You are on page 1of 31

KELOMPOK 4

HEPATITIS
OLEH

:

SISKA WAHYUNI PRATAMA
DINI NASRILA
FEBBI WILDA NASIR
IVANNY LEONI
Dosen pembimbing: Ns. Dedi Adha, S.Kep,
M.Kep

DEFENISI
Hepatitis adalah istilah umum yang berarti
radang hati. “Hepa” berarti berkaitan dengan
hati, sementara “itis” berarti radang.
Hepatitis adalah peradangan atau inflamasi pada
hepar yang umumnya terjadi akibat infeksi virus,
tetapi dapat pula disebabkan oleh zat-zat toksik.

ETIOLOGI
1.Infeksi virus
2.Reaksi
toksik
terhadap
obat-obatan
:
menyebabkan toksik untuk hati, sehingga
sering disebut hepatitis toksik dan hepatitis
akut.
3.Alkohol : menyebabkan alkohol hepatitis dan
selanjutnya menjadi alkohol sirosis.
4.Bahan-bahan kimia.

ikterus menjadi hebat. Hepatitis Kronik Jika penyakit hepatitis menetap tidak sembuh secara klinik / laboratorik atau gambaran patologik anatomi dalam waktu 4 bulan. Biasanya penderita meninggal 1 minggu sampai 10 hari. Hepatitis Fulminan Hepatitis yang perjalanan penyakitnya berjalan dengan cepat. . timbul gejala neurologi/ensefalopati dan masuk ke dalam keadaan koma dan kegagalan hati ditemukan tanda-tanda perdarahan.KLASIFIKASI    Hepatitis Virus Penyakit infeksi akut dengan gejala utama berhubungan erat dengan adanya nekrosis pada hati. kuning seluruh tubuh. Dikatakan hepatitis kronik jika kelainan menetap lebih dari 6 bulan.

warna urin dan BAB menjadi normal kembali. Keluhan-keluhan menjadi berkurang tetapi penderita masih lemah. Urin menjadi lebih coklat. anoreksia. penyembuhan mulai 1 atau 2 minggu dari timbulnya ikterus dan berlangsung 2-6 mgg. dan muntah. Stadium post ikterik (Penyembuhan) Ikterus mereda. nyeri sendi otot dan nyeri pada perut kanan atas. Ikterus mula-mula terlihat pada sklera kemudian pada kulit seluruh tubuh. demam.MANIFESTASI KLINIS • • • • Masa tunas Virus A : 15-45 hari (rata-rata 25 hari) Virus B : 40-180 hari (rata-rata 75 hari) Virus non A dan non B : 15-150 hari (rata-rata 50 hari) Stadium pre ikterik (Prodroma) Berlangsung selama 4-7 hari. anoreksia. Penderita mengeluh sakit kepala. Stadium ikterik Berlangsung selama 3 minggu-6 minggu. mual. . Pada kasus tanpa komplikasi. muntah. lemah.

. Hal ini dimanifestasikan dengan adanya rasa mual dan nyeri di ulu hati. Perubahan yang terjadi akibat proses ini tentu saja tergantung pada derajat kerusakan sel. Sel-sel hepar mempunyai fungsi yang sangat penting dalam banyak hal. Inflamasi menyebabkan pada hepar peningkatan karena suhu invasi badan dan virus akan peregangan kapsula hati yang memicu timbulnya perasaan tidak nyaman pada perut kuadran kanan atas.PATOFISIOLOGI Terjadinya proses peradangan akibat invasi virus hepatitis akan menyebabkan kerusakan sel-sel hepar.

.

menguningnya kulit dan mata (jaundice). terutama di daerah hati (pada sisi kanan bawah tulang rusuk). warna kulit dan putih mata menjadi kuning. nyeri dibagian hati. nyeri otot. nafsu makan berkurang. sering kelelahan. nyeri perut atau rasa tidak nyaman. kehilangan nafsu makan. perut mual. Hepatitis A Kelelahan. darah encer dan sulit membeku. Hepatitis B Demam. urin berwarna gelap. mual dan muntah.TANDA DAN GEJALA a. . b. demam.

nyeri otot atau nyeri sendi. d. mual. c. warna kekuningan pada mata dan kulit. muntah-muntah. sakit perut. hilang nafsu makan. letih. rasa mual. Hepatitis E Gejala biasanya muncul secara tiba-tiba.. kehilangan selera makan. seperti demam. sakit kepala.Next. . dan menurunnya berat badan. kelelahan. Hepatitis D Air seni berwarna pekat. sakit perut. air seni berwarna tua. Hepatitis C Penurunan nafsu makan. e. rasa letih..

lambung. usus. . Lobus kanan dibagi menjadi segmen anterior dan posterior oleh fisura segmentasi kanan. sisa metabolisme dan toksik dari organ pencernaan ke hepar untuk diproses. Arteri hepatika menyuplai darah ke hepar 1/3 dari darah yang masuk ke hepar dan 2/3 berasal dari vena porta. Arteri hepatika membawa darah beroksigen dan vena porta membawa darah yang kurang beroksigen dari vena mesenterika superior. Lobus kiri dibagi menjadi segmen medial dan lateral oleh ligamentum falsiforme. dan sona splanikus yang menerima darah dari pankreas. inferior.ANATOMI Hepar merupakan organ yang mempunyai dua lobus yaitu lobus kanan dan lobus kiri. Vena porta membawa nutrien. didetoksifikasi. dan kandung empedu. limpa.Setiap lobus hepar terbagi menjadi struktur-struktur yang dinamakan lobulus.

