EVALUASI PANJANG ANTRIAN KENDARAAN PADA PELAYANAN PINTU

KELUAR PARKIR DENGAN ATAU TANPA PERUBAHAN PINTU KELUAR
PARKIR DI SOLO GRAND MALL
Hendra Wahyu Kurniawan1), Agus Sumarsono2), Amirotul MHM3)
1) Mahasiswa

Program S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret
Jalan Ir. Sutami No.36A Surakarta 57126.Telp: 0271647069. Email : hendra.w.kurniawan@gmail.com
2) 3) Pengajar

Abstract
Queuing phenomena occured in public service facilities, such as queues of vehicles at the exit gate of Mall parking lot is affected by the
level of service related with the service of the operator of exit gate, and the vehicle arrival rate. Solo Grand Mall is a Mall that frequently
visited by the people of Solo. This research aims to determine the exit gate service improvement altenative to minimize queue as parking
management reccomendation.
The analysis in this study includes the influence of the queue of veicles and volume of vehicles passing the Solo Grand Mall exit gate
service in terms of vehicle arrival rate and service levels. Queue theorem with First In First Out queue discipline is used to resolve this
case. Statistic analysis calculation in case of arrival rate processed based on poisson distribution with Chi Square testing, and statistic
analysis calculation in case of service level processed based on exponential distribution with Kolmogorov-Smirnov testing.
Calculation performed in this study, resulted a queue length of 2 cars in the car exit gate and 8 motor cycles in the motorcycle exit gate.
There are two counters door services at the exit gate of each type of vehicles, so that the time required for a car parking service is 15
seconds, and requires 12 seconds for a motorcylce parking service. The addition of exit gate service is only necessary for motorcycle at rush
hour by opening alternative gate A1 and A4. The number of exit access in Solo Grand Mall suffied the service of vehicle exit from
offroad parking location, therefore, there is no need changes and addition of exit accesses
Abstrak
Fenomena antrian yang terjadi di fasilitas pelayanan umum, seperti antrian kendaraan di pintu keluar parkir Mal
dipengaruhi oleh tingkat pelayanan yang berkaitan dengan pelayanan operator pintu keluar dan tingkat kedatangan
kendaraan. Solo Grand Mal merupakan salah satu Mal yang sering dikunjungi oleh warga Solo dan sekitarnya.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui alternatif perbaikan layanan pintu keluar untuk meminimalisir
antrian sebagai rekomendasi pengelolaan parkir.
Analisa pada penelitian ini meliputi pengaruh antrian kendaraan dan volume kendaraan yang melintasi pelayanan
pintu keluar Solo Grand Mal ditinjau dari segi tingkat kedatangan kendaraan dan tingkat pelayanan. Penyelesaian
kasus ini menggunakan teori antrian dengan disiplin antrian First In First Out (FIFO). Perthitungan analisis statistik
pada tingkat kedatangan berdasarkan distribusi poisson dengan uji Chi Square dan analisis statistik tingkat pelayanan
berdasarkan distribusi eksponensial dengan uji Kolmogorov-Smirnov.
Perhitungan yang dilakukan pada penelitian mendapatkan hasil panjang antrian sejumlah 2 mobil di pintu keluar
mobil dan 8 sepeda motor di pintu keluar sepeda motor. Berdasarkan ketersediaan dua loket pintu keluar parkir di
masing-masing jenis kendaraan membutuhkan waktu pelayanan selama 15 detik untuk melayani mobil dan 12 detik
untuk sepeda motor. Penambahan layanan pintu keluar hanya diperlukan pada sepeda motor pada jam-jam sibuk
dengan membuka pintu cadangan A1 dan A4. Jumlah akses keluar yang berada di Solo Grand Mal sudah mencukupi
pelayanan keluar kendaraan dari lokasi parkir offroad, sehingga tidak diperlukan perubahan dan penambahan akses
keluar.
Kata kunci: antrian, tingkat kedatangan, tingkat pelayanan, parkir.
