Pengertian Komunikasi social

Komunikasi sosial adalah kegiatan komunikasi kegiatan komunikasi yang diarahkan pada
pencapaian suatu situasi integrasi social. Komunikasi social juga merupakan suatu proses
pengaruh mempengaruhi mencapai keterkaitan social yang dicita-citakan antar individu yang ada
di masyarakat. Komunikasi social setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting
untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi diri, kelangsungan hidup, memperoleh
kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan dan mempunyai hubungan dengan orang
lain.
Tujuan komunikasi social
Komunikasi social bertujuan untuk integrasi bangsa dan social. Integrasi adalah
menciptakan rasa aman yang diperoleh dari ikatan social yang kuat dengan mengorbankan
sedikit atau banyak kepentingan individu.
Bentuk komunikasi social
a. Komunikasi interpersonal
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara komunikator dan komunikan.
Komunikasi ini paling efektif mengubah sikap pendapat atau perilaku seseorang.
Komunikator antar pribadi bersifat arus balik terjadi langsung, komunikator dapat
mengetahui secara pasti apakah komunikasinya berhasil atau tidak dan apakah
komunikan merespon pesan yang disampaikan oleh komunikatornya.
Judy C. Pearson menyebutkan 6 karakteristik komunikasi komunikasi
interpersonal :
1. Komunikasi interpersonal dimulai dengan diri pribadi
2. Komunikasi interpersonal berbentuk transaksi, bersifat dinamis, merupakan
pertukaran pesan secara timbale balik dan berkelanjutan.
3. Komunikasi interpersonal menyangkut aspek isi pesan dan hubungan antarpribadi
4. Komunikasi interpersonal mensyaratkan adanya kedekatan fisik antara pihak-pihak
yang berkomunikasi
5. Komunikasi interpersonal menempatkan kedua belah pihak yang berkomunikasi
saling tergantung antar satu dengan yang lainnya.
6. Komunikasi interpersonal tidak dapat diubah maupun diulang.
b. Komunikasi kelompok
Komunikasi kelompok merupakan proses komunikasi dimana ada sekumpulan dua atau
lebih orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama yang lain dan
menganggap mereka sebagai bagian dari kelompok tersebut. Meskipun tiap anggota
memilih peran berbeda.