You are on page 1of 8

Makalah

PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN
Drs. A L W I S, M.Pd

( Kandidat Doktor Ilmu Pendidikan )
ABTRAK
Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang
diberikan kepada anak tertuju kepada pendewasaan anak atau lebih tepat yaitu
membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Pada
dasarnya “mengajar” adalah membantu seseorang untuk mempelajari sesuatu dan apa
yang dibutuhkan dalam belajar itu sendiri yang kita kenal dengan bahan ajar. Di
dalam UU RI No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional Bab 1 pasal 3
dikatakan; tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara
yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mewujudkan hal tersebut
dibutuhkan materi atau bahan pembelajaran. Materi Pembelajaran (instructional
materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai peserta
didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
Kata kunci : Pendidikan dan Pembelajaran
A. PENDAHULUAN.
Percepatan arus informasi dalam era globalisasi dewasa ini menuntut
semua bidang kehidupan untuk menyesuaikan visi,misi, tujuan dan strateginya
agar sesuai dengan kebutuhan dan tdak ketinggalan zaman. Penyesuaian tersebut
secara langsung mengubah tantanan dalam system macro maupun mikro,
termasuk dadalamnya system pendidikan. Sistem pendidikan nasional senantiasa
dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi baik di
tingkat lokal, nasional maupun global.
Salah satu komponen penting dari sistem pendidikan tersebut adalah
kurikulum, karena kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan
acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara;
khususnya oleh guru dan kepala sekolah/madrasah. Kekurangpahaman guru dan
penyelenggara pendidikan terhadap kurikulum bisa berakibat fatal terhadap hasil
belajar peserta didik. Hal ini terbukti, ketika dihadapkan pada ujian nasional,
mereka sering kelabakan, ketakutan dan cemas serta takut kalau-kalau peserta

Semua tujuan-tujuan itu harus normative. artinya tidak bertentangan dengan hakekat perkembangan peserta didik dan dapat diterima sebagai nilai-nilai hidup yang baik. Penomena di atas mengakibatkan mereka saling menyalahkan. Untuk menyikapi persoalan di atas. karena sudah dipesan oleh penyelenggara pendidikan. 3. Segala sesuatu atau . Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam pengemangan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama. Setiap kegiatan apapun bentuk dan jenisnya. Secara khusus tujuan diterapkannya KTSP adalah untuk : 1. makanya setiap menjelang ujian nasional. sebagian dari mereka tidak siap untuk mengadapi kenyataan. guru dan kepala sekolah yang pesimis dengan prestasi dan kemampuan peserta didik. Lebih parah lagi. yang ujung-ujungnya menyalahkan aturan. B.didik di sekolah tidak bisa mengerjakan dan menjawab soal-soal ujian dan tidak lulus. kambing hitam di pasar-pasar laris manis dan laku keras. sadar atau tidak. Bermacam-macam tujuan pendidikan yang diinginkan oleh pendidik supaya dapat digapai oleh subjek didik. selalu diharapkan kepada tujuan yang ingin dicapai. 2. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan merupakan faktor pendidikan yang memiliki posisi penting dalam proses pendidikan. Meningkatkan kompetisi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas yang akan dicapai. mengelola dan memberdayakan sumber daya yang ada. lantas memutarbalikkan fakta. dan sering mencari kambing hitam untuk menutupi kesalahannya. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengembangkan kurikulum. maka pemerintah menerapakan KTSP dengan tujuan untuk memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum.

