You are on page 1of 5

I.

HAM dalam UUD 1945

Hak Asasi Manusia adalah hak dasar atau hak pokok yang dimiliki manusia sejak
lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak asasi manusia merupakan anugerah Tuhan
Yang Maha Esa sejak lahir, maka tidak seorang pun dapat mengambilnya atau melanggarnya.
Kita harus menghargai anugerah ini dengan tidak membedakan manusia berdasarkan latar
belakang ras, etnik, agama, warna kulit, jenis kelamin, pekerjaan, budaya, dan lain-lain.
Namun perlu diingat bahwa dengan hak asasi manusia bukan berarti dapat berbuat semenamena, karena manusia juga harus menghormati hak asasi manusia lainnya.
Ada 3 hak asasi manusia yang paling fundamental (pokok), yaitu :
a. Hak Hidup (life)
b. Hak Kebebasan (liberty)
c. Hak Memiliki (property)
Ketiga hak tersebut merupakan hak yang fundamental dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun macam-macam hak asasi manusia dapat digolongkan sebagai berikut :
a. Hak asasi pribadi, yaitu hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan pribadi manusia.
Contohnya : hak beragama, hak menentukan jalan hidup, dan hak bicaara.
b. Hak asasi politik, yaitu yang berhubungan dengan kehidupan politik. Contohnya : hak
mengeluarkan
pendapat,
ikut
serta
dalam
pemilu,
berorganisasi.
c. Hak asasi ekonomi, yaitu hak yang berhubungan dengan kegiatan perekonomian.
Contohnya : hak memiliki barang, menjual barang, mendirikan perusahaan/berdagang, dan
lain-lain.
d. Hak asasi budaya, yaitu hak yang berhubungan dengan kehidupan bermasyarakat.
Contohnya : hak mendapat pendidikan, hak mendapat pekerjaan, hak mengembangkan seni
budaya,
dan
lain-lain.
e. Hak kesamaan kedudukan dalam hukum dah pemerintahan, yaitu hak yang berkaiatan
dengan kehidupan hukum dan pemerintahan. Contohnya : hak mendapat perlindungan
hukum, hak membela agama, hak menjadi pejabat pemerintah, hak untuk diperlakukan secara
adil,
dan
lain-lain.
f. Hak untuk diperlakukan sama dalam tata cara pengadilan. Contohnya : dalam
penyelidikan, dalam penahanan, dalam penyitaan, dan lain-lain.
Berbagai instrumen HAM di Indonesia antara lain termuat dalam :
1) Pembukaan UUD 1945
a. Alinea I : “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah haak segala bangsa dan oleh
sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan
perikemanusiaan
dan
perikeadilan”.
b. Alinea IV : “… Pemerintah Negara Republik Indonesia yang melindungi segenap
bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan

umum. tertib dan tegaknya hukum. yaitu : a. c) Hak dalam bidang sosial budaya (pasal 29. berdedikasi. antara lain : 1. a. penelitian. b. Perlindungan hak asasi manusia dapat dilakukan oleh berbagai lembaga. memelihara keasamanan dan ketertiban masyarakat. penyuluhan. b) Hak dalam bidang ekonomi (pasal 27 (2). serta terbinanya ketenteraman masyarakat dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia”. UUD 1945. Manusia. pemantauan. Untuk mencapai tujuan tersebut. 34). antara lain disebutkan tujuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). dan berintegritas tinggi dalam menghayati cita-cita negara hukum dan negara kesejahteraan yang berintikan keadilan menghormati hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia. 33. Meningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia guna berkembangnya pribadi manusia Indonesia seutuhnya dan kemampuan nya berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan. pengayoman dan pelayanan masyarakat. 32). terselenggaranya perlindungan. serta Deklarasi Universal Hak Asasi b. yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial……” 2) Batang Tubuh UUD 1945 Secara garis besar hak-hak asasi manusia tercantum dalam pasal 27 sampai 34 dapat dikelompokkan menjadi : a) Hak dalam bidang politik (pasal 27 (1) dan 28). menegakkan hukum. d) Hak dalam bidang hankam (pasal 27 (3) dan 30). Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Menurut Undang-Undang Rl Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia pasal 75. dan Piagam PBB. Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan Pancasila. Komnas HAM melaksanakan fungsi pengkajian. dan mediasi lentang hak asasi manusia Komnas HAM beranggotakan tokoh masyarakat yang profesional. 2. . 31. Kepolisian Negara Republik Indonesia Menurut Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Keputusan Negara RI. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. antara lain dinyatakan “Kepolisian Republik Indonesia bertujuan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini berarti Kepolisian Negara RI juga memberikan pengayoman dan perlindungan hak asasi manusia.

