You are on page 1of 3

INFORMASI FAKTOR JABATAN FUNGSIONAL

Nama Jabatan

Satpam
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret
(UNS) Surakarta

I. PERAN JABATAN
Jabatan ini berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
II. URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
A.
URAIAN TUGAS
Menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan yang meliputi barang milik negara
seperti gedung dan peralatannya, serta ketertiban lingkungan yang berada di dalam
gedung maupun luar gedung.
B. TANGGUNG JAWAB
Menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan pada khususnya dan UNS pada umumnya
III.HASIL KERJA JABATAN
Memberikan rasa aman di semua tempat dan terciptanya ketertiban di lingkungan FKIP
pada khususnya dan UNS pada umumnya
IV. TINGKAT FAKTOR
FAKTOR 1: PENGETAHUAN YANG DIBUTUHKAN JABATAN (1-2 Nilai 200)
1. Pengetahuan tentang tugas/operasi kerja rutin dan sederhana di bidang
ketatausahaan.
2. Pengetahuan tentang system informasi (IT) di bidang ketatausahaan
3. Ketrampilan untuk mengoperasikan peralatan sederhana atau peralatan
yang dioperasikan berulang-ulang; memerlukan sedikit atau tidak
memerlukan pelatihan/pengalaman.
FAKTOR 2: PENGAWASAN PENYELIA (2-2 Nilai 125)
1. Pada tugas yang sejenis dan berulang, atasan/pengawas membuat tugas
khusus yang diikuti dengan petunjuk yang jelas, terinci dan spesifik.
2. Pegawai bekerja sesuai yang diperintahkan dan berkonsultasi dengan
atasan bilamana pegawai menemui hal-hal di luar yang tercakup dalam
petunjuk dan pedoman.

3. Pada jabatan-jabatan ini, pekerjaan dikendalikan dengan sangat ketat.


Pada jabatan tertentu pengendalian melalui tahapan pekerjaan itu
sendiri; pada jabatan lain dikendalikan melalui lingkungan di mana
pekerjaan dilakukan.
4. Dalam beberapa situasi pengawas melakukan pengendalian melalui
pemeriksaan kemajuan pelaksanaan pekerjaan atau tinjau ulang
terhadap pekerjaan yang telah selesai dalam hal ketepatan, kecukupan
dan ketaatan pada petunjuk dan prosedur yang telah ditetapkan.
5. Pengawas menetapkan sasaran keseluruhan dan sumberdaya yang
tersedia
6. Pegawai

dan

pengawas

berdiskusi

bersama-sama

dalam

mengembangkan batas waktu, proyek dan pekerjaan yang harus


dilaksanakan.
FAKTOR 3: PEDOMAN (3-2 Nilai 125)
1. Pedoman termasuk peraturan kepegawaian nasional dan standar
operasional prosedur (SOP).
2. Pejabat ini menggunakan pertimbangan sendiri dalam memilih dan
menerapkan pedoman yang sesuai dengan keadaan kasus tertentu
3. Pada sejumlah pedoman dalam situasi kerja sejenis pegawai perlu
menggunakan pertimbangan dalam memilih dan menetapkan pedoman,
referensi dan prosedur yang paling tepat untuk diterapkan pada kasus
khusus dengan tingkat penyimpangan yang terkecil.
FAKTOR 4: KOMPLEKSITAS (4-2 Nilai 75)
1. Pejabat ini melakukan berbagai tugas ketatausahaan
2. Pejabat ini menentukan pentingnya penyusunan

administrasi

ketatausahaan, serta hubungan dan dampak dari faktor-faktor yang


relevan dan dalam kondisi yang ada.
FAKTOR 5: RUANG LINGKUP DAN DAMPAK (5-0 Nilai 0)
1. Pejabat ini menerapkan peraturan dan prosedur yang ada untuk
melakukan berbagai kegiatan pendukung bidang ketatausahaan dan
memberikan informasi dan komunikasi di bidang ketatausahaan.

2. Pejabat ini meneliti formulir/blanko untuk memastikan semua sudah


seperti yang diperlukan, memberikan informasi faktual kepada yang
dilayani
3. Pekerjaan ini mempengaruhi waktu, akurasi dan keandalan proses
akademik lebih lanjut
FAKTOR 6: HUBUNGAN PERSONAL (6-0 Nilai 0)
Hubungan mencakup semua pegawai, pejabat struktural dan staf
administrasi organisasi yang dilayani, mahasiswa dan masyarakat umum.
FAKTOR 7: TUJUAN HUBUNGAN (7-0 Nilai 0)
Hubungan dilakukan untuk memberikan dan menerima informasi
Hubungan mencakup :
-

Menjawab pertanyaan dasar


Memberikan instruksi standart
Memastikan semua dokumentasi tertata dengan baik

FAKTOR 8: PERSYARATAN FISIK (8-0 Nilai 0)


Pekerjaan ini rutin dan tidak membutuhkan persyaratan fisik tertentu
FAKTOR 9: LINGKUNGAN PEKERJAAN (9-0 Nilai 0)
Pekerjaan dilakukan dikantor secara umum
V. PERSYARATAN JABATAN TERTENTU
(Tidak Ada)