TEKNIK PENGUMPULAN

DATA OBSERVASI

Kelompok 3:
Silvia
Ayunanda
Maristi
1411211021
Nurul Alfathiah
1411211022
Maya Purnama Sari
1411211023
Shinta Redanti
1411211024
Okta Risa
1411211025
Yuni Asra
1411211026
Indah Dini Rezkia
1411211028
Kiki Silvia
1411211029
Atina Dilla Rahma
1411211030
Utari Cahyanti
1411211031

– Bungin (2007:115).PENGERTIAN • Observasi adalah pengamatan terhadap suatu objek secara langsung maupun tidak langsung untuk memperoleh data yang harus dikumpulkan dalam penelitian • Pengertian observasi menurut ahli – Alwasilah C. – Syaodih N (2006:220) . observasi adalah penelitian atau pengamatan sistematis dan terencana yang diniati untuk perolehan data yang dikontrol validitas dan reabilitasnya. observasi / pengamatan merupakan suatu teknik atau cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yg sdg berlangsung. . (2003:211). observasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan.

agar berfunsi maksimal ang. Tugas peneliti kualitatif adalah mengekplisitkan aturan dan kode itu dengan konteks keterjadian tingkah laku dalam persepsi emik para responden. Perilaku responden secara alami sesungguhnya adalah manifestasi kode dan aturan dalam suatu budaya.PENTINGNYA OBSERVASI DALAM PENELITIAN KUALITATIF Alwasilah C. yaitu: 1. 2. 3. bukan sekedar rutinitas kultural. Budaya adalah pengetahuan dan pengalaman kolektif anggotanya. (2003:214) menjelaskan perlunya observasi dalam penelitian kualitatif.masy harus mempraktikan rutinitasbudaya sesuai aturan .

2007:115) yaitu: 1. Pengamatan digunakan dalam penelitian dan telah direncanakan secara serius 2.KRITERIA DAN LINGKUP OBSERVASI Observasi digunakan krna suatu objek hanya dpt diungkap datanya apabila peneliti menyaksikan lansung. Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan . Suatu usaha pengamatan dikatakan sbg teknik observasi krna memiliki kriteria dikatakan oleh Selltiz (bungin.

Alwasilah C. Pengamatan dicatat secara sistematis dan dihubungkan dengan proporsi umum dan bukan dipaparkan sbg suatu yg hanya menarik perhatian 4. Peristiwa itu dapat diobservasi langsung 2. Diperlukan sudut pandang baru trhdp peristiwa itu 3.3. Manakala responden tdk bersedia atau tdk mungkin diwawancarai . (2002:2011) menjelaskan: peneliti dpt melakukan teknik observasi apabila: 1. Pengamatan dapat dicek atau dikontrol mengenai keabsahannya.

Etnografis strategis (strategic ethnografhy) 5. Saran dari informan (sugestion by informants) 3.2002:218) mengajukan 5 kriteria untuk memilih fokus observasi.Spradley (alwasilah C. Minat pribadi (personal interest) 2. Ranah penghimpun (organizing domain) . Minat teoritis (theoritical interest) 4. yaitu: 1.

peneliti belajar ttg perilak. yakni informasi (apa yg terjadi) dan konteks (halahal yang berkaitan disekitarnya). . dan makna dr perilaku tersebut. Dalam kaitan ini Nasution (2003:57) menyatakan bahwa dalam tiap pengamatan harus selalu kita kaitkan dua hal. Ruang lingkup observasi berada pd data/informasi yg diungkap dari perilaku yg nampak yg memberikan makna tersendiri.Marshall (1995) menyatakan bahwa “through observation learn about behavior and the meaning attached to those behavior”. Melalui observasi.

Dengan berada dilapangan peneliti lebih mampu memahami konteks data dalam keseluruhan situasi. . 3. 2.Q. khususnya org yg berada dalam lingkungan itu. jd tdk dipengaruhi oleh konsep-konsep/ pandangan sebelumnya. jadi ia dpt memperoleh pandangan yg holistik/menyeluruh. Pengalaman lansung memungkinkan peneliti menggunakan pendekan induktif.MANFAAT OBSERVASI Menurut M. Peneliti dapat melihat hal-hal yg krang/yg tdk diamati orang lain. krna telang dianggap biasa dan karena itu tdk akan terungkap dalam wawancara.Patton (1980: 724:126) manfaat pengamatan observasi adalah: 1.