Anatomi Hepar .

.

.

.

.

.

kolesterol. 4.Pengemulsi. Sehingga hepar merupakan resekrosis yang menyimpan darah dalam jumlah banyak. 3. 5. . 2. dan lemak lain. Metabolisme karbohidrat Metabolisme lemak Metabolisme protein Sirkulasi Setiap menit hepar memproses 16 bagian dari 1 liter darah yang bersirkulasi melalui sinusoid.Membantu absorpsi asam lemak. ii. 1. mengliserida. empedu menurunkan tegangan permukaan partikel lemak sehingga membantu pemecahan lemak.FISIOLOGI Fungsi Hepar : Produksi empedu Garam empedu punya 2 fungsi : i.

Jika nafsu makan telah kembali diberikan makanan yang cukup. berikan obat–obatan . e. 1. d. Pencegahan b.yang mengubah susunan feora usus. Istirahat. Bila penderita dalam keadaan prekoma atau koma. Obat-obatan terpilih c.PENATALAKSANAAN Medis a. . Jika penderita tidak nafsu makan atau muntah-muntah sebaiknya di berikan infus glukosa. pada periode akut dan ke lemah diberikan cukup istirahat.

d.. . Tirah baring dan selanjutnya aktivitas pasien dibatasi sampai gejala pembesaran hati kenaikan bilirubin kembali normal. Nutrisi yang adekuat.. b. Keperawatan a.NEXT. Pengendalian dan pencegahan. Pertimbangan psikososial akibat pengisolasian dan pemisahan dari keluarga sehingga diperlukan perencanaan khusus untuk meminimalkan perubahan dalam persepsi sensori.. 2. c.

• • • .KOMPLIKASI Komplikasi hepatitis menurut FKUI (2006) adalah: Ensefalopati hepatic terjadi pada kegagalan hati berat yang disebabkan oleh akumulasi amonia serta metabolik toksik merupakan stadium lanjut ensefalopati hepatik. pada serosis kerusakan sel hati akan diganti oleh jaringan parut (sikatrik) semakin parah kerusakan. Komplikasi yang sering adalah sesosis. semakin beras jaringan parut yang terbentuk dan semakin berkurang jumlah sel hati yang sehat. penyakit ini lebih banyak ditemukan pada alkoholik. Kerusakan jaringan paremkin hati yang meluas akan menyebabkan sirosis hepatis.

Radiologi 3.Laparoskopi b.PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium Pemeriksaan pigmen Pemeriksaan protein Waktu promtombin Pemeriksaan serum transferase dan transaminase 2. Pemeriksaan tambahan a.Biopsi hati .

meliputi: . Biodata klien Biasanya berisi nama. letih. nyeri pada kuadran kanan atas. . no. Riwayat kesehatan.Data demografi Apakah klien tinggal atau bekerja dilingkungan yang terpapar dengan infeksi virus dan bahan-bahan kimia. . . MR. status. b. pekerjaan. umur. jenis kelamin. ikterik.Riwayat kesehatan sekarang Klien biasa datang dengan keluhan : demam.Riwayat kesehatan keluarga Biasanya ada keluarga klien yang menderita penyakit hepatitis dan penyakit infeksi lainnya.Askep Teoritis Pengkajian a. pendidikan. sakit kepala. agama.Riwayat kesehatan dahulu Penyakit apa yang pernah diderita klien Kebiasaan minum alcohol Pernah menjalani operasi batu empedu . mual muntah. lemah. alamat dan tanggal masuk. lesu dan anoreksia.

fungsi pendengaran baik. g. Leher Biasanya tidak ada pembesaran pada kelenjar thyroid. b. konjungtiva anemis. tidak ada perdarahan pada bibir. Hidung Biasanya simetris kanan kiri. Wajah Biasanya bentuk simetris. f. c. tidak ada polip. Rambut Biasanya mengalami kerontokan. . d.Pemeriksaan Fisik a. sklera ikterik. Mata Biasanya simetris kanan kiri. Telinga Biasanya simetris kanan kiri. tidak ada gangguan fungsi menelan dan tidak ada kaku kuduk. e. bau mulut. tidak ada oedema. Mulut Biasanya mukosa bibir kering.