PENDAHULUAN
Lokasi Solo Grand Mall (SGM) yang terletak di pusat kota Solo yang tepatnya di Jalan Slamet Riyadi menjadikan
SGM mudah diakses oleh semua orang, akibatnya memerlukan kawasan dan manajemen parkir yang baik untuk
menampung kapasitas kendaraan yang masuk dan keluar dari kawasan SGM. Hal ini perlu direncanakan dengan baik
agar para pengunjung nyaman dengan ketersediaan fasilitas ini, sehingga perlu adanya pintu keluar dengan pelayanan
yang baik agar para pengunjung bisa mendapat pelayanan tanpa menunggu lama dalam antrian panjang, salah
satunya adalah menambah loket pintu keluar dan jika masih terjadi antrian panjang maka perlu penambahan
alternatif akses keluar parkir mall. Cara mengurangi masalah yang terjadi pada suatu antrian juga dapat
dilakukan dengan menerapkan teori antrian pada sistem pelayanan pintu keluar parkir. Pertimbangan yang
diambil dalam memilih pintu keluar adalah karena dalam zona inilah yang lebih memiliki tingkat pelayanan yang
tinggi, sehingga memungkinkan terjadi antrian. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Anton Maulana (2013),
areal parkir untuk sepeda motor di Solo Grand Mall masih memenuhi standar kebutuhan parkir untuk pusat
perdagangan. Untuk itu dilakukan penelitian untuk melihat kondisi yang sebenarnya dari sistem tersebut
e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/261

[ 1 ] n = q = d = ……………………………………………………………………………………………. 2003. Hal ini hampir sama dengan kasus yang terjadi di pintu keluar Mal yang juga terganggu dengan adanya kegiatan pembayaran biaya parkir. Sedangkan waktu pelayanan berdasarkan kenyamanan menunggu untuk sepeda motor adalah 12 detik dan 15 detik untuk mobil. Berdasarkan penelitiannya yang dilakukan di Bandung Supermall dalam Evaluasi Panjang Antrian Kendaraan Pada Layanan Pintu Keluar. atau antrian manusia pada loket pembayaran listrik atau telepon. dan banyak contoh lainnya Persamaan berikut merupakan persamaan yang dapat digunakan untuk menghitung n . Selain tingkat pelayanan. c. Hal ini disebabkan sangat banyak kejadian yang terjadi di sektor transportasi dan permasalahan lalu lintas yang terjadi sehari-hari pada sistem jaringan jalan dapat dijelaskan dan dipecahkan dengan bantuan analisis teori antrian. Disiplin antrian. juga dikenal Waktu pelayanan (WP) yang dapat didefinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh satu tempat pelayanan untuk dapat melayani satu kendaraan atau satu orang. dan w untuk disiplin antrian FIFO. Tingkat kedatangan ( λ ) adalah jumlah kendaraan atau manusia yang bergerak menuju satu atau beberapa tempat pelayanan dalam satu satuan waktu tertentu. Batas panjang antrian kendaraan maksimum yang ditentukan dari lokasi eksisting parkir offroad Solo Grand Mall adalah 8 kendaraan untuk sepeda motor dan 2 kendaraan untuk mobil. biasa dinyatakan dalam satuan detik/kendaraan atau menit/orang. d . Pada penelitian ini akan mengevaluasi panjang antrian pada pintu keluar parkir Solo Grand Mal Surakarta dengan menggunakan teori antrian. loket pembayaran bank. seperti misalnya: antrian kendaraan yang terbentuk di pintu gerbang tol terjadi karena pergerakan arus kendaran tersebut terpaksa harus terganggu oleh adanya kegiatan pengambilan dan/atau pengembalian (pembayaran) karcis tol. = ……………………………………………………………………………………………. 