You are on page 1of 10

IDENTIFIKASI MASALAH,

IDENTIFIKASI POTENSI,
PENJAJAKAN WILAYAH
DAN ISU ADVOKASI
Kelompok 3
Dini durrotul hikmah
Intan ratna haryati
Hasna nisrna

ADVOKASI

Advokasi adalah Aksi strategis dan terpadu yang dilakukan perorangan


maupun kelompok untuk memasukkan suatu masalah ke dalam agenda
Kebijakan, mendorong para pembuat kebijakan untuk menyelesaikan masalah
tersebut, dan membangun basis dukungan atas kebijakan publik yang diambil
untuk menyelesaikan masalah tersebut

Advokasi kebijakan merupakan salah satu tahap dalam pengembangan


masyarakat dimana advokasi merupakan strategi untuk mempengaruhi para
pengambil keputusan. Adapun langkah-langkah dalam melakukan advokasi
seperti identifikasi masalah, identifikasi prioritas, dan penjajakan wilayah

Identifikasi masalah

Menurut depkes RI 2007, identifikasi masalah merupakan salah satu langkah


dalam melakukan advokasi dimana masalah atau isu advokasi perlu
dirumuskan berbasis data atau fakta.

Data sangat penting agar keputusan yang dibuat berdasarkan informasi yang
tepat dan benar.

Data berbasis fakta sangat membantu menetapkan masalah, mengidentifikasi


solusi dan menentukan tujuan yang realistis. contoh : paradigma sehat,
Indonesia sehat 2010, anggaran kesehatan.

Identifikasi Potensi

Identifikasi Potensi wilayah dilakukan untuk memperoleh data keadaan


wilayah dan ekosistem dengan menggunakan data primer maupun data
sekunder.

Data primer diperoleh di lapangan baik dari petani maupun masyarakat yang
terkait, sedangkan data sekunder diperoleh dari monografi desa/
kecamatan/BPP dan atau dari sumber-sumber lain yang relevan.

PRA (Participatory Rural Appraisal)

PRA adalah suatu metode untuk memahami desa atau wilayah secara partisipatif,
dalam upaya memahami permasalahan dan upaya antisipasi yang dibutuhkan,
dengan berdasarkan pada potensi dan kendala sumber daya yang tersedia.
Proses ini meliputi:
1) Persiapan masyarakat dan pemerintah setempat untuk melakukan pertemuan
awal dan teknis pelaksanaannya
2) Persiapan penyelenggaraan pertemuan
3) Pelaksanaan kajian dan penilaian keadaan
4) Pembahasan hasil dan penyusunan rencana tindak lanjut

melakukan indentifikasi potensi wilayah secara partisipatif untuk


merencanakan pembangunan pedesaan yang berkaitan dengan masalah di
wilayah

pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan


masyarakat

Penjajakan wilayah dan isu advokasi

Penjajakan itu akan memberikan informasi penting tentang berbagai


permasalahan yang dihadapi masyarakat, faktor-faktor penyebab, dan
sumberdaya yang dapat dimobilisasi untuk perubahan kebijakan demi
terwujudnya hak masyarakat. Dengan melakukan penjajakan yang
menghasilkan informasi-informasi tersebut, akan memudahkan tim advokasi
dalam menentukan arah dan merancang strategi-strategi advokasi yang sesuai
dengan keadaan. Selain itu, dapat menjadi alat pengukur keberhasilan kerja
advokasi dengan membandingkan antara kondisi awal saat dilaksanakannya
penjajakan dengan situasi setelah dilaksanakannya kerja advokasi

Etika Penjajakan

Advokasi dilaksanakan dalam rangka memperjuangkan terwujudnya hakhak dasar masyarakat, terutama masyarakat miskin. Kerja mengupayakan
perwujudan hak melalui advokasi kebijakan, bukanlah kerja proyek, tetapi
kerja perjuangan bersama seluruh pihak yang berkepentingan terhadap
terwujudnya hak-hak masyarakat tersebut.

Adapun langkah-langkah penjajakan Advokasi yaitu :

membentuk dan mempersiapkan tim

mengumpulkan data sekunder

menyusun rancangan penjajakan dan pembekalan tim

mengumpulkan data primer

menganalisis dan menyusun kesimpulan

menyusun laporan hasil penjajakan

TERIMAKASIH