BAB X

GEOPOLITIK INDONESIA
A.Pengertian Geopolitik
Geopolitik adalah suatu studi yang mengkaji masalah-masalah geografi, sejarah dan ilmu
sosial, dengan merujuk kepada percaturan politik internasional. Geopolitik mengkaji makna
strategis dan politis suatu wilayah geografi, yang mencakup lokasi, luas serta sumber daya alam
wilayah tersebut. Geopolitik mempunyai 4 unsur pembangun, yaitu keadaan geografis, politik
dan strategi, hubungan timbal balik antara geografi dan politik, serta unsur kebijaksanaan.
Negara tidak akan pernah mencapai persamaan yang sempurna dalam segala hal. Keadaan suatu
negara akan selalu sejalan dengan kondisi dari kawasan geografis yang mereka tempati. Hal yang
paling utama dalam mempengaruhi keadaan suatu negara adalah kawasan yang berada di sekitar
negara itu sendiri, atau dengan kata lain, negara-negara yang berada di sekitar (negara tetangga)
memiliki pengaruh yang besar terhadap penyelenggaraan suatu negara.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan, bahwa terdapat dua golongan negara, yaitu
golongan negara “determinis” dan golongan negara “posibilitis”. Determinis berarti semua hal
yang bersifat politis secara mutlak tergantung dari keadaan Bumi/posisi geografisnya. Negara
determinis adalah negara yang berada di antara dua negara raksasa/adikuasa, sehingga, secara
langsung maupun tidak langsung, terpengaruh oleh kebijakan politik luar negeri dua negara
raksasa itu.
Sebenarnya, faktor keberadaan dua negara raksasa, bukanlah satu-satunya faktor yang
mempengaruhi keadaan suatu negara yang berada diantaranya. Faktor lain seperti faktor
ideologi, politik, sosial, budaya dan militer, juga merupakan faktor yang mempengaruhi. Hanya
saja, karena besarnya kekuasaan dua negara besar tersebut, maka keberadaannya menjadi faktor
yang begitu dominan dalam mempengaruhi keadaan negara yang bersangkutan.
Golongan negara yang kedua adalah golongan negara posibilitis. Golongan ini
merupakan kebalikan dari golongan determinis. Negara ini tidak mendapatkan dampak yang
terlalu besar dari keberadaan negara raksasa, karena letak geografisnya tidaklah berdekatan
dengan negara raksasa. Sehingga, faktor yang cukup dominan dalam mempengaruhi keadaan
negara ini adalah faktor-faktor seperti ideologi, politik, sosial, budaya dan militer, seperti yang
telah disebutkan sebelumnya. Tentunya, keberadaan negara-negara lain di sekitar kawasan
tersebut juga turut menjadi faktor yang berpengaruh, hanya saja tidak terlalu dominan.
Geopolitik, dibutuhkan oleh setiap negara di dunia, untuk memperkuat posisinya terhadap
negara lain, untuk memperoleh kedudukan yang penting di antara masyarakat bangsa-bangsa,
atau secara lebih tegas lagi, untuk menempatkan diri pada posisi yang sejajar di antara negaranegara raksasa.
Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa keadaan geografi suatu negara sangat
mempengaruhi berbagai aspek dalam penyelenggaraan negara yang bersangkutan, seperti
pengambilan keputusan, kebijakan politik luar negeri, hubungan perdagangan dll. Maka dari itu,
muncullah organisasi-organisasi internasional yang berdasarkan pada keberadaannya dalam
suatu kawasan, sepertiASEAN, Masyarakat Ekonomi Eropa, The Shanghai Six dll. Komunitaskomunitas internasional ini berperan dalam hal kerjasama kawasan, penyelesaian masalah
bersama, usaha penciptaan perdamaian dunia, dll.
