You are on page 1of 21

TUGAS MATA KULIAH TEKNOLOGI TEPAT GUNA

DALAM PELAYANAN KEBIDANAN
PENANGANAN PADA BAYI BARU LAHIR
Dosen: Sri Utami S.Kp., M. Kes

Oleh :
Niken Yusela
Alfia Fitrianingsih
Ajeng Ayu Titah P.
Amanda Pricillia
Ana Hermawati
Della Windarlin
Dinda Rizky R
Dwike Primadita
Eka Aquarista

P27824413014
P27824413015
P27824413016
P27824413017
P27824413018
P27824413019
P27824413020
P27824413021
P27824413022

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SURABAYA
JURUSAN KEBIDANAN
PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN SUTOMO SURABAYA
2015

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Saat perkembangan kesehatan belum sebaik sekarang saat persalinan dilakukan oleh
dukun, setelah bayi lahir tidak langsung dilakukan inisuasi menyusu dini. Melainkan yang
dilakukan adalah bayi langsung dibersihkan atau dimandikan dengan air hangat setelah
tali pusatnya dipotong. Dahulu pemotongan tali pusat dilakukan dengan menggunakan
bambu yang dilakukan segera setelah lahir. Seiring dengan perkembangan zaman dan
teknologi, tali pusat dipotong dengan gunting segera setelah lahir. Berkembang lagi
pemotongan tali pusat tidak dilakukan segera setelah lahir.
Evidence based medicine (EBM), suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada
paradigma baru untuk mengambil keputusan medis. Asuhan bayi baru lahir dan balita
berdasarkan Evidance Based merupakan suatu kegiatan asuhan yang dilakukan pada bayi
baru lahir dan balita berdasarkan pengambilan keputusan klinik yang telah ditetapkan
oleh medis untuk menyelesaikan masalah dan menentukan asuhan yang diperlukan oleh
pasien. Keputusan itu harus akurat, komprehensif dan aman, baik bagi pasien dan
keluarganya maupun petugas yang memberikan pertolongan.
Membuat keputusan klinik adalah proses pemecahan masalah yang akan digunakan
untuk merencanakan asuhan bagi ibu dan bayi baru lahir. Keputusan klinik tersebut
dihasilkan melalui serangkaian proses dan metode yang sistematik menggunakan
informasi dan hasil dari olah kognitif dan intuitif serta dipadukan dengan kajian teoritis
dan intervensi berdasarkan bukti (evidence-based), keterampilan dan pengalaman yang
dikembangkan melalui berbagai tahapan yang logis dan diperlukan dalam upaya untuk
menyelesaikan masalah dan terfokus pada pasien (Prawirohardjo Sarwono, 2009)
Hubungannya dengan teknologi tepat guna dalam kebidanan adalah suatu metoda
untuk mengembangkan program kesehatan (dibuat untuk mengatasi masalah kesehatan
bayi baru lahir dan balita) yang memiliki data untuk diuji efektivitasnya dan didasarkan
pada behavior theory dan ecological model of health.
Adanya Teknologi Tepat Guna Kesehatan diharapkan dapat menjembatani masyarakat
dalam memenuhi kebutuhan akan hidup sehat. Maka, perlu kiranya melihat kondisi
penerapan Teknologi Tepat Guna, khususnya bidang kesehatan yang berkembang di
masyarakat dan melihat sejauh mana teknologi tersebut berhasil mewujudkan kondisi
masyarakat yang sehat.

2 Tujuan Meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang teknologi tepat guna dalam pelayanan kebidanan penanganan pada bayi baru lahir .1.