MATERI PEMBELAJARAN 1. Menyiapkan anak didik untuk hidup didunia dan akhirat. kreatif. 3). Menghambakan diri kepada Allah 8). 4). tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Keterampilan bekerja dalam masyarakat 4). misalnya tujuan IPA.usaha yang tidak mempunyai tujuan tidak akan mempunyai arti apa-apa. Penguasaan ilmu 3). tujuan merupakan faktor yang sangat menentukan. Di dalam UU RI No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional Bab 1 pasal 3 dikatakan. Dengan demikian. IPS. yakni tujuan strandar kompetensi bidang studi atau mata pelajaran. cakap. Pengertian materi pembelajaran Materi Pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan. Pengajaran kebudayaan 6). Mengembangkan akal dan akhlak 5). Di dalam sistem pendidikan kita mengenal ada empat jenjang tujuan pendidikan yaitu: 1). SMP/MTs.SMK/MAK dan Perguruan Tinggi dll). berakhlak mulia. Tujuan kurikuler. yakni tujuan lembaga pendidikan (SD/MI. Secara lebih luas pendidikan Islam bertujuan untuk : 1). yang harus dipersiapkan agar pelaksanaan . Pembentukan kepribadian 7). mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab. SMA/MA. berilmu. yakni tujuan untuk setiap kegiatan proses belajar mengajar. yakni membentuk manusia pancasila 2). C. Pembinaan akhlak 2). Agama dll. Tujuan umum pendidikan. dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standard kompetensi yang ditetapkan. Tujuan instruksional. sehat. keterampilan. Materi pembelajaran menempati posisi yang sangat penting dari keseluruhan kurikulum. Tujuan institusiuonal.

Berdasarkan tujuan pendidikan yang ingin dicapai. sehingga guru dapat memiliki bahan atau materi yang tepat dan sesuai dengan tujuan tersebut. umur. 3) Nilai praktis atau kegunaanya. Guru harus dapat memberi penafsiran mengenai jenis dan fungsi tujuan yang akan dicapai secara konkrit. mulai dari tujuan umum samapai pada tujuan khusus yang sekecilkecilnya. sesuai dengan tuntutan kurikulum. guru harus memilih bahan/materi yang perlu diberikan. sehingga dapat menuntun para siswa secara runtun/sistematis. Untuk itu maka guru harus mempertimbangkan hal-hal berikut: 1) bahan/materi harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan. Kita tahu bahwa tujuan pendidikan itu sangat luas. . jenis kelamin. 2). Untuk mencapai tujuan tersebut isi/bahan yang tepat harus dipilih. yaitu bahan/materi itu penting untuk diketahui peserta didik. minat. diartikan sebagai makna bahan itu bagi kehidupan sehari-hari. 4) Bahan tersebut merupakan bahan wajib. 2) Urgensi bahan.pembelajaran dapat mencapai sasaran atau tujuan. afektif. Bahan/materi yang akan diberikan harus dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta didik. dengan demikian dapat mempermudah mempelajarinya. 1). dan mana yang tidak perlu. Sasaran tersebut harus sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dicapai oleh peserta didik. Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan aspek koknitif. Disamping itu bahan/materi tersebut perlu diorganisirkan menurut urutankan dengan mempertimbangkan keseimbangan dari yang sederhana kepada yang kompleks. Bahan/materi harus sesuai dengan karakteristik perkembangan anak didik. menarik perhatian. perlu diupayakan. Adapun kretria atau syarat utama yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan isi/materi pembelajaran adalah. Artinya materi yang ditentukan untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar serta tercapainya indikator. ditetapkan isi/materi pendidikan yang relevan.. dari yang konkrit menuju yang abstrak. Berdarkan hal di atas. Bahan/maeri harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan. latar belakang dan pengalaman. dan psikomotor. Bahan yang susah sumbernya.

3. maka materi pembelajaran yang diajarkan harus berupa fakta pula. Konsep. cirri khusus. inti/isi. yaitu berupa hal-hal utama. Dst b. pokok. c. maka materi yang harus diajarkan juga meliputi empat macam. dan memiliki posisi terpenting. c. nilai kejujuran. Sikap atau nilai. tolong menolong. Relevansi. yaitu segala hal yang berwujud kenyataan dan kebenaran. merupakan langkah-langkah sistematis atau berurutan dalam melakukan aktivitas pembelajaran. dan paradigma . peristiwa sejarah. artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu peserta didik menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Jenis Materi Pembelajaran Jenis-jenis materi pembelajaran dapat diklasifikasikan sebagai berikut: a. semangat dan minat belajar dan bekerja. lambang . Konsistensi.2. artinya kesesuaian. Prosedur. kasih saying. Materi pembelajaran hendaknya relevan dengan pencapaian standard kompetensi dasar. d. Materi tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak. meliputi nama-nama objek. Jika yang diharapkan dikuasai peserta didik berupa menghafal fakta. nama orang . misalnya. yaitu segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul dari hasil pemikiran meliputi definisi. hakikat. nama tempat. b. rumus. dan nama benda dll. merupakan hasil belajar aspek sikap (afektif). fakta. dan sebagainya.Prinsip-prinsip Pengembangan Materi Prinsip-prinsip yang dijadikan dasar dalam menentukan materi pembelajaran sebagai berikut : a. meliputi dalil-dalil. Kecukupan (educuacy). Prinsip. Dalam pengembangan materi pembelajaran guru harus mampu mengidentifikasi materi pembelajaran dengan mempertimbangkan hal-hal berikut: . e. artinya jika kompotensi dasar yang harus dikuasai peserta didik ada empat macam.

