KEPUTUSAN BERSAMA

KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DAN
KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DAERAH KHUSUS
IBUKOTA JAKARTA
NOMOR 60 TAHUN 2016
NOMOR 434 TAHUN 2016
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH/MADRASAH BERSTANDAR
DAERAH, UJIAN NASIONAL DAN UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DAN
KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DAERAH KHUSUS
IBUKOTA JAKARTA
Menimbang

: a. bahwa dalam rangka pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah
Berstandar Daerah, Ujian Nasional dan Ujian Nasional
Pendidikan Kesetaraan agar berjalan dengan tertib dan lancar
diperlukan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah
Berstandar Daerah, Ujian Nasional dan Ujian Nasional
Pendidikan Kesetaraan;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a perlu menetapkan Keputusan Bersama Kepala Dinas
Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus
Ibukota Jakarta tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Ujian
Sekolah/Madrasah Berstandar Daerah, Ujian Nasional dan Ujian
Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2015/2016;

Mengingat

: 1. Undang-Undang Nomor
Pendidikan Nasional;

20

Tahun

2003

tentang

Sistem

2. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan
Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara
Kesatuan Republik Indonesia;
3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan
Peraturan Perundang-undangan;
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah
terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan
Agama dan Pendidikan Keagamaan;
7. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun
2010;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 14 Tahun 2007
tentang Standar Isi untuk Program Paket A, Program Paket B,
dan Program Paket C;
9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007
tentang Standar Penilaian Pendidikan untuk Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 3 Tahun 2008
tentang Standar Proses Pendidikan Kesetaraan Program Paket
A/Ula, Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C;
11. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama;
12. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 7 Tahun
2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Keagamaan Kristen;
13. Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2012 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama;
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun
2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun
2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah;
16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMP/MTs
diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs;
17. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 tahun 2013 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 60 Tahun 2015;
18. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA
diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMA/MA;
19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun
2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK
diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 SMK;
20. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 13 Tahun
2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam;
21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun
2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah melalui
Ujian Nasional, dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan
Pendidikan
melalui
Ujian
Sekolah/Madrasah/Pendidikan
Kesetaraan pada SMP/MTS atau yang sederajat dan
2

SMA/MA/SMK atau yang sederajat;
22. Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem
Pendidikan;
23. Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2014 tentang Organisasi
Perangkat Daerah;
24. Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan
Penyandang Disabilitas;
25. Peraturan Gubernur Nomor 116
Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif;

Tahun

2007

tentang

26. Peraturan Gubernur Nomor 124 Tahun 2008 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Luar Sekolah, Luar Biasa dan
Pendidikan Khusus;
27. Peraturan Gubernur Nomor 13 Tahun 2014 tentang Akreditasi
Sekolah/Madrasah;
28. Peraturan Gubernur Nomor 252 Tahun 2014 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Dinas Pendidikan;
29. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor
0034/P/BSNP/XII/2015 tentang Prosedur Operasional Standar
Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016;
30. Peraturan Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan
Kementerian
Pendidikan
Dan
Kebudayaan
Nomor
:
045/H/Hk/2015 Tentang Prosedur Operasional Standar Ujian
Sekolah/Madrasah Pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah,
Sekolah Dasar Luar Biasa, Dan Penyelenggara Program Paket
A/UlaTahun Pelajaran 2015/2016;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan

: KEPUTUSAN BERSAMA KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI
DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DAN KEPALA KANTOR
WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DAERAH KHUSUS
IBUKOTA
JAKARTA
TENTANG
PETUNJUK
TEKNIS
PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH/MADRASAH BERSTANDAR
DAERAH, UJIAN NASIONAL DAN UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN
KESETARAAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

KESATU

: Ujian Sekolah/Madrasah pada Sekolah Dasar/Madrasah Ibtida’iyah,
Sekolah Dasar Luar Biasa/Paket A/Ula di Provinsi Daerah Khusus
Ibukota Jakarta disebut dengan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar
Daerah (US/M-BD);
: Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Daerah, Ujian
Nasional, dan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan mengacu
kepada Prosedur Operasional Standar yang telah diterbitkan oleh
Pelaksana Tingkat Pusat.
: Pelaksana Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Daerah, Ujian
Nasional, dan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan di Provinsi DKI
Jakarta terdiri atas:
1. Pelaksana Tingkat Provinsi;
2. Pelaksana Tingkat Kota/Kabupaten
3. Pelaksana Tingkat Rayon
4. Pelaksana Tingkat Subrayon;
5. Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan;
: Struktur organisasi Pelaksana Ujian sebagaimana dimaksud diktum
KETIGA butir 1, ditetapkan dengan Keputusan Gubernur.

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

3

KELIMA

KEENAM

KETUJUH

KEDELAPAN

KESEMBILAN

KESEPULUH

KESEBELAS

: a. Struktur organisasi Pelaksana Ujian sebagaimana diktum KETIGA
butir 2, butir 3 dan butir 4 sebagaimana tercantum dalam
Lampiran I Keputusan ini.
b. Tugas dan tanggungjawab Pelaksana Tingkat Provinsi, Tingkat
Kota/Kabupaten dan Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan
sebagaimana diktum KETIGA sesuai dengan Prosedur
Operasional Standar yang diterbitkan oleh Pelaksana Tingkat
Pusat.
c. Tugas dan tanggungjawab Pelaksana Tingkat Rayon dan
Pelaksana Tingkat Subrayon sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II Keputusan ini.
: Tata cara pendistribusian bahan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar
Daerah, Ujian Nasional, dan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan
dari tempat titik simpan terakhir ke Tempat Penyelenggara Ujian
dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagaimana tercantum
Lampiran III Keputusan ini.
: Denah ruang pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar
Daerah, Ujian Nasional, dan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan
dapat mengacu denah sebagaimana tercantum Lampiran IV
Keputusan ini.
: Pengumpulan dan pengolahan hasil Ujian Sekolah/Madrasah
Berstandar Daerah, Ujian Nasional, dan Ujian Nasional Pendidikan
Kesetaraan sebagaimana tercantum Lampiran V Keputusan ini.
: Pelaporan pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Daerah,
Ujian Nasional, dan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan di Provinsi
DKI Jakarta dilakukan secara berjenjang dengan menggunakan
format sebagaimana tercantum Lampiran VI Keputusan ini.
: Keputusan
ini
merupakan
acuan
pelaksanaan
Ujian
Sekolah/Madrasah Berstandar Daerah, Ujian Nasional, dan Ujian
Nasional Pendidikan Kesetaraan di Provinsi Daerah Khusus Ibukota
Jakarta.
: Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 29 Januari 2016

KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA
PROVINSI DKI JAKARTA,

KEPALA DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI DKI JAKARTA,

ttd.

ttd.

H. ABDURRAHMAN
NIP 196211281983031002

SOPAN ADRIANTO
NIP 196211071996031001

Tembusan :
1. Gubernur Provinsi DKI Jakarta
2. Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta
3. Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta
4. Asisten Kesra Sekda Provinsi DKI Jakarta
5. Inspektur Provinsi DKI Jakarta
6. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi DKI Jakarta
7. Para Walikota Provinsi DKI Jakarta
8. Bupati Kabupaten Administrasi Kep. Seribu Provinsi DKI Jakarta
9. Kepala Biro Dikmental Setda Provinsi DKI Jakarta
10. Para Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Kota Adm. Provinsi DKI Jakarta
11. Kepala Suku Dinas Pendidikan Kab. Adm. Kep. Seribu Provinsi DKI Jakarta
12. Para Kepala Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten Administrasi Provinsi DKI Jakarta
13. Para Kepala Seksi Dinas Pendidikan Kecamatan Provinsi DKI Jakarta

4

Wakil Ketua 2 : Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta 7.Lampiran I : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 ORGANISASI PENYELENGGARA US/M BD DAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2015/2016 I. Sekretaris 1 : Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 8. Penanggungjawab : 1) Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta 2) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 3) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta 4. BPP : Pejabat Fungsional Umum Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 10. Anggota : 1) Dewan Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 2) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 3) Kepala Bidang PAUDNI 4) Kepala Bidang SD dan PLB 5) Kepala Bidang SMP 6) Kepala Bidang SMA 7) Kepala Bidang SMK 8) Kepala Bidang Prasardik 9) Kepala UPT Pusat Data dan Sistem Informasi Pendidikan 10) Kepala Bagian Pendidikan dan Perpustakaan Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda 11) Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi pada Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta 12) Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta 13) Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi pada Bidang Perencanaan dan Penganggaran 14) Kepala Subbag Pendidikan Dasar dan Menengah Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda 5 . Wakil Ketua 1 : Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta 6. Pembina : 1) Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2) Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta 2. Penasehat : 1) Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta 2) Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta 3. Ketua : Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 5. PANITIA UJIAN NASIONAL TINGKAT PROVINSI 1. Sekretaris 2 : Kepala Bidang Perencanaan dan Penganggaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta 9.

