-dasar negara yang dibentuk.
b. Dari segi isinya,
-

Dasar

tujuan

Negara

: Tujuan

umum :

termuat

dalam

kalimat

ikut

melaksanakan kewajiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan
keadilan sosial..” berhubungan dengan masalah antar bangsa, merupakan dasar
politik
Tujuan

luar
khusus :

bangsa Indonesia dan

negeri
termuat
seluruh

Indonesia yang bebas
dalam

tumpah

kalimat

aktif.

melindungi

darah Indonesia dan

segenap

u/memajukan

kesejahteraan umum, mecerdaskan kehidupan bangsa ..” meliputi tujuan

Nasional sebagai tujuan bersama BangsaIndonesia dalam membentuk Negara
yang adil dan makmur, material maupun spiritual
-

Ketentuan

diadakannya

UUD

Negara

termuat

dalam

“maka

disusunlah

kemerdekaan itu dalam suatu UUD Negara Indonesia..” hal tersebut merupakan
ketentuan bahwa Indonesia harus berdasarkan UUD dan merupakan suatu dasar
yang yuridis formal bahwa Indonesia adalah Negara hukum.
-

Bentuk

Negara

termuat

dalam

kalimat

“..yang

berbentuk

Negara

Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat..”
-

Dasar Negara Filsafat termuat dalam kalimat “..dengan berdasar kepada
Ketuhanan YME, Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuanIndonesia,
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi selurh
rakyat Indonesia..” itulah yang disebut telah memenuhi pokok kaidah Negara
yang fundamental

-

Pokok Kaidah Negara yang fundamental, mempunyai kaidah hukum yg tetap

-

Pokok Kaidah Negara karena berkedudukan sebagai tertib hukum tertinggi, maka
secara hukum tidak dapat diubah

17. Jelaskan hubungan logis antara pembukaan dengan alinea – alinea
UUD’45 !
JAWABAN

Hubungan Logis antar alinea dalam pembukaan UUD’45.
a. Alinea pertama, terdapat satu pernyataan yg bersifat umum yaitu suatu hak
kemerdekaan
b. Alinea kedua, berdasarkan alasan hak kodrat dan hak moral yg tdk dipenuhi
penjajah u/memberikan kemerdekaan pada bangsa Ind, maka sudah seharusnya
bangsa Ind menentukan nasibnya sendiri u/merdeka.
c. Alinea ketiga, Kemerdekaan Indonesia merupakan tindakan yang luhur dan
sucim karena melaksanakan dan merealisasikan hak kodrat dan hak moral dg
mewujudkan kemerdekaan, semua ini terwujud atas karunia Tuhan YME

d. Alinea keempat, merupakan konsekwensi logis atas kemerdekaan yg meliputi
pembentukan dan pemerintahan Negara , yg mengandung empat prinsip yaitu.
Tujuan Negara, ketentuan diadakannya UUD Negara, bentuk Negara dan dasar
dilsafat Negara.
18. Jelaskan masing – masing hubungan antara :
a. Pembukaan UUD’45 dengan Pancasila
b. Pembukaan UUD’45 dengan batang tubuh UUD’45
c. Pembukaan UUD’45 dengan Proklamasi 17 tahun 1945

1. Peranan Ideologi bagi bangsa Indonesia ?
Jawab :
Ideologi memiliki peranan bagi bangsa Indonesia yaitu sebagai cara pandang dan
metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu
masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam
pancasila.

2. Jelaskan mengapa ketika Pancasila disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh
PPKI terlebih dahulu dihapus 7 kata dari kalimat “KeTuhanan dengan kewajiban
menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya” diubah menjadi “KeTuhanan
yang Maha Esa”.
Jawab :
KeTuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya
diubah menjadi KeTuhanan yang Maha Esa, karena setiap orang berkeTuhanan
tetapi tidak semua nya beragama islam, karena di Indonesia ada 5 agama bukan
hanya Islam, jadi diubah menjadi KeTuhanan yang Maha Esa agar dapat merangkul
semua agama.