1. Inkubator merupakan salah satu (cara ke 4) dari lima cara menghangatkan & mempertahankan suhu tubuh (kontak skin to skin. ruangan yg hangat). Tujuan Pemberian Inkubator 1.1 Teknologi pada penanganan bayi baru lahir 2. pemancar panas. heater. dan sistem alarm (buzzer). sehingga sensor suhu digunakan IC LM35 yang mendeteksi suhu didalam incubator. perlengkapan sebuah baby incubator pada umumnya terdiri dari sensor suhu. 5-37C. Penghangatan berkelanjutan bayi 2. gangguan nafas berat .1 Inkubator Pengertian Inkubator Inkubator Bayi merupakan salah satu alat medis yang berfungsi untuk menjaga suhu sebuah ruangan supaya suhu tetap konstan /stabil. Dengan berat badan < 1500 gr yang tidak dapat dilakukan kangaroo mothercare/KMC Untuk bayi sakit berat: sepsis. Setting suhu dilakukan dengan menekan tombol pemilihan (keypad) dan ditampilkan pada LCD. Suhu didalam bayi incubator disesuaikan dengan suhu tubuh ibunya yaitu sekitar 36. kangaroo mother care/KMC. Dimana sebelumnya & sesudahnya dilakukan monitoring & evaluasi pengukuran suhu tubuh.BAB II PEMBAHASAN 2. Inkubator bayi adalah tempat penyimpanan bayi yang baru lahir.

2. pada umumnya menggunakan catu daya listrik di ruangan dan dilengkapi dengan tabung oksigen. yaitu : 1. dapat dimasukkan ke dalam ambulan dan dilengkapi dengan catu daya baterai dan tabung oksigen. Pesawat Baby Incubator biasanya berada diruang perinatologi atau Neonatal Intensive Care (NICU). Baby incubator transport yaitu baby incubator yang digunakan untuk memindahkan bayi dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Fungsi dari pesawat Baby Incubator sendiri yaitu sebagai tempat peralihan setelah bayi baru lahir dari kandungan ibunya dengan tetap menjaga suhu bayi dari kandungan ibunya dengan tetap menjaga suhu bayi. . Baby incubator statis yaitu baby incubator yang digunakan di ruang perawatan bayi.Macam-macam Inkubator Bayi Baby inkubator terdapat 2 (dua) macam.

dapat tumbuh bakteri yang berbahaya & meyerang bayi 4. 8. Chamber: tempat bayi di inkubasi Cara Menggunakan 1. .Bagian-bagian Inkubator Bayi Heater: Berfungsi untuk menghasilan suhu panas pada baby incubator Blower: Berfungsi untuk mendistribusikan panas ke seluruh bagian alat. Bila diperluksan lakukan pengamatan seluruh tubuh bayi atau terapi sinar. Atur suhu sesuai dengan umur & BB bayi (lihat tabel) 5. Tutup incubator secepat mungkin. & bersihkan secara keseluruhan setiap minggu atau setiap akan digunakan 2. Bersihkan inkubator dengan desinfektan setiap hari. Kosongkan air reservoir. Hangatkan inkubator sebelum digunakan 6. jaga lubang selalu tertutup agar inkubator tetap hangat. Control: Temperature dan kelembapan aliran udara Display / indicator: sebagai tampilan Alarm: Sebagai tanda apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Gunakan satu inkubator untuk satu bayi. Tutup matras dengan kain bersih 3. lepas semua pakaian bayi & segera diberikan pakaian kembali setelah selesai 7.

30 Detik 0.24 Detik 0.10 Detik 0.2o – 32o 32o 31.8o 5. DATA KALIBRASI SUHU di dalam chamber No 1 2 3 4 5 6 7 8 Seting 29o C 30o C 31o C 32o C 33o C 34o C 35o C 36o C Pembacaan – 30o 31.6o 4.8o 8.2o .9.8o 35 Detik 0.1oC Thermometer (Elitech) 30.4o – 36o 36o 35.42 Detik 0.6o 5.6o 5.08 Detik 0.1o Waktu Selisih 5 Menit 1o – 31o 31o 30.08 Detik 0.4o – 34o 34o 33.4o – 37o 37o 36.6o 4.2o – 33o 33o 32.4o – 35o 35o 34.

