P. 1
ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA

ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA

|Views: 21|Likes:
Published by puguh santoso
inkontinensia pada lansia
inkontinensia pada lansia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: puguh santoso on Apr 20, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

oleh

:
Anake Nika Sari Eko Dwi Saputro Kurniawan Puguh santoso Sanjang Yamto Rastoto Syarif Muzaroah
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

1

€

Ink ntinensi rine adalan eliminasi rine dari kandung kemih yang tidak terkendali atau terjadi di luar keinginan. Jika ink ntinensia terjadi akibat inflamasi mungkin sifatnya hanya sementara, namun jika kejadian ini timbul karena kelainan neur l gi yang serius kemungkinan besar sifatnya akan permanen. (Susan, 2001) Ink ntinensia adalah pengeluaran urin tanpa disadari dalam jumlah dan frekuensi yang cukup sehingga mengakibatkan masalah gangguan kesehatan atau s cial. Variasi dari ink ntinensia urine meliputi keluar hanya beberapa tetes sampai benar-benar banyak bahkan terkadang juga disertai ink ntinensia alvi (pengeluaran feses). (Luckman, 2001)

€

askep lansia dengan ink ntinensia urine

4/20/2010

2

€ Ink

ntinensia urine pada umumnya disebabkan oleh komplikasi dari penyakit seperti infeksi saluran kemih, kehilangan control spingter dan perubahan tekanan yang tiba-tiba pada abdominal.

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

3

€

Inkontinensia urin bisa disebabkan oleh karena komplikasi dari penyakit infeksi saluran kemih, kehilangan control spingter atau terjadinya perubahan tekanan abdomen secara tiba-tiba. Inkontinensia bisa bersifat permanen, misalnya pada spinal cord trauma atau bersifat temporer pada wanita hamildengan struktur dasar panggul yang lemah dapat berakibat terjadinya inkontinensia urine. Meskipun inkontinensia urine dapat terjadi pada pasie dengan berbagai usia, kehilangan control urinary merupakan masalah bagi usia lanjut.
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

4

€ Fungsi

sfingter yang tergganggu menyebabkan kandung kemih bocor bila tidak batuk / bersin. Bisa juga disebabkan oleh kelainan di sekeliling daerah saluran kemih. € Fungsi otak besar yang terganggu dan mengakibatkan kontraksi kandung kemih. € Terjadi hambatan pengeluaran urine dengan pelebaran kandung kemih, uurine banyak dalam kandung kemih sampai kapasitas berlebihan.
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

5

€ Inkontinensia

urine dapat timbul akibat hipperrefleksia detrusor pada lesi suprapons dan suprasakral. Ini sering dihubungkan dengan frekuensi dan bila sensorik masih utuh, akan timbul sensasi urgensi. Lesi dihubungkan dengan kelemahan sfingter yang dapat bermanifestasi sebagai stress inkontinensia dan ketidakmampuan dari kontraksi detrusor yang mengakibatkan retensi kronik dengan overflow.
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

6

€ Urgensi € Retensi € Kebocoran

urin

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

7

€ Tes

diagnostic pada inkontinensia urine € Uji urodinamik sederhana dapat dilakukan tanpa menggunakan alat-alat mahal, sisasisa urine pasca berkemih perlu diperkirakan pada pemerksa fisis. € laboratorium

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

8

€ Mengurangi

faktor resiko € Mempertahankan homeostasis € Mengontrol inkontinensia urin € Memodifikasi lingkungan € Medikasi € Latihan otot pelvis dan pembedahan.

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

9

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

10

Dalam pengkjian dinyatakan kapan inkontinensia urine mulai muncul dan hal-hal yang berhubugan dengan inkontinensia:
€ € € € €

€ € € € € €

Berapa kali inkontinensia terjadi? Apakah ada kemerahan,lecet,bengkak pada daerah parineal? Apakha klien mengalami obesitas? Apakah urine menetes diantara waktu BAK,jika adaa ada berapa banyak? Apakah inkontinensia terjadi pada saat-saat yang bisa diperkirakan seperti pada saat batuk,bersin,tertawa,dan megangkat benda-benda berat? Apakah klien menyadari atau merasakan keinginan BAK sebelum inkontinensia terjadi? Berapa lama klien mempunyai kesulitan dalam BAK/inkontinensia urine? Apakah klien merasakan kandung kemih terasa penuh? Apakah klien merasakan nyeri saat kemih? Apakah masalah ini bertambah parah askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010 Bagaimana cara klien mengatasi inkontinensia?