1979).sehingga bisa dianalisa dan dihasilkan suatu kesimpulan yang bisa digunakan untuk memberikan masukan atau solusi yang dapat membantu permasalahan antrian yang terjadi. q . menyimpulkan panjang antrian optimal untuk pintu keluar mall adalah 8 kendaraan untuk sepeda motor dan 2 kendaraan untuk mobil. Sebagai contoh disiplin FIFO adalah antrian kendaraan yang terbentuk di depan pintu gerbang tol. 1978 dan Hobbs. Tingkat pelayanan (µ) adalah jumlah kendaran atau manusia yang dapat dilayani oleh satu tempat pelayanan dalam satu satuan waktu tertentu.. Kelayakan kinerja pelayanan pintu merujuk pada kondisi eksisting dari offroad parkir Solo Grand Mal. Dedy Eka K. antrian kendaraan tersebut akan dapat mengakibatkan permasalahan bagi pengguna (dalam bentuk waktu antrian) maupun pelanggan (dalam bentuk panjang antrian). biasa dinyatakan dalam satuan kendaraan/jam atau orang/menit. [ 2 ] dengan : n = jumlah kendaraan dalam sistem (kendaraan persatuan waktu) e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/262 .……………………………………………………………………………………………. Antrian pada dasarnya terjadi karena proses pergerakan arus lalu lintas (manusia dan/atau kendaraan) terganggu oleh adanya suatu kegiatan pelayanan yang harus dilalui. DASAR TEORI Komponen Antrian Didalam suatu sistem antrian terdapat komponen-komponen sebagai berikut : a. Diharapkan penelitian ini dapat mengevaluasi tingkat pelayanan pada pintu keluar parkir Solo Grand Mal sehingga dapat menjadi alternatif solusi penanganan parkir. Disiplin antrian FIFO sangat sering digunakan di bidang transportasi di mana orang dan/ atau kendaraan yang pertama tiba pada suatu tempat pelayanan akan dilayani pertama kali.. Tamin. [ 4 ] = ……………………………………………………………………………………………. 2004. biasa dinyatakan dalam satuan kendaraan / jam atau orang / menit.. [ 3 ] w = = d . Kegiatan tersebut akan menyebabkan gangguan pada proses pergerakan arus kendaraan sehingga mengakibatkan terjadinya antrian kendaraan di mana pada suatu kondisi. b. TINJAUAN PUSTAKA Teori antrian (queueing) sangat perlu dipelajari dalam usaha mengenal perilaku pergerakan arus lalu lintas baik manusia maupun kendaraan (Morlock..

00 261 320 67 59 - 10 20.00-14.00 331 426 - 839 557 11 21.00 2 12.00-12.00-16.00 - 3 13.00-19.00 310 640 195 68 5 15.00-14.00-17.Langkah selanjutnya menganalisis dengan disiplin antrian FIFO sehingga dapat menghasilkan besar panjang antrian.00-22. tingkat pelayanan dan alternatif solusi perbaikan pengelolaan offroad parkir Solo Grand Mall. ANALISIS DATA Gambar 1 Layout pintu keluar parkir offroad Solo Grand Mall Keterangan : PintuA1 :Pintu keluar non-aktif (cadangan) untuk kendaraan jenis sepeda motor PintuA2 :Pintu keluar aktif untuk kendaraan jenis sepeda motor PintuA3 :Pintu keluar aktif untuk kendaraan jenis sepeda motor PintuA4 :Pintu keluar non-aktif (cadangan) untuk kendaraan jenis sepeda motor PintuB1 :Pintu keluar aktif untuk kendaraan jenis mobil PintuB2 :Pintu keluar aktif untuk kendaraan jenis mobil PintuB3 :Pintu keluar aktif untuk kendaraan jenis mobil Data hasil penelitian disajikan dalam tabel 1 dan tabel 2 berikut: Tabel 1 Jumlah keseluruhan kendaraan per satu jam hasil penelitian No Waktu Mobil Sabtu 1 11.00-20.00-15.00 58 9 19.00 78 800 Total - 88 Minggu No Waktu Rabu Sepeda Motor Sabtu Minggu Rabu - 1 11.00-19.00-22.q = jumlah kendaraan dalam antrian (kendaraan persatuan waktu) d = waktu kendaraan dalam sistem (kendaraan persatuan waktu) w = waktu kendaraan dalam antrian (kendaraan persatuan waktu) METODE Langkah pertama dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah dengan metode observasi lalu mengumpulkan data jumlah kendaraan keluar parkir.00 333 - - 2603 3767 956 3 211 Total - e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/263 .00-21. lama waktu pelayanan dan jumlah pintu aktif.00-15.00 265 401 230 40 91 7 17.00 211 456 162 168 66 4 14.00 96 11 21.00 350 259 154 58 102 8 18.00 382 503 232 134 52 6 16.00-21.00-17.00 79 10 20.00-13.00 120 7 17.00-13.00 6 16.00-16.00 229 305 83 58 109 9 19.00-18.00 - 101 37 - 2 12.00 126 8 18.00 51 4 14.00 - 356 - 21 69 3 13.00-20.00-12.00-18.00 104 5 15.

