P. 1
Electro Platting

Electro Platting

|Views: 10|Likes:
Published by Noor Yudhi
Pemungutan uranium dg elekt5ro pleting
Pemungutan uranium dg elekt5ro pleting

More info:

Published by: Noor Yudhi on Apr 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

PEMUNGUTAN URANIUM DI DALAM EFLUEN PROSES KIMIA DENGAN ELECTRO PLATTING Noor Yudhi Pusat Teknologi Bahan Bakar

Nuklir

ABSTRAK PEMUNGUTAN URANIUM DI DALAM EFLUEN PROSES KIMIA DENGAN ELECTRO PLATTING, telah dilakukan pemungutan Uranium di dalam limbah cair dengan Electro Platting. Limbah cair yang mengandung Uranium diatur pH = 2 dengan menggunakan asam nitrat atau Sodium Hidroksida. Stainless Steel digunakan sebagai Katode dan Platina sebagai Anodenya. Electro platting dilakukan secara kontinyu dengan kecepatan alir 10 – 20 mL/menit selama waktu 1 jam dengan arus 10 A/dm2 . Uranium yang menempel pada Katode dihitung dengan metoda gravimetric. Selama percobaan dilakukan pula Electro Platting pada larutan Uranium dengan kadar 0,3, 0,6 dan 1 g/L dan diperoleh hasil Uranium seberat 156,7, 363,9 dan 421,5 mg. Dari hasil percobaan menggunakan limbah cair dengan kadar 284 mg/L diperoleh hasil Uranium seberat 6,86 mg. Dari data data diatas dapat disimpulkan Electro Platting mudah dilakukan dengan menggunakan larutan Uranium tanpa pengotor. Larutan limbah yang mengandung Uranium kurang tepat dipungut Uraniumnya dengan cara Electro Platting. Kata Kunci : Pengolahan limbah, Uranium, Electro Platting

PENDAHULUAN Electro Platting sudah lama digunakan dalam industri kecil maupun

industri yang berskala besar. Sebagai contoh Electro Platting di gunakan untuk proses penyepuhan perak dan emas di rumah maupun di pasar-pasar, dibidang industri digunakan pada industri otomotif dan pemurnian logam Selama ini limbah cair yang diperoleh / dihasilkan dari pengoperasian alat titroprocessor masih menumpuk di dalam 20 jeligen diruang HR 24A digedung 65. pengoperasian alat titroprocessor setiap bulan rata-rata menghasilkan 10 L limbah cair dan sudah 15 thn limbah cair numpuk di dalam jeligen, limbah tersebut ada yang sudah dipekatkan maupun yang belum dipekatkan. Oleh

1

sebab itu dilakukanlah rencana pengolahan limbah dengan cara electro platting yaitu memungut Uranium yang ada di dalam limbah dengan cara Electro Platting. Alat yang digunakan dalam percobaan ini adalah Battery Charger dengan spesifikasi 220 V, 10 A, regulator voltase 12 X 6 = 60 Volt, regulator Amper = 1 s/d 10 A. Prinsip kerja dari elektrolisa adalah jika zat elektrolit dialiri arus listrik searah maka akan terjadi reaksi redoks. DiAnode terbentuk gas oksigen dan larutannya bersifat asam dan diKatode keluar gas H2 dan larutan bersifat basa. Electro Platting hampir sama dengan elektrolisa, selain larutan elektrolit, ada unsur-unsur kation yang larut di dalamnya. Kation-kation yang bermuatan positif akan menempel pada Katode. (1) Tujuan dari percobaan ini adalah Pemungutan Uranium di dalam limbah cair sehingga diharapkan konsentrasinya menjadi lebih kecil dari 50 ppm dan dapat dikirim ke PTPLR

METODE PENELITIAN

Alat yang digunakan Battery Charger, 12 x 6 v, 10 A pH meter Kotak plastic volume 1 L Corong pisah volume 1L Erlemeyer volume 1 L Lempeng Platina Φ 5 cm Stainless Steel 7,5 X 15 cm