Sekretaris : Kasubbag TU Sudin Pendidikan Wilayah I/II Kota/Kabupaten : Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kota/ Kabupaten 4. Penanggungjawab : 1) Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I dan II Kota Administrasi/Kabupaten 2) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota/ Kabupaten 2. Anggota : a. Sekretaris : Kepala Sekolah/Madrasah yang ditunjuk 3. Anggota : 1) Unsur Sudin Pendidikan Wilayah I/II Kota/Kabupaten 2) Unsur Kantor Kementerian Kota/Kabupaten 3) Unsur Pengawas/Penilik 4) Unsur Kepala Sekolah/Madrasah III. PANITIA UN TINGKAT RAYONSMA/SMK/MA 1. Pengendalian Kelancaran Penyelenggaraan Ujian Nasional Wilayah : Para Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I dan II Kota/Kabupaten II. Bendahara : Unsur Sekolah/Madrasah yang ditunjuk 4. Paket B/Wustha dan Kabupaten Paket C 3.15) Kepala Subbag Kerjasama dan Humas Dinas Pendidikan 16) Kepala Subbag Umum Dinas Pendidikan k. Ketua : Kepala Sekolah/Madrasah yang ditunjuk 2. Tenaga Pendidik atau Tenaga Kependidikan 6 . Kepala Sekolah/Madrasah yang ditunjuk b. Ketua USM-BD SD/MI : Kasi SD dan PLB Sudin Pendidikan Kota Administrasi Wilayah I atau II Kasi Pendidikan Dasar dan PLB Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Kasi Penmad Kantor Kementerian Agama Kota/ Kabupaten Ketua UN SMP/MTs : Kasi SMP Sudin Pendidikan Kota Administrasi Wilayah I atau II Kasi Pendidikan Dasar dan PLB Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Kasi Penmad Kantor Kementerian Agama Kota/ Kabupaten Ketua UN SMA/MA : Kasi SMA Sudin Pendidikan Kota Administrasi Wilayah I atau II Kasi Pendidikan Menengah Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Kasi Penmad Kantor Kementerian Agama Kota/ Kabupaten Ketua UN SMK : Kasi SMK Sudin Pendidikan Kota Administrasi Wilayah I atau II : Kasi Pendidikan Menengah Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu : Kasi Pendidikan MadrasahKantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten Ketua UNPK Paket A/ : Kasi PAUDNI Sudin Pendidikan Wilayah I/II Kota/ Ula. PANITIA TINGKAT KABUPATEN/ KOTA 1.

KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. Sekretaris : Kepala Sekolah/Madrasah yang ditunjuk 4. Anggota : Unsur Sekolah/Madrasah yang ditunjuk KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. Penanggung jawab SD/SDLB : Kasi Dinas Pendidikan Kecamatan : Unsur Pengawas TK/SD dan Pengawas PLB Penanggung jawab MI : Unsur Pengawas PAI Penanggung jawab SMP/SMPLB : Kasi Dinas Pendidikan Kecamatan Unsur Pengawas SMP/PLB Penanggung jawab MTs : Unsur Pengawas PAI 2.IV. Pengawas Mapenda. ttd. Bendahara : Kepala Sekolah/Madrasah 5. Kepala Sekolah/Madrasah yang ditunjuk V. dan Pengawas PLB b. SMP/SMPLB. PANITIA TINGKAT SUBRAYON SD/SDLB. MTs 1. Ketua Subrayon SD/SDLB : Pengawas TK/SD Ketua Subrayon MI : Kepala Madrasah yang ditunjuk Ketua Subrayon SMP/SMPLB : Kepala Sekolah yang ditunjuk Ketua Subrayon MTs : Kepala Madrasah yang ditunjuk 3. Ketua : Kepala Sekolah/Madrasah 2. ttd. H. PANITIA TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 1. Anggota : a. Sekretaris : Guru yang ditunjuk 3. Pengawas TK/SD. ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 7 . MI. Bendahara : Unsur Sekolah/Madrasah yang ditunjuk 4.

23. berita acara. mengevaluasi pelaksanaan UN di wilayahnya. 22. 18. menetapkan Daftar Nominasi Tetap (DNT). dan Program Paket C bersama LPMP dan Dewan Pendidikan. melaksanakan uji kompetensi keahlian SMK/MAK. SMA/MA/SMAK/SMTK. Rayon dan Subrayon dalam menetapkan satuan pendidikan yang berhak melaksanakan UN. mengoordinasikan pengumpulan dan mengelola database nilai S/M/PK. SMALB. 5. 4. 11. dan pakta integritas ke satuan pendidikan melalui Panitia UN Tingkat Kota/Kabupaten/Kecamatan sesuai dengan ketentuan. melakukan koordinasi dengan Panitia UN Tingkat Pusat dalam pelelangan pekerjaan penggandaan dan pendistribusian bahan UN. PELAKSANA TINGKAT PROVINSI 1. dan 1 . melakukan koordinasi dengan Panitia UN Tingkat Kota/Kabupaten/Kecamatan dalam pelaksanaan UN di satuan pendidikan. 3. mengirimkan Nilai UN ke satuan pendidikan melalui Suku Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 21. menjamin pendistribusian bahan UN yang mencakup naskah soal UN. SMPLB. 14. mengirimkan DKHUN dan SKHUN ke satuan pendidikan melalui Suku Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. memantau pelaksanaan US/M-BD SD/MI/SDLB/Paket A/Ula dan UN SMP/MTs. 9. tata tertib. melakukan koordinasi dengan Panitia UN Tingkat Kota/Kabupaten. 16. menerima Nilai UN dari Panitia UN Tingkat Pusat. melakukan verifikasi jumlah amplop setiap sekolah dan Kota/Kabupaten/Kecamatan serta pendistribusian bahan UN. mengirimkan nilai S/M/PK dan nilai ujian teori dan praktek kejuruan ke Panitia UN Tingkat Pusat secara online atau media digital yang lain. KOTA/KABUPATEN. mencetak blanko dan mengisi SKHUN dan ijazah. daftar hadir. 17. amplop.Lampiran II : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB PELAKSANA TINGKAT PROVINSI. 19. 15. 6. 12. merencanakan pelaksanaan UN di wilayahnya. Kecamatan. mencetak daftar kolektif hasil ujian nasional (DKHUN) yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. 20. 13. mengirimkan ijazah Program Paket C ke Suku Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. DAN SATUAN PENDIDIKAN I. melakukan pemantauan pelaksanaan US/M-BD dan UN. 8. menerima hasil cetakan bahan UN dari Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dan mendistribusikan bahan UN ke titik simpan transit bahan UN di Kota/Kabupaten. LJUN. SMK/MAK. melakukan sosialisasi dan mendistribusikan Permendikbud UN dan POS UN serta POS US/M ke Kabupaten/Kota di wilayahnya. dan Program Paket B/Wustha. 2. menjamin keamanan dan kerahasiaan bahan UN. 10. 24. melakukan penandatanganan pakta integritas dengan Panitia Tingkat Kabupaten/Kota. 7. mengoordinasikan pengumpulan dan mengelola database peserta UN. KECAMATAN.

Data satuan pendidikan pelaksana UN. pelaksanaan. menerima SK penetapan satuan pendidikan penyelenggara US/M BD SDLB. Pendidikan Kesetaraan Paket A. f. Laporan kelulusan satuan pendidikan. SMPLB pendistribusiannya dilakukan melalui Penyelenggara Tingkat Subrayon. 2. 5. SMALB. mendata calon peserta UN dan US/M BD. SDLB dan UN SMP. SMPLB. PELAKSANA TINGKAT KOTA/KABUPATEN 1. SMPLB melalui penyelenggara tingkat Kecamatan. Pendidikan Kesetaraan Paket C Kejuruan dan menyampaikan ke perguruan tinggi penyelenggara UN. UNSMP. membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Provinsi untuk disampaikan kepada Panitia UN Tingkat Pusat yang berisi tentang persiapan. c. SDLB dan UN SMP/MTs. dan d. Pendidikan Kesetaraan Paket C. 4. MTs. SMALB. dan evaluasi UN yang dilengkapi dengan: a. menyampaikan surat keputusan tersebut ke satuan pendidikan penyelenggara UN SMA/MA. SMALB. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta menetapkan satuan pendidikan penyelenggara UN MA/Ula/Wusthauntuk satuan pendidikan yang mandiri atau bergabung. g. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten menetapkan satuan pendidikan penyelenggara US/M BD MI dan UN MTs untuk satuan pendidikan yang mandiri atau bergabung. SMA. dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha. SDLB dan UN SMP/MTs. Surat keputusan Panitia UN Tingkat Provinsi. c. Kepala Suku Dinas Pendidikan Kota Wilayah I dan II/Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu menetapkan satuan pendidikan penyelenggara US/M BD SD untuk satuan pendidikan yang mandiri atau bergabung. 3. Pendidikan Kesetaraan Paket B. SMK. MI. mendata satuan pendidikan yang memiliki kelas/tingkat tertinggi dan mengidentifikasi satuan pendidikan berdasarkan jenjang akreditasi serta aspek-aspek kelayakan yang dipergunakan sebagai bahan pertimbangan penetapan satuan pendidikan penyelenggara UN dan menyampaikan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi. MA. mendata satuan pendidikan penyelenggara UN dengan prosedur sebagai berikut: a. Pendidikan dan Kesetaraan Paket C untuk satuan pendidikan yang mandiri atau bergabung dari penyelenggara tingkat provinsi. menyampaikan surat keputusan tersebut ke Seksi Dinas Pendidikan Menengah Kecamatan untuk Pendidikan Kesetaraan Paket A/Ula. e. h.25. d. khusus untuk US/M BD SD/MI. SMK. SMPLB. dan SMK. mendistribusikan Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan Daftar Nominasi Tetap (DNT) ke satuan pendidikan. merencanakan dan mensosialisasikan pelaksanaan UN. II. b. menyampaikan keputusan tersebut ke satuan pendidikan penyelenggara US/M BD SD/MI. mendata calon pengawas UN SMA. b. menetapkan pengawas US/M-BD SD. 6. Data peserta UN. Pendidikan Kesetaraan Paket A/Ula dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha serta menyampaikan daftar pengawas ruang ke Panitia UN Tingkat Provinsi dengan ketentuan : 2 .