Hal ini berkaitan langsung dengan peranan-peranan geopolitik. Adapun peranan-peranan tersebut
adalah:
1. Berusaha menghubungkan kekuasaan negara dengan potensi alam yang tersedia;
2. Menghubungkan kebijaksanaan suatu pemerintahan dengan situasi dan kondisi alam;

Nusantara berasal dari kata nusa dan antara. Wawasan Nusantara berasal dari kata Wawasan dan Nusantara. tinjauan atau penglihatan indrawi. Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam. yaitu benua Asia dan Australia dan dua samudera. Atau cara pandang dan sikap bangsa Indonesia menganai diri dan lingkungannya. Selanjutnya muncul kata mawas yang berarti memandang. Pandangan bangsa Indonesia didasarkan kepada konstelasi lingkungan tempat tinggalnya yang menghasilakan konsepsi wawasan Nusantara. Kedudukan wawasan nusantara adalah sebagai visi bangsa. berbangsa dan bernegara.2. Wawasan nusantara sebagai wawasan nasionalnya bangsa Indonesia dibangunatas pandangan geopolitik bangsa. yaitu Samudera Hindia dan Pasifik. Menentukan bentuk dan corak politik luar dan dalam negeri. Ini berarti tanah inggris bukan hanya sebatas pulaunya. penglihatan. tetapi juga lautnya. laut dan udara diatasnya dipandang sebagai ruang hidup (lebensraum) yang satu atau utuh. Adapun bangsa Indonesia memiliki wawasan nasional yaitu wawasan nusantara. 4. misalnya pembangunan. Wawasan artinya pandangan. Apakah wawasan Nusantara itu? Secara konsepsional wawasan nusantara (Wasantara) merupakan wawasan nasionalnya bangsa Indonesia. Nusa artinya pulau atau kesatuan kepulauan. Wawasan berarti pula cara pandang. meninjau atau melihat. Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia Cara pandang suatu bangsa memandang tanah air dan beserta lingkungannya menghasilkan wawasan nasional. tujuan. Berusaha untuk meningkatkan posisi dan kedudukan suatu negara berdasarkan teori negara sebagai organisme. Visi adalah keadaan atau rumusan umum mngenai keadaan yang dinginkan. cara melihat. Wawasan nasional itu selanjutnya menjadi pandangan atau visi bangsa dalam menuju tuannya.3. Perumusan wawasan nasional bangsa Indonesia yang selanjtnya disebut Wawasan Nusantara itu merupakan salah satu konsepsi politik dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Wawasan berasal dari kata wawas (bahasa Jawa) yang berarti pandangan. Namun tidak semua bangsa memiliki wawasan nasional Inggris adalah salah satu contoh bangsa yang memiliki wawasan nasional yang berbunyi” Britain rules the waves”. Nusantara artinya kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua. dan teori-teori geopolitik lainnya. 5. 6. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. Berdasarkan pengertian modern. Jadi wawasan nusantara merupakan penerapan dari teori geopolitik bangsa Indonesia. Visi bangsa Indonesia sesuaidengan konsep wawasan Nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula. Menggariskan pokok-pokok haluan negara. Latar Belakang Konsepsi Wawasan Nusantara Latar belakang yang mempengaruhi tumbuhnya konsespi wawasan nusanatara adalah sebagai berikut : . kata “Nusantara” digunakan sebagai pengganti nama Indonesia. tanggap indrawi. 1. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayahh dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. Antara artinya menunjukkan letak anatara dua unsur. Sebagai Wawasan nasional dari bangsa Indonesia naka wilayah Indonesia yang terdiri dari daratan. Membenarkan tindakan-tindakan ekspansi yang dijalankan oleh suatu negara.

Berdasarkan Konvensi Hukum Laut 1982 tersebut Indonesia diakui sebagai negara dengan asas Negara Kepulauan (Archipelago State). Indonesia terletak pada garis khatulistiwa 4. Dengan adanya politik ini orang-orang Indonesia justru melawan bangsanya sendiri.6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia Deklarasi Djuanda juga diperjuangkan dalam forum internasional. Politik Devide et impera.Aspek Historis Dari segi sejarah. Indonesia terletak anata dua benua dan dua sameudera(posisi silang) 3. bersatu dan berdaulat. tetapi juga ada pengkhianat bangsa. Keunikan wilayah dan heterogenitas itu anatara lain sebagai berikut : 1.Keadaan tersebut tidak mendudkung kita dalam mewujudkan bangsa yang merdeka. Penjajah juga menciptakan perpecahan dalam diri bangsa Indonesia. secara historis wilayah Indonesia adalah wialayah bekas jajahan Belanda . Keunikan wilayah dan dan heterogenitas menjadikan bangsa Indonesia perlu memilikui visi menjadi bangsa yang satu dan utuh . Dekrasi Djuanda juga dikukuhkan dalam UU No. tetapi sebagai penghubung. Indonesia meruapakan negara bangsa dengan wialayah dan posisi yang unik serta bangsa yang heterogen. Melalui perjuangan panjanag akhirnya Konferensi PBB tanggal 30 April menerima “ The United Nation Convention On The Law Of the Sea”(UNCLOS) . Kita pernah memiliki wilayah yang terpisah-pisah.Untuk bisa keluar dari keadaan tersebut kita membutuhkan semangat kebangsaan yang melahirkan