00-20.00 10 20.00-19.00-20.00 - Minggu 15 21 No - 16 19 21 19 17 20 17 17 19 22 20 21 19 21 20 19 25 19 20 21 20 27 25 - Waktu Rabu 17 - 1 11.00-16.00 3 Minggu 14. dengan syarat ૉ ≤ 1.00 2 Rabu 19.00 7 17.00 5 15.00 2 Rabu 19.00 8 Minggu 14.00-13.00 2 Analisis Tingkat Pelayanan e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/264 .00 9 19.00-17.00 11 21.00-18.00 2 12.00 3 13.00 2 2 Sepeda Motor Sabtu 15.00 6 16.00-22. Ketika kondisi pelayanan pintu keluar berada pada jam sibuk yang memiliki besar kemungkinan terjadi antrian panjang (macet) maka perlu disyaratkan jumlah kendaraan yang mengantri tidak lebih dari 2 kendaraan (q < 2).00-15.00-18.00 4 14.Jika ૉ> 1 maka perlu adanya penambahan loket pintu keluar untuk akses keluar parkir.00 6 16.00 8 Rabu 15.00-16.00-22.00-21.00 10 20.00-20.00 5 15.00-14.00 9 19.00-16.00-15.00-16.00-15.00 7 17.00-21.00 2 12.00-16.00-19.00-13.00 6 Tabel 4 Hasil perhitungan analisis jumlah pintu keluar pada waktu paling sibuk melayani (dengan waktu pelayanan sepeda motor = 12 detik dan mobil = 15 detik) No Jenis Hari Waktu Jumlah Pintu Kendaraan Aktif (buah) 1 Mobil Sabtu 17. Tabel 3 Hasil perhitungan panjang antrian pintu keluar pada waktu paling sibuk melayani (dengan waktu pelayanan sepeda motor = 12 detik dan mobil = 15 detik) Hari Waktu Panjang Antrian No Jenis Kendaraan Maksimum (kendaraan) 1 Mobil Sabtu 17.00-18. Analisis Antrian Dalam perhitungan antrian didapat analisa yang mengacu pada kondisi lapangan yang ada.00 Sepeda Motor (detik) Sabtu Minggu Rabu - 4 - - 18 - 17 18 15 18 18 16 17 17 16 16 17 17 14 19 16 15 18 16 16 17 17 14 17 - 13 - - Analisis Kebutuhan Jumlah Pintu Keluar Penelitian dilakukan pada pelayanan zona pintu keluar area parkir offroad Solo Grand Mall selama tiga hari.00-18. tingkat pelayanan (µ) dan waktu pelayanan (wp).00 8 18.00-12.00 8 18. Pada kondisi pintu keluar parkir Solo Grand Mall memiliki panjang area untuk mengantri dalam jalur antrian pintu keluar sepanjang 16 meter atau sebanyak 8 kendaraan untuk sepeda motor dan sebanyak 2 kendaraan untuk mobil.00 2 Minggu 15.00-16.00 2 Minggu 15.00-15.00-14. Dari ketiga variable tersebut didapat nilai ૉ.00 11 21. Data yang digunakan untuk menentukan jumlah minimal pintu yang digunakan sebagai akses pintu keluar adalah jumlah tingkat kedatangan (ૃ) .00-17.Tabel 2 Rata – rata waktu pelayanan kendaraan per satu jam hasil penelitian No Waktu Mobil (detik) Sabtu 1 11.00 2 2 Sepeda Motor Sabtu 15.00-16.00-12.00 3 13.00 4 14.00-16.00 3 Rabu 15.00-20.