mengumpulkan LJUS/M-BD SD. data peserta UN. SMPLB pendistribusiannya dilakukan melalui Penyelenggara Tingkat Subrayon. 10. menjaga keamanan penyelenggaraan UN. SDLB dan UN SMP/MTs. c. 11. melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan UN dan US/M-BD di wilayahnya. US/M BD SD/MI. surat keputusan Penyelenggara UN Tingkat Kota/Kabupaten. 9. c. a. pengawas ruang adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan. b. merencanakan dan mensosialisasikan pelaksanaan UN diwilayahnya. pengawas ruang harus dalam keadaan sehat dan sanggup mengawasi UN dan US/M-BD dengan baik. 13. mengkoordinasikan pengumpulan dan entry data nilai Sekolah/Madrasah/ Pondok Pesantren/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/Sanggar Kegiatan Belajar penyelenggara UN. d. dan evaluasi UN dan dilengkapi dengan: a. Pendidikan Kesetaraan Paket A/Ula dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha serta mengirimkannya ke Penyelenggara Tingkat Provinsi. data satuan pendidikan penyelenggara UN.7. menyelenggarakan UN Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha dan Paket C serta US/M-BD Paket A/Ula. SDLB dan LJUN SMP. SDLB dan UN SMP/MTs. membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Kota/Kabupaten untuk disampaikan kepada Penyelenggara UN Tingkat Provinsi yang berisi tentang persiapan. PELAKSANA TINGKAT RAYON 1. menerima DKHUN/DKHUS/M-BD dan SKHUN/SKHUS/M-BD dari Penyelenggara UN/US/M-BD Tingkat Provinsi dan mengirimkannya ke Satuan Pendidikan Penyelenggara UN dan US/M-BD. khusus untuk US/M-BD SD/MI. US/M-BD dan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket C dan Pendidikan Kesetaraan Paket C Kejuruan. 15. 17. dan d. SMALB. b. ke penyelenggara tingkat satuan pendidikan. SMK. mendata satuan pendidikan yang memiliki kelas/tingkat tertinggi dan mengidentifikasi satuan pendidikan berdasarkan jenjang akreditasi serta aspek-aspek kelayakan yang dipergunakan sebagai bahan pertimbangan 3 . data kelulusan satuan pendidikan. SMALB. 2. menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN. MTs. SMPLB. mendata satuan pendidikan penyelenggara UN dengan prosedur sebagai berikut: a. pelaksanaan. 14. US/M-BD dan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket C dan Pendidikan Kesetaraan Paket C Kejuruan. UN SMA/MA. MI. 16. SMPLB ke penyelenggara tingkat subrayon. b. 12. dilakukan secara silang. mengoordinasikan keterlibatan Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota dalam pemantauan pelaksanaan UN. mengkoordinasikan pendistribusian bahan ujian dan lembar jawaban : a. tidak ada pengawas ruangan yang mengawasi sekolahnya sendiri. menandatangani SKHUN Pendidikan Kesetaraan dan mendistribusikannya ke Penyelenggara UN Pendidikan Kesetaraan dan Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten (Pondok Pesantren) dan/atau satuan pendidikan nonformal. 8. pengawas ruang dalam satu sekolah berasal lebih dari satu sekolah. III.

menjaga keamanan penyelenggaraan UN. 3. 8. mengkoordinasikan pengumpulan dan entry data nilai satuan pendidikan. c. 5. d. 4 . mendata calon peserta UN dan menyampaikan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi melalui Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten. menerima Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan Daftar Nominasi Tetap (DNT) dari Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten dan mendistribusikan ke satuan pendidikan. data peserta UN. menerima DKHUN dan SKHUN dan mengirimkannya ke satuan pendidikan penyelenggara UN. mendistribusikan bahan UN dan LJUN dari penyelenggara tingkat Kota/Kabupaten ke satuan pendidikan penyelenggara UN.3. 12. menyampaikan keputusan tersebut ke satuan pendidikan penyelenggara UN. menyampaikan keputusan tersebut ke satuan pendidikan penyelenggara UN/US/M-BD. melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan UN di wilayahnya. menerima Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan Daftar Nominasi Tetap (DNT) dari Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten dan mendistribusikan ke satuan pendidikan. surat keputusan Penyelenggara UNTingkat Subrayon (Kecamatan). mendata calon pengawas UN dan menyampaikan ke Penyelenggara UNTingkat Kota/Kabupaten. b. 7. 9. IV. menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN. b. PELAKSANA TINGKAT SUBRAYON 1. 6. c. data satuan pendidikan penyelenggara UN. mendata satuan pendidikan yang memiliki kelas/tingkat tertinggi dan mengidentifikasi satuan pendidikan berdasarkan jenjang akreditasi serta aspek-aspek kelayakan yang dipergunakan sebagai bahan pertimbangan penetapan satuan pendidikan penyelenggara UN/US/M-BD dan menyampaikan ke Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten. menerima keputusan penetapan satuan pendidikan penyelenggara UN/US/M-BD dan satuan pendidikan yang menggabung dari Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten . 10. mendata calon peserta UN/US/M-BD dan menyampaikan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi melalui Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten. 2. dan evaluasi UN dan dilengkapi dengan: a. data kelulusan satuan pendidikan. penetapan satuan pendidikan penyelenggara UN dan menyampaikan ke Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten. 4. 13. membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Subrayon (Kecamatan) untuk disampaikan kepada Penyelenggara UN Tingkat Rayon (Kota/Kabupaten) yang berisi tentang persiapan. mengumpulkan LJUN dan mengirimkannya ke Penyelenggara UN Tingkat Kota/Kabupaten. menerima keputusan penetapan satuan pendidikan penyelenggara UN dan satuan pendidikan yang menggabung dari Penyelenggara Tingkat Kota/Kabupaten . mendata satuan pendidikan penyelenggara UN/US/M-BD dengan prosedur sebagai berikut: a. merencanakan dan mensosialisasikan pelaksanaan UN/US/M-BD di wilayahnya. pelaksanaan. 4. b. 11. c.

6. mengesahkan berita acara pelaksanaan UN di satuan pendidikan. UJIAN NASIONAL (UN) 1. 11. mengkoordinasikan pengumpulan dan entry data nilai satuan pendidikan. memeriksa dan memastikan amplop naskah soal UN dalam keadaan tertutup dan tersegel. 12. menjamin kerahasiaan dan keamanan naskah soal UN. PELAKSANATINGKATSATUAN PENDIDIKAN A. V. SMA/MA/SMTK. 4. melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan UN di wilayahnya. SMALB. 2. merencanakan pelaksanaan UN di sekolah/madrasah/pondok pesantren dan PKBM. 9. 8. 12. 8. mengirimkan data calon peserta UN ke Panitia UN Tingkat Rayon/Subrayon. mendata calon pengawas UN/US/M-BD dan menyampaikan ke Penyelenggara UN/US/M-BD Tingkat Kota/Kabupaten. b. 10. data satuan pendidikan penyelenggara UN/US/M-BD. SMPLB. 14. pelaksanaan. 11. 5 . surat keputusan Penyelenggara UN/US/M-BDTingkat Subrayon (Kecamatan). melaksanakan UN dan memastikan kesesuaian pelaksanaan UN dengan POS UN. menerima DKHUN/DKHUS/M BD dan SKHUN/SKHUS/M BD dari Penyelenggara UN/US/M-BD Tingkat Rayon (Kota/Kabupaten) dan mengirimkannya ke satuan pendidikan penyelenggara UN. mengambil naskah soal UN di titik simpan transit yang sudah ditetapkan oleh Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota. c. menjamin keamanan dan ketertiban pelaksanaan UN. menandatangani amplop LJUN yang sudah dilem. 6. mengirimkan nilai S/M/PK yang merupakan hasil proses penggabungan antara nilai rapor per semester dan nilai ujian S/M/PK sesuai dengan bobot yang ditetapkan sekolah masing-masing untuk SMP/MTS SMP/MTs. 14. menyelenggarakan UN Pendidikan Kesetaraan Paket A/Ula dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha. 3. menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN/US/M-BD. SMK. 5. data kelulusan satuan pendidikan. 7. mengambil naskah soal UN dari tempat penyimpanan transit di Rayon/Subrayonsampai ke lokasi ujian. membuat laporan pelaksanaan UN/US/M-BD Tingkat Subrayon (Kecamatan) untuk disampaikan kepada Penyelenggara UN/US/M-BD Tingkat Rayon (Kota/Kabupaten) yang berisi tentang persiapan. 13. melakukan sosialisasi Permendikbud UN dan POS UN kepada pendidik/tutor. atau Program Paket C ke Panitia UN Tingkat Rayon/Subrayon.5. 7. menjelaskan tata tertib pengawasan ruang ujian dan cara pengisian LJUN kepada pengawas ruang. mendistribusikan bahan UN/US/M-BD dan LJUN/LJUS/M BD dari penyelenggara tingkat Kota/Kabupaten ke satuan pendidikan penyelenggara UN/US/M-BD. data peserta UN/US/M-BD. 15. 9. mencatat dan melaporkan kejadian yang tidak sesuai dengan POS UN. peserta ujian. d. dan orang tua peserta. dan evaluasi UN/US/M-BD dan dilengkapi dengan: a. menjaga keamanan penyelenggaraan UN/US/M-BD. Program Paket B/Wustha. 10. 13. mengembalikan LJUN dari satuan pendidikan ke Panitia UN tingkat Rayon/Subrayon. mengumpulkan LJUN/LJUS/M BD dan mengirimkannya ke Penyelenggara UN/US/M-BD Tingkat Kota/Kabupaten.

