You are on page 1of 2

Film ini mengkisahkan perjuangan Kyai Ahmad Dahlan dalam berdakwah dan

memperbaiki apa yang telah mengalir dimasyarakat. film ini sangat direkomendasikan untuk
seluruh umat islam dalam belajar menyebarkan dan mengingatkan sesama muslim.
amar makruf nahi mungkar yang selalu ditekankan oleh ahmad dahlan.
A.CERITA SINGKAT / SINOPSIS ;
Darwis muda mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan setelah pulanng dari Meah.
Beliau gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Sesat/Syirik. Dengan
sebuah kompas, dia menunjukkan arah kiblat di Masjid Besar Kauman yang selama ini diyakini
ke barat ternyata bukan menghadap ke Ka'bah di Mekah, melainkan ke Afrika. Usul itu kontan
membuat para kiai, termasuk penghulu Masjid Agung Kauman bingung. Walaupun usul
perubahan arah kiblat ini ditolak, Ahmad Dahlan mengawali pergerakan dengan mengubah arah
kiblat yang salah. Ahmad Dahlan dianggap mengajarkan aliran sesat, menghasut dan merusak
kewibawaan Keraton dan Masjid Besar.
Bukan sekali ini Ahmad Dahlan membuat para kyai naik darah.Dalam khotbah
pertamanya sebagai khatib, dia menyindir kebiasaan penduduk di kampungnya. Kampung
Kauman, Yogyakarta."Dalam berdoa itu cuma ikhlas dan sabar yang dibutuhkan, tak perlu
kiai, ketip, apalagi sesajen," katanya. Akirnya Dahlan dimusuhi pembesar kauman. Langgar
kidul di samping rumahnya, tempat dia salat berjemaah dan mengajar mengaji, bahkan sempat
hancur diamuk massa lantaran dianggap menyebarkan aliran sesat. Dahlan, yang piawai bermain
biola, dianggap kontroversial.Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir karena membuka
sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda, serta
mengajar agama Islam di sekolah para bangsawan di Jetis, Yogyakarta.
Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan
cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat Dahlan surut. Dengan
ditemani istri tercinta dan lima murid setianya : Sudja, Sangidu, Fahrudin, Hisyam dan Dirjo,
Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar
berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman.
B. INTI SARI/ HIKMAH DARI FILMSANG PENCERAH :
1.

Jangan mudah menyerah. Seperti kita tahu bahwa perjuangan Ahmad Dahlan tidaklah
mudah. Berkali-kali beliau dihina bahkan dicaci maki sebagai seorang Kiai kafir, tetapi itu
tidak menyurutkan semangat beliau. Bahkan beliau terus berjuang hingga terbentuklah
Muhammadiyah. Ini mengindikasikan bahwa kita sebagai generasi penerus bangsa tidaklah
boleh pantang menyerah walaupun rintangan terus datang.

DISUSUN OLEH: 1. bisa mendampingi sang kiyai. dan hanya akan memunculkan kegundahan santri tersebut di kemudian hari. sampai perjuangan mereka membuahkan hasil dengan dibebaskannya sang kiyai. Padahal Sang Kiyai pun sebenarnya tetap saja legowo. maka selayaknya juga keluar harus dengan pamit. Muhammad Dwiki Kurnia Saputra (21) 4. maka dianggap sebagai pembangkangan. namun dia terlanjur malu dan tidak punya muka untuk menghadap sang Kiyai. Gerry Aji Widhi Praman (15) 3. Si Harun juga sebenarnya masih memiliki rasa tawadhu kepada sang Kiyai. masuk dengan permisi. Alfarizy Akbar (05) 2. terlihat ketika Harun memutuskan untuk keluar dari pesantren. dan hanya berani mencuri cium sorban sambil menangis. Sampai akan bersalaman dan mencium tangan kiyai saja dia malu. Terlihat betapa tawadhu dan loyalitas santri kepada seorang ulama besar. Juga budaya pesantren yang kental. keluar tanpa restu kiyai adalah sesbuah pembangkangan yang besar.2. Begitulah budaya luhur di Pesantren. Bahkan dengan bangganya mereka. dan mengetahui pergolakan batin santrinya. Meskipun ada permasalahan sekalipun. Rachel Nova Wibowo (31) .