BAB I

PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Zirkon merupakan mineral ikutan (mineral asesori) pada batuan beku,
terutama pada batuan beku dalam (plutonik) yang kaya akan sodium seperti granit
dan syenit.
Zirkon juga merupakan salah satu batuhias (gemstone) dengan kekerasan 7,5,
beraneka warna dan berbentuk kristal tetragonal prismatik
Zirkon di Indonesia umumnya berupa endapan letakan bersama sama pasir
kuarsa pantai atau pasir kuarsa sungai. Dengan demikian zirkon akan banyak terdapat
bersama sama dengan dengan endapan endapan sekunder yang batuan induknya
berupa batuan beku dalam diantaranya granit dan syenit, seperti endapan timah
sekunder di Provinsi Bangka Belitung, endapan sekunder emas di Pulau Kalimantan
dan di tempat lainnya.
Di dalam mineral pasir zirkon (ZrSiO4) terkandung juga beberapa senyawa
berharga lain seperti titanium dalam mineral rutile (TiO2) dan ilmenite (FeTiO2),
logam tanah jarang (LTJ) seperti (Y, Dy, Tb, Gd, La, Ce, Nd, Pr, Sm), dan naturally
occurring radioactive materials (NORM) seperti U3O8 dan ThO2 (Poenomo, H.,
2012), contohnya beberapa senyawa berharga tersebut terkandung di dalam pasir
zirkon dari Tumbang Titi Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.
Walaupun belum terdapat angka pasti yang menunjukan besarnya potensi
pasir zirkon Indonesia, namun penyebaran mineral ini telah diketahui terdapat di
beberapa wilayah, seperti di daerah Hatapang (Provinsi Sumatera Utara), Pulau
Karimun Kundur dan Pulau Bintan (Provinsi Kepulauan Riau), Pulau Bangka dan
Belitung (Sumatera bagian selatan), daerah Tumbang Titi Kabupaten Ketapang
(Provinsi Kalimantan Barat), daerah Kasongan (Provinsi Kalimantan Tengah),
Semboja (Provinsi Kalimantan Timur serta daerah Papua.
Keberadaan mineral zirkon (ZrSiO4) sebagai mineral ikutan sangat potensial
sebagai bahan baku sintesis PS (partially stabilized) - Zirconia (ZrO2) atau PSZ yang
merupakan komponen penting pada keramik maju (advanced ceramics). Keberadaan

Page | 1

Perancangan proses plant pembuatan zirconia dan PSZ dapat ditingkatkan dari skala laboratorium. Percontohan proses melalui pilot plant untuk produksi zirkon opacifier telah dibangun dengan kapasitas 5 ton/bulan. Sementara itu potensi zirkon di Kalimantan Tengah baru dilakukan eksplorasi pada tahun 2007 dengan potensi yang cukup signifikan. menghasilkan produk yang lebih siap diserap pasar.zirkon di Indonesia telah dikenal sejak lama di perairan Bangka-Belitung sebagai endapan alluvial bersama pasir timah dan mineral ikutan lainnya. sisa pengolahan sebagai zirkon (kadar < 20 %) tersebut dapat ditingkatkan kadarnya hingga diatas 98% dengan mengubah flowsheet pemisahan yang lama diadopsi sejak zaman Belanda. zirkon juga terdapat di sepanjang aliran sungai pedalaman Kalimantan Tengah bersama endapan alluvial emas. Sejak penelitian-penelitian di ITB yang dilakukan kemudian. BAB II KEBERADAAN ZIRKON DI ALAM Page | 2 . Zirkon dari daerah Bangka-Belitung hingga awal tahun 2000 masih dianggap sebagai sisa pengolahan bijih timah yang tidak diperhatikan namun secara rutin dapat memberikan hasil yang cukup. sehingga dapat diharapkan sebagai sumber bahan baku jangka panjang. Disamping itu.

