You are on page 1of 2

Ciliata atau Infusoria

Sebagian besar Ciliata berukuran mikroskopis, tetapi sepesies yang terbesar
berukuran 3 mm sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang.

Anggota Ciliata ditandai dengan adanya organ sillia (bulu getar) pada suatu tahap
dalam hidupnya. Sillia digunakan untuk bergerak dan mencari makan.

a. Struktur Tubuh Ciliata
1. Kebanyakan ciliata berbentuk asimetris kecuali primitif, simetrinya radial.
2. Tubuhnya diperkuat oleh pelikel, yaitu lapisan luar yang tersusun dari sitoplasam
padat.
3. Tubuhnya diselimuti oleh Silia. Silia yang menyelubungi seluruh permukaan
tubuh utama disebut silia somatic.
4. Ciliata mempunyai dua tipe inti (Nukleus), yaitu makronukleus (inti besar)
diperlukan untuk pertumbuhan dan perkemabangbiakan, dan mikronukleus (inti
kecil) merupakana bahan inti yang dipertukarkan selam konjungsi.
5. Ciliata mempunyai organel yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan air
dalam tubuhnya, yaitu vakuola kontraktil.

b. Nutrisi dan Cara Makan
Ciliata memiliki mulut atau sitosom yang terbuka menjadai saluran pendek
disitoplasam. Pada hewan primitive, mulut terletak di ujung anterior tetapi pada
kebanyakan Ciliata bagain tersebut digantikan oleh bagian posterior.

Fungsi silia pada mulut ialah untuk menghasilkan aliran makanan dan mendorong
partikel makanan menuju sitofaring. Contoh anggota Cilliata yang terkenal misalnya
Paramaecium.
• Paramaecium Caudatum
Jenis ciliata ini juga memiliki dua vakuola (vakuola makanan dan vakuola
kontraktil) serta dua neukleus (makronukleu dan mikronukleus). Makronukleus
disbut juga inti generative. Reproduksi dilakukan dengan dua cara yaitu secara
vegetative dan generative.

Reproduksi secara Vegetatif biasa dilakukan dengan cara pembelahan biner.
Pramecium dapat membelah satu sampai empat kali dalam sehari. Sedangkan
reproduksi generatifnya dilakukan dengan konjungsi.

Anggota kelas Ciliata yang lain yaitu Didinum, Stentor, Vorticella, Stylonechia,
dan Balantidium Coli.