Pemadatan Tanah

Pemadatan adalah suatu proses dimana udara pada pori-pori tanah di keluarkan
dengan salah satu cara mekanis.Untuk setiap daya pemadatan tertentu,kepadatan tang
tercapai tergantung kepada banyaknya air di dalam tanah tersebut,yaitu kadar airnya.Bila
mana kadar air dalam suatu tanah rendah maka tanah itu kaku dan sukar di padatkan.Bila
kadar air ditambah maka air itu berlaku sebagai pelumas sehingga tanah tersebut akan
lebih mudah dipadatkan dan ruangan kosong diantara butir menjadi lebih kecil.
Pada kadar air tinggi,kepadatannya akan turun lagi.Karena pori-pori tanah
menjadi penuh terisi air yang tidak dapat dikelurkan dengan cara pemadatan
Tujuan pemadatan tanah adalah untuk meningkatkan sifat-sifat teknis suatu jenis
tanah.Pemadatan pada tanah akan menyebabkan berat volume dan kekuatan tanah
meningkat sedangkan koefesian permeabilitasnya menjadi berkurang.
Nilai kepadatan tanah yang di peroleh sesudah pemadatan akan berbedabeda,tergantung dari kadar air(water content)tanah tersebut.Hubungan antara berat isi dan
kering(dry density)dari tanah yang di padatkan dengan kadar air adalah berubah-ubah
secara parabolis.Harga maksimum dari isi berat kering di sebut berat isi maksimum dan
kadar air yang di peroleh pada kepadatan ini di sebut kadar air optimum.
Proctor mendefinisikan 4 variabel pemadatan tanah,yaitu:
1. Usaha pemadatan (energi pemadatan)
2. Jenis tanah (gradasi,kohesif atau tidak,ukuran butir dsb)
3. Kadar air
4. Angka pori atau berat isi kering
Sedangkan maksud dari pemadatan antara lain adalah;
1. Mempertinggi kuat geser tanah
2. Mengurangi sifat mudah mampat
3. Mengurangi permeabilitas
4. Mengurangi perubahan volume sebagai akibat perubahan kadar air
A.Pemadatan Tanah Non Kohesif
Tanah tidak kohesif tidak dapat dipadatkan langsung dengan menggunakan
metode tumbukan maupun metode remasan..Tanah ini dapat di padatkan dengan
menggunakan tekanan statis terkekang,tetapi sangat tidak efisien.Metode yang dapat di
gunakan untuk menadatkan tanah tidak kohesif adalah dengan melakukan kombinasi
antara kekangan dan getaran.
Metode lain yang dapat di gunakan adalah dengan membanjiri(menjenuhkan)
tanah dan menggilasnya,sebaiknya dengan mesin penggilas berpenggetar.Metode ini
paling sesuai untuk tanah sangat berpasir,dimana air yang berlebihan bukanlah
merupakan masalah.Kejenuhan akan menjamin hilangnya tarikan permukaan dari tanah
yang baru saja dilembabkan tersebut,dan pemakaian yang cepat dari yang cepat dari
mesin gilas akan menumbulkan tekanan pori yang berlebihan.Tekanan pori tanah ini akan

