Burn Injury

Definisi

Cedera yang disebabkan perbedaan
suhu yang besar, maupun akibat reaksi
fisika atau kimia yang melewati batas
toleransi tubuh manusia

Penyebab Api / benda panas Listrik Cairan panas Sinar matahari Bahan kimia Radiasi .

Lapisan Kulit Epidermis Dermis Subkutis .

Derajat 1 Sampai epidermis 2 Sampai dermis 3 Sampai subkutis .

.

bengkak. lunak. tersiram teh/kopi panas .Luka Bakar Derajat I Sampai epidermis (lapisan luar kulit) Paling ringan Kemerahan. nyeri Penyembuhan 3 – 6 hari Terbakar sinar matahari ringan.

bengkak.Luka Bakar Derajat II Sampai dermis Bula/blisters. nyeri >> Bula pecah ⇒ dasar kulit warna merah Penyembuhan ∼ kerusakan kulit . kasar.

hangus. coklat. kering Sedikit rasa nyeri ⇒ tidak nyeri Penyembuhan ⇒ skin graft .Luka Bakar Derajat III Sampai subkutis Sangat serius Warna agak putih.

.

.

Pada cedera kimia semua pakaian harus dilepas dan dibilas dengan air yang sangat banyak 5. 4. Prioritas pertama : menghentikan proses kebakaran 2. Pada cedera sengatan listrik korban harus dipindahkan dari pengaruh arus listrik .PENATALAKSANAAN LUKA BAKAR Perawatan awal di tempat kejadian 1. meleleh. Pakaian yang terbakar. ikat pinggang dan perhiasan harus dilepas. Nyala api harus dimatikan 3.

Masalah Fase Pasca Syok Fase Awal Fase Lanjut .

Masalah Gangguan ABC Fase Awal Gangguan Jalan Napas Gangguan Sirkulasi Gangguan Bernafas .

Masalah Gangguan ABC Fase Awal Riwayat terkurung api Gangguan Jalan Napas Trauma Inhalasi Napas berbau asap Deposit karbon Rambut hdg terbakar Carbonaceous sputum Luka bakar wajah .

PENATALKASANAAN AIRWAY Airway terganggu  Menghisap gas atau partikel karbon yang terbakar dalam jumlah banyak Bila menimbulkan sesak berat (saturasi 02 < 95%)  indikasi intubasi Pertimbangkan AIRWAY DEFINITIF .

Masalah Gangguan ABC Fase Awal Gangguan Bernafas Keracunan CO Saturasi O2 .

PENATALAKSANAAN BREATHING Penyebab gangguan breathing : Keracunan CO dan asap  berikan O2 100% (dengan non-rebreathing mask) Saturasi O2 kurang dari 90%  Lakukan assisted ventilation dengan BVM .

separuhnya lagi dalam 16 jam berikut.Masalah RUMUS BAXTER Fase Awal Gangguan Sirkulasi DEWASA : = 4 cc / kgBB / %luka bakar / 24 jam ANAK : = (2 cc / KgBB/% Luka Bakar/24 Jam) + Maintenance Maintenance : 10 Kg BB Pertama : 100 cc 10 Kg BB Kedua : 50 cc 10 Kg BB Ketiga : 20 cc = Separuhnya diberikan dalam 8 jam pertama setelah kejadian. .

.

Derajat 2 = 10 % .Derajat 1 = 20 % .CASE STUDY 1 Pasien laki-laki 30 th (50 Kg) masuk UGD dengan luka bakar 2 jam setelah kejadian : .Derajat 3 = 5 % Berapakah cairan diberikan sebagai resusitasi awal ??? .

CASE STUDY 1 = 4 cc x 50 KgBB x 15 % 24 Jam = 3000 cc = 1500 cc 24 Jam 6 Jam = 1500 cc x 15 Tts = 63 tts / menit 360 Menit .

Berapa resusitasi awal cairan untuk pasien tersebut ??? .CASE STUDY 2 Pasien laki-laki 5 tahun (12 kg) masuk UGD sesaat setelah kejadian dengan luka bakar 20 %.

CASE STUDY 2 = (2 cc x 12 KgBB x 20 %) + (10 kg x 100 cc) + (2 Kg x 50 cc) 24 Jam = 1580 cc = 790 cc 24 Jam 8 Jam = 790 cc x 20 Tts = 33 tts / menit 480 Menit .

steril dapat diberikan pada luka untuk mengurangi nyeri .5 cc / KgBB Anak : 1 cc / Kg BB Bayi : 2 cc/KgBB Pasien harus ditutupi dengan selimut yang tidak melekat atau tidak berbulu untuk mencegah hipotermi Air atau normal salin yang dingin.Rumus Baxter hanya merupakan patokan awal. dan menilal cukupnya cairan yang diberikan lebih tepat dengan menilai produksi urin setiap jam Dewasa : 0.

Luka Bakar Listrik .

Luka Bakar Listrik Kematian ∼ ampere bukan voltase Matikan sumber listrik Gunakan penghantar panas yang buruk Pasang monitor EKG Luka masuk & keluar kecil ⇒ luka dalam luas .

kejang Penurunan kesadaran Apnea dan fibrilasi ventrikel Pada kulit tempat kontak  luka bakar yang dalamnya bervariasi Sambaran petir  gambaran Aorescent Mark (gambaran cabang ranting pohon) .LUKA BAKAR LISTRIK Gejala dan tanda : Terkejut dan terjatuh Spasme otot.

Cari dan atasi komplikasi lain yang mungkin ada : Patah tulang. shok . Apabila penderita masih dalam keadaan terkena arus listrik: Matikan listrik dan sumbernya 2. Masalah luka  dianggap sebagal luka bakar. 4. Selalu pasang EKG  berikan terapi yang sesuai 3.PENATALAKSANAAN : 1. Perdarahan.

Luka Bakar Kimia Basa lebih berbahaya daripada asam Zat cair ⇒ langsung siram dg air mengalir Bubuk ⇒ tipiskan ⇒ siram dg air mengalir Zat asam siram 30 menit (basa lebih lama) .

Luka Bakar Akibat Cuaca Dingin (Accidental Hypothermia) Terjadi karena cuaca yang sangat dingin Frost Bite Daerah yang paling sering terkena : ujung jari. hidung dan telinga Permulaan : kulit memucat  bulae  pengerasan kulit seperti perkamen .

Derajat Frost Bite : Derajat 1 : Kulit tampak memucat Derajat 2 : Mulai timbul gelembung / bulae Derajat 3 : Kulit sudah mengeras seperti karton / perkamen Derajat 1 derajat 2 derajat 3 .

2. Proteksi diri dan lingkungan. 4. 3.Penanganan : 1. Airway – Breathing -Circulation Jangan menggosok bagian yang terkena frost bite Rewarming : – Jangan lakukan pada frost bite dalam / lanjut – Selalu memakai penghangatan lembab – Jika terdapat luka lakukan seperti penanganan luka bakar – Jangan menggerak-gerakkan daerah yang terkena frost bite – Segera rujuk ke rumah sakit .

Perawatan Luka Tutup luka dg kassa bersih (⇒ << nyeri) Jangan pecahkan vesikel/bula Antibiotik topikal tdk bermanfaat Jangan kompres dg air dingin ∼ hipotermia .

genitalia.Rujukan Derajat II & III > 10% ⇒ < 10 atau > 50 th Derajat II & III > 20% Derajat II & III ⇒ wajah. tangan. perineum. kulit sendi utama Derajat III > 5% Luka bakar listrik Luka bakar kimia Trauma inhalasi Cedera penyerta . mata. telinga. kaki.

? ? ? ? ? .