You are on page 1of 13

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA

TAHAP PERKEMBANGAN DEWASA

Disusun oleh :

Arum Kusuma Nirmala 04121003038


Riri Farwanti

04121003048

Made Ayu H

04121003049

Nia Septiani

04121003054

Yulia Indah Permata S

04121003055

Fitri Rahmadani

04121003058

Tiara Putri Zulyana

04121003063

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2015

PENGKAJIAN KEPERAWATAN
Hari/tanggal

: Selasa, 17 Februari 2015

Metode

: Wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik.

A.

DATA KELUARGA
1.

Identitas Keluarga
a. Nama KK

: Tn. S

b. Jenis Kelamin

: Laki-laki

c. Umur

: 70 tahun

d. Pendidikan

: SD

e. Agama

: Islam

f. Pekerjaan

: Petani

g. Alamat

: Griya Sejahtera Indralaya, Ogan Ilir.

h. Suku/kebangsaan

: Jawa/Indonesia

i. Jumlah anggota keluarga : 2 orang

2.
No

Susunan anggota Keluarga

Nama

Umur

Jenis

Hubungan

Pendidikan Pekerjaan Keterangan

Kelamin dengan KK
1

Surapti

28

Pr

Anak

SMA

Ibu RT

Sehat

Tiara

23

Pr

Anak

S1

PNS

Sehat

3.

Tipe Keluarga

Jenis keluarga ini adalah Single parent family yang terdiri dari ayah dan anak.
4.

Suku Bangsa dan Agama


Keluarga Tn. S semuanya suku jawa asli dan masih memegang adat kebiasaan jawa
yang ditampakkan dengan hubungan keluarga yang masih kuat. Semua anggota
keluarga beragama Islam.

5.

Status Sosial Ekonomi Keluarga


Penghasilan keluarga Tn. S Rp.4.000.000,-. Penghasilan tersebut cukup untuk
memenuhi kebutuhan keluarga. Penghasilan tersebut diperoleh dari anaknya yang
sudah bekerja sebagai PNS dan hasil dari bertani.

6.

Aktivitas Rekreasi
Keluarga tidak mempunyai jadwal rekreasi yang teratur, karena anaknya sudah
dewasa dan sibuk bekerja.

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
Keluarga Tn. S saat ini termasuk dalam taraf perkembangan keluarga dengan anak
meninggalkan rumah.
2. Tahap Perkembangan Keluarga yang Belum Terpenuhi
Secara umum tidak ada masalah dalam tahap perkembangan keluarga saat ini.
3. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti
Tn. S
Tn. S mengatakan bahwa dirinya menderita tekanan darah tinggi sejak berumur 40
tahun. Mulamula Tn. S mengeluh kepala pusing leher belakang terasa kaku,
penglihatan kabur, tidak enak badan, akhir-akhir ini tidak enak makan. Pada saat
pengkajian TD 160/90 mmHg, Nadi 80x/menit,RR 18x/menit, BB 56 kg TB 160 cm.
Sdri. Sr & Sdri T

Tn. S mengatakan bahwa anak-anaknya sehat-sehat saja dan tidak pernah menderita
suatu penyakit yang parah.
4. Riwayat Penyakit Keluarga
a. Riwayat penyakit dahulu
Tn S sudah menderita hipertensi sejak berumur 40 tahun namun dianggap sebagai
hal yang biasa karena tidak menimbulkan keluhan yang mengganggu aktivitas.
b. Penyakit keturunan
Menurut keluarga Tn. S kemungkinan tidak ada riwayat hipertensi dalam
keluarganya, karena ayah dan ibu Tn. S tidak pernah menderita hipertensi.
c. Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan
Keluarga kurang memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada, hanya periksa jika
ada petugas kesehatan yang melakukan home visit, padahal puskesmas terletak
tidak jauh dari rumah Tn. S.
5. Riwayat Kesehatan Mental, Psikologis, Spiritual.

Keluarga Tn S merasa aman tinggal di rumah saat ini, karena serba dekat dengan
semua fasilitas yang ada, lingkungan yang mendukung dan tetangga baik.

Riwayat spiritual anggota keluarga


Semua anggota keluarga taat beribadah, kegiatan keagamaan seperti pengajian di
masjid setiap malam jumat di kampung selalu diikuti rutin oleh Tn. S dan
keluarganya.