2. Tahapan selengkapnya sebagai berikut : 1. Penghisapan lender merupakan langkah awal penolong persalinan dalam membebaskan jalan nafas bayi dari sesuatu yang menghalanginya. Hisap lender sambil menarik keluar deelee (bukan pada saat memasukkan) 3.2 De Lee Suction Penghisap Lendir Bayi Baru Lahir Alat yang digunakan untuk membersihkan hidung dan mulut bayi baru lahir dari lendi adalah delee suction atau bola karet penghisap lender. Tahapan terakhir anda bisa mensterilkannya adengan menggunakan otoklaf atau melakukan DTT dengan cara merebusnya selama 20-30 menit terhitung dari air mendidih. masukkanlah delee suction tersebut ke dalam mulut bayi terlebih dahulu. Setelah delee masuk ke dalam mulut bayi lepaskan tekanan atau pijatan anda pada delee suction tersebut agar terjadi tekanan udara sehingga lender dalam mulut dapat tersedot ke dalam delee suction.5% selama 10 menit. Simpanlah delee yang sudah disterilkan atau DTT di dalam bak instrument yang tertutup dan berikan tanda bahwa alat tersebut telah disterilkan dan siap digunakan. Delee dapat dipakai ulang dengan proses sterilisasi atau Desinfeksi Tingkat Tinggi (DTT) terlebih dahulu yaitu setelah menggunakan delee petugass medis diharapkan segera merendam alat tersebut di dalam larutan klorin 0. jangan memasukkan ujung penghisap terlalu dalam (lebih dari 5 cm ke dalam mulut atau lebih dari 3 cm ke dalam hidung) karena dapat menyebabkan denyut jantung bayi melambat atau henti napas bayi. giliran bagian hidung yang dibersihkan dengan cara yang sama. Setelah lender pada mulut bayi bersih maka. Delee suction terbuat dari karet dengan bentuk seperti balon. agar bayi tersebut menangis. Memasukkan delee tidak boleh terlalu dalam karena itu dapat menyebabkan nafas bai menjadi sesak. Cara menggunakannya dengan menekan atau memijat bagian yang menggelembung seperti balon. Bila menggunakan penghisap deelee. kemudian isap lender di dalam hidung.2. setelah itu tahan tekanan tersebut jangan dilepaskan. Delee suction atau bola karet penghisap lender ini termasuk ke dalam alat yang penting dan wajib dimiliki oleh penolong persalinan seperti bidan karena fungsinya yang amat penting yaitu untuk mnegeluarkan lender dari mulut dan hidung bayi baru lahir sehingga bayi dapat menangis dengan normal. Isap ledir di dalam mulut. .1.