Sumber-sumber belajar. Karya professional g. Laporan hasil penelitian. Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk membantu tiap orang untuk belajar menampilkan kompetensinya. 8). dsb) k. sosial. 2). Lingkungan (alam. industri. Struktur keilmuan. Buku kurikulum h. Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan. ekonomi) dan l. Sumber belajar adalah rujukan. dan spiritual peserta didik. 7). Relevan dengan karakteristik daerah sehingga dapat menjaga kearifan local 3). Aktualitas. (TV.1). 4. Situs-situs internet. harian. c. 4). artinya dari berbagai macam sumber belajar tersebut seorang guru harus melakukan analisis dan mengumpulkan materi yang sesuai untuk dikembangkan dalam bentuk bahan ajar. Multi media. j. 6). kedalaman dan keluasan materi pembelajaran. Vidio. emosional. Kebermanfaatan bagi peserta didik. Perlu diingat bahwa tidaklah tepat jika seorang guru hanya bergantung pada satu jenis sumber sebagai satu-satunya sumber belajar. Jurnal. Penerbitan berkala. Kajian pakar bidang studi f. Beberapa jenis sumber belajar antara lain: a. Potensi peserta didik. social. teknik. 5). Berbagai sumber belajar dapat digunakan untuk mendukung materi pembelajaran tertentu. seperti. d. intelektual. Tingkat perkembangan fisik. Majalah ilmiah e. mingguan dan bulanan. . i. VCD. Narasumber. Alokasi waktu. Buku b. seni budaya. Kaset audio.

Susanto (2008) Penyusunan silabus dan RPP berbasis Visi KTSP. Oleh karena itu diperlukan pesiapan yang matang. Rineka Cipta. Jakarta. Standarisasi Pendidikan Nasional. Sukabina Press Sri Narwati (2012) Panduan Penyusunan silabus dan RPP (Konsep dan Implementasi) Yogyakarta. KESIMPULAN. Made Pidarta (2007) Landasan Kependidikan . kesemuanya ini akan terurai pelaksanaannya di dalam perangkat pembelajara. Tilaar (2006). mempelajari keadaan siswa. Surabaya. Prestasi Pustakaraya. mengerti kelemahan dan kelebihjan siswa. serta mempelajari pengetahuan awal siswa. tenaga kependidikan. pendidik. . Jakarta. Mulyasa (2006) Kurikulum yang disempurnakan .Rosda Karya Kunandar 2007) Guru Profesional. Padang. Syafril (2012). REFERENSI : Faturrahman dkk (2012) Pengantar Pendidikan.(2007) Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan. Matapena. Keberhasilan seorang turu dalam pembelajaran sangatlah diharapkan untuk memenuhi tujuan pendidikan secara keseluruhan. mempersiapkan alat-alat peraga/media yang akan digunakan.D.Bandung. sumberdaya pendidikan dan kurikulum merupakan elemen penting yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Familia. Untuk itu perlu pengaturan tentang hak dan kewajiban dan peranan masing-masing elemen tersebut sesuai dengan apa yang telah digariskan dalam Unbdang-undang dan aturan yang berlaku dalam dunia pendidikan. Raja Grafindo Persada. peserta didik. Dalam proses pendidikan dan pengajaran. Sebelum guru mengajar seorang guru diharapkan menyiapkan bahan/materi yang mau diajarkan. Pengantar Pendidikan. mempersiapkan pertanyaan dan arahan untuk memancing siswa aktif belajar. Jakarta. Bandung . Implenentasi KTSP dan Persiapan Menghadapi sertifikasi Guru. Rineka cipta. Jakarta. Rosda Karya ---------.