Gangguan mental dan psikologis anggota keluarga


Tidak ada anggota keluarga yang merasa tertekan atau mengalami gangguan
mental, komunikasi antar anggota keluarga terjalin harmonis.

6. Kebiasaan Anggota keluarga sehari-hari.


a. Makan
Keluarga Tn S terbiasa makan 3 kali sehari dengan komposisi nasi, lauk pauk,
sayuran, kadang makan buah. Namun keluarga jarang makan bersama-sama
karena waktu makan menyesuaikan dengan aktifitas masing-masing. Tn. S makan
sebagaimana biasa dan menyukai makanan yang asin.
b. Minum
Semua anggota keluarga mempunyai kebiasaan minum air putih yang sudah
dimasak rata-rata 6 8 gelas per hari.
c. Cara mengolah makanan
Sdri. T memasak sendiri makanan untuk keluarganya. Cara memasak sayuran
biasanya dipotong baru dicuci. Air minum dari sumur dan selalu dimasak terlebih
dahulu.
d. Cara penyajian
Makanan

yang

sudah

masak

disimpan

pada

tempatnya

(lemari makan yang tertutup) dan apabila ingin makan dapat mengambil
makanannya sendiri.
e. Pola aktivitas dan Istirahat
Tn S memiliki kebiasaan tidur hingga larut malam sekitar pukul 23.00-24.00 dan
bangun pada waktu subuh. Tidak ada anggota keluarga mengeluh mengalami
gangguan dalam hal tidur.
f. Kebiasaan keluarga yang merugikan kesehatan
Tn S dan anaknya menyukai makanan yang asin dan merasa kurang nikmat jika
makan makanan yang kurang asin.

C. Struktur Keluarga
a. Pola Komunikasi Keluarga
Komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik, walaupun antara Tn. S dan
anaknya, Sdri. T , jarang ngobrol bersama di rumah dikarenakan kesibukan
kerja.
b. Struktur Kekuatan Keluarga
Kerukunan dan komunikasi terbuka khas suku jawa merupakan kekuatan pada
keluarga Tn S. Mereka menerima keadaan masing-masing dan bertekad
menjaga kerukunan keluarga.
c. Struktur Peran
Setiap anggota berperan sesuai posisinya. Tn. S berperan sebagai kepala
keluarga dan anak-anak sebagai anggota keluarga patuh terhadap ayahnya.

D. Fungsi Keluarga
Secara umum keluarga Tn. S sudah memenuhi fungsi keluarga baik fungsi afektif
dan sosialisasi. Namun, fungsi perawatan kesehatan kurang terpenuhi.
E. Stress dan Koping Keluarga

Tn S mengatakan tidak merasa adanya stress dalam keluarga meskipun dia single
parent. Tn S sudah terbiasa karena sudah lama ditinggal istrinya yang meninggal
karena kecelakaan.

F. Faktor Lingkungan dan Masyarakat


1. Rumah
Keluarga menempati rumah sendiri, permanen, dinding tembok, lantai rumah
diplester, ventilasi dan pencahayaan cukup baik, dan penerangan dengan
listrik.

Denah Rumah Keluarga Tn S


Kamar

Kamar mandi

Dapur

jendela
jendela

Ruang tamu

Pintu

Kamar

jendela

jendela

2. Sampah
Sampah rumah tangga dibuang di samping rumah dan bila sudah penuh
dibakar.
3. Sumber air minum
Keluarga menggunakan sumur gali yang terletak di belakang rumah, kualitas
air baik, tidak berbau, dan tidak berasa.
4. WC Keluarga
Keluarga mempunyai WC sendiri , bentuk leher angsa dan kondisinya baik.
5. Pembuangan Air Limbah
Keluarga Tn S mempunyai saluran pembuangan air limbah dalam kondisi
baik.
6. Halaman Rumah
Pada saat kunjungan halaman rumah bersih, halaman rumah ditumbuhi pohon
jambu, pohon mangga, serta bunga mawar, dll.

7. Lingkungan rumah
Lingkungan di sekitar rumah tampak bersih dan terpelihara.
8. Fasilitas Umum
Fasilitas perdagangan seperti pasar yang berjarak 50 meter dari rumah,
fasilitas kesehatan yaitu Puskesmas berjarak 1 Km, dokter praktek 2 km,
rumah sakit 14-15 Km, fasilitas peribadatan seperti masjid 10 meter dari
rumah.