anda tinggal menekan kedua sisi dari klem sampai terdengar bunyi “klik” yang tandanya bahwa klem telah terkunci menjepit tali pusat.5% untuk membersihkan darah dan sekreis lainnya. petugas medis harus memberikan beberapa masukkan kepada keluarga bayi mengenai merawat tali pusat. Bilas dengan air DTT.1. biasanya tali pusat ini sudah mongering dan terlepas dengan sendirinya. Celupkan tangan yang masih menggunakan sarung tangan ke dalam larutan klorin 0. selanjutnya yang harus dilakukan adalah pengikatan tali pusat atau juga dapat dilakukan jepit dengan klem plastic tali pusat. e. Lipat popok di bawah ikatan tali pusat. 7. Bungkus tali pusat yang sudah di klm dengan klem tali pusat dengan kassa steril. 2. Apabila tali pusat berwarna merah atau bernanah atau berdarah atau berbau. 3. 5. Setelah plasenta lahir dan kondisi ibu sudah dinilai stabil. Jika punting tali pusat kotor bersihkan dengan sabun dan air bersih serta segera keringkan dengan kain bersih. sisa potongan tadi harus dirawat dengan benar. d. 6. Lepaskan semua klem arteri penjepit tali pusat dan rendam dalam larutan klorin 0. Jangan membubuhkan apapun ke punting tali pusat. Penggunaan klem tali pusat sangat mudah dan praktis. Keringkan dengan handuk yang bersih dan kering. b.3 PENGGUNAAN KLEM TAI PUSAT (UMBILICAL CORD CLAMP) Penggunaan klem tali pusat / umbilical cord clemp ini tidak bisa dipakai berulang. dengan poin-poin sebagai berikut : a. maka segeralah membawa bayi ke petugas kesehatan. c. . Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan klem tali pusat adalah sebagai berikut : 1.2. Selain itu. kuncikan penjepit plastic tali pusat. Agar tidak menimbulkan infeksi.5%. hanya sekali pakai saja dan tidak bisa disterilisasi. Gunakan klem tali pusat plastic yang steril atau DTT. Klem tali pusat dengan jarak 1 cm dari pusat bayi. tali pusat bayi harus dibersihkan dan setelah bayi berusia 10-14 hari. terutama setelah bayi buang air kecil atau buang air besar. Sebanyak dua kali seari sehabis mandi. Petugas medic baik bidan maupun dokter harus memastikan bahwa klem sudah terkunci dengan kuat untuk mencegah perdarahan talai pusat. 4.

Beberapa bayi dilaporkan adanya ‘ bronze . 4. Setiap saat kadar bilirubin indirek lebih dari 10mg%. Indikasi 1. Komplikasi Kelainan yang mungkin timbul pada terapi sinar. Terutama terlihat pada bayi kurang bulan. 3. 3. 2. Peningkatan insensible water loss pada bayi. antara lain : 1. Berat badan lahir yang sangat rendah. penyakit hemolitik pada neonatus. Kehilangan ini dapat meningkat 2-3 kali dari keadaan biasa 2. badan dan ekstremitas.4 Blue Light Definisi Blue Light Therapy atau Fototerapi merupakan terapi untuk mengatasi keadaan hiperbilirubunemia dengan menggunakan sinar berenergi tinggi yang mendekati kemampuan maksimal untuk menyerap bilirubin. Kelainan kulit yang disebut ‘flea bite rash’ di muka.2. Pasca transfusi tukar. Akan hilang jika terapi dihentikan. Pra transfusi tukar.1. Banyak teori menjelaskan keadaan ini karena meningkatnya peristaltik usus. Frekuensi defekasi yang meningkat. Tujuan Blue light therapy bertujuan untuk mengendalikan kadar bilirubin serum agar tidak mencapai nilai yang dapat menimbulkan ensefalopati bilirubin atau kernikterus.

Hal ini terjadi karena tubuh tidak mampu mengeluarkan hasil terapi sinar dengan segera. Kenaikan suhu. letargi. Gangguan minum. 6. 5. iritabilitas.baby syndrome’. Gambar – gambar . Gangguan retina. 4.