dan SMK. dan Program Paket C. MTs. khusus SMK. SMALB. 12. menandatangani amplop LJUS/M-BD yang sudah dilem. SMA/MA/SMTK. mengumpulkan LJUN SMP. 7. membagikan SKHUN kepada peserta UN Program Paket B/Wustha. MTs. 19. SMPLB. menjamin keamanan dan ketertiban pelaksanaan US/M-BD. peserta ujian. menjamin kerahasiaan dan keamanan naskah soal US/M-BD. atau Program Paket A/Ula ke Panitia US/M-BD Tingkat Rayon/Subrayon. menerima DKHUN dari Panitia UN Tingkat Rayon/Subrayon. 5. menyampaikan laporan pelaksanaan UN kepada Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota. mengirimkan nilai S/M/PK yang merupakan hasil proses penggabungan antara nilai rapor per semester dan nilai ujian S/M/PK sesuai dengan bobot yang ditetapkan sekolah masing-masing untuk SD/MI. dan 25. melakukan kerjasama dengan industri mitra atau institusi pasangan dalam rangka uji kompetensi keahlian berdasarkan pedoman pelaksanaan uji kompetensi keahlian dari Panitia UN Tingkat Pusat. melakukan sosialisasi Permendikbud US/M dan POS US/M kepada pendidik/tutor. mengesahkan berita acara pelaksanaan US/M-BD di satuan pendidikan. 15. mengambil naskah soal US/M-BD dari tempat penyimpanan transit di Rayon/Subrayonsampai ke lokasi ujian. serta menyerahkannya kepada Panitia UN Tingkat Rayon/Subrayon untuk selanjutnya dikirimkan ke perguruan tinggi. 10. 3. 6. 9. mengirim LJUN langsung ke Panitia UN Tingkat Pusat. dan membagikan SKHUN kepada peserta UN SMP. 21. mengembalikan LJUS/M-BD dari satuan pendidikan ke Panitia US/M-BD tingkat Rayon/Subrayon. SMPLB. serta ditandatangani oleh pengawas ruang dan dibubuhi stempel satuan pendidikan pada tempat yang dilem/dilak tersebut. 22.16. dan orang tua peserta. mengambil naskah soal US/M-BD di titik simpan transit yang sudah ditetapkan oleh Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota. menerbitkan. dan Program Paket C serta mengirimkannya kepada Panitia UN Tingkat Rayon/Subrayon. 20. memeriksa dan memastikan amplop naskah soal US/M-BD dalam keadaan tertutup dan tersegel. menjelaskan tata tertib pengawasan ruang ujian dan cara pengisian LJUS/M-BD kepada pengawas ruang. 24. Program Paket B/Wustha. B. 18. menyimpan naskah soal UN yang sudah diujikan di satuan pendidikan dalam jangka waktu satu bulan dan setelah itu soal UN dimusnahkan disertai dengan berita acara pemusnahan dan diserahkan ke Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota. 13. memastikan LJUN dimasukkan ke dalam amplop. 14. merencanakan pelaksanaan US/M-BD di sekolah/madrasah/pondok pesantren dan PKBM. melaksanakan US/M-BD dan memastikan kesesuaian pelaksanaan US/M-BD dengan POS US/M. mengumpulkan LJUS/M-BD serta mengirimkannya kepada Panitia US/M-BD Tingkat Rayon/Subrayon. menandatangani. mengumpulkan LJUN SMA/MA/SMTK. khusus untuk SILN. 2. 6 . dilem/dilak di ruang ujian. dan SMK. 4. 11. 8. 23. 17. SMALB. SDLB. menerima DKHUN dari Panitia UN Tingkat Pusat. UJIAN SEKOLAH/MADRASAH BERSTANDAR DAERAH (US/M-BD) 1. khusus SILN. mencatat dan melaporkan kejadian yang tidak sesuai dengan POS US/M. khusus untuk sekolah Indonesia di luar negeri kepada Perwakilan RI setempat. mengirimkan data calon peserta US/M-BD ke Panitia US/M-BD Tingkat Rayon/Subrayon. 16.

20. menandatangani. SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 H.17. menerima DKHUS/M-BD dari Panitia US/M-BD Tingkat Rayon/Subrayon. 19. dilem/dilak di ruang ujian. menyimpan naskah soal US/M-BD yang sudah diujikan di satuan pendidikan dalam jangka waktu satu bulan dan setelah itu soal US/M-BD dimusnahkan disertai dengan berita acara pemusnahan dan diserahkan ke Panitia US/M-BD Tingkat Kabupaten/Kota. dan 22. memastikan LJUS/M-BD dimasukkan ke dalam amplop. ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 7 . serta ditandatangani oleh pengawas ruang dan dibubuhi stempel satuan pendidikan pada tempat yang dilem/dilak tersebut. mengumpulkan LJUS/M-BDserta menyerahkannya kepada Panitia US/M-BD Tingkat Rayon/Subrayon. 21. menerbitkan. ttd. menyampaikan laporan pelaksanaan US/M-BD kepada Panitia US/M-BD Tingkat Kabupaten/Kota. dan membagikan SKHUS/M-BD kepada peserta US/M-BD. KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. ttd. 18.

30 .30 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen ujian. Pendistribusian Bahan US/M-BD SD/MI. Satuan pendidikan penyelenggara mengambil dokumen UN SMALB dan di Pelaksana Tingkat Rayon setiap hari sesuai dengan jadwal ujian mulai pukul 1 .06.Lampiran III : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 TATA CARA PENDISTRIBUSIAN BAHAN A. Pendistribusian Bahan UN SMALB: 1. 5. Paket A/Ula: 1. Paket B/Wustha: 1. 2. satuan pendidikan penyelenggara/panitia ujian nasional pendidikan kesetaraan mengambil dokumen ujian di Pelaksana Tingkat Subrayon setiap hari sesuai dengan jadwal ujian mulai pukul 05. C.06. pendistribusian bahan ujian sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dilaksanakan 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian. 2. perusahaan percetakan mendistribusikan bahan ujian kepada Pelaksana Tingkat Subrayon disertai dengan berita acara serah terima dan berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Kota/Kabupaten dibawah pengawasan Pelaksana Tingkat Provinsi. Pelaksana Tingkat Subrayon berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Kota/Kabupaten menentukan tempat penyimpanan bahan ujian sebelum diserahkan ke satuan pendidikan penyelenggara ujian. 3. 5. 3. pengambilan dokumen ujian dilakukan oleh kepala satuan pendidikan penyelenggara ujian didampingi satu orang anggota penyelenggara dengan mempertimbangkan keamanan. 2. Pelaksana Tingkat Pusat berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Kota/Kabupaten mendistribusikan bahan ujian dilaksanakan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan ujian ke Pelaksana Tingkat Rayon. 4.30 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen UN. Pelaksana Tingkat Provinsi berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Kota/Kabupaten menentukan tempat penyimpanan bahan ujian. satuan pendidikan penyelenggara/panitia ujian pendidikan kesetaraan mengambil dokumen ujian di Pelaksana Tingkat Subrayon setiap hari pelaksanaan ujian mulai pukul 05. 4. SDLB. 6. B. 3. Pelaksana Tingkat Subrayon berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Rayon menentukan tempat penyimpanan bahan ujian sebelum diserahkan ke satuan pendidikan penyelenggara ujian. dan ke Kota/Kabupaten untuk Paket B/Wustha. Pelaksana Tingkat Subrayon menyampaikan bahan ujian ke satuan pendidikan penyelenggara disertai dengan berita acara serah terima. disertai dengan berita acara serah terima. Pelaksana Tingkat Pusat berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Provinsi mendistribusikan bahan ujian dilaksanakan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan ujian ke Pelaksana Tingkat Subrayon untuk SMP.30 . Pelaksana Tingkat Subrayon menyampaikan bahan ujian ke satuan pendidikan penyelenggara. Pendistribusian Bahan UN SMP/MTs. SMPLB. dilakukan setiap hari sesuai dengan jadwal ujian. pengambilan dokumen ujian dilakukan oleh kepala satuan pendidikan penyelenggara ujian didampingi satu orang anggota penyelenggara dengan mempertimbangkan keamanan.

SMK.05. satuan pendidikan penyelenggara/panitia ujian nasional pendidikan kesetaraan mengambil dokumen UN SMA/MA. KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. 5. unit penyelenggara mengambil dokumen UN Pendidikan Kesetaraan Paket C di Penyelenggara UN Tingkat Rayon setiap hari sesuai dengan jadwal ujian mulai pukul 11.30 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen ujian. 6.30 . ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 2 .00 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen ujian.30 . Pelaksana Tingkat Rayon bersama perguruan tinggi menyampaikan bahan ujian ke satuan pendidikan penyelenggara disertai dengan berita acara serah terima. D. dan SMK di penyelenggara Tingkat Rayon setiap hari sesuai dengan jadwal ujian mulai pukul 05. ttd. Pelaksana Tingkat Pusat berkoordinasi dengan Pelaksana Tingkat Provinsi mendistribusikan bahan UN dilaksanakan 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan ujian ke Pelaksana Tingkat Rayon. pengambilan dokumen ujian dilakukan oleh kepala satuan pendidikan/unit penyelenggara ujian didampingi satu orang anggota penyelenggara dengan menggunakan kendaraan roda 4 (empat).13. ttd. KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. Pendistribusian Bahan UN SMA/MA. 4.06. dan Pendidikan Kesetaraan Paket C: 1. 3.00 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen ujian. 2. Unit penyelenggara mengambil dokumen Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket A/Ula.06.13. dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha di Pelaksana Tingkat Rayon setiap hari sesuai dengan jadwal ujian mulai pukul 11. pengambilan dokumen ujian dilakukan oleh kepala satuan pendidikan/unit penyelenggara ujian didampingi satu orang anggota penyelenggara dengan menggunakan kendaraan roda 4 (empat). 4.30 . Pelaksana Tingkat Rayon menyampaikan bahan ujian ke satuan pendidikan penyelenggara/unit penyelenggara disertai dengan berita acara serah terima.30 WIB dengan menandatangani berita acara serah terima dokumen UN. H. 5.30 . Pelaksana Tingkat Provinsi berkoordinasi dengan Panitia Tingkat Kota/Kabupaten untuk menentukan tempat penyimpanan bahan ujian sebelum diserahkan ke satuan pendidikan penyelenggara ujian. 6.

Lampiran IV : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 CONTOH DENAH TEMPAT DUDUK PESERTA PENGAWAS PENGAWAS 1 2 3 4 8 7 6 5 9 10 11 12 16 15 14 13 17 18 19 20 KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. H. ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 . KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. ttd. ttd.

