You are on page 1of 7

Potensi Rempah Indonesia di Uni

Emirat Arab (UEA), Kekayaan Alam


yang Memikat Negara Kaya

VIEW

Sibertama Developer
FREE - In Google Play

Kamis, 03 Maret 2016

Apartemen Dijual & Disewa


urbanindo.com/Apartemen

Temukan Apartemen Impianmu!


Harga Kompetitif Hanya di Urbanindo
Home

Inforial

Potensi Rempah Indon esia di Uni Emirat


Arab (UEA), Kekayaan A lam yang Memikat
Negara Kaya
Senin, 27 April 2015, 08:44 WIB
MediaDigital

Afrika dan Eropa, Uni Emirat Arab (UEA) merupakan pasar yang
menjanjikan bagi Indonesia.
UEA memiliki keterbatasan sumber daya alam sehingga banyak
mengimpor produk-produk pertanian dari negara lain, khususnya
rempahrempah.
Kemajuan perekonomian UEA yang pesat menyebabkan populasi
penduduk meningkat signikan. Hal ini berpengaruh terhadap
kebutuhan akan rempah-rempah, baik untuk rumah tangga maupun
restoran. Sepanjang periode 20092013, tren permintaan terhadap
produk ini tercatat sekitar 8,3%.
Di sisi lain, Indonesia adalah salah satu negara penghasil rempahrempah. Indonesia merupakan negara pengekspor produk rempahrempah ke-4 terbesar di dunia, dengan tren ekspor 12,6% dalam
periode 20092013. Nilai ekspor produk tersebut ke UEA sepanjang
2013 mencapai US$617.000.
Permintaan UEA akan produk ini dari Indonesia tumbuh 8,41%
selama lima tahun terakhir. Ada lima jenis produk rempah-rempah
yang diekspor Indonesia ke UEA, yaitu lada (HS 0904), kayu manis (HS
0906), cengkeh (HS 0907), pala (HS 0908), dan jahe (HS 0910).
Produk yang paling banyak diminati di pasar UEA adalah jahe dan
kunyit. Sekitar 28,58% total permintaan rempah-rempah UEA
merupakan jenis ini.
Adapun, lima negara utama pemasok rempah-rempah ke pasar UEA
yakni India, Singapura, China, Guatemala, dan Tanzania. Indonesia
berada diperingkat ke-9.
PELUANG & STRATEGI
Rempah-rempah UEA tidak hanya digunakan untuk bumbu kari tetapi
juga sebagai bahan baku obat. Salah satunyacengkeh, yang digunakan
untuk masakan dan median bagi perawatan pascamelahirkan.
x
Kunyit, jahe, kapulaga, dan lada hitam merupakan produk yang paling
banyak diminta di negara itu. Permintaan terhadap komoditas itu
terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. China dan India

terbesar di pasar UEA adalah Singapura. Negeri Singa tercatat


melakukan re-ekspor lada hitam hingga US$123 juta atau 90% dari
total yang diimpor UEA.

Dari total nilai impor lada hitam Singapura sepanjang 2013 itu,
Indonesia memasok sekitar 32%. Kondisi ini mengindikasikan bahwa
peluang ekspor langsung produk rempah-rempah asal Indonesia
sebetulnya masih sangat terbuka luas.
Partisipasi baik dalam pameran tahunan seperti Gulf Food serta
proaktif menghubungi perwakilan perdagangan Indonesia di UEA
untuk meminta informasi terkait komoditas rempah ini, maupun
bantuan kerjasama dengan pihak UEA, dapat dijadikan salah satu cara
mendorong pembukaan pasar bagi pelaku produk ini.
Untuk rempah-rempah, seperti diketahui, Pemerintah UEA
menetapkan bea masuk sebesar 5%.Sebagai bagian dari perlindungan
pasar di negaranya, produk rempah-rempah yang masuk ke negara
itu diwajibkan mencantumkan nama produk, negara, kuantitas, suhu
penyimpanan, tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa dalam dua
x
bahasa yaitu Inggris dan Arab.
Pada 2014,melalui perwakilan perdagangan di UEA, Pemerintah

Info lengkap serta peluang pasar lainnya, kunjungi Costumer Service


Center (CSC) Ditjen PEN bertempat di Lantai 2 Gedung Utama
Kemendag atau mendaftar secara online melalui layanan DGNED
Membership Service di alamat http://djpen.kemendag.go.id
/membership/ (adv)
Source : Marketing Digital
Editor : MediaDigital

Available on:

Tahun Monyet Api menuntut keputusan bisnis yang cepat dan dinamis. Cari
Referensinya DI SINI.

BERITA TERKAIT
Kemendag Awasi Alat Ukur, Timbang, Takar di Pasar, Ini
Hasilnya
Perpustakan Kemendag Kantongi Akreditasi 'B'

Kemendag Diharap Jadi Pemasar Produk Nasional


Kemendag Luncurkan Aplikasi Pengaduan Konsumen Berbasis
Mobile
Load More

Mawar
Floribunda Pink

Rp44,000

HOT TOPIC
1

Kalijodo

Kantong Plastik Berbayar

BI Rate

Paket Kebijakan Ekonomi

Most Viewed
FuntasTea Cooking with Peter Kuruvita (387 views)

Must Read

EDUKASI DUIT: Uang Tak Perlu Dimiliki, Cukup Dipinjam


Van Rensburg Juara Tour de Langkawi 2016
Hasil Piala Gubernur Kaltim: Sikat Sriwijaya FC 2-1, Madura ke 6
Besar
Hasil Piala Gubernur Kaltim: Tuan Rumah Mitra Kukar Kalah Lagi
Hasil Badminton German Open: Greysia/Nitya Melaju Mulus

HOME Kabar24 Market Finansial Industri Properti Lifestyle


Sport Bola Gadget Otomotif Jakarta raya Index All channels

BIG Media

Privacy Policy

Code of Conduct

Advertise

Contact Us

Career

Go to Top
Today's E-Paper

Indonesia Business Daily

Available on:

x
Copyright 2016 by Bisnis Indonesia.
Proudly powered by Sibertama

Page rendered in 0.0740 seconds on i40