2. Persiapan Alat a. dan tempatkan tirai putih di sekitar daerah unit terapi sinar ditempatkan untuk memantulkan cahaya sebanyak mungkin kepada bayi 3. Intensitas cahaya yang biasa digunakan adalah 6-12 mwatt/cm2 per nm. 2) Ganti tabung setelah 2000 jam penggunaan atau setelah 3 bulan. d. b. Pastikan bayi diberi makan: . bila perlu sampai suhu di bawah lampu antara 38ºC sampai 30ºC. Ganti tabung/lampu fluoresens yang telah rusak atau berkelip-kelip (flickering): 1) Catat tanggal penggantian tabung dan lama penggunaan tabung tersebut. 2) Letakkan bayi sesuai petunjuk pemakaian alat dari pabrik. c. Jumlah bola lampu yang digunakan berkisar antara 6-8 buah. Persiapan Lingkungan Hangatkan ruangan tempat unit terapi sinar ditempatkan. cahaya biru khusus (F20T12/BB) atau daylight fluorescent tubes . Prosedur Kerja a. Jangan tempelkan penutup mata dengan menggunakan selotip. Cahaya diberikan pada jarak 35-50 cm di atas bayi. g. Gunakan linen putih pada basinet atau inkubator. pastikan lubang hidung bayi tidak ikut tertutup. Balikkan bayi setiap 3 jam. c. tempatkan bayi dalam keadaan telanjang pada basinet. Menggunakan panjang gelombang 425-475 nm. Tempatkan bayi yang lebih kecil dalam inkubator. terdiri dari biru (F20T12). f. b.Prosedur 1. Tutupi mata bayi dengan penutup mata. e. Nyalakan mesin dan pastikan semua tabung fluoresens berfungsi dengan baik. walaupun tabung masih bisa berfungsi. d. 1) Bila berat bayi 2 kg atau lebih. Tempatkan bayi di bawah sinar terapi sinar.

l. Bila bayi menerima cairan per IV atau ASI yang telah dipompa (ASI perah). Ukur suhu bayi dan suhu udara di bawah sinar terapi sinar setiap 3 jam. Keadaan ini tidak membutuhkan terapi khusus. Bila kadar bilirubin serum mendekati jumlah indikasi transfusi tukar. j. Ukur kadar bilirubin serum setiap 24 jam. Pindahkan bayi dari unit terapi sinar hanya untuk melakukan prosedur yang tidak bisa dilakukan di dalam unit terapi sinar . Hentikan terapi sinar bila kadar serum bilirubin < 13mg/dL p. dll) tidak ada gunanya.5 0C. air gula. atau perkirakan keparahan ikterus menggunakan metode klinis. jangan pindahkan bayi dari sinar terapi sinar . Bila suhu bayi lebih dari 37. persiapkan kepindahan bayi dan secepat mungkin kirim bayi ke rumah sakit tersier atau senter untuk transfusi tukar. Bila bilirubin serum tidak bisa diperiksa. sesuaikan suhu ruangan atau untuk sementara pindahkan bayi dari unit terapi sinar sampai suhu bayi antara 36. Pemberian suplemen atau mengganti ASI dengan makanan atau cairan lain (contoh: pengganti ASI. konsistensi tinja bayi bisa menjadi lebih lembek dan berwarna kuning. h. Motivasi ibu untuk menyusui bayinya dengan ASI ad libitum. g. matikan sinar terapi sinar sebentar untuk mengetahui apakah bayi mengalami sianosis sentral (lidah dan bibir biru) m. Setelah terapi sinar dihentikan: s. Ulangi langkah ini pada setiap penghentian terapi sinar sampai bilirubin serum dari . Perhatikan: selama menjalani terapi sinar. paling kurang setiap 3 jam: Selama menyusui. pindahkan bayi dari unit terapi sinar dan lepaskan penutup mata f.e. t. tingkatkan volume cairan atau ASI sebanyak 10% volume total per hari selama bayi masih diterapi sinar . hentikan terapi sinar setelah 3 hari.37.5ºC . kecuali kasus-kasus khusus: o. q. Observasi bayi selama 24 jam dan ulangi pemeriksaan bilirubin serum bila memungkinkan. r. Teruskan terapi dan tes lain yang telah ditetapkan: k. Bila ikterus kembali ditemukan atau bilirubin serum berada di atas nilai untuk memulai terapi sinar . Bila bayi menerima cairan per IV atau makanan melalui NGT. air. Bila bayi sedang menerima oksigen.5ºC. ulangi terapi sinar seperti yang telah dilakukan. n. i. Sertakan contoh darah ibu dan bayi.

