SKRINING RISIKO JATUH

(METODE MORSE/ MORSE FALL SCALE)
NO
1.

PARAMETER
Apakah ada riwayat jatuh dalam waktu 3 bulan sebab apapun

NILAI
YA

SKOR
25

2.

Diagnosis sekunder : Apakah memiliki lebih dari satu penyakit

TIDAK
Ya

0
15

Tidak

0

3.

Alat bantu berjalan
- Dibantu perawat/ tidak menggunakan alat bantu/ bed rest
- Menggunakan alat bantu : kruk/ tongkat, kursi roda
- Merambat dengan berpegangan pada benda di sekitar (meja,

Ya
Ya
Ya

0
15
30

kursi, lemari, dll)
Apakah terpaasang infus/ pemberian anti koagulan (heparin)/

Ya

20

Tidak

0

Ya
Ya
Ya

0
10
20

Ya
Ya

0
15

4.
5.

6.

obat lain yang mempunyai efek samping risiko jatuh
Kondisi untuk melakukan gerakan berpindah / mobilisasi
- Normal/ bed rest/ imobilisasi
- Lemah (tidak bertenaga)
- Ada keterbatasan berjalan (pincang, diseret)
Bagaimana status mental
- Menyadari kelemahannya
- Tidak menyadari kelemahannya
JUMLAH SKOR
Interpretasi
0 – 24

: Tidak Berisiko

25 – 50

: Risiko Rendah

>51

: Risiko Tinggi

SKRINING RISIKO JATUH PADA ANAK
(HUMPTY DUMPTY)
N
O

PARAMETER

KRITERIA

SKOR

KRITERIA

SKOR

Antidepresan. Lingkungan 5.Laki . barbiturate. anemia. < 3 tahun 4 Jenis kelamin 3 – 7 tahun 3 .laki . dehidrasi anoreksia. 2. laksans. narkotik Salah satu obat di atas Pengobatan lain JUMLAH SKOR Interpretasi 7 – 11 : Risiko Rendah Untuk Jatuh ≥ 12 : Risiko Tinggi Untuk Jatuh 2 1 4 3 2 1 3 2 1 4 3 2 1 3 2 1 3 2 1 . Gangguan kognitif 4.anak Menggunakan alat bantu (box/ mebel) Pasien berada di tempat tidur Pasien berada di luar area ruang perawatan < 24 jam riwayat jatuh < 48 jam riwayat jatuh > 48 jam riwayat jatuh Bermacam – macam obat yang digunakan : obat sedative (kecuali pasien ICU yang menggunakan sedasi atau paralisis). sakit kepala) Kelemahan fisik/ kelainan psikis Diagnosis lain Tidak memahami keterbatasan Lupa keterbatasan Orientasi terhadap kelemahan Riwayat jatuh dari tempat tidur saat bayi .1. Respon terhadap operasi/ obat penenang/ efek anastesi Penggunaan obat 6. Umur Diagnosis 3. sinkop. / Deuritika. hipnotik. Fenotiazin.Perempuan 8 – 13 tahun 2 14 – 18 tahun 1 Kelainan neurologi Gangguan oksigenasi (pernapasan.