Bahan yang digunakan Larutan limbah yang mengandung Uranium 0,284 g/L Uranil Nitrat Hidrat NaOH teknis dan HNO3 p Air suling

2

CARA KERJA Dibuat deret standar Uranium masing masing konsentrasinya 0,30 ; 0,60 dan 1 g/L Lakukan Electro Platting selama 0,25 ; 0,50 ; 0,75 dan 1 jam dengan kons. Std. 1 g/L .Dari percobaan diperoleh Uranium yg menempel pd Katode Lakukan Electro Platting dengan variabel konsentrasi 0,30 ; 0,60 dan 1 g/L selama 1 jam. Dari percobaan ini diperoleh Uranium yang menempel pada Katode untuk masing-masing konsentrasi. Selama percobaan dipakai arus sebesar 10 A/dm 2 dan pH larutan ± 2 Dibuat deret standar Uranium masing masing konsen trasinya 0,30 ; 0,60 dan 1 g/L Lakukan Electro Platting selama 0,25 ; 0,50 ; 0,75 dan 1 jam dengan kons. Std. 1 g/L Dari percobaan diperoleh Uranium yg menempel pd Katode Lakukan Electro Platting dengan variabel konsentrasi 0,30 ; 0,60 dan 1 g/L selama 1 jam. Dari percobaan ini diperoleh Uranium yang menempel pada Katode untuk masing-masing konsentrasi. Selama percobaan dipakai arus sebesar 10 A/dm 2 dan pH larutan ± 2

HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan

percobaan-percobaan

yang

telah

dilakukan

dengan

menggunakan 3 larutan uji.

Yaitu Uji dengan parameter waktu, uji dengan

parameter konsentrasi Uranium dan larutan limbah diperoleh Tabel 1, Tabel 2 dan Tabel 3, Gambar 1, dan Gambar 2.

3

450 Berat U pada katode, mg 400 350 300 250 200 150 100 50 0 0.25 0.5 0.75 1 waktu , jam

Gambar 1. Pengaruh waktu elektrolisa thd Uranium yang menempel pd Katode

Gambar 1 adalah merupakan hasil percobaan larutan Uranil Nitrat Hidrat dengan kons U 1 g/L dengan parameter waktu. Di gambar ini terlihat kecenderungan grafik meningkat sampai dengan waktu 1 jam. Dari grafik ini menunjukkan bahwa semakin lama waktu Electro Platting logam Uranium yang menempel semakin menigkat jumlahnya, yang mula-mula 11,5 s/d 421,5 mg. Pada larutan Uranium 1g/L sebanyak 2 L mengandung Uranium 2000 mg. Selama 1 jam elektrolisa Uranium yang belum terpungut sebanyak 2000 – 421,5 = 1578,5 mg ini menandakan elektrolisa belum selesai akibatnya trend dari grafik belum terlihat. Tapi dari gambar yang ada dan dari perhitungan dapat diprediksi bahwa grafik akan naik terus sampai Uranium terpungut maksimal dan baru grafik akan mendatar. Mengingat lamanya percobaan dan karena ada pekerjaan yang lain menyebabkan penelitian ini belum bisa diselesaikan secara sempurna dan masih perlu penambahan variable watu lagi agar dicapai grafik secara tuntas kalau memang itu diperlukan.

