You are on page 1of 2

Pengertian Diagram Afinitas (Affinity Diagram) dan Cara

Membuatnya
Dalam diskusi pemecahan masalah ataupun mengumpulkan ide-ide baru dalam
suatu proyek, semua anggota kelompok yang dilibatkan dimungkinkan untuk
memberikan segala saran, ide dan gagasan serta informasi agar menemukan
solusi yang sesuai untuk penyelesaiannya. Untuk mempermudah
penggelompokan ide-ide tersebut diperlukan suatu metode yang dapat
mengorganisasikannya, salah satu metode ataupun alat yang dapat kita
gunakan adalah Diagram Afinitas. Jadi pada dasarnya, yang dimaksud dengan
Diagram Afinitas atau Affinity Diagram adalah suatu alat atau metode
brainstorming yang menggunakan diagram untuk mengorganisasikan sejumlah
besar ide-ide ke dalam hubungan alamiah mereka. Diagram Afinitas juga dapat
digunakan untuk mendorong ide-ide atau pemikiran-pemikiran yang kreatif untuk
penyelesaian suatu masalah.
Diagram Afinitas (Affinity Diagram) atau sering disebut juga dengan Metode K-J
ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang Ahli Antropologi Jepang yang
bernama Jiro Kawakita pada tahun 1960-an. K-J adalah singkatan dari Kawakita
Jiro.
Cara untuk membuat Diagram Afinitas (Affinity Diagram)
Untuk menggunakan alat pengorganisasian ide ini, sebelumnya kita harus
menyiapkan beberapa perlengkapan alat tulis seperti Pena/Pensil, Kertas Post-it
atau Sticky Notes dan permukaan yang cukup besar seperti papan tulis, meja,
dinding ataupun lantai. Setelah semua perlengkapan tersebut disiapkan, maka
kita dapat memulai membuat Diagram Afinitas ini.
Langkah-langkah dalam Membuat Diagram Afinitas
Cara untuk Membuat Diagram Afinitas cukup mudah, hanya dengan beberapa
langkah kita telah menyiapkannya. Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah
yang diperlukan dalam membuat Diagram Afinitas.
1. Mengumpulkan karyawan-karyawan atau anggota kelompok untuk
melakukan curah pendapat (brainstorming).
2. Menuliskan semua ide untuk permasalahan yang dibahas pada kertas
Post-it atau Sticky Notes.
3. Kumpulkan semua kertas Post-it/Sticky Notes yang telah ditulis dengan
berbagai ide tesebut ke satu tempat (seperti meja, papan tulis, lantai
ataupun dinding).
4. Menyortir (sorting) dan mengklasifikasikan ide-ide tersebut menjadi
beberapa kelompok berdasarkan pendapat tim/kelompok.
5. Berikan nama ataupun judul pada kelompok-kelompok ide tersebut.

Melalui Diagram Afinitas ini, kita dapat mengetahui ide-ide ataupun pendapatpendapat dari karyawan/anggota tim kita dan meng-transformasikan ke
tindakan-tindakan nyata. Kita juga dapat mengembangkan Diagram Afinitas ini
menjadi alat-alat lainnya seperti Fishbone Diagram (Diagram Sebab Akibat).
Diagram Afinitas merupakan salah satu dari 7 Alat Manajemen dan Perencaan
(Seven Management and Planning Tools).