visi bangsa yang bersatu. Dengan adanya ordonansi tersebut . Indonesia berada pada iklim tropis dengan dua musim . Aspek Geografis dan Sosial Budaya Dari segi geografis dan Sosial Budaya. bahwa bangsa Indonesia menginginkan menjadi bangsa yang bersatu dengan wilayah yang utuh adalah karena dua hal yaitu : 1. hal ini jelas merupakan kerugian besar bagi bangsa Indonesia. Dalam setiap perjuangan melawan penjajah selalu ada pahlawan. Upaya untuk mewujudkan wilayah Indonesia sebagai wilayah yang utuh tidak lagi terpisah baru terjadi 12 tahun kemudian setelah Indonesia merdeka yaitu ketika Perdana Menteri Djuanda mengeluarkan pernyataan yang selanjutnya disebut sebagai Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957. Kita pernah mengalami kehidupan sebagai bangsa yang terjajah dan terpecah. Wilayah Hindia Belanda ini masih terpisah0pisah berdasarkan ketentuan Ordonansi 1939 dimana laut territorial Hindia Belanda adalah sejauh 3 (tiga) mil.UU mengenai perairan Indonesia diperbaharui dengan UU No. laut atau perairan yang ada diluar 3 mil tersebut merupakan lautan bebas dan berlaku sebagai perairan internasional. Isi pokok dari deklarasi tersebut menyatakan bahwa laut territorial Indonesia tidak lagi sejauh 3 mili melainkan selebar 12 mil dan secara resmi menggantikam Ordonansi 1939. kemiskinan dan kebodohan. Indonesia bercirikam negara kepulauan atau maritim 2. 2. kesengsaraan. Sebagai bangsa yang terpecah-pecah dan terjajah. Perairan Indonesia adalah laut wilayah Indonesia beserta perairan pedalaman Indonesia 2. Laut wilayah Indonesia adalah jalur laut 12 mil laut 3. Keluarnya Deklarasi Djuanda melahirkan konsepsi wawasan Nusantara dimana laut tidak lagi sebagai pemisah. Perairan pedalaman Indonesia adalah semua perairan yang terletak pada sisi dalam dari garis dasar.4/Prp Tahun 1960 tenatang perairan Indonesia yang berisi : 1. kehidupan sebagai bangsa yang terjajah adalah penederitaaan.

Mengembangkan keberadaan masyarakat madani sebagai pengembangan kekuasaan pemerintah. 9. dan tanggung jawab warga negara yang bangga pada negara Indonesia. sebanyak 218. Kepentingan nasional itu merupakan turunan lanjut dari cita-cita nasional. 3. Indonesia menjadi pertemuan dua jalur pegunungan yaitu sirkumpasifik dan Mediterania Wilayah subur dan dapat dihuni Kaya akan flora dan fauna dan sumberdaya alam Memiliki etnik yang banyak sehingga memiliki kebudayaan yang beragam Memiliki jumlah penduduk dalam jumlah yang besar. . Sedangkan Wawasan Nusantara adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah. dan potensi georafi. MPR No. Laut yang menghubungkan dan mempersatukan pulau-pulau yang tersebar di seantero khatulistiwa.868 juta jiwa Aspek Geopolitis dan Kepentingan Nasional Prinsip geopolitik bahwa bangsa Indonesia memanndang wikayahnya sebagai ruang hidupnya namun bangsa Indonesia tidak ada semangat untuk memperluas wilayah sebagai ruang hidup (lebensraum). 4. bahwa Indonesia merupakan suatu negeri yang amat unik. Penetapan ini merupakan tahapan akhir perkembangan konsepsi negara kepulauan yang telah diperjuangkan sejak Dekrarasi Juanda tanggal 13 Desember 1957. yang bila dilihat dari segi geografis. tujuan nasional maupun visi nasional Nusantara (archipelagic) dipahami sebagai konsep kewilayahan nasional dengan penekanan bahwa wilayah negara Indonesia terdiri dari pulau-pulau yang dihubungkan oleh laut. air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan. Hakekat dan tujuan wawasan nusantara adalah kesatuan dan persatuan dalam kebinekaan yang mengandung arti : 1.5. 2. Hanya sedikit negara di dunia. paham dan semangat kebangsaan Indonesia. 8. seperti Jepang dan Filipina.3. Penjabaran tujuan nasional yang telah diselaraskan dengan kondisi posisi. 7. 6. Wawasan Nusantara sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan manifestasi pemikiran politik bangsa Indonesia telah ditegaskan dalam GBHN dengan Tap. Pedoman pola tindak dan pola pikir kebijakasanaan nasional 3. Salah satu kepentingan nasional Indonesia adalah bangaimanan menjadikan bangsa dan wilayah negara Indonesia senantiasa satu dan utuh. Untuk mencapai tujuan tersebut. kewajiban. Menumbuhkan kesadaran dan pemahaman tentang hak. Mengembangkan kehidupan bersama yang multikultural dan plural berdasarkan nilainilai persatuan dan kesatuan. ekonomi. dan hankam. Menanamkan dan memupukan kecintaan pada tanah air indonesia sehingga rela berkorban untuk membelanya. Indonesia Sebagai Negara Kepulauan Seperti telah disebutkan sebelumnya. memiliki kesamaan dengan Indonesia. yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik. Negara-negara kepulauan di dunia. 2. dirumuskan fungsi-fungsi wawasan nusantara sebagai berikut : 1. meliputi tanah (darat).IV tahun 1973. 5. serta kebinekaan budaya 2. Hakikat wawasan nusantara : persatuan dan nkesatuan dalam kebinekaan. Menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran. sosial budaya.