3. UN dilaksanakan serentak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Ujian praktik kejuruan SMK/MAK dilaksanakan oleh satuan pendidikan bekerjasama dengan dunia industri dan/atau asosiasi profesi paling lambat satu bulan sebelum pelaksanaan UN. Pemindaian dan penskoran ujian teori kejuruan SMK/MAK dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi.30 Fisika Bahasa Inggris Ekonomi 07. 4 April 2016 Senin.30 Biologi Sosiologi Bahasa Inggris 10. Tempat pelaksanaan UN Paket B/Wustha dan Program Paket C pada sekolah/madrasah pelaksana UN atau pondok pesantren yang memenuhi syarat. Pelaksanaan Ujian Nasional 1.30-12. 13 April 2016 SMA/MA Program IPA/ Program IPS/ Program Pukul Peminatan Peminatan Bahasa/ IPA IPS Peminatan BB Bahasa Bahasa Bahasa 07. c. Penggandaan dan pendistribusian bahan ujian teori kejuruan SMK/MAK dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. 9.Lampiran V : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH/MADRASAH BERSTANDAR DAERAH A. 6. 3. 7. Khusus bagi SMK/MAK program 4 tahun.30-09. diperuntukkan bagi peserta yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan lain yang sah.30-09. 6 April 2016 Selasa.30 Matematika Matematika Matematika 10. 4. UN UN Susulan Senin. ujian teori kejuruan dilaksanakan pada tahun ke-3 dan praktik kejuruan dilaksanakan pada tahun ke-4.30 Indonesia Indonesia Indonesia Sastra Indonesia/ 10. Tempat dan waktu pelaksanaan ujian pendidikan kesetaraan di luar negeri disesuaikan dengan kondisi setempat. b. 11 April 2016 Selasa.30-12.30-09. 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. UN Susulan dilaksanakan setelah UN.30-12. Pengamanan pelaksanaan UN di satuan pendidikan sepenuhnya menjadi tanggungjawab masing-masing satuan pendidikan.30 Antropologi Bahasa Inggris Bahasa Asing . Jadwal pelaksanaan UN sebagai berikut : a. 12 April 2016 Rabu. Ujian Kompetensi Keahlian SMK/MAK: a. SMA/MA Hari dan Tanggal No 1. 5. d. 5 April 2016 Rabu. 8. 2. Ketentuan lebih lanjut tentang pelaksanaan ujian praktik dan ujian teori kejuruan diatur tersendiri oleh Direktorat Pembinaan SMK.30 Kimia Geografi Bahasa dan Sastra Indonesia 07. Tempat pelaksanaan UN Susulan diatur oleh masing-masing Panitia UN Tingkat Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan jumlah peserta dan lokasi.

SMALB No 1. 12 April 2016 Rabu.30 16.09. 13 April 2016 16.30 07. 14 April 2016 Senin.00-18. Hari dan Tanggal Pukul Mata Pelajaran UN UN Susulan Senin.09. SMA Program Keagamaan/MA Program Keagamaan Hari dan Tanggal SMA/MA No UN UN Susulan Pukul 1.30-09.30 Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris Ujian Teori Kejuruan d. 12 April 2016 07.30 07. 13 April 2016 Kamis.30 Selasa.30-09.30 . 4.30 .09. Program Paket C No Program UN Hari dan Tanggal UN Susulan Senin.00-18. 4 April 2016 Senin.00 13.30 Sekolah Menengah Agama Katolik Bahasa Indonesia Kitab Suci Matematika Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani Sekolah Menengah Teologi Kristen Bahasa Indonesia Alkitab Matematika Etika Kristen Bahasa Inggris Bahasa Inggris Liturgi Sejarah Gereja c. IPS Rabu. 7 April 2016 Kamis.00 13. 5 April 2016 IPA Rabu.30 Hadis 07.30 .00 Senin.30-15. SMK/MAK No 1. 11 April 2016 Selasa.30 Matematika 10. 14 April 2016 B 14.30-15. 5 April 2016 Selasa. 12 April 2016 16.30 . 5 April 2016 1.30-12. 11 April 2016 07. 13.09.09.30 . 3. 11 April 2016 Selasa.b.30-12.30 Rabu. 13 April 2016 16. Senin.30 Bahasa Indonesia Selasa.00-18. 7 April 2016 Kamis. 7 April 2016 Pukul 14. 5 April 2016 Selasa. 12 April 2016 16.09.00-18. 12 April 2016 3.09.30 Tafsir 07.00-16. 13 April 2016 07.00-18. 5 April 2016 Selasa.30-12. 11 April 2016 Kamis.30-15. 4 April 2016 Senin.30-15. 6 April 2016 Kamis. 13 April 2016 MA Program Keagamaan Bahasa Indonesia 10. 4 April 2016 Selasa. 2. 4 April 2016 Senin. Rabu.30 16.30 2.00-16.00 13. Hari dan Tanggal UN UN Susulan Senin.00 13.30-15. 6 April 2016 Rabu.00 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Geografi Matematika Sosiologi Bahasa Inggris Ekonomi Pendidikan Kewarganegaan Bahasa Indonesia Kimia Matematika Biologi Bahasa Inggris Fisika Pendidikan Kewarganegaan .30 Rabu.30 .00-18. 3.30 Fiqih Bahasa Inggris 10.30 07.00 13.30-09. 6 April 2016 Rabu. Selasa. 6 April 2016 2.00 Kamis.30 Matematika Rabu.30 Selasa.30-15. 4 April 2016 Senin.30 Bahasa Inggris e.30 . 2. 11 April 2016 07. 6 April 2016 Rabu. 14 April 2016 Pukul Mata Pelajaran 07.

30 Fisika/Ekonomi/Bahasa Asing/Tafsir 2016 10.00 Indonesia)/Hadis 07. 12 April 6 10. 11 Mei 2016 Rabu. 11 April 5 10.00-16.30-15.00-16.30-12.30 07.30 . 11 Mei 2016 Rabu.00 13. Program Paket B/Wustha Hari dan Tanggal No UN UN Susulan 1. Kamis.30-15. UNBK Susulan Hari dan No Jam Mata Pelajaran Tanggal 1 Senin.30-09.30 Biologi/Sosiologi/Antropologi/Fikih 3 Rabu.00 13.30-09.30 Selasa.30 Matematika 14. 17 Mei 2016 16. Jadwal UNBK SMA/MA (IPA/IPS/Bahasa atau Peminatan IPA/IPS/BB) a.30 07. 12 Mei 2016 Kamis.00-18.30 .f. dan SMPLB Hari dan Tanggal No UN UN Susulan 1.30 Bahasa Indonesia 1 Senin.30 Biologi/Sosiologi/Antropologi/Fikih 2016 14.30 – 09. 3. 2.30 Bahasa Inggris 2016 14.09. 10 Mei 2016 Selasa.30-09.00-18.30-09. 20 April 07.30-12. SMPTK. 10 Mei 2016 Selasa.00-18.00 Biologi/Sosiologi/Antropologi/Fikih 07.00-16. 4 April 2016 10.30-12. 5 April Kimia/Geografi/Sastra (Bahasa dan Sastra 2 10.30 Indonesia/)/Hadis Selasa. Rabu. 16 Mei 2016 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pendidikan Kewarganegaan Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam B. MTs.00 Bahasa Indonesia Kimia/Geografi/Sastra (Bahasa dan Sastra 07.30 Fisika/Ekonomi/Bahasa Asing/Tafsir 2016 14.00 Bahasa Inggris b.30-09.30-09. Senin.00 Matematika 07.30-12. Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer 1.30-15.30 2016 Indonesia)/Hadis Kimia/Geografi/Sastra (Bahasa dan Sastra 14. 6 April 2016 10.00 Fisika/Ekonomi/Bahasa Asing/Tafsir 07.30 Biologi/Sosiologi/Antropologi/Fikih Kamis.30-12.30 Bahasa Inggris Selasa.30 Rabu. UNBK Utama No Hari dan Tanggal Jam Mata Pelajaran 07.30-12. 19 07.30-09. 9 Mei 2016 Senin.30 Bahasa Inggris C Sesi Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi Sesi-1 Sesi-2 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-1 Sesi-2 .30 Fisika/Ekonomi/Bahasa Asing/Tafsir Senin.30-12. 18 April 07. 9 Mei 2016 Senin. 7 April 4 10.00-16. 18 Mei 2016 16.30 Bahasa Indonesia 14.30 Matematika April 2016 10.30 Indonesia)/Hadis 2 Selasa.00-16.09.30-12. SMP.30 Bahasa Indonesia 2016 Kimia/Geografi/Sastra (Bahasa dan Sastra 10.30 07.30 16.30 – 09.30 Matematika 3 Rabu. 16 Mei 2016 2.00 Senin. Selasa. 19 Mei 2016 g.30-12.30 Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Pukul 13.00-16.30-09. Pukul Mata Pelajaran 07. 17 Mei 2016 3.30-09. 18 Mei 2016 4.

2.00-16.30-09. 12 Mei 2016 07.30-12.00-16.30 14.30 14. 16 Mei 2016 2 Jam 07.30 3.30 10.00-16.30-12. UNBK Utama No Hari dan Tanggal 1 Senin.30 10.00 Selasa.00 Rabu.30-12.00 Rabu.30 14. 11 April 2016 2 Jam 07.30 10. 9 Mei 2016 2 3 4 Jam 07.00-16. UNBK Susulan No Hari dan Tanggal 1 Senin. Jam 07.00-16.30-12.30-09. UNBK Utama No Hari dan Tanggal 1 Senin.30-09.30-12.30 14.30 10.30 10.30 14.30 10. 17 Mei 2016 07. 10 Mei 2016 07.30-09.30 14.30-12.30 10.30-12. 7 April 2016 07.30-09. 6 April 2016 07.30 Selasa. 12 April 2016 07.30-09.00 Selasa.30 10.30 10.30 10.30 14.30-09.00 Kamis.30-09.30 14.30-09.30-09.30 Selasa.30-12.00 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia Matematika Matematika Matematika Bahasa Inggris Bahasa Inggris Bahasa Inggris Teori Kejuruan Teori Kejuruan Teori Kejuruan UNBK Susulan No Hari dan Tanggal 1 Senin. 4 April 2016 2 3 4 b. 11 Mei 2016 07.30-12. Jadwal UNBK SMP/MTs a.30 D Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris Teori Kejuruan Sesi Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi Sesi-1 Sesi-2 Sesi-1 Sesi-2 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia Matematika Matematika Matematika Bahasa Inggris Bahasa Inggris Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Alam Sesi Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Sesi-1 Sesi-2 Sesi-3 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Matematika Bahasa Inggris Ilmu Pengetahuan Alam Sesi Sesi-1 Sesi-2 Sesi-1 Sesi-2 .30 10.00 b.00-16.30-12.30-12.30-09.30 10.00-16. 5 April 2016 07.30-09.00 Kamis.00-16.30-12. Jadwal UNBK SMK a.