Dalam lapangan peneliti tidak hanya dapat mengadakan pengamatan akan tetapi juga memperoleh kesan-kesan pribadi.4. Peneliti dpt menemukan hal-hal yg sedianya tidaka akn terungkapkan oleh responden dalam wawancara karena bersifat sensitif/ingin ditutupi krna dpt merugikan nama lembaga. 5. Peneliti dpt menemukan hal-hal di luar persepsi responden. sehingga peneliti memperoleh gambaran yg lebih komprehensif. misalnya merasakan suasana situasi sosial . 6.

apa yang ingin dicapai orang. 9. yaitu orang yg terlibat dalam situasi.Spradley (1980) menyatakan bahwa dlm situasi sosial terdapat 3 komponen yang dpt diamati yaitu ruang (tempat). 3. Objek. Perbuatan 6. Perasaan.P. 2. yang dimensinya diperluas sehingga apa yang diamati ialah: 1. pelaku (aktor). yaitu apa yang dilakukan orang pd situasi itu. Kejadian atau peristiwa 7. Ruang (tempat) dalam aspek fisiknya.UNSUR-UNSUR OBSERVASI Hal-hal yang akan diamati adalah yang sesuai denagn tujuan penelitian. emosi yang dirasakan dan dinyatakan. 4. Waktu. urutan kegiatan 8. makna perbuatan orang. yaitu benda-benda yang terdapat ditempat itu 5. Tujuan. J. dan kegiatan (aktivitas). . Kegiatan. Pelaku.

2. 4. 3. 5. yaitu: Latar Pelibat Kegiatan dan interaksi Frekuensi dan durasi Faktor subtil . Merriam (alwasilah C. 2003:215) menyatakan 5 unsur penting yg harus ada dalam observasi.1.

MACAM OBSERVASI Reyson. Observasi tersamar dan tak tersamar 5. Observasi dalam setting alami atau buatan 4. menyebutkan 6 klasifikasi dr metode observasi: 1. Observasi partisipasin dan nonpartisipan 2. Observasi terstruktur dan tak terstruktur 6. Observasi langsung dan tak langsung . Kentara dan tidak kentara melalui penelusuran fisik 3.

Observasi Partisipatif Observasi partisipatif merupakan seperangkat strategi penelitian yang tujuannya adalah untuk mendapatkan satu keakraban yang dekat dan mendalaman dengan satu kelompok individu dan perilaku mereka melalui satu keterlibatan yang intensif dengan orang di lingkungan alamiah mereka. . Observasi Non Partisipatif Observasi yang dilakukan dimana si peneliti mengamati perilaku dari jauh tanpa ada interaksi dengan subjek yang sedang diteliti.

Observasi terus terang atau tersamar • Peneliti dalam melakukan pengumpulan data menyatakan terus terang kepada sumber data. Maksud dari observasi tidak berstruktur adalah bahwa instrumen observasi tidak dipersiapkan secara sistematis dari awal karena peneliti belum tahu pasti apa yang akan terjadi. karena fokus penelitian belum pasti. observer mengadakan pengamatan tanpa diketahui oleh subjeknya. . Observasi tak berstruktur • Observasi dalam penelitian kualitatif dilakukan dengan tidak berstruktur. bahwa ia sedang melakukan penelitian. Pada observasi tertutup. Jadi mereka yang diteliti mengetahui sejak awal sampai akhir tentang aktivitas peneliti.

Observasi Reduksi/terfokus Setelah diverifikasi antara fokus dan kategori/subkategori yang sudah dirancang diproposal dengan kenyataan yang ada di lapangan. dan dirasakan.TAHAPAN OBSERVASI 1. didengar. melakukan deskripsi terhadap semua yang dilihat. Pada tahap observasi ini peneliti telah menguraikan fokus yang ditemukan sehingga datanya lebih rinci. Observasi Deskriptif Pada tahap ini peneliti belum memiliki kejelasan dan kepastian masalah yang akan diteliti baru garis besarnya saja. . maka peneliti melakukan penjelajah umum. dan menyeluruh. 2. Observasi Terseleksi Langkah seleksi adalah langkah mengobservasi situasi sosial yang lebih terfokus. 3.