Posisi bayi sebaiknya diubah-ubah setiap 18 jam. Usahakan agar seluruh tubuh bayi terkena sinar dengan membuka baju bayi. Perhatikan hidrasi bayi. Bayi diletakkan 8 inci di bawah sinar lampu. Kadar bilirubin diperiksa setiap 8 jam atau sekurang-kurangnya samanya sekali dalam 24 jam g. e. Suhu bayi diukur secara berkala tiap 4-6 jam f. v. Hal Yang Diperhatikan a. c. b. pulangkan bayi. Ajarkan ibu untuk menilai ikterus dan beri nasihat untuk membawa kembali bayi bila bayi bertambah kuning 4. d. bayi bisa makan dengan baik dan tidak ada masalah lain selama perawatan. bila perlu konsumsi cairan dinaikkan lamanya terapi . Bila terapi sinar sudah tidak diperlukan lagi. Kedua mata dan gonad ditutup dengan penutup yang dapat memantulkan cahaya. Jarak ini dianggap jarak terbaik untuk mendapat energi optimal. u.hasil pemeriksaan atau perkiraan melalui metode klinis berada di bawah nilai untuk memulai terapi sinar. Hemoglobin juga diperiksa berkala terutama pada penderita dengan hemolisis. h.

puskesmas. Macam-Macam jenis Timbang Badan : 1.2 Teknologi pada penanganan balita 2. guna untuk mengetahui perkembangan berat badan pada sibayi. . jika dahulu timbangan bayi yang digunakan lebih banyak yang menggunakan kain dengan cara bayi diletakkan atau ditidurkan dikain lalu ditimbang. Timbangan bayi pada umumnya sangat diperlukan bagi setiap orang. Timbangan badan bayi sering terlihat ditempat seperti posyandu. Timbangan/neraca dikategorikan kedalam sistem mekanik dan juga elektronik /Digital. atau bidan yang memang ibu-ibu sering menimbang bayi pada tempat tersebut.karena Timbangan Bayi Digital ini lebih mudah dan lebih efisie. Timbangan Badan Bayi Timbangan badan adalah suatu bentuk alat yang dapat mengetahui hasil atau jumlah berat badan pada tubuh kita.1 Timbangan Timbangan adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda. timbangan bayi pun memiliki bentuk dan jenis yang berbeda.2. namun untuk saat ini lebih banyak menggunakan Timbangan Bayi Digital.2.untuk beban maximal pada timbangan bayi biasanya sekitar 20 kg. timbangan badan tidak hanya diperuntukan bagi usia anak atau dewasa untuk bayi juga ada yaitu dinamakan timbangan bayi.

digantungkan pd tongkat tsb) Spesifikasi: .2.Panjang batang timbangan 90 cm. . . .Tertulis “KHUSUS BALITA” pada lengan timbangan.Ada cap TERA. . . .1 Kg. supaya aman bagi bayi.Dilengkapi celana timbang dari bahan kain drill .Graduasi 0.Timbangan bayi kapasitas 25 Kg .Gelang gatung diganti dengan kain gantungan yang bentuknya tidak runcing. Timbangan Dacin Timbangan Dacin adalah alat untuk menimbang sesuatu berupa tongkat yg diberi skala yg dilengkapi dng anak timbangan dan tempat untuk meletakkan barang (yg ditimbang.Bahan utama timbangan terbuat dari kuningan dengan berat sendiri 5 kg.

Timbangan Tinggi Badan Timbangan ini masih digolongkan peralatan yang sederhana.3. Spesifikasi. namun dari satu alat ini diperoleh 2 keuntungan yaitu mengetahui berat badan dan tinggi badan.  Maksimum beban 12kg  Tinggi meteran pengukur 200cm  Ukuran injakan yaitu 37 x 27 x 11 cm ( PLT )  Tinggi body/ timbangan 92 cm  Diameter jam 23 cm .