. tidak adanya tonus otot. Abdomen Inspeksi : Biasanya bentuk simetris. h. tidak adanya ascites. dan tidak ada benjolan..Atas : Biasanya tangan kanan kiri simetris. akral hangat. normal dan simetris kanan – kiri.Bawah : Biasanya kaki kanan dan kiri simetris. Genetalia Biasanya tidak ada gangguan fungsi dan tidak terpasang kateter. teraba terpasang infus. k. Perkusi : Biasanya bunyi tympani.paru kanan kiri sonor. simetri). Ekstermitas . adanya suara ronchi. . paru . i. tidak ada lesi. j.Next. dan turgor kulit sedikit menurun. tidak ada lesi. tidak ada ascites (perut bengkak). Auskultasi : Biasanya terjadi penurunan bising usus 4x / menit Palpasi: Biasanya ada nyeri tekan epigastrium dengan skala 3 (menurut massa pada palpasi hati didaerah epigastrium.. Dada dan Inspeksi Palpasi Auskultasi Perkusi Thorax : Biasanya : Biasanya : Biasanya : Biasanya simetris.

Nyeri/kenyamanan Gejala : Kram abdomen.Hilangnya nafsu makan (anoreksia) .Pola Kebiasaan SehariHari a. nyeri tekan kuadran kanan atas. Aktifitas /istirahat Gejala : kelemahan. Makanan atau cairan Gejala : kehilangan nafsu makan(anoreksia). letargi h. cenderung tidur.Asteriksis f. kulit.Diare/konstipasi :feses warna tanah liat . Sirkulasi Tanda : . Seksualitas Gejala: pola hidup/prilaku meningkatkan resiko terpajan (contoh homo seksual pada wanita) . kelelahan. sakit kepala i. artralgia.Ikterik pada sclera. penurunan berat badan g.Brankikardi (hiperbilirubinemia berat) . membran mukosa c. Neurosensori Tanda : peka rangsangan.Letargi . Keamanan Gejala : adanya transfuse darah k.Cendrung tidur . malaise umum b.Mialgia.Penurunan BB/meningkatnya (edema) e. Eliminasi Gejala: . Pernafasan Gejala : tidak minat/enggan merokok(perokok) j. Makanan /cairan Gejala : .Adanya / berutang hemodalisa d.Peka rangsang .Urine gelap . Neurosensori Tanda: .

Perubahan nutrisi. kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia. gangguan absorbs dan metabolisme perencanaan makanan. Resiko tinggi kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan berlebihan melalui muntah dan diosis. gangguan proses pembekuan. keterbatasan aktivitas. asistesi. penurunan kekuatan. .Diagnosa Keperawatan • • • Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum. mual/muntah.

penurunan kekuatan. Ini dapat terjadi karena keterbatasan aktivitas yang mengganggu periode istirahat. Rasional : Meningkatkan fungsi pernafasan dan meminimalkan tekanan pada ara tertentu untuk menurunkan resiko kerusakan jaringan. Dorong penggunaan teknik manajement stress. keterbatasan aktivitas. dan dapat meningkatkan koping. memusatkan kembali perhatian. bantu melakukan latihan rentang gerak sendi. Tingkatkan aktivitas sesuai toleransi. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan umum. berikan perawatan kulit yang baik.Intervensi Keperawatan 1. Awasi kadar enzim hati. Ubah posisi dengan sering. Rasional : Membantu menentukan kadar aktivitas tepat. Rasional : Meningkatkan relaksasi dan penghambatan energi. . Rasional : Tirah baring lama dapat menurunkan kemampuan. sebagai peningkatan premature pada potensial resiko berulang.

Rasional : Menghilangkan rasa tak enak dapat meningkatkan nafsu makan. Rasional : Makan banyak sulit untuk mengatur bila pasien anoreksia. gangguan absorbs dan metabolisme perencanaan makanan. 2. Berikan obat sesuai indikasi. Rasional : Menurunkan rasa penuh pada abdomen dan dapat meningkatkan pemasukan.Next. Rasional : Memperbaiki kekurangan dan membantu proses penyembuhan... kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan anoreksia. Ambilkan makan pada posisi duduk tegak. Berikan perawatan mulut sebelum makan. Awasi pemasukan diet/jumlah kalori. • • • • Perubahan nutrisi. . mual/muntah. Berikan makan sedikit dengan frekuensi sering dan tawarkan makan pagi paling besar.

gangguan proses pembekuan. Rasional : Memberikan informasi tentang kebutuhan pengganti. Biarkan klien menggunakan spoon dan pembersih mulut untuk sikat gigi. Rasional : Untuk membantu atau mengurangi kekurangan cairan. nadi perifer. pengisian kapiler. .. turgor kulit. Monitor intake dan output dan bandingkan dengan berat badan harian. Rasional : Menghindari trauma dan pendarahan gusi. Anjurkan klien untuk banyak minum minimal 8 gelas per hari. Kaji tanda-tanda vital. dan membran mukosa. asistesi. Resiko tinggi kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan berlebihan melalui muntah dan diosis..Next. Rasional : Memberikan informasi untuk derajat kekurangan cairan dan membantu menentukan kebutuhan nutrisi.

5 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat hepatitis B atau C lebih cepat dari mereka akan dari HIV/AIDS.28 Juli. . kenyataannya adalah bahwa setiap tahun 1. Hari Hepatitis Sedunia Sekitar 500 juta orang di seluruh dunia hidup dengan hepatitis B atau hepatitis C. Banyak orang khawatir lebih banyak tentang tertular AIDS daripada hepatitis.

AND THEN. THANK YOU FOR YOUR ATTENTION~ .