3. Tuliskan kronologis perumusan pancasila sebagai dasar filsafat negara !
Jawab :

Pancasila yang disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 merupakan
dasar filsafat negara Republik Indonesia, menurt M. Yamin bahwa berdirinya negara
kebangsaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan kerajaan-kerajaan yang ada,
seperti Kutai, Sriwijaya, Majapahit, sampai datangnya bangsa-bangsa lain ke
Indonesia untuk menjajah dan menguasai beratus-ratus tahun lamanya.
4. Jelaskan perbandingan filsafat pancasila dengan filsafat lainnya dari dunia.
Jawab :
1.

Pancasila

Secara filosofis, Pancasila sebagai suatu kesatuan sistem filsafat memiliki dasar
ontologis, dasar

epistemologis dan dasar

aksiologis sendiri

yang

berbeda

dengan sistem filsafat yang lainnya misalnya materialisme, liberalisme, pragmatisme,
komunisme, idealisme dan lain-lain paham filsafat di dunia.
Pancasila dikatakan sebagai Sistem Filsafat, karena di dalamnya terdapat nilai-nilai
Ketuhanan (theologi), nilai manusia (antropologi), nilai kesatuan (metafisika, yang
berhubungan dengan pengertian hakekat satu), kerakyatan (hakekat demokrasi) dan
keadilan (hakekat keadilan).
2.

Materialisme

Materialisme adalah paham dalam filsafat yang menyatakan bahwa hal yang dapat
dikatakan benar-benar ada adalah materi. Dengan kata lain Materialisme merupakan
paham atau aliran yang menganggap bahwa dunia ini tidak ada selain materi atau
nature (alam) dan dunia fisik adalah satu.

3.

Liberalisme

Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi
politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak
adalah nilai politik yang utama.
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan
oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya
pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama.

4.

Pragmatisme

Pragmatisme adalah aliran filsafat yang mengajarkan bahwa yang benar adalah
segala sesuatu yang membuktikan dirinya sebagai benar dengan melihat kepada
akibat-akibat atau hasilnya yang bermanfaat secara praktis. Dengan demikian,
bukan kebenaran objektif dari pengetahuan yang penting melainkan bagaimana
kegunaan praktis dari pengetahuan kepada individu-individu.
5.

Komunisme

Komunisme adalah :
1.

Paham yang menganut ajaran Karl Marx yang bercita-cita menghapus hak
milik perseorangan dan mengganti hak milik secara bersama (dikontrol pemerintah).

2.

Religi

berasal

dari

kata religie (bahasa

Belanda)

atau religion (bahasa

Inggris), masuk dalam perbendaharaan bahasa Indonesia dibawa oleh orang-orang
Barat yang menjajah bangsa Indonesia. Sedangkan isme dapat diartikan sebagai

paham. Religiusisme mempunyai pengertian sebagai paham atau keyakinan akan
adanya kekuatan gaib yang suci, menentukan jalan hidup dan mempengaruhi
kehidupan manusia yang dihadapi secara hati-hati dan diikuti jalan dan aturan serta
norma-normanya dengan ketat agar tidak sampai menyimpang atau lepas dari
kehendak jalan yang telah ditetapkan oleh kekuatan gaib suci tersebut.
3.

“Utilitarianisme” berasal dari kata Latin, utilis yang berarti “bermanfaat”.
Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat
tersebut harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat
sebagai keseluruhan. Jadi, utilitarianisme berdasar pada hasil atau konsekuensi dari
suatu kegiatan atau tindakan yang dilakukan (a consequently approach).

4.

Sosialisme adalah paham yang bertujuan membentuk negara kemakmuran
dengan usaha kolektif yang produktif dan membatasi milik perseorangan.

5.