Kepadatan lapangandi tentukan dengan melakukan penggalian pada tanahv yang telah di padatkan sesuai dengan persyaratan yang di inginkan. Tabel 4.Alat TDR ini baik di gunakan untuk tanah timbunan yang di padatkan.Untuk lebih jelas tentang penggunaan alat ini dan hal2 lain yang lebih rinci pembaca dapat merujuk ASTM D 6780.memberikan beban dan meletakkan sisitem tersebut di atas meja penggetar untuk periode waktu tertentu. Keuntungan-keuntungan metode nuklir apabila di bandingkan dengan metode proctor.Tanah basah yang di ambil dari tanah galian di tentukan beratnya( W ). Di laboraturium.sehingga butiran-butirannya dengan mudah dapat di ubah menjadi lebih padat selama terjadinya aliran air pada pori-pori tanah.3 Syarat isi galian tanah sekitar lubang Ukuran butir Isi minimum untuk Berat contoh untuk maksimun (mm) percobaan (cm) percobaan (Gram) 0.Selanjutnya tanah di oven pada suhu 105 derajat celcius selam 24 jam untuk mengetahui kadar air.  Tidak memerlukan pengambilan contoh tanah dari tempat pengujian.Cara lain adalah dengan mengisi cetakan. Metode Pengujian dan Pemadatan Tanah di Lapangan  Metode kerucut pasir (sand cone method) Pengujian pemadatan seperti ini merupakan pengujian destruktif.di letakkan pada tempat pengujian.  Mengurangi waktu yang di perlukan untuk pengujian dari sehari menjadi beberapa menit.termasuk yang berikut.berikut ini di tampilkan syarat volume galian.tanah kohesi di padatkan dengan mengekang lapisan-lapisan tanah kering di dalam cetakan pemadat dan mertakan sisinya dengan alat perata dengan karet.berat galian dan diameter butir maksimum yang di perlukan pada sutu pengujian kepadatan di lapangan dengan menggunakan peralatan sand cone. Untuk memperoleh hasil pengujian yang akurat.dengan demikian meniadakan kelambatan yang berlebihan.70 1900 250 25.42 1700 100 12.40 2100 500 50.dan dalam beberapa menit hasilnya dapat di baca langsung pada indikator-indikatornya.instrument yang di gunakan dalam pengujian ini dapat di angkut dengan mudah ke tempat timbunan.  Metode Pengujian Kepadatan Nuklir Metoda nuklir di gunakan secara luas untuk menentukan kepadatan kelembaban tanah.80 2800 1000  Metode Pengujian Kepadatan Non Nuklir Keuntungan dari metode ini adalah alat yang sangat aman terhadap kesehatan dan terbebas dari radiasi.mencairkan tanah untuk semantara waktu.Agar kadar air tanahnya tidak menguap maka pada saat penggalian tanah basah langsung di masukkan dalam kantung plastik atau tabung tertutup. .

 Metode Balon Karet (Rubber Ballon) Pada prinsipnya metode balon karet ini hamper sama dengan metode sand cone.dan kesalahankesalahan yang mungkin terjadi.hanya saja pada metode ini di pergunakan air untuk menentukan volume galian.fitur-fitur untuk grafik dan formula untuk perhitungan telah tersedia dealam program tersebut.Pengukuran itu di lakukan dengan mengebor lubang di tanah sampai kedalaman yang di inginkan. Untuk melakukan pengolahan data pengujian kepadatan laboraturium dan kepadatan lapangan saat ini dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasu computer yang sudah umum di pergunakan yaitu program exell. Mengurangi atau meniadakan pengaruh unsure perorangan.kemudian menurunkan alay pengindra nuklir ke dalam pipa dan nmembuat pengujian pada kedalaman-kedalaman yang di inginkan.  Memberikan cara penyelenggaraan pengujian kerapatan pada tanah yang mengandung agregat berukuran besar pada bahan-bahan yang membeku. .memasang pipa aluminium dalam lubang untuk sementara. Tersedia instrument yang dapat mengukur kelembaban dan kerapatan tanah pada kedalaman sampai 200 ft atau lebih di bawah permukaan tanah.atau yang dapat terjadi dalam penyelenggaraan pengujian poctor.