17 Mei 2016 Selasa.00 – 10. Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Daerah (US/M-BD) Jadwal pelaksanaan US/M-BD Tahun Pelajaran 2015/2016 sebagai berikut : 1. ttd.30 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pendidikan Kewarganegaraan Matematika Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu Pengetahuan Alam KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA.00 Matematika 3. 18 Mei 2016 Rabu.30 – 15.00 13.30 – 15. 23 Mei 2016 Selasa. 25 Mei 2016 08. 16 Mei 2016 Senin. 17 Mei 2016 Rabu. 23 Mei 2016 08. Selasa.00 – 10.00 – 18. SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 H.00 Ilmu Pengetahuan Alam 2.00 Bahasa Indonesia 2. 2. 24 Mei 2016 Rabu.00 – 18.30 – 15.00 13. US/M-BD Program Paket A/Ula Hari dan Tanggal No US/M-BD US/M-BD Susulan Pukul 13.30 1.30 16. 16 Mei 2016 Senin.C.00 – 10. 25 Mei 2016 KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. 3. 24 Mei 2016 08. 18 Mei 2016 Selasa. Rabu. US/M-BD SD/MI dan SDLB Hari dan Tanggal No Pukul Mata Pelajaran US/M-BD US/M-BD Susulan 1. Senin. ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 E . Senin. 16. ttd.

c. SMK/MAK. PKBM. f. maka dua ruangan terakhir diisi dengan 10 peserta dan sisanya. . Pengawas Ruang UN a. Setiap ruang ujian diawasi oleh dua orang pengawas ruang UN. 2) Jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter. 3) Jika sisa pembagian jumlah peserta adalah 1 sampai dengan 4 orang. SKB. Ruang UN Program Paket B/Wustha dan Paket C menggunakan ruang kelas sekolah/madrasah pelaksana UN. dan BPPNFI yang memenuhi persyaratan sebagai Pengawas UN Pendidikan Kesetaraan. teliti. b. c. g. SERTA TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI” f.Lampiran VI : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 PROSEDUR PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL A. j. 3) Penempatan peserta UN sesuai dengan nomor peserta. Tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: 1) Satu bangku untuk satu orang peserta UN. Pembagian ruangan diatur sebagai berikut: 1) Jumlah peserta dibagi 20. Setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN dengan disertai foto peserta yang ditempel di pintu masuk ruang ujian. 2) Setiap 20 peserta menempati 1 ruangan. bertanggung jawab. e. d. e. Pengawas ruang adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. Pengawas ruang tidak diperkenankan untuk membawa alat komunikasi elektronik ke dalam ruang ujian. i. UJIAN NASIONAL TERTULIS 1. dan memegang teguh kerahasiaan. Pengawas Ruang UN Pendidikan Kesetaraan adalah pendidik pada SMP/ MTs. Ruang UN Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut : a. Penempatan pengawas ruang ditentukan dengan sistem silang dalam satu kabupaten/kota. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN. jujur. BPKB. Setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang bertuliskan ”DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS. SMA/MA. h. Ruang ujian yang digunakan aman dan layak untuk pelaksanaan UN. k. 2. Ruang UN paling lambat sudah siap 1 (satu) hari sebelum UN dimulai. Setiap ruangan diawasi oleh dua orang pengawas. b. Pondok Pesantren. Setiap ruang UN disediakan lak/segel untuk amplop LJUN. Pengawas ruang harus menandatangani surat pernyataan bersedia menjadi pengawas ruang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit sebelum ujian dimulai di lokasi sekolah/madrasah Pelaksana UN. Setiap meja dalam ruang ujian diberi nomor peserta UN. d.

13) memastikan peserta ujian menandatangani daftar hadir. 11) memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta. 2 . daftar hadir. 2) Pengawas ruang menerima penjelasan dan pengarahan dari Ketua Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan. b. 18) Lima (5) menit sebelum waktu UN selesai. amplop pengembalian LJUN. 7) kelebihan naskah soal UN selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruangan. memberi isyarat. dan penggaris yang akan dipergunakan ke tempat duduk masing-masing. c) melarang orang yang tidak berwenang memasuki ruang UN selain peserta ujian. b) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan. secara hati-hati agar tidak rusak. pengawas ruang UN memberi peringatan kepada peserta UN bahwa waktu tinggal lima menit. petunjuk. 3) Pengawas ruang mengisi dan menandatangani pakta integritas. 15) memimpin doa dan mengingatkan peserta untuk bekerja dengan jujur. membuka amplop tersebut disaksikan oleh peserta ujian. 4) memeriksa dan memastikan amplop soal dalam keadaan tertutup rapat (tersegel). 5) membacakan tata tertib peserta UN. Di Ruang Sekretariat UN 1) Empat puluh lima (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang telah hadir di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN. penghapus.3. 2) mempersilakan peserta UN untuk memasuki ruang dengan menunjukkan kartu peserta UN dan meletakkan tas di bagian depan ruang ujian. Di Ruang UN Pengawas masuk ke dalam ruang UN 20 menit sebelum waktu pelaksanaan untuk melakukan secara berurutan : 1) memeriksa kesiapan ruang ujian. 14) mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal. 16) mempersilakan peserta UN untuk mulai mengerjakan soal. d) menaati larangan berikut: DILARANG merokok di ruang ujian. dan berita acara pelaksanaan UN. peraut. 5) Pengawas ruang memeriksa kondisi bahan UN dalam keadaan baik di dalam amplop naskah yang masih tersegel. 3) memeriksa dan memastikan setiap peserta UN hanya membawa pensil. membaca. 8) memberikan kesempatan kepada peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal. pengawas ruang UN wajib: a) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian. mengobrol. 12) mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah. 10) mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar. 9) mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia pada LJUN dan naskah soal. serta menempati tempat duduk sesuai dengan nomor yang telah ditentukan. dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal UN yang diujikan. 4) Pengawas ruang menerima bahan UN yang berupa naskah soal UN. 6) membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik). 17) Selama UN berlangsung. Tata Tertib Pengawas Ruang UN a.

mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan. satu lembar berita acara pelaksanaan. tanpa diberi perpanjangan waktu. d) menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN. dan sudah dibubuhi tanda tangan dan stempel sekolah kepada Panitia UN Tingkat Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan untuk disimpan di tempat yang aman. b. e. f. dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di dalam ruang kelas di bagian depan. 3 . yang memperoleh naskah soal/LJUN cacat. dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan. sudah di-lem. 4. maka naskah soal beserta LJUN-nya tersebut diganti dengan naskah soal cadangan yang terdapat di ruang tersebut atau di ruang lain. kemudian DITUTUP. karet penghapus. h. buku. h) menyerahkan naskah soal UN yang sudah dipakai. bila sudah lengkap mempersilakan peserta UN meninggalkan ruang ujian. tas. atau LJUN terlipat. i. mengisi identitas pada halaman pertama butir naskah soal dan identitas pada LJUN secara lengkap dan benar serta menyalin pernyataan “Saya mengerjakan UN dengan jujur” dan menandatanganinya. mulai dari kelengkapan halaman soal sampai kelengkapan nomor soal. e) menyusun secara urut LJUN dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta. yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu. dan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan UN kepada Panitia UN Tingkat Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan membubuhi stempel Satuan Pendidikan pada amplop pengembalian LJUN tersebut. peraut. c) mengumpulkan LJUN dan naskah soal UN. penggaris. diberi kesempatan untuk mengecek ketepatan antara cover naskah dan isi naskah serta mengecek kelengkapan soal. yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai. c. yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapat izin dari Ketua Panitia UN Tingkat Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan. Tata Tertib Peserta UN Peserta UN : a. memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan. g) menyerahkan amplop LJUN yang sudah dilem dan ditandatangani. g. b) mempersilakan peserta UN meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapi. d. rusak. dan kartu tanda peserta ujian. j. membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B. pengawas ruang UN: a) mempersilakan peserta UN untuk berhenti mengerjakan soal. f) menyusun naskah soal secara urut dari nomor peserta terkecil termasuk naskah cadangan yang tidak digunakan dan memasukkannya ke dalam amplop naskah soal.19) Setelah waktu UN selesai. DILEM/DILAK serta DITANDATANGANI oleh pengawas ruang UN DI DALAM RUANG UJIAN. serta me-lem amplop naskah tersebut dibubuhi tanda tangan dan stempel sekolah.