11

Inspeksi
‡ Adanya kemerahan,iritasi/lecetdan bengkak pada

daerah perineal ‡ Adanya benjolan atau tumor spinal cord ‡ Adanya obesitas atau kurang gerak

Palpasi
‡ Adanya distensi kandung kemih atau nyeri tekan ‡ Teraba benjolan tumor daerah spinal cord

Perkusi
‡ Terdengar suara redup pada daerah kandung kemih
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

12

€ Gangguan

citra tubuh b.d kehilangan fungsi tubuh € Gangguan integritas b.d frekuensi BAK yang berlebih € Intoleransi aktifitas b.d inkontinensia urine € Cemas b.d kurang pengetahuan tentang penyakit yang di derita

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

13

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

14

Kriteria hasil
a. Pasien dapat mengungkapakan dan mendemonstrasikan penerimaan penampilannya b. Pasien dapat mendemonstrasikan keinginan dan kemampuan untuk mengambil perawatan diri

Intervensi
Dorong pasien untuk mengekspresiakn persaaan Dorong pasien untuk bertanya mengenai masalah pasien € Berikan informasi yang dapat dipercaya dan perkuat informasi yang telah diberikan € Sediakan kesempatan untuk orang terdekat berbagi perasaan dan ketakutan
€ €
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

15

Kriteria hasil € Pasien dapat mengidentifikasi faktor penyebab lecet/iritasi € Pasien dapat mengidentifikasi rasional untuk pencegahan dan pengobatan € Pasien dapat berpartisipasi dalam rencana pengobatan yang di anjurkan Intervensi € Identifikasi tahap perkembangan iritsi/lecet € Cuci area yang kemerahan dengan lembut menggunakan air hangat atau sabun cair yang tidak merubah ph dan oleskan pelindung untuk daerah perineal € Frekuansi dan jadwal mengubah posisi tubuh harus ditingkaykan jika ada area memerah yang tampak tidak menghilang dalam wakyi 1jam setelah mengubah posisi tubuh € Pertahankan tempat tidur sesatar mungkin untuk mengurang kekuatan gesekan ,batasi posisi fowler hanya 30m pada satu waktu € Jaga kebersihan kulit,kulit tetap dalam keadaan kering,ganti seprei/pakaian bila basah € itasAnjurkan pemasukan cairan 2-2.5 lietr/hari.Jika tidak ada kontra indikasi € Anjurkan pasien untuk latihan bladder training € Anjurkan pasien untuk latihan perineal atau kegeis.
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

16

Kriteria hasil
a. b. c.

Pasien dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menurunkan intoleransi aktifitas Pasien dapat memperlihatkan kemajuan dalam aktifiats Pasien dapat melaporkan penurunan gajalagejala intoleransi aktifitas Kaji respon pasien terhadap aktifitas Tingkatkan aktifitas secara bertahap Ajarkan klien metode penghematan energy untuk aktifitas
askep lansia dengan inkontinensia urine 4/20/2010

Intervensi
€ € €

17

Kriteria hasil
a. Pasien dapat menggambarkan aktifitas kopingnya b. Pasien dapat menggunakan mekanisme koping yang efektif dalam menangani ansietas

Intervensi € Kaji tingkat cemas pasien
€ €

Berikan kenyamanan pada pasien Bantu pasien dalam mengenali ansietas dengan tujuan untuk memahami atau memecahkan masalah € Gali intervensi yang dapat menurunkan ansietas € Bila tepat,berikan aktifitas yang dapat menurunkan tegangan

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

18

askep lansia dengan inkontinensia urine

4/20/2010

19

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->