You are on page 1of 4

LAPORAN PRAKTIKUM

PEMBUATAN GARAM MOHR [(NH4)2Fe(SO4)2.6H2O]
DENGAN CARA KRISTALISASI
disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Satuan Proses 1
Dosen Pembimbing : Umar Khayam

Oleh
Kelompok 7
Septiani Rasidah ( 151411028 )
Kelas 1A

Tanggal Praktikum : 24 Maret 2016
Tanggal Penyerahan : 31 Maret 2016

PROGRAM DIPLOMA III TEKNIK KIMIA
JURUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2015

Larutan yang semula berwarna abu-abu kehitaman. Proses mereaksikan dilakukan di dalam lemari asam karena bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan dengan konsentrasi pekat yang dapat membahayakan bila terhirup oleh praktikan yakni H2SO4 pekat dan ammonia yang baunya sangat menyengat. percobaan diawali dengan membuat larutan A dan larutan B yang dilakukan berbarengan agar bisa dicampurkan dalam keadaan panas karena apabila larutan sudah dingin. Secara toritik FeSO4 merupakan larutan yang berwarna hijau muda sehingga larutan yang terbentuk berdasarkan hasil pengamatan ini benar merupakan larutan FeSO4. Ketika besi sudah benar-benar larut. Cara mendinginkan larutan H2SO4 ada beberapa cara yaitu : 1. Sebagian dari masalah ini disebabkan perbedaan isipadu kedua cairan. larutan menjadi berwarna hijau muda. Air kurang padu dibanding asam sulfat dan cenderung untuk terapung di atas asam. akan terbentuk endapan. . Disebabkan asam sulfat bersifat mengeringkan. diperlukannya pemanasan dan pengadukan sehingga mempercepat besi untuk benar-benar larut.1. asam sulfat merupakan agen pengering yang baik. Pada proses pemanasan dan pengadukan ini terjadi perubahan warna larutan. Pembuatan larutan B yaitu dengan mereaksikan 25 ml asam sulfat 20% dengan 35 ml ammonia 10% bertujuan untuk menetralkan asam sulfat sehingga diperoleh larutan dengan pH netral karena reaksi yang terjadi merupakan reaksi netralisasi atau reaksi asam basa. Larutan ini kemudian disaring dalam keadaan panas. Reaksi tersebut membentuk ion hidronium: H2SO4 + H2O → H3O+ + HSO4–. Dalam pembuatan H2SO4. Senantiasa tambah asam kepada air dan bukan sebaliknya. Jika air ditambah kepada asam sulfat pekat. mempercepat pembentukan ion Fe 2+. Larutan A dibuat dengan mereaksikan 5 gram serbuk besi ke dalam 40 ml asam sulfat 20% dalam gelas kimia. menguapkan kandungan molekul air di dalam larutan dan berguna untuk mempercepat proses larutnya serbuk besi. lama-kelamaan setelah semua serbuk besi larut. Oleh karena itu. Dibiarkan di tempat terbuka atau di suhu ruangan yang nantinya udara di ruangan akan mendinginkan larutan secara perhalan dan akan memakan waktu yang sangat lama. Pembahasan garam Mohr Dalam praktikum kali ini. Selain itu pemanasan juga bertujuan untuk menghilangkan gas H2. Reaksi hidrasi (pelarutan dalam air) dari asam sulfat adalah reaksi eksoterm yang kuat yang membuat larutan menjadi panas. pemanasan dapat dihentikan. Warna hijau dari larutan disebabkan sudah terbentuknya ion Fe2+. Penyaringan harus dilakukan dalam keadaan panas karena jika dalam keadaan dingin larutan FeSO4 akan mengkristal dan akan menyatu dengan kontaminan yang berada pada dasar wadah Jika hal ini terjadi maka jumlah FeSO4 yang diperoleh kurang optimal. terjadi pendidihan. Adapun reaksi yang terjadi adalah Fe (s) + H2SO4 (aq)  FeSO4(aq) + H2(g) Pencampuran besi dan asam sulfat ini menimbulkan gelembung-gelembung gas yang membuktikan adanya gas H2 yang terbentuk dan hanya sedikit serbuk besi yang larut dalam H2SO4. yaitu mencampurkan H2SO4 dengan air terjadi reaksi yang membuat larutan menjadi panas.