B. Peserta memasuki ruangan sesuai dengan sesi dan menempati tempat duduk yang telah ditentukan.k. 3) memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal. ttd. 2) bekerjasama dengan peserta lain. 2. o. berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian. 3. dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait. Proktor mengumumkan token yang akan digunakan untuk sesi ujian setelah semua peserta berhasil login ke dalam sistem. ttd. Peserta meninggalkan ruangan secara bersama-sama setelah ujian berakhir. mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian. 6) menggantikan atau digantikan oleh orang lain. Selama UN berlangsung. yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian. 10. hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang UN. yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan. 5. KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. Proktor mengunduh password untuk setiap peserta dari server pusat atau perguruan tinggi yang menjadi tim teknis provinsi. Proktor mencatat hal-hal yang tidak sesuai dengan POS dalam berita acara pelaksanaan UNBK. q. 4) memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain. Peserta masuk ke dalam (login) sistem menggunakan username nomor peserta dan password yang dibagikan sebelumnya. Proktor mengunduh token untuk satu sesi ujian. 11. 9. dilarang: 1) menanyakan jawaban soal kepada siapa pun. l. yang tidak memperoleh naskah soal/LJUN karena kekurangan naskah/LJUN. 12. Proktor memastikan peserta ujian adalah peserta yang terdaftar dan menempati tempat masing-masing. m. SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 H. 4. memisahkan LJUN dari naskah soal secara hati-hati. Proktor membuat dan mengirimkan berita acara pelaksanaan dan daftar hadir ke Kabupaten/Kota serta mengunggah ke web UNBK. KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. 7. r. ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 4 . selama UN berlangsung. 13. p. Peserta melaksanakan ujian sesuai dengan waktu yang ditentukan. UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER 1. 8. 5) membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian. n. maka peserta yang bersangkutan diberikan naskah soal/LJUN cadangan yang terdapat di ruang lain atau sekolah/madrasah yang terdekat. Proktor membagikan password kepada setiap peserta pada awal sesi ujian. Proktor melaporkan/mensikronisasikan hasil ujian ke server pusat. 6. Satuan pendidikan pelaksana UNBK menetapkan pembagian sesi untuk setiap peserta ujian beserta komputer client yang akan digunakan selama ujian.

Lampiran VII : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN HASIL A. 2) SMALB ke Pelaksana Tingkat Rayon untuk diteruskan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi. b. d. dan Program Paket B/Wustha sebagai berikut: a. MA. c. SMALB. SMP/MTs. Pengawas satuan pendidikan dari perguruan tinggi didampingi oleh Panitia Penyelenggara mengirimkan amplop LJUN ke perguruan tinggi negeri untuk dilakukan pemindaian. Pengumpulan hasil UN SMA/MA. Program Paket C dan Program Paket C Kejuruan sebagai berikut: a. Ketua Pelaksana UN Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan LJUN untuk: 1) SMP/MTs dan SMPLB ke Pelaksana Tingkat Subrayon untuk diteruskan ke Penyelenggara Tingkat Provinsi. kecuali untuk Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dilakukan pada hari terakhir pelaksanaan UN. 2. b. 3. Pengawas satuan pendidikan yang berasal dari perguruan tinggi mengumpulkan amplop LJUN yang telah dilem oleh pengawas ruang UN. Paket B/Wustha serta mengirimkan hasilnya ke Pelaksana Tingkat Pusat. SMK. SMALB dan Program Paket C ke pelaksana UN Tingkat Pusat paling lambat 21 April 2016. Ketua Pelaksana UN Tingkat Satuan Pendidikan mengumpulkan LJUN yang telah dilem oleh pengawas ruang UN. Pengiriman LJUN dari sebagaimana dimaksud pada huruf b langsung setelah ujian berakhir setiap harinya. Paket B/Wustha ke Pelaksana UN Tingkat Pusat paling lambat 26 Mei 2016. c. Pelaksana Tingkat Provinsi memindai dan memvalidasi LJUN SMP/MTs. SMPLB. Program Paket C. Perguruan Tinggi Negeri memindai LJUN SMA. 3) Program Paket B/Wustha ke Pelaksana Tingkat Kota/Kabupaten untuk diteruskan ke Pelaksana Tingkat Provinsi. SMK. Pengolahan Hasil UN dan Ujian Pendidikan Kesetaraan 1. Mengirim hasil pemindaian LJUN untuk : a. B. b. . Pelaksana Tingkat Provinsi memeriksa kesesuaian jumlah amplop yang berisi LJUN dengan jumlah ruangan dari setiap satuan pendidikan penyelenggara UN dari setiap kabupaten/kota. Pengawas satuan pendidikan mengisi dan menandatangani berita acara kelengkapan bahan UN diruang panitia sekolah/madrasah penyelenggara. dan Program Paket C Kejuruan serta mengirimkan hasilnya ke Penyelenggara Tingkat Pusat. 2. Pengumpulan hasil SMP/MTs. SMALB. SMPLB. Pengumpulan Hasil UN dan Ujian Pendidikan Kesetaraan 1. SMPLB.

SMALB. pengumuman kelulusan SMA/MA. tanggal 4 Mei 2016 untuk SMA/MA. Pengumpulan Hasil US/M BD 1. D. SMPLB. Pengolahan Hasil US/M-BD 1. tanggal 7 Juni 2016 untuk SMP/MTs. DKHUN dikirim ke Sekolah/Madrasah/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Sanggar Kegiatan Belajar melalui Penyelenggara Tingkat Tingkat Rayon/Subrayon /Kota/Kabupaten disertai dengan berita acara paling lambat: a. dan Program Paket B/Wustha. Hasil penskoran didistribusikan ke Pelaksana Tingkat Provinsi paling lambat: a. d. SMK/MAK. 4. 2. SMALB. 3. KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI DKI JAKARTA. SMPLB. Pengiriman LJ US/MBD dari sebagaimana dimaksud pada huruf b langsung setelah ujian berakhir setiap harinya. SMPLB. Pengumuman kelulusan untuk SD/MI dan SDLB tanggal 21 Juni 2016. Program Paket C dan Program Paket C Kejuruan. Pelaksana Tingkat Provinsi memeriksa kesesuaian jumlah amplop yang berisi LJ US/MBD dengan jumlah ruangan dari setiap satuan pendidikan penyelenggara ujian dari setiap kabupaten/kota. KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI DKI JAKARTA. Program Paket C dan Program Paket C Kejuruan. b. 2. dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha. b. tanggal 7 Mei 2016. C. 3. kecuali untuk Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dilakukan pada hari terakhir pelaksanaan ujian. c. tanggal 11 Juni 2015. 5.4. Ketua Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan mengumpulkan LJ US/MBD yang telah dilem oleh pengawas ruang US/M BD di ruang ujian. DKHUS/MBD dan SKHUS/M-BD dikirimkan ke Sekolah/Madrasah/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan Sanggar Kegiatan Belajar melalui Penyelenggara Tingkat Rayon/Subrayon/Kota/Kabupaten disertai dengan berita acara paling lambat 20 Juni 2016. SMK/MAK dan Program Paket C dan Program Paket C Kejuruan. Pelaksana Tingkat Provinsi mencetak DKHUN. Ketua Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan LJ US/MBD ke Pelaksana Tingkat Subrayon untuk diteruskan ke Pelaksana Tingkat Provinsi. Hasil penskoran LJ US/M-BD dicantumkan dalam DKHUS/MBD dan SKHUS/M BD untuk dicetak. Panitia Provinsi melaksanakan pemindaian. SMALB. 4. tanggal 6 Juni 2016 untuk SMP/MTs. 6. Pelaksana Tingkat Provinsi mengirimkan hasil penskoran LJ US/M-BD ke Pelaksana Tingkat Pusat20 Juni 2016. 5. memvalidasi dan melakukan pengskoran LJ US/M-BD. SMK/MAK. pengumuman kelulusan untuk SMP/MTs. H. ttd. tanggal 3 Mei 2016 untuk SMA/MA. ABDURRAHMAN NIP 196211281983031002 SOPAN ADRIANTO NIP 196211071996031001 2 . ttd. dan Pendidikan Kesetaraan Paket B/Wustha.

.............. Laporan sekolah/madrasah/unit penyelenggara bergabung peserta..................................................... *) Hanya untuk SMK 2........................... Kompetensi Keahlian *) : ............................................................................. terdaftar.............. Kota/Kab(Rayon) / Kecamatan(Subrayon) : .............. Hari dan Tanggal : .. pemecahan dan usul/saran dalam pelaksanaan Ujian Nasional/Ujian Sekolah Madrasah Berstandar Daerah Tahun Pelajaran 2015/2016 Masalah yang Langkah-langkah Usul/Saran No Status dihadapi pemecahan Tindak Lanjut 1 Pelaksanaan 2 Materi Soal 3 Lain-lain Jakarta........01 Lampiran VIII : Keputusan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 60 Tahun 2016 Nomor 434 Tahun 2016 Tanggal 29 Januari 2016 KOP SEKOLAH/MADRASAH LAPORAN HARIAN PELAKSANAAN UN............. peserta yang mengikuti........................................ Mata Pelajaran : ...................................... US/M BD SEKOLAH/MADRASAH/UNIT PENYELENGGARA ............................ Alamat : ................... peserta yang hadir dan peserta tidak hadir......... Telepon : ......................................Laporan ini di sampaikan ke Penyelenggara Tingkat Sub Rayon 3 ................................ Kepala Sekolah / Madrasah / Unit Penyelenggara NIP Keterangan 1.............................. TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Sekolah/Madrasah/Unit Penyelenggara : ............................................................. Jumlah Jumlah Jumlah Peserta Nomor Peserta No Status Program*) Peserta Peserta tidak PesertaTidak yang Terdaftar Mengikuti Hadir hadir hadir 1 Penyelenggara 2 Bergabung Jumlah Laporan permasalahan........................................................ / ...........FORMAT LSH .....

..... Perserta Hadir Lulus Program / Mata Kompetensi Pelajaran Keahlian ** L P Jml L P Jml L P Jml L Tempat yang Tersedia Untuk Kelas I / VII / X * Jml Baru Tahun 2015/2016 Tidak Lulus P Keterangan : 1................ NIP ................................................................ 4 .................. ** Program diisi untuk Program SMA/SMALB/MA dan Program Keahlian diisi untuk SMK.............. Tingkat Rayon dan Tingkat Provinsi Jakarta................................ perkiraan kelulusan UN/USM BD serta tempat yang tersedia untuk kelas baru tahun pelajaran 2015/2016 Nama Sekolah : ...................... Peserta Terdaftar No................................................. Laporan ini di sampaikan ke Penyelenggara............... US/M BD TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Jumlah peserta terdaftar............................................../...01 KOP SEKOLAH/MADRASAH LAPORAN UN.................................................................... Kepala Sekolah / Madrasah ......Tingkat Sub Rayon..................... Rayon/Sub Rayon : ......... 3.........FORMAT LS A .............. * Coret yang tidak perlu 2...... Alamat : ...... Kecamatan : ...........