Nama zirkon telah merebak baru-baru ini dalam kaitan dengan pengenalan suatu yang mirip dengan intan. Zirkon adalah batu alami yang memiliki kecermelangan (brilliance) cukup tinggi dan kilauan (luster) seperti batu berlian. Kepulauan Riau. zirkon (zirconium silikat. yang dikenal dengan nama tin belt. Sumatera Utara. ZrSiO₄) tidaklah yang sama material Cubic Zirconia material permata tulen yang tiruan (zirconium oksida. dan Kalimantan bagian barat. Vietnam. Prisma mungkin kekurangan dan Page | 3 . Penghasil zirkon terbesar adalah Thailand. Kristal khas yang sederhana zirkon adalah suatu prisma bersudut empat mengakhiri dengan empat piramida yang bersisi pada akhir masing-masing. Srilanka dan Kamboja. Perancis dan Australia. Zirkon telah digunakan sebagai sebagai alat untuk pertimbangan tidak bersalah dan yang jahat seperti intan. Zirkon menyerupai intan di api dan kilau dari zirkon yang tidak berwarna dapat menipu tukang emas berpengalaman dan telah mengira itu intan. Namun zirkon juga ditemukan di Myanmar. Sebagai spesimen mineral. ZrO₂). Zirkon dapat membuat suatu batupermata sangat menarik dan yang bisa usahakan. Mineral utama yang mengandung unsur zirkonium adalah zirkon/zirkonium silika (ZrO₂. Bangkok merupakan pusat pengasahan dan pemasaran zirkon terbesar di dunia.SiO₂) dan baddeleyit/zirkonium oksida (ZrO₂). Kedua mineral ini dijumpai dalam bentuk senyawa dengan hafnium. 2. zirkon adalah mineral yang sangat luar biasa di kebanyakan toko batu karang sebab spesimen yang menarik dan jarang. Sehingga sebagai catatan. Keberadaan Zirkon Potensi zirkon menyebar di Sumatera Selatan. Cubic zirconia adalah batu buatan manusia dengan unsur kimiawi berbeda. Tanzania.1. Potensi ini mengikuti penyebaran kasiterit. Bila keduanya diasah dengan baik dan tanpa warna akan mirip dengan batu berlian. Pengertian Mineral Zirkon Nama zirkon berasal dari bahasa Persia "zargun" yang artinya warna keemasan.

Pencucian Bahan Baku Page | 4 . Penimbangan Bahan Baku Penimbangan bahan baku dilakukan untuk mengetahui berapa berat bahan baku mineral zirkon yang akan diolah dalam pabrik. Keberadaan di NTB Zircon di NTB terdapat di Sumbawa BAB III PENGOLAHAN BAHAN GALIAN ZIRKON Proses pengolahan dan pemurnian bahan baku mineral zirkon dilakukan melalui beberapa tahapan kegiatan antara lain : a. Kristal yang lebih rumit mempunyai wajah dari suatu lebih sedikit dengan susah payah menundukkan prisma yang meruncingkan penghentian. b. Ada bahkan suatu delapan piramida yang bersisi (benar-benar suatu ditetragonal dipyramid) itu boleh memodifikasi empat piramida yang bersisi. 3. Kristal zirkon dapat meninggalkan suatu kristal yang sangat sederhana melainkan secara kompleks format yang faceted. Juga suatu prisma yang sekunder boleh memancung prisma yang utama dengan memotong/terputus tepi nya dan memproduksi suatu panampang-lintang yang bersegi delapan melalui/sampai kristal.kristal dapat lihat octahedral.

Pengolahan Dengan Magnetic Separator Setelah proses pengeringan mineral pada meja goyang selesai. mineral ini nantinya terpisah dan akan langsung di packing. mineral magnetic yang dijumpai adalah Ilmenite ( FeTiO2 ). dimana produk yang dihasilkan sudah tidak mengandung air ( % solid = 100% ) agregat dimasukan kedalam Magnetic Separator. f. Produk yang berupa konsentrat akan masuk ke saluran lainnya untuk kemudian dikumpulkan dalam bak pengeringan. Tailing tersebut akan terpisah dan masuk kedalam saluran yang telah disiapkan dan dialirkan kekolam pemgendapan tailing. tujuannya disamping untuk membersihkan bahan baku dari sampah dan kotoran yang mungkin terdapat dalam bahan baku mineral juga untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan pada alat/ unit pengolahan akibat kotornya bahan baku. e. c. Pengepakan ( Packing ) Page | 5 . Pengeringan Dengan Rotary Furnace Produk mineral zirkon yang dihasilkan meja goyang kemudian dimasukan kedalam rotary furnace dengan menggunakan belt conveyor dan dilakukan pengeringan hingga mencapai % solid. mineral konduktor yang diperoleh adalah Rutile ( TiO2 ) dan mineral non konduktor berupa zirkon ( ZrSIO4 ) g. Sedangkan mineral non magnetic nya akan masuk kedalam electrosatic separator.Sebelum dimasukan kedalam unit pengolahan bahan baku mineral zirkon terlebih dahulu harus dicuci pada kolam penampungan dengan menggunakan air. Pada pengolahan dengan alat ini mineral magnetic dan mineral non magnetic yang terdapat dalam bahan akan terpisahkan. tanah serta lempung akan terpisah. Pada pengolahan dengan meja goyang ini mineral pengotor ( Tailing ) yang berupa pasir kuarsa. Pengolahan Dengan Menggunakan Meja Goyang Setelah dilakukan pencucian bahan baku mineral dipompakan ke meja goyang secara bertahap dan jumlahnya diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi penumpukan bahan. d. Pengolahan Dengan Electrosatic Separator Mineral non magnetic yang dimasukan kedalam electrosatic separator nantinya akan terpisah tergantung dengan sifat electrical conductivity nya.