pengaliran air juga akan berjal. Bilamana tanah terdiri dari lempung. Pada umumnya konsolidasi ini akan berlangsung dalam satu arah saja.gedung atau bangunan di atas lapisan tersebut turun (settle).an terutama dalam arah vertikal saja.karena lapisan yang terkena tambahan beban tersebut tidak akan bergerak dalam arah horizontal (tertahan oleh tanah yang di sekelilingnya).Karena itu.lempung dikatakan high compressibility.yaitu arah vertical.Pada waktu konsolidasi berlangsung.sedangkan pasir low compressibility. Ada 2 hal yang perlu di ketahui.TEORI KONSOLIDASI Konsolidasi adalah berkurangnya volume atau berkurangnya rongga pori dari tanah jenuh yang berpermeabilitas rendah akibat pembebanan.penurunan akan kecil.sehingga akan dapat di tentukan lamanya waktu yang di perlukan untuk proses penurunan.Sedangkan proses konsolidasi dapat di amati dengan menggunakan piezometer. Kecepatan penurunan dipergunakan untuk menghitung lamanya menghitung lamanya terjadi proses konsolidasi.maka penurunan juga di anggap sudah selesai.Dalam kedaan seperti ini.Besarnya penurunan dapat di ukurnya dengan berpedoman pada titik referensi ketinggian tempat tertentu.maka penurunan akan besar kalau tanah terdiri dari pasir.  Besarnya kecepatan penurunan.yang dapat di peroleh dari persamaan berikut : t = TvxH Cv Keterangan: t Tv H Cv = waktu terjadi konsolidasi = Faktor waktu yang besarnya tergantung derajat konsolidasi (U) = Panjang lintasan pori = Koefesien kecepatan konsolidasi Dari uraian tersebut maka Cc dan Cv merupakan parameter yang besarnya harus di ketahui terlebih dahulu agr besarnya konsolidasi maupun terjadinya konsolidasi dapat di tentukan.dimana proses nya di pengaruhi oleh terperasnya air pori keluar dari rongga tanah.Sebaliknya penurunan pada pasir berjalan dengan cepat sehingga pada waktu pembangunan di atas air sudah selesai. .karena daya rembesan air sangat rendah.yang di tandai dengan Cc.Penurunan pada lempung biasanya memakan waktu yang lama..yaitu:  Besarnya penurunan yang akan terjadi Besarnya penurunan pada suatu struktur/bangunan akan tergantung p[ada kemampuan mampat) (compressibility) dari tanah dasar bangunan.dan ini disebut one dimention consolidation.untuk mencatat perubahan tekanan air pori dengan waktunya.

.angka tekanan air pori akan naik secara mendadak.Pemampatan yang terjadi disini adlah di sebabkan oleh penyesuaian yang bersifat plastis dari butiran-butiran tanah.yaitu periode selam tekanan air pori secara lambat laun di pindahkan kedalam tegangan efektif.Jadi untuk tanah lempung lembek perubahan volume yang di sebabkan oleh keluarnya air dalam pori(yaitu konsolidasi) akan terjadi sesudah penurunan segera. Bilamana suatu lapisan tanah lempung jenuh air yang mampu mampat di beri penambahan tegangan. Tahap III :Konsolidasi sekunder.sebagai akibat dari keluarnya air dari pori-pori tanah.Penurunan konsolidasi(Consolidation Settlement) Bila mana suatu lapisan tanah jenuh air di beri penambahan bean.Karena air pori di dalam tanah berpasir dapat mengalir ke luar dengan cepat. Tahap II : Konsolidasi primer.maka penurunan akan terjadei dengan segera.Keluarnya air dalam pori selalu di sertai dengan berkurangnya volume tanah.bentuk grafik yang menunjukkan hubungan antara pemampatan dan waktu dapat di lihat bahwa ada tiga tahapan berbeda yang dapat di jalankan sebagai berikut : Tahap 1 :Pemampatan awal yang pada umumnya di sebabkan oleh pembebanan awal.Pada ctanah berpasir yang sangat tembus air.yang terjadi setelah tekanan air pori hilang seluruhnya.berkurangnya volume tanah tersebut dapat menyebabkan penurunan lapisan tanah tersebut.air dapat mengalir dengan cepat sehinga pengaliran air-pori ke luar sebagai akibat dari kenaikan tekanan air pori dapat selesai dengan cepat.maka penurunan segera dan penurunan konsoidasi terjadi bersamaan.Koefesien rembesan lempung adalah sangat kecil di bandingkam dengan koefesien rembesab pasir sehingga penambahan tekanan air pori yang di sebabkan oleh pembebanan akan berkurang secara lambat laun dalam waktu yang sangat lama. Pada umumnya.Penurunan konsolidasi tersebut biasanya jauh lebih besar dan lebih lambat serta lam di bandingkan dengan penurunan segera.