Kata kapitalisme berasal dari capital yang berarti modal, dengan yang
dimaksud modal adalah alat produksi seperti misal tanah, dan uang. Dan kata isme
berarti suatu paham atau ajaran. Jadi arti kapitalisme itu sendiri adalah suatu ajaran
atau paham tentang modal atau segala sesuatu dihargai dan diukur dengan uang
6. Idealisme
Idealisme adalah suatu ajaran/faham atau aliran yang menganggap bahwa realitas
ini terdiri atas roh-roh (sukma) atau jiwa.

1.

Adanya suatu teori bahwa alam semesta beserta isinya adalah suatu
penjelmaan pikiran

2.

Untuk menyatakan eksistensi realitas, tergantung pada suatu pikiran dan
aktivitas-aktivitas pikiran.

3.

Realitas dijelaskan berkenaan dengan gejala-gejala pisikis seperti pikiranpikiran, diri, roh, ide-ide, pikiran mutlak, dan lain sebagainya dan bukan berkenaan
dengan materi.

4.

Seluruh realitas sangat bersifat mental (spiritual, psikis). Materi dalam bentuk
fisik tidak ada.

5.

Hanya ada aktivitas berjenis pikiran dan isi pikiran yang ada. dunia eksternal
tidak bersifat fisik.

5. Jelaskan masing-masing inti dari sila 1 sampai sila ke 5 !
Jawab :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Dalam sila ini terkandung nilai bahwa negara yang didirikan adalah tujuan manusia
sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Setiap warga negara memiliki kebebasan
untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan keimanan dan
kepercayaan masing-masing. Disamping itu, di dalam negara Indonesia tidak boleh
ada paham yang meniadakan atau mengingkari adanya Tuhan.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Sila ini mempunyai makna kesadaran sikap dan perbuatan yang didasarkan kepada
potensi budi nurani manusia dalam hubbungan dengan norma-norma dan kesusilaan
umumnya, baik terhadap diri sendiri, sesama manusia, maupun terhadap alam dan
hewan.

3. Persatuan Indonesia
Persatuan Indonesia dalam sila ketiga ini mencakup persatuan dalam arti ideologi,
politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.
4. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan
Perwakilan
Sila ini mempunai makna bahwa rakyat dalam melaksanakan tugas kekuasaannya
ikut dalam pengambilan keputusan-keputusan sebagai asas atau prinsip tata
pemerintahan Indonesia.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Keadilan sosial berarti keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala bidang
kehidupan, baik material maupun spiritual. Seluruh rakyat Indonesia berarti untuk
setiap orang yang menjadi rakyat Indonesia.

6. Tuliskan dasar-dasar Ilmiah Pancasila sebagai suatu kesatuan sistematika yang
logis
Jawab :
1. Bidang Ontologi:
Bidang yang menyelidiki makna ada (eksistensi, keberadaan, sumber ada, dan
hakekat ada: termasuk ada alam, manusia, metafisika dan kesemestaan alam atau
kosmologi)

2. Bidang Epistemologi:
Bidang yg menyelidiki makna & nilai ilmu pengetahuan, sumbernya, syarat-syarat &
proses terjadinya ilmu, validitas & hakekat ilmu, termasuk: semantikan, logika,
matematika dan teori ilmu
3. Bidang Axiologi:
Bidang yg menyelidiki makna nilai, sumber nilai, jenis & tingkatan nilai, hakekat nilai,
termasuk: estetika, etika, ketuhanan dan agama.

7. Jelaskan alasan prinsip yang menjadikan pancasila sebagai pandangan hidup
Jawab :
1.

Mengakui adanya kekuatan gaib diluar diri manusia yang menjadi pencipta
serta pengatur serta penguasa alam semesta

2.

Keseimbangan dalam hubungan, keserasian dan untuk menciptakannya perlu
pengendalian diri

3.

Dalam mengatur hubungan peranan dan kedudukan bangsa sangat penting:
persatuan dan kesatuan sebagai bangsa merupakan nilai sentral

4.