Mengukur tinggi anak berdiri tegak. Tinggi Badan (TB) merupakan parameter paling penting bagi keadaan yang telah lalu dan keadaan sekarang. Mengukur panjang atau tinggi anak tergantung dari umur dan kemampuan anak untuk berdiri. Pengukuran ini dapat dilakukan dengan sangat mudah dalam menilai gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pengaruh defisiensi zat gizi terhadap tinggi badan akan nampak dalam waktu yang relatif lama. Anak berusia 2 tahun atau lebih dan anak sudah mampu berdiri. pengukuran dilakukan dengan berdiri tegak. Pada keadaan normal. Tinggi Badan merupakan antropometri yang menggambarkan keadaan pertumbuhan skeletal.2 Pengukur tinggi badan Pengukuran tinggi badan digunakan untuk menilai status perbaikan gizi. . tinggi badan tumbuh seiring dengan pertambahan umur. karena dengan menghubungkan berat badan terhadap tinggi badan (quac stick) faktor umur dapat dikesampingkan. jika umur tidak diketahui dengan tepat.2.2. Tinggi badan juga merupakan ukuran kedua yang penting. relatif kurang sensitif pada masalah kekurangan gizi dalam waktu singkat. Hal ini disebabkan karena otot-otot penopang tubuh si kecil yang sudah mulai terstimulasi dengan semakin banyaknya gerakan yang dihasilkan serta jenis makanan yang sudah mulai beragam sehingga membantu proses pertumbuhan tulangnya. Pertumbuhan tinggi badan tidak seperti berat badan.

1 cm terdekat. ukur panjang badan sampai 0. 2. . Usahakan agar ibu berada pada posisi yang terlihat oleh balita agar balita lebih tenang bila tidak ada asisten pengukur ibu dapat diajari untuk menjadi asisten pengukur.Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengukuran tinggi badan 1. luruskan badan dan tungkai. Hal yang perlu diperhatikan untuk mengukur tinggi badan bayi adalah posisikan kepala. posisikan kaki.

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3. De Lee Suction Penghisap Lendir Bayi Baru Lahir Alat yang digunakan untuk membersihkan hidung dan mulut bayi baru lahir dari lendri adalah delee suction atau bola karet penghisap lender. timbangan berat badan. pengukur tinggi badan. Pengukur tinggi badan digunakan untuk menilai status perbaikan gizi. Delee suction atau bola karet penghisap lender ini termasuk ke dalam alat yang penting dan wajib dimiliki oleh penolong persalinan seperti bidan. Penggunaan klem tali pusat sangat mudah dan praktis. Klem tali pusat / umbilical cord clemp ini tidak bisa dipakai berulang. Dengan adanya alat seperti de lee suction.1 Kesimpulan Inkubator Bayi merupakan salah satu alat medis yang berfungsi untuk menjaga suhu sebuah ruangan supaya suhu tetap konstan /stabil. 3. timbangan badan tidak hanya diperuntukan bagi usia anak atau dewasa untuk bayi. Pengukuran ini dapat dilakukan dengan sangat mudah dalam menilai gangguan pertumbuhan dan perkembangan. anda tinggal menekan kedua sisi dari klem sampai terdengar bunyi “klik” yang tandanya bahwa klem telah terkunci menjepit tali pusat. klem tali pusat dan inkubator diharapkan para tenaga kesehatan dapat menggunakannya secara tepat dan bijaksana agar tekhnologi tepat guna tetap terawat dan dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pemeriksaan. hanya sekali pakai saja dan tidak bisa disterilisasi.2 Saran Dengan adanya Tekhnologi alat yang tepat guna bagi pasien terutama bayi dan balita akan mempermudah tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan khususnya bidan. Timbangan badan adalah suatu bentuk alat yang dapat mengetahui hasil atau jumlah berat badan pada tubuh kita. Inkubator terdapat 2 jenis yaitu Baby incubator Dan Baby incubator transport. .

harvard.health.DAFTAR PUSTAKA http://www.edu/search?q=blue+light Diakses pada tanggal 28 September 2015 jam 11:40 .