Kadar air dimana transisi dari keadaan semi-padat ke keadaan plastis terjadi dinamakan batas plastis dan dari keadaan plastis ke keadaan cair dinamakan batas cair.Dengan demikian tanah tersebut hanya terdiri dari dua unsur yakni butiran tanah dan udara pengisi pori.yaitu butiran tanah.Plastis.dan ruangan ini di sebut pori.air serta udara yang terdapat dalam ruangan antara butir-butir tersebut.dan batas-batas ini dinamakan dan di kenal juga sebagai batas-batas atterberg.Tanah yang benar-benar kering tidak terdapat air sama sekali didalam porinya. Partikel padat. Kadar air.PENGUJIAN KADAR AIR Semua macam tanah.Hal ini berhubungan dengan konsistensi yakni gaya tarik menarik antara partikel lempung.masing-masing mempunyai berat dan volume.dapat di gunakan rumus : Kadar air = Bert air x 100% Berat tanah kering Dengan keterangan: W1 = Berat cawan W2 = Berat cawan +tanah basah W3 = Berat cawan + tanah kering oven Kadar air (w) membentuk tanah menjadi :Cair.secara umum terdiri dari 3 fase.jadi pori tersebut menjadi penuh terisi air.Dalm hal ini tanah dikatakan jenuh sempurna (fully saturated).dimana terjadi transisi dari keadaan padat ke keadaan semi-padat didefinisikan sebagai batas susut. Untuk mencari kadar air.selisih antara batas cair dan batas plastis di sebut indeks plastis. Sebaliknya kita dapat menemukan keadaan dimana pori tanah tidak mengandung udara sama sekali.dinyatakn dalam persen.air dan udara yang terkandung di dalam tanah.Semi plastis dan padat. .sehingga pori hanya berisi udara.Batas cair dan batas plastis merupakan nilai yang sangat penting.

Mangkok kuningan dapat di angkat dan di jatuhkan di atas dasar karet keras tersebut dengan sebuah pengungkit eksentris di jalankan oleh suatu alat pemutar.Nilai LL diperoleh dari pengujian dengan menggunakan alat Casagrande.dimana terjadi transisi dari keadaan padat ke keadaan semi-padat didefinisikan sebagai batas susut.Alat tersebut terdiri dari mangkok kuningan yang bertumpu pada dasar karet yang keras. Contoh tanah dimasukkan dalam cawan.Kadar air dimana transisi dari keadaan semi-padat ke keadaan plastis terjadi dinamakan batas plastis dan dari keadaan plastis ke keadaan cair dinamakan batas cair.Kemudian dengan alat penggetar cawan diketuk-ketuk pada .Batas cair dan batas plastis merupakan nilai yang sangat penting.ketinggian dasar cawan dengan plat landasan di atur menjadi 1 cm sebagai tinggi jauh.dan batas-batas ini dinamakan dan di kenal juga sebagai batas-batas atterberg.Plastisitas di gambarkan sebagai kemampuan tanah dalam menyesuaikan perubahan bentuk dalam menyesuaikan perubahan bentuk pada volume yang konstan tanpa retak-retak atau remuk.yang menyebabkan dapat dengan mudah mengalir menutup celah.maka tanah ini akan melalui beberapa tahapan keadaan.Plastis.Untuk melakukan uji batas cair.5 in (12. Kadar air (w) membentuk tanah menjadi :Cair.selisih antara batas cair dan batas plastis di sebut indeks plastis.Jika campuran ini kemudian dibiarkan menjadi kering sedikit demi sedikit.Plastisnya disebabkan oleh adanya partikel lempung dalam tanah.dengan menjalankan alat pemutar.mangkok kemudian dinaik-turunkan dari ketinggian 0.Alat pembuat alur (grooving tool) di kerukkan tepat di tengah-tengah cawan hingga menyentuh dasarnya.dari keadaan padat sampai keadaan cair.3937 in( 10 mm ).pasta tanah di letakkan didalam mangkok kuningan kemudian di gores tepat di tengahnya dengan alat penggores standar.Hal ini berhubungan dengan konsistensi yakni gaya tarik menarik antara partikel lempung.MENENTUKAN NILAI KONSISTENSI TANAH (ATTERBERG) Nilai-nilai batas atterberg (konsistensi) ditemukan pada tahun 1919 oleh seorang bernama Attergerg.7 mm ) sepanjang dasar contoh tanah di dalam mangkok sesudah 25 kali pukulan di definisikan sebagai batas cair. Kadar air. Suatu hal yang sangat penting pada tanah berbutir halus adalah sifat plastisnya.dinyatakn dalam persen. Batas cair (LL) adalah batas antara keadaan cair dan plastis atau kadar air dimana tanah mempunyai kekuatan geser yang kecil.dinyatakn dalam persen.tinggi contoh tanah dalam cawan kira-kira 8 mm.Kadar air.dari tanah yang dibutuhkan u8ntuk menutup goresan yang berjarak 0.Semi plastis dan padat.Nilai-nilai ini terdapat pada tanah berbutir halus (clay atau silt) yang terdiri dari :  Batas cair (liquit limit) = LL  Batas Plastis (plastis limit) = PL  Batas susut (skrink limit) = ST Bayangkanlah satu sample tanah berbutir halus yang telah di campur air sehingga mencapai keadaan cair.

Batas susut adalah kadar air dimana tanah mulai berbentuk padat.yaitu kekuatannya rendah.yang kita peroleh dari percobaab Atterberg adalah suatu gamabaran secara garis besar akan sifat-sifat tanah yang bersangkutan.Pesentase kadar air yang diperlukan untuk menutup celah sepanjang ½ inci (12.landasannya dengan ketinggian 1 cmtadi. .Keadaan ini ditandai dengan mulainya terjadi retak-retak rambut apabila tanah tersebut dibentuk batang dengan dimeter 3.maka biasanya percobaan di lakukan beberapa kali yaitu dengan kadar air yang berbeda dan dengan jumlah pukulan yang berkisar antara 15 s/d 35.maka dapat di harapkan bahwa tipe dan jumlah mineral lempung yang dikandung dalam suatu tanah akan mempengaruhi batas batas plastis dan batas cair yang bersangkutan. Kegunaan batas-batas Atterberg Batas Atterberg khususnya batas cair dan batas plastis tidak secara langsung memberikan angka-angka yang dapat di pakai dalam perhitungan.Tanah yang indek plastisitasnya besar biasanya mempunyai penyusutan dan pengembangan volume yang besar.Cara pengujiannya sangat adalah sangat sederhana.2 mm. Karena sulitnya mengatur kadar air pada waktu celah menutup pada 25 kali pukulan.rentang kadar air tersebut di namakan indeks plastisitas yang dapat di hitung dengan rumus IP =LL-PL Keterangan: IP = indeks plastis LL = Batas cair PL = Batas plastis Batas plastis di definisikan sebagai kadar air.7mm) pasa dasar cawan.Skempton (1953) menyelidiki bahwa indeks plastis suatu tanah akan bertambah menurut garis lurus sesuai dengan bertambahnya persentase dari fraksi berukuran lempung yang di kandung oleh tanah. Batas plastis adalah kadar air pada batas bawah daerah plastis.dimana tanah apabila digulung samapai dengan diameter 1/8 in (3.Batas plastis merupakan batas terendah dari tingkat keplastisitasan suatu tanah. Sifat plastis dari suatu tanah di sebabkan oleh air yang terserap di sekeliling permukaan lempung.sehigga pada diameter sekitar 3 mm tanah hasil plintiran tersebut menjadi retak-retak.Pengujian batas plastis di lakukan dengan cara memplintir vtanah kohesif(butiran halus) dengan kadar air tertentu pada permukaan kaca datar.Tanah yang batas cairnya tinggi biasanya mempunyai sifat teknik yang buruk. Tanah akan berperilaku plastis pada rentang kadar air antara batas plastis (PL) sampai batas cair (LL).yaitu dengan menggulung massa tanah berukuran elipsoida dengan telapak tangan di atas kaca datar.sesudah 25 kali pukulan didefinisikan sebagai batas cair tanah tersebut.Pada kadar air ini.2 mm)menjadi retak-retak.dinyatakan dalam persen.apabila tanah tersebut dikeringkan lebih lanjut tidak akan terjadi penyusutan volume.kompresibilitasnya tinggi.

Hasil-hasil ayakan biasanya di nyatkan dalam persentase dari berat total.tanah di lapangan terdiri atas beberapa kelompok.ANALISA UKURAN BUTIRAN Analisa Saringan Analisis ayakan adalah mengayak dan menggetarkan contoh tanah melalui satu set ayakan dimana lubanag-lubang ayakan tersebut makin kecil secara berurutan.Pada umumnya.untuk itu tanah tersebut perlu di campur dengan air sampai menjadi lumpur encer dan kemudian di basuh seluruhnya melewati ayakan-ayakan tersebut Bagian padat yang tertahan pada setiap ayakan di kumpul. Butiran tanah yang merupakan partikel padat.dan kemudian berat tanah kering tersebut di timbang.barang kali agar sukar untuk memecahkan gumpalan-gumpalan tanahnya menjadi partikel-partikel lepas yang berdiri sendiri.088 0.kan sendirisendiri.106 0.150 0.Untuk standar aykan di amerika.pasir mengandung lanau atau lempung dan sebagainya.terdiri atas berbagai ukuran dari kecil hingga besar yang menurut berbagai standar . . 4 6 8 10 16 20 30 40 50 60 80 100 140 170 200 270 Lubang (mm) 4.350 2.600 0.massa tanah yang tertahan pada setiap ayakan di timbang.75 0.750 3.850 0.kemudian semua gumpalangumpalan di pecah menjadi partikel-partikel yang lebih kecil lalu baru di ayak dalam percobaan di laboraturium.180 0.nomor aykan dan ukuran lubang di berikan dalam table di bawah ini : Ukuran –ukuran Ayakan Standart di amerika Ayakan No.massa tanah yang tertahan pada setiap aykan dengan cara getaran.000 1.053 Mula-mula contoh tanah dikeringkan terlebih dahulu.seperti kerikil yang mengandung pasir dan lempung maupun lanau.300 0.180 0.425 0.250 0.360 2.Setelah cukup waktu untuk mengayak dengan cara getaran.Untuk menganalisis tanah-tanah kohesif.kemudian masing-masing ayakan beserta tanahnya di keringkan dalam oven.

Prosentase tanah yang tertinggal pada masing-masing saringan dapat dicari dengan menggunakan rumus: % tertahan = berat tanah pada saringan x100% Berat total .200.Ada 2 cara yang sering di pakai untuk menganalisa butiran tanah itu: 1.Untuk mengetahui jenis kelompok yang terkandung pada suatu tanah.maka harus dilakukan analisa ukuran butiran.200.075 mm atau yang lolos saringan No. Metode Hidrometer Digunakan untuk butiran yang mempunyai diameter lebih kecil dari 0. 2.075 mm atau tertahan pada saringan No. Metode penyaringan (Sieve analisis) Digunakan untuk mempunyai diameter lebih besar darin 0.

CBR biasanya di gunakan antara lain untuk perencanaan pembangunan jalan baru dan lapangan terbang. .PENGUJIAN CBR (CALIFORNIA BEARING RATIO) Pengujian ini di maksudkan untuk menentukan CBR (California Bearing Ratio) tanah dan camapuran tanah agregat yang di padatkan di laboraturium pada kadar air tertentu.CBR adalah perbandingan antara beban penetrasi suatu bahan terhadap bahan standar dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi yang sama.Untuk menentukan nilai CBR harus di sesuaikan dengan peralatan dan data hasil pengujian kepadatan yaitu pengujian pemadatan ringan untuk tanah berbutir halus atau pengujian pemadatan berat untuk tanah berbutir.

HIDROMETER  Analisis Hidrometer Analisis hydrometer di dasrka pada prinsip sedimentasi (pengendapan) butir-butir tanah dalam air.Jadi untuk tanah dengan harga GS yang lain perlu adanya koreksi.Perhatikan bahwa L adalah kedalaman yang di ukur dari permukaan air terhadap pusat bola kaca dari alat hydrometer dimana kekentalan larutan di ukur.Silinder pengendap tersebut mempunyai tinggi 18 inci (= 457.Analisa hydrometer sangat efektif untuki di gunakan memisahkan fraksi tanah halus sampai dengan ukuran kira-kira 0.Untuk mudahnya kita anggap bahwa semua partikel tanah itu berbentuk bola(bulat) dan kecepatan mengendap dari partikel-partikel itu dapat di nyatakan dengan hokum Stokes.Silinder tersebut di beri tanda yang menunjukkan volume sebesar 1000 ml.Alat hydrometer tersebut di rancang untuk dapat memberikan jumlah tanah yang masih tertinggal di dalam larutan.variasinya pada pembacaan hydrometer diberikan dalam Annual Bookof ASTM Standard (1982-Lihat Test Designation D-422 Tabel 2). Pada pengujian hydrometer dilakukan dengan silinder pengendap yang terbuat dari gelas dan memakai 50 gram contoh tanah yang kering dari oven.Total volume dari laritan air + calgon +tanah tanah yang terdispersi di buat menjadi 1000 ml dengan menambahkan air suling.5 (63.Bila suatu contoh tanah di larutkan dalam air.Harga berat spesifik dari larutan merupakan fungsi dari jumlah partikel tanah yang ada pada tiap satuan volume larutan sepanjang kedalaman L tersebut.Juga karena mengendap maka pada waktu t partikel-partikel tanah yang masih ada dalam larutan samapai kedalaman L akan mempunyai diameter yang lebih kecil dari D . .Alat hydrometer telah dikalibrasi untuk tanah yang mempunyai berat-berat spesifik (Gs) 2.kita dapat menghitung persentase berat dari tanah yang lebih hlus dari diameter yang di tentukan.5 mm). Bila sebuah alat hydrometer diletakkan dalam larutan tanah tersebut pada waktu t.2 mm) dan diameter 2.65.yang di ukur dari mula-mula terjadinya sedimentasi.Pada partikelpartikel yang lebih besar dari D telah mengendap terlebih dahulu di dalam kolom L tersebut.maka alat tersebut mengukur berat spesifik dari larutan di sekitar bola kacanya samapai sedalam L dari permukaan larutan.Campuran Calgon (Natrium hexametaphosphate) biasa di gunakan sebagai bahan pendispersi.L dan t.ukuran.5n.partikel-partikel tanah akan mengendap dengan kecepatan yang berbeda-beda tergantung pada bentuk. Dengan mengetahui jumlah tanah di dalam larutan.Harga L akan berubah menurut waktu.dan beratnya.

Related Interests