Kekeluargaan, gotong royong, kebersamaan serta musyawarah untuk mufakat
dijadikan sendi dalam kehidupan bersama

5.

Kesejahteraan bersama menjadi tujuan hidup bersama

8. Tuliskan unsur-unsur pancasila sebagai suatu sistem filsafat
Jawab :
1.

Unsur Ketuhanan

2.

Unsur Kemanusiaan

3.

Unsur Persatuan

4.

Unsur Kerakyatan

5.

Unsur Keadilan

9. Tuliskan pengertian etika sebagai salah satu cabang filsafat praktis
Jawab :
Etika adalah kelompok filsafat praktis (filsafat yang membahas bagaimana manusia
bersikap terhadap apa yang ada). Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan
mendasar tentang ajaran-ajaran dan pandangan-pandangan moral. Etika adalah
ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita bersikap dan
bertanggung jawab dengan berbagai ajaran moral.
10. Jelaskan berdasarkan teori-teori etika dikembangkan pengertian pancasila
sebagai sistem etika !

Jawab :
Nilai, norma, dan moral adalah konsep-konsep yang saling berkaitan. Dalam
hubungannya dengan pancasila maka ketiganya akan memberikan pehaman yang
saling melengkapi sebagai sistem etika. Pancasila merupakan suatu nilai yang
menjadi sumber dari segala penjabaran norma baik, norma hukum, norma moral,
maupun norma kenegaraan lainnya.

12. Jelaskan bahwa pancasila sebagai ideologi terbuka !
Jawab :
1.

Nilai-nilai dan cita-cita digali dari kekayaan adat istiadat, budaya dan religius
masyarakatnya.

2.

Menerima reformasi.

3.

Penguasa bertanggung jawab pada masyarakat sebagai pengemban amanah
rakyat.

Apa saja sumber-sumber Ilmu dan bagaimana pembenarannya?
Jawab :
Seperti kita mempelajari Filsafat, dimana sumbernya dapat dari mana saja dan
apa saja, begitupula untuk ilmu lainnya. Namun sumber-sumber tersebut
penggunaannya disesuai dengan kebutuhan kita dan yang terpenting adalah
sumber tersebut dapat dipercaya dan dapat atau telah dibuktikan kebenarannya.
Apa hubungan antara Ikhtiar dan Takdir?
Jawab :
Menurut saya, antara ikhtiar dan takdir saling memiliki hubungan. Berdasarkan
pengertiannya, ikhtiar merupakan suatu usaha sepenuh hati yang dilakukan agar
tercapainya suatu tujuan dan semata mata mengharap ridlo dari Allah. Tidak ada
ikhtiar yang sia sia belaka. Ikhtiar kita tidak sukses mungkin dikarenakan usaha
kita yang belum total dan masih dalam keadaan ragu dan gelisah. Sedangkan
Takdir adalah sesuatu yang sudah menjadi ketentuan Allah dan jika Allah sudah
berkehendak lain maka kita sebagai hambanya hanya tawakkal. Ketika kita
dalam keadaan bingung karena usaha kita yang tak kunjung berhasil, itu adalah
takdir dari Allah yang mengharuskan kita untuk mensyukuri apa yang diperoleh.
Sesungguhnya itu adalah pembelajaran.
Terkait pertanyaan no.4 tentang hubungan antara Ikhtiar dan Takdir?
Takdir adalah suatu hal yang sudah ditetapkan oleh sang Mha Kuasa kepada
setiap hambaNya. Sedangkan ikhtiar adalah usaha manusia untuk mendapatkan
hasil yang maksimal dari setiap apa yang ingin dicapainya. Antara takdir dan
ikhtiar sekiranya mempunyai hubungan, seseorang berikhtiar untuk emnggapai
impian, cita-cita dan keinginan namun segala hasil yang diperoleh adalah
merupakan ketetapanNya sehingga harus bertawakkal kepada Allah SWT.
Sebagaimana hdup in I adalah interaksi antara fatal dan vital, maka selain
beriktiar dan berdoa hasil yang diperoleh kita hendaknya menyerahkan kepada
aAllah SWT sebab apa yang menjadi ketetapanNya adalah yang terbaik untuk
makhlukNya.
Saya tertarik untuk menjawab pertanyaan dari Umi Hasanatul Latifah: hubungan
antara

Ikhtiar

dan

Takdir?