BAB IV SIFAT ZIRKON 1. produk telah siap untuk dipasarkan dan dikirim sesuai permintaan dan keperluan industri. sifat-sifat dari zirkon  Daya tahan kimia yang kuat  Tahan abrasi  Tahan korosi  Tidak menghantarkan listrik  Konduktifitas termal rendah Page | 6 .Produk-produk yang dihasilkan dari proses pengolahan bahan mineral tersebut kamudian di kemas dan di packing dengan menggunakan kantongan/zak dengan berat masing-masing 50 Kg untuk kemudian di simpan dan dimasukan ketempat penampungan ( gudang ) untuk dicatat jenis dan jumlahnya.

Struktur zircon (ZrSiO4) Page | 7 . Kekuatan termal lebih baik dari pada alumnia 2.

peralatan sanitari (sanitary) dan peralatan makan (table ware). a. Industri keramik Tepung Zirkon Zirkon paling banyak digunakan pada industri keramik. 2012). komoditas ini dapat berperan sebagai mineral industri ataupun sebagai mineral logam (Aryanda D. Mulyana (2007).BAB V MANFAAT ZIRKON SECARA UMUM Manfaat dan Spesifikasi Zirkon Manfaat zirkon Di dalam dunia industri. Yusuf A. Sebagai mineral logam. tahan air dan tahan bahan kimia. zirkon banyak digunakan pada industri ruang angkasa dan pesawat terbang. dan lain-lain. zirkon banyak digunakan oleh industri keramik. (2012) dan Raja M. untuk pasir cetak (foundry) dalam industri pengecoran logam. industri baja zirkonium atau industri pembangkit listrik tenaga nuklir. zirkon sangat banyak manfaatnya. Zirkon opacifier ditambahkan pada glasir untuk menutupi warna dasar tubuh tanah liat keramik.. Sayekti B. industri bahan tahan api (refractory). gelas. Page | 8 . seperti ubin lantai dan dinding (tile ceramic). Zirkon pada industri keramik berfungsi sebagai glasir opak (opacifier glazes). Berikut ini mengenai kegunaan zirkon dalam berbagai industri manufaktur yang diuraikan oleh Aryanda D. Glasir biasanya berbasis silika gelas sebagai pelapis yang menutupi bodi keramik supaya tahan abrasi. Persentase pemakaian zircon sebagai glasir opak adalah sekitar 13% dari total bahan glasir yang digunakan.F. Sebagai mineral industri. zirkon yang digunakan biasanya tepung zirkon (micronized zircon).. kimia zirconium.