Garam mohr yang dihasilkan dalam percobaan kali ini adalah 18. dan lain-lain sehingga menghasilkan randemen kemurnian garam yang kurang memuaskan.34%. Kristal yang terbentuk berwarna putih kehijauan karena adanya Fe dengan (NH4)2SO4 yang membentuk senyawa kompleks.larutan ketika dipanaskan kurang jenuh atau pemanasan larutan kurang lama. Reaksi yang terjadi yaitu : 2NH3(aq) + H2SO4(aq) → (NH4)2SO4(aq) Larutan kemudian diuapkan sampai jenuh (volume berkurang setengahnya) atau ditandai dengan tampaknya dua fase dalam larutan.72 gram. 3. sedangkan menurut hasil perhitungan teoritis seharusnya mencapai 35. . pada tabung 1 yang ditambahkan NaOH 1M berubah warna menjadi biru tua dan ada endapan serta larutannya menjadi kental.72 gram dengan perolehan %yield sebesar 53. Kemudian larutan dipanaskan hingga suhu 100oC-125oC agar larutan tersebut jenuh dan pada saat pengkristalan dapat terbentuk endapan. Pencampuran ini akan menghasilkan larutan berwarna kehijauan. Dengan cara mendinginkan dengan es yaitu merendam gelas kimia berisi larutan dengan air es sehingga proses pendinginan bisa lebih cepat karena es akan menurunkan suhu larutan dalam gelas kimia.2. Kristalisasi dilakukan dengan menggunakan es selama 20 menit. Kesimpulan garam Mohr Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.5M pada tabung yang berbeda. dengan reaksi sebagai berikut : FeSO4(aq) + (NH4)2SO4(aq) + 6H2O(l)  (NH4)2Fe(SO4)2.6H2O Proses ini disebut dengan kristalisasi. Selanjutnya adalah mencampurkan larutan A dan B dalam keadaan panas. Dengan cara pengadukan larutan maka panas akan cepat naik ke permukaan dan membuat suhu larutan mendingin secara perlahan tapi mendinginkannya tidak selama dibiarkan.5M berubah warna menjadi putih susu dan mengental. Ketidaksesuaian hasil praktikum ini dapat disebabkan oleh kesalahan-kesalahan yang terjadi pada saat pelaksanaan praktikum yakni kurangnya ketelitian dari praktikan. Penguapan ini bertujuan untuk menguapkan NH3 yang kemungkinan tidak bereaksi dengan H2SO4. Pada tabung 2 yang di tambahkan BaCl2 0. garam Mohr yang diperoleh melalui proses kristalisasi berwarna putih kehijauan sebanyak 18. dapat dilihat bahwa proses kristalisasi menjadi lebih cepat daripada kristalisasi dengan didiamkan di udara. Campuran antara asam sulfat dan amonia menghasilkan larutan jernih dan panas. Menandakan bahwa itu adalah garam Mohr 2. Uji kualitatif garam Mohr dilakukan dengan penambahan NaOH 1M dan BaCl2 0.0965 gram.

2014.DAFTAR PUSTAKA Fuzi.co.academia.academia. https://www. 2014. 2009. http://kimiaanorganik1.html [ 13 Maret 2016 ] Diny dan Nano. Laporan Praktikum Pembuatan Garam Mohr. Sintesis garam Mohr.Garnis.Ali.html [ 13 Maret 2016 ] Astriyanti.blogspot. 2008.id/2009/07/sintesis-dan-pemanfaatan-garam-mohrbab.co. https://chemistryanalist.blogspot. SINTESIS DAN PEMANFAATAN GARAM MOHR http://dynnosblog. http://documents. Asam Sulfat ( H2SO4 ).wordpress.Garnis. 2013. Praktikum Pembuatan Garam Mohr. 2014.Syifa. SINTESIS GARAM MOHR https://www.html [ 13 Maret 2016 ] Akbar.edu/8128374/Sintesis_garam_Mohr [ 30 Maret 2016 ] .tips/documents/laporan-praktikum-pembuatan-garam-mohr.id/2013/11/praktikum-pembuatan-garammohr.Adi.edu/8128374/Sintesis_garam_Mohr [ 13 Maret 2016 ] Prayoga.com/2008/10/25/asam-sulfat-h2so4/ [ 30 Maret 2016 ] Astriyanti.