II. ANALISA DATA


Data

Data Subyektif:
Tn

sudah

menderita tekanan
darah tinggi sejak
berumur 40 tahun
Tn S mengatakan
menyukai makanan
yang asin.
Tn S mengatakan
sering tidur larut
malam
Akhir-akhir ini Tn
S
sering

Mengatakan
pusing,

penglihatan kabur,
leher

belakang

terasa kaku, tidak

Masalah

Kemungkinan

Keperawatan

Penyebab

Resiko
komplikasi

terjadinya Ketidakmampuan
dari keluarga

peningkatan tekanan anggotanya


darah

Typologi Masalah

sakit

Resiko

terjadinya

merawat peningkatan tekanan


yang darah
karena

kurangnya
pengetahuan keluarga

enak

badan

dan

tidak enak makan


Data Obyektif:
KU

baik

temp:

36,3oC,
80x

Nadi
/mnt,

160/90

TD

mmHg,

Nadi 80x/menit,RR
18x/menit, BB 56
Kg T 160 Cm.
Data Subyektif:
Tn

Potensial

mengatakan

bahwa anak-anaknya
sehat

dan

pernah

Keadaan sejahtera

peningkatan
kesehatan

status
anggota

tidak keluarga Tn S

menderita

penyakit parah
Tn

mengatakan

bahwa anak-anaknya
semua rukun-rukun.
Data Objektif:
-

III. PERENCANAAN
A. Diagnose Keperawatan
1. Resiko

terjadinya

komplikasi

hipertensi pada Tn S berhubungan

dengan

ketidakmampuan keluarga merawat anggotanya yang sakit karena kurangnya


pengetahuan keluarga tentang hipertensi.
2. Potensial peningkatan status kesehatan anggota keluarga Tn S.

B. Perencanaan Keperawatan
No

Tujuan

Jangka Tujuan

Dx

Panjang (Tupan)

Jangka

Kriteria

Standar

Evaluasi

Evaluasi

Verbal

Keluarga

Intervensi

Pendek
(Tupen)
1.

Setelah
perawatan

diberikan

Setelah 7 kali

selama 1

kunjungan,

bulan keluarga dapat

keluarga

merawat

anggota

dapat :

keluarga

yang

menderita

hipertensi

sehingga tidak terjadi


komplikasi

Psikomotor

1.Jelaskan dan

mengerti

diskusikan

tentang:

dengana
keluarga tentang

-Penyebab

penyakit

hipertensi

1.Memahami
tentang

hipertensi:
dan

-Pengertian

gejala hipertensi

-Tanda dan

-Tanda

hipertensi

gejala

2.Dapat

-Faktor

merawat

yang

mempengaruhi

anggota

hipertensi

keluarga
hipertensi

hipertensi
Faktor resiko
hipertensi
- Penyebab

-Komplikasi

hipertensi
3.Tekanan
Darah

Tn

terkontrol.

-Cara

- Komplikasi

pencegahan dan

- Cara

perawatan

pencegahan dan
perawatan

-Keluarga

hipertensi.

membawa Tn S
berobat
Puskesmas

ke

2.Lakukan
pengukuran
Tekanan Darah
3.Motivasi
keluarga untuk
membawa Tn S
berobat ke
Puskesmas

IV. PELAKSANAAN/ IMPLEMENTASI


No.
1

Waktu

Tindakan Keperawatan

Evaluasi

Selasa,
24Gali pengetahuan keluargaS
Februari 2015 tentang
penyakit
Pkl. 08.00-10.00hipertensi
WIB
- Diskusi dengan keluarga
tentang tindakan keluarga
yang sudah dilakukan.

: - Keluarga mengatakan bahwa


hipertensi adalah penyakit keturunan
yang sulit untuk disembuhkan,
keluarga sudah berobat ke dokter
namun penyakitnya tidak ada
perbaikan.
- Keluarga sudah merasa bosan untuk
berobat namun tekanan darahnya naik
turun sehingga memutuskan untuk
berobat bila ada keluhan

A
P
2.