Menurut saya, ikhtiar dan takdir itu berhubungaan. Takdir adalah ketetapan

Allah. Takdir ada yang sudah pasti/tetap/tidak berubah karena telah ditetapkan
Allah, dan ada juga takdir yang dapat diubah dengan ikhtiar. “Allah tidak akan
mengubah keadaan suatu kaum, jika kaum itu itu tidak berusaha (ikhtiar) untuk
mengubah keadaan pada dirinya”.Contohnya yaitu ilmu yang kita miliki. Jika kita
tidak berusaha belajar dan meencari ilmu setinggi-tingginya tentunya kita tidak
akan tahu apa-apa mengenai ilmu. Segala sesuatu di dunia ini bergantung dari
ikhtiar yang kita lakukan.

Ikhtiar adalah usaha kita untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan takdir adalah
keputusan sang Maha Kuasa atas suatu kejadian. Kita sebagai manusia tidak
akan pernah tau takdir kita sebelum takdir itu terjadi. Manusia hanya bisa
mengusahakan yang terbaik lalu memasrahkan hasilnya kepada Allah. Namun,
tidak semua takdir tidak dapat diubah. Dan takdir yang bisa berubah hanya bisa
diubah dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh dari seorang hamba. Ingatlah
janji-Nya bahwa tiada usaha (kebaikan) sekecil apapun yang tidak memiliki
balasan.
Bagaimana hubungan antara Relatif dan Absolut?
Jawab :
Relatif dan absolut pada dasarnya sangat berbeda. Jika absolut merupakan hal
yang mutlak maka relatif adalah hal yang berubah-ubah tergantung pada situasi
dan kondisi, ruang dan waktu. Olehnya itu relatif dan absolut bisa dikatakan
saling kontradiksi.
Menurut saya, antara relatif dengan absolut itu saling kontradiksi. Di analogikan
sebagai dunia ini dan material benda benda yang sifatnya itu relatif. Berbeda
halnnya dengan filsafat absolut memiliki makna bahwa kuasa tuhan itu absolut
atau mutlak. Segala potulat dan ketentuannya tidak terbantahkan.
Bagaimana cara menembus Ruang dan Waktu?
Jawab :
Sebenarnya, manusia, bahkan batu sekalipun telah menembus ruang dan waktu.
Kita berdiam diri saja sudah menembus ruang dan waktu. Yang menjadi
permasalahan bukanlah bagaimana cara menembus ruang dan waktu, akan