4

450 Berat U pada katode, mg 400 350 300 250 200 150 100 50 0 0.3 0.6 1 kons.uranium, g/L

Gambar 2. Pengaruh kons.lart.Uranium thd Uranium yang nempel pd Katode

Gambar 2 adalah merupakan hasil percobaan larutan Uranil Nitrat Hidrat selama waktu 1 jam dengan parameter konsentrasi. Di gambar ini terlihat kecenderungan grafik meningkat sampai dengan konsentrasi 1 g/L. Dari grafik ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasinya logam Uranium yang menempel semakin menigkat jumlahnya, yang mula-mula 156,7 s/d 421,5 mg. Kecenderungan dari grafik belum terlihat sampai dengan kadar 1 g/L. Seperti pada gambar 1, utuk memperoleh gambar grafik yang tuntas perlu penambahan variabel konsentrasi sampai diperoleh trend yang benar. Pada Gambar 2 juga terlihat percobaan yang dilakukan menggunakan limbah Uranium pada kadar 0,284 g/L. Dari 6 kali percobaan diperoleh hasil sebesar 6,84 mg, hasil ini jauh lebih kecil jika dibanding dengan larutan standarnya, hal ini disebabkan oleh ; Electro platting sifatnya tidak selektif akibatnya kation kation selain Uranium akan menempel pada Katodenya. Sebab yang lain karena larutan limbah sangat komplek kandungannya yang menyebabkan sulit untuk di Electro Platting, bahkan sampai terjadi korosi dan oksidasi di Katode. Hal ini yang seharusnya

5

terjadi di Anode oleh karena itu percobaan untuk larutan limbah dengan kadar yang lebih tinggi saya hentikan.

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari percobaan diperoleh kesimpulan :
Electro Platting mudah dilakukan jika digunakan larutan U tanpa pengotor

seperti terlihat pada Gambar-2. yaitu dengan larutan Uranium dengan kadar 0,3 ; 0,6 dan 1 g/L yang memberikan hasil Uranium seberat 156,7; 363,9 dan 421,5 mg. Penggunaan Electro Platting untuk memungut Uranium di dalam limbah kurang tepat dilakukan.

SARAN

Pengolahan limbah yang ada di HR 24 sebaiknya dilakukan secara : Disimpan tidak permanen dalam bentuk endapan kering, caranya limbah yang ada di netralkan dengan NaOH teknis dan panaskan sampai kering dan disimpan. Disimpan secara permanen dengan sementasi caranya limbah dinetralkan, dipekatkan dan disementasi dan disimpan.

DAFTAR PUSTAKA :

1. Buku penunjang Ilmu Kimia untuk pendalaman materi dan tes Perguruan Tinggi Negeri dicetak oleh “OMEGA” 2. Vogel.I.A. “ A Text Book of Quantitative Inorganic Analysis “, p509-526, London; 1951

6

LAMPIRAN Tabel 1. Hasil untuk parameter waktu, dengan konsentrasi U 1 g/L
No 1. 2. 3. 1. 2. 3. 1. 2. 3. 1. 2. 3. Waktu, Jam 0,25 Arus listrik, Amper 7,5 s/d 8,0 pH larutan ±2 Berat endapan mg 15,7 15,4 12,9 66,0 70,0 68,6 177,3 119,6 100,5 489,3 580,0 365,6 Berat Uranium, mg (hsl analisis) 12,6 10,9 11,0 40,7 39,8 39,9 139,3 101,1 86,80 438,8 419,5 281,8

0,50

7,5 s/d 8,0

±2

0,75

7,5 s/d 8,0

±2

1,0

7,5 s/d 8,0

±2

Tabel 2. Hasil untuk parameter konsentrasi Uranium, dengan waktu 1 Jam
No 1. 2. 3. 1. 2. 3. 1. 2. 3. Kons. U g/L 0,3 Arus listrik, Amper 7,5 s/d 8,0 pH larutan ±2 Berat endapan mg 111,3 195,0 167,9 503,4 468,4 485,9 489,3 580,0 365,6 Berat Uranium, mg (hsl analisis) 190,22 159,35 129,46 378,62 372,61 340,54 438,8 419,5 281,8

0,6

7,5 s/d 8,0

±2

1,0

7,5 s/d 8,0

±2

Tabel 3. Hasil pemungutan Uranium pada limbah cair, dengan waktu 1 Jam.
No 1. 2. 3. 1. 2. 3. Kons. U g/L 0.284 Arus listrik, Amper 7,5-8,0 pH larutan 0,6 Berat endapan mg 114,8 143,1 97,3 95,6 116,9 110,7 Berat Uranium, mg (hsl analisis) 6,84 5,24 2,21 15,34 8,52 4,47

0.284

7,5-8,0

0,7

7

8

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->