......................49 4.....50-6..............................99 5........... Kecamatan : ..50-7...49 Mata Pelajaran 0-4...........................................................0 0 8.....................................FORMAT LS A ...........50-10......................... Rayon/Sub Rayon : ...................... Alamat : ................... NIP .................................25 No Jumlah Peserta Seluruhnya 1 2 3 4 Jumlah Jakarta........................02 KOP SEKOLAH/MADRASAH LAPORAN UN................................................. Kepala Sekolah / Madrasah ...................... Jumlah Peserta menurut klasifikasi nilai 9..../.......................49 6...26-5.... 5 Ket ..... US/M BD TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Jumlah peserta menurut klasifikasi nilai setiap mata pelajaran tahun pelajaran 2015/2016 Nama Sekolah : .00-9.......................

............................................ Nilai Praktik Rata-rata Terendah Tertinggi Rata-rata Terendah Tertinggi Mata Pelajaran Jumlah Peserta No Nilai Tertulis 1 2 3 4 Jumlah Keterangan : * Coret yang tidak perlu Jakarta...............................03 KOP SEKOLAH/MADRASAH LAPORAN UN....................... Rayon/Sub Rayon : ..................... Kecamatan : ... NIP ............................. Nama Sekolah : ............................................../............... US/M BD TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Jumlah peserta menurut klasifikasi nilai setiap mata pelajaran..... Kepala Sekolah / Madrasah ............................. 6 Ket ... Alamat : ...........................................................................................................................FORMAT LS A .......................................................

................................................................. Mata Pelajaran : .. US/M BD RAYON / SUBRAYON ............ Telepon : . pemecahan dan usul/saran dalam pelaksanaan Ujian Nasional/ Ujian Sekolah Madrasah Berstandar Daerah Tahun Pelajaran 2015/2016 No Status 1 Pelaksanaan 2 Materi Soal 3 Lain-lain Masalah yang dihadapi Langkah-langkah pemecahan Usul/Saran Tindak Lanjut Jakarta......... Alamat : .................................Laporan ini di sampaikan ke PenyelenggaraTingkat Rayon / Tingkat Provinsi 7 .......................................... Laporan sekolah penyelenggara bergabung peserta...... terdaftar... Nama No Sekolah Status Peserta Peserta Program*) Terdaftar Mengikuti Nomor Peserta Peserta Peserta yang tidak Tidak hadir Hadir hadir Penyelenggara 1 Bergabung Penyelenggara 2 Bergabung Jumlah Laporan permasalahan...........01 LAPORAN HARIAN PELAKSANAAN UN.. * TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Nama Rayon/Sub Rayon * : ........................ peserta yang hadir dan peserta tidak hadir.................................. ........................................... peserta yang mengikuti...............................................FORMAT LR/LSR H .................................................. *) Diisi perprogram studi dan dikirim setiap hari pelaksanaan 2.... Hari dan Tanggal : ........................................ Ketua Rayon / Sub Rayon NIP Keterangan 1........................

........Tingkat Sub Rayon... NIP ........... **) Program diisi untuk Program SMA/SMALB/MA dan Program Keahlian diisi untuk SMK.... * TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Jumlah peserta terdaftar............... 3... Tingkat Rayon dan Tingkat Provinsi Jakarta... Ketua Rayon / Sub Rayon .01 LAPORAN UN....... *) Coret yang tidak perlu 2........... perkiraan kelulusan UN..FORMAT LR/LSR A . US/M BD serta tempat yang tersedia untuk kelas baru tahun pelajaran 2015/2016 Peserta Terdaftar No.. Laporan ini di sampaikan ke Penyelenggara.......................... US/M BD RAYON / SUB RAYON ....... Perserta Hadir Lulus Tidak Lulus Program / Nama Kompetensi Sekolah Keahlian ** L P Jml L P Jml L P Jml L P Jml Tempat yang Tersedia Untuk Kelas I / VII /X* Baru Tahun 2015/2016 Keterangan : 1..... 8 ...

* Coret yang tidak perlu 2..................... Ketua Rayon / Sub Rayon ...FORMAT LR/LSR A ...... NIP . US/M BD * RAYON / SUB RAYON .............. Mata Pelajaran Perserta Hadir Lulus L P Jml L P Jml L P Jml Tidak Lulus L P Jml Tempat yang Tersedia Untuk Kelas I / VII / X * Baru Tahun 2015/2016 Keterangan : 1....02 LAPORAN UN... 3... Tingkat Rayon dan Tingkat Provinsi Jakarta............... * TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Peserta Terdaftar No........................ Laporan ini di sampaikan ke Penyelenggara Tingkat Sub Rayon..... ** Program diisi untuk Program SMA/SMALB/MA dan Program Keahlian diisi untuk SMK.. 9 ........

... NIP ...........49 4..0 0 8..49 Mata Pelaran 0-4..26-5............. * TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Jumlah Peserta menurut klasifikasi nilai 9...25 No Jumlah Peserta Seluruhnya 1 2 3 4 Jumlah Keterangan : * Coret yang tidak perlu Jakarta..50-6...FORMAT LR/LSR A .......50-10............03 LAPORAN UN.....00-9......99 5.. 10 Ket ...........49 6........50-7.. US/M BD RAYON / SUB RAYON ................ Kepala Rayon/Subrayon ....

............. * TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Nilai Tertulis Rata-rata Terendah Tertinggi Rata-rata Terendah Tertinggi Mata Pelaran Jumlah Peserta N o Nilai Praktik 1 2 3 4 Jumlah Keterangan : * Coret yang tidak perlu Jakarta....... Kepala Rayon/Subrayon .......04 LAPORAN UN.............FORMAT LR/LSR A .................................. NIP ...... US/M BD RAYON / SUB RAYON ...... 11 Ket .................

.............................................................................................................................................................................. Jabatan : .... NIP............................................... US/M-BD oleh: 1.................................................. PIHAK KEDUA Yang Menerima............. Pihak kedua menerima hasil pekerjaan UN... Tanda Tangan : Nama : NIP : 2........ Tanda Tangan Nama NIP 12 : : : ... Alamat Kantor : .Tanggal...............BERITA ACARA SERAH TERIMA HASIL PEKERJAAN UN................... NIP : .......................... bertempat di ............................ NIP : ............................ Pihak pertama menyerahkan kepada pihak kedua hasil pekerjaan UN............ digandakan dll).............. telah dilakukan serah terima hasil pekerjaan UN..... Nama : .......................... PIHAK PERTAMA Yang Mennyerahkan................. ......................Bulan..........................Tahun............ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA 2... untuk di................................. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA Dengan ketentuan bahwa: 1............................................ NIP...... US/M-BD sebagai rincian terlampir 2............................... ...... Nama : ................................ seperti disimpan........ US/M BD TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Pada hari ini................. .... SAKSI-SAKSI 1.................................. ..................................................................... Alamat Kantor : ................................ US/M-BD tersebut dengan penuh rasa tanggungjawab......................... Jabatan : ................................. (sesuai keperluan.................

........... segala sesuatu yang saya ketahui dan saya kerjakan dalam melaksanakan tugas tersebut di atas.... Sebagai pelaksanaan dalam .............. NIP ………………….. NIP : ..................................... US/M BD dengan ini menyatakan bahwa saya: 1.. Alamat Kantor : .................. 2.......... US/M BD sebagai tugas negara yang pelaksanaannnya diserahkan pada saya Akan memegang kerahasiaan tersebut Tidak akan memberitahukan dan menyampaikan atau membocorkan kepada siapapun............................. Menyadari hakekat kerahasiaan penyelenggaraan UN.............. 3........................................................ serta rasa penuh tanggung jawab............ 13 ................... saya bersedia diberikan sanksi sesuai dengan undang-undang/hukum yang berlaku...(sebutkan jenis kegiatan/pekerjaan yang dilaksanakan) penyelenggaraan UN... Apabila saya melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan pernyataan di atas...............................SURAT PERNYATAAN MENJAGA KERAHASIAAN Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : ................. baik langsung maupun tidak langsung......... Pernyataan ini saya buat dan di tanda tangani dengan sebenarnya...................... Dibuat di ...... dalam keadaan sadar................................... pada tanggal …………........ tanpa dipaksa oleh pihak lain............................. dengan cara apapun......................................................... Yang Membuat Pernyataan ………………………………. Jabatan/Pekerjaan : .........

................................................. Hambatan dan upaya penanggulangan ................ .......... BAB V................. PENYELENGGARAAN UN...................... ............ Pengamanan Naskah Soal.............................................................................. .................................................................................................... Lampiran ................................................................. Kelulusan Hasil.................................................. B........ Rangking Sekolah Sepuluh Besar ............. B............................. Pengawas Ruang ............ ............................................................... hal ....................... BAB II PERSIAPAN PENYELENGGARAAN UN....................................................... ...................... US/M BD TAHUN PELAJARAN 2015/2016 UNTUK KOTA ADMINISTRASI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI ................... PEMBIAYAAN ......... ..................................................................................... ........................................................................................ ............... .. .............................. C. F........ BAB IV...................................... D......... BAB III...... BAB I..... US/M BD... Dasar ............... C........................................... A............................... Penyelenggaraan ......................................DAFTAR ISI LAPORAN LENGKAP UN.. ..................... Sasaran ............................................................................................................... … 14 ............... ....................................... ............................................ Tugas Panitia................................................. Maksud dan Tujuan .......................Lampiran ................................................... ............... C....................... Penerimaan Naskah Soal dan Penggunaanya ..... ............... .......... ............... ........ US/M BD A............ HAMBATAN DAN USAHA PENANGGULANGAN ....................................................................................................... PENDAHULUAN ............................................................... E.. ...................... E................................. BAB VI................................................ PENUTUP . Organisasi Penyelenggaraan......................... Rayonisasi........................................ Hasil Pelaksanaan dan Evaluasi .... A..... D.......................................... ..... B..............................................