tetapi bagaimana kita dapat bijak dalam ruang dan waktu atau bagaimana cara
kita dapat menyesuaikan diri dengan ruang dan waktu. Hal yang dapat dilakukan
untuk permasalahan tersebut adalah dengan berlaku sesuai dengan tempat dan
keadaannya. Jangan bertingkah laku yang tidak sopan atau tidak pantas
terhadap saat-saat atau di tempat-tempat tertentu.
Untuk dapat menembus ruang dan waktu hendaknya memahami ruang dan
waktu. dengan memahami ruang dan waktu maka kita akan mamapu
menyesuaikan diri dengan ruang dan waktu kemudian itulah dapat menembus
ruang dan waktu.
Cara kita dalam menembus ruang dan waktu adalah dengan ilmu. karena
dengan ilmu kita dapat memposisikan diri sesuai dengan adab yang berlaku
dalam ruang dan waktu tersebut. sehingga perlu adanya belajar sepanjang masa
agar kita dapat menembus ruang dan waktu yang selalu dinamis dalam berjalan.
Apakah yang disebut sebagai Kebaikan Tertinggi menurut Filsafat?
Jawab :
Kebaikan tertinggi dalam filsafat adalah mampu menjunjung tinggi sopan santun
terhadap ruang dan waktu.
Apakah yang disebut sebagai Kebaikan Tertinggi menurut Filsafat? Dari
pertanyaan tersebut dapat saya tanggapi bahwa kebaikan tertinggi merupakan
segala kegiatan atau perbuatan yang diniatkan untuk ibadah dengan ikhlas.
Namun untuk menggapai ikhlas itu tidak mudah, terkadang kita terhasud oleh
syaitan dan melahirkan sifat sombong dalam diri kita. Maka berusahalah meraih
kebaikan tertinggi dengan senantiasa berusaha menjaga hati agar ikhlas dan
jauh dari kesombongan.
Apa hakikat Pengetahuan Subyektif dan Pengetahuan Objektif?
Jawab :
Pengetahuan subyektif adalah pengetahuan yang berasal dari persepsi kita
sendiri yang kebenarannya belum dapat dipastikan, sedangkan pengetahuan
objektif adalah pengetahuan yang kebenarannya sduah berlaku secara umum.
Pengetahuan subjektif yang kita miliki hendaknya diusahakan untuk menjadi
objektif

dengan

mengemukakannya,

sebab

sebenar-benar

mengubah pengetahuan subjektif menjadi pengetahuan objektif.

hidup

adalah

Pengetahuan subjektif terbentuk dari gaya dan pola pikir dari perspektif yang
berbeda-beda dari setiap manusia, tergantung bagaimana mereka berfilsafat.
subjektif berawal dari pikiran, dengan kata lain, subjektifitas sangat cenderung
tergantung dari masing-masing yang berfilsafat. ketika subjektifitas hadir begitu
beragam, namun terjadi pengembangan ruang yang sangat luas, maka perlu
dikontrol dengan penguatan yang disebut penguatan yang bersifat objektif.
objektifitas objek menjadi begitu kuat ketika yang ada dipikiran menjadi ada
dalam kenyataanya yang ditangkap melalui panca indera.
Bagaimana hubungan antara Wadah dan Isi?
Jawab :
Wadah adalah segala sesuatu yang memiliki sifat. Sedangkan isinya adalah sifat
itu sendiri. Sebagai contoh topi kuning. Topi adalah wadahnya sedangkan kuning
adalah isinya. Namun, isi juga dapat menjadi wadah. Dalam contoh ini kuning
juga memiliki sifat, kuning yang seperti apa, apakah kuning muda atau kuning
tua. Sedangkan di dunia ini ada bermilyar-milyar sifat sehingga pikiran manusia
tidak akan sampai untuk menyebutkan satu persatu.

Dari perkuliahan filsafat yang saya ikuti, wadah adalah semua yang mempunyai
sifat sedangkan isi ialah sifat dari wadah. Misal rambut hitam. Rambut sifatnya
hitam maka rambut itu wadahnya hitam.
Apakah setiap pertanyaan mempunyai jawaban?
Jawab :
Menurut saya setiap pertanyaan mempunyai jawaban, tetapi tidak semua
pertanyaan bisa dijawab di masa sekarang, bisa saja pertanyaan tersebut
terjawab oleh waktu atau dimasa mendatang. Seperti pertanyaan “siapakah
jodoh saya ?” , kita tidak bisa menjawab pertanyaan itu dimasa sekarang, tapi
suatu saat pertanyaan itu bisa dijawab ketika telah terjadi sebuah pernikahan.
Apakah setiap pertanyaan mempunyai jawaban. Waktu akan mampu menjawab
setiap pertanyaan yang belum bisa dijawab dimasa ini. Bagaimanapun setiap
pertanyaan akan mendapatkan jawaban pada waktunya. Namun pada suatu