" dan " Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang". Setiap warga negara memilik hak dan kewajibannya masing-masing dan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita menyalahgunakan hak kita karena banyak sekali orang yang bisa seenaknya melakukan sesuatu yang hal yang bisa merugikan orang lain. Makna yang terkandung. Arti pesannya: Bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. dan kita harus bisa membedakan mana yang hak dan kewajiban kita sebagai warga negara yang baik. I. HAM dalam bela Negara pasal 30 UUD 1945 Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam Pasal 30 menyatakan. Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. dibentuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia yang bersifat independen. tidak membayar pajak bisa di jadikan contoh salah satu perilaku yang bisa merugikan khususnya bagi pemerintah.c. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan anak. Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan UndangUndang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. namun dalam pelaksanaannya masih memerlukan undang-undang sebagai landasan yuridis bagi pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Maka dari itu diperlukan keseimbangan dalam menjalankan Hak dan Kewajiban dan kita harus bisa membedakan yang mana hak dan yang mana kewajiban agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa berbuntut kerugian bagi orang lain dan diri sendiri. Begitu pula dengan orang yang selalu berusaha menghindar dari kewajibannya sebagai warga negara. pemerintah dan negara.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional. Tap MPR No. memberikan perlindungan. Meskipun UU RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia telah mencantumkan tentang hak anak. keluarga. masyarakat. pengayoman. Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. . 3. berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa "Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara : 1. bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”. Hak asasi anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam UUD 1945 dan PBB tentang hak-hak anak.

PMR dan Pramuka.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI. tantangan. Amandemen UUD '45 Pasal 30 dan pasal 27 ayat 3. Undang-Undang No. . 3. Belajar dengan tekun pelajaran atau mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn 4. Dengan hak dan kewajiban yang sama setiap orang Indonesia tanpa harus dikomando dapat berperan aktif dalam melaksanakan bela negara. Ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling) 2. 4. 4. 7. Tap MPR No.Terorisme Internasional dan Nasional. udara dan luar angkasa. Aksi kekerasan yang berbau SARA. Undang-Undang No. 2. laut. Kejahatan dan gangguan lintas negara.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. Ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri 3.2. Beberapa jenis / macam ancaman dan gangguan pertahanan dan keamanan negara : 1. Pelanggaran wilayah negara baik di darat. Tap MPR No. Membela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa diwujudkan dengan cara lain seperti : 1. 3. Undang-Undang No. 5.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat. Mengikuti kegiatan ekstraklurikuler seperti Paskibra. hambatan dan gangguan pada NKRI / Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti para pahlawan yang rela berkorban demi kedaulatan dan kesatuan NKRI. 6. Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya kita turut serta dalam bela negara dengan mewaspadai dan mengatasi berbagai macam ATHG / ancaman.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Gerakan separatis pemisahan diri membuat negara baru. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI. 5.

Memiliki kemampuan awal bela negara Contoh-Contoh Bela Negara 1. tetapi segenap warga Negara sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan bermasyarakat. sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan kepada Negara kesatuan republic Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara. Pembelaan bukan semata – mata tugas TNI. Belajar dengan rajin bagi para pelajar 3. dan bernegara.html ( diakses tgl 26 – 10 – 2015 ) http://barisankatakata.html ( diakses tgl 26 – 10 – 2015 ) http://nikkafreak. Melestarikan budaya 2. Unsur Dasar Bela Negara 1. Pengrusakan lingkungan.blogspot.blogspot.com/2013/04/pengertian-bela-negara-dalam-konteks.com/2010/05/ham-dalam-undang-undang-1945.blogspot. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara 4.com/2011/03/hak-dan-kewajiban-warga-negara-tertuang. Rela berkorban untuk bangsa & negara 5. Taat akan hukum dan aturan-aturan negara 4. Cinta Tanah Air 2.html ( diakses tgl 26 – 10 – 2015 ) . Pengertian Bela Negara Dalam Konteks Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Bela Negara adalah tekad. berbangsa. Dll http://zuhdiachmad. Kesadaran Berbangsa & bernegara 3.6.