081 > 0.05 maka korelasi antara keduanya memiliki interprestasi hubungan yang rendah yang berarti frekuensi kedatangan berlangsung acak tidak terpengaruh interval waktu. Minggu 0. seperti menyiapkan uang untuk membayar retribusi dan karcis tanda bukti masuk Tabel 5 Hasil perhitungan besar waktu pelayanan pintu keluar pada waktu paling sibuk melayani No Jenis Hari Waktu Waktu Pelayanan Kendaraan Maksimum (detik) 1 Mobil Sabtu 17.00-15. F (xi) = 1 - …… [ 6 ] Dimana : e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/265 .086 > 0.00 10 Probabilitas Pola Kedatangan Probabilitas pola kedatangan kendaraan yang akan keluar untuk mendapatkan pelayanan sebelum meninggalkan area parkir menggunakan fungsi distribusi probabilitas Poisson. Hari Hasil Uji (Nilai Sig. ………………………………………………………………………………………………………. Minggu 0.00 15 Rabu 19. Syarat taraf signifikasi < 0.067 > 0.05 Sesuai distribusi poisson 3.71828 Uji Kesesuaian Pola Kedatangan Pola kedatangan mempunyai kesesuaian dengan distribusi poisson yang diuji dengan uji kesesuaian chi square menggunakan bantuan aplikasi software spss 16..05 Sesuai distribusi poisson 2.05. Tabel 6 Tabel hasil uji Chi Square pola kedatangan sepeda motor No. Varibel yang berpengaruh dalam probabilitas pola kedatangan adalah antara waktu dan jumlah tingkat kedatangan.204 > 0. Hari Hasil Uji (Nilai Sig..Tingkat pelayanan dipengaruhi oleh beberapa faktor : a. Kesiapan uang cadangan untuk kembalian.00 12 Rabu 15.05 Sesuai distribusi poisson Tabel 6 Tabel hasil uji Chi Square pola kedatangan mobil No. [ 5 ] Dimana : P(x) = pobabilitas jumlah kedatangan per periode waktu λ = rata-rata jumlah kedatangan per periode waktu e = 2.00-16.088 > 0. c.05 Sesuai distribusi poisson Probabilitas Pola Pelayanan Probabilitas pola pelayanan kendaraan yang akan keluar untuk mendapatkan pelayanan sebelum meninggalkan area parkir menggunakan fungsi distribusi probabilitas Eksponensial.) Keterangan 1. Sabtu 0.072 > 0.00 15 2 Sepeda Motor Sabtu 15.00-20.00-18.) Keterangan 1..00 12 Minggu 14. b. Kecepatan dan ketepatan operator pintu pelayanan.00-16.05 Sesuai distribusi poisson 2. Rabu 0.05 Sesuai distribusi poisson 3.00 15 Minggu 15. jika hasil dari perhitungan uji chi square pada taraf signifikasi menghasilkan nilai > 0. Sabtu 0.00-16. Kesiapan pengendara kendaraan yang akan keluar parkir. Rabu 0.

00 sebanyak 640 kendaraan di hari Minggu. Jumlah akses keluar yang berada di Solo Grand Mall sudah mencukupi pelayanan keluar kendaraan dari lokasi parkir offroad. Tingkat pelayanan yang terjadi pada jam-jam sibuk masih belum sesuai dengan tingkat pelayanan optimal. Tabel 8 Tabel hasil uji Kolmogorov-Smirnov waktu pelayanan sepeda motor No. Rabu 0. Akses keluar kendaraan dari parkir offroad pada Solo Grand Mall terletak di 2 tempat yaitu akses pintu depan dan pintu samping. Minggu 0. pukul 15. 2. Sebagian mobil dan semua sepeda motor menggunakan akses pintu depan. penelitian tentang evaluasi panjang antrian kendaraan pada pelayanan pintu keluar parkir dengan atau tanpa perubahan akses keluar parkir di Solo Grand Mall.562 > 0. Pintu pelayanan keluar mobil sudah mecukupi dengan mengaktifkan 3 pintu.00-16.964 > 0.00 di hari Minggu sebanyak 211 kendaraan. Syarat taraf signifikasi < 0.05 Sesuai distribusi eksponensial 2.05 Sesuai distribusi eksponensial 2. Sabtu 0.00-18. jika hasil dari perhitungan uji kolmogrov-smirnov pada taraf signifikasi menghasilkan nilai > 0. sehingga diperlukan pembukaan pintu cadangan ketika antrian sudah mencapai 8 kendaraan untuk sepeda motor. Sedangkan tingkat kedatangan kedaraan mobil maksimum per jam selama waktu pengamatan terjadi pada pukul pukul 14. Kondisi panjang antrian di Solo Grand Mall pada jam-jam sibuk seringkali