Tapi bila dipikirkan lebih jauh. Selain itu. Indonesia terlihat seperti pecahan-pecahan yang berserakan. Faktor-Faktor Sosial Politik 2. Ideologi. 2. Berpotensi menjadi jalur perdagangan Internasional. Berdasarkan kondisi fisikal. negara Indonesia berada pada dua benua yang dihuni oleh berbagai bangsa yang memiliki karakteristik masing-masing. 3.000 pecahan yang tersebar sepanjang 3. Lebih aman dan terlindung dari serangan-serangan negara kontinental. Lokasi fisikal Indonesia. Politik. Lokasi Fisikal Indonesia. Kondisi Fisis Indonesia: 1. Ekonomi. Sebelum menuju pembahasan tentang konsep geopolitik Indonesia.662 pulau. Indonesia dapat dikatakan sebagai sebuah negara yang amat sulit untuk dapat dipersatukan. untuk mempersatukan Bangsa Indonesia. Indonesia pun berada di antara dua samudera yang menjadi jalur perhubungan berbagai bangsa. yang tidak ada tandingannya lagi di dunia ini. hal tersebut merupakan suatu kebanggaan dan kekayaan. Posisi Silang. Letak geografis. Indonesia berada di ntara sistem pertahanan maritim di selatan.5 juta mil. Maka. Selain menjadi daerah Bufferzone. Sistem Pertahanan. yaitu demokrasi Australia dan demokrasi Asia Selatan. 4. Dapat lebih memainkan peranan politisnya dalam percaturan politik Internasional. Antara lain: 1. Hal ini bisa dilihat pada aspek-aspek di bawah ini: 1. yang terletak di sebelah tenggara benua Asia.masih kalah bila dibandingkan dengan negara kepulauan Indonesia. Sumber-Sumber Daya Alam. serta kondisi Indonesia ditinjau dari lokasinya.5 juta mil. yaitu benua Asia dan Australia. 4. Jika dilihat sekilas. Yaitu kondisi fisis. yaitu Samudera Pasifik dan Hindia. Dan sebagai 13. Indonesia berada di antara dua sistem politik yang berbeda. atau sebanding dengan seperdelapan panjang keliling Bumi. Ada beberapa jenis kondisi geografis bangsa Indonesia. 2. hal ini merupakan suatu kerugian tersendiri bagi bangsa dan negara Indonesia. Indonesia adalah suatu negara. 5. Keberadaan pada lokasi ini adalah faktor geopolitik utama yang mempengaruhi perpolitikan di Indonesia. serta memiliki tak kurang dari 13. kita akan membahas terlebih dahulu tentang kondisi serta keadaan Indonesia ditinjau dari segi geografisnya. membentang sepanjang 3. 3. 2. Iklim. diperlukan sebuah konsep Geopolitik yang benar-benar cocok digunakan oleh negara. menyebabkan negara ini menjadi suatu daerahBufferzone. Indonesia berada di antara ideologi kapitalisme di Selatan dan komunis di sebelah utara. Indonesia berada di antara sistem ekonomi liberal Australia dan sistem ekonomi sentral Asia. atau daerah penyangga. dan sistem pertahanan kontinental di utara. Indonesia pun memperoleh beberapa keuntungan disebabkan kondisinya yang silang tersebut. . 3. 1.