Perusahaan Perdagangan Synergy

Inti dari sebuah business model adalah revenue stream, dalam arti kata bagaimana perusahaan mendefinisikan sumber-sumber pendapatan bisnisnya. Jika dilihat secara lebih mendalam, revenue stream akan tergantung pada bagaimana perusahaan menerapkan sebuah mekanisme atau skenario pengumpulan uang (cash in) dari berbagai sumber yang mungkin. Pada bisnis tradisional, satu-satunya sumber uang jelas berasal dari hasil penjualan produk atau jasa secara langsung kepada konsumen. Ada beberapa proses yang dipergunakan untuk mendapatkan sumber-sumber finansial dari berbagai pihak. Pertama, sumber pendapatan utama tetap terletak pada penjualan produk atau jasa secara langsung baik kepada konsumen retail maupun korporat. Dalam format ini, secara langsung pihak-pihak yang mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan membayar langsung secara online (pembayaran secara elektronik melalui internet) maupun offline (pembayaran secara manual melalui mekanisme tradisional) ke perusahaan. Karena perusahaan adalah satu-satunya pihak yang menciptakan produk atau jasa terkait, secara utuh pendapatan yang ada masuk ke dalam kas perusahaan. Dengan kata lain, jumlah pendapatan yang diperoleh akan berbanding lurus dengan total kuantitas produk atau jasa yang berhasil dijual.

Kedua, perusahaan dapat menciptakan produk atau jasa bersama-sama dengan perusahaan lain dan menjualnya di dunia maya, dengan catatan hasil dari penjualan produk atau jasa tersebut harus dibagi dua dengan format yang telah disepakati (profit sharing). Kerangka ini dapat dipergunakan dengan memegang prinsip bahwa tanpa adanya kerjasama tersebut, mustahil produk atau jasa dapat ditawarkan. Seperti halnya dengan sumber pendapatan terdahulu, total pembayaran yang dapat dilakukan secara online maupun offline ini akan sangat bergantung pada kuantitas produk atau jasa yang berhasil dijual.

Ketiga, bagi perusahaan dotcom yang telah memiliki customer base dengan kuantitas dan kualitas yang memadai, dapat dengan mudah memanfaatkan halaman situsnya untuk dipergunakan sebagai advertising space bagi pihak-pihak yang tertarik. Cara pembayarannya

dapat beraneka ragam. Mulai dari yang konservatif seperti layaknya sebuah surat kabar atau majalah (berdasarkan frekuensi dan durasi penayangan) sampai dengan yang paling inovatif seperti berdasarkan total unique user clicks. Harga space situs terkait tentu saja akan semakin tinggi sejalan dengan semakin besarnya customer base yang dimiliki. Perjanjian kompensasi pemasangan iklan ini biasanya melalui kontrak, sehingga pembayaran kerap dilakukan secara offline. Adapun pihak-pihak yang terlibat di dalam implementasi business model tersebut dapat dibagi menjadi empat kategori, yang saling melakukan sinergi di dunia maya: 1. Members, yang merupakan domain calon konsumen maupun pelanggan tetap dari perusahaan; 2. Content Partners, yang merupakan domain perusahaan yang memasok berbagai informasi berharga (valuable contents) yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap proses penciptaan produk atau jasa di dunia maya; 3. Merchants, yang merupakan domain pedagang, pemilik, atau pemasok produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan; dan 4. Advertisers, yang merupakan domain entitas yang ingin memanfaatkan situs perusahaan sebagai sarana untuk pemasaran (marketing). Dalam implementasinya, kombinasi keempat sumber pendapatan klasik di atas dan pola kemitraan antar empat pihak utama yang ada berhasil membentuk berbagai variasi business model yang telah secara luas dan efektif telah diterapkan oleh sejumlah perusahaan dotcom di dunia maya. Saat ini telah terdapat ratusan business model yang secara unik berkembang di dalam dunia maya, yang merupakan hasil inovasi dari para pelaku dan praktisi bisnis internet. Pada akhirnya, implementasi sebuah business model hanya dapat dikatakan berhasil jika perusahaan benar-benar dapat memperoleh cash in dari konsumen maupun mitra bisnisnya. Sehingga yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah menentukan dan merancang business process yang tepat untuk menangani proses pembayaran dari pihak-pihak tersebut (payment system).