melebihi batas antrian maksimal. pukul 17.05 Sesuai distribusi eksponensial HASIL DAN PEMBAHASAN Tingkat kedatangan sepeda motor maksimum per satu jam selama waktu pengamatan terjadi pada pukul 15.05 Sesuai distribusi eksponensial 3.833 > 0.05 Sesuai distribusi eksponensial Tabel 9 Tabel hasil uji Kolmogorov-Smirnov waktu pelayanan mobil No. SIMPULAN Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan.71828 Uji Kesesuaian Pola Pelayanan Pola pelayanan mempunyai kesesuaian dengan distribusi eksponensial yang diuji dengan uji kesesuaian kolmogorovsmirnov menggunakan bantuan aplikasi software spss 16. Hari Hasil Uji Keterangan 1. Untuk mengoptimalkan pola pelayanan pada jam-jam sibuk diperlukan pintu layanan keluar sejumlah 3 pintu untuk e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/266 . penambahan layanan pintu keluar hanya dilakukan ketika jam sibuk dengan membuka pintu cadangan.05 maka korelasi antara keduanya memiliki interprestasi hubungan yang rendah yang berarti pola pelayananan terdistribusi eksponensial.00-16.783 > 0.978 > 0. Minggu 0. Dari hasil analisisis probabilitas kedatangan yang terjadi selama waktu pengamatan. didapatkan nilai uji kesesuaian yang menunjukkan bahwa tingkat probabilitas yang terjadi sesuai dengan distribusi yang digunakan.00 di hari Rabu sebanyak 109. Sabtu 0. Sedangkan panjang antrian pada pintu keluar mobil sudah memenuhi untuk keadaan maksimal 2 kendaraan. Varibel yang berpengaruh dalam probabilitas pola pelayanan adalah antara waktu dan lama pelayanan.00 di hari Sabtu sebanyak 382 kendaraan dan Rabu sebanyak 232 kendaraan.x = xi (nilai tengah) β = rata-rata yang didekati e = 2.05. didapatkan nilai uji kesesuaian yang menunjukkan bahwa tingkat propabilitas yang terjadi sesuai dengan distribusi yang digunakan. Rabu 0. hasil analisisis probabilitas waktu pelayanan yang terjadi selama waktu pengamatan. Hari Hasil Uji Keterangan 1.05 Sesuai distribusi eksponensial 3. Pada pintu keluar sepeda motor diberlakukan 2 pintu aktif.00 di hari Sabtu sebanyak 126 kendaraan dan 19. mendapatkan hasil sebagai berikut: 1. sedangkan akses pintu belakang hanya untuk mobil.00-15.00-20. Jumlah pintu keluar pelayanan pada Solo Grand Mall berjumlah 4 buah pada sepeda motor dan 3 buah pada mobil.597 > 0.

2012. 2004. 1978. Drs. Teori Antrian: Arti dan Kegunaan bagi Management. Fakultas Teknik Universitas Tadulako. REFERENSI Batti. 2003. Jumlah akses keluar yang berada di Solo Grand Mall sudah mencukupi pelayanan keluar kendaraan dari lokasi parkir offroad. Institut Teknologi Bandung. Studi Kelayakan Investasi Hartono Lifesatyle Mall di Solo Baru. Didik. sepeda motor dengan persyaratan lama waktu pelayananya selama 12 detik untuk melayani tiap kendaraan yang keluar.3. Bandung. Suad. Surakarta. Departemen Teknik Sipil. Palu. Setyolelono. Jurnal. Bagian Penerbitan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. 2005. Penambahan layanan pintu keluar hanya dilakukan pada sepeda motor dengan membuka pintu cadangan A1 dan A4. Sedangkan untuk mobil diperlukan 2 pintu dengan persyaratan lama waktu pelayananya selama 15 detik. Jurusan Teknik Sipil. Ofyar Z. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi Edisi Satu. Jurusan Teknik Sipil. Analisis Antrian Pada Terminal Karombasan Kota Manado. sehingga tidak diperlukan perubahan dan penambahan akses keluar. Yogyakarta. Dedy Eka. Jurusan Teknik Sipil. Kurniawan. Bandung. Tamin. e-Jurnal MATRIKS TEKNIK SIPIL/MARET 2015/267 . Joy Fredi. Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tugas Akhir. Evaluasi Panjang Antrian Kendaraan pada Layanan Pintu Keluar tanpa atau dengan Perubahan Akses Keluar di Bandung Super Mall. Fakultas Teknik Universitas Kristen Maranatha. Jurnal.