Selasa, 03 Maret
2015
Pk.10.00-11.00
WIB

S
1. Memberikan
penyuluhan
tentang hipertensi:

- Pengertian
- Tanda dan gejala
hipertensi
- Faktor resiko hipertensi
- Penyebab hipertensi
2. Melakukan
pemeriksaan
tekanan darah.

3.

Selasa, 10
1. Memberikan
Maret 2015
penyuluhan tentang
Pk.11.30-12.00
hipertensi, komplikasi,
WIB
-cara pencegahan dan

: -Keluarga nampak tertarik dengan


beberapa masukan dari perawat.
-Keluarga berharap dapat dijelaskan
secara
rinci
tentang
penyakit
hipertensi.
:
Penyuluhan tentang Hipertensi
:
: Keluarga mengatakan paham
dengan penjelasan yang disampaikan.
-Keluarga dapat menjelaskan kembali
: tentang Pengertian,tanda dan gejala
hipertensi, faktor resiko hipertensi dan
penyebab hipertensi
- - Pengetahuan keluarga tentang
hipertensi bertambah

-Pantau Tekanan darah penderita


: - Motivasi Tn. S untuk berobat ke
Puskesmas

: - Keluarga mengatakan paham


dengan penjelasan yang disampaikan.
-Keluarga dapat menjelaskan kembali
tentang komplikasi dengan cara
pencegahan dan perawatan hipertensi.

perawatan hipertensi.

.
2.Melakukan
pemeriksaan
darah.

tekananO

Pengetahuan keluarga tentang


komplikasi dan cara
: pencegahan/perawatan hipertensi
bertambah

Pantau Tekanan darah penderita

4.

Selasa, 17
1.
Maret 2015
Pk.09..00-10.30
WIB.

2.

5.

Memberi penyuluahanS
tentang pola hidup
sehat :
-Mengatur Makan
-Mengatur istirahat
-Olah Raga teratur
-Menghindari stres
.Mengukur TD Tn. S

Selasa,
241. Memberi penyuluhan
Maret 205
tentang terapi dan cara
Pk.11.30-12.00 minum obat anti
WIB
hipertensi dan efek
samping obat
2.Mengukur TD Tn. S

: - Keluarga mengatakan paham


dengan penjelasan yang disampaikan.
- - Keluarga dapat menjelaskan
kembali tentang mengatur makan,
mengatur istirahat, berolah raga teratur
dan cara Menghindari stress.

- TD Tn. S 150/90 mmHg


: -- Pengetahuan keluarga tentang pola
hidup sehat bertambah

-Lanjutkan
intervensi masalah lain.
: -Pantau status kesehatan anggota
keluarga Tn. S

: - Keluarga mengatakan paham


dengan penjelasan yang disampaikan.
- - Keluarga dapat menjelaskan
kembali tentang macam-macam obat
: anti hipertensi dan khasiatnya, cara
dan aturan minum obat dan efek
samping obat.

- TD Tn. S 140/90 mmHg


: --Pengetahuan keluarga tentang pola
hidup sehat bertambah
Pantau setiap hari tekanan darah Tn.

: S

P
6.

Selasa, 31
1. Memberi penyuluhan
Maret 2015
tentang diet penderita
Pk.11.30-12.00 hipertensi.
WIB
2. 2. Mengukur TD
Tn. S

: - Keluarga mengatakan paham


dengan penjelasan yang disampaikan.
- - Keluarga dapat menjelaskan
kembali tentang diit hipertensi.
- TD Tn. S 130/90 mmHg
: -- Pengetahuan keluarga tentang diet
hipertensi meningkat
Pantau setiap hari tekanan darah Tn. S

P:
7.

Selasa, 07 AprilMengevaluasi kunjungan S


2015 Pk.10.30- perawatan keluarga
O
11.00
WIB

: : - Selama dalam perawatan keluarga Tn.


S sudah memeriksakan/mengontrol
tekanan darahnya ke fasilitas
kesehatan sebanyak 3 kali. Dan
mendapat terapi Anti Hipertensi :
HCT 2x 1/2 dan Captopril 2x 25 mg
- Tekanan Darah Tn. S 120/80
- Lanjutkan motivasi Tn. S untuk tetap
: mengontrol TD secara teratur.
- Koordinasi dengan petugas PHN
Puskesmas untuk memantau kesehatan
Tn. S
- Terminasi