waktu kita juga perlu memahami konsep mungkin ada dan mungkin tidak ada.
Ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab manusia, ada pertanyaan yang bisa
dijawab namun tidak memuaskan, ada pertanyaan yang menuntut banyak hal
sehingga tidak bisa dijawab, ada pertanyaan tentang masa sebelumnya yang
tidak bisa dijawab semuanya, ada peranyaan masa kini yang masih menjadi
misteri, ada pertanyaan masa depan yang sekiranya tidak diketahui siapapun.
Pancasila itu termasuk Filsafat apa?
Jawab :
Pancasila adalah tentang spiritualisme, logika dan etika. Spiritualisme bahwa
Tuhan itu Maha Esa. Logika bahwa kemanusiaan yang adil dan beradab,
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
dan perwakilan adalah hal yang benar untuk dilakukan. Etika bahwa persatuan
Indonesia dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah hal yang baik
untuk dilaksanakan. Pancasila adalah filsafat atau hasil pemikiran para pejuang
Indonesia agar menjadi bangsa yang besar dan benar. Pancasila adalah
filsafatnya negara Indonesia, Bangsa Indonesia dan rakyat Indonesia.

Pancasila tentu saja merupakan filsafat. Kita tahu bahwa filsafat berasal dari
pemikiran. Dari hasil pemikiran kita memiliki pandangan, begitu juga dengan
Pancasila. Pancasila adalah filsafat negara yang lahir sebagai ideologi/pemikiran
kolektif (cita-cita bersama) seluruh bangsa Indonesia. Pancasila dikatakan
sebagai filsafat, dikarena pancasila merupakan hasil perenungan jiwa yang
mendalam yang dilakukan oleh para pendahulu kita, yang kemudian dituangkan
dalam suatu sistem yang tepat.

Pancasila adalah sebuah ideologi. pancasila hanya ada di negara Indonesia.
sebuah ideologi muncul dari kebiasaan, adat, dan jati diri suatu negara.
Indonesia mempunyai ideologi yang berbeda karena memang bangsa ini
mempunyai adat yang berbeda dari negara lain.
Bagaimana

pandangan

Filsafat

mengenai

mempelajari atau mengerjakan sesuatu?

Bakat

seseorang

untuk

Jawab :
Setiap anak memiliki kemampuan tersendiri karena memang setiap anak
memiliki keistimewaan tersendiri. sehingga jika kita memandang bagaimana
pandangan mengenai bakat yang tersimpan pada anak adalah sesuai dengan
dirinya sendiri.

Saya berpendapat bahwa bakat seseorang untuk mempelajari atau mengerjakan
sesuatu bukanlah modal yang utama. Modal yang utama adalah niat atau
kemauan. Dengan niat dan kemauan maka akan mengalahkan semuanya,
bahkan jika itu merupakan bakat seseorang. Akan tetapi, dari semua itu akan
lebih baik lagi jika bakat sudah ada dan diimbangi dengan niat atau kemauan
yang kuat. Mari selalu sertakan niat atau kemauan yang ikhlas dan kuat dalam
setiap kita berpikir atau mengerjakan sesuatu. Semoga Allah senantiasa
memudahkan kita. Aamiin
Apa hubungan antara Psikologi dan Filsafat?
Jawab :
Menurut sepengetahuan saya, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang
jiwa atau tingkah laku manusia. Sedangkan filsafat adalah yang mempelajari
atau mengkaji segala yang ada dan mungkin ada. Dari segala yang ada dan
mungkin ada itu salah satunya adalah tentang manusia itu sendiri. Filsafat dapat
mengkaji

tentang

pertanyaan-pertanyaan

hidup

manusia.

Pertanyaan-

pertanyaan tersebut juga ada dalam psikologi.
Bagaimana filsafat mampu menjelaskan hubungan antara sebab dan
akibat?
Jawab :
Terdapat suatu hubungan jelas antara sebab dan akibat sedemikian rupa
sehingga sebab-sebab yang sama menghasilkan akibat-akibat yang sama pula.
Suatu sebab dalam dunia sub-insani tidak dapat menghasilkan akibat lain, yang
lebih besar atau yang kurang dari akibat yang sesungguhnya ia hasilkan. Dalam
dunia organis, yang harus diperhitungkan sebagai sebab-sebab yang secara
langsung menimbulkan akibat, bukan hanya daya tarik eksternal, melainkan juga
situasi khusus organisme itu sendiri yang memberikan reaksi.

Bagaimana Filsafat mampu menjelaskan pergulatan antara Baik-Buruk
dan

Benar-Salah,

seperti

halnya

yang

diceritakan

dalam

Kisah

Mahabarata?
Jawab :
Kebenaran itu tergantung pada dirinya masing-masing. Karena setiap individu
memiliki kebenarannya masing-masing. Sehingga sebenar-benarnya filsafat
adalah diriku ataupun dirimu sendiri. Setiap orang memiliki pikiran dan cara
pandang masing-masing dalam menghadapi ataupun menjalani kehidupan
sehingga memiliki kebenarannya masing-masing. Tapi tetap berpegang teguh
pada ajaran agama dimana banyak hal-hal yang tidak dilakukan dan yang harus
dilakukan. Tetap berpegang teguh pada aturan Allah karena kebenaran
Allahadalah kebenaran yang hakiki dan tidak ada seorangpun yang mampu
meragukannya.

1 .Jelaskan pengertian Pancasila sebagai sistem filsafat !
Jawaban :
Filsafat pancasila adalah pemikiran yang mendalam mengenai pancasila. Secara
singkat filsafat Pancasila sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila
sebagai Dasar Negaara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk
mendapatkan pokok-pokok pengertiannya secara mendasar dan menyeluruh.
2. Sebut dan jelaskan 3 aliran filsafat !
Jawaban :
a.

Aliran materialisme, mengajarkan bahwa hakikat realitas kesemestaan

termasuk makhluk hidup, manusia ialah materi.
b.

Aliran idealism/spiritual, mengajarkan bahwa ide atau spirit manusia

menentukan hidup dan pengertian manusia.
c. Aliran realism, menggambarkan bahwa kedua aliran diatas materialisme dan
idealisme yang bertentangan itu, tidak sesuai dengan kenyataan (tidak realitas).
3. Jelaskan perbedaan antara ideologi dengan pandangan hidup !
Jawaban :
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan,
pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu
merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut
waktu dan tempat hidupnya.
Ideologi adalah gabungan antara pandangan hidup yang merupakan nilai –nilai
yang telah mengkristal dari suatu bangsa serta Dasar Negara yang memiliki
nilai-nilai falsafah yang menjadi pedoman hidup suatu bangsa. Selain itu, Idiologi
merupakan hasil refleksi manusia berkat kemampuannya mengadakan distansi
terhadap dunia kehidupannya.
4. Jelaskan tipe-tipe ideologi !
Jawaban :
a. Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkebangan
zaman dan adanya dinamika secara internal, nilai-nilai dan cita-citanya tidak di

paksakan dari luar melainkan digali dan diambil dari rohani, moral dan budaya
masyarakatnya itu dendiri.
b. Ideologi tertutup adalah ideologi tentang makna hidup dan nilai-nilai yang
mau menentukan dengan mutlak bagimana manusia harus hidup dan bertindak.
5. Mengapa ideologi nasional Pancasila dikatakan sebagai ideologi
terbuka ?
Jawaban :
Karena nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar melainkan digali dan
diambil dari kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat sendiri, dapat
berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal
serta tidak diciptakan oleh Negara lain, melainkan ditemukan dalam masyarakat
sendiri.
6. Setujukah Anda dari pernyataan bahwa ideologi pancasila adalah
tidak baik apabila dibandingkan dengan ideologi liberal dan komunis ?
Diskusikan dengan teman Anda !
Jawaban :
Tidak setuju.