3. Tentukan. Rekam berbagai aspek-aspek terkait 6. 5. Di lapangan. Rancang suatu protokol observasi sebagai suatu metoda pencatatan di lapangan. pada awalnya sebuah peran sebagai seorang pengamat. 4.MEREKAM DATA PENGAMATAN Creswell (1997:125) mengemukakan operasionalisasi pengamatan yang dilakukan oleh peneliti menjadi suatu rangkaian dari tahapantahapan berikut : 1. kapan dan berapa lama. identifikasi siapa atau apa yang harus di observasi. Pilih suatu lokasi untuk diamati 2. Selama pengamatan carilah seseorang yang dapat memperkenalkan anda apabila anda berasal dari luar kelompok yang diamati 7. Setelah pengamatan secara perlahan menarik diri dari lokasi .

a. Bagi informan yang tidak memiliki waktu masih bisa memberikan kontribusi dengan mengijinkan untuk diobservasi. Peneliti dapat memahami substansi sehingga ia dapat belajar dari pengalaman yang sulit dilupakan. e. Memudahkan peneliti dalam memahami perilaku yang kompleks. c. d. f. Kelebihan Observasi Peneliti mengetahui kejadian sebenarnya sehingga informasinya diperoleh langsung dan hasilnya akurat. Observasi memungkinkan pengumpulan data yang tidak mungkin dilakukan dengan oleh teknik lain. Peneliti dapat mencatat kebenaran yang sedang terjadi. . b.KELEBIHAN DAN KEKURANGAN OBSERVASI 1.

Tergantung pada kepiawaian pengamat. Observer apalagi yang dikenal dan disegani bisa mempengaruhi perilaku partisipan sehingga situasinya bisa menjadi dibuat-buat dan kaku. . b. Kekurangan Observasi Memakan waktu yang lama. e. Observer yang berperan serta kurang memiliki waktu untuk membuat catatan hasil pengamataannya.2. a. d. Menghasilkan data yang banyak dan kadang tidak sistematis sehingga menyulitkan peneliti untuk menganalisisnya. c.

Daya adaptasi b. yang dipengaruhi oleh beberapa faktor.kebiasaan c.Keadaan fisik dan psikis .Prasangka e.Kebiasaan .Margono (2005:162-163) mengatakan bahwa teknik observasi tergantung pada kemampuan pengamatan dan mengingat. yaitu : a.Keinginan d.Ingatan g.Proyeksi f.

peneliti tidak mengatakan apa yang orang sedang pikirkan Gabungan dengan metode metode lain seperti wawancara .gunakan waktu secara terintegrasi dengan kelompok atau komunitas untuk mengurangi keengganan dan rasa malu subjek Hanya tindakan atau perilaku eksternal yang dapat dilihat . gunakan triangulasi Keandalan yang diragukan karena pengamatan –pengamatan yang terbatas pada keadaan tertentu Secara sistematis .mengulangi pengamatan-pengamatan dengan bermacam-macam kondisi.waktu atau musim Pengamat dapat mempengaruhi tindakan orang yang diamati ( Subjek yang diamati bisa saja berlaku berbeda dari biasanya karena merasa diperhatikan atau diamati ) Pengulangan pengamatan .KELEMAHAN DAN HAMBATAN METODE OBSERVASI Kelemahan/ Hambatan Solusi Penyimpangan pengamat ( observes bias ) Milikilah beberapa peneliti peneliti yang melakukan pengamatan pada waktu yang bersamaan. Miliki peneliti peneliti dari umur dan jenis kelamin yang berbeda dalam melakukan pengamatan .yang dirancang sedemikian rupa untuk menggali pemikiran dan gagasangagasan .

5. 3. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka menjaga validitas dan reliabilitas observasi (Prodait. 4.2006) Peneliti selalu siaga dengan catatan lapangan sehingga setiap tambahan atau kejadian tak biasa bisa dicatat Catatan lapangan biasanya ditulis setelah observasi dan saran dibuat sedini mungkin karena ingatan mengenai kejadian masih sangat segar Mengobservasi dengan menggunakan suatu jadwal akan membantu peneliti menekan ketidakpastian Reliabilitas observasi berasal dari konsistensi pengamat Idealnya lebih dari satu orang pengamat terlibat dalam kejadian yang sama setidaknya disesi praktik awal sehingga akan ada kesempatan mengenai apa yang telah terjadi dan bagaimana mengkodenya .Validitas dan Rehabilitasi Observasi 1. 2.