seperti gelas optik. Keadaan ini tidak saja menyangkut masalah lingkungan. yaitu: 1. feldspar (27%). seperti pelapis silinder. dan Zn-oksida (4%). Zirkonia Dalam industri gelas. a. Sebagai frit-enamel. Pemakaian kedua bahan ini sebagai refraktori karena secara kimia mempunyai sifat netral serta ketahanan terhadap panas mendadak yang sangat baik. Kegunaan PSZ lainnya adalah untuk pembuatan elektroda yang dapat berfungsi untuk mengontrol ratio antara bahan bakar dan oksida di dalam mesin. kepala piston. Industri bahan tahan api (refraktori) Zirkon dapat dibuat menjadi bahan tahan api yang digunakan untuk melapisi tungku peleburan baja dan gelas. PSZ yang Dibuat dengan Menggunakan Yttrium Oksida (Y2O3) Keramik yang dihasilkan lebih stabil dan mempunyai konduktivitas panas rendah. selain mempunyai ketahanan dan tahan lama. dan nozel (mulut pipa). Produk keramik untuk elektroda tersebut telah dikembangkan oleh perusahaan NGK-insulator (Jepang). PSZ yang Dibuat dengan Menggunakan CaO dan MgO Keramik yang dihasilkan mempunyai kekuatan dan ketahanan yang lebih baik. tepung zirkon digunakan untuk melapisi logam (baja dan besi tuang). gelas fiber. tetapi juga masalah efisiensi mesin mobil dan penghematan pemakaian bahan bakar. 2. kaolin (9%). gelas TV berwarna. yaitu AZS refraktori dan zirkonia-mullit. zirkonia (fused zircon) digunakan untuk menghasilkan gelas-gelas yang berkomposisi khusus. Partially Stabilized Zirconia (PSZ) Untuk menghasilkan keramik rekayasa dan listrik. dan lain-lain. Zirkon yang digunakan ada dua jenis.Bahan-bahan glasir lainnya adalah pasir silika (28%). pompa kimia. Keramik jenis ini sangat sesuai untuk pembuatan komponen adiabatic mesin diesel. Produk keramik ini telah digunakan untuk komponen mesin/ motor. witherit (5%). jika dibandingkan dengan keramik konvensional (Raja. 2007). Zirkonia-mullit digunakan dalam Page | 9 . dan katup. saat ini telah dibuat bahan dasar keramik yang berasal dari zirkon yaitu PSZ. Produk PSZ yang telah dikembangkan ada dua macam.

pasir zirkon Page | 10 . zirkon umumnya digunakan untuk menghasilkan produk cetakan yang mempunyai permukaan halus. yaitu E347 (bonden abrasif) dan E349 (coated abrasive). AZ-abrasif terutama digunakan dalam hubungannya dengan pengerjaan bahan-bahan yang berasal dari logam.22oC. Abrasif Produk zirkon yang umumnya digunakan sebagai abrasif adalah alumina. Sebagai abrasif. tergantung prosentase zirkonia yang digunakan. dan lain-lain. pH zircon netral atau sedikit asam. Selain zirkon.bentuk batangan dan nodul yang disusun secara beraturan. Sebagai pasir cetak. b. NZ-abrasif terutama digunakan sebagai mata (bit) pada mesin pemotong untuk batu hias (marmer dan granit) dan sebagai bola penggerus (grinding wheel). zircon sangat sesuai digunakan sebagai pasir cetak karena memiliki sifat :  Pengantar panas yang sangat tinggi. Industri pasir cetak (foundry) Didalam industri pengecoran logam. terdapat dua jenis NZ-abrasif. Di pasar. seperti steel billet.zirkonia. c. automotif. sehingga proses pendinginan berlangsung empat kali lebih cepat bila dibandingakan dengan pasir   kuarsa Tidak reaktif terhadap logam lain Butiran zirkon berbentuk bulat dengan permukaan bersih serta sesuai  dengan semua jenis binder Membutuhkan binder lebih sedikit dibandingkan dengan pasir cetak  lainnya Ukuran tetap stabil walaupun terjadi peningkatan panas. Refraktori ini dapat digunakan pada suhu hingga 3600oF atau setara 1982. Pemakaian zirkon secara langsung untuk refraktori pada umumnya digunakan sebagai ladle brick. fused zirkonia juga digunakan sebagai pasir cetak. Abrasif jenis ini ada dua kelompok. yaitu AZ-abrasif (25% zirkonia) dan NZ-abrasif (40% zirkonia). khususnya pencetakan gelas secara kontinu.

dan Rolls Royce. seperti :  Putih bening (Matara diamond)  Jacinth atau hyacinth yang berwarna orange. Zirkonia (termasuk fused zirkonia). yaitu sebagai sandblast menggantikan fungsi pasir kuarsa. e. Zirkonia Zirkonia merupakan produk zirkon yang sangat penting karena penggunaanya yang sangat luas. baik sebagai penggatnti zirkon itu sendiri maupun bahan yang digunakan untuk menghasilkan produk-produk berteknologi tinggi. atau coklat. Zirkon sebagai Batu Mulia Zirkon sebagai Batu Mulia (Gemstone) Zirkon yang mempunyai variasi warna dapat digunakan sebagai batu mulia. d. . selain digunakan pada industri yang telah diurai di atas.dapat juga digunakan secara langsung. seperti yang telah diproduksi perusahaan Pratt Whitney.  Jargon atau jaargon (kuning ataupun hijau)  Starlite (berwarna biru sebagai hasil dari pemanasan zirkon yang berwarna merah kecoklatan). BAB IV MANFAAT ZIRKON SECARA KHUSUS 1. merah. Zirkon sebagai Batu Mulia Page | 11 . General Electric. juga digunakan sebagai bahan :  Piezo – electric dan keramik titanat dan  Pelapis penahan panas pada baling-baling pesawat terbang.

Berwarna warna coklat. Indeks biasnya adalah 1. Batu zirkon yang berwarna biru pucat dinamakan starlites dan yang berwarna merah kecoklatan disebut hyacinth. kalsium sodium. Bersudut empat sistem hablur. 2.92 – 2. Adapun karakteristik fisik mineral zirkon.5 – 7. yaitu 1. indeks refraksi 1. coklat kemerahan. kuning kecoklatan.7 Associated Mineral Streak yang putih albite. Batu yang tergolong dalam batu zirkon akan berubah-ubah warnanya jika dipanaskan. xenotime dan monazite. Page | 12 . dan gelap.1%. sisitim kristal monoklin. akik merah tua.5.8. seperti :  Putih bening (Matara diamond)  Jacinth atau hyacinth yang berwarna orange. berat jenis 4. Perpecahan tak jelas di dua arah. atau coklat. seperti prisma/aneka warna. dan ditetragonal. biotit. dan unsur lainnya yang menyebabkan warna pada zirkon bervariasi. prismatik.Zirkon mengandung unsur besi.6-4. 3. hijau.92 – 2. 4. Specific Gravity adalah 4.5000C. hitam. dipiramida.6 – 5. 5. Berkilap tidak fleksible. 6. merah. kehijauan. Belahan Hardness yang tidak seimbang adalah 7. biru. kekerasan 6. Zirkon sebagai Batu Mulia (Gemstone) Zirkon yang mempunyai variasi warna dapat digunakan sebagai batu mulia. kuning.19. Sifat terhadap cahaya adalah transparan ke tembus cahaya. dan titik lebur 2.5 7. Karakteristik yang lain adalah kadang-kadang kristal berpijar dan yang lebih gelap mungkin (adalah) radioaktif dalam kaitan takmurnian dari unsur-unsur bumi yang jarang. kilap lilin sampai logam. 8. dan tidak berwarna. merah. 4/m 2/m 2/m Crystal Habits: dipyramidal dan seperti prisma/aneka warna. hilang pijar 0. belahan sempurna – tidak beraturan. mangan. seperti putih bening hingga kuning.

 Jargon atau jaargon (kuning ataupun hijau)  Starlite (berwarna biru sebagai hasil dari pemanasan zirkon yang berwarna merah kecoklatan). 2. Zircon sebagai perhiasan seperi Kalung Batu Cincin Page | 13 .

berwarna warni.Gelang Anting Dll 3. Benda padat yang terdiri dari atom-atom yang tersusun rapi dikatakan mempunyai struktur kristalen. dan indeks refleksi tinggi kristal adalah suatu benda yang homogin.karena bangunan kisi-kisi kristal tersebut berbeda-beda maka sifatnya juga berlainan. Page | 14 . Hubungan struktur Kristal dengan sifat batu mulia yang trasparan . sehingga memberi bangin yang tersendiri sifatnya kepada mineral yang bersangkutan. berbentuk sangat geometris dan atom-atomnya tersusun dalam sebuah kisi-kisi kristal. Kristal artinya mempunyai bentuk yang agak setangkup (symetris) dan yang pada banyak sisinya terbatas oleh bidang datar. Kristal dapat terbentuk dalam alam (mineral) atau di laboratorium.

Spektrum yang dapat dilihat teridiri dari warna merah. beberapa menyerap panjang gelombang spesifik dari spektrum yang dapat dilihat. makin indah kristal yang terbentuk. oranye. Dan makin lama mineral berlangsung dalam waktu yang lama didalam bumi. biru. Setiap mineral memiliki karakter yang tersusun menjadi struktur kristal. hijau. kuning. sedangkan yang mengandung alumunium biasanya terlihat berwarna cerah. sehingga menampilkan bentuk atau rupa yang menawan dari sisi keindahannya. Ketika terjadi pemindahan panjang gelombang akan mempengaruhi energi dan akan terjadi perubahan warna dan jika permata itu mengandung besi biasanya akan terlihat berwarna kelam. Page | 15 .Batu Mulia atau Batu Permata merupakan campuran dari unsur-unsur mineral. Warna dapat dilihat ketika terjadi beberapa proses pemindahan panjang gelombang. nila dan violet. tetapi juga ada mineral yang